Taviv Watuseke Ajak Masyarakat Dukung Program Mitra Bebas Sampah Plastik
Mitra,detiKawanua.com – Ketua Dewan Pimpinan Rakyat daerah (DPRD)Kabupaten Minahasa tenggara (Mitra) Taviv Watuseke menghimbau seluruh masyarakat untuk menunjang seluruh Program Pemerintah kabupaten tak terkecuali terkait kebersihan.
” mari kita dukung seluruh program pemkab terlebih yang saat ini sementara gencar di gaungkan untuk menghindari penggunaan air kemasan dalan setiap hajatan yang tentunya menghasilkan sampah plastik,”ajak watuseke dalam sambutan syukur Hutbke 36 desa morea.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, pemerintah kecamatan hingga hukum tua bahkan kepala lingkungan harus proaktif mensosialisasikan terkait edaran dari pemkab Mitra yang bertujuan menciptakan mitra menjadi kota bersih.
” pasti setiap terobosan yang positif harus kita tunjang bersama, peran seluruh element sangatlah penting, mari kita wujudkan demi mitra lebih bersih demi anak cucu dikemudian hari,” tutur Watuseke. (Indri).
Lombongadil : Hoax Kalau UPT Dinas Kependudukan Akan Dihilangkan
FMIPA Unsrat Sosialisasi Potensi Air Tanah di Perumahan Banua Buha Asri 2
Keberadaan akuifer di bawah permukaan tanah dapat diketahui melalui eksplorasi menggunakan metode geolistrik.
Karena itu, sebagai implementasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Tim dosen dari Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yakni Seni Herlina J. Tongkukut dan As’ari, telah melakukan pemetaan keberadaan akuifer di kompleks Perumahan Banua Buha Asri 2 Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sabtu (20/10/2018) lalu.
Peta Perumahan Banua Buha Asri 2, Manado. /ist
Menurut Tongkukut, pengukuran dilakukan menggunakan resistivitymeter dengan konfigurasi Wenner Alpha dan posisi akuifer diidentifikasi dengan nilai resistivitas ρ < 57 Ωm. Teridentifikasi bahwa potensi akuifer terdapat di Lorong 3 pada lintasan 1A (dari kiri ke kanan) pada meter ke-15 sampai meter ke-63, lintasan 1B pada meter ke-33 hingga meter ke-134.
“Di Lorong 4 pada lintasan 2A terdapat akuifer pada meter ke 25 hingga meter ke-120, lintasan 2B pada meter ke-72 hingga meter ke-144. Pada lintasan di Lorong 4 diketahui bahwa air yang diperoleh dari akuifer dengan kedalaman yang kurang dari 10 m mempunyai kualitas yang kurang baik seperti yang terlihat pada sumur warga,” ujarnya.
As’ari menambahkan, pada lintasan 3A dan 3B yang berada di Lorong 7, akuifer menerus di sepanjang lintasan pada kedalaman 1m hingga 20 m dengan kualitas air yang baik.
“Kondisi keberadaan akuifer telah disosialisasikan kepada warga perumahan untuk dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam mencari sumber air tanah bagi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. ***
Anak 4 Tahun Tewas Tenggelam Di Partai Amurang Ka-Bah
MINSEL, detiKawanua.com – Amurang kembali dihebohkan dengan peristiwa ditemukannya seorang anak Bernama EFRAIM WEOL ( EW ) tepatnya di Pantai KAWANGKOAN BAWAH Kecamatan AMURANG BARAT KABUPATEN MINAHASA SELATAN
Sesuai Kronologis kejadian yang di Rilis pihak Reskrim Polres MINSEL yang di teruskan ke awak media sebagai Laporan Awal yaitu :
Pada Hari Senin Tanggal 05 November 2018 Pukul 16.00 Wita Bertempat di Pantai Kelurahan Kawangkoan Bawah Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan telah ditemukan seorang anak Bernama Efraim Weol, Umur 4 Tahun
Pada saat ditemukan Korban sudah tidak bernyawa lagi dan terapung di Pantai , ini sesuai keterangan sumber Di TKP
Korban pertama kali dilihat oleh Siswa Pelayaran Amurang ( Tidak Dikenali ) yang hendak melewati jalan dekat TKP melihat Korban yang terapung kemudian memberitahukan kepada lelaki Ance Sawotong.
Dari keterangan Sumber
Ance Sawotong, Umur 53 Tahun
pada saat berada di pinggiran pantai hendak melihat perahu tiba-tiba diberitahukan oleh siswa pelayaran yang tidak dikenal bahwa ada orang atau anak yang tenggelam.
Mendengar hal tersebut sumber langsung berlari dan mengangkat Korban selanjutnya membawah korban ke Rumah Sakit Kalooran Amurang.
Adapun keterangan dr. Yoan Manopo selaku dokter jaga pada Rumah Sakit Kalooran Amurang menerangkan bahwa pada saat sumber sementara melaksanakan jaga Sekitar Pukul 16.30 Wita masuk pasien seorang anak bernama Efraim Weol, Umur 4 Tahun, Agama Kristen, Alamat Kel. Kawangkoan Bawah Kec. Ambar.
Sumber menerangkan pada saat sampai di IGD Kondisi korban sudah meninggal dunia dan adapun hasil pemeriksaan sbb :
– Mengeluarkan cairan yang berbusa dari mulut dan hidung.
– Pupil Korban sudah lebar menandakan korban meninggal sudah lebih dari 5 menit dalam artian sebelum dilakukan tindakan di rumah sakit korban memang sudah meninggal.
– Proses Kekakuan pada tubuh Korban belum ada jadi proses kematian Korban belum lebih dari 3 ( tiga ) Jam.
– Korban terapung belum lebih dari 3 ( tiga ) Jam dikarenakan kulit Korban tepatnya pada bagian jari-jari belum keripit.
– Korban pada saat dibawah ke rumah sakit dalam keadaan basah dan berpasir
– Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh Korban.
Penyidikan terus dilakukan lewat keterangan saksi dan olah TKP
Saat petugas ingin meminta keterangan ke orang tua Korban ,Bapak Enjel Weol dan Ibu Meiva Mondow belum dapat dimintai keterangan.
( Vandytrisno/hpom )
Pemerintahan ROR-RD Terima Hibah Lahan 3 Hektar Milik Keluarga Kandouw Untuk RS
Minahasa, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa secara resmi telah sah akan menduduki tanah seluas 3 Hektar yang berlokasi disekitaran Basecamp Daerah Tonsaru Tondano. Kebenaran itupun keluar dari ucapan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw selaku pemilik lahan yang sontak memberikan rasa kejut bagi seluruh peserta rapat paripurna DPRD pada Peringatan HUT Kabupaten Minahasa ke-590 yang berlangsung di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Senin (05/11). Lebih jelasnya dalam sambutan Wagub Kandouw saat itu menjelaskan lahan tersebut diberikan sebagai hibah untuk pemanfaatan pembangunan Rumah Sakit (RS) Minahasa.
Sementara itu Bupati Minahasa, Royke O.Roring (ROR) mengucapkan banyak terima kasih atas hibah yang diberikan orang nomor dua di Sulut.
“Tentunya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minahasa menanggapi apa yang disampaikan pak wagub tadi merasa gembira dan berterima kasih oleh keluarga Kandouw-Tanos yang telah menghibahkan tanah lebih dari 3 hektare (milik keluarga Kandouw-Lompoliuw),” kata ROR kepada wartawan.
“Kita akan lihat perkembangan kedepan sehingga rencana pembangunan rumah sakit bisa dipercepat. Lokasi tentu tidak jauh dari Basecamp Pak Wagub di Daerah Tonsaru,” terang Bupati yang berpasangan dengan Wakil Bupati, Robby Dondokambey (RD) itu.
Untuk kelanjutan proyek pembangunan RS itupun diperkirakannya nanti akan berlangsung pada tahun 2019 mendatang.
“Kita sebenarnya berharap akhir tahun ini sudah masuk pada FS (Feasibility Study) dan masterplan karena anggaran sudah disiapkan tetapi melihat waktu yang sudah sangat mepet sepertinya itu sangat sulit dilaksanakan. Kita targetkan tahun depan jika sudah selesai FS dan masterplan akan dilanjutkan dengan DED atau Detail Engineering Desain. Supaya Tuhan berkenan tahun depan kita sudah peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit,” tambah Roring seraya memohon doa dukungan masyarakat Minahasa atas tercapainya pembangunan RS tersebut yang nantinya pula bermanfaat bagi rakyat Minahasa.
(IsJo/*)
TNI Terus Kebut Penggarapan Bedah Rumah
Selang Panjang Suplay Air Secara Otomatis Saat Pengecoran Jalan Diketinggian
Proses Pemindahan Material Bangunan Dilokasi TMMD
Rembang, detiKawanua.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 di Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang Kodim 0720 / Rembang terus berjalan,Dalam setiap aktifitas pengerjaan fisik seperti pembangunan pengecoran jalan tidak semua berjalan mulus dalam proses pengerjaannya, dengan segala aktifitas rutin untuk penyelesaian pekerjaan, terdapat kendala alam seperti hujan serta kendala dalam sarana pengangkutan untuk menuju ke tempat lokasi pengerjaan fisik jalan.
“Tidak semua pekerjaan program TMMD itu berjalan mulus di lapangan, karena medannya memang agak lumayan berat.namun apapun rintangan nya jika TNI bersama rakyat semua akan menjadi mudah,”Kata Bati Bhakti TNi Kodim Rembang Serma Selamet.Seperti yang di alami Satgas TMMD di Desa Pasedan Kecamatan Bulu Rembang.Di mana jalan yang menjadi penghubung antara Dusun Ngotoko ke Pasedan lumayan parah, tapi kini sudah di perbaiki oleh Satgas TMMD. Senin (5/11)
Namun demikian tidak sedikitpun menyurutkan semangat anggota satgas dan masyarakat Pasedan dalam meneruskan program TMMD tersebut. TNI dan masyarakat saling bahu membahu dalam memperbaiki jalan tersebut agar dapat kembali di lalui oleh masyarakat Dusun Ngotoko guna mengangkut hasil bumi dan hasil hutan,jalan akan menjadi akses yang mempermudah jalur ekonomi warga Ngotoko. (*)








