Utamakan kerukunan Saat Gotong Royong Bangun Jalan

Rembang, detiKawanua.com – Jalan merupakan akses transportasi  yang sangat penting bagi warga untuk kegiatan sehari hari  baik keluar masuk desa, kegiatan pertanian, hubungan sosial dan kegiatan lainnya. Dan infrastruktur inilah yang sangat dibutuhkan warga Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, yang selama ini rusak parah hingga susah dilalui kendaraan.
Kondisi jalan berupa tanah dan bebatuan serta jalur terjal dan jalan yang naik turun serta berliku, kondisi seperti ini yang menjadikan sasaran Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 TA 2018 diarahkan kesana, dengan tujuan untuk memperbaiki infrastruktur di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.
Tim Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0720/Rembang yang dilapangan telah bekerja keras dalam melaksanakan kegiatan pekerjaan, seperti pekerjaan pengecoran jalan hari ini terus dilakukan bahkan personelnya semakin ditambah. Tampak dilokasi pengecoran jalan banyak warga dan Satgas TMMD yang berada disitu, sehingga jalan seperti banjir manusia. Senin (05/11/2018)
Ditemui secara terpisah, Kepala Desa Pasedan berharap semoga dengan dibangunnya jalan lewat program TMMD ini bisa membantu kesulitan warga khususnya bidang transportasi, dan khusus Dukuh Ngotoko bisa menjadi lebih maju dengan terbukanya akses transportasi ini,” ujarnya (*)



Taviv Watuseke Ajak Masyarakat Dukung Program Mitra Bebas Sampah Plastik

ketua DPRD Mitra Taviv Watuseke 

Mitra,detiKawanua.com – Ketua Dewan Pimpinan Rakyat daerah (DPRD)Kabupaten Minahasa tenggara (Mitra) Taviv Watuseke menghimbau seluruh masyarakat untuk menunjang seluruh Program Pemerintah kabupaten tak terkecuali terkait kebersihan.

” mari kita dukung seluruh  program pemkab terlebih yang saat ini sementara gencar di gaungkan untuk menghindari penggunaan air kemasan dalan setiap hajatan yang tentunya menghasilkan sampah plastik,”ajak watuseke dalam sambutan syukur Hutbke 36 desa morea.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pemerintah kecamatan hingga hukum tua bahkan kepala lingkungan harus proaktif mensosialisasikan  terkait edaran dari pemkab Mitra yang bertujuan menciptakan mitra menjadi kota bersih.

” pasti setiap terobosan yang positif harus kita tunjang bersama, peran seluruh element sangatlah penting, mari kita wujudkan demi mitra lebih bersih demi anak cucu dikemudian hari,” tutur Watuseke. (Indri).




Lombongadil : Hoax Kalau UPT Dinas Kependudukan Akan Dihilangkan

Tahuna, detikawanua.com –  Keberadaan UPT Dinas Kependudukan yang ada dikabupaten sangihe yang berhembus kabar akan dihilangkan hal tersebut dibanta oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten sangihe Dra. R.  Lombongadil. 
Lombongadil menjelaskan sekarang ini Kabupaten Sangihe mendapatkan persutujan dari pemerintah pusat karena faktor Gografis daerah kita yang menuntut pelayanan harus eksekusi ditempat.
“Sekarang ini tinggal menunggu surat dari Kemenotda ke Gubernur baru Gubernur mengeluarkan rekomendasi untuk UPT karena selama ini UPT sangat membantu masyarakat di daerah kita. sembari berharap kiranya para pegawai UPT dapat bekerja semaksimalmungkin dalam melayani masyarakat,” kunci  Lombongadil. (js)



FMIPA Unsrat Sosialisasi Potensi Air Tanah di Perumahan Banua Buha Asri 2

Kegiatan sosialisasi ke warga perumahan. /ist

Manado, detiKawanua.com – Air tanah adalah air yang secara alami berada di bawah permukaan tanah yang terkandung di dalam akuifer dan merupakan sumber air bersih yang banyak digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari.

Keberadaan akuifer di bawah permukaan tanah dapat diketahui melalui eksplorasi menggunakan metode geolistrik.

Karena itu, sebagai implementasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Tim dosen dari Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)  Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yakni Seni Herlina J. Tongkukut dan As’ari, telah melakukan pemetaan keberadaan akuifer di kompleks Perumahan Banua Buha Asri 2 Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sabtu (20/10/2018) lalu.

Peta Perumahan Banua Buha Asri 2, Manado. /ist

Menurut Tongkukut, pengukuran dilakukan menggunakan resistivitymeter dengan konfigurasi Wenner Alpha dan posisi akuifer diidentifikasi dengan nilai resistivitas ρ < 57 Ωm. Teridentifikasi bahwa potensi akuifer terdapat di Lorong 3 pada lintasan 1A (dari kiri ke kanan) pada meter ke-15 sampai meter ke-63, lintasan 1B pada meter ke-33 hingga meter ke-134.

“Di Lorong 4 pada lintasan 2A terdapat akuifer pada meter ke 25 hingga meter ke-120, lintasan 2B pada meter ke-72 hingga meter ke-144. Pada lintasan di Lorong 4 diketahui bahwa air yang diperoleh dari akuifer dengan kedalaman yang kurang dari 10 m mempunyai kualitas yang kurang baik seperti yang terlihat pada sumur warga,” ujarnya.

As’ari menambahkan, pada lintasan 3A dan 3B yang berada di Lorong 7, akuifer menerus di sepanjang lintasan pada kedalaman 1m hingga 20 m dengan kualitas air yang baik.

“Kondisi keberadaan akuifer telah disosialisasikan kepada warga perumahan untuk dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam mencari sumber air tanah bagi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. ***

(Indra



Anak 4 Tahun Tewas Tenggelam Di Partai Amurang Ka-Bah

MINSEL, detiKawanua.com – Amurang kembali dihebohkan dengan peristiwa ditemukannya seorang anak Bernama EFRAIM WEOL ( EW ) tepatnya di Pantai KAWANGKOAN BAWAH Kecamatan AMURANG BARAT KABUPATEN MINAHASA SELATAN

Sesuai Kronologis kejadian yang di Rilis pihak Reskrim Polres MINSEL yang di teruskan ke awak media sebagai Laporan Awal yaitu  :
Pada Hari Senin Tanggal 05 November 2018 Pukul 16.00 Wita Bertempat di Pantai Kelurahan Kawangkoan Bawah Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan telah ditemukan seorang anak Bernama Efraim Weol, Umur 4 Tahun
Pada saat ditemukan Korban sudah tidak bernyawa lagi dan terapung di Pantai , ini sesuai keterangan sumber Di TKP

Korban pertama kali dilihat oleh Siswa Pelayaran Amurang ( Tidak Dikenali ) yang hendak melewati jalan dekat TKP melihat Korban yang terapung kemudian memberitahukan kepada lelaki Ance Sawotong.

Dari keterangan Sumber
Ance Sawotong, Umur 53 Tahun
pada saat berada di pinggiran pantai hendak melihat perahu tiba-tiba diberitahukan oleh siswa pelayaran yang tidak dikenal bahwa ada orang atau anak yang tenggelam.
Mendengar hal tersebut sumber langsung berlari dan mengangkat Korban selanjutnya membawah korban ke Rumah Sakit Kalooran Amurang.

Adapun keterangan dr. Yoan Manopo selaku dokter jaga pada Rumah Sakit Kalooran Amurang menerangkan bahwa pada saat sumber sementara melaksanakan jaga Sekitar Pukul 16.30 Wita masuk pasien seorang anak bernama Efraim Weol, Umur 4 Tahun, Agama Kristen, Alamat Kel. Kawangkoan Bawah Kec. Ambar.
Sumber menerangkan pada saat sampai di IGD Kondisi korban sudah meninggal dunia dan adapun hasil pemeriksaan sbb :
– Mengeluarkan cairan yang berbusa dari mulut dan hidung.
– Pupil Korban sudah lebar menandakan korban meninggal sudah lebih dari 5 menit dalam artian sebelum dilakukan tindakan di rumah sakit korban memang sudah meninggal.
– Proses Kekakuan pada tubuh Korban belum ada jadi proses kematian Korban belum lebih dari 3 ( tiga ) Jam.
– Korban terapung belum lebih dari 3 ( tiga ) Jam dikarenakan kulit Korban tepatnya pada bagian jari-jari belum keripit.
– Korban pada saat dibawah ke rumah sakit dalam keadaan basah dan berpasir
– Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh Korban.

Penyidikan terus dilakukan lewat keterangan saksi dan olah TKP
Saat petugas ingin meminta keterangan ke orang tua Korban ,Bapak Enjel Weol dan Ibu Meiva Mondow  belum dapat dimintai keterangan.

( Vandytrisno/hpom )




Pemerintahan ROR-RD Terima Hibah Lahan 3 Hektar Milik Keluarga Kandouw Untuk RS

Minahasa, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa secara resmi telah sah akan menduduki tanah seluas 3 Hektar yang berlokasi disekitaran Basecamp Daerah Tonsaru Tondano. Kebenaran itupun keluar dari ucapan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw selaku pemilik lahan yang sontak memberikan rasa kejut bagi seluruh peserta rapat paripurna DPRD pada Peringatan HUT Kabupaten Minahasa ke-590 yang berlangsung di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Senin (05/11). Lebih jelasnya dalam sambutan Wagub Kandouw saat itu menjelaskan lahan tersebut diberikan sebagai hibah untuk pemanfaatan pembangunan Rumah Sakit (RS) Minahasa.

Sementara itu Bupati Minahasa, Royke O.Roring (ROR) mengucapkan banyak terima kasih atas hibah yang diberikan orang nomor dua di Sulut.

“Tentunya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minahasa menanggapi apa yang disampaikan pak wagub tadi merasa gembira dan berterima kasih oleh keluarga Kandouw-Tanos yang telah menghibahkan tanah lebih dari 3 hektare (milik keluarga Kandouw-Lompoliuw),” kata ROR kepada wartawan.

“Kita akan lihat perkembangan kedepan sehingga rencana pembangunan rumah sakit bisa dipercepat. Lokasi tentu tidak jauh dari Basecamp Pak Wagub di Daerah Tonsaru,” terang Bupati yang berpasangan dengan Wakil Bupati, Robby Dondokambey (RD) itu.

Untuk kelanjutan proyek pembangunan RS itupun diperkirakannya nanti akan berlangsung pada tahun 2019 mendatang.

“Kita sebenarnya berharap akhir tahun ini sudah masuk pada FS (Feasibility Study) dan masterplan karena anggaran sudah disiapkan tetapi melihat waktu yang sudah sangat mepet sepertinya itu sangat sulit dilaksanakan. Kita targetkan tahun depan jika sudah selesai FS dan masterplan akan dilanjutkan dengan DED atau Detail Engineering Desain. Supaya Tuhan berkenan tahun depan kita sudah peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit,” tambah Roring seraya memohon doa dukungan masyarakat Minahasa atas tercapainya pembangunan RS tersebut yang nantinya pula bermanfaat bagi rakyat Minahasa.

(IsJo/*)




TNI Terus Kebut Penggarapan Bedah Rumah

Rembang, detiKawanua.com – Anggota Satgas (Satuan Tugas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang dan warga setempat sudah tiga hari ini mengerjakan rehap rumah Bapak Ngadimin, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, yang masuk dalam daftar sasaran tambahan pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) program TMMD Reg-103 Kodim 0720/Rembang TA. 2018. 
Dalam pengerjaan pembangunan rumah Ngadimin termasuk sangat cepat sekali, seperti yang terlihat sekarang ini dinding rumah sudah berdiri rapi setengah mau jadi. Senin (5/11)
“Kami memang kejar Target, semoga dalam waktu seminggu pekerjaan sudah terselesaikan, karena penutupan TMMD tinggal 9 (Sembilan) hari lagi, semoga senantiasa diberikan kelancaran. ” ungkap Serka Edi anggota Satgas TMMD. (*)



Selang Panjang Suplay Air Secara Otomatis Saat Pengecoran Jalan Diketinggian

Rembang, detiKawanua.com – Berbagai macam cara dilakukan Satgas TMMD dan Warga saat menggarap pengecoran jalan yang terletak diketinggian Gunung Gunder. Dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang yang dilaksanakan di Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko.
Sejauh ini pembangunan beberapa kinfrastruktur desa sedang berjalan dan terus dikerjakan guna mencapai target yang sudah direncanakan sejak awal oleh pikak Kodim 0720/Rembang. Dilokasio penggarapan pengecoran jalan dengan medan tanjakan cukup menyulitkan bagi Satgas TMMD dan Warga saat bekerja mengecor jalan tanjakan tersebut. Senin (5/11)
Akan tetapi Satgas TMMD dan warga tak kalah akal, dengan berbekal selang yang cukup panjang dapat dimanfaatkan untuk menyuplay air dari ketinggian. Tak perlu naik turun bawa air dengan menggumakan ember lagi, dan pengerjaan pengecoran jalan pun serasa tak ada hambatan meskipun dilokasi dengan medan yang cukup sulit.
“Selang ini sangat membantu kami saat mengecor jalan tanjakan dengan medan seperti ini.” Ungkap  Serma Selamet selaku koordinator material. (*)



Proses Pemindahan Material Bangunan Dilokasi TMMD

Rembang, detiKawanua.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 di Desa Pasedan  Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang Kodim 0720 / Rembang terus berjalan,Dalam setiap aktifitas pengerjaan fisik seperti pembangunan pengecoran jalan tidak semua berjalan mulus dalam proses pengerjaannya, dengan segala aktifitas rutin untuk penyelesaian pekerjaan, terdapat kendala alam seperti hujan serta kendala dalam sarana pengangkutan untuk menuju ke tempat lokasi pengerjaan fisik jalan.

“Tidak semua pekerjaan program TMMD itu berjalan mulus di lapangan, karena medannya memang agak lumayan berat.namun apapun rintangan nya jika TNI bersama rakyat semua akan menjadi mudah,”Kata Bati Bhakti TNi Kodim Rembang Serma Selamet.Seperti yang di alami Satgas TMMD di Desa Pasedan Kecamatan Bulu Rembang.Di mana jalan yang menjadi penghubung antara Dusun Ngotoko ke Pasedan lumayan parah, tapi kini sudah di perbaiki oleh Satgas TMMD. Senin (5/11)

Namun demikian tidak sedikitpun menyurutkan semangat anggota satgas dan masyarakat Pasedan dalam meneruskan program TMMD tersebut. TNI dan masyarakat saling bahu membahu dalam memperbaiki jalan tersebut agar dapat kembali di lalui  oleh masyarakat Dusun Ngotoko guna mengangkut hasil bumi dan hasil hutan,jalan akan menjadi akses yang mempermudah jalur ekonomi warga Ngotoko. (*)




Dandim Rembang Berikan Materi Wawasan Kebangsaan Kepada Murid SDN 1 Pasedan

Rembang, detiKawanua.com – Meski di sasaran non fisik TMMD reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, yang pada tahun 2018 ini bertempat di Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang belum selesai, namun demikian disela-sela kesibukannya mengejar target fisik, Dansatgas TMMD Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S.Sos. Datang ke SDN 1 Pasedan memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan. Senin (5/11)
Dansatgas TMMD dengan didampingi Kapten Cba Eko Yuli T. mengatakan, bahwa wawasan kebangsaan merupakan wujud dari sumpah pemuda yang menyatukan tekad menjadi bangsa yang kuat, dihormati dan disegani oleh negara lain.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian serta meningkatkan Wawasan Kebangsaan dan cinta tanah air kepada generasi muda NKRI,” ujarnya.
Siswa Siswi SDN 1 Pasedan merupakan generasi penerus bangsa, dengan tidak menutup kemungkinan bisa memberikan ilmunya setelah besar nanti, khususnya Desa Pasedan. Besar harapan Dandim TMMD ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi semua warga dan siswa semuanya. Tegas Dandim. (*)