5 Unit Alat Dua Diantaranya ‘Raksaksa’ Water Master Ini Bentuk Komitmen OD-SK Tuntaskan Eceng Gondok

Manado, detiKawanua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw (OD-SK) terus menseriusi persoalan diberbagai sektor di daerah kabupaten kota terutama dalam menunjang pembangunan dan kemajuan daerah demi kesejahteraan rakyat dibidang pariwisata. Seperti halnya dengan keberadaan Danau Tondano Kabupaten Minahasa yang kini menjadi salah satu lokasi pariwisata Minahasa, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulut telah menyediakan 5 unit alat jenis Long Army yang dua diantaranya merupakan traktor ‘raksasa’ (Water Master) yang kesemuanya itu difokuskan untuk pembersihan tumbuhan Eceng Gondok hingga ke daerah aliran sungai (DAS) di seputaran Kota Tondano.

“Sebeleumnyakan sudah ada 2 unit (kecil) jadi total sekarang 5 unit nantinya di Minahasa namun, untuk pengoperasiannya kami masih menunggu pembahasan APBD Perubahan guna tambahan operasionalnya,” terang Kepala PU Sulut, Steve Kepel kepada detiKawanua.com, Rabu (04/06) pagi tadi.

Ditambahkannya pula bahwa dengan adanya keseriusan Pemprov Sulut terhadap daerah kabupaten kota terutama yang ada di Minahasa tentang Eceng Gondok itu telah menjadi komitmen bersama sejak dulu.

“Eceng Gondok dampaknya sangat besar sehingga perlu diseriusi Pemprov Sulut juga, diantaranya untuk pariwisata kedepan dari Danau Tondano,” ungkapnya sembari menambahkan bahwa selain itu pembangunan infrastruktur penunjang sektor pariwisata seperti jalan di kabupaten kota di Sulut lainnya (selain Minahasa) juga menjadi fokus Pemprov Sulut.

(IsJo)




Didampingi Silangen, Menpora Buka Perkemahan Pathfinder ke 2 Gereja Advent Hari ke 7

Minut, detiKawanua.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi di dampingi Sekretaris Provinsi Edwin Silangen, membuka kegiatan perkemahan pathfinder camporee ke 2, Gereja Masehi Advent hari ke 7.

Perkemahan yang diikuti oleh kurang lebih 12 ribu remaja Gereja Advent hari ke 7 se Indonesia dilaksanakan Selasa, (3/6/2018) bertempat di lokasi perkemahan Universitas Klabat Minahasa Utara.

Menpora dalam sambutan menyatakan rasa syukur bisa hadir dalam acara anak muda Gereja Advent yang nantinya akan menjadi pemimpin, menentramkan bumi, mengawal NKRI dengan Bhineka Tunggal Ika.

Menurut Menpora Berbagai perbedaan ada, namun menjadi satu dalam kebersamaan dalam acara ini, manfaatkan kesempatan ini untuk menguatkan rasa persaudaraan bersama. Kabarkan acara baik ini, tetap teguh menjadi pemenang dalam segala segi kehidupan. Jadilah generasi kuat, sehingga menjadi pemenang dalam kehidupan.

Dalam menjadi generasi sukses para remaja harus kenali hal yang digemari, gali kepandaian dan kemampuan yang diberi Tuhan, banyak bertanya apa yang kurang dalam diri sehingga bisa diperbaiki, kenali potensi dominan, jangan takut berbeda karena berbeda anugerah Tuhan, menghargai diri sendiri, mendengar orang lain.

Menpora menyampaikan salam kepada semua jemaat Adven dari Presiden Jokowi, acara ini penting untuk menumbuhkan karakter anak muda, menjadi perekat bangsa.

Selanjutnya Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutan yang dibacakan Sekprov, menyapaikan selamat mengikuti kegiatan dan terima kasih telah memilih Sulut sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Generasi muda merupakan pilar pembangunan, mendukung gereja.

Generasi muda harus membentuk mental dan spiritual serta intelektual, bersatu padu bersama menghadapi berbagai dinamika bangsa, melalui kegiatan ini kualitas spiritual pemuda gereja semakin meningkat dan bermuara pada kemajuan bangsa dan daerah.

Jadilah generasi muda yang berkualitas berakhlak kreatif dan inovatif menguasai pengertahuan dan teknologi, menjadi pelopor terciptanya kemanan dalam masyarakat, perduli akan kehidupan alam.

Turut hadir dalam acara, Walikota Manado GSV Lumentut, Sekda Minut, para pendeta Gereja Advent hari ke 7.

(hms/IsJo)




Hadirkan Taman Keluarga di Harganas XXV Guna Keluarga Semakin Baik dan Sejahtera

Manado, detiKawanua.com – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey yang diwakili Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Sulut, Bahagia Mokoagow telah menghadiri sekaligus membuka kegiatan Taman Keluarga yang merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-XXV Tahun 2018, di Kawasan Megamas Manado, (03/07) Selasa tadi.

Dalam sambutannya gubernur (dibacakan Kadis Didukcapil-KB, Bahagia Mokoagow) berharap dengan adanya taman keluarga ini selain bisa memeriahkan pelaksanaan Harganas di Provinsi Sulut, juga dapat sekaligus mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan keluarga ke arah semakin baik dan sejahtera.

“Keluarga merupakan wahana utama bagi pewarisan peradaban dan budaya bangsa, karena di dalam keluargalah dibentuk dan dipraktekkan nilai-nilai dasar hubungan antar manusia. Dimana, taman keluarga dimaksudkan untuk bentuk sosialisasi program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBK) yang juga sebagai ujung tombak upaya membangun keluarga Indonesia yang sejahtera dan berdaya saing kemudian harus senantiasa didukung pelaksanaannya dari setiap aspek, termasuk dangan mensukseskan pelaksanaan agenda taman keluarga ini,” terang Bahagia.

Dimana dalam mengakhiri sambutannya, gubernur mengajak segenap pihak untuk ikut bersinergi memanfaatkan seoptimal mungkin kehadiran dari taman keluarga tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi bidang KS-PK BKKBN RI, M.Yani,  Plt. Sekkot Manado, Rum Usulu, beserta Perwakilan dari pihak BKKBN Sulut.

(IsJo)




Sulut Tuan Rumah Harganas ke-XXV, Hari Ini Dibuka dan Bakal Dihadiri Presiden Jokowi

Jakarta, detiKawanua.com – Diselah-selah kunjungan kerjanya di Jakarta pada Senin (2/7), Gubernur Olly menyempatkan diri untuk bertemu Sekretaris Kabinet Pramono Anung di ruang kerja Sekretaris Kabinet. Dimana pertemuan tersebut dalam rangka kesiapan serta pematangan Sulawesi Utara sebagai tuan rumah HARGANAS XXV.

Seperti diketahui bersama, Sulut dipercayakan menjadi tuan rumah untuk kegiatan nasional itu yang acara puncaknya dilaksanakan pada 6-7 Juli nanti dan pembukaan rangkaian kegiatannya dibuka sejak Selasa (03/07) hari ini. Adapun sesuai agenda kegiatan tersebut bakal dihadiri Presiden RI ini akan dipusatkan di kawasan Megamas Kota Manado. Gubernur Olly pada pertemuan tersebut melaporkan bahwa Sulut telah siap menggelar even akbar dimaksud. Dalam pertemuan, diagendakan juga dengan kesiapan keamanan jelang kedatangan Presiden di Bumi Nyiur Melambai.

Pertemuan ini disambut hangat Menteri Sekretaris Negara RI Bapak Pramono Anung dan akan menindaklanjuti dengan melaporkan kesiapan HARGANAS ke XXV pada Bapak Presiden. Pelaksanaan HARGANAS ke XXV Ini juga menjadi keuntungan tersendiri bagi Sulut dalam rangka mempromosikan parwisata.

Sementara itu melalui Wakil Gubernur, Steven Kandouw dalam keterangannya kepada wartawan bahwa iven nasional Harganas ke-XXV tahun 2018 nantinya akan dipusatkan di Kawasan Megamas Mamado yang rangkaian kegiatannya dimulai tanggal 3 (hari ini) sampai puncak tanggal 7 Juli 2018 nanti, mengimbau kepada masyarakat Bumi Nyiur Melambai menyambut para tamu, yang kemungkinan hadir pada Harganas ini sebanyak 30 ribu peserta.

“Para tamu yang datang dari seluruh provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia, oleh karena itu masyarakat terutama yang ada sekitar lokasi kegiatan, yaitu di Manado, Minahasa Utara dan Tomohon untuk menunjukan kepada peserta bahwa Sulut daerah yang pantas menjadi tuan rumah,” terang Kandouw.

Wagub juga meminta masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban. “Terutama juga kita harus menjaga kebersihan,” sambung mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Hal itu dimintakan wagub, mengingat Harganas ke-XXV yang bertemakan ”Hari Keluarga: Hari Kita semua” dengan membawa tagline ”Cinta Keluarga Cinta Terencana” ini direncanakan dihadiri Presiden Joko Widodo. Presiden kemungkinan hadir pada hari puncak tanggal 7 Juli 2018.

“Pak Presiden pasti datang,” sambung wagub.

Adapun rangkaian kegiatan Harganas di Manado, antara lain pameran tentang keluarga, funbike, makan pagi atau sarapan bersama keluarga dengan target 2.000 orang.

(IsJo)




JABES GAGHANA: Ada Hal Pokok Yang Harus Diperhatiakn ASN Memasuki Semester Kedua

Tahuna, detiKawanua.com – Untuk memasuki semester kedua di tahun anggaran (TA) 2018, Aparatur Sipil Negara (ASN) di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Sangihe  lebih memperhatikan beberapa hal pokok. ASN harus dapat meningkatkan motivasi kerja, dan meningkatkan kedisiplinan.
Hal tersebut disampaikan oleh  Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Esar Gaghana SE ME, dalam sambutanya ketika  melaksanakan apel kerja bersama, Senin (02/6/2018).
pokok yang harus dilakukan. Yaitu menyampaiakan laporan semester satu sesuai capaian kinerja. Serta mempersiapkan dokumen.  
“menyampaikan laporan pelaksanaan program kegiatan dan anggaran semester satu sesuai dengan target capaian kinerja, mempersiapkan setiap dokumen pelaksanaan program dan kerja dan angaran terhadap pemeriksaan reguler dari inspektorat yang akan dilaksanakan mulai minggu pertama bulanj Juli ini,” kata Gaghana.
Bupati menjelaskan, komitmen bersama dalam mengsukseskan program ‘Servis Power For Sangihe’ dalam semangat kreatifitas dan inovatif, guna mewujudkan Kabupaten Kepulauan Sangihe daerah perbatasan NKRI sebagai gerbang maritim yang maju, sejahterah dan mandiri.
“Tingkatkan terus motivasi kerja, disiplin dan kompetisi setia ASN terutama dalam menghadapi setiap perubahan secara profesional, dengan menjunjung nilai-nilai etos kerja,” jelas Gaghana.
Untuk itu Bupati mengajak bagi ASN agar dapat mengembangkan sangat kerja, disiplin dan tertib, juga dapat menghindari seriap berita Hoax serta dapat memanfaatkan media sosial.
“Mari kita kembangkan terus semangat kerja kita, tingkatkan disiplin dan tertib dalam dalan pelaksanaan tugas dan tanggungjawab masing-masing terutama dalam menghadapi setiap perubahan menghindari berita Hoax yang ditimbulkan dan berupaya untuk memanfaatkan media sosial dengan bijaksana,” kunci Gaghana. (js)



Gubernur Olly Dikukuhkan Mendagri Jabat Dewan Penasehat di Kepengurusan APPSI 2015-2019

Jakarta, detiKawanua.com – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengukuhkan dewan pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Pengukuhan dilaksanakan setelah serah terima jabatan Ketua Umum APPSI dari Syahrul Yasin Limpo ke Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

“Saya Menteri Dalam Negeri dengan resmi mengukuhkan dewan pengurus APPSI seluruh Indonesia dengan sisa masa bakti tahun 2015 sampai 2019,” ujar Tjahjo di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (2/7/2018).

Pengukuhan ini sesuai keputusan Ketua Umum APPSI Nomor Sk 120/APPSI/ IV/ 2016 pertanggal 14 April 2016, dan Keputusan ketua Umum APPSI Nomor Sk 008/APPSI/ V/ 2018 pertanggal 2 Mei 2018.

Dalam acara ini Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang juga telah dikukuhkan sebagai dewan penasehat APPSI.

Tjahjo berharap lewat kepengurusan APPSI yang baru ini sinergitas antarlembaga pemerintah bisa jadi lebih baik dan efektif. Ia pun percaya, pengurus yang dikukuhkan dapat bekerja dengan baik.

“Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya untuk melaksanaan sinergitas pemerintahan yang baik,” tandasnya.

Setelah pengukuhan kepengurusan, dilakukan juga rapat kerja APPSI serta acara halalbihalal Mendagri bersama gubernur se-Indonesia.

Diketahui, jabatan Ketua Umum APPSI yang sebelumnya diduduki Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo telah diserahkan pada Soekarwo pada 19 April 2018 lalu karena masa jabatan Syahrul Limpo telah habis. (IsJo/hms)




Komisi I Ingatkan Kepala SKPD Hadir Di Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Keuangan T.A 2017

Ketua Komisi 1 Ferdinand Mawengkang

Manado,  detiKawanua. com –  Komisi I DPRD Provinsi Sulut mengingatkan kepada kepala SKPD agar dapat hadir dalam pembahasan Ranperda tentang Laporan Pertanggungjawaban Keuangan T. A 2017.
Hal ini diingatkan Ferdinand Mewengkang, saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan seusai mengikuti rapat kerja Bapemperda, Senin (2/07) siang.
Mewengkang yang  merupakan ketua Komisi I DPRD Sulut mengatakan, untuk pembahasannya sendiri akan dilakukan secara perkomisi-komisi, maka dari itu diharapkan para kepala SKPD untuk dapat hadir dalam pembahasan sebagaimana petunjuk dari Gubernur Sulut, serta dapat mempersiapkan segala bentuk dokumen atau berkas yang dibutuhkan dalam pembahasan.
“Oleh karena itu, jauh-jauh kita ingatkan kepada pimpinan SKPD untuk mempersiapkan segala kelengkapan kelengkapan yang terkait dengan pembahasan, karena ini yang kita bahas adalah pertanggungjawabkan keuangan yang sifatnya merupakan belanja daerah,” tandaspolitisi Partai Gerindra ini.
Seperti diketahui bersama, akhir pekan lalu Pemerintah Sulut melalui Wagub Steven Kandou telah menyampaikan 2 buah Ranperda, dan telah di setujui oleh 6 Fraksi yang ada di DPRD Sulut dalam rapat paripurna untuk di bahas di tingkat lanjut. 
Untuk Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran 2017, pimpinan dewan telah menugaskan komisi komisi untuk melakukan pembahasan dengan SKPD, sementara untuk Ranperda  Perubahan Atas Perda Prov.Sulut nomor 4 thn 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Sulut, pimpinan dewan telah membentuk pansus untuk membahas lebih jauh, yang di dahului dengan pemilihan pimpinan pansus. (*/Enda) 



Pangdam Madsuni Dampingi Panglima Hadi dan Kapolri Tito Hadiri Haul Akbar Guru Tua Alkhairat Palu

Palu, detiKawanua.com – Tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, pada hari Jumat 29 Juni, pukul 18.10 Wita sore, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Pol. H. Muhammad Tito Karnavian bersama rombongan langsung disambut para pejabat tinggi di Provinsi Sulawesi Tengah-Palu diantaranya;

1. Gubernur Sulteng / H. Longky Djanggola.
2. Ketua DPRD Prov Sulteng / Em Aminuddin Ponulele.
3. Pangdam XIII/MDK / Mayor Jendral TNI Madsuni.
4. Dankorps Brimob Polri / Irjen Pol. Rudy Sufahriadi.
5. Kapolda Sulteng / Brigjen Pol. Ermi Widyatno.
6. Kabinda Sulteng / Brigjen Pol. Aries Wahyu Sutikno.
7. Ka BNN Sulteng / Brigjen Pol. Andjar Dewanto.
8. Wakapolda Sulteng / KBP. Muhammad Aris Purnomo.
9. Dandrem 132/TDL / Kolonel Inf Agus Subiyanto
10. Kasatgaswil Densus Sulutenggo / KBP Dwight Jordan Depretes.
11. PJU jajaran Polda Sulteng.
12. Danlanal Palu / Letkol Laut Tommy Herlambang.
13. Dankasatdisjan jajaran Korem 132/TDL.
14. Kajati / Sampetuah.
15. Walikota Palu / Hidayat.
16. Wawali Kota Palu / Sigit Purnomo Said
17. Kaden AU / Lettu Salmon T Abast.
18. Ketua MUI Kota Palu / H.Zainal Abidin Ishak.
19. Ketua FPI Sulteng / Habib Husein Al-Habsy.

Adapun maksud kedatangan kedua Jendral Bintang Empat itu dapam rangka menghadiri acara HAUL AKBAR ke 50 GURU TUA/ALKHAIRAT HABIB SAYYID IDRUS BIN SALIM AL-JUFRI di Pondok Pesantren Alkhairat Palu.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi, dalam sambutannya mengatakan bahwa pendidikan bagi umat sangat penting, tidak hanya dalam menghadapi kehidupan di dunia namun juga sebagai bekal di Akhirat. Umat islam yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas adalah umat yang sesungguhnya diinginkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam (SAW). Dimana hal tersebut disampaikan Panglima dihadapan 25.000 jemaat se-wilayah Sulawesi Tengah pada acara Ulang Tahun Haul Akbar Guru Tua Ke-50 di Pasantren Alkhairaat, saat mewakili Presiden RI bersama Kapolri, bertempat di Jalan Sis Al-Jufri, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (30/6).

Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa Al-Habib Idrus Bin Salim Al-Jufri yang akrab dengan panggilan Guru Tua dalam mengabdikan seluruh hayatnya untuk mendidik umat dalam memberantas kebodohan dan keterbelakangan sangat berarti dan merupakan jasa yang akan dibalas Allah SWT dengan pahala yang setimpal.

“Beliau benar-benar mengamalkan perintah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam untuk menuntut ilmu semaksimal mungkin selama hayat dikandung badan dengan menyebarkan pendidikan kepada umat yang seluas-luasnya,” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Terkait perjuangan yang telah dilakukan Guru Tua dalam menyebarkan pendidikan kepada umat untuk memberantas kebodohan dan keterbelakangan, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengajak agar seluruh umat untuk meneruskan perjuangan yang telah dilakukan Al-Habib Idrus Bin Salim Al-Jufri.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa Guru Tua telah banyak meninggalkan warisan besar yang berharga, seperti lembaga pendidikan Islam Al-Khairaat yang telah mengukir prestasi mengagumkan. “Mulai dari sebuah sekolah sederhana berkembang menjadi ribuan sekolah dan madrasah,” ujarnya.

Disisi lain, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa dewasa ini tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia semakin konflik dan dituntut untuk memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, dimana mampu menghadapi dan memenangkan persaingan secara global. “Bila umat tidak siap dalam menghadapi kompetisi global tersebut maka kita hanya akan menjadi penonton atau bahkan menjadi bulan-bulanan negara maju. Upaya tersebut tidak dapat dilaksanakan bila kita tidak menyadari betapa pentingnya persatuan dan kesatuan,” katanya.

“Bila kita bersatu maka stabilitas yang dibutuhkan untuk membangun akan terwujud. Tidak ada negara yang maju pembangunan tanpa stabilitas nasional,” tegas Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Turut hadir pada acara tersebut, antara lain Kapolri Jenderal Pol.H. M.Tito Karnavian, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, Kabais TNI Marsda TNI Kisenda Wiranatakusumah, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Madsuni, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Kapolda Sulteng Irjen Pol I Ketut Argawa, Asops Kapolri Irjen Pol. Deden Juhara, Komandan Korps Brimob Irjen Pol Rudi Sufahriadi, Ketua Utama Alkhairaat H.S Saggaf bin Muhammad Aljufri, Ketua Ponpes Alkhairaat Tanggerang KH. Ubaidillah Hamdani, Ketua Ponpes Alkhairaat Semarang HS. Muhammad Ridho Assegaf dan Gubernur Sulawesi Tengah, H. Longki Djanggola.

Jakarta, 30 Juni 2018                                                                       Nomor : SP-348/VI/2018/Pen

Autentikasi :
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

(IsJo)




Me’daseng di Kecamatan Tatoareng

Tahuna, detiKawanua.com – Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME dan Wakil Bupati Helmud Hontong SE melaksanakan Me’Daseng di Kampung Behongang Kecamatan  Tatoareng, Pulau Kahakitang, Jumat (29/6/2018).

Tiba di Pelabuhan Kahakitang, sekitar pukul 11.00 Wita, Bupati-Wabup bersama rombongan, langsung diterima oleh Camat Kepulauan Tatoareng Alfon Lumondo SPi, dan Bupati-Wabup sempat bersalaman dengan publik atau masyarakat. Selanjutnya Bupati dan Wabup serta rombongan disambut secara adat oleh tokoh masyarakat. Pula Bupati dan Wabup bersalaman langsung bersama publik atau masyarakat setempat. Lalu rombongan menuju tempat untuk sarapan.

Selanjutnya, sekitar pukul 12.30 Wita, Bupati dan Wabup serta rombongan langsung menuju lokasi tatap muka bersama di pendopo Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) Jemaat Imanuel Behongang, Kampung Behongang Kecamatan Kepulauan Tatoareng, Pulau Kahakitang.

Diawali dengan doa bersama, serta penyampaian dari camat setempat.
Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Ny Ririswati Gaghana Katamsi, Ny Hontong Sasamu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atau perwakilan, perbankan Bank Sulutgo Cabang Tahuna, BRI Cabang Tahuna dan BNI Cabang Tahuna, Badan Urusan Logistik (Bulog), Stasiun Pengawasan Kelautan dan Perikanan (SPKP) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Asisten I Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Drs Dirgahayu Mandiangan, Asisten II Ben Pilat ST MSi, Asisten III Dra Olga Makasidamo, sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dan publik atau masyarakat setempat.

Menurut Camat  Tatoareng Alvon Lumondo SPi,  kegiatan  Me’Daseng di wilayah Kecamatan Tatoareng, ada beberapa pelayanan yang diselenggarakan dari sejumlah SKPD. Diantaranya  pengobatan gratis,  program peningkatan kapasitas masyatakat, Program non tunai bagi senilai Rp75 juta bagi 150 KPN. Juga ada bantuan bagi penyandang disabilitas sebanyak 2 orang. Juga dilaporkan kepada Bupati dan Wakil Bupati bahwa situasi di wilayah Kecamatan Kepulauan Tatoareng aman dan terkendali,” kata Lumondo
.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME juga menyampaikan Me’Dsaseng, di akhir bulan di Kecamatan Tatoareng.

“Program Me’Daseng mendekatkan pelayanan masyarakat dan memecahkan masalah. Masyarakat agar dilibatkan lebih banyak lagi, terkait aturan dan agenda yang ada.  Termasuk program perbankan terkait usaha yag kita lakukan bersama. Me’Daseng banyak hal yg kita lakukan bersama,” ucap Bupati.

Lebih lanjut disampaikan, dalam pelaksanaannya yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) yakni ada pelayanan, juga ada layanan satu atap, Perindag, inspektorat, BKKBN, dan SKPD lain. Tentunya juga Dinas Kesehatan (Dinkes) bisa memberikan tatanan pelayanan publik juga pengobatan gtatis.

“Bagaimana kita mensinergitkan program yang ada di masyarakat. Kalau ada masalah teman-teman nelayan dan juga usaha yang kita lakukan. Terkait aspirasi masyarakat tentang dana desa, bisa ditanyakan, mungkin juga tingkat kabupaten. Jadi pembelajaran ke depan untuk melakukan perbaikan di masa depan. Kalau ada hal-hal perbaikan atau diluruskan secara bersama,” jelasnya.

Bupati juga menambahkan, Me’Daseng juga memberikan pelayanan di berbagai sektor, yakni bidang pendidikan dan kesehatan. Ada koreksi dan butuh dukungan masyarakat, mungkin jarak jauh untuk menyampaikan aspirasi. Kegiatan Me’Daseng ini bukan untuk saling menyalahkan, tapi meluruskan, dimana agenda hari ini merupakan agenda bersama. Kebersamaan pemerintah dengan masyarakat, mau menyatu dalam kebersamaan dalam Me’Daseng, kalau ada kurang akan didiskusi, minta tanggapan cari solusi terbaik secara bersama.

“Juga bidang pendidikan. Jadi kekuatan penddidikan. Agar tak ada siswa putus sekolah karena tak mampu bayar sekokah, guru bisa memperhatikannya. Seluruh siswa SD yang baru lulus agar bisa masuk SMP, anak didik kita merupakan tugas kita semua. Saat masih di bangku pendidikan merupakan tanggungjawab orangtua dan pemerintah,” jelasnya. (js)




DPRD Sulut Gelar Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Pertanggunjawaban Pelaksanaan APBD 2017 Dan Ranperda Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah

Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw saat memimpin Rapat Paripurna. 

Manado,  detiKawanua.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Paripurna  Pemandangan Umum fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2017 serta Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.
Rapat Parupurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Andrei Angouw, didampingi Wakil Ketua Marthen Manoppo dan Turut hadir Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Drs. Steven O.E. Kandouw, Anggota DPRD Provinsi Sulut, Forkopimda Sulut, Jum’at (29/06).
Semua fraksi yang terdiri dari Fraksi Amanat Keadilan diserahkan oleh anggota dewan Amir Liputo, PDI-Perjuangan oleh Lucia Taroreh, Gerindra diserahkan oleh Sjenny Kalangi dan Fraksi Restorasi Nurani oleh Nori Supit serta Fraksi Demokrat oleh Marthen Manopo, juga Fraksi Golkar meski belum menyerahkan berkas secara langsung, namun sepenuhnya menyetujui untuk dilakukannya pembahasan lebih lanjut terhadap kedua Ranperda tersebut.
Disisi lain, terkait Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah setelah diterbitkannya Permendagri No. 5 Tahun 2017 tentang Pedoman Nomenklatur Perangkat Daerah Provinsi dan Kab/ Kota yang melaksanakan fungsi penunjang penyelenggaraan urusan Pemerintahan, Fraksi Amanat Keadilan menyatakan Ranperda ini layak untuk dibahas lebih lanjut dalam mekanisme dan Tatib Dewan karena merupakan amanat Konstitusi serta Peningkatan Status Administrasi Daerah.
Dalam Pandangan umum Fraksi PDIP yang disampaikan oleh Lucia Taroreh,  terkait dengan Pendapatan Daerah memberikan apresiasi dan penghargaan atas kinerja Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara yang mengalami Deviasi Plus sebesar Rp. 3.731.901.683.007 atau sebesar 100,22 % dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp 3.723.697.617.672.
 “Kami berharap Kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus dipertahankan dan ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara serta Fraksi PDIP berharap agar tidak ada lagi Penumpukan pencairan anggaran di Triwulan IV sehingga hal itu tidak ideal dan harus dilakukan perubahan karena fungsi APBD, selain fungsi otorisasi dan fungsi perencanaan adalah sebagai penggerak roda perekonomian di masyarakat,” ujar Lucia.
Menanggapi yang disampaikan semua Fraksi DPRD, Wakil Gubernur Steven Kandouw menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam penyelenggaraan paripurna tersebut.
Wakil Gubernur berterima kasih atas apresiasi dan warning-warning yang telah diberikan para fraksi kepada Pemerintah Daerah Provinsi dalam menjalankan seluruh tugas diberbagai sektor yang ada, serta menghimbau para dinas terkait untuk dapat memperhatikan setiap tanggapan yang telah disampaikan oleh setiap Fraksi DPRD Sulut. (Adv)