LKMI Manado dan HMI Komisariat kedokteran Manado Bantu Korban Gempa Bumi Lombok

Manado, detiKawanua.com – Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) Cabang Manado dan Himpunan Mahasiawa Islam (HMI) Cabang Manado Komisariat Kedokteran  menggelar penggalanan dana untuk membantu meringankan beban Korban Gempa Bumi Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini berlangsung  dilakukan di depan Manado Town Square 1 (Mantos 1) pada Kamis (09/08/2018) mulai pukul 16.00-18.00 wita. 

Ketua HMI Komisariat Kedokteran Manado sekaligus koordinator aksi, Aditya Latjengke mengatakan, penggalangan dana dilakukan untuk membantu saudara-saudara yang terkena musibah gempa bumi  di wilayah Lombok.
“Kami selaku kader HMI komisariat kedokteran yg terdiri dari Mahasiswa Kedokteran umum, kedokteran gigi, kesehatan masyarakat dan keperawatan, harus turut andil untuk membantu saudara-saudara yang ada di daerah Lombok,” ujar Aditya.

Lebih lanjut, Aditya menjelaskan, setelah dana terkumpul melalui kegiatan ini, selanjutnya akan diberikan ke korban gempa bumi Lombok.

“Uang tunai yang kami dapatkan sesuai rencana akan disalurkan kepada para korban bencana gempa bumi di Lombok guna membantu meringankan beban mereka,” ujarnya.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, dapat mengetuk hati para dermawan yang merasa prihatin terhadap warga yang terkena musibah gempa bumi. Sehingga tergerak hatinya untuk peduli dan membantu sesama. Dengan demikian, dapat meringankan sedikit beban dari para korban bencana alam ini,” pungkasnya. 
(*/Indra) 



Ratusan Kendaraan Hias, Ketua Himpaudi Boltim Lepas Pawai PAUD Tingkat Kabupaten

Ketua Himpaudi Boltim Nursiwin Dunggio saat melepas Peserta Pawai.

Boltim, detiKawanua.com – Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Ny Nursiwin Dunggio, melepas pawai anak PAUD tingkat kabupaten tahun 2018, Kamis (09/08/2018). Kegiatan mengambil rute/jalur start dari lapangan Gogaluman Desa Tutuyan menuju desa Buyat Kecamatan Kotabunan dan, selanjutnya kembali lagi ke Kecamatan Tutuyan.
Meski matahari cukup terik, para siswa PAUD tetap tampil maksimal dengan kostum beraneka ragam sesuai cita-cita mereka, di antaranya seragam KORPRI, polisi, tentara, dokter hingga pakaian adat.
Ketua Himpaudi Boltim Ny Nursiwin Dunggio mengaku bangga melihat semangat dan antusias para peserta pawai. Kata Dia, anak-anak Paud sangat percaya diri dan berani tampil beda. “Semangat mereka dalam merayakan hari kemerdekaan, patut diacungi jempol,” ujarnya bangga.
Lanjut Dia, pentingnya pelaksanaan kegiatan agar anak-anak bisa merasakan nikmatnya kemerdekaan dan menanamkan jiwa patriotisme.

“Dengan keterlibatan mereka (anak PAUD-red) dalam peringatan HUT RI, bisa menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini,” terang Nursiwin.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Boltim Yusri Damopolii mengungkapkan, pelaksanaan Gebyar PAUD merupakan rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Kabupaten Boltim dan HUT ke-73 Republik Indonesia.

“Pelaksanaan pawai tahun ini cukup semarak, dengan arak-arakan anak PAUD dan 374 kendaraan hias yang teridiri atas 126 Unit kendaraan roda empat dan 248 unit kendaraan roda,” beber Yusri.

Dia menambahkan, pelaksanaan pawai bertujuan untuk mewujudkan pendidikan yang menyenangkan bagi anak usia dini.

“Kegiatan ini, menumbuhkembangkan karakter budaya bangsa, ditandai dengan pakaian yang digunakan anak-anak PAUD,” ucap Yusri, Kamis siang tadi.

(Fidh)



Diduga Sarat Korupsi , Proyek Destilasi Air Di MINSEL Tak Kunjung Aktif

MINSEL, detikawanua.com – Satu lagi proyek mubasir dengan anggaran Miliaran rupiah sampai saat ini masih pasif bahkan nampak dari jauh proyek yang di sinyalir hanya memperkaya diri para pejabat tertentu dan ini dianggap tidak tepat guna yang hanya menghambur-hamburkan uang rakyat

Proyek yang dinamakan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO ) atau lebih dikenal dengan proyek Destilasi atau penyulingan air laut menjadi air tawar yang digulirkan pemerintah pusat dengan nilai proyek lebih dari Rp 2 Miliar yang letaknya hampir berdekatan dengan Rumah Dinas Bupati Minahasa Selatan

” Sebenarnya apa manfaatnya , mulai selesai di bangun sampai saat ini bangunan tidak dipakai dan sekarang sudah bertumbuh alang-alang dan rumput berbagai jenis , yang harusnya kalau ingin masyarakat sejaktra carilah tempat yang sesuai kebutuhan masyarakat.”.

Hal ini di ungkap Ketua Reclassering Indonesia Wilayah Sulawesi Utara Jopie Lintong menurutnya proyek ini sudah jelas mubasir tak digunakan bahkan indikasi merugikan negara terlihat di proyek ini. Padahal, keberadaan bangunan tempat pengolahan air laut menjadi air tawar sangat dibutuhkan warga pada tempat tertentu yang butuh proyek ini.

kata Lintong, kebanyakan proyek mubasir seperti ini menjadi cikal bakal korupsi dan memperkaya diri sendiri dan indikasi terjadi rekayasa anggaran belanja dan bahkan Volume kerja bisa saja terjadi

Salah satu pekerja proyek yang ditemui di rumahnya mengakui waktu itu pekerjaan proyek ini dikerjakan secara cepat dan seluruh pekerja tidak ada masalah karena kami ikuti perintah dan petunjuk pelaksanaan

” yah..torang memang bekerja sesuai dengan target karena ada beberapa yang harus dibuat di kabupaten Minsel , setelah selesai saya tidak mau tau lagi apa yang akan terjadi. Jelas salah satu pekerja proyek dan dengan spontan mengayatakan ” kita dengar pa Bos sudah ada temuan dari BPK , tapi ngoni coba telusuri, karena BPK so turun ke lokasi katanya so ada temuan BPK

Adapun bangunan yang juga sering dinamakan proyek penyulingan air dikerjakan dengan kegiatan berupa pembangunan tempat untuk pengolahan air laut menjadi air tawar sesuai perencanaan didukung dengan mesin pengolah air bersih yang siap diminum
( Vandytrisno )




TIFF Salah Satu Penunjang Kemajuan Sektor Pariwisata Sulut

Tomohon, detiKawanua.com – Iven tahunan yang digelar di Kota Tomohon yakni, Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang kali ini ditahun 2018 atau pada Rabu (08/08) siang berlangsung meriah dan dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw bersama Ketua TP PKK Sulut, Rita Dondokambey Tamuntuan, Wakil Ketua TP PKK, Kartika Devi Kandouw Tanos, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulut Ivonne Silangen Lombok beserta Walikota Tomohon dan Wakil Walikota, Forkopimda dan para tamu undangan baik dalam maupun luar negeri, dalam sambutan Wagub selaku Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey, mengatakan bahwa TIFF salah satu yang mendukung kemajuan pariwisata Sulut.
Terbukti, berbagai wisatawan baik lokal maupun mancanegara hadir menyaksikan pelaksanaan TIFF. 
“Mereka dapat menikmati keindahan Kota Tomohon, sehingga saat mereka pulang ke negara masing-masing mereka dapat menceritakan pengalaman saat berada di Kota Tomohon Sulawesi Utara sehingga mereka bisa kembali lagi melakukan kunjungan wisata ke Sulut,” terang Wagub.
Tidak hanya itu, dirinya juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kota Tomohon atas pelaksanaan TIFF yang mendukung pariwisata Sulut.
“Saya tantang kepada kabupaten kota lainnya yang ada di Sulut untuk berpacu melaksanakan kegiatan bertaraf internasional seperti yang dilakukan Pemkot Tomohon. Hal ini juga agar setiap daerah di Sulut bisa lebih dikenal dan maju di kanca nasional bahkan internasional,” ucapnya sembari mengucapkan selamat melaksanakan dan menyaksikan pelaksanaan TIFF 2018 kepada Kota Tomohon bersama seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
Diketahui sejumlah tamu penting dari mancanegara yang turut hadir  dalam TIFF 2018 ini yakni Pangeran dan Putri Georgia dan beberapa duta besar seperti Ceko, Georgia, Malaysia, Nepal, Pakistan, Singapura, Korea, Taiwan, Thailand, Filipina, Kazakhstan, Bhutan, Arab Saudi dan Jepang, serta perwakilan Polri (Kabaharkan), Putut Eko Bayuseno dan Kapolda Sulut, Irjen Pol. Bambang Waskito.
(IsJo)



Roskonedi Tatap Muka Bersama Pemerinta Kabupaten Sangihe

Tahuna, detiKawanua.com – Kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, M. Roskonedi, di Kabupaten Sangihe Rabu (8/8), sekaligus tatap muka bersama Pemerintah Kabupaten Sangihe di ruang serbaguna Rumah Jabatan Bupati.
Wakil Bupati Helmud Hontong SE dalam sambutanya, sehubungan dengan kunjungan kerja Kejati Sulawesi Utara atas nama pemerintah Kabupaten Sangihe dan masyarakat menyampaikan selamat datang di tana tampungang lawo serta memberikan apresiasi dan penghargaan atas Kunker Kajati di Kabupaten Sangihe, sambil menikmati alam yang indah serta masyarakat yang santun, berbudaya dan beraneka ragam.
“Strategi dalam rangka membangun kemitraan dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kita di Kabupaten Sangihe,” kata Hontong.
Lanjut dikataknya, situasi dan kondisi ini menjadi energi positif dan sumber indpirasi dalam tugas di Sangihe yang merupakan bagian internal dari Provinsi Sulut, dalam rangka mempercepat akselerasi di Kabupaten Sangihe.
“Kami sepakat bahwa pemerintahan saat ini Kabupaten Sangihe daerah perbatasan NKRI sebagai gerbang maritim Indonesia yang maju sejahterah dan mandiri. Dijabarkan melalui misi pimpinan daerah dikenal dengan sebutan sapta karya,” katanya.
“Visi dan misi diatas menjadi pijakan dasar yang akan diaktualisasikan oleh seluruh OPD dan merumuskanya melalui implementasi program dan kegiatan masing-masing,” tambah Hontong.
Sementara itu, Kepala Kajati Sulut M Roskonedi mengatakan, kedatanganya ke Sangihe dalam rangka Kunker Kajat Sulut ke wilayah hukum Kekaksaan Negeri se Sulut, dan di Sangihe merupalan Kunker yang ke delapan kalinya.
“Ini merupakan pertama kali melakukan Kunker ke Sangihe,” ucap Roskonedi.
Diungkapkanya, ada beberapa hal yang akan saya sampaikan selaku Kejaksaan Tinggi yang merupakan salah satu aparat penegak hukum di wilayah Sulut. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Kejaksaan yang selama ini menarik perhatian bukan hanya masyarakat tetapi juga pimpinan adalah tindak pidana korupsi oleh kejaksaan.
“Susuai dengan UU nomor 16 tahun 2004 Kejaksaan diberikan kewenangan untuk menangani peekara tipikor. Nantinya tindak pidana korupsi akan menjadi salah satu tugas kejaksaan,” beber dia.
Tambanya, permasalahan selama ini yang mencuat keatas adalah banyak OPD yang komplit terhadap kehadiran kejaksaan. Mereka merasa kwatir, takut untuk melaksanakan pencairan sehingga pembangunan di daerah menjadi terhambat.
“Bahwa kejaksaan sebagai penegak huk tidak boleh mempidanakan kebijakan pemerintah daerah dan jangan sampai membuat gaduh di daerah,” tukasnya. (js) 



Warga Lobu Gelar Syukuran Pengabdian Tenny Kosegeran Sebagai Hukum Tua

penyerahan cenderamata oleh perangkat desa
Mitra,
detiKawanua.com – Sederhana namun penuh kesan, itulah moment penuh sukacita
yang dirasakan masyarakat desa Lobu kecamatan Touluaan,saat  menggelar syukuran atas pengabdian seorang
Tenny Kosegeran sebagai hukum tua  selama
tujuh tahun kepemimpinan.
Acara yang diawali
dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt Jori Tondatuon dengan khotbah menekankan
untuk terus berbuat sesuai apa yang dianggap baik, di hayati oleh seluruh
masyarakat yang hadir diacara yang digelar di BPU Desa Lobu , (8/8/2018).

Saat diberikan
kesempatan membawakan kesan dan pesan, Tenny Kosegera yang saat ini telah resmi
mundur dari jabatannya sebagai hukum tua dikarenakan maju menjadi salah satu
calon anggota legislatif dari PDIP untuk daerah pemilihan III, tak
menyianyiakan kesempatan untuk berbicara langsung dihadapan ratusan masyarakat
desa lobu yang memenuhi lokasi acara.
“tak terasa tujuh
tahun saya dipercayakan dan mengabdi untuk masyarakat lobu , semua capaian yang
ada tentu juga berkat doa dan dukungan dari seluruh masyarakat sehingga bisa
saya lewati hingga saat ini,” ungkap Kosegeran yang tak lupa memanjatkan puji
syukur kepada yang kuasa atas tuntunanNya.

Lebih lanjut
dikesempatan tersebut, tak lupa dirinya juga mengucapkan banyak terima kasih
kepada seluruh perangkat desa serta BPD yang terus bekerja sama dengan dirinya
dalam memajukan desa Lobu,meskipun disadari dalam kepemimpinannya ta luput dari
kekurangan .
“ yang saya
pegang selama menjabat hanya visi misi saya untuk bekerja sesuai apa keinginan
masyarakat, sehingga apa yang saya tinggalkan saat ini kiranya bisa diteruskan
oleh pemimpin selanjutnya,” ucapnya.

Terkait dirinya
maju sebagai calon legislatif kosegeran mengataan semua ini dikarenaan ingin
dan rindu untuk berbuat bagi masyarakat lebih luas dengan modal sebagai hukum
tua selama tujuh tahun .
“ meskipun dengan
segala pertimbangan , ini juga agar bisa ada pemimpin pemimpin selanjutnya
didesa Lobu yang akan meneruskan kepemimpinan saya dan terus membawa desa lobu
berprestasi baik tingkat kecamatan maupun selanjutnya,” pesan kosegeran.

Sementara itu,
camat Touluaan, Mey Kosegeran batubuaja saat membawakan sambutan pemerintah
mengatakan, selama kepemimpinan Tenny Kosegeran, desa lobu banyak mendapat
prestasi, hal tersebut sesuai dengan evaluasi yang dilakukan oleh pihak kecamatan
sendiri bagi pemerintah desa lebih khususnya para hukum tua .

“ ini nyata bukannya memuji, bukan baru satu, dua atau
tiga kali desa lobu berprestasi bahkan selalu mejadi pemenang jika ada lomba lomba, tentu hal ini
berasal dari managerial hukum tua yang sangat baik, sehingga patutlah masyaraat
Lobu untuk berbangga memiliki pemimpin seperti beliau,” pungkas Batubuaja (Indri R)




Sekda Assagaf Buka Kegiatan Pemilihan ASN Boltim Teladan

Sekda Assagaf saat membuka secara resmi Pemilihan ASN Teladan.

Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Badan Kepegawaiann dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Rabu (08/08/2018), menggelar pemilihan Aparatur Sipil Negara (ASN) teladan dan berprestasi.
Kegiatan yang digelar di Gedung Aula lantai III Kantor Sekretariat Daerah Boltim ini, merupakan bagian dari perayaan HUT ke-10 Kabupten Boltim sekaligus hari kemerdekaan RI ke-73 tahun.
Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. Hi Muhammad Assagaf memimpin sekaligus membuka secara resmi agenda tersebut. Sedangkan peserta yang mengikuti ajang ini sebanyak 31 orang dan terbagi di berbagai Instansi Pemkab Boltim.
Dalam sambutannya, Assagaf mengatakan, bahwa ajang pemilihan ASN teladan dan berprestasi ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana para Abdi Negara selaku pelayan masyarakat bisa merealisasikan program yang tertuang dalam visi dan misi pemerintah kabupaten. Secara khusus, tujuan tersebut meliputi peningkatan kompetensi, dedikasi dan profesionalitas pegawai. Selain itu, untuk membangun citra dan persepsi publik yang baik terhadap institusi pemerintah.

“Dalam menjalankan tugasnya secara profesional, ASN tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif, tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan. Sehingga, menjadi sosok pemantau bagi masyarakat,” terang Assagaf, siang tadi.

Lanjutnya, seorang ASN teladan dan berprestasi harus memiliki ide-ide kreatif sebagai respon intelektual atas persoalan yang dihadapi oleh Instansi peserta atau masyarakat. Guna memotivasi peserta yang mengikuti ajang dimaksud, sekaligus ASN Boltim pada umumnya, Assagaf menjanjikan bakal memberikan penghargaan berupa promosi jabatan, kenaikan pangkat istimewa, serta tugas belajar yang dibiayai pemerintah. “Hadiah ini diperuntukkan bagi peserta yang meraih poin tertinggi. Selain itu untuk juara satu, dua dan tiga nantinya akan diutus mewakili Kabupaten Boltim ditingkat Provinsi pada ajang yang sama,” tambahnya.
Hal Senada dikatakan, Kepala BKPSDM Robbi Mamonto melalui sekretarisnya Mohammad Reza Mamonto. Melalui laporan pantia yang disampaikan, Reza mengaku jika BKPSDM telah menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi pemenang dalam ajang tersebut.

“Selain promosi jabatan, kenaikan pangkat istimewa dan tugas belajar, kami juga akan memberikan trophy bagi para pemenang. Semoga dengan adanya ajang pemilihan ASN teladan berprestasi ini, dapat memotivasi ASN lainnya untuk lebih maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Abdi Negara,” kata Reza.

(Fidh)



Genzet 400 KVA Segera Beroperasi di Pulau Siladen 1×24 Nonstop

PEMILIK lahan Ibu Penina Sangari yang menandatangani dan penyerahan surat hibah lahan untuk pengoperasian Genzet di Pulau Siladen kepada Pala Lingkungan VII Ronny Bawekes dan disaksikan oleh pemerhati masyarakat kepulauan Manado, Daisy Ch Rompas.(foto: ist) 
Manado, detiKawanua.com – Kabar baik bagi masyarakat Pulau Bunaken. Sebab, penduduk yang berjumlah 120 kepala keluarga di pulau tersebut akan segera menikmati aliran listrik 1X24 jam penuh. Pasalnya, bantuan pembangkit listrik tenaga disel (Genzet) berkapasitas 400 KVA dari pihak Pemerintah Provinsi Sulut melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut, akan segera beroperasi dalam waktu dekat ini.
Sebelumnya memang, bantuan 2 buah Genzet masing-masing berkapasitas 200 KVA tersebut, telah ditempatkan di Pulau Siladen sejak pertengahan Tahun 2016 lalu. Akan tetapi, pengoperasian Genzet tersebut terbentur dengan masalah hibah lahan yang ditempati Genzet tersebut. Sebab, pihak PT PLN Cabang Suluttenggo tidak bisa melakukan pengoperasian terhadap Genzet tersebut, jika masih terkendala dengan masalah lahan lokasi Genzet.
Berkat perjuangan dari tokoh pemerhati masyarakat kepulauan Manado, Daisy Ch Rompas, yang juga salah satu warga Pulau Siladen, maka persoalan hibah lahan Genzet tersebut bisa terselesaikan. Buktinya pada Selasa (7/8), lahan lokasi Genzet sebesar 450 meter persegi di Pulau Siladen secara resmi telah dihibahkan oleh pemilik lahan Ibu Penina Sangari yang juga pemiliki TantaMoon Homestay Luxury Siladen, kepada pemerintah Kelurahan Bunaken Kecamatan Bunaken, melalui Kepala Lingkungan VII Ronny Bawekes, yang disaksikan oleh Daisy Ch Rompas yang merupakan bakal calon legislator Manado melalui Partai Nasdem, Dapil Bunaken Kepulauan dan Tuminting.
“Kami sangat berterima kasih atas perjuangan Ibu Daisy, dan terima kasih kepada Ibu Penina selaku pemilik lahan. Dengan ini, maka Genzet tersebut bisa segera beroperasi dan akan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di Pulau Siladen. Karena memang, sejak dulu hingga saat ini, kami masyarakat Pulau Siladen, hanya berharap bantuan listrik dari tempat penginapan pariwisata yang ada di pulau ini. Itu pun listrik yang diberikan cukup terbatas,” jelas Pala Bawekes.
Sementara itu, Daisy Ch Rompas dan pemilik lahan Penina Sangari berharap, lahan yang telah dihibahkan serta Genzet bantuan dari pihak Pemprov Sulut melalui Dinas ESDM tersebut bisa dipergunakan dengan baik oleh masyarakat dan pihak pengelola dalam hal ini PT PLN Suluttenggo.
“Saya sangat berharap agar fasilitas ini bisa dipergunakan dengan baik, serta bisa lebih mensejahterahkan kehidupan masyarakat yang ada di wilayah kepulauan Manado, terlebih khusus masyarakat di Pulau Siladen,” tutur Daisy.
(IsJo/tim)



Dinsos Boltim dan Kemensos RI Bersinergi Tuntaskan Disabilitas Netra

Para penyandang disabilitas netra.

Boltim, detiKawanua.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bekerjasama dengan Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) Penyandang Disabilitas Netra Panti Sosial Bina Netra (PSBN) “Tumou Tou” Manado, menggelar bimbingan dan pelatihan keterampilan bagi penyandang disabilitas, di Balai Desa Bongkudai, Rabu (08/08/2018).
Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial, Tuna Sosial dan Perdagangan Orang Vivi Dunggio mengatakan, pelaksanaan kegiatan merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Boltim, dengan Kementerian Sosial RI untuk menuntaskan disabilitas netra.

“Pelaksanaan kegiatan ini menjadi tanggungjawab kami demi menurunkan angka penyandang disabilitas netra,” ungkapnya.

Dia menuturkan, selain memberi bantuan dan melakukan pemeriksaan kesehatan, pihaknya juga memberi bimbingan sosial dan mental serta pelatihan keterampilan sesuai dengan minat dan bakat para penyandang disabilitas.

“Setelah mengikuti bimbingan dan pelatihan keterampilan, diharapkan mereka akan mandiri dan percaya diri serta nantinya dapat berkiprah di lingkungan masyarakatnya masing-masing,” terangnya.

Sementara, Kepala PSBN Tumou Tou Dra Kamsiaty Rotty menambahkan, kegiatan yang diikuti sebanyak 20 orang penyandang disabilitas se Boltim, akan dilaksanakan selama 2 hari terhitung sejak 8 sampai 9 Agustus 2018.

“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan program dari UPSK provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo. Dan ini yang keempat kalinya dilaksanakan,” ujar Kamsiaty.

(Fidh)



Elenita Kapal : Diskominfo Mendukung Festival Pesona Sangihe 2018

Tahuna, detiKawanua.com – Festival Pesona Sangihe tahun 2018 akan segera digelar pada bulan September mendatang. Untuk itu Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe mendukung penuh Festival tersebut, saat ini Diskominfo Sangihe telah melakukan publikasi kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe terkait pelaksanaan Festival Pesona Sangihe.
“Kami siap membantu pelaksanan Festival Pesona Sangihe tahun 2018, pada dasarnya dari bidang publikasi, karena Kadis Kominfo sebagai Skretaris Panitia pelaksanaan Pesona Sangihe,” kata Sekretaris Diskominfo Sangihe Ellenita Kapal kepada sejumlah wartawan, Rabu (8/7).
Dijelaskanya, dalam kesiapan untuk penyebarluasan informasi saat ini sedang melakukan publikasi kepada masyarakat, hal ini juga berkaitan dengan hari kemerdekaan.
“Secara khusus Diskominfo saat ini telah mempersiapkan semua kebutuhan-kebutuhan berkaitan dengan penyebarluasan informasi, meskipun saat ini ada kendala koneksi tapi sudah berkoordinasi dengan pihak Telkom supaya sampai pelaksanaan Festival Sangihe koneksi menjadi bagus,” kata Kapal.
Lanjut dia, Diskominfo akan memberikan fasilitas informasi jaringan, dan untuk mempermudah internet pihaknya akan menyiapkan mobil internet pada saat pelaksanaan Festival nanti.
“Akan memberikan fasilitas informasi agar muda menggunakan jaringan, dan akan menyiapkan mobil internet supaya jika koneksi internet susah tinggal konek lewat mobil internet dan paling pokok mobil internet tersebut dapat dipakai oleh para tamu yang akan datang selama Festival Sangihe, jangan sampai ada issu Festival Sangihe tidak bagus,” ungkap Kapal.
Ia menambahkan, agar Festival Sangihe dapat dikenal diluar daerah Kabupaten Sangihe, pihak Diskominfo akan mempublikasikan lewat Website serta media sosial.
“Untuk mempublikasikan Festival ini kami akan memanfaatkan Website dan media sosial. Dengan memberikan publikasi ini para wisatawan dapat berminat mengunjungi ke sangihe bukan karena hanya ada Festival tetapi dengan melihat potensi yang ada,” kunci Kapal (js)