Wagub Kandouw Akui Dirinya Bukan Karena Kuat dan Hebat Tapi Semua Karena Tuhan

Manado, detiKawanua.com – Didampingi sang isteri Kartika Devi Kandouw-Tanos (Kepala Biro Kesra Sulut) beserta anak-anak tercinta dan para kaum Lanjut Usia (Lansia) di hari yang spesial dan bahagia yakni Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi satu momen terindah dan bermakna bagi Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw yang tepatnya pada Rabu (05/09) hari ini bertambah usia 49 Tahun. Dimana sebagai ungkapan rasa syukur tersebut oleh Wagub dan keluarga melangsungkan kebaktian di GMIM Eben Heazer Bumi Beringin Manado yang dipimpin Pdt Jimmy J L Suatan S.th.

“Puji syukur atas berkat dan pemeliharaan Tuhan tidak pernah berhenti. Berbagai berkat Tuhan itu diantaranya menjadi pemimpin, baik sebagai seorang kepala keluarga sekaligus wakil gubernur. Rasa syukur bisa merayakan dan merasakan ke 49 tahun ini bukan karena kuat dan hebat dirinya, namun karena berkat tuntunan Tuhan,” ungkap Kandouw dalam kesaksiannya.

Lanjutnya, rasa syukur melalui berkat dan rahmat Tuhan bagi pribadi dan keluarga tersebut harus pula dirasakan juga oleh sesama manusia.

“Tuhan tidak pernah berhenti memberikan berkat. Semakin saya dekat bersekutu dengan Tuhan, berkat Tuhan selalu hadir,” ujarnya sembari mengatakan banyak yang Tuhan berikan bagi dirinya dan semoga bisa menjadi inspirasi manfaat bagi sesama.

“Tuhan tidak melihat umur, Tuhan akan selalu memberikan berkat bagi siapapun. Begitupun bagi lansia, bukan berarti diusia lanjut menjadi beban bagi orang lain, namun lansia juga menjadi berkat. Momentum HUT ke 49 ini menjadi inspirasi bagi para lansia untuk terus berkarya diusia lanjut karena karena berkat Tuhan tidak akan pernah habis dalam semua kehidupan manusia,” ucap Wagub yang juga sosok ayah dari anak-anak tercinta, Ernesto, Abigail dan Osvaldo itu, seraya mengucapkan rasa terima kasih dan syukur kepada para lansia atas doa yang selalu diberikan kepadanya hingga saat ini bisa terus mendampingi Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan menjalankan tugas program pemerintahan dalam membangun dan kesejahteraan daerah Sulawesi Utara bersama rakyat hingga saat ini.

Adapun usai membawakan kesaksiannya, Wagub Kandouw bersama keluarga dan ibunda terkasih, Matilda Kandouw Lompoliu melakukan prosesi peniupan lilin diatas kue ulang tahun. Dimana uniknya pada perayaan HUT ke 49 ini kue HUT bernuansa olahraga dengan motiv golf, tenis dan sepeda, yang diketahui sesuai hobby dari orang nomor dua Sulut itu. Selanjutnya diakhir kegiatan kebaktian itu, oleh  Wagub Kandouw bersama keluarga memberikan bingkisan pada para lansia dan menikmati jamuan makan bersama.

(IsJo)




Dondokambey : Harga Hasil Bumi Tidak Stabil

Tahuna, detiKawanu.com – Kegiatan Konsultasi Nasional XII Pria Kaum Bapa Persekutuan Gereja Indonesia dan Festival Pesona Sangihe resmi dilaksanakan. Dondokambey dalam sabutannya lebih mengara pada peran Kaum Bapak terhadap pembangunan bangsa maupun Daerah.
Selain itu, Dondokambey juga menyampaikan kondisi harga hasil bumi yang hari ini masih menurun.
“Saat ini Sulawesi Utara sedang diperhadapkan masalah yang serius terkait harga Kopra, Cengkih, Pala yang harganya tidak stabil dikarenakan  tidak berbuah, Pala yang harganya lebih di bawah, demikian pula industri perikanan di Bitung yang mulai ditutup,” kata Dondokambey
Tamba ia, peran serta seluruh warga masyarakat Sulawesi Utara yang membuat daerah ini nyaman dan aman sehingga membuat perekonomian tetap stabil, sehingga perhatian pengunjung yang semakin banyak melirik Sulawesi Utara dibidang pariwisata sesudah Bali.
“Bersyukur keramahan masyarakat di daerah ini, berdampak positif dengan banyaknya pengunjung yang datang, singga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, dan kesenjangan miskin dan kaya makin merapat bukan melebar,” tutup Dondokambey. (js)



H-3 Tour de Manado, Dispora dan MCM Survei Lokasi

Manado, detiKawanua.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado terus mematangkan pelaksanaan Tour de Manado yang akan digelar pada Sabtu (08/09/2018) nanti.
Tiga hari jelang iven sepeda terbesar yang akan menempuh jarak sekitar 100 kilometer tersebut, Dispora Manado dan Manado Cycling Mania (MCM) melakukan survei lokasi hingga ke Gunung Mahawu di Kota Tomohon dan Kota Tondano, Kabupaten Minahasa, Rabu (05/09/2018).
“Pagi ini, kami dan pihak MCM melakukan survei lokasi di rute yang akan dilewati peserta tour pada kategori lomba speed race. Jaraknya sekitar 100 Km, mulai dari Pohon Kasih Kawasan Megamas Manado, melewati beberapa ikon kota Manado, naik hingga ke Gunung Mahawu Tomohon, turun melewati pusat Kota Tondano, terus ke pusat kota Tomohon, menyisir sepanjang Gunung Lokon, lalu balik ke Manado hingga finish di Pohon Kasih,” terang Kadispora Manado Laurens Umboh.
Tour de Manado dibagi dalam dua lomba, speed race dan fun race. Untuk fun race menempuh jarak sekitar 15 Km. Pesertanya adalah pesepada yang berasal dari seluruh Indonesia, namun bukan atlet nasional.
“Karena lomba ini untuk memeriahkan Manado Fiesta 2018 dan mempromosikan pariwisata, di semua kategori lomba, peserta akan melintasi ikon-ikon pariwisata di kota yang dilaluinya. Di Manado misalnya, peserta akan melalui Jembatan Soekarno, Kantor Walikota dan Zero Point,” pungkas Umboh yang didampingi Kabid Pemberdayaan Olahraga Pontowuisang Kakauhe.
Dalam survei yang memakan waktu sekitar 5 jam ini, James Enor mewakili Dispora Manado, dan pihak MCM diwakili oleh Feri Palar, Erwin Tumewu, serta Jendri Sekoh.
(Indra)



DPRD Sulut Beri Kejutan Ulang Tahun Pada Wagub Sulut

Perayaan Hari Ulang Tahun ke 49 Wakil Gebernur Steven Kandouw 
Manado, detiKawanua.com – Wakil Gubernur Sulut (Wagub) ,  Steven Kandouw mendapat kejutan dari seluruh anggota DPRD Sulut di akhir Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA PPAS APBD Perubahan 2018, Rabu (05/09)di ruang Paripurna. 
Pasalnya,  Wagub Steven Kandouw tepatnya hari ini genap usia  ke-49 rahun
Rapat yang juga di hadiri Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, berinisiatif memberikan kejutan dengan mempersilakan seluruh anggota DPRD maju.
“Silakan maju, kita akan merayakan hari ulang tahun bapak wakil gubernur,” ujar Andrei Angouw dari meja pimpinan.
Seketika kue ulang tahun di bawa kemudian anggota DPRD bersama hadirin rapat paripurna menyanyikan lagu selamat ulang tahun.
Usai menyanyi Wagub Steven Kandouw meniup lilin ulang tahun, kemudian menerima jabat tangan seluruh anggota DPRD dan pejabat-pejabat SKPD. (*/Enda)



Wawali Buka Manado Diving Tourism, Trade and Investment Fair 2018

Manado, detiKawanua.com – Wakil Walikota Manado Mor D Bastiaan secara resmi membuka Manado Diving Tourism, Trade and Investment Fair 2018, di Manado Town Square (Mantos 3), Rabu (05/09/2018).
Dalam sambutannya, Wawali mengatakan, kita perlu bersyukur kepada Tuhan karena Kota Manado diberikan anugerah yang luar biasa, yakni Taman Laut Bunaken. “Karena tidak semua daerah di dunia memiliki taman laut. Kita di Manado memiliki Bunaken yang menjadi andalan sektor pariwisata, sehingga Kota Manado bisa terkenal ke seluruh dunia, khususnya wisata selam di Pulau Bunaken,” ujar Wawali Bastiaan.
Lebih lanjut dikatakannya, Kota Manado bukan kota industri melainkan kota pariwisata. Sehingga iven Manado Fiesta digelar dalam rangka mempromosikan pariwisata di Bumi Nyiur Melambai ini.
“Festival Fair dalam rangka Manado Fiesta ini,  adalah sarana bagi kita untuk mempromosikan obyek pariwisata andalan yang kita miliki. Selain Bunaken, kita juga mempunyai beberapa obyek wisata andalan, seperti Gunung Tumpa, yang kini mulai dikenal dunia lewat iven-iven olahraga berskala internasional yang kerap digelar di sana,” terang Bastiaan.

Wawali tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur Sulut yang ikut membantu promosi pariwisata Kota Manado, sehingga kunjungan wisatawan (baik domestik maupun mancanegara) terus bertambah.
“Aneka festival dalam Manado Fiesta 2018 ini adalah bukti sinergitas antar semua elemen, termasuk dari Pemprov Sulut. Lebih dari itu, di Manado Fiesta bukan hanya sektor pariwisata yang merasakan hasilnya, tetapi ikut berdampak positif dalam sektor lainnya seperti investasi, jasa dan perdagangan,” pungkas Wawali Mor.
Turut hadir dalam pembukaan Festival Fair Manado Fiesta 2018 ini antara lain, Wakapolresta Manado AKBP Arya Perdana, Asisten I Setdakot Manado Michler Lakat, Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado Lenda Pelealu, Ketua MTB Manado Grace Tielman, Perwakilan KKK Kaltim, Perwakilan KKK Jakarta, dan peserta pameran.
(Indra)



Kejutan Ultah Ridho SLANK di Konser Manado Fiesta 2018

Manado, detiKawanua.com – Konser SLANK di iven Manado Fiesta 2018, Selasa (04/09/2018) malam, terhenti sesaat. 
Saat Ridho SLANK mulai memetik gitar, tiba-tiba Bimbim SLANK mengucapkan: “Happy Birthday Ridho”, diiringi Abdee SLANK dan Kaka SLANK yang membawa ‘kado’ ke atas panggung. 
Yup. Ridho SLANK yang tengah merayakan HUT itu, mendapat kejutan sederhana dari Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Mor Bastiaan (GSVL-MOR).

Menurut Bimbim, ‘hadiah’ yang bergambar wajah GSVL-MOR bagi Ridho yang berulang tahun ke-45 ini, begitu spesial. “Berhubung ultahnya lagi di Manado, biasanya pake kue atau tumpeng, ini pake Ikan Cakalang,” ujar Bimbim, usai Ridho meniup lilin di ‘hadiah’ pemberian GSVL-MOR .

“Tetap Rock n Roll, Ridho,” pungkasnya. 
Untuk diketahui, Ridho yang memiliki nama lengkap Mohammad Ridwan Hafiedz, lahir pada 3 September 1973 di Ambon, Maluku. Ridho adalah seorang gitaris, vokal pendukung, dan penulis lagu bagi grup musik Slank. Ia juga sibuk memimpin sebuah klinik gitar di Jakarta. Bersama Slank, Ridho telah membuat sembilan album studio dan tiga album live dan satu album kompilasi yang dirilis Mei 2006. 
(Indra)



Dondokambey Buka Konas XII Forum Komunikasi Kaum Bapa PGI dan Festiva Pesona Sangihe 2018

Tahuna, detiKawanua.com – Temu Raya dan Konsultasi Nasional XII Forum Komunikasi Kaum Bapa, Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) yang bersamaan dengan Festival Pesona Sangihe (FPS) 2018 resmi dibuka Selasa (4/9/2018).
Mengawali sambutan dan pembukaan resmi oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Bupati Jabes E. Gaghana mewakili tuan rumah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan ucapan syukur atas terlaksananya kegiatan nasional itu yang dirangkaikan dengan festival tahunan Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Kami sangat bersyukur kepada bapak ibu yang telah menghadiri dua agenda yang dilaksanakan yang datang dari berbagai daerah, dan juga boleh dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Olly Dondokambey. Kami memiliki harapan, kegiatan temu raya dan Konsultasi Nasional dapat terlaksana dengan sukses, demikian juga melalui Festival Pesona Sangihe dapat lebih memperkenalkan kekayaan potensi kebudayaan daerah  Sangihe, antara lain citra keramahtamahan masyarakat, keindahan alam, keindahan budaya kearifan lokal dapat terinformasi indah sampai ke berbagai wilayah Republik Indonesia, dan akan berdampak positif dalam kemajuan daerah, Ungkap Gaghana.
Sementara itu, Ketua Forum Kaum Bapa PGI, Royke Roring, menyampaikan apresiasi atas pelaksanan Konsultasi Nasional tersebut. Roring berharap kegiatan Pria Kaum Bapa dapat terus memberikan kontribusi bagi pembanguanan bangsa.
“Marilah kita terus memberikan kontribusi positif dalam kemajuan pelayanan di negara ini,  terlebih khusus di gereja gereja kita,” kata Roring.
Selanjutnya Sekretaris Umum Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Dr. Gomar Gultom, M.Th, mengutarakan sekaligus memberikan penguatan kepada warga gereja dalam menyikapi perubahan zaman yang tak dapat dipungkiri hari ini. Menurut dia Pertemuan raya dan konsultasi nasional hari inu tidak lagi diselenggarakan di tengag ruang hampa. Tetapi berlangsung di tengah dinamika sosio-politik ekonomi tertentu yang mengintari Indonesia dan Gereja-Gereja di Indonesia.
“Kita kini berada di tengah arus perubahan yang begitu cepat. Dari sekian banyak dinamika dan realitas yang mengitari kita adalah bahwa kita kini sedang berada di tengah perubahan yang begiru cepat. Salah satu dari akibat proses digitalisasi ini, adalah tersungkurnya struktur masyarakat dalam berbagai aspek. Kita sedia atau tidak, siap atau tidak, setuju atau tidak, maka realitas kita sedang berubah dengan drastis,” ungkapnya.
Lanjut dia, perubahan itu hari ini makin nyata dan bisa dirasakan dan sedang berlangsung di tengah kehidupan masyarakat.
“Kita bisa saksikan bagaimana Taxi Konvensional hari ini tersungkur oleh Taxi Online, kita lihat bagaimana Toko-Toko Tradisional dihantam habis oleh Belanja Online, kita lihat bagaimana Travel Biro yang besar sekalipun terancam bangrut oleh kehadiran sejenis Travel Online dan lain sebagainua. Semua ini menunjukkan kepada kita, gereja, atau masyarakat atau pemerintah sekalipun yang tidak siap menyesuaikan diri dalam perkembangan ini akan tercecer pada waktunya. Itu menjadi ajakan saya di tengah perubahan ini dengan pengandalan kuat kuasa roh kudus kita semua akan dimampukan. Para pendeta, para kaum bapa, dengan mengandalkan kuat kuasa roh kudus semua akan bisa kita lengkapi,” Jelas Gultom.
Terkait dengan dua agenda itupun Gubernur Sulawesu Utara, membuka langsung dengan ungkapan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dia berharap kegiatan Festival Sangihe tidak menjadi sebatas kegiatan tahunan, namun dapat memberikan stimulan dalam membangun masyarakat. 
Terkait dengan Konsultasi Nasional dia menyampaikan bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Pria Kaum Bapa memegang peranan yang sangat penting memberikan kontribusi positif dalam pembangunn bangsa. 
“Dari pemahaman demikian Pria Kaum Bapa dituntut semakin cerdas bijak dan proaktif serta kontributif dalam menjalankan peranan dan fungsinya secara optimal,” ungkap Dondokambey yang sekaligus membuka dengan resmi dua agenda tersebut. (js)



Asisten I Manado Tonton Lomba Masak Chef Profesional di Manado Fiesta 2018

Manado, detiKawanua.com – Asisten I Setdakot Manado Michler Lakat berbaur bersama warga menonton Lomba Masak Profesional Chef, di Lapangan Basket Megamas Manado, Selasa (04/09/2018) sore. 
“Ini momen yang spesial. Kadang kita bisa melihat langsung para chef memasak. Biasanya, kita hanya langsung menikmati hidangannya,” ujar Lakat.

“Apresiasi juga kepada para pengunjung. Animo warga tuk menyaksikan Manado Fiesta 2018 bukan hanya di festival kuliner ini, namun di semua lokasi pelaksanaan. Terima kasih untuk semuanya,” pungkasnya. 
Lomba yang digelar dalam rangka memeriahkan Festival Kuliner iven Manado Fiesta 2018 ini, diikuti 14 chef ternama di Kota Manado, dan dinilai langsung oleh dewan juri yang diketuai oleh Chef Juna.
(Indra



Bupati Sehan Landjar Teken PKS APIP APH Terkait Penanganan Aduan Masyarakat

Bupati Landjar saat menandatangani PKS APIP dan APH.

Boltim, detiKawanua.com – Sebagai upaya penanganan aduan masyarakat, Kepala Daerah se Sulawesi Utara (Sulut) menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) Aparat Penegak Hukum (APH) dan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), Selasa (04/09). Sulut menjadi provinsi ke-18  yang melakukan Penandatanganan PKS APIP dan APH. 
Pada acara yang digelar di Kantor Gubernur Sulut tersebut, Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH menandatangani PKS APIP dan APH bersama Kajari Kotamobagu, Dasplin SH MH dan Kapolres Bolmong AKBP Gani Siahaan SIK. Penandatanganan dilaksanakan di hadapan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Inspektur Jenderal Kemendagri Sri Wahyuningsih, Kajati Sulut M Roskanedi, serta Kapolda Sulut yang diwakili Irwasda Polda Sulut Kombes Hotman Simatupang.
Usai penandatanganan PKS APIP dan APH dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama pemenuhan kewajiban perpajakan oleh Bupati bersama Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Wilayah Suluttenggo dan Maluku Utara Agustin Vita Avantin.
Bupati mengatakan, maksud dilaksanakannya PKS adalah sebagai pedoman operasional para pihak dalam melakukan koordinasi penanganan laporan, atau pengaduan masyarakat yang berindikasi tindak pidana korupsi pada penyelenggaraan pemerintah daerah.
“Tujuan dari perjanjian kerjasama ini, adalah untuk memperkuat sinergitas kerjasama diantara para pihak dalam melakukan koordinasi penanganan laporan atau pengaduan masyarakat berindikasi tindak pidana korupsi guna terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan daerah yang efektif, efisien dan akuntabel  dalam rangka mewujudkan tujuan otonomi daerah,” kata Bupati sebagaimana yang tertuang dalam isi PKS itu.
Sementara, Irjen Kemendagri Sri Wahyuningsi juga mengatakan, PKS ini hadir sebagai tindaklanjut arahan Presiden kepada para Menteri, para Kajati dan Kapolda se Indonesia di istana negara terkait penanganan perkara pada penyelenggaraan pemerintahan.
“Arahan presiden sangat jelas. Pertama, terkait diskresi atau kebijakan Kepala Daerah tidak dapat dipidanakan. Kedua, Tindakan adminstrasi pemerintahan agar tidak dipidanakan. Ketiga, Kerugian keuangan negara yang dinyatakan oleh BPK diberikan waktu untuk menindak lanjuti dalam 60 hari,” jelasnya.
Dia menambahkan, baik APIP dan APH masing-masing memiliki kewenangan untuk melakukan penanganan pengaduan masyarakat. Kata Dia, Koordiniasi ini penting agar penegakan hukum di daerah dapat berjalan efektif karena; setiap pengaduan masyarakat belum tentu semuanya laporan berindikasi pidana atau korupsi dan harus ditangani APH.
“Sehingga, dari hasil koordinasi apabila terbukti adanya indikasi korupsi maka pengaduan masyarakat tersebut akan ditingkatkan statusnya oleh APH ke tahap penyidikan. Sedangkan apabila hasil koordinasi pengaduan masyarakat tersebut, berindikasi adminstrasi maka APIP berperan dalam memproses sangsi administrasi sesuai ketentuan yang berlaku,” paparnya.
Dia berharap, dengan hadirnya PKS ini terhadap kasus pengaduan masyarakat yang sedang ditangani oleh APH pada tahap penyelidikan, apabila akan dinaikan ke status penyidikan dapat dilakukan koordinasi terlebih dahulu dengan APIP sebagaimana isi PKS ini.
“Demikian juga sebaliknya apabila APIP berdasarkan hasil investigasi ditemukan indikasi pidana, maka wajib hukumnya untuk diserahkan kepada APH untuk selanjutnya diproses secara pro justitia,” terangnya.
(Fidh)



Enam Pahlawan Sulut di Asian Games Pulang Kampung Disambut Wagub Kandouw

Manado, detiKawanua.com – Ke enam duta atlet asal Provinsi Sulut yang berlaga di Asian Games 18 Jakarta Palembang pada bulan Agustus lalu, pada Selasa (04/09) sore tadi tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado.

Adapun keenam atlet kebanggaan dan binaan Sulut tersebut salah satunya adalah Abdul Malik peraih medali emas pada cabang olahraga Pencak Silat, secara langsung dijemput Wakil Gubernur, Steven Kandouw di ruangan VVIP Pemprov Sulut di Bandara Sam Ratulangi.

Mewakili Gubernur, Wagub mengucap syukur atas momen itu sembari memberi rasa hormat penghargaan terlebih dahulu kepada enam atlet tersebut.

“Anda-anda ini telah memberikan kebanggan, bukan hanya untuk diri anda sendiri, keluarga dan kerabat tapi juga kebanggan bagi rakyat Indonesia, termasuk saya pribadi. Bagaimana tingginya perjuangan untuk membela harkat martabat Indonesia serta 2,6 juta rakyat Sulut,” ucap Wagub, saat sambutan selamat datang kepada para atlet.

Lanjutnya bahwa uang dan bonus bukanlah segala-galanya seperti yang saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di Indonesia, jika dibandingkan dengan pengorbanan perjuangan dan prestasi yang telah diraih.

“Menurut saya apa artinya uang dan bonus dibandingkan dengan pengorbanan jiwa raga, tinggalkan keluarga dan waktu demi membela Bangsa Indonesia. Jadi inilah mereka Pahlawan kita dalam olahraga,” ujarnya.

Adapun sambung Kandouw, kedepan jika ada iven pertandingan di tingkat internasional masyarakat dan Bangsa Indonesia tidak akan lagi merasa malu, minder apalagi dinilai sebagai produsen teroris.

“Kedepan Presiden juga sudah meminta agar kita menjadi tuan rumah Olimpiade. Pak Gubernur menyampaikan kepada saya tetap ada tambahan bonus dari bapak gubernur, untuk itu bagi para atlet mari kita doakan agar tetap berpreatasi agar selalu mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia dan Sulawesi Utara,” akhir Kandouw yang juga sebagai Ketua Britsh Sulut itu.

Sementara itu, melalui Ketua Harian KONI Letkol Inf TNI AD, Theo Kawatu, Kadispora Sulut, Marsel Sendoh, Karo SDA Sulut, Frangki Manumpil, Jackson Kumaat, Kasat Pol PP, Steven Liow, beserta jajaran ASN  dan para keluarga kerabat dari para masyarakat.

Diketahui pada Asian Games tersebut Sulut mengikut sertakan 10 atlet Sulut yang mengikuti , pencak silat, britsh, soft tanes, tinju, Bola Voli.

“Ini merupakan. satu peningkatan bagi Sulut yang tentunya dengan binaan dari pemerintah daerah,” terang Kawatu.

Adapun selain Malik, beberapa atlet lainya yakni Hengki Lasut, Edi Manopo, Bil Digir, Marsela Lasut.

 (IsJo)