Mandak : Kualitas Caleg Pemilu 2019 Bakal Di Uji Publik

Tahuna, detikawanua.com – Pasca penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) Calon Legislatif (Caleg) Pemilu 2019 untuk DPRD Sangihe pada 20 September 2018 mendatang, warga masyarakat selaku pemilih wajib mengetahui kualitas Caleg di semua partai politik. Menyikapi hal ini Badan Kesatuan Bangsa, Politik (Kesbangpol) Sangihe bakal mengelar program uji publik bagi semua Caleg di III Dapil yang ada di Sangihe.
Menurut Kaban Kesbangpol  Danny Mandak ketika ditemui sejumlah wartawan membenarkan rencana pelaksanaan program uji publik.
“Sesuai dengan rencana pelaksanaan uji publik perihl sosialisasi partisipasi masyarakat terhadap kwalitas Caleg bakal dilaksanakan pada tanggal 26-27 September 2018 mendatang”, kata  Mandak.
Lebih lanjut Ia menyebutkan, pelaksanaan uji publik ini sesuai rencana akan dilakukan du gelombang  dimana untuk gelombang pertama akan menghadirkan Caleg Dapil I dan Dapil III sedangkan gelombang kedua Caleg Dapil II.
“Sesuai rencana Ruang serbaguna Politeknik Nusa Utara akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Sebab selain menghadirkn Caleg, dalam uji publik ini juga akan menghadirkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, LSM, insan pers serta undangan lainnya yang berkompeten”, jelasnya
Ia menyebutkan, dalam uji publik kwalitas Caleg ini akan menghadirkan nara sumber DR Ferry Liando, dengan salah satu materi seputar  Sistim Pemilu 2019, Perbub nomor 28 tahun 2018 tentang  pemasangan atribut, publikasi individu, partai politik calon peserta pemilihan umum, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi dan organisasi lainnya.
“Rencananya KPUD Sangihe, Panwas serta Forkompimda bakal dihadirkan. Mudah-mudahan dengan program ini masyarakat nantinya akan bisa mengukur kwalitas setiap Caleg yang bakal menjadi pilihan masing-masing,” kunci Mandak. (js)



Ini Sinyal Gubernur Olly Kapan Waktu Roling Eselon II Pemprov

Manado, detiKawanua.com – Setelah akan mengambil sumpah jabatan pejabat eselon III dan IV pada Senin (10/09) sore ini, nantinya pasti akan menyusul dengan eselon II di lingkup Pemprov Sulut, hal tersebut disinyalkan Gubernur Olly Dondokambey saat diwawancarai wartawan siang tadi.

“Untuk (agenda roling) eselon II itu pasti tapi prosesnya masih panjang, karena harus ikuti rangkaian seperti KSN dulu,” ungkap OD.

Terinformasi untuk roling pejabat eselon II di Kabinet OD-SK bakal mencapai 50 persen pejabat yang akan dikocok bahkan juga bisa lebih.

(IsJo)




Hari Ini Eselon III IV Kabinet OD-SK Dirombak, Gubernur: Eselon II Itu Pasti

Manado, detiKawanua.com Gubernur Sulut, Olly Dondokambey memastikan pada Senin (10/09) sore ini, akan meroling pejabat eselon III dan IV Lingkup Pemprov Sulut l.

“Iya ada, itu sebentar sore,” ungkap Gubernur, saat diwawancarai di lobi Kantor Gubernur.

Selain itu Olly juga membeberkan soal perombakan 50 persen pejabat eselon II nya yang menurutnya masih membutuhkan waktu sedikit lama dikarenakan harus mengikuti mekanisme yang berlaku.

“Eselon dua itu pasti tapi prosesnya masih panjang, karena harus ikuti rangkaian seperti KSN dulu,” tandasnya.

(IsJo)




Inilah Struktur FKPKB PGI 2018-2023 Yang Diketuai Gubernur Olly

Tahuna, detiKawanua.com – Kegiatan Konsultasi Nasional XII Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia yang dibuka langsung oleh Gubernur Olly pada pekan lalu telah membentuk pengurus FKPKB PGI periode 2018-2023.

Diketahui pemilihan pengurus tersebut dilaksanakan pada Kamis (6/9/2018) bertempat di Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) Imanuel Tahuna, Kota Tahuna. Dimana rapat pemilihan tersebutbdipimpin Ketua FKPKB PGI periode 2013-2018, Roy Roring.

Dijelaskannya, pemilihan ini diikuti sebanyak 34 sinode, dan hasil pemilihan tersebut menempatkan Gubernur Olly Dondokambey sebagai ketua dari pengurus inti.

Berikut ini adalah hasil pemilihan dari pengurus inti;

● Ketua : Olly Dondokambey, SE (GMIM)

● Wakil ketua: Pnt. Jabes Gaghana, SE.,ME (GMIST)

● Wakil Ketua : Agus Hetharion, S.Th (GPM)

● Wakil Ketua : Pdt Prof. DR. Ir. Ayub Padangaran

● Sekretaris : Michel Roring (GPIB)

● Wakil Sekretaris Roland Rurur (sag sulutteng)

● Bendahara : Ir. Edward Sitorus, MBA (HKI/PGIW DKI Jakarta)

● Wakil bendahara: Pnt. Max Najoan (GEMINDO)

(IsJo/hm)




Tutup Manado Fiesta 2018, Walikota: Sampai Jumpa di Manado Fiesta 2019

Walikota GSVL memberikan sambutan di penutupan Manado Fiesta 2018.

Manado, detiKawanua.com – Manado Fiesta 2018 secara resmi ditutup Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL), Sabtu (08/09/2018) malam.
Dalam sambutannya, Walikota mengatakan, meskipun masih tersisa satu hari bagian dari Faith Festival, dimana kita akan merayakan thanksgiving Kota Manado pada esok hari, tibalah saatnya Manado Fiesta 2018 kita harus akhiri. “Sembilan hari sudah Manado Fiesta 2018 kita lalui, dan secara resmi, malam hari ini kita akan akhiri semua rangkaian Manado Fiesta 2018,” ujar Walikota, di Area Pohon Kasih Megamas Manado.

Walikota melanjutkan, dari lubuk hati yang paling dalam, kami ungkapan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan dan semua pihak, sehingga manado fiesta berjalan baik, aman tanpa ada gangguan. “Terima kasih kepada Mendagri yang telah membuka Manado Fiesta 2018, perwakilan Menpar, serta Gubernur Sulut yang telah menghadiri acara pembukaan. Dan semua yang telah ikut memeriahkan, berpartisipasi serta mensukseskan, dan membuat Manado Fiesta berbeda antara 2017 dan 2018,” jelas Lumentut.
“Terima kasih juga kepada warga kota Manado yang telah menjaga kota kita selama Manado Fiesta ini tetap aman, nyaman, penuh dengan sikap toleransi. Ini adalah kekayaan kita. Saya berharap agar sikap seperti ini dipertahankan setelah manado fiesta berakhir,” tambah orang nomor satu di Kota Manado ini.

Di akhir sambutan, Walikota mengajak semuanya untuk jemput kembali, baku dapa ulang di Manado Fiesta 2019. “Datanglah kembali di Kota Manado pada bulan Agustus dan September 2109, karena Manado Fiesta 2019 akan digelar pada bulan itu. Catat baik-baik di kalender Anda, bahwa di bulan-bulan itu Manado Fiesta 2019 akan semakin menarik,” pungkasnya.
Turut hadir dalam penutupan ini, Wakil Walikota Manado Mor Bastiaan, Ketua TP PKK Kota Manado Paula Lumentut, Wakil Ketua TP PKK Kota Manado Imelda Bastiaan, Ketua DPRD Kota Manado Nortje Van Bone, Ketua MTB Kota Manado Grace Tielman, Forkompida Kota Manado, BKSAUA Kota Manado, FKUB Kota Manado, Kepala OPD Kota Manado, tamu undangan dan warga.
 (Indra)



Selamat HUT ke 57 Bupati Sangihe Syukuran Dirangkaikan dengan Penutupan Konas XII FKPKB-PGI

Tahuna, detiKawanua.com – Mensyukuri berkat ketambahan usia, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME menggelar ibadah syukur hari ulang tahun (HUT) ke 57 tahun, Jumat (7/9/8) kemarin di Rumah Jabatan. Ibadah syukur ini dirangkaikan dengan penutupan Konsultasi Nasional (Konas) ke XII Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (FKPKB-PGI) tahun 2018.
Dihari bahagia kali ini Bupati didampingi istri tercinta Dra Hermin Ririswati Gaghana Katamsi dan putra bungsu Chaesar Gaghana.
Dalam kesaksiannya, Bupati  mengungkapkan sangat bersyukur kepada Tuhan karena atas kasih dan kemurahanNya, sehingga bisa membilang usia ke 57 tahun. Dan juga bisa bersama-sama peserta konas ke XII FKPKB-PGI dalam ibadah penutupan.
“Semua ini terjadi karena atas penyertaan Tuhan. Dan saya juga berterimakasih atas keikutsertaan utusan 34 sinode se-Indonesia. Konas kali ini menjadi perhatian dan mampu suarakan berita sukacita ini bagi kita semua,” ungkap Ketua Umum Pelka Laki-laki Sinode GMIST.
Selain itu dalam kesempatan tersebut Bupati juga menapak kilas perjalanan hidup yang sangat dia rasakan adanya campur tangan Tuhan karena juga keterlibatannya dalam tugas pelayanan sebagai majelis jemaat dan juga dipercayakan sebagai Ketua Umum Pelka Laki-laki Sinode GMIST sejak tahun 2007. (js)



Meriahkan Manado Fiesta 2018, Walikota Ikut Bersepeda dalam Tour de Manado

Manado, detiKawanua.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bekerjasama dengan komunitas pecinta olahraga bersepeda Manado Cycling Mania (MCM) menggelar Tour de Manado, Sabtu (08/09/2018) pagi. 
Kegiatan dalam rangka memeriahkan iven Manado Fiesta 2018 serta mengambil start dan finish di Kawasan Megamas Manado ini, diikuti ratusan pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia dan Kota Manado. 
Walikota Manado GS Vicky Lumentut saat melepas para peserta Tour de Manado mengatakan, olahraga bersepeda merupakan olahraga yang murah meriah dan ramah lingkungan. Selain menyehatkan tubuh, juga membantu mengurangi tingkat polusi udara yang disebabkan asap kendaraan bermotor.
“Kota Manado telah dicanangkan sebagai Kota Bersepeda. Sehingga, kegiatan Tour de Manado merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat di Kota Manado untuk mencintai olahraga bersepeda. Karena disamping sehat, juga memberikan sumbangsih udara kita menjadi bersih karena berkurangnya penggunaan kendaraan bermotor,” ujar Walikota Lumentut.
Walikota juga menyampaikan terima kasih kepada MCM salah satu komunitas pecinta olahraga bersepeda yang ada di Manado, yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan Tour de Manado.
“Terima kepada komunitas sepeda MCM yang telah berinisiasi mengajak pemerintah Kota Manado untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Dengan kegiatan bersepeda sambil berwisata yang ikut mendukung Manado Fiesta 2018 ini, akan memberikan motivasi bagi masyarakat untuk menjadikan olahraga bersepeda sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Kota Manado,” tukasnya.
Sementara Ketua Komunitas Sepeda MCM Manado Royke Hendra Kalangi mengatakan, Tour de Manado mempertandingkan dua jenis lomba, yakni Fun Bike dan Speed Bike. Dimana, peserta mengitari obyek wisata yang ada di Kota Manado termasuk Gunung Tumpa hingga lokasi wisata Gunung Mahawu Tomohon, Tondano dan kembali ke Manado.
“Kegiatan ini selain berwisata dan mendukung iven Manado Fiesta 2018, para peserta juga kompetisi memperebutkan hadiah,” jelas Royke. 
Setelah melepas peserta Tour de Manado, Walikota Vicky Lumentut ikut bersepeda bersama didampingi Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Manado Pdt Roy Lengkong STh, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Albert Wuysang, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) James Karinda serta sejumlah kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemkot Manado. ***
(Indra)



Pangdam Aritonang: Kalian Seorang Prajurit TNI, Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional

Tomohon, detiKawanua.com – Pangdam XIII Merdeka (Mdk) Mayjen TNI. Tiopan Aritonang dalam amanatnya saat kegiatan pelantikan sekaligus menutup Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2018
yang digelar di Mako Rimdam XIII Tomohon, Sabtu (08/09) mengatakan, pelantikan ini merupakan simbol bahwa para mantan prajurit siswa setelah menyelesaikan pendidikan pertama atau pendidikan
pembentukan menjadi seorang Prajurit
Tamtama Angkatan Darat.

“Acara pelantikan ini tentunya menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi para Tamtama sekalian yang telah melalui satu tahapan pendidikan. Namun demikian, apa yang telah kalian capai ini baru merupakan awal dari perjalanan karir di dunia militer,” terang Pangdam.

Adapun selaku pribadi dan atas nama komando, Pagdam merasa bersyukur dan bangga serta mengucapkan selamat kepada para Tamtama atas keberhasilan telah menyelesaikan pendidikan pertama Prajurit Angkatan Darat.

“Disertai harapan semoga hal ini menjadi
motivasi dalam meniti perjalanan pengabdian di lingkungan TNI AD. Keberhasilan dalam menyelesaikan pendidikan pertama ini tentunya tidak lain karena adanya kesungguhan, disiplin dan loyalitas yang dimiliki oleh para mantan prajurit siswa selama mengikuti dan menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pendidikan.
Berkenaan dengan itu, para mantan
prajurit siswa sekalian patut bersyukur
dan berbangga, karena pada hari ini
kalian resmi menyandang status sebagai Prajurit Tamtama TNI Angkatan Darat,” ucap Mayjen Aritonang.

Namun disamping itu Pangdam mengingatkan bahwa, kebanggaan untuk meraih predikat sebagai Prajurit TNI Aangkatan Darat tidak hanya didasarkan pada uniform (seragam)
yang digunakan atau atribut-atribut yang dipakai, akan tetapi harus diiringi dengan
rasa tanggung jawab dan moral untuk menjadi seorang Tamtama yang rendah hati namun profesional.

“Dikmata adalah dasar atau fondasi
untuk membentuk sikap dan mental
Prajurit TNI Angkatan Darat yang kuat, tangguh dan dapat diandalkan sebagai
Bhayangkari Bangsa dan Negara. Oleh karena itu para Tamtama baru Angkatan Darat harus menyadari sepenuhnya
bahwa jati diri kalian mulai saat ini adalah seorang Prajurit TNI, Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional Pedomani dan amalkan Sapta
Marga, Sumpah Prajurit serta 8 Wajib TNI dalam setiap gerak dan langkah,
baik dalam kehidupan keprajuritan
maupun dalam bermasyarakat, serta
pegang teguh sikap disiplin dan
komitmen patuh terhadap hukum dan
HAM serta jaga kehormatan diri sebagai Prajurit Angkatan Darat,” ungkap Pangdam, sembari mengucapkan rasa terima kasih atas para orang tua dari seluruh mantan Prajurit Siswa Secata TNI AD Rindam XIII/Mdk atas suport dukungan sehingga mereka (prajurit) dapat fokus menjalani seluruh proses dan rangkaian kegiatan pendidikan.

“Ini semua adalah hasil dari keseriusan, kesungguhan dan keikhlasan dari
putra-putra bapak ibu sekalian untuk
menjadi abdi negara, menjadi TNI,
menjadi garda negara, dan saya yakin
juga menjadi sebuah kebanggaan bagi
keluarga.
Para mantan Prajurit Siswa Secata TNI AD yang saya banggakan, setelah ini kalian akan diberikan kesempatan untuk cuti pendidikan
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jaga sikap dan perilaku kalian selama
melaksanakan cuti pendidikan dan
jangan lupa tetap menjaga kesehatan
dan kebugaran fisik sebagai bekal untuk mengikuti pendidikaan lanjutan, yakni
pendidikan tahap kedua,” ucap Jendral Bintang Dua itu.

Adapun diakhir amanatnya, Pangdam juga memberikan ungkapan terima kasih dan apresiasi dengan penghargaan yang tulus kepada Dansecata beserta staf para instruktur dan pelatih, atas kerja keras dalam
melaksanakan program Dikmata TNI AD
Gelombang I TA 2018.

“Segera lakukan evaluasi dan kaji
ulang, untuk perbaikan pelaksanaan
pendidikan yang akan datang, sehingga
kualitas hasil didik diharapkan setiap
saat semakin meningkat dan mampu
menjawab tuntutan tugas.
Demikian amanat saya, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan petunjuk dan bimbingan kepada kita sekalian dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada nusa
dan bangsa,” tutup Pangdam.

Hadir dalam kegiatan tersebut;
– Kasdam XIII/Merdeka;
– Danrem 131/Santiago;
– Walikota Tomohon beserta Forkopimda;
– Irdam XIII/Merdeka;
– Kapok Sahli Pangdam XIII/Merdeka;
– Danrindam XIII/Merdeka;
– Para Asisten dan Kabalak Dam XIII/
Merdeka serta LO AU dan LO AL;
– Dansecata Rindam XIII/Merdeka
beserta Staf Pengajar, Guru Militer
dan para Pelatih;
– Para Perwira, Bintara, Tamtama dan
segenap undangan serta para
mantan Prajurit Siswa Secata TNI
Angkatan Darat.

(IsJo/Bag.Pengdam XIII Mdk)




Pariwisata Sangihe Punya Daya Saing dan Nilai Jual

Tahuna, detiKawanua.com – Destination  Pariwisata Sangihe mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Pusat, untuk itu  sangatlah diharapkan bagi seluruh warga masyarakat Kabupaten Sangihe untuk bersama – sama membangun Indonesia  lebih baik lagi kedepan, khususnya Kabupaten Kepulauan Sangihe  merupakan beranda depan NKRI.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jeffry Tilaar ditemui sejumlah media Jumat (7/9/18) dengan adanya dukungan dari Pemerinta Sulawesi Utara dan Pemerinta Pusat, apresiasi yang saya berikan kepada Gubernur Olly Dondokambey pada pembukaan Festival Pesona Sangihe, yang notabene dapat memberikan dukungan moril bagi warga perbatasan. Dirinya mengungkapkan, melalui pelaksanaan Festival Pesona Sangihe 2018 ini dapat menjual destinasi wisata daerah untuk dikenal Dunia.
“Ini menujukan bahwa perhatian Pemerintah Provinsi terhadap daerah Sangihe sangat besar, karena kehadiran orang nomor satu di Sulut dapat membawah Spirit dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sangihe,” ujar  Tilaar.
Tilaar menjelaskan, agar potensi wisata dapat dikenal, dengan dilaksanakanya Festival Pesona Sangihe ini dapat menjual wisata, karena wisata Sangihe itu mempunyai daya saing yang tak terkalahkan dengan daerah-daerah lain di Nusantara.
“Pelaksanaan Festival Pesona Sangihe yang dilaksanakan sekaligus promosi wisata Alam, Bahari, Budaya sehingga, pembagunan pariwisata dapat terus didorong bersama supaya dapat meningkatkan kunjungan bagi para wisatawan dan memberikan dampak positif bagi kemajuan di Daerah,” kunci Tilaar. (js)



Sampah Laut Bisa Ancam Perekonomian, Kesehatan Ibu Dan Bayi, Gubernur Ingatkan Bahayanya

Manado, detiKawanua.com – Secara tegas Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengingatkan kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara agar sedari dini sadar dan menghentikan kebiasaan buruk membuang sampah ke laut, yang nantinya dampak bahayanya tidak berlanjut kepada generasi penerus.

“Banyak kerugian jika masyarakat masih saja membuang sampah sembarangan ke laut, terlebih jika itu adalah sampah plasik. Hal tersebut sangat berbahaya karena jika sampah dimakan ikan, kemudian ikan tersebut dikonsumsi oleh manusia terutama bagi ibu-ibu hamil, itu dampaknya sangat membahayakan terutama pada bayi yang berada dalam kandungan,” terang Gubernur dalam sambutannya pada kegiatan Lomba Sapu Laut Dan Bersih Sampah Pulau Bunaken, dalam rangka menyambut HUT Provinsi Sulut ke-54, di Pantai Liang Bunaken, Jumat (7/9).

Selain itu kata Gubernur, jika laut bersih otomatis ekosistem yang ada di laut akan terjaga dengan baik, terlebih di seputaran perairan Pulau Bunaken yang merupakan ikon wisata andalan Sulut dengan taman laut yang indah.

“Sangat disayangkan jika seputaran perairan Bunaken masih ditemukan sampah akan berdampak buruk yang besar hingga kehidupan ekonomi masyarakat juga,” ungkapnya.

Untuk itu Gubernur mengharapkan kesadaran penuh dari masyarakat Sulut agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama kebiasaan membuang sampah di daerah sungai, karena ujungnya sampah itu akan menuju laut.

“Saya ajak kepada pemerintah kabupaten kota untuk terus memberikan pencerahan dan pendidikan kepada masyarakat tentang bahaya dan tidak membuang sampah sembarangan. Jika lingkungan bersih maka akan tercipta kehidupan sehat,” tandas Gubernur.

Senada itu Gubernur, Kepala Zona Maritim Tengah Bakamla-RI Brigjen Pol Bastomy Sanap, mengajak kepada seluruh masyarakat untuk sadar akan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke laut demi kehidupan generasi berikut.

Adapun dalam Lomba Sapu laut dan Bersih Sampah itu para peserta telah berhasil memberaihkan sampah dari darat/pesisir pantai dan laut seberat 1. 270 Kg, dan bagi peserta yang membersihkan sampah terbanyak pun mendapatkan hadiah dari gubernur.

(IsJo)