Fenomena Langkah Se-ekor Ikan Duyung Bermain di Pelabuhan Petta

Tahuna, detiKawanua.com – Pertama kalinya terjadi di Kampung Petta Timur Kecamatan Tabukan Utara (Tabut) tepatnya di Pelabuhan Petta Sangihe, seekor ikan duyung masuk dan bermain di wilayah perairan Pelabuhan Petta.
Menariknya fenomena ini terjadi ketika kegiatan medaseng Bupati dan Wakil Bupati Sangihe dipusatkan di wilayah Pelabuhan Petta sementara berlangsung. 
Salah satu Tokoh Budaya Asal Tabut Lukman Makapuas mengungkapkan fenomena ini baru terjadi saat pelalaksanaan kegiatan Me’daseng di Pelabuhan Petta.
“Biasanya ikan duyung ini berada di wilayah Moronge karena disana tempat makanannya. Ikan duyung ini memiliki 3 ekor anak,” jelasnya.
Dia juga menyatakan kedatangan ikan berwarna coklat tersebut pengaruh adanya kegiatan medaseng.
“Sebagai budayawan saya meyakini ini sebuah restu dari alam untuk kegiatan medaseng yang memang merupakan sebuah program yang sangat menyentuh dan mengetahui langsung kebutuhan masyarakat,”kuncinya. (js)



Kandouw Tegaskan Lansia Bukan Objek Dan Punya Andil Dalam Pembangunan

Bogor, detiKawanua.com – Menghadiri undangan dari Kementerian Sosial RI pada Kamis (23/08), oleh Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw bersama Kepala Biro Kesra, Kartika Devi Kandouw-Tanos mengikuti agenda kegiatan pertemuan para Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) se-Indonesia yang berlangsung di Hotel Onih Bogor Jawa Barat dan dibuka oleh Direktur Rehabilitasi Sosial Lansia, Andi Hanindito.

Adapun tujuan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (23-25 Agustus) dan dihadiri 150 peserta baik dari Dinas Sosial maupun Komda Lansia se-Indonesia itu menurut Hinindito, untuk mendorong kepedulian pemerintah daerah dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur masyarakat dalam mensinergikan pemberdayaan masyarakat untuk kemandirian lansia.

Sementara itu Wagub Kandouw yang juga selaku Komda Lansia Sulut mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut guna mensinergitaskan program kerja pemerintah pusat dan daerah untuk lebih meningkatkan kesejahteraan lansia.

“Selaku pemerintah dan Ketua Komda Lansia Sulut, saya menyambut baik apa yang dilaksanakan pihak Kementerian Sosial RI. Untuk itu perlunya dilakukan berbagai upaya perlindungan sosial, penciptaan lingkungan yang ramah, sehingga menunjang kreativitas dalam membangun lansia sehat dan produktif serta potensial,” terang Kandouw, sembari mengakui bahwa penanganan lansia harus diperbaharui karena komposisi lansia di tengah-tengah penduduk semakin besar.

“Lansia bukan lagi obyek, mau tidak mau lansia harus dilibatkan dalam segala aspek pembangunan. Lansia dapat diberdayakan dan lebih berperan aktif dalam pembangunan dengan memperlihatkan fungsi kreatif, pengetahuan, keahlian, ketrampilan, pengalaman, usia dan kondisi fisik,” jelas Wagub.

Terinformasi kegiatan tingkat Nasional tersebut selain sebagai wujud perhatian, kepedulian dan penghargaan,  konsolidasi serta koordinasi terkait kegiatan Komda Lansia kepada para lansia di Indonesia, juga menjadi sarana komunikasi dengan harapan terwujudnya koordinasi yang sinergis diberbagai sektor terkait upaya peningkatan kesejahteraan lansia, serta sebagai bentuk penyelarasan program dan kegiatan guna terwujudnya program kerja Komda Lansia di Tahun 2019 mendatang.

(IsJo/**)




TEAM SFQR LANAL TAHUNA AMANKAN DUA ORANG WARGA NEGARA PHILIPINA

Tahuna, detiKawanua.com – Pangkalan TNI-AL Tahuna mengamankan 2 orang Warga Negara Pendatang (WNP) illegal asal Philipina yang dipekerjakan di rumpon sekitar Perairan kabupaten Sangihe.
Komandan Lanal Tahuna Letkol Laut (P) Donny Aribowo saat ditemui sejumlah media  mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan Maritim yang dilakukan intelijen Lanal Tahuna maka pada tanggal 24 Agustus 2018 kita segera menugaskan Team SFQR Lanal Tahuna dengan menggunakan unsur Patkamla Sea-raider  bergerak ke sasaran yang menjadi target adanya WNP illegal.
“kita berhasil mengamankan 2 orang WNP illegal asal Philipina atas nama Boy Kastardo asal General Santos dan Alan Malatabun asal Davao keduanya Warga Negara Philipina selanjunya kita bawa ke Lanal Tahuna untuk didata dan penyelidikan lebih lanjut, degan adanya hal tersebut maka kami dari pihak TNI AL melakukan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Kelas II Tahuna  25 /8/18, dan kami menyerakan berkas serta WNP illegal tersebut untuk diproses lebih lanjut oleh pihak imigrasi,” ujar Aribowo
“Saya mengimbau kepada pemilik rumpon maupun pemilik kapal agar tidak menggunakan WNP _illegal_ dalam mempekerjakan sebagai penjaga rumpon maupun sebagai ABK di kapal tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah, serta menekankan agar para pemilik rumpon maupun kapal-kapal nelayan agar selalu mengurus dokumen perizinan sehingga dalam melakukan  aktivitas nelayan dapat secara  legal dan kami bersama imigrasi serta stakeholder lainnya akan selalu bersinergi untuk bekerjasama memonitor dan melakukan penindakan apabila ada WNP-WNP illegal yang masih dipekerjakan di sektor maritim khususnya di wilayah kerja Lanal Tahuna,” imbau Aribowo menutup. (js)



Disaksikan Bupati, Boltim FC Kandaskan Perlawanan Persis Sangihe


Boltim, detiKawanua.com – Langkah skuad Boltim FC di putaran kedua Liga 3 terus menuai hasil positif. Betapa tidak, setelah sebelumnya berhasil menumbangkan Sulut FC, anak asuh Fuad Landjar ini pada Sabtu (25/08)  sore tadi, berhasil mengandaskan perlawanan sengit Persis Sangihe dengan skor tipis 1 – 0. Berkat torehan tersebut, jalan menuju tahta juara semakin terbuka lebar.
Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar SH hadir langsung menyaksikan sekaligus memberi suport tim asuhan Jery Isini tersebut.

“Saya bangga dengan kerja keras para pemain Boltim FC. Meski mendapat perlawanan sengit, namun mereka tetap fokus dan mampu mencetak gol sekaligus memangkan pertandingan,” puji Bupati usai pertandingan di Kotabunan.

Kendati demikian, saat pertandingan usai, Bupati juga menyempatkan diri untuk menyalami para pemain dan official Persis Sangihe. “Saya mengimbau, agar seluruh elemen masyarakat Boltim untuk selalu memberi suport dan doa kepada Boltim FC, agar ke depannya bisa terus melaju ke babak final dan menjadi jawara dalam turnamen bergengsi ini,” harap Bupati.
Diketahui, selain Bupati, laga Boltim FC melawan Persis Sangihe sore tadi juga turut dihadiri oleh Anggota DPRD Boltim, Kadispora dan Unsur Tripika.
(Fidh)



Pemprov Push Pengembangan Toko Online Di Sulut, 300 Pedagang UMKM Berpeluang

 Manado, detiKawanua.com Saat ini bila kita ingin membeli suatu barang maupun jasa cukup raih smartphone kemudian membuka situs e-Commerce dan berbelanja disana. Segala kepraktisan itu menyebabkan terjadinya pergeseran perilaku konsumen, dan juga menyebabkan pelaku bisnis offline dituntut cepat bergerak ke perdagangan online dengan menjadi seller di berbagai marketplace seperti Tokopedia, Lazada, Shopee dan sebagainya.

Hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan menghimpun dan mendorong 300 pedagang pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) se Sulawesi Utara  untuk memiliki toko onlinenya sendiri dalam acara sosialisasi e-commerce bertajuk “Belanja dan Jualan Online, Murah, Cepat dan Aman” yang berlangsung di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jumat (24/8).

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan M.Rudy Mokoginta saat membuka acara mengajak segenap komponen masyarakat agar jeli dan cerdas menangkap peluang besar ini mengingat optimalisasi di sektor ini akan berdampak pada meningkatnya laju pertumbuhan ekonomi bangsa umumnya dan ekonomi Sulut pada khususnya.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, masyarakat Sulut semakin memahami dan mengerti tentang bagaimana pengelolaan perdagangan elektronik khususnya e-commerce, sehingga nantinya memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas dan profesionalitas SDM di Sulawesi Utara,” himbau Gubernur Olly seperti yang disampaikan Mokoginta.

Menariknya acara kolaborasi bersama Kemenkominfo RI ini turut menggandeng situs belanja Shopee dimana para official marketplace tersebut memberikan tips dan berbagai materi berjualan online kepada para pedagang UMKM Sulut. Para undangan nampak menyimak dengan seksama tips bagaimana membuat foto produk dengan gambar yang jelas dan menarik, menjual barang berkualitas, tips pengiriman logistik, pendanaan melalui Fintech, fasilitas pembukaan toko online secara gratis, dan penjelasan mengenai transaksi payment melalui rekening bersama yang lebih aman.

Melalui kegiatan ini masyarakat Sulut tentunya punya asa yang sama agar kedepan Batik Bentenan, Kacang Tore Kawangkoan, Dodol Amurang, Rumah Panggung Minahasa dan produk khas Sulut lainnya dapat turut menjadi penjualan populer di marketplace dan situs-situs belanja online nasional maupun internasional.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Septriana Tangkary, Narasumber Direktorat E-Business Kemenkominfo Hafied Rum, Technopreneur M.Imran, Sekretaris Dinas Kominfo Setda Prov Sulut Febe Moniaga, Official Shopee Indonesia serta Pedagang dan Pelaku UMKM Sulawesi Utara.

(IsJo)




Amalia Ramadhan Landjar Serahkan Bantuan Pembangunan Gereja GMIBM Tutuyan

Nampak Amalia Ramadhan Landjar memberikan sambutan saat HUT Gereja GMIBM Tutuyan

Boltim, detiKawanua.com – Dalam rangka perayaan HUT ke 93 GIMBM, umat Kristiani Tutuyan menggelar acara Ibadah di gereja GMIBM Tutuyan. Pada acara tersebut turut hadir Putri Kesayangan Bupati Boltim yakni Amalia Ramadhan Sehan Landjar SKM (ARS Landjar). 
Pada kesempatan itu, Ia diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan di hadapan seluruh jemaat dan tamu undangan yang hadir, termasuk Wakil Bupati Boltim “Saya hadir disini bukan sebagai Calon Anggota DPR RI. Tapi saya hadir karena, mewakili keluarga. Sebab Ayah saya (Bupati) dan Ibu Saya (Ketua PKK) tidak berkesempatan hadir memenuhi undangan ini” kata ARS mengawali sambutannya
Dia menambahkan, keberadaan umat kristiani khususnya jemaat GMIBM di tutuyan seakan melengkapi keberagaman yang ada di Boltim “Saya salut dan bangga dengan Jemaat GMIBM di Tutuyan. Sebagai gembala Tuhan, kalian selalu mengutamakan kerukunan antar umat beragama. Dan saya yakin bahwa jemaat GMIBM Tutuyan senantiasa mengedepankan hidup rukun dan damai. Baik antar sesama maupun dengan masyarakat luar” terangnya
Terkait kondisi Gereja GMIBM Tutuyan yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan, Dia pun memberikan bantuan berupa uang tunai. Bantuan tersebut langsung diserahkan kepada Pendeta di gereja tersebut “Saya mohon maaf sebelumnya, bantuan ini memang jumlahnya tidak seberapa, tapi saya berharap ini akan bermanfaat untuk jemaat GMIBM khususnya pada pembangunan Gereja ini” kata, Amalia seraya menyerahkan bantuan berupa uang tunai itu kepada Pendeta selaku panitia pembangunan gereja
(Fidh)



Hadiri HUT GMIBM, Wabup: Perbedaan Itu Indah

Wabup Boltim Rusdi Gumalangit saat hadiri HUT GMIBM.

Boltim, detiKawanua.com – Wakil Bupati (Wabup) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Drs Rusdi Gumalangit, Jumat (24/08) menghadiri acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) GMIBM ke-93 tahun.
Acara yang digelar di Gereja GMIBM Tutuyan ini, turut dihadiri oleh sejumlah Anggota DPRD, Kepala Satuan Kerja, dan seluruh Jemaat GMIBM Tutuyan. Tidak hanya itu, kehadiran putri kesayangan Bupati Boltim yakni Amalia Ramadhan Sehan Landjar ikut menarik perhatian.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menjelaskan tentang indahnya kemajemukan. Menurut Wabup, perbedaan keyakinan bukan jadi penghalang persatuan. Tapi perlu dijadikan, semangat dan motivasi untuk bahu membahu melakukan segala hal-hal yang baik.

“Kepada umat kristiani, saya selaku pemerintah daerah berharap agar kedepannya, selaku umat yang beriman wajib hukumnya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) demi menunjang pembangunan daerah yang kita cintai ini,” harap Wabup Rusdi.

Wabup juga mengatakan, jemaat kristiani di Boltim, merupakan bagian dari keluarga besar rakyat Boltim yang tidak pernah lepas dan luput dari perhatian Pemerintah Daerah.

“Kita memang berbeda keyakinan, tapi kita adalah satu keluarga besar. Untuk itu, saling memberi dan saling membantu terutama dalam pembangunan rumah ibadah juga perlu kita lakukan,” kata Wabup.

Dirinya menambahkan, Pemerintah daerah (Pemda) melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), terus berupaya memberikan pelayanan baik langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat.

“Pelayanan dan sentuhan langsung ke masyarakat ini tidak pandang buluh, termasuk jemaat GMIBM Tutuyan memiliki hak yang sama dengan warga lainnya,” terang Rusdi.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan foto bersama sekaligus ramah-tamah. 
(Fidh)



JEG – HH Serap Aspirasi di Kampung Patta Timur

Tahuna, detiKawanua.com – Pendekatan terhadap masyarakat terus dilakukan oleh kedua Pimpinan di Kabupaten Kepulauan Sangihe Bupati Jabes Ezar Gaghana SE ME dan Wakil Bupati (Wabup) Helmud Hontong SE. Dimana, pendekatan yang dilakukan ini melalui program Me’daseng bertujuan menyerap aspirasi dari masyarakat. Petta Timur Kecamatan Tabukan Utara menjadi pusat kegiatan selama dua hari, Jumat (24 – 25/8/2018), jajaran Organisasi Pimpinan Daerah akan tidur di rumah warga dan berbaur bersama masyarakat setempat.
“Program Me’Daseng dilaksanakan dua kali untuk Tabukan – Utara karena dilihat dari geografisnya sangat  luas dan jumlah Kampung yang cukup banyak serta jumlah penduduknya. Sehingga dipandang perlu, agar komunikasi Pemerintah dengan masyarakat boleh terlayani dengan baik, karena jika ditampung pelaksanaanya se kecamatan Tabut tidak akan mencukupi karena wilayahnya cukup luas,” kata Gaghana saat membawakan sambutan.
“Dalam perjalanan pelaksanaan program Me’Daseng sudah dilaksanakan sebanyak 13 kali, dalam konsep yang sama yaitu pendekatan pelayanan, pendekatan komunikasi, pendekatan aspirasi dari masyarakat kepada pemerintah, sekaligus mengutus rantai-rantai yang menghambat komunikasi pelayanan kemasyarakatan. Jelas Gaghana. 
Selain itu Wakil Bupati Helmut Hontong SE, menambakan, ia sangat berharap kepada seluruh kapitalaung yang baru dilantik agar dapat menjalankan amana, pelayanan bagi warga masyarakat harus diprioritaskan tidak ada lagi warga masyarakat tidak terlayani.
“Jangan sampai karena beda pilihan lantas diabaikan kalau ada Kapitalaung yang melakukan hal tersebut maka anda tau apa konsukwensinya,” singkat Hontong
Pelaksanaan Me’Daseng ini dihadiri oleh Anggota DPRD Sulut Dapil Nusa Utara Pdt Meiva Salindeho Lintang, Wabup Helmud Hontong SE, Kapolres Sangihe AKBP Sudung Ferdinand Napitu SIK, Danlanal Tahuna Letkol Laut (P) Dony Aribowo, Perwakilan Dandim, perwakilan Kejaksaan, Wakil Ketua DPRD Sangihe Fri Jhon Sampakang. (js)



Paket Makanan Kering Di Rutan Kelas II Mdo Ternyata Ganja

Manado, detiKawanua.com – Dicurigai petugas jaga rumah tahanan (Rutan) Kelas II A Manado, satu paket bungkusan makanan kering yang terbungkus lakban begitu padat, pun akhirnya didapati bungkusan tersebut berisikan 64,13 Gram ganja. Adapun kronologi kejadiannya menurut Kepala Rutan, Roni A Rumondor menuturkan bahwa paket ganja pesanan dari tersangka inisial K itu diantar ke Rutan oleh seorang kurir (tersangka) berinisial A pada Selasa (21/08) Pukul 17.00 Wita yang pemesanannya melalui online media sosial (Medsos).

“Setelah diperiksa paket tersebut dan hasilnya adalah ganja, kami langsung amankan barang bukti dan selanjutnya bersama BNNP (Badan Nasional Narkotika Provinsi) Sulut melakukan penyelidikan, pengembangan dan penangkapan terhadap tersangka lainnya,” terang Rumondor pada wartawan, Jumat (24/08) di Kantor BNNP Sulut.

“Untuk pengamanan penjagaan rutan kami sesuai SOP termasuk kiriman titipan makanan dan penggunaan Handphone (HP) bagi pengunjung itu harus diperiksa. Saat itu juga petugas kami pun langsung dilakukan tes urine oleh BNNP,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala BNNP Sulut Utomo H Cahyono mengungkapkan bahwa dalam pengembangan penyelidikan tersebut telah mengamankan tiga tersangka lainnya sehingga total semua empat tersangka.

“Jadi dua tersangka merupakan tahanan Rutan (Napi) dan dua dari luar. Keberhasilan mengungkap dan menangkap para tersangka ini atas kerja sama dengan pihak Rutan Kelas II A Manado,” terang Cahyono, sembari menambahkan keempat tersangka telah diamankan dan diproses sesuai pasal aturan berlaku.

“Keempat tersangka dikenakan hukuman pasal 111 ayat 1 juncto pasal 131 dan 132 ayat 1 huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun serta denda minimal 800 juta rupiah dan maksimal 8 miliar rupiah,” pungkas Kepala BNNP Sulut itu.

(IsJo)




SKPD Bermasalah Serta Target Kerja, Sekprov Silangen Wajibkan Update dan Responsif Informasi

Manado, detiKawanua.com – Sekertaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulut, Edwin Silangen mengingatkan bahwa update informasi dan responsif sangat penting bagi setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sehingga perkembangan terkini akan program dan kinerja roda pemerintahan berjalan dengan baik.

“Agar kita dapat mengetahui progresnya seperti apa, apalagi jika ada masalah dalam SKPD tersebut. Oleh karenanya dimintakan terutama bagi kepala-kepala SKPD jika terjadi masalah secepatnya dicarikan solusi penyebab terjadi masalah demikian,” ujar Silangen.

Dirinya juga menungkapkan bahwa pada Jumat (24/08) sore telah memimpin rapat rutin bersama dengan kepala SKPD yang pada kesempatan itu mengingatkan kembali tentang cepat merespon dalam tugas pokok terutama yang menjadi kendala termasuk masalah yang timbul di tengah-tengah masyarakat.

“Begitupun dengan target pencapaian kinerja dan anggaran yang diberikan diharapkan dapat terealisasi dengan baik karena hal ini merupakan bukti dari pencapaian kinerja dari setiap SKPD.

“Misalkan prediksi 10, kalau dia tidak mencapai 10 ini berarti bicara soal kinerja memang harus betul-betul presisi atau akurat,” jelas Sekprov.

Dimana disisi lain kata Panglima ASN Pemprov Sulut itu untuk pendapatan disektor pajak Pemprov Sulut kini terbesar disumbangkan dari pendapatan PKB dan BBN-KB (Kendaraan Bermotor)

“Kesempatan ini juga diharapkan kiranya masyarakat bisa sadar pajak dan segeralah membayar jika belum membayar pajak, sebagai bukti warga negara Indonesia yang baik,” tandas Silangen.

(IsJo)