Air Minum Menjadi Bekal Yang Utama Personil TMMD
“Terus Semangat Dan Tetap Bekerja Pak Tentara”
TNI Dan Polri Bagaikan Saudara Kandung Saat Bertugas
Bukan Ojek Biasa, Melainkan Pengabdian Kepada Rakyat
Tinjau Langsung Lokasi Bencana Palu, Panglima Hadi Pastikan Kondisi Penanganan di Lapangan
Palu, detiKawanua.com – (Puspen TNI). Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Kota Palu, Sulawesi Tengah, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Mayjen TNI Tri Suwandono, berkesempatan meninjau langsung reruntuhan lokasi Perumahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Sulawesi Tengah, Jumat (19/10).
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa akibat bencana gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter dan tsunami yang menerjang Provinsi Sulawesi Tengah, telah mengakibatkan porak-paranda sebagian besar bangunan perkantoran, sekolah, rumah ibadah dan rumah warga khususnya yang tinggal di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, yang mengalami kerusakan sangat parah.
Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, untuk mempercepat proses pemerataan tanah dari puing-puing reruntuhan bangunan perumahan Balaroa yang luasnya sekitar 80 hektar, dibutuhkan alat-alat berat seperti excavator dan bulldozer.
Pada kesempatan yang sama, Panglima juga mengatakan bahwa lokasi perumahan Balaroa yang rusak parah akibat bencana alam, rencananya akan digunakan sebagai ruang terbuka hijau oleh Pemerintah Daerah Sulteng.
Adapun dalam peninjauan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi oleh Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr.(Han), Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo, Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita dan Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Sulteng Ir. H. Faisal Mang, M.M.
(As/IsJo)
Hadir Bersama Presiden, Gubernur Olly Wakili Sulut Sinergikan Program Desa Kelurahan
Bali, detiKawanua.com – Kegiatan tahunan dari Ditjen Bina Pemerintahan Desa (PMD) Kemendagri dan Kementerian Desa PDTT, yakni Kegiatan Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan (PINDesKel) 2018 yang dilaksanakan di Kawasan Garuda Wisnu Kencana Pulau Bali, pada Jumat (19/10), dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo bersama Ibu Negara, Iriana Joko Widodo bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa-PDTT, Eko Putro Sandjojo, serta para Gubernur dan Bupati/Walikota Se-Indonesia, yang salah satunya adalah Gubernur Sulut, Olly Dondokambey bersama Ibu (Ketua TP-PKK Sulut), Rita Dondokambey Tamuntuan.
Dalam kesempatan itu, sambutan arahan Presiden menyatakan, selain akan memberikan dana bantuan bagi desa pada tiap daerah, rencanannya juga pemerintah juga bakal memberikan dana bantuan operasional sebesar 5 persen bagi tiap kelurahan, serta mempermudah syarat pertanggung jawaban Anggatan Dana Desa (ADD).
“Mendengar laporan dari menteri dalam sidang kabinet itu penting, tapi kunjungan ke lapangan juga sangat penting. Ini (kunjungan) untuk melihat fakta yang ada di lapangan, oleh sebab itu kenapa saya sering ke daerah-daerah agar semua bisa tertampung langsung,” kata Presiden.
“Banyak sekali kebijakan yang tidak berjalan karena permasalahan detail di lapangan. Permasalahan kecil yang bisa mengakibatkan gagalnya sebuah pencapaian besar sebuah pembangunan desa,” tambah Jokowi.
Oleh karennya, Presiden juga menekankan bahwa dirinya tidak ingin tahu apakah kebijakan itu sudah dibuat, namun baginya yang terpenting adalah apakah rakyat benar-benar sudah menerimanya.
Adapun maksud dari kegiatan besar tersebut adalah sebagai wadah pemberian apresiasi dan penghargaan kepada juara lomba desa serta kelurahan serta mencari pencipta kreasi dan inovasi di daerah dalam pengembangan teknologi, yang dirangkaikan dengan menampilkan pameran inovasi desa dan kelurahan se-Indonesia. Dimana setiap stand pameran menampilkan produk-produk lokal unggulan yang menjadi icon dari masing-masing utusan daerah.
(IsJo/hms)









