Mesin Pencampur Molen Sangat Berperan Di TMMD Rembang

Rembang, detiKawanua.com – Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Reguler ke – 103 Kodim 0720/Rembang Ta. 2018, tampak beberapa kegiatan untuk mendukung kegiatan TMMD Reguler ke-103 , alat pendukung Pekerjaan dan material sudah disiapkan.
Mesin Molen sebagai alat pencampur adukan dan material untuk pengecoran jalan beton sudah siap dilokasi titik-titik sasaran , volume pengecoran jalan beton sepanjang 420 meter sudah dikerjakan arah Dukuh Ngotoko. Minggu (21/10)
Pagi yadi, anggota satgas TMMD Reguler ke -103 sedang mempersiapkan alat Molen sebagian anggota satgas TMMD yang lain Bersama warga masyarakat ambil koral (Krecak),pasir dan semen untuk di masukkan dalam Molen  supaya pagi itu cepat dikerjakan, demikian juga dilakukan pengambilan air di sungai bawah gunung guder untuk melarutkan semen dan material sehingga kedepannya akses jalan untuk mempermudah transportasi warga masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan salah satu pengabdian TNI kepada warga masyarakat Desa Pasedan khusus nya Dukuh Ngotoko dan sekitarnya sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga dengan baik,” tegas Kapten Inf Wardiyana selaku koordinator lapangan Satgas TMMD Reguler ke-103 wilayah Kodim 0720/Rembang  Tahun 2018.(*)



Air Minum Menjadi Bekal Yang Utama Personil TMMD

Rembang, detiKawanua.com – Cuaca panas sangat dirasa beberapa pekerjaan dalam program TMMD Reguler ke-103 di Dukuh Ngotoko Desa Pasedan, Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang. Ditambah lagi, lokasi pelaksanaan jauh dari pusat kota.
 Untuk memenuhi kebutuhan air minum Satgas TMMD dan warga, Sertu Suyuthi Babinsa Koramil 06/Lasem sebagai Satgas  TMMD selalu melakukan pengecekan ketersediaan air minum para pekerja.
 Tak jarang, ia langsung tanggap dan trengginas memanggul galon air minum untuk keperluan para pekerja yang sudah habis dan tidak menunggu perintah dia langsung mencari keperluan  untuk kebutuhan para pekerja.
“Cuaca memang sangat panas, sehingga para pekerja membutuhkan air minum, saya selalu memastikan agar ketersediaan air minum untuk pekerjaan tetap ada agar mereka tidak kehausan,” Ungkapnya, Minggu (21/10).
Tak jarang Sertu Suyuthi, harus mencari air minum hingga ke pelosok desa, bahkan hingga ke pasar yang ada di sekitar desa.
“Tugas sudah kami bagi, dan saya mendapat tugas memastikan pasokan air minum, karena air minum sangat vital, jadi saya berusaha agar ketersediaan air tetap ada,” pungkasnya.(*)



“Terus Semangat Dan Tetap Bekerja Pak Tentara”

Rembang, detiKawanua.com – Program TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang di Dukuh Ngotoko Desa Pasedan, Kecamatan Bulu memasuki hari ke-6. Pembangunan jalan Ngotoko masih berlangsung. Akibat terbatasnya akses jalan keluar, perjalanan warga Ngotoko terganggu. Kondisi jalan yang masih dalam tahap perbaikan menyebabkan kendaraan tidak bisa lewat.
Sabtu (20/10) pagi tadi, di sela-sela anggota Satgas TMMD bekerja terlihat Bapak Ngali Kepala Urusan Pelayanan Desa Pasedan jalan kaki menuju Balai Desa Pasedan. Walaupun harus berjalan kaki sejauh 5 Km, tidak membuat Pak Kadus malas untuk berangkat kerja. 
“Walaupun perjalanan ke kantor Balai Desa terhambat, pelayanan terhadap masyarakat harus tetap berjalan,”ungkap Kadus.
“Kita tidak pernah tahu kepentingan masyarakat sewaktu-waktu, maka dari itu kondisi jalan yang sedang diperbaiki enggak mau saya jadikan alasan untuk tidak masuk kerja, sehingga pelayanan masyarakat tetap terlayani,”tambahnya.
Untuk diketahui, saat ini untuk dari Dukuh Ngotoko menuju Desa Pasedan  warga setidaknya harus menembus hutan, kondisi jalan masih berupa tanah dan bebatuan, ditambah lagi kondisi penerangan yang masih minim, bukan itu saja tetapi sinyal untuk berkomunikasi tidak ada.
Selain itu, Dukuh Ngotoko daerah terpencil di Kabupaten Rembang, Provinsi Papua Jawa Tengah. Pembangunan infrastruktur seperti jalan desa belum dilakukan sehingga warga kesulitan untuk mobilitasnya. Dukuh Ngotoko Desa Pasedan masuk di Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang. (*)



TNI Dan Polri Bagaikan Saudara Kandung Saat Bertugas

Rembang, detiKawanua.com – Saat pengerjaan jalan dilokasi TMMD Reguler ke-103 Kodim  0720/Rembang tepatnya di Dusun Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu dibawah terik matahari yang sangat menyengat kulit tak menyurutkan semangat bagi mereka untuk tetap bahu membahu bekerja bersama-sama membangun jalan penghubung diwilayah ini.
Polri pun ikut andil dalam kegiatan TMMD ini demi suksesnya kegiatan TMMD Reguler ke103 Kodim 0720/Rembang Ta 2018. Kerjasama saat menggarap jalan makadam di Dusun Ngotoko ditunjukan oleh Satgas TMMD, Polri dan Masyarakat setempat demi kelancaran dan suksesnya kegiatan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang Ta 2018 ini. Sabtu (20/10).
Bripka Margono Anggota Polsek Bulu berbagi air mineral dangan Anggota Satgas TMMD saat bekerja dilokasi TMMD dengan cuaca yang sangat panas saat ini. “Mari Pak kita minum sama-sama,” ucap Bripka Margono. “Ok Pak terimakasih banyak.” Jawab Serda Heru Anggota Kodim 0720/Rembang. (*)



Bukan Ojek Biasa, Melainkan Pengabdian Kepada Rakyat

Rembang, detiKawanua.com – TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang sudah berjalan dari beberapa hari yang lalu, pengerjaan demi pengerjaan mulai tampak terlihat hasilnya walaupun baru beberapa persen saja dari target yang ditentukan. Pengecoran jalan, makadam jalan, pembuatan poskamling, bedah rumah  dan kegiatan nonfisik lainya.
Keberadaan TMMD di Desa Pasedan Kecamatan Bulu sangat memberikan dampak yang sangat positif bagi warga setempat. Disalah satu lokasi pengerjaan makadam jalan, terlihat salah satu Anggota Satgas TMMD sedang mengantar seorang nenek yang akan menuju Dusun Ngotoko. Semula seorang Nenek sedang berjalan melewati jalan makadam yang sedan dikerjakan, melihat hal tersebut Serda Agus tidak tega melihat seorang Nenek berjalan.
“Monggo mbah saya antar ketempat tujuan,” ungkapnya dengan senang hati sang nenek pun menjawab “Nggih Pak Tentara maturnuwun.” Sang nenekpun bergegas naik di motor. Sabtu (20/10)
Harapan warga setempat dengan adanya beberapa pembangunan yang sedang dikerjakan oleh TNI dan warga berjalan lancar dan sesuai dengan target yang sudah ditentukan serta membawa perubahan yang positif pula bagi warga Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko. (*)



Tinjau Langsung Lokasi Bencana Palu, Panglima Hadi Pastikan Kondisi Penanganan di Lapangan

Palu, detiKawanua.com – (Puspen TNI). Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Kota Palu, Sulawesi Tengah, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Mayjen TNI Tri Suwandono, berkesempatan meninjau langsung reruntuhan lokasi Perumahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Sulawesi Tengah, Jumat (19/10).

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa akibat bencana gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter dan tsunami yang menerjang Provinsi Sulawesi Tengah, telah mengakibatkan porak-paranda sebagian besar bangunan perkantoran, sekolah, rumah ibadah dan rumah warga khususnya yang tinggal di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, yang mengalami kerusakan sangat parah.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, untuk mempercepat proses pemerataan tanah dari puing-puing reruntuhan bangunan perumahan Balaroa yang luasnya sekitar 80 hektar, dibutuhkan alat-alat berat seperti excavator dan bulldozer.

Pada kesempatan yang sama, Panglima juga mengatakan bahwa lokasi perumahan Balaroa yang rusak parah akibat bencana alam, rencananya akan digunakan sebagai ruang terbuka hijau oleh Pemerintah Daerah Sulteng.

Adapun dalam peninjauan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi oleh Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr.(Han), Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo, Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita dan Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Sulteng Ir. H. Faisal Mang, M.M.

(As/IsJo)




Hadir Bersama Presiden, Gubernur Olly Wakili Sulut Sinergikan Program Desa Kelurahan

Bali, detiKawanua.com – Kegiatan tahunan dari Ditjen Bina Pemerintahan Desa (PMD) Kemendagri dan Kementerian Desa PDTT, yakni Kegiatan Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan (PINDesKel) 2018 yang dilaksanakan di Kawasan Garuda Wisnu Kencana Pulau Bali, pada Jumat (19/10), dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo bersama Ibu Negara, Iriana Joko Widodo bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa-PDTT, Eko Putro Sandjojo, serta para Gubernur dan Bupati/Walikota Se-Indonesia, yang salah satunya adalah Gubernur Sulut, Olly Dondokambey bersama Ibu (Ketua TP-PKK Sulut), Rita Dondokambey Tamuntuan.

Dalam kesempatan itu, sambutan arahan Presiden menyatakan, selain akan memberikan dana bantuan bagi desa pada tiap daerah, rencanannya juga pemerintah juga bakal memberikan dana bantuan operasional sebesar 5 persen bagi tiap kelurahan, serta mempermudah syarat pertanggung jawaban Anggatan Dana Desa (ADD).

“Mendengar laporan dari menteri dalam sidang kabinet itu penting, tapi kunjungan ke lapangan juga sangat penting. Ini (kunjungan) untuk melihat fakta yang ada di lapangan, oleh sebab itu kenapa saya sering ke daerah-daerah agar semua bisa tertampung langsung,” kata Presiden.

“Banyak sekali kebijakan yang tidak berjalan karena permasalahan detail di lapangan. Permasalahan kecil yang bisa mengakibatkan gagalnya sebuah pencapaian besar sebuah pembangunan desa,” tambah Jokowi.

Oleh karennya, Presiden juga menekankan bahwa dirinya tidak ingin tahu apakah kebijakan itu sudah dibuat, namun baginya yang terpenting adalah apakah rakyat benar-benar sudah menerimanya.

Adapun maksud dari kegiatan besar tersebut adalah sebagai wadah pemberian apresiasi dan penghargaan kepada juara lomba desa serta kelurahan serta mencari pencipta kreasi dan inovasi di daerah dalam pengembangan teknologi, yang dirangkaikan dengan menampilkan pameran inovasi desa dan kelurahan se-Indonesia. Dimana setiap stand pameran menampilkan produk-produk lokal unggulan yang menjadi icon dari masing-masing utusan daerah.

(IsJo/hms)




Kondisi 10% Pengerjaan Poskamling Di TMMD Rembang

Rembang, detiKawanua.com — Memasuki hari yang ke 6, satgas TMMD Reg 103 beserta warga dukuh Ngotoko Desa Pasedan terus merampungkan pembuatan sarana pos kamling untuk menjaga ketertiban warga masyarakat dan tindak kejahatan. Sabtu,20-10-18
Pos Kamling ini merupakan salah satu tempat jaga bagi para linmas atau hansip yang biasa jaga malam hari demi keamanan desa dan ketertiban lingkungan di dukuh masing-masing desa dimana mereka bertempat dan bertugas.
Pos Kamling atau juga disebut pos ronda yang biasanya berdiri atas sebuah bangunan yang terbuat dari bangunan permanen ataupun terbuat dari kayu, pos ronda ini berfungsi banyak berbagai hal salah satunya tempat untuk peristirahatan sementara maupun tempat jaga malam hari bagi warga yang sudah ditunjuk untuk berjaga sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Ketua RT setempat.
Dengan dibangunnya Pos Ronda di desa ini diharapkan semakin aman dan terhindar dari tindak kejahatan maupun kriminalitas sehingga mampu menciptakan ketertiban di berbagai bidang, dengan peran serta warga masyarakat maka akan lebih mudah untuk menjadikan desa yang lebih aman, tertib dan nyaman.
Kepala Desa Pasedan (Kusman) menyampaikan ucapan banyak terima kasih kepada TNI karena telah membangun kembali pos ronda ini yang dulunya terbuat dari kayu dan mudah rapuh, “dengan dibangunnya pos ronda ini mudah mudahan warga masyarakat tambah giat melakukan jaga malam yang sudah menjadi komitmen warga setempat karena disinyalir banyak pembalakan liar yang tidak bertanggung jawab sehingga ini dapat meminimalisir pergerakan tindak kejahatan,” ungkapnya.
Dandim 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S.Sos mengemukakan bahwa pada sasaran tambahan pada TMMD kali ini perlu dibangun pos kamling atau pos ronda mengingat pentingnya keamanan dan ketertiban bermasyarakat, dan selama ini memang belum ada pos kamling yang terbuat dari bangunan permanen maka dari itu setelah dibangunnya pos kamling ini diharapkan kesadaran warga untuk bergiliran untuk melaksanakan jaga agar Dukuh Ngotoko Desa Pasedan tetap aman dari tindak kejahatan dan kriminalitas. (*)



Penghijauan dan Melestarikan Alam, Satgas TMMD Ajarkan Tanam Pohon Kepada Anak-anak SD

Rembang, detiKawanua.com – Dengan memanfaatkan lahan gundul di sekitar sekolah SD N 2 Pasedan, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke 103 Kodim 0720/Rembang Tahun 2018 mengajak pelajar SD Desa Pasedan melaksanakan tanam pohon. Sabtu (20/10).
Dengan di latihnya anak sekolah oleh satgas TMMD diharapakan supaya anak-anak sekolah tahu dan paham tentang bagaimana menanam pohon yang benar serta cara-cara untuk merawatnya agar kedepannya ilmu ini bisa bermanfaat bagi generasi sesudahnya.
Selaku anggota satgas TMMD hari ini, Serda Arizona menyampaikan pentingnya arti penting penghijauan atau yang sering dikenal dengan reboisasi, “dengan cara mengajak pelajar SD akan memberikan pelajaran untuk melakukan penghijauan, dan kebetulan pohon yang ditanam di lahan gundul akan mengurangi polusi, mencegah banjir dan longsor,”tuturnya.
“Saya jadi tahu tentang bagaimana cara menanam pohon kemudian merawatnya agar pohon bisa berkembang dan tumbuh menjadi besar, kelihatan mudah tapi tanpa ada dasar yang baik tentang ilmu ini akan sangat susah. Terima kasih ya pak TNI atas ilmunya,” terang Irwan siswa SD N 2 Pasedan. (*)



Percepat Pembangunan Jalan, Tim TMMD Rembang Sediakan Truck Pengangkut Batu

Rembang, detiKawanua.com – Material bahan untuk perbaikan jalan berupa batu disiapkan dan  ditimbun lagi dipinggir jalan, karena sebagian jalan yang diperbaiki akan memasuki area tersebut, Sabtu (20/10).
Pembangunan jalan Makadam, di Dukuh Ngotoko Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, dimana TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang dilaksanakan terus berlanjut. Dan diharapkan selesai sesuai target yang sudah direncanakan.
Serma Slamet selaku Koordinator Pembangunan dilapangan mengatakan, material Batu terus d siapkan, agar nanti cepat ditata dan dipecah sekiranya ada batu yang agak besar.
“Dengan selalu siap segala sesuatunya, diharapkan proses pembangunanpun akan cepat nantinya”, pungkasnya.
Sementara itu pengerjaan terus berjalan oleh Satgas TMMD dan dibantu Polri, Pemda, warga setempat dan unsur yang terlibat dalam kegiatan TMMD kali ini. Dukungan dari berbagai pihak pun turut mensukseskan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang. (*)