Dandim Rembang Berikan Materi Wawasan Kebangsaan Kepada Murid SDN 1 Pasedan

Rembang, detiKawanua.com – Meski di sasaran non fisik TMMD reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, yang pada tahun 2018 ini bertempat di Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang belum selesai, namun demikian disela-sela kesibukannya mengejar target fisik, Dansatgas TMMD Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S.Sos. Datang ke SDN 1 Pasedan memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan. Senin (5/11)
Dansatgas TMMD dengan didampingi Kapten Cba Eko Yuli T. mengatakan, bahwa wawasan kebangsaan merupakan wujud dari sumpah pemuda yang menyatukan tekad menjadi bangsa yang kuat, dihormati dan disegani oleh negara lain.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian serta meningkatkan Wawasan Kebangsaan dan cinta tanah air kepada generasi muda NKRI,” ujarnya.
Siswa Siswi SDN 1 Pasedan merupakan generasi penerus bangsa, dengan tidak menutup kemungkinan bisa memberikan ilmunya setelah besar nanti, khususnya Desa Pasedan. Besar harapan Dandim TMMD ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi semua warga dan siswa semuanya. Tegas Dandim. (*)



Gubernur Minta Masyarakat Sulut Tidak Khawatir, Stok Dan Harga Bapok Terjamin

Manado, detiKawanua.comBeberapa bulan terakhir mengakhiri tahun 2018 hingga pekan pertama di Bulan November ini, oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam hal ini Dinas Perdagangan Perindustrian (Disperindag) Provinsi Sulut mengungkap kondisi stok bahan pokok (Bapok) dari hasil pantauan tim dilapangan masih aman terkendali Terutama dalam menghadapi perayaan hari besar keagamaan (Natal) hingga tahun baru (pergantian tahun 2018 ke 2019).

“Terutama beberapa bapok yang biasa menjadi penyumbang inflasi terbesar dalam perekonomian daerah seperti bahan pangan, cabe (rica), tomat dan beberapa jenis bapok lainya hingga saat ini terkendali dan stok cukup,” terang Kepala Disperindag Sulut, Jeny Karouw yang saat itu bersama Kepala Biro Perintahan dan Humas, Jemmy Kumendong serta Kabid Ekspor Impor, di Kantor Gubernur, Senin (05/11) malam tadi.

Tidak hanya itu, menurut Karouw juga oleh Disperindag melakukan pemantauan di wilayah kepulauan (Sangihe, Sitaro dan Talaud) yang sebelumnya dikhawatirkan akan terjadi lonjakan harga bapok namun hal itu dijamin stabil.

“Hal itu dikarenakan adanya program pemerintah yaitu Tol Laut, membuat sangat membantu memberikan kemudahan bagi masyarakat kepulauan baik dari penyediaan stok maupun harga bahkan bisa dibawah dari HET (Harga Eceran Tertinggi), seperti gula dengan harga pemerintah Rp 12.500 bisa didapat dengan harga dibawah itu sampai 11 ribu hingga 10 ribu,” ungkapnya, sembari menambahkan ini mengindikasikan membuktikan terjadi pengendalian harga tetap dalam pengendalian pemerintah dan stok tercukupi.

“Sehingga himbauan dari bapak Gubernur (Olly Dondokambey) untuk masyarakat Sulawesi Utara agar tidak khawatir dengan stok bapok dan harganya tidak ada kenaikan signifikan dalam menghadapi hari besar keagamaan di Sulawesi Utara,” ujar Karouw.

(IsJo)




Pembukaan Jumbara PKK ke-8 Berlangsung Meriah

Bupati Boltim Sehan Landjar saat pembukaan Jumbara PKK VIII.


Boltim, detiKawanua.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar SH, secara resmi membuka kegiatan Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) ke-8 Tim Penggerak (TP) PKK tahun 2018. Kegiatan ini digelar di lapangan Desa Mototompiaan Kecamatan Mooat, Senin (05/11), dan berlangsung hingga Sabtu (10/11) mendatang. 
Seperti tahun sebelumnya, agenda rutin TP PKK yang dimotori oleh Ny Nursiwin Dunggio SAP ini, menghadirkan seluruh perwakilan dari tiap desa se-Kabupaten Boltim, dengan memamerkan berbagai hasil kerajinan tangan dan keunggulan desa masing-masing. Selain itu, melalui kegiatan Jumbara ini, terdapat berbagai lomba, mulai dari lomba stand, lomba poco-poco, dan lain-lain. 
Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati disambut meriah oleh warga setempat dan seluruh tamu undangan. Diawali dengan Itum-itum oleh lembaga adat Bolaang Mongondow, dan dilanjutkan dengan tarian Kabasaran yakni tarian adat Minahasa yang merupakan mayoritas etnis di Kecamatan Mooat. 
Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada panitia yang pelaksana, yakni Tim Penggerak PKK Boltim, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah desa serta seluruh komponen masyarakat Kecamatan Mooat. 
Menurut Bupati, terlaksananya kegiatan ini merupakan, hasil kerja sama dan koordinasi  serta komunikasi yang baik dari seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini, di bawah koordinasi Tim Penggerak PKK kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

“Untuk itu, teruslah pupuk dan jalin hal-hal baik yang telah berjalan selama ini, sehingga dengan demikian iven semacam ini akan mampu memberi ruang dan kesempatan bagi Tim Penggerak PKK Boltim, berkiprah dan memberikan  yang terbaik dalam pengabdian kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Lanjut Bupati, TP PKK Boltim merupakan mitra kerja pemerintah yang menjadi ujung tombak dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. PKK sebagai organisasi yang berhubungan langsung dengan keluarga memiliki andil besar dalam membina dan memaksimalkan anggota keluarga melalui para kadernya.

“Karena keluarga merupakan pondasi awal dan modal dasar pembangunan, serta keluarga sebagai lingkungan sosial pertama dalam kehidupan manusia,” ucap Bupati.

Bupati juga berpesan kepada pemerintah desa, tentang beberapa hal yang dianggap sangat penting. Antara lain tentang pengelolaan Dana Desa (DD) yang tertib, transparan, dan akuntabel. “Hindari pelaksanaan program dan kegiatan yang tidak tertata dalam perencanaan, hindari penyalagunaan pemanfaatan keuangan desa, lakukan proses perencanaan dan penganggaran keuangan desa dengan melibatkan seluruh masyarakat melalui forum musyawarah desa,” pesan Bupati.
Tidak hanya itu, Bupati juga berharap agar pelaksanaan pekerjaan fisik yang menggunakan dana Desa harus dilaksanakan secara padat karya tunai (PKT), serta terus mempublikasikan dana desa.

“Dalam penyusunan APBDes agar mengacu kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu Permendagri 113 Tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan desa yang telah diubah dengan Permendagri nomor 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa dan juga Perbup yang mengatur tentang pengelolaan keuangan desa Tahun 2019. Kelola aset desa dengan baik dan jadilah penyelenggara pemerintahan yang memiliki nilai integritas, jujur serta ber-etika dan memberikan pelayan bagi semua tanpa diskriminasi,” pinta Bupati.

Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, sportivitas dan selalu menjaga kekompakan. 
Terinformasi, selain Bupati dan Wabup, acara tersebut juga dihadiri Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Boltim, Anggota DPRD Boltim, Sekretaris PKK Provinsi Sulut, utusan TP PKK Kotamobagu, utusan dari unsur Forkopimda, serta seluruh jajaran pimpinan SKPD. 
(Fidh)



Penjual Caping Keliling Angkat Bicara

Rembang, detiKawanua.com – Kondisi sosial warga masyarakat Desa Pasedan Kecamatan Bulu sangat tenteram dan nyaman, secara umum warga masyarakat setempat sangat ramah dan sopan santun kepada siapapun dengan mengutamakan persaudaraan. Berkaitan dengan adanya kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang  yang berlokasi di wilayah Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko.
Selain bekerja membangun beberapa infrastruktur diwilayah desa ini, Satgas TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang juga membangun karakter warga masyarakat dengan memanfaatkan waktu luang untuk berkomunikasi dengan warga setempat ataupun dengan warga masyarakat lainya. Dalam kesempatanya Kapten Infanteri Bambang Sutejo memanfaatkan waktu luangnya untuk bercengkerama dengan warga dan penjual caping keliling dibawah pohon beringin yang teduh dan sangat cocok untuk  beristirahat dan berbincang-bincang. Senin (5/11)
Kepada warga dan Satgas TMMD, Bapak Jasman (70 tahun) penjual caping mengatakan “Pak Tentara memang baik, selain tugas perang, Pak Tentara juga membangun jalan, poskamling dan rumah didesa ini.”  Karena penjual caping sudah lama tidak keliling diwilayah ini, sehingga ia pun kaget sekaligus bangga  karna jalan yang tadinya rusak sekarang sudah bagus dan nyaman untuk dilalui.
Berkat kerja keras warga dan Satgas TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang bahu membahu mambangun beberapa infrastruktur diwilayah ini diharapkan dapat membawa perubahan yang positif bagi warga masyarakat setempat dan sekitarnya. (*)



Pengarahan Kepada Anggota Satgas Dilokasi TMMD Oleh Korlap

Rembang, detiKawanua.com – Membangun jalan menuju Dukuh Ngotoko adalah membangun dari pinggiran Kabupaten Rembang mendapatkan hajatan Membangun wilayah nya dari tempat yang terpelosok atau pinggiran dengan menggandeng Kodim 0720/Rembang sebagai pelaksana teknisnya melalui Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke -103 tahun 2018. Senin (5/11)
Tak hanya itu saja, Warga masyarakat juga menjadi titik berat guna berpartisipasi dalam membangun desa, tahun ini pelaksanaan kegiatan program TMMD Reguler ke -104 di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.
Anggota satgas TMMD Reguler ke -103 terlebih dahulu diambil apel oleh Kapten Inf Rasiono selaku pasi intel kodim 0720/Rembang guna memberikan arahan, termasuk menjaga nama baik TNI, pasalnya keberadaan anggota satgas TMMD Reguler ke -103 akan kontak langsung dengan warga masyarakat Desa Pasedan.
Selain menjaga kesehatan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan TMMD Reguler ke -103 yang sebentar lagi sudah selesai.
” Bukan hanya nama baik kodim yang dibawa,namun juga TNI angkatan darat yang harus dijaga dengan membangun komunikasi dan silaturahmi secara intensif dengan warga masyarakat Desa Pasedan, manfaat kan waktu seefisien mungkin untuk melaksanakan kegiatan yang positif membantu kesulitan warga masyarakat Desa Pasedan “. tegasnya.
Anggota satgas TMMD Reguler ke -103 yang diberikan arahan ini selama Bersama warga masyarakat baik di lokasi TMMD maupun di rumah warga masyarakat serta sekeliling nya bisa menjaga nama baik TNI, waktu yang tinggal sebentar lagi kita manfaatkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum terselesaikan dan tetap semangat, karena selama pembangunan fisik dan kegiatan non fisik Selaku dibantu personel dari polres serta Pemkab maupun warga masyarakat itu sendiri sebagai objek dari pembangunan. (*)



Makadam Jalan Penghubung Desa Berdindingkan Tebing

Rembang, detiKawanua.com – Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 di Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang telah berjalan 3 minggu dengan sasaran utama bentonisasi jalan,talut tebing dan renovasi rumah tidak layak huni. Senin (05/11/2018)
Menurut Dansatgas yang juga Dandim Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto S.Sos kegiatan TMMD di Pasedan sudah mencapai hasil 75 %.jalan makadam sudah selesai.tinggal talut tebing,betonisasi tanjakan dan finishing pos kampling.untuk renovasi rumah masih dalam tahap pengerjaan antara TNI bersama rakyat .Dandim berharap hasil pembangunan sarana dan prasarana fisik yang telah dibangun melalui program TMMD dapat dimanfaatkan dengan baik dan dipelihara oleh masyarakat Pasedan guna kepentingan umum.
“Saya juga melihat TMMD ini, dapat menumbuhkan semangat gotong-royong, rasa kekeluargaan, partisipasi aktif masyarakat dalam membangun daerahnya, sehingga tercipta jiwa persatuan dan kesatuan yang kokoh serta terwujudnya kemanunggalan TNI bersama Rakyat”.katanya.
Dandim Rembang juga menerangkan semua kegiatan yang telah di laksanakan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan sosial masyarakat Pasedan untuk menuju masyarakat yang semakin sejahtera, mandiri, serta memiliki ketahanan wilayah tangguh dalam menghadapi setiap ancaman baik yang datang dari dalam dan dari luar negeri. (*)



Antusias Warga Menuju Lokasi TMMD Rembang

Rembang, detiKawanua.com – Kegiatan Kerja bakti dilokasi Tentara Manunggal Membangun Desa ( TMMD) Reguler ke -103 Desa Pasedan pada hari Senin (5/11/2018 ) adalah giliran Rt 03 Rw 01.(5/11)
Kekompakan warga masyarakat Desa Pasedan tidak diragukan lagi kebersamaan dan bergotong-royong selalu diutamakan, kesederhanaan membuat mereka tidak lupa akan jati diri bangsa Indonesia.
Sesuai pengamalan Pancasila dan UUD 1945 sebagai warga negara Indonesia yang mengedepankan persatuan dan kesatuan karena hidup tidak sendirian, kebersamaan dan bergotong royong selalu ditanamkan demi mewujudkan  cita – cita bangsa Indonesia.
Bapak Kusman selalu kepala Desa Pasedan mengatakan dalam program TMMD reguler ke -103 sesuai hasil musyawarah ditingkat desa untuk membantu dan  menyukseskan program TMMD reguler ke -103 warga masyarakat Desa Pasedan diatur secara bergiliran dari Rt satu dan seterusnya secara bergiliran.
” Saya atur kerja bakti dilokasi TMMD reguler ke -103 secara bergiliran sesuai dengan hasil kesepakatan musyawarah ditingkat desa demi mewujudkan suksesnya program TMMD reguler ke -103 Desa Pasedan,dan seluruh warga masyarakat Desa Pasedan mengucapkan terima kasih sekali dengan adanya program ini,semoga kedepannya ada lagi program – program lainnya,” ucapnya.
Rasa kebersamaan dan bergotong royong di daerah pedesaan merupakan ciri khas tersendiri sehingga terjalin hubungan yang baik satu dengan yang lainnya,dan dengan adanya program TMMD reguler ke -103 membuat warga masyarakat Desa Pasedan lebih maju lagi dan dapat menjalin hubungan silaturahmi dengan dukuhan – dukuhan lainnya. (0720)



Anggota TNI Bantu Warga Muat Tembakau Milik Warga

Rembang, detiKawanua.com – Serda Heru anggota Satgas (Satuan Tugas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, pagi ini, Senin (5/11) saat mau berangkat ke lokasi TMMD Reg-103 di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, dimintai bantuan oleh pak Damirin, (52), warga Desa Pasedan, yang sedang kesulitan menaikan tembakau hasil panennya yang akan dikirim ke gudang tembakau di Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang karena sendirian. Senin (5/11)
“Kasihan pak Damirin, dia sendirian harus mengangkat beban itu sendiri, istrinya yang biasa membantu mengangkat tembakau hasil panennya itu katanya baru dimintai tolong tetangganya sedang punya hajat atau syukuran,” tutur Heru.
“Untung tadi saya pas mau berangkat ke lokasi di ajak ngobrol dulu sama pak Ngadiman dijalan saat mau mengantarkan sekolah anaknya. Setelah selesai membantu, malah saya mau dikasih rokok oleh pak Ngadirin, tapi saya tolak.” Tegasnya. (*)



Alat Pencampur Material Selalu Menemani TNI Dan Warga Saat Pengecoran Jalan

Rembang, detiKawanua.com – Seorang prajurit harus mempunyai kemampuan baik itu menembak,beladiri dan berolahraga demi menunjang dalam setiap kegiatan sehingga kemampuan – kemampuan tersebut harus dimiliki setiap prajurit TNI. Senin (5/11)
Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke -103 membutuhkan kesehatan yang prima karena dihadapkan dengan kondisi dan beratnya medan lokasi TMMD reguler ke -103.
Pembangunan fisik berupa pengecoran jalan salah satu kegiatan yang membutuhkan tubuh yang prima seperti yang dilakukan Serda Arizona salah satu anggota satgas TMMD reguler ke -103 dari Yonif 410/Alugoro yang piawai dalam mengoperasionalkan mesin pencampur adukan (molen-red) ini dengan kelincahan tangan dan kaki nya prajurit yang berpangkst sersan itu terlihat lincah sekali.
” Saya dulu pernah kerja bangunan jadi insyaallah kalau mengoperasionalkan mesin molen bisa”. ungkapnya dengan nada merendah.
Selain mesin ini harus selalu beroperasional karena pengecoran jalan beton arah Dukuh Ngotoko harus selesai dengan waktu yang telah ditentukan.
Medan yang kurang bersahabat merupakan tantangan tersendiri bagi anggota satgas TMMD reguler ke -103 untuk merampungkan pekerjaan fisik ini. (*)



Polisi Amankan Diduga Pelaku Judi Togel

Tahuna, detikawanua.com – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sangihe melakukan penangkapan judi togel, Sabtu (3/11/2018), di Sawang Bendar Kecamatan Tahuna, diduga dilakukan oleh lelaki inisial MAT alias Amir, berumur 51 tahun, warga Kelurahan Sawang Bendar Kecamatan Tahuna.
Untuk kronologis penangkapannya yakni berdasarkan informasi masyarakat bahwa lelaki MAT di Kelurahan Sawang Bendar ada kegiatan judi togel. Lalu dari Tim  Sat Reskrim dibawa pimpinan Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sangihe IPTU Denny Tampenawas SSos langsung menuju lokasi dan melakukan pemantauan.
Dan benar lelaki MAT diduga sedang melakukan kegiatan judi togel, saat itu dari tim langsung melakukan penggrebekan dan benar lelaki MAT sedang melakukan kegiatan judi togel Kamboja dengan bukti-bukti berupa kertas rekapan angka pasangan, uang pemasangan, dan handphone (HP).
Dari hasil keterangan tersangka membenarkan bahwa Sabtu (3/11/2018), sedang melakukan kegiatan judi togel Kamboja dengan cara Tersangka menerima pasangan angka dan uang pasangan dari masyarakat.
Dan nanti pada pukul 01.00 Wita, angka akan keluar lewat online dan jika pemasang ada angka yang keluar sesuai pasangannya, maka pemasang akan mendapat uang menang, dan jika tidak maka tersangka yang akan medapatkan keuntungan.  
Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni 8 lembar kertas rekapan angka, uang sejumlah Rp509.000,-, 1 buah HP merk Mito warna hitam, 1 buah HP merk Samsung warna putih.
Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Denny Tampenawas SSos membenarkan kejadian itu.
“Tersangka kini sudah diamankan petuga dan menjalani proses hukum. Dikenakan dalam Pasal 303 ayat (1) KUHP ancaman 10 tahun penjara,” kata Kasat Reskrim.  (js)