FEB Unsrat Ajarkan Marketing Mixed ke Peternak Babi di Minut

Suasana pemberian materi. /ist

Manado, detiKawanua.com – Memberikan solusi berdasarkan kajian akademik atas kebutuhan, tantangan, atau persoalan yang dihadapi masyarakat, merupakan salah satu tujuan Tridharma Perguruan Tingi dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Karenanya, Tim dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, mengadakan pemberian materi tentang Marketing Mixed dalam kegiatan PKM Kelompok Peternak Babi Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sabtu (1/9/2018) lalu.

Tim Dosen FEB Unsrat masing-masing Yunita Mandagie SE MM, Dr Jacky SB Sumarauw SE MSi, Jessy J Pondaag SE MSi, beserta beberapa rekan lainnya ini, melakukan alih teknologi, ilmu, dan seni kepada masyarakat Tountalete, untuk pengembangan martabat manusia dan kelestarian sumber daya alamnya.

“Desa Tountalete merupakan salah satu desa di Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara, dengan letak gografis yang strategis 12 Km ke Kota Pelabuhan Bitung dan 23 Km ke Kota Manado, yang menjadikan desa ini memiliki nilai ekonomis,” ujar Yunita. 

Sumber daya pertanian dan perkebunan yang kaya, menurit Jacky, merupakan sumber pendapatan dari hampir sebagian besar penduduknya. Kondisi alam yang subur dan kaya inilah yang dijadikan peluang oleh masyarakat untuk menjalankan usaha sampingan, yaitu: beternak babi.

“Dan lambat laun usaha peternakan babi menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat yang berdomisili di desa Tontalete,” tambah Jacky. 


“Semoga dengan kegiatan ini bisa menciptakan inovasi teknologi bagi masyarakat Desa Tountalete, untuk mendorong pembangunan ekonomi Indonesia,” pungkas Jessy. 
(Indra



FMIPA Unsrat Sosialisasi Satwa Endemik Sulawesi ke Siswa Sekolah Menengah di Manado

Suasana Sosialisasi di Taman Wisata Batuputih, Bitung. /ist


Manado, detiKawanua.com – Tim Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar sosialisasi Keragaman Hayati dan Konservasi Satwa Endemik Sulawesi Bagi Siswa Sekolah Menegah di Manado, Jumat (21/9/2018) lalu.

Menurut tim FMIPA Unsrat yakni Drs Marnix LD Langoy MSi dan Dr Saroyo MSi, kegiatan yang dilaksanakan di Taman Wisata Alam Batuputih, Kota Bitung dengan peserta sebanyak 76 siswa ini, bertujuan memberikan pengetahuan dan perubahan sikap siswa terhadap keragaman hayati dan konservasi satwa endemik Sulawesi. 

                                               
“Pulau Sulawesi memiliki tingkat endemisitas yang sangat tinggi, persentasenya hampir paling tinggi di antara pulau-pulau lainnya di Indonesia, kecuali untuk burung,” ujar Marnix. 

“Endemisitas yang tinggi ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain keterisolasian subkawasan Sulawesi yang menghasilkan isolasi reproduksi di antara jenis-jenisnya, dan  barier yang terbentuk di dalam satu pulau memungkinkan terjadinya spesiasi di dalam pulau,” jelasnya. 
Bentuk Pulau Sulawesi yang ramping dan menyempit, lanjutnya, membentuk banyak daerah penggentingan yang menciptakan isolasi geografis bagi banyak spesies.
“Contoh yang sangat menarik ialah diferensiasi monyet Sulawesi yang menghasilkan beberapa jenis pada saat ini. Hanya sayangnya kelangsungan hidup sumber daya alam hayati Sulawesi sedang terancam akibat perburuan liar dan perusakan habitat,” terang Marnix. 

“Oleh karena itu upaya penyadaran, salah satunya melalui jalur sosialisasi kepada generasi muda penting untuk dilaksanakan,” tuturnya. 
Lanjut dikatakan Saroyo, mitra dalam kegiatan ini ialah satu sekolah SMA dan satu sekolah SMP yang mewakili siswa sekolah di Manado.
“Target kegiatan ialah terjadinya perubahan pengetahuan dan sikapsiswa terhadap aspek pelestarian sumber daya alam hayati terutama untuk menghentikan praktik perburuan dan perusakan habitat,” ucap Saroyo.

Sedangkan metode yang diterapkan dalam kegiatan ini ialah, pertama, Workshop tentang keragaman dan konservasi satwa endemik Sulawesi dan pengenalan beberapa jenis satwa kunci.

“Kedua, Ujian untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap siswa tentang keragaman hayati dan konservasi satwa endemik Sulawesi, dan Ketiga, Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan dengan pretes dan postes untuk menganalisis peningkatan pengetahuan dan sikap terhadap aspek keragaman hayati dan konservasi satwa endemik Sulawesi,” papar Saroyo. 

“Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretes ialah 76 sedangkan nilai rata-rata postes ialah 78. Sikap menunjukkan perubahan dari 66 menjadi 82. Dengan hasil tersebut menunjukkan bahwa program PKM telah meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa SMP dan SMA Manado,” pungkasnya. 
(Indra)



Soal Pengumuman Hasil Verifikasi Berkas CPNS Boltim, Ini Kata Robi

Robi Mamonto, Kepala BKPSDM Bolaang Mongondow Timur.

Boltim, detiKawanua.com – Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), saat ini masih melakukan verifikasi berkas para pendaftar Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) dari beberapa hari lalu.
Kepala BKPSDM Boltim Robi Mamonto mengatakan, jika pada hari ini Selasa (23/10/2018) hingga malam, pihaknya sudah selesai melakukan verifikasi berkas maka, besok pagi kita akan laporkan ke Sekretaris daerah (Sekda).

“Iya saat ini masih sementara verifikasi berkas pelamar CPNS. Kita lihat nanti, kalau sampai malam selesai diverifikasinya, kita akan laporkan ke Pak Sekda pada besok pagi Rabu (24/10/2018), bahwa, pemeriksaan semua berkas sudah selesai,” terang Robi.

Lanjut Dia tuturkan, setelah dilaporkan ke Pak Sekda, segera kita umumkan hasil verifikasi berkas melalui online dan juga pengumumannya ditambal di kantor BLPADM Boltim.

“Kita tambal pengumumannya di kantor BKPSDM Boltim, juga diumumkan melalui online pada hari Rabu (24/10/2018) sampai malam hari,” jelasnya kepada media ini.

Pada Kamis hingga Jum’at, pihaknya melakukan proses pencetakan kartu peserta. Selanjutnya, pada Senin (29/10/2018), pengambilan kartu peserta.

“Iya, Kamis-Jum’at cetak kartu peserta. Senin pengambilan kartu peserta ujian. Untuk jumlah berkas pendaftar CPNS, yang masuk di BKPSDM Boltim, sekitar 2000 lebih berkas,” terang Robi, Selasa (23/10/2018) siang tadi.

(Fidh)



Sopir Angkot Sebut Ada Mafia Di SPBU Tonggenghoade

Tahuna, detikawanua.com – Antrian panjang yang terus menerus terjadi di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tahuna yang juga menjadi kerisauan Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME akhirnya bermuara ke gedung DPRD. Pasalnya Selasa (23/10/2018) ratusan sopir Angkutn Dalam Kota (Angkot) mengadu ke lembaga rakyat.

Menariknya dalam hearing dengan wakil rakyat, Esekutif, Pertamina dan aparat kepolisian sejumlah sopir Angkot mengungkapkan bahwa diduga ada mafia perdagangan BBM di SPBU Tonggenghoade yang dilakukan secara berjmaah oleh oknum petugas SPBU.
“Sudah menjadi rahasia umum bahwa ada pungutan rupiah ditiap liter BBM yang dilakukan petugas SPBU ketika pengisian dilakukan di jerigen. Bahkan penambahan Rp 500 rupiah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) setiap liter menjadi pendapatan tambahan petugas SPBU. Bayangkan kalau dalam 10 ton liter BBM petugas sudah mendapatkan sekitar Rp 5 juta dan dibagi untuk sejumlah petugas SPBU, makanya saya katakan ini adalah mafia berjamaah”, jrlas salah satu pembicara mewakili sopir Angkot dalam hearing tersebut.
Bahkan Wakil Ketua I DPRD Sangihe yang memimpin dengar pendapat, Fri Jhon Sampakang menyebutkan dirinya justru mendapat informasi bahwa setiap jerigen dihargai Rp 10 ribu jika diisi oleh petugas.
“Informasi yang saya dapatkan setiap jerigen tersebut ditagih Rp 10 ribu oleh petugas SPBU”, ungkap Sampakang.
Mencuatnya hal ini membuat ratusan sopir Angkot meminta aparat kepolisian untuk segera melakukan tindakan tegas sebab sudah jelas ada pelanggaran hukum yang terjadi.
“Ini sudah bisa dikatakan sebagai pembiaran dan kami meminta ketegasan pemerintah untuk menuntaskannya. Demikian dengan aparat kepolisian jangan tinggal diam harus segera melakukan pengusutan sebab ujung-ujungnya sopir yang susah dan berimbas pada pelayanan kepada masyarakat”, ujar sejumlah sopir angkot tersebut, sambil memberikan peringatan kepada pengelola SPBU agar melakukan pemecatan kepada oknum-oknum petugas SPBU yang dinilai nakal. (js)



TMMD Rembang Bagian Dari FKPPI

Rembang, detiKawanua.com – Kegiata Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Yang diselenggarakan oleh Kodim 0720/Rembang yang dilaksanakan diwilayah Desa Pasedan Kecamatan Bulu mendapatkan apresiasi serta dukungan dari berbagai pihak.
Tak mau ketinggalan, ibu-ibu dari FKPPI Rembang turut hadir dan bekerja membantu langsung pengerjaan jalan dilokasi TMMD bersama Satgas TMMD dan warga setempat. Dalam kesempatan yang sangat baik ini, ibu-ibu FKPPI ikut langsung membantu penggarapan makadam jalan.
Dengan antusias dan semangat yang perlu diacungi jempol, tanpa canggung dan tak takut kotor. Hal ini dilakukan karna termotifasi akan adanya kegiatan TMMD di Dusun Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu dimana kondisi jalan penghubung desa ini rusak dan sangat memprihatinkan. Selasa (23/10)
Ibu Winar (48) salah satu ibu-ibu FKPPI menuturkan dirinya sangat bangga dan senang dapat membantu langsung disini, “mudah-mudahan pembangunan jalan berjalan lancar dan hasilnya dapat dirasakan langsung bagi warga setempat.” harapnya. (0720)



Peran Gerobak Kayu di TMMD Rembang

Rembang, detiKawanua.com – Segala upaya dilakukan untuk mendukung kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang. Termasuk juga sarana pendukung disiapkan untuk memperlancar proses pembangunan. Apalagi dihadapkan dengan medan yang cukup sulit, banyaknya tanjakan dan turunan. Diperlukan sebuah alat pengangkut untuk mendorong material sampai ke sasaran. Seperti yang dilakukan Serda Agus anggota Satgas TMMD hari ini. Selasa(23/10).
Serda Agus dibantu oleh Kasmito (42), menyiapkan sebuah gerobag yang akan digunakan untuk mengangkut batu, material makadam jalan.
“Gerobag ini milik warga Desa Pasedan yang dipinjamkan kepada kita untuk mengangkut batu bahan makadam jalan. Kalau tidak menggunakan alat ini proses pengangkutan memerlukan waktu yang lama dan tenaga yang cukup banyak,” ujarnya.
Ditempat lain Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD Lettu Inf Supriyanto menyampaikan, proses percepatan pembangunan sasaran fisik terus diusahakan, dengan memanfaatkan alat peralatan yang ada diharapkan pengerjaan sasaran fisik dapat segera terselesaikan.(*)



Komandan Kodim Rembang Sidak Dilokasi TMMD

Rembang, detiKawanua.com – Pembangunan jalan diwilayah Desa Pasedan Kecamatan Bulu yang diselenggarakan Kodim 0720/Rembang melalui kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa  (TMMD) Reguler ke-103 telah berjalan dan sedang dalam pengerjaan Satgas TMMD bersama warga setempat.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat menjadi pondasi yang kokoh dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indanesia (NKRI). Kegiatan TMMD  diwilayah Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko disambut baik oleh warga setempat serta dukungan dari beberapa pihak yang terkait.
Komandan Kodim 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, Sos. selaku Komandan Langsung Satgas TMMD Reguler ke-103  dalam kesempatanya berkunjung langsung dilokasi penggarapan jalan, baik dilokasi pengecoran jalan maupun lokasi jalan makadam. Selasa (23/10)
“Pengerjaan jalan penghubung desa ini diharapkan dapat selesai sesuai target yang sudah direncanakan.”  Ungkap Dandim Rembang. Dalam kesempatan ini Beliau juga didampingi Danramil Bulu, Kapolsek Bulu, serta Tokoh Masyarakat setempat. (*)



Tim Scorpion Polres Sangihe, Amankan Pembuat dan Pengedar Upal

Tahuna, detikawanua.com –  Pria berinisial SR, berumur 24 tahun, warga RT 8, kompleks Eneratu,  Kelurahan Tona Dua Kecamatan Tahuna Timur, diamankan Tim Scorpion Polres Sangihe Jumat (19/10/2018), pekan lalu. Pasalnya SR  adalah pembuat dan pengedar uang palsu (upal). 
Berdasarkan informasi dari masyarakat, Tim Scorpion Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sangihe langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka SR. Saksi yakni warga setempat telah melihat langsung saat tersangka SR membuat uang palsu tersebut. Dari hasil cetakan uang palsu tersebut, maka tersangka SR membelanjakan di warung Meydi Polii dan warunt Tatuhas Yanis.
Hal ini dibenarkan oleh saksi milik warung bahwa benar tersangka SR pernah membeli rokok dengan menggunakan uang palsu.
Barang bukti yang diamankan petugas yakni 11 lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu, 4 lembar uang palsu pecahan 100 ribu, 1 buah printer warna,1 buah laptop, 1 rim kertas HVS, 1 buah HP vivo,1 motor mio G, sejumlah rokok hasil pembelian uang palsu. 
Selanjutnya tersangka SR diamankan di Polres Kepulauan Sangihe untuk diambil keterangan dan diproses hukum.
Kapolres Sangihe AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Sangihe Iptu Denny Tampenawas SSos membenarkan kejadian tersebut.
“Kini tersangka sudah diamankan dan menjalani proses pemeriksaan.Bahkan tersangka dijerat dengan Pasal 36 UU no 7 tahun 2011 tentang mata uang, dan ancaman 15 tahun penjara,” kata Kasat Reskrim. (js)



Napitu Himbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Berita Hoax Jelang Pemilu 2019

Tahuna, detiKawanua.com – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) Calon Presiden, Calon Wakil Presiden (Cawapres) dan Calon Anggota Legislatif (Caleg) tahun 2019 mendatang Kepala Polisi Resort (Kapolres) Sangihe AKBP Sudung Napitu SIK, menghimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan berita bohong (Hoax).
Napitu mengatakan rangkaian Pemilu Tahun 2019 sedang berjalan, secara khusus pihak kepolisian saat ini sedang melaksanakan operasi pengamanan Pemilu Presiden dan Legislatif. Untuk itu dalam tahapan Pemilu 2019 ada banyak kerawanan yang perlu diantisipasi.
Lanjut Ia, kerawanan yang perlu diantisipasi terkait dengan berita-berita Hoax yaitu penyampaian informasi yang tidak benar, baik secara lisan maupun sarana komunikasi,” ujar Napitu kepada sejumlah media, Senin (22/10).
Dijelaskannya, bahwa hal tersebut perlu dia sampaikan agar pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang dapat berjalan sesuai dengan harapan.
“Ini perlu, karena kita berharap bahwa pelaksanaan pemilu tahun 2019 ini dapat berjalan dengan baik, aman, tertib dan kondusif, tanpa ada pembunuhan karakter atau penghinaan terhadap sesama para calon,” jelas Napitu.
Tamba, apabila ada informasi yang diterimah harus diteliti terlebih dahulu, dan juga sumber beritanya harus diketahui. Alasanya, luasan informasi yang tidak benar bakal mengarah keranah hukum.
“Jadi kami harapkan informasi yang diterima kita teiliti terlebih dahulu. Ini juga merupakan cara agat kita dapat mengetahui apakah ini berita Hoax atau bukan,” kunci Napitu (js)



Kehadiran Dandim Menambah Semangat Satgas Dan Warga

Rembang, detiKawanua.com – Komandan Kodim 0720/Rembang (Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S.Sos.) yang juga sebagai Dansatgas TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 TA. 2018 di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang,  hampir setiap hari beliau datang langsung ke lokasi TMMD.
Hari ini Dansatgas TMMD itu langsung turun ke jalan tempat dilaksanakannya pembangunan jalan berupa makadam, kehadirannya untuk mengecek langsung dan ingin tahu sampai sejauh mana pembangunan yang sedang berjalan saat ini sudah dilaksanakan. Sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas keberhasilan program TMMD ini, Ia selalu cek setiap saat bagaimana kesiapan tenaga kerja dari anggota Satgas TMMD dan juga dari masyarakat. Selasa (23/10).
Kehadiran Dansatgas juga memberikan semangat anggota Satgas TMMD dan warga yang sedang bekerja, karena dengan datangnya seorang Komandan akan menambah semangat dan moril tinggi bagi anggotanya.
“Kehadiran kami di lokasi TMMD memang sesuatu yang harus kami lakukan, disamping ingin tahu sudah sampai mana pembangunan ini dan juga untuk memberikan semangat kepada para anggota dalam melaksanakan tugas”, tutur Andi Budi. (*)