Pemutaran Film Nasional Disambut Antusias Warga Desa Pasedan

Rembang, detiKawanua.com – Balaidesa Pasedan malam tadi terlihat ramai karena ada pemutaran film dari TNI. Selain sasaran fisik, program TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang yang dilaksanakan di Desa Pasedan  juga dilaksanakan sasaran program non fisik.terlebih tentang wawasan kebangsaan dan cinta tanah air.
Salah satu sasaran non fisik yang dilaksanakan oleh Satgas TMMD Reguler ke-103 Kodim 072O / Rembang adalah melaksanakan pemutaran film bagi masyarakat Desa Pasedan. Kegiatan pemutaran film termasuk dalam program sasaran Non Fisik TMMD yang bertujuan untuk memberikan hiburan juga pemahaman kepada masyarakat Desa Pasedan,dan prajurit TNI yang sedang melaksanakan tugas Satgas TMMD disana.
Ada beberapa film yang di putar malam itu,Selain film tentang perjuangan masa dulu saat pejuang – pejuang tanah air berperang melawan Belanda, ada juga film tentang keluarga berencana ( KB) ) dengan di putarnya film tersebut di harapkan masyarakat akan semakin tahu betapa pentingnya merencanakan sebuah keluarga, untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang, terutama di masa mendatang supaya tidak terjadi ledakan penduduk pada akhirnya.
Selaku Dansatgas TMMD Letkol Arh Andi Budi Sulistianto S.Sos. menerangkan bahwa ” selain memberikan hiburan, melalui pemutaran film ini juga bertujuan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat khususnya anak – anak, supaya mereka tahu akan pentingnya  sebuah perjuangan menuju kemerdekaan dan pemahaman tentang keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera, ada pesan moral yang di sampaikan selain hiburan tentunya”.tutur Dansatgas.
Dalam hal ini, supaya acara pemutaran film berjalan dengan lancar dan semua aspek berjalan,Kodim Rembang yang mendapat kehormatan di laksanakannya TMMD Reguler, menjalin kerja sama dengan Dinas sosial pemberdayaan perempuan dan keluaraga berencana(Dinsos PPK B) Kabupaten Rembang.turut hadir pula turut Bapak Jaja Kasi pengendalian penduduk di dampingi Kapten Arh Gatot S Danramil 11/Sale mewakili Dansatgas. (*)



Serba Serbi TMMD Rembang, Diwarnai Olahraga Bola Volly

Rembang, detiKawanua.com – Setelah bekerja seharian penuh melakukan kegiatan fisik, anggota satgas TMMD Ke-103 Kodim 0720/Rembang bersama pemuda bermain bola voli untuk penyegaran dan menjalin kebersamaan. Tim Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim Rembang bersama pemuda Desa Pasedan Kecamatan Bulu melakukan olahraga bersama. Pertandingan Volly Ball yang diadakan di lapangan voli SDN 1 Pasedan, Jumat (19/10) kemarin berlangsung seru. Kegiatan non fisik ini menjadi ajang silaturahmi serta melepaskan kejenuhan berjibaku dengan pekerjaan fisik.
Pratu Imam Arifin anggota Satgas TMMD reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang mengatakan, olahraga bola voli bisa merefresh kembali anggota satgas dan warga yang selama ini membantu pembangunan jalan. sehingga dapat menjaga kebugaran dan tetap kompak bersama.
“Bola voli di ikuti para pemuda Pasedan, terlihat senang dengan hadirnya TMMD di desa mereka, maka kami harus menunjukan semangat agar menular kepada warga, untuk menciptakan kekompakan, kebersamaan dan kamunanggalan tetap terjaga dan pengerjaan jalan Desa tepat selesai,” ujarnya.
Rudi pemuda Desa Pasedan  mengatakan, olahraga bola voli bersama tentara seru sekali, selain bisa menyegarkan badan, kita jadi bisa lebih kompak dan lebih akrab tidak di sangka tentara bisa juga bermain voli.
“Saya kagum dengan Bapak TNI selain pintar berperang tentara mahir juga olahraga bola voli, di harapkan Bapak-bapak TNI rutin bersama kami untuk bermain voli agar tetap bugar dan sehat,” ujarnya.(0720).



Hidangan Pagi Mengantar Tugas Satgas TMMD Dan Warga

Rembang, detiKawanua.com – TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Reguler ke -103 yang dilaksanakan di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang adalah program skala prioritas bagi Dukuh Ngotoko karena akses jalan kurang layak untuk dilewati. Sabtu ( 20/10).
Bapak Kusman selaku kepala Desa Pasedan dan warga masyarakat antusias sekali menyambut dengan gembira adanya program TMMD Reguler ke-103, Segala persiapan dilakukan dengan matang untuk mensukseskan program TMMD Reguler ke-103 ini.
Bapak Sutrisno (52) warga Desa Pasedan Rt 05 Rw 01 merasa senang  dan bangga rumah nya bisa ditempati anggota satgas TMMD Reguler ke-103 serta menyediakan menu makan setiap selama kegiatan TMMD.
“Saya merasa senang menyambut Bapak – Bapak TNI mau menginap kerumah saya dan menikmati menu makan yang disiapkan istrinya seperti ini makannya orang desa”. ujar sutrisno.
Rumah yang sederhana terbuat dari bahan kayu jati ini merupakan bentuk rumah orang Desa Pasedan karena letaknya dekat daerah hutan, makan bareng bersama anggota satgas TMMD Reguler ke -103 dan warga bertujuan agar menumbuhkan rasa kebersamaan biar merasakan begini lah menjadi warga masyarakat biasa bukan aparat negara.
Sertu Rohmat salah satu anggota satgas TMMD Reguler ke -103 sangat terimakasih sekali atas penyajian menu makan sehabis bangun pagi dan mandi sudah tersedia makan pagi, setelah capek seharian pulang menyelesaikan pekerjaan sudah tersedia makan siang dan makan malam begitu seterusnya.
Semoga rasa kebersamaan antara anggota satgas TMMD Reguler ke -103 dan warga masyarakat Desa Pasedan menumbuhkan semangat para anggota satgas TMMD untuk menyelesaikan pekerjaan pengecoran beton jalan sesuai dengan waktu yang ditentukan serta pembangunan fisik lainnya. (*)



Disini Pusat Kendali Kegiatan TMMD

Rembang, detiKawanua.com – Pos Kotis merupakan pusat perencanaan kegiatan fisik dan non fisik yang ditetapkan komando Satgas TMMD Reg 103 Kodim 0720/Rembang. Dari sinilah seluruh aktivitas dilakukan. Baik kebutuhan material maupun perencanaan lainnya dibuat.
Seperti yang dialami Hendro (50) dan Mimin (36) misalnya. Dari informasi yang diperoleh mereka dari Kadesnya, Kusman kediaman mereka mendapatkan bantuan RTLH. Namun, hingga kini rumah mereka belum juga dilakukan perbaikan.
Melalui Serma Slamet Riyanto , baik Hendro maupun Mimin baru mendapatkan penjelasan. Bahwa, progran RTLH keduanya sedang dihitung serta menunggu kebutuhan material.
“Sudah dihitung dan kita menunggu kebutuhan material. Tak lama lagi RTLH Pak Hendro dan Ibu Mimin dikerjakan,”ujar Serma Slamet.
Selain persoalan Hendro dan Mimin, di pos Kotis ini juga semua orang akan mendapatkan gambaran tugas-tugas yang sudah dilakukan, belum dilakukan dan atau sedang tahap pekerjaan. “Disini laporannya tertulis dengan baik. Semua satgas wajib melaporkan kegiatannya. Hingganya mudah kita melakukan pengawasan. Termasuk memecahkan persoalan kalau memang ada,”imbuh slamet.
Pembangunan non fisik pun demikian. Kapten Inf Budi S Danramil 12/Kragan selaku penannggung jawab kegiatan ini juga melakukan hal sama. “Fisik dibutuhkan, pembangunan mental juga harus. Program ini memang tak nyata, tetapi ini soal keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Jadi, pembangunan non fisik juga menjadi sasaran pokok TMMD,tak heran jika setiap harinya ada saja anak-anak sekolah sekitar Pos Kotis yang ingin tau kegiatan apa saja yang ada di pos, selain itu juga sebagai wawasan,sarana informasi buat anak-anak mengenai kehidupan TNI,” pungkasnya. (*)



Mengaji Salah Satu Kesejukan, Setelah Merasakan Panasnya Siang di Jalan Pasedan

Rembang, detiKawanua.com – Dalam kehidupan, kita semua tak akan pernah lepas dari hubungan kita dengan Tuhan Y.M.E atau sang pencipta, karena itulah kenyataannya. Kita diciptakan olehnya dan kita juga akan kembali kepadanya. Dalam dunia yang tidak nyata dan hanya sementara ini, kita hidup seolah dikejar dengan usia. Dalam kehidupan, seharusnya kita bisa berguna, bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara, syukur dan beruntunglah apabila nanti kita masuk Surga. Itulah harapannya, karena kehidupan di dunia ini tidak akan ada yang kekal dan abadi, semua yang bernyawa pasti akan mati.
Setiap hari setelah selesai melaksanakan kerja sebagai Satgas (Satuan Tugas) TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Praka Junaidi dan Prada Trias serta sebagian dari Satgas TMMD Reg-103 lainnya, pasti menyempatkan diri untuk menghadap kepada sang pencipta. Di Mushola Dukuh Ngotoko tepatnya, bahkan setelah sembahyang atau sholat pun mereka menyempatkan diri mengajar anak-anak mengaji. Kamis (18/10/2018).
“Saya memang sudah biasa setelah sholat pasti saya lanjutkan dengan mengaji, karena dengan mengaji Al-Qur’an, mempertegaskan kembali komitmen kita sebagai seorang muslim terhadap Al-Qur’an. Dengan cara berinteraksi dengannya atau bertadarus Al-Qu’ran, membaca Al-Qur’an hukumnya wajib ‘ain dan membaca Al-Qur’an merupakan tuntutan iman”, kata Praka Junaidi.
“Seseorang dikatakan Muslim ketika beriman dengan Al-Qur’an. Beriman kepada Al-Qur’an itu tidak cukup dengan meyakini kebenaran Al-Qur’an dan meyakininya sebagai petunjuk dan pedoman hidup, namun juga dituntut pengamalan terhadap Al-Qur’an dengan cara berinteraksi dengannya, baik dengan cara membacanya, memahaminya, mengkhatamkannya (menyelesaikan dalam membacanya), mendengarnya, menghafalnya, dan mempelajarinya. Dan inilah sebagian bukti keimanan kita terhadap Al-Qur’an”, tambahnya. (*)



Terjalnya Jalan Tak Jadi Hambatan Bagi Personil TMMD

Rembang, detiKawanua.com – TMMD Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang yang dilaksanakan di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Rembang, ter;etak di wilayah pegunungan. Melihat lokasi yang berbukut-bukit tak hayal apabila para Prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD Kodim Rembang harus menempuh jalan tanjakan maupun turunan, untuk mencapai sasaran.
Dari tempat mereka menginap menuju ke sasaran TMMD ditempuhnya dengan berjalan kaki. Seperti yang dikatakan Serda Lulus Totok Komandan Regu (Danru) Yonif 410/Alugoro. 
“Dari tempat kami menginap sampai kesasaran berjarak cukup jauh serta medannya ada tanjakan dan turunan, untuk kami sampai di sana kemungkinan kecil menggunakan kendaraan. Jadi harus ditempuh dengan berjalan kaki,” ungkap pria alumni Caba 2015 itu. (19/10)
Walaupun medannya terbilang sulit, namun tidak menyurutkan semangat anggota yang tergabung dalan Satgas TMMD. Bahkan tidak jarang masyarakat setempat mendengar nyanyian khas Prajurit TNI disaat perjalanan baik pulang maupun berangkat ke sasaran TMMD.(*)



“Terima Kasih Untuk Keluargaku Yang Baru”

Rembang, detiKawanua.com – Sehari-hari dirumah Bapak Joko Yatin (36) dan Ibu Sunarti (25) warga Rt 05/01Dukuh Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu, dijadikan tempat menginap beberapa Anggota Satgas TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang dari Bataliyon Infanteri 410/Alugoro.
Dengan penuh kerelaan sekaligus bangga karna rumahnya dijadikan tempat menginap para Satgas TMMD. Dalam kesempatan yang baik ini pula Ibu Sunarti (25) sehari-harinya memasak dengan menu seadanya untuk makan pagi, siang dan malam. Pada saat makan pagi, siang maupun malam mereka selalu menikmati makan bersama dan penuh keakraban bahkan sudah menjadi bagian dari keluarga mereka, walau dengan hidangan seadanya. Jum’at 19/10.
“Saya sangat menikmati saat makan, apapun lauk dan sayurnya yang penting ada kerupuk bandung.” Ungkap Praka Sofi’i Anggota Yonif 410/Alugoro, ungkapan rasa terimakasihpun selalu terucap setiap saat. Dengan makan hidangan seadanya telah menambah tenaga dan semangat bagi Satgas TMMD untuk bekerja membangun jalan setiap harinya.(*)



Gandeng IWO, BNNP Sulut Gelar Forum Anti Narkoba Bagi Nitizen

Manado, detiKawanua.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Utara (Sulut) bekerja sama dengan Ikatan Wartawan Online (IWO) menggelar Forum Anti Narkoba Berbasis Media Online Bagi Nitizen, Jumat (19/10/2018).
Ketua IWO Sulut Victor Rarung mengapresiasi usaha BNNP Sulut yang melibatkan IWO dalam hal pemberantasan narkoba.
“Kiranya kerja sama dengan IWO Sulut maupun kabupaten/kota akan selalu terjaga. Apapun kegiatan dari BNNP Sulut, untuk teman-teman IWO juga selalu mendukung program BNNP serta menolak Narkoba,” ujar Rarung. 
Forum diskusi dengan suasana santai yang diselenggarakan di Regina Cafe Manado bersama IWO Sulut dan IWO Manado ini, dalam rangka memerangi peredaran narkoba di bumi Nyiur Melambai.
“Kegiatan hari ini dalam rangka kita mengupayakan agar Sulawesi Utara cepat atau lambat bisa terbebas dari narkoba. Kita buat di rumah kopi agar lebih akrab dengan wartawan,” ujar Kepala BNNP Sulut, Brigjen Pol Drs Utomo Heru Cahyono MSi.

Dirinya menilai, dengan bersinergi bersama media online, bisa menyampaikan berita secara cepat dan bisa diserap oleh orang banyak terutama para netizen.
“Khususnya untuk pencegahan dan pemberantasan narkoba, apalagi Sulut sedang gencar-gencarnya mengangkat pariwisata, kalau tidak diantisipasi bisa ada dampak-dampak termasuk masalah narkoba ini,” ujar Jenderal Bintang Satu ini.
Diketahui, dalam forum tersebut, pihak BNNP Sulut menjelaskan program-program untuk Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dengan strategi-strategi dan kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan. Selanjutnya diskusi meliputi ide, saran, dan gagasan sesuai fakta yang terjadi di lapangan, bahkan sesuai dengan pengalaman para kuli tinta mengenai pencegahan dan penyelahgunaan narkoba.
Setelah menerima berbagai masukan, kepala BNNP Sulut mengatakan, bahwa rekomendasi dari para wartawan yang tergabung dalam IWO akan ditampung untuk menjadi bahan pertimbangan dalam melaksanakan pencegahan dan penanganan narkoba.
“Ini menjadi pemicu saya untuk maju, kalau bagus kita akan lanjutkan, kalau kurang kita akan tambah serta semuanya menyesuaikan dengan anggaran,” ungkap Utomo. ***
(Indra)



Usai Program TMMD, Murid SD 1 Pasedan Bakal Tak Lagi Jalan Kaki

Rembang, detiKawanua.com –  Semangat anak-anak sekolah dari Dusun Ngotoko menuju sekolah SD Negeri 1 Pasedan untuk menuntutilmu didekolah. Kurang lebih  5 kilometer mereka berjalan dari rumah menuju sekolah dengan menyusuri jalan yang rusak berlubang dan berbatu. Itu artinya mereka setiap harinya berjalan kurang lebih 10 kilo meter saat pulng dan pergi sekolah. Jum’at (19/10)
Kaitanya dengan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang yang dilaksanakan di Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko. Dilokasi ini sedang berjalan pembangunan jalan penghubung antara Dusun Ngotoko dan Desa Pasedan Kodim Rembang melalui kegiatan TMMD Reguler ke-103, pengerjaan jalan yang sedang dikebut oleh Satgas TMMD dan masyarakat setempat serta dibantu oleh pihak yang terlibat dalam kegiatan TMMD diwilayah ini.
Setelah selesainya pengerjaan pembangunan jalan penghubung ini nantinya anak-anak sekolah bisa naik sepeda karena jalan yang tadinya rusak berlubang dan berbatu menjadi bagus dan layak untuk dilalui bagi pengendara. Dengan adanya TMMD diwilayah ini kiranya dapat membawa perubahan yang baik serta menunjang taraf hidup yang lebih baik pula bagi seluruh warga diwilayah ini. (*)



Satgas TMMD Juga Membantu Warga Menimbang Jagung Hasil Panen

Rembang, detiKawanua.com – Dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang yang dilaksanakan di Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko.  Kegiatan TMMD kali ini melibatkan sejumlah personil salah satunya berjumlah 40 personil dari Bataliyon 410/Alugoro yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang yang dipimpin langsung oleh Letnan Satu Supriyanto.
Dilokasi TMMD ini anggota Satgas TMMD menginap di rumah-rumah warga setempat sesui petunjuk dan kesepakatan Satgas dan warga setempat. Sesaat sebelum berangkat menuju lokasi sasaran, Prada Dwi Rusdianto membantu menimbang jagung hasil panen milik Ibu Nita (31) warga Dusun Ngotoko Rt 05/01 Desa Pasedan Kecamatan Bulu. Jum’at (19/10)
Ibu Nita berharap dengan adanya Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) didesanya ini kelak bisa membawa perubahan yang positif. “Saya sangat senang Bapak-Bapak Tentara membangun jalan didesa ini. Dan saya sangat senang karena Bapak-Bapak Tentara berkenan menginap dirumah Kami.” aku Ibu Nita. (*)