Gubernur Minta Bupati SWM Batalkan Status Roling ASN di Talaud

Manado, detiKawanua.com – Keputusan roling ratusan pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Talaud yang telah dilakukan Bupati Sri Wahyumi Manalip (SWM) beberapa bulan lalu, bakal dibatalkan dan dikembalikan ke posisi jabatan semula. Hal tersebut sebagaimana dengan pernyataan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey yang sudah memberikan surat kepada Bupati SWM terkait persoalan dimaksud.

“Itu sudah kita kasih surat untuk mengembalikan PNS yang sudah diganti-ganti, kalau tidak yaa itu kesalahannya (Bupati SWM),” terang Gubernur, saat di konformasikan Selasa (04/09) siang tadi di kantor Gubernur.

Dirinya juga membenarkan bahwa akan memberikan surat juga kepada Irjen di mendagri terkait hal tersebut.

“Gubernur sudah mengirim surat dan memberi tahukan kepada Irjen, nanti akan ada surat bupati harus mengembalikan sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya sembari menambahkan suratnya belum ada (surat balasan). Terkait tanggapan dari Bupati SWM dirinya hanya menyatakan keadaan kondusif dan aman.

(IsJo)




Mendagri Nilai Janji Politik Gubernur Olly di Sulut Potensi Majukan Daerah

Manado, detiKawanua.com – Salah satu janji politik Gubernur Sulut (Olly Dondokambey) adalah bagaimana menjadikan Provinsi Sulut menjadi salah satu provinsi yang disebut majemuk dengan menerima semua golongan apapun yang kuncinya keramah-tamahan serta terus menjaga stabilitas daerah. Demikian dikatakan Mendagri, Tjahjo Kumolo saat membuka pelaksanaan Festival Manado Fiesta 2018 belum lama ini.

“Karena Sulut ini merupakan pintu gerbang pariwisata dan peningkatan ekonomi. Dengan memiliki keramah-tamahan masyarakat Nyiur Melambai merupakan potensi untuk memajukan Sulawesi Utara,” terang Mendagri, sembari mengajak semua pihak agar terus melibatkan tokoh-tokoh agama dan masyarakat untuk menjaga kerukuan di provinsi Sulut ini agar menjadi provinsi yang aman dan majemuk.

Sementara itu Gubernur Olly Dondokambey mengapresiasi atas keterlibatan dari semua pihak demi tersuksesnya ivent Manado Fiesta.  Terlebih juga bertambahnya ivent-ivent skala nasional yang diagendakan dari semua kabupaten/kota di Sulut.

“Apa yang kita liat hari ini hampir 14 kabupaten kota di Sulut memiliki agenda-agenda khusus menampilkan budaya di setiap daerah. Dengan adanya agenda-agenda seperti ini, begitu banyak turis baik domestik dan asing yang datang Sulawesi Utara, kegiatan berskala nasional dapat tercapai dengan keterlibatan masyarakat Nyiur Melambai yang terkenal dengan kerukunan dan keramah-tamahan,” ungkapnya sembari mengajak kepada semua lapisan masyarakat yang ada di Sulut untuk menjaga kebersamaan demi daerah kita aman dan tentram.

(IsJo)




Malam Ini, Manado Fiesta 2018 ‘Terlalu Manis’ untuk Dilupakan

Manado, detiKawanua.com – SLANK, legenda band Indonesia, Selasa (04/09/2018) malam ini, akan hebohkan area Pohon Kasih Kawasan Megamas Manado. 

Bimbim, Kaka dan kawan-kawan, akan melatunkan sekitar 20 single hitsnya (Terlalu Manis, dll), di konser mereka dalam rangka memeriahkan iven Manado Fiesta 2018. “Pokoknya kami membawakan lagu-lagu hits. Kita nge-Slank rame-rame,” ujar Kaka, Vocalis SLANK, saat diwawancarai di Hotel Aston Manado, Senin (03/09/2018).
“Terlalu Manis untuk dilupakan-lah,” tandasnya. 
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Manado Lenda Pelealu mengajak masyarakat Kota Manado untuk ikut dalam konser tersebut. Konser SLANK ini masuk dalam iven Funtastic dan tidak dipungut biaya apapun alias gratis, serta terbuka untuk umum. “Masyarakat Kota Manado jangan sampai melewatkan konser Slank ini. Tidak hanya itu, saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menyaksikan setiap rangkaian yang akan digelar selama Manado Fiesta 2018,” pungkasnya.
(*/Indra) 



FKM Unsrat Gelar Sosialisasi IMD di Puskesmas Ranomuut Manado

Foto bersama usai sosialisasi. /ist


Manado, detiKawanua.com – Tim pelaksana Program Kemitraan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) menggelar sosialisasi pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) penunjang program ASI Eksklusif, Senin (03/09/2018).

Sosialisasi di Puskesmas Ranomuut Kota Manado yang dibawakan oleh Sulaemana Engkeng SKM MKes, dr Hilman Adam MKes, dan dr Roy Max Dotulong Mewengkang, serta dikuti oleh kepala Puskesmas Ranomuut dr Anastasya Sampaleng beserta dengan petugas kesehatan dan bidan ini, berjalan dengan optimal.

Untuk diketahui, Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah proses memberikan kesempatan bayi yang baru lahir untuk menyusu sendiri kepada ibunya dalam 1 jam pertama setelah bayi lahir. Sementara manfaat Inisiasi Menyusu Dini sendiri sangat berguna secara fisiologis maupun psikologis, baik untuk bayi maupun ibu.

“Untuk ibu, sentuhan dan hisapan payudara ibu bisa membantu mengeluarkan plasenta dan mencegah terjadinya perdarahan. Sementara untuk bayi, selain memberikan rasa nyaman dan hangat, juga bermanfaat untuk memberikan antibodi tubuh sehingga dapat menekan tingkat kematian bayi,” ujar Sulaemana. 
Petugas kesehatan dan bidan sebagai orang pertama yang melakukan pertolongan pertama pada persalinan, mempunyai tanggung jawab pokok terhadap pelayanan kesehatan ibu dan anak, harus mampu menerapkan pemberian ASI Eksklusif. Peran bidan sebagai pelaksana dalam pemberian ASI Eksklusif antara lain mengajarkan ibu cara menyusui yang benar, pemberian ASI segera setelah lahir, menghindari penggunaan dot, kebutuhan nutrisi saat menyusui dan managemen laktasi. 

“Sedangkan peran bidan sebagai pendidik dalam pemberian ASI Eksklusif, di antaranya adalah bidan mampu memberikan penyuluhan dan pemahaman terhadap ibu tentang pentingnya ASI Eksklusif. Sehubungan dengan manfaat IMD yang begitu besar, dalam rangka menurunkan angka kematian bayi baru lahir di Indonesia dan sekaligus pemenuhan hak anak, Kementerian Kesehatan RI sudah memberikan pedoman pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini sesaat setelah bayi lahir,” jelas dr Hilman.

Pedoman ini berlaku untuk tenaga medis yang bertugas di seluruh puskesmas dan jaringannya, dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bayi baru lahir di Indonesia. Informasi mengenai proses Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sangat berpengaruh besar pada pembentukan niat ibu yang akan segera melahirkan untuk mau menerapkan proses IMD pasca melahirkan. 

“Sosialisasi program tersebut sangat penting, karena apabila program sosialisasi program tersebut kurang baik, maka implementasi program tersebut bisa tidak berhasil. Diketahui bahwa indikator keberhasilan dari sosialisasi pelaksanaan IMD program ASI Eksklusif adalah adanya upaya perubahan perilaku bidan dalam melakukan IMD pada setiap pertolongan persalinan dan meningkatnya cakupan IMD dan ASI Eksklusif tersebut. Faktor yang menentukan terjadi atau tidak terjadinya perubahan-perubahan perilaku pada bidan dalam proses sosialisasi programnya,” papar dr Roy. 
Mari kita galakkan ibu menyusui kepada bayinya selama 2 (dua) tahun untuk wujudkan generasi yang sehat dan cerdas, serta keluarga yang bahagia dan sejahtera. Para ibu tidak perlu memberikan susu formula kepada bayinya karena dengan mengetahui manfaat ASI, maka kebutuhan gizi dan makanan bayi sudah dapat dipenuhi dengan baik.

“Tindakan yang dilakukan bidan dalam langkah pertama pelaksanaan IMD yaitu mencatat waktu kelahiran bayi, melihat kondisi bayi dan membersihkan tubuh bayi,” pungkasnya.

Tim FKM Unsrat juga menyarankan koordinator program gizi di Puskesmas Ranomuut Kota Manado agar memonitor ketepatan pelaksanaan IMD. Dan bagi Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, diharapkan untuk melakukan pelatihan tenaga kesehatan tentang pentingnya ASI bagi bayi untuk semua bidan Puskesmas Ranomuut Kota Manado. ***

(Indra



ASIS JANIS : Kadis DKP Sangihe Asbun

Tahuna, detiKawanu.com – Kepala Dinas yang notabene adalah kabinet pilihan untuk mensukseskan program pemerintah daerah harusnya menguasai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi). Pasalnya, ada oknum Kadis yang tidak menguasai Tupoksi.
Alhasil, hal ini membuat Bupati Sangihe  Jabes E Gaghana SE ME sempat berang.
Tak lain adalah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Ernist H Unas yang sempat membuat Bupati ‘marah’  akibat asal bunyi (Asbun) ketika memimpin pelaksanaan Rapat Persiapan Festival Pesona Sangihe (FPS), akhir pekan lalu.
Dimana dalam pelaksanaan rapat yang maksud Unas jutrus memberikan jawaban yang tidak riil, bahkan tak masuk akal soal jumlah armada pajeko di Kelurahan Tidore. Unas sempat menyebutkan hanya 5 unit saja jumlah Pajeko di Kelurahan Tidore. Padahal fakta di lapangan justru ada 13 armada pajejo yang beroperasi dimana 10 unit milik masyarakat nelayan dan 3 unit bantuan Pemkab Sangihe.
Dengan hal ini Ketua LSM Lapek H Asis Janis angkat bicara dan meminta Bupati Sangihe harus memberikan tindakan tegas untuk segera melakukan pencopotan kepada Unas.
“Jelas yang bersangkutan tidak mampu menjalankan Tupoksinya,” ungkap Janis.
Janis juga mengatakan bukan hanya sekali ini Unas melakukan pelanggaran fatal terkait dengan Tupoksi. 
“Sebelumnya Unas juga sering mangkir dalam pelaksanaan Rapat persiapan FPS, padahal yang bersangkutan punya tanggungjawab besar dalam suksesnya FPS sebab ada 3 lomba yang menjadi tanggungjawabnya,” tegas Janis kembali.
“Saya meminta untuk Copot?. Di depan Bupati saja Unas bisa berdusta dan membohongi pimpinan daerah, bagaimana dalam kesehariannya yang notabene berhadapan dengan masyarakat. Tupoksi tidak memahami dan berani mendustai pimpinan daerah, saya kira ini pelanggaran fatal,” kunci Janis. (js)



Ratusan Pesepeda ‘Tour de Manado’ Bakal Ramaikan Manado Fiesta 2018

Rapat pemantapan ‘Tour de Manado’, Senin (03/09/2018). /ist

Manado, detiKawanua.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Manado bersama Manado Cycling Mania (MCM), salah satu komunitas sepeda ternama di Kota Manado, akan melaksanakan iven ‘Tour de Manado’.

Dalam kegiatan untuk meramaikan Manado Fiesta 2018 ini, ratusan pesepeda dari berbagai macam komunitas sepeda di sejumlah daerah di Indonesia bakal tumpah ruah di Kota Manado, Sabtu (08/09/2018) nanti. “Tadi kami sudah rapat persiapan pemantapan kegiatan Tour de Manado, mengingat hari H kegiatannya sudah makin dekat dalam rangka memeriahkan Manado Fiesta 2018,” kata Kadispora Manado, Laurens Umboh, Senin (03/09/2018).

Rapat berlangsung di Kantor Dispora Manado dihadiri pihak MCM selaku panitia untuk lomba Speed Bike, pihak panitia Fun Bike dan instansi pemerintah terkait dalam kegiatan tersebut. “Kami juga melibatkan Dinas Kesehatan, Perhubungan dan Pol PP. Dalam rapat kami sudah melakukan koordinasi untuk suksesnya kegiatan tersebut,” ungkap Umboh didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Manado, Pontowuisang Kakauhe.
Untuk diketahui, ada dua kategori kegiatan akan dilombakan dalam ‘Tour de Manado’, yakni Fun Bike dan Speed Bike.
(*/Indra) 



GSVL-MOR Berbaur dengan Warga Saksikan Festival Masamper Manado Fiesta 2018

Manado, detiKawanua.com – Usai menghadiri Festival Kuliner, Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Mor Bastiaan (GSVL-MOR) datang ke Lapangan Mer 99 Kawasan Megamas Manado, dan berbaur bersama warga menyaksikan Festival Masamper, Senin (03/09/2018) malam.
Festival yang merupakan bagian dari Funtastic, salah satu iven Manado Fiesta 2018 ini, diikuti oleh 12 grup Masamper, dimana 3 grup akan tampil dalam satu babak dan akan membawakan 5 lagu, yakni; 1 lagu Pertemuan, 1 lagu Sastra Daerah, 2 lagu Percintaan, dan 1 lagu perpisahan.
“Masyarakat Nusa Utara memberikan apresiasi yang tinggi kepada Walikota Manado Bapak Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Bapak Mor Bastian, yang telah memberikan ruang untuk melestarikan Masamper sebagai seni budaya Nusa Utara dalam event Manado Fiesta 2018 untuk kegiatan Funtastic,” kata Amos Ghama Kakomba, tokoh Adat Sangihe, yang juga Ketua Juri Lomba Masamper dalam event Manado Fiesta 2018, Senin (03/09/2018).
Untuk diketahui, Masamper adalah seni budaya dari masyarakat Nusa Utara (Sitaro-Sangihe-Talaud), dimana syair lagunya berisi ajakan, pujian, pesan moral, dan ungkapan hati nurani yang dinyanyikan secara berbalas-balasan atau disebut mebawelase.
(Indra



Togel Rajai Bisnis Judi , KEMENAG MINSEL, : ” HARUS DI TUTUP “.

Judi Togel Menjalar Di Minsel , Kemenag Minsel : ” Harus Di Tutup “.

MINSEL, detikawanua.com – Pratek Judi Toto Gelap (Togel ) di kabupaten Minahasa Selatan semakin memprihatinkan , pasalnya Judi yang sudah memperkaya oknum Bandar togel ini sudah sangat meresahkan warga minsel

Namun Bandar yang sudah lama ” berpraktek ” di Minsel mengakui dirinya sudah berhenti dari praktek judi tersebut bahkan menyatakan keinginannya agar semua Togel di tutup di Minsel karena dirinya sudah tutup alias tidak beroprasi.

Salah satu sumber terpercaya mengakui tidak benar kalau ada pernyataan salah satu Bandar Besar di kota Amurang bahwa Togel miliknya sudah di tutup yang ada adalah omset setiap harinya mencapai 80 sampai 100 Juta yang tersebar hampir di 17/kecamatan di Minsel.

” waw tidak benar kalau Puti Bilang so tutup padahal setiap hari bisa sampai 80 hingga 100 juta dengan 3 kelas pemasangan adapun keuntungan bersih per hari bisa mencapai 50 juta itu sudah bersih potong ini dan itu dengan segala jata-jatahan segala, ucap sumber

Sekretaris Badan Kerjasama antar Gereja ( BAMAG ) MINSEL Pdt Roddy Minggu mengaku kaget dengan peredaran judi Togel menurutnya jangan-jangan ada pembiaran dari pihak kepolisian terkait hal tersebut.

” ini penyakit masyarakat harus di berantas dan di hilangkan jangan di biarkan karena dampaknya bisa mengganggu ketentraman rumah tangga, dan bisa menimbulkan kejahatan lainnya. Ucap Roddy

Hal yang sama dikatakan Kepala Kantor Kementrian Agama ( Kemenag ) Kabupaten Minsel Jansje A.H. Rumondor MTh dengan tegas menyatakan sikap menentang peredaran judi togel karena menurutnya bisa mengancam ketentraman umat dan kenyaman akan terganggu

” yang jelas saya sebagai Kepala Kantor Kementrian Agama melarang keras peredaran Judi Togel karena dampaknya semua negatif alias tak bernilai positif bagi masyarakat. Jelas Rumondor.

Sebelumnya beredar kabar Bandar Togel terkenal yang belum lama keluar bebas dari Tahanan menyatakan ada kemungkinan togel yang sementara berjalan di beck up oleh Pihak kepolisian yaitu Polda Sulut sesuai dengan informasi dari IB alias Puti
( Vandytrisno )




Bupati Boltim Buka Diklat Revolusi Mental ASN

Bupati Boltim saat memberikan sambutan. 

Boltim, detiKawanua.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar SH, Senin (3/09) secara resmi membuka kegiatan Diklat Revolusi Mental bagi pejabat tinggi pratama dan pejabat administrator lingkup Pemerintah Kabupati Boltim. 
Bertempat di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, kegiatan yang dilaksanakan oleh BKPSDM Boltim ini, adalah yang pertama kalinya dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara (Sulut). 
Demikian disampaikan Kepala BKPSDM Boltim Robbi Mamonto usai acara pembukaan diklat “Boltim merupakan daerah yang pertama kalinya menggelar diklat revolusi mental se-Sulut” ucapnya
Lanjutnya, pelaksanaan diklat ini berdasarkan UUD Nomor 5 Tahun 2014, Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Revolusi Mental, serta peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 6 Tahun 2017, tentang pedoman penyelenggaraan pelatihan revolusi mental untuk pelayanan publik “tujuan pelaksanaannya, untuk mengubah cara pandang, cara berpikir dan penyelesaian masalah terkait pelayanan publik” kata, Robbi
Peserta yang ikut dalam diklat tersebut berjumlah 30 orang. Diantaranya 11 orang pejabat tinggi pratama, dan sisanya pejabat administrator “kegiatan berlangsung selama lima hari terhitung mulai hari ini, dengan waktu 50 jam pelajaran. Pematerinya kami datangkan langsung dari BPSDM Pusat, dan untuk peserta yang lulus dalam diklat ini akan diberikan sertifikat” terangnya
Sementara itu, Bupati Boltim dalam sambutannya menyampaikan, Pemerintah Daerah sebagai penyelenggara pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan wajib memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Untuk mewujudkannya, diperlukan mental aparatur yang bersih, ikhlas dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas “belakangan, pelayanan publik yang diberikan penyelenggara pemerintahan banyak mendapat sorotan negatif dari berbagai pihak. Alhasil, citra birokrasi jadi buruk dimata masyarakat. Pemahaman negatif bagi birokrasi ini yang wajib untuk diperbaiki secara total, lewat pelayanan yang efektif, efisien dan tepat sasaran” jelas, Bupati
Secara tekstual revolusi mental, kata Bupati, adalah perubahan mendasar cara berfikir dan cara merasa yang diterjemahkan dalam perilaku dan tindakan nyata kehidupan sehari-hari di berbagai aspek. Antara lain perilaku politik, perilaku ekonomi, perilaku pendidikan, dan perilaku sosial kemasyarakatan. Dari pengertian tersebut, dapat dilihat bahwa revolusi mental mencakup perubahan dari tindakan keseharian yang sudah menjadi karakter. 
Dengan demikian, terbitlah Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016, tentang gerakan revolusi mental yang mengharapkan terwujudnya manusia indonesia yang baru, yaitu manusia indonesia yang memiliki cara pandang, cara pikir dan cara kerja yang berlandaskan integritas, etos kerja dan gotong royong dalam pelayanan publik “dalam instruksi Presiden ini terdapat lima pedoman Gerakan Nasional Revolusi Mental, antara lain program gerakan Indonesia melayani, gerakan Indonesia bersih, gerakan Indonesia Tertib, gerakan Indonesia Mandiri, serta gerakan Indonesia bersatu” papar Bupati
Dia pun berharap, ilmu yang didapat oleh peserta melalui diklat ini, bisa diaplikasikan didalam sistem birokrasi di masing-masing satuan kerja “harapan Saya, output dari Diklat ini, akan bermanfaat bagi kemajuan dan peningkatan pelayanan publik di masing-masing satuan kerja nanti. Sehingga, tidak terkesan hanya sebagai penggugur kewajiban, tapi membawa manffat besar bagi kita semua” pungkas, Bupati
Usai pembukaan Diklat, acara dilanjutkan dengan materi pertama dengan judul Fungsi ASN Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Materi tersebut dibawakan langsung oleh Bupati Boltim dengan durasi waktu kurang lebih 1 jam.
(Fish) 



2019 Mendatang, Bupati Bakal Bangun Lintasan Road Race di Boltim

Bupati Boltim saat Pembukaan Kejurnas, pekan lalu.

Boltim, detiKawanua.com – Melihat animo peserta dan masyarakat di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race dan Drag Bike Seru Reload Auto Club Boltim 2018 yang begitu besar, Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar SH berencana untuk membangun sirkuit atau lintasan Drag Race di Boltim pada tahun anggaran 2019 mendatang. 
Demikian dikatakan Bupati di sela-sela sambutannya pada pembukaan Kejurnas tersebut di Jalur dua Tutuyan, Jumat (31/08) pekan kemarin. “Insya Allah tahun 2019 Saya bakal membangun sirkuit Road Race di Boltim,” kata Bupati.
Lanjut Bupati, prosedur pembuatan jalur lintasan Road Race ini, diketahui tidak lebih dari panjang dua kilometer, sedangkan tikungannya tidak lebih dari sembilan tikungan.

“Jadi akan Saya ubah jalan lingkar gedung SKPD yang ada di Tutuyan ini, lebarnya ditambah menjadi 12 meter. Sehingga, layak untuk kejuaraan Road Race. Dengan begitu, Boltim juga siap untuk menjadi tuan rumah Road Race berskala nasional, tentunya ditunjang dengan jalur lintasan yang memadai dan memenuhi standar nasional dari pihak IMI,” ujar Bupati.

(Fidh)