Ini Sinyal Gubernur Olly Kapan Waktu Roling Eselon II Pemprov
Manado, detiKawanua.com – Setelah akan mengambil sumpah jabatan pejabat eselon III dan IV pada Senin (10/09) sore ini, nantinya pasti akan menyusul dengan eselon II di lingkup Pemprov Sulut, hal tersebut disinyalkan Gubernur Olly Dondokambey saat diwawancarai wartawan siang tadi.
“Untuk (agenda roling) eselon II itu pasti tapi prosesnya masih panjang, karena harus ikuti rangkaian seperti KSN dulu,” ungkap OD.
Terinformasi untuk roling pejabat eselon II di Kabinet OD-SK bakal mencapai 50 persen pejabat yang akan dikocok bahkan juga bisa lebih.
(IsJo)
Hari Ini Eselon III IV Kabinet OD-SK Dirombak, Gubernur: Eselon II Itu Pasti
Manado, detiKawanua.com – Gubernur Sulut, Olly Dondokambey memastikan pada Senin (10/09) sore ini, akan meroling pejabat eselon III dan IV Lingkup Pemprov Sulut l.
“Iya ada, itu sebentar sore,” ungkap Gubernur, saat diwawancarai di lobi Kantor Gubernur.
Selain itu Olly juga membeberkan soal perombakan 50 persen pejabat eselon II nya yang menurutnya masih membutuhkan waktu sedikit lama dikarenakan harus mengikuti mekanisme yang berlaku.
“Eselon dua itu pasti tapi prosesnya masih panjang, karena harus ikuti rangkaian seperti KSN dulu,” tandasnya.
(IsJo)
Inilah Struktur FKPKB PGI 2018-2023 Yang Diketuai Gubernur Olly
Tahuna, detiKawanua.com – Kegiatan Konsultasi Nasional XII Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia yang dibuka langsung oleh Gubernur Olly pada pekan lalu telah membentuk pengurus FKPKB PGI periode 2018-2023.
Diketahui pemilihan pengurus tersebut dilaksanakan pada Kamis (6/9/2018) bertempat di Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) Imanuel Tahuna, Kota Tahuna. Dimana rapat pemilihan tersebutbdipimpin Ketua FKPKB PGI periode 2013-2018, Roy Roring.
Dijelaskannya, pemilihan ini diikuti sebanyak 34 sinode, dan hasil pemilihan tersebut menempatkan Gubernur Olly Dondokambey sebagai ketua dari pengurus inti.
Berikut ini adalah hasil pemilihan dari pengurus inti;
● Ketua : Olly Dondokambey, SE (GMIM)
● Wakil ketua: Pnt. Jabes Gaghana, SE.,ME (GMIST)
● Wakil Ketua : Agus Hetharion, S.Th (GPM)
● Wakil Ketua : Pdt Prof. DR. Ir. Ayub Padangaran
● Sekretaris : Michel Roring (GPIB)
● Wakil Sekretaris Roland Rurur (sag sulutteng)
● Bendahara : Ir. Edward Sitorus, MBA (HKI/PGIW DKI Jakarta)
● Wakil bendahara: Pnt. Max Najoan (GEMINDO)
(IsJo/hm)
Tutup Manado Fiesta 2018, Walikota: Sampai Jumpa di Manado Fiesta 2019
Selamat HUT ke 57 Bupati Sangihe Syukuran Dirangkaikan dengan Penutupan Konas XII FKPKB-PGI
Meriahkan Manado Fiesta 2018, Walikota Ikut Bersepeda dalam Tour de Manado
Pangdam Aritonang: Kalian Seorang Prajurit TNI, Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional
Tomohon, detiKawanua.com – Pangdam XIII Merdeka (Mdk) Mayjen TNI. Tiopan Aritonang dalam amanatnya saat kegiatan pelantikan sekaligus menutup Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2018
yang digelar di Mako Rimdam XIII Tomohon, Sabtu (08/09) mengatakan, pelantikan ini merupakan simbol bahwa para mantan prajurit siswa setelah menyelesaikan pendidikan pertama atau pendidikan
pembentukan menjadi seorang Prajurit
Tamtama Angkatan Darat.
“Acara pelantikan ini tentunya menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi para Tamtama sekalian yang telah melalui satu tahapan pendidikan. Namun demikian, apa yang telah kalian capai ini baru merupakan awal dari perjalanan karir di dunia militer,” terang Pangdam.
Adapun selaku pribadi dan atas nama komando, Pagdam merasa bersyukur dan bangga serta mengucapkan selamat kepada para Tamtama atas keberhasilan telah menyelesaikan pendidikan pertama Prajurit Angkatan Darat.
“Disertai harapan semoga hal ini menjadi
motivasi dalam meniti perjalanan pengabdian di lingkungan TNI AD. Keberhasilan dalam menyelesaikan pendidikan pertama ini tentunya tidak lain karena adanya kesungguhan, disiplin dan loyalitas yang dimiliki oleh para mantan prajurit siswa selama mengikuti dan menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pendidikan.
Berkenaan dengan itu, para mantan
prajurit siswa sekalian patut bersyukur
dan berbangga, karena pada hari ini
kalian resmi menyandang status sebagai Prajurit Tamtama TNI Angkatan Darat,” ucap Mayjen Aritonang.
Namun disamping itu Pangdam mengingatkan bahwa, kebanggaan untuk meraih predikat sebagai Prajurit TNI Aangkatan Darat tidak hanya didasarkan pada uniform (seragam)
yang digunakan atau atribut-atribut yang dipakai, akan tetapi harus diiringi dengan
rasa tanggung jawab dan moral untuk menjadi seorang Tamtama yang rendah hati namun profesional.
“Dikmata adalah dasar atau fondasi
untuk membentuk sikap dan mental
Prajurit TNI Angkatan Darat yang kuat, tangguh dan dapat diandalkan sebagai
Bhayangkari Bangsa dan Negara. Oleh karena itu para Tamtama baru Angkatan Darat harus menyadari sepenuhnya
bahwa jati diri kalian mulai saat ini adalah seorang Prajurit TNI, Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional Pedomani dan amalkan Sapta
Marga, Sumpah Prajurit serta 8 Wajib TNI dalam setiap gerak dan langkah,
baik dalam kehidupan keprajuritan
maupun dalam bermasyarakat, serta
pegang teguh sikap disiplin dan
komitmen patuh terhadap hukum dan
HAM serta jaga kehormatan diri sebagai Prajurit Angkatan Darat,” ungkap Pangdam, sembari mengucapkan rasa terima kasih atas para orang tua dari seluruh mantan Prajurit Siswa Secata TNI AD Rindam XIII/Mdk atas suport dukungan sehingga mereka (prajurit) dapat fokus menjalani seluruh proses dan rangkaian kegiatan pendidikan.
“Ini semua adalah hasil dari keseriusan, kesungguhan dan keikhlasan dari
putra-putra bapak ibu sekalian untuk
menjadi abdi negara, menjadi TNI,
menjadi garda negara, dan saya yakin
juga menjadi sebuah kebanggaan bagi
keluarga.
Para mantan Prajurit Siswa Secata TNI AD yang saya banggakan, setelah ini kalian akan diberikan kesempatan untuk cuti pendidikan
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jaga sikap dan perilaku kalian selama
melaksanakan cuti pendidikan dan
jangan lupa tetap menjaga kesehatan
dan kebugaran fisik sebagai bekal untuk mengikuti pendidikaan lanjutan, yakni
pendidikan tahap kedua,” ucap Jendral Bintang Dua itu.
Adapun diakhir amanatnya, Pangdam juga memberikan ungkapan terima kasih dan apresiasi dengan penghargaan yang tulus kepada Dansecata beserta staf para instruktur dan pelatih, atas kerja keras dalam
melaksanakan program Dikmata TNI AD
Gelombang I TA 2018.
“Segera lakukan evaluasi dan kaji
ulang, untuk perbaikan pelaksanaan
pendidikan yang akan datang, sehingga
kualitas hasil didik diharapkan setiap
saat semakin meningkat dan mampu
menjawab tuntutan tugas.
Demikian amanat saya, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan petunjuk dan bimbingan kepada kita sekalian dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada nusa
dan bangsa,” tutup Pangdam.
Hadir dalam kegiatan tersebut;
– Kasdam XIII/Merdeka;
– Danrem 131/Santiago;
– Walikota Tomohon beserta Forkopimda;
– Irdam XIII/Merdeka;
– Kapok Sahli Pangdam XIII/Merdeka;
– Danrindam XIII/Merdeka;
– Para Asisten dan Kabalak Dam XIII/
Merdeka serta LO AU dan LO AL;
– Dansecata Rindam XIII/Merdeka
beserta Staf Pengajar, Guru Militer
dan para Pelatih;
– Para Perwira, Bintara, Tamtama dan
segenap undangan serta para
mantan Prajurit Siswa Secata TNI
Angkatan Darat.
(IsJo/Bag.Pengdam XIII Mdk)
Pariwisata Sangihe Punya Daya Saing dan Nilai Jual
Sampah Laut Bisa Ancam Perekonomian, Kesehatan Ibu Dan Bayi, Gubernur Ingatkan Bahayanya
Manado, detiKawanua.com – Secara tegas Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengingatkan kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara agar sedari dini sadar dan menghentikan kebiasaan buruk membuang sampah ke laut, yang nantinya dampak bahayanya tidak berlanjut kepada generasi penerus.
“Banyak kerugian jika masyarakat masih saja membuang sampah sembarangan ke laut, terlebih jika itu adalah sampah plasik. Hal tersebut sangat berbahaya karena jika sampah dimakan ikan, kemudian ikan tersebut dikonsumsi oleh manusia terutama bagi ibu-ibu hamil, itu dampaknya sangat membahayakan terutama pada bayi yang berada dalam kandungan,” terang Gubernur dalam sambutannya pada kegiatan Lomba Sapu Laut Dan Bersih Sampah Pulau Bunaken, dalam rangka menyambut HUT Provinsi Sulut ke-54, di Pantai Liang Bunaken, Jumat (7/9).
Selain itu kata Gubernur, jika laut bersih otomatis ekosistem yang ada di laut akan terjaga dengan baik, terlebih di seputaran perairan Pulau Bunaken yang merupakan ikon wisata andalan Sulut dengan taman laut yang indah.
“Sangat disayangkan jika seputaran perairan Bunaken masih ditemukan sampah akan berdampak buruk yang besar hingga kehidupan ekonomi masyarakat juga,” ungkapnya.
Untuk itu Gubernur mengharapkan kesadaran penuh dari masyarakat Sulut agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama kebiasaan membuang sampah di daerah sungai, karena ujungnya sampah itu akan menuju laut.
“Saya ajak kepada pemerintah kabupaten kota untuk terus memberikan pencerahan dan pendidikan kepada masyarakat tentang bahaya dan tidak membuang sampah sembarangan. Jika lingkungan bersih maka akan tercipta kehidupan sehat,” tandas Gubernur.
Senada itu Gubernur, Kepala Zona Maritim Tengah Bakamla-RI Brigjen Pol Bastomy Sanap, mengajak kepada seluruh masyarakat untuk sadar akan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke laut demi kehidupan generasi berikut.
Adapun dalam Lomba Sapu laut dan Bersih Sampah itu para peserta telah berhasil memberaihkan sampah dari darat/pesisir pantai dan laut seberat 1. 270 Kg, dan bagi peserta yang membersihkan sampah terbanyak pun mendapatkan hadiah dari gubernur.
(IsJo)







