Warga Desa Pasedan Nantikan Jalan Yang Layak

Rembang, detiKawanua.com – Dewasa ini pembangunan di wilayah Indonesia semakin mengeliat baik pembangunan Fisik berupa pembangunan jalan,gedung dan pembangunan yang lain yang di peruntukan kesehjahteraan Masyarakat,Dan tak lain juga pembangunan jalan di Desa Pasedan Dukuh Ngoto meski pembangunan di daerah meningkat,Pasedan kususnya Dukuh Ngotoko masih taraf tertingal dengan daerah lain.

Pemerataan pembangunan harus bisa di nikmati oleh seluruh kalangan masyarakat baik di pelosok maupun di daerah pedalaman.seperti itulah mungkin misi yang di emban TMMD(TNI Manungal Membangun Desa ) Reguler ke 103 kodim 0720/Rembang kali ini yang kebetulan tahun ini berada di Desa Pasedan,sehingga masyarakat Pasedan merasa beruntung meski tanpa ada program pembangunan dari pemerintah baik dari Desa Maupun Pemerintah Pusat,sebentar lagi masyarakat Pasedan akan menikmati jalan yang layak di lalui seperti desa-desa lainya.

Kondisi jalan yang rusak yang di penuhi dengan bebatuan,lokasi yang berada di tengah hutan membuat desa pasedan jarang tersentuh pembangunnan,hal ini lah yang membuat masyarakat pasedan sangat bahagia begitu mereka tau bahwa desanya mendapat bantuan pembangunan jalan dari program TMMD yang di prakarsai oleh kodim Rembang.

“Selama ini kami berusaha untuk mengusulkan pembangunan berupa jalan penghubung Dukuh Ngotoko ke Desa Pasedan ,karena dengan adanya Angaran Desa yang besar saya kira mampu untuk memperbaiki jalan ini,seperti halnya desa –desa yang lain tapi kenyataan nya sampe sekarang belum di bangun juga,” kata Sumiati (47) warga Dukuh Ngoto. Jumat (26/10).

Tapi Impian Sumiati dan Masyarakat Dukuh Ngotoko yang lain untuk memimpikan memiliki jalan yang bagus dan layak untuk di lalui sehari-hari akan segera  segera terwujud dengan adanya program TMMD ini.(*)




Dinsos Boltim Mulai Salurkan Bantuan Penyandang Cacat

Kadinsos Boltim, Rudi S. Malah. 

Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Dinas Sosial (Dinsos) Boltim sudah mulai melakukan penyaluran sejumlah bantuan kepada para penyandang cacat
Kepala Dinsos Boltim Rudi S Malah kepada media ini mengungkapkan soal bantuan dimaksud, bahwa di tahun 2018 ini bentuk bantuan pemerintah itu bervariatif diantaranya kepada para penyandang cacat, tuna susila, eks napi dan usaha ekonomi produktif lansia. 
“Tahun ini bantuannya bervariarif, yakni 40 kursi roda, 70 tongkat, dan alat dengar telinga ada 70 untuk penyandang cacat. Anggarannya senilai Rp 500 juta ditambah dengan usaha ekonomi prodiktif lansia,” jelas Rudi.
Untuk wanita tuna susila, dan yang mengalami permasalahan sosial, sekitar Rp 350 juta. Bantuannya, Sembilan bahan pokok (Sembako) berupa beras 60 Kg, minyak kelapa 20 liter, garam yodium 2 lusin, telur ayam 90 biji, ikan kaleng 24 kaleng, super mie 3 dus.   Kalau diuangkan kemungkinan mereka dapat Rp 2 jutaan lebih, tetapi bentuk bantuannya bukan uang. Ini kita salurkan dalam waktu dekat sebab pendataaannya sudah ada. Kita tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari Pak Bupati Boltim. Ya, kemungkinan Novembee mendatang. 
“Intuk bantuan kepada mantan (eks) napi rekisar Rp 138 juta, namun kita salurkan dalam bentuk barang yaitu, mesin pangkas rumput (sleser-red). Dan sebagian sudah lakukan penyalurannya beberapa bulan kemarin. Saat ini masih sementara dilakukan penyaluran untuk 30 orang penerima bantuan. Pergunakanlah dengan baik bantuan yang diberikan pemerintah. Jangan diperjualbelikan barang bantuannya,” terang Rudi, sembari mengimbau.
(Fidh)



Demi Pembangunan Desa Untuk Kesejahteraan Masyarakat, Dj Mokodompit Optimis Jadi Sangadi Tomsel

Djawi Mokodompit, Calon Sangadi Tombolikat Selatan.

Boltim, detiKawanua.comPemilihan Kepala Desa (Sangadi-red) serentak untuk 17 desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), tinggal menghitung hari yang nantinya akan digelar tepat pada Senin 29 Oktober pekan depan. Di antaranya termasuk Desa Tombolikat Selatan, Kecamatan Tutuyan juga melakukan pemilihan kepala desa.

Salah satu calon Sangadi Tombolikat Selatan (Tomsel) Djawi Mokodompit dengan Nomor urut 3 (Tiga), saat ditemui usai menggelar kampanye pada Kamis (25/10/2018) kemarin, mengatakan jika dirinya menjadi Kepala Desa Tomsel maka program yang tertuang dalam visi-misi Bupati Boltim akan diterapkan atau dilakukan melalui pembangunan di desa.

“Tujuan Saya ingin menjadi Sangadi, yakni untuk mensejahterakan warga masyarakat khususnya di Desa Tombolikat Selatan melalui program pembangunan dari segala aspek, yang tak lepas dari apa yang tertuang dalam visi-misi Bupati Boltim,” ujarnya.

Lanjut dikatakannya, bahwa tidak ada dorongan dari siapapun untuk saya mencalonkan Kepala desa. Ini semata keinginan saya karena hakikatnya guna membangun desa demi dan untuk masyarakat.

“Jika memang ada kepercayaan masyarakat kepada saya untuk menjadi Sangadi, maka Saya mampu dan sanggup menjalankan roda pemerintahan lewat program pembangunan desa. Karena, seorang pemimpin wajib memegang, menjalankan, melakukan pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga, kelak masyarakat dapat merasakan dampak dari kinerja kita dalam membangun desa,” jelasnya kepada media ini.

Soal pembangunan, kata dia, itu semua berdasarkan dana atau anggaran untuk pemberdayaan dalam segala aspek dan pembangunan yang langsung menyentuh kepada masyarakat secara menyeluruh. Saya inginkan warga Tomsel merasakan langsung kesejahteraan dalam berbagai aspek pembangunan dan pemberdayaan. Itu keingunan dan tujuan saya.

“Lita tingkatkan ekonomi masyarakat sesuai dengan profesi atau keahlian mereka (warga-red) itu sendiri, melalui pengembangan usaha masyarakat. Pula dilakukan pembuatan akses-akses jalan pertanian, guna mendorong peningkatan pendapatan ekonomi para petani, serta kita upayakan warga kurang mampu agar mendapatkan bantuan dari pihak pemerintah. Ini semua masuk dalam prioritas termasuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kepala desa adalah salah-satu perpanjangan program Bupati untuk pembangunan pemberdayaan demi sejahteranya warga masyarakat. Saya sangat optimis, bahwa masyarakat desa Tombolikat Selatan akan memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi Sangadi pada hari pencoblosan atau pemilihah Sangadi pada Senin (29/10) pekan depan hingga 6 tahun ke depan. Saya yakin bakal memimpin desa ini. Harapan saya, mari kita jaga stabilitas keamanan ketika hari pencoblosan nanti,” ungkap mantan Sangadi Desa Tombolikat ini, sebelum dilakukan pemekaran desa sekitar puluhan tahun lalu.

Diketahui, nama Calon Kepala desa (Sangadi) untuk desa Tombolikat Selatan kecamatan Tutuyan pada pemilihan kepala desa, Senin 29 Oktober 2018 yakni :
Heri Dilapanga nomor urut 1 (Satu)
Zulkifli Mokodompit nomor urut 2 (Dua)
Djawi Mokodompit nomor urut 3 (Tiga)
(Fidh)



TIGA PETINJU ASAL RUM-BAH SIAP BERLAGA DI FINAL PORKAB MALAM INI…

MINSEL, detikawanua.com – Capaian Prestasi Para Petinju Amurang barat yang berlaga di Pekan Olahraga Kabupaten ( PORKAB ) Minahasa Selatan rasanya bukan hal yang mudah  bahkan dari 2 kali pertandingan terpantau penuh perjuangan dan menguras tenagaa karena sebagian besar masih kategori pemula.

Namun optimisme para pemain dan di tunjang dengan Pelatih , Pembina , sekaligus pendukung dan terus berupaya dan memberi suport serta semangat agar atlit terus berlatih dan berusaha disiplin dan menjadi petinju yang tanggu dan kuat terselip kesan Cabor Tinju ini sangat menjanjikan

Adapun Kecamatan yang menonjol dari Cabor untuk Babak Final sebentar malam adalah Kecamatan Amurang Barat dengan 6 petinju yang masuk Final malam ini

Dari 6 petinju tersebut 3 di antaranya adalah Petinju dari Rumoong Bawah yang di latih oleh Chots Stevi Kelung dengan Pembina Pemerintah keCamatan Ambar Sonny Makaenas dan Koni Ambar juga Lurah Rumoong bawah yang ikut memberi suport bagi Petinju dari Rumoong Bawah

Tiga Petinju Rumbah yaitu Harly Mosal , Aldy Montiley , dan Andrey Tampi

Lurah Rumoong Bawah Donny Rumengan SH mengaku bangga boleh masuk Final dan itu saja sudah bersyukur karena mereka ini adalah petinju Pemula. ” memang ini suatu capaian yang sangat luar biasa dan untuk Final sebentar kita lihat saja nanti seperti apa yang pasti saya selaku pemerintah selalu suport dan optimis Atlit Tinju asal Rum-bah akan memberikan yang terbaik. Imbuh Rumengan

Salah satu Petinju yang akan berlaga nanti malam Harly Mosal optimis akan hasil sebentar malam dan kami bertiga akan berikan yang maksimal untuk Rum- bah .pasti bisa..
( Vandytrisno )




Hormati Para Pemimpin Minahasa Sebelumnya, Bupati ROR Ziarah ke 4 Makam Ini

Minahasa, detiKawanua.com – Dalam rangka Hari Jadi Minahasa ke-590 tahun 2018, Bupati Minahasa Ir. Royke Roring, M.Si (ROR) melakukan upacara ziarah ke Makam Mantan Bupati Minahasa dan Wakil Bupati Minahasa, yang diawali di Makam Bupati Minahasa Periode tahun 1998-2003, Alm Drs Dolfie Tanor, Jumat (26/10) pagi, di Pemakaman Keluarga di Kelurahan Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara.

Usai dari Makam Alm Dolfie Tanor, Bupati ROR kemudian menuju ke Makam Wakil Bupati Minahasa periode 1998-2003 Alm. Boy Tangkawarouw, selanjutnya ke Makam Bupati Minahasa Periode 1993-1998 Alm Drs Karol Lasut Senduk, juga di Kakaskasen.

Setelah itu, upacara ziara juga dilakukan di Makam Bupati Minahasa Periode 1958-1961 Estevanus Kandou, di Desa Lotta Kecamatan Pineleng.

Di tiga Makam ini, Bupati ROR meletakkan karangan dan tabur bunga, serta melakukan hening cipta untuk mengenang jasa-jasa yang telah dilakukan para pendahulu sembari juga memberikan penghormatan.

“Kiranya apa yang telah dilakukan para pendahulu kita ini bisa menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat Minahasa. Apa yang sudah dilakukan kiranya kita boleh lanjutkan dan kita boleh dedikasikan, dan kiranya dapat kita kita lakukan dan dapat memberi manfaat bagi rakyat di Kabupaten Minahasa,” terang Bupati.

Upacara ini turut dihadiri masing-masing keluarga dari para Almarhum, jajaran Pejabat dan Pemerintah Kabupaten Minahasa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta undangan lainnya.

(Rr/IsJo)




Batasina : Jaga Kerukunan Umat Beragama

Tahuna, detiKawanua.com – Rangkaian kegiatan Pemuda Peduli yang digelar oleh FKUB dan KNPI 25 – 27 Oktober 2018 salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Sosialisai tentang Kerukunan Umat Beragama yang dilaksanakan di SMP 1 Tabukan Selatan Kampung Bentung, peserta yang terdiri dari siswa SMP dan SMU, Pengurus FKUB dan KNPI yang menghadirkan pembicara, Pdt Tedy Batasina STh  Gembala Gereja KGPM yang juga Ketua Satu FKUB Sulawesi Utara.
“Dalam penyampaiannya Batasina mengatakan pribadi dan seluruh pengurus FKUB Propinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi kepada pengurus FKUB dan KNPI Kabupaten Sangihe yang telah melaksanakan kegiatan yang positiv, salah satu kegiatan yang membuka wawasan pemikiran bagi pemuda tentang kerukunan umat beragama,” kata Batasina.
Lanjut dikatakanta, pelangi jika hanya ada satu warna maka tak indah untuk kita lihat, untuk itu warna pelangi bermacam – macam yang menjadi satu hingga indah dipandang mata. Demikian juga dengan kehidupan Umat Beragama yang berbeda – beda tetapi selalu menjadi satu.
“Untuk itu dari perbedaan itulah kita boleh ada disini, kerukunan umat beragama bukanlah baru saat ini terjalin akan tetapi sudah semenjak dari pendahulu kita, mari kita saling bertoleransi antar umat beragama khususnya lagi di Kabupaten Sangihe yang kita cintai bersama,  bersatu kita kuat jangan terpancing degan ajaran – ajaran radikalisme tolak ajaran seperti ini,” kunci Batasina. (js)



Kulkas Alami Disikat Habis Oleh TNI

Rembang, detiKawanua.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa atau yang lebih dikenal dengan TMMD Reguler ke 103 yang dilaksanakan oleh Kodim 0720/Rembang dilaksanakan di Dusun Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang. Bukan saja dilakukan pembangunan fisik berupa pembangunan jalan penghubung antara Dusun Ngotoko dengan Desa Pasedan, belasan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), poskamling dan lainya serta sasaran non fisik.

TMMD sudah berjalan hampir dua minggu, berbagai macam pengerjaan pembangunan sedang dan terus berjalan. Saat beberapa anggota satgas TMMD merehab rumah milik Bapak Sarbu (70) warga Dusun Ngotoko, ada hidangan yang menarik bagi beberapa Anggota Satgas TMMD yang sedang  merehap rumahnya. Salah satu hidangan yang disajikan Bapak Sarbu yang paling disukai yaitu “banyu kendi” (air putih). Jum’at (26/20)

Sangat sederhana hidangan Bapak Sarbu namun cukup menarik minat para satgas yang bekerja menggarap rehap rumahnya. “Malah sering kali Bapak-Bapak tentara minta tambah, air minumnya segar katanya.” ungkap Bapak Sarbu. (0720)




Gotong Royong Bersihkan Semak Belukar

Rembang, detiKawanua.com – Pekerjaan yang banyak dan memerlukan alat peralatan yang banyak pula, dalam program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang saat ini personel Satgas TMMD difokuskan ke sasaran makadam jalan. Karena pekerjaan ini yang membutuhkan waktu dan personel yang extra banyak.
Tak sedikit satgas TMMD dibantu personil AL, Polri dan warga setempat yang ikut bekerja bahu membahu membangun jalan makadam sepanjang 2358 meter di Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko. Memasuki hari yang ke 12 kegiatan TMMD tampak antusias dan semangat membersihkan dan mengangkat semak belukar yang mengganggu pengerjaan jalan makadam. Jum’at (26/10)
Kerjasama yang patut diacungi jempol, demi terwujudnya jalan penghubung yang layak untuk dilalui bagi pengendara maupun pejalan kaki nantinya bisa menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman. (*)



Dua Anggota TNI Membantu Seorang Ibu Yang Mengalami Kesulitan

Rembang, detiKawanua.com – Berbagi macam kegiatan yang dilaksanakan dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang baik kegiatan fisik maupun non fisik. Sebelum berangkat kerja membangun jalan sasaran fisik, Kapten Infanteri Bambang Sutejo dan Serda Suyanto menyempatkan diri  untuk membantu Ibu Sulasmi warga Rt 03/01Dusun Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu. Jumat(26/18)

Dengan senang hati dan antusias Kapten Infanteri Bambang Sutejo Dan Serda Suyanto terlihat sedang membantu Ibu Sulasmi (60) yang sedang mengalami kesulitan saat kambing peliharaanya mau kawin.

Kapten Infanteri Bambang Sutejo menuturkan mereka sangat senang bisa membantu Ibu Sulasmi yang sedang mengalami kesulitan. Kebetulan kami pas lewat dan langsung membantunya.

“Apa yang Kami lakukan ini sebagai ungkapan terimakasih atas dukungan masyarakat terhadap tmmd yang sedang berlangsung, sebagai ujung tombak TNI dan harus peka terhadap situasi dan kondisi pada masyarakat, begitu juga pada acara TMMD ini kita saling membutuhkan, untuk itu sikap kerja sama dan saling membantu yang ada di desa ini jangan sampai luntur apa lagi hilang” jelasnya.(*)




Akar Pohon Dijadikan Tali Alat Bantu

Rembang, detiKawanua.com – Warga masyarakat Desa Pasedan merasa senang dan bangga, nantinya jalan yang semula terjal, berbatu dan berdebu, akan disulap menjadi cor beton dan makadam dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke -103 Kodim 0720/Rembang. Jumat (26/10)
Dalam pelaksanaan kegiatan TMMD Reguler ke -103 yang melewati tanah milik perhutani berkat kordinasi maka kegiatan program TMMD Reguler ke-103 ada titik temu antara pihak perhutani, TNI dan Desa Pasedan dalam rangka pengecoran jalan beton dan makadam. 
Tepatnya di salah satu lokasi penggarapan jalan makadam, nampak satgas TMMD dan warga setempat gotong royong dengan medan jalan yang cukup terjal dan menanjak.
Perjuangan Satgas dan warga saat mengerjakan jalan makadam yang terjal dan menanjak itu sungguh luar biasa demi terwujudnya jalan penghubung desa ini layak untuk dilalui dan menjadi jalan kebanggaan warga setempat kedepan nantinya. (*)