“Di Rumah ini Kami Menginap Selama Kegiatan TMMD Berlangsung”

Rembang, detiKawanua.com – Budaya gotong royong yang didasari jiwa kebersamaan serta memupuk rasa persaudaraan sangat kental dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang yang dilaksanaklan di Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko.
Selama kegiatan TMMD berlangsung, Anggota Satgas TMMD menginap diwilayah tersebut dengan menumpang di rumah-rumah warga setempat. Dirumah Bapak Sukarno warga Dusun Ngotoko ini dijadikan tempat menginap Anggota Satgas TMMD yaitu Serda Arizona, Pratu Agus Dwi dan Prada Hermanto. Ketiga Anggota Satgas tersebut dari Bataliyon Infanteri 410/Alugoro. Rabu (7/18)
Setelah mandi dan sarapan dirumah Bapak Sukarno, Anggota Satgas tersebut sedang mempersiapkan diri berkemas dan segera menuju lokasi pengerjaan jalan dan bergabung dengan personel lainya. Semangat pantang menyerah kian tertanam dalam sanubari mereka demi mewujudkan harapan warga setempat dan demi kepentingan bersama.
“Kami selalu mengucap syukur dan terimakasih kepada Bapak Sukarno yang sudah rela rumahnya untuk tempat menginap kami,” ungkap Serda Arizona
“Selain itu, juga menyiapkan makan pagi, siang dan malam untuk kami.” Tambahnya. (*)



Suka Dan Duka, TNI Tetap Bersama Rakyat

Rembang, detiKawanua.com – Perjalanan waktu program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 tahun 2018 Kodim 0720/Rembang telah memasuki tiga pekan lebih, Sasaran fisik dan non fisik masih terus dalam tahap pengerjaan dari para anggota TNI yang tergabung dalam satuan tugas (Satgas) bersama dengan rakyat.
Selain itu Satgas TMMD Kodim 0720/Rembang juga melaksanakan program sasaran non fisik. Diantaranya adalah menjalin komunikasi sosial (Komsos), pendekatan kepada warga dan menjalin silaturahmi dengan masyarakat.
Hal tersebut dilakukan oleh sejumlah prajurit Satgas TMMD di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang. Ketika salah satu warga bernama bapak Sungkono warga Pasedan yang sakit dan harus terbaring lemah di ruang inap di Rumah Sakit Umum Rembang. Selasa (6/11)
Pasiter Kodim Rembang Kapten Inf Wardiyana bersama Sertu Iksani Anggota Satgas TMMD Kodim Rembang menjenguk Sungkono dan memberi semangat sekaligus mendoakan agar beliau lekas sembuh kembali.
Menariknya, walaupun hanya perwakilan yang menjenguk Sungkono, namun itu adalah wujud rasa kepedulian Satgas TMMD kepada warga.
Kedatangan prajurit Satgas TMMD, membuat Sungkono beserta isterinya senang sekaligus terharu.
Menurut penuturan istri Sungkono, bahwa suaminya menderita sakit infeksi saluran kemih. Setelah beberapa hari dirawat di RSUD Kab. Rembang, sekarang keadaannya sudah berangsur membaik.
Sebelum berpamitan, Pasiter Kodim Rembang mengajak untuk berdoa bersama agar penyakit yang diderita Sungkono cepat sembuh.
Tak henti hentinya keluarga Sungkono mengucapkan terimakasih atas kepedulian yang telah dilakukan oleh para anggota Satgas TMMD Kodim 0720/Rembang. (*)



TNI Tetap Teguh Mewujudkan Harapan Warga

Rembang, detiKawanua.com – Satgas program TNI-AD TMMD Reguler ke 103 tidak lama lagi menuntaskan tugas mulianya. Karena saat ini target pengecoran jalan tinggal kurang dari 100 meter.
Rasa puas dan bangga bisa memberikan bagi warga masyarakat Dukuh Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang ikut berpartisipasi dalam hasil pembangunan desa untuk peningkatan taraf hidup lebih sejahtera. Rabu (07/11/2018).
Jiwa gotong rakyat Indonesia saat ini mulai hilang akibat terpaan global, namun tekat TNI tetap teguh untuk mempelopori hal tersebut dengan membangangun kedekatan dengan rakyat melalui kegiatan TMMD yang bertujuan memotivasi masyarakat agar bisa memunculkan kembali jiwa gorong–gorong masyarakat.
Dengan semangat dan tekat yang kuat ini, TNI khususnya Kodim 0720/Rembang bekerjasama dengan Pemda Kabupaten Rembang melalui kegiatan TMMD ke 103 di Kabupaten Rembang.
Kegiatan tersebut bertujuan membangunkan kembali kebersamaan masyarakat melalui kegiatan jiwa gotong-royong, sehingga apa yang dicita-citakan dapat dirasakan oleh masyarakat banyak terkhusus dapat dirasakan oleh anak cucu kelak. (*)



Ukiran Kayu Religi Karya TNI

Rembang, detiKawanua.com – Bukan hanya hebat melaksanakan tugas di Medan pertempuran tetapi anggota satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke -103 Kodim 0720/Rembang Praka Junedi ahli di bidang pertukangan kayu. Rabu (7/18)
Mereka terampil dalam merangkai kayu untuk dijadikan bentuk ukiran kaligrafi yang cantik dan elegan untuk masjid Al-Barkah Dukuh Ngotoko.
Praka Junedi salah satu anggota satgas TMMD Reguler ke -103 dari yonif 410/Alugoro yang tergabung satgas TMMD di Desa Pasedan, warga negara Dukuh Ngotoko dibuat heran dengan hasil ukiran kaligrafi nya yang terpasang di Masjid Al-Barkah tersebut.
“Bagaimana tidak heran melihat ketrampilan Bapak TNI yang begitu lincah mengukir diatas kayu sehingga terlihat cantik dan elegan , yang saya tahu bapak Tentara itu hebat perang tetapi Praka Junedi tidak kalah dengan tukang kayu yang berada di Dukuh Ngotoko,saya salut dan bangga terhadap Bapak TNI,” ungkap Alwi (45) warga masyarakat Dukuh Ngotoko.
Dilokasi terpisah, Dandim 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto.S.Sos  selaku Dansatgas TMMD Reguler ke -103 mengatakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus profesional dan handal di segala medan apapun dimana pun dan kapan pun.
Demi mengabdi kepada masyarakat,Tentara harus dapat menyesuaikan dalam kegiatan apapun dan harus memberi contoh dalam sikap dan kesederhanaannya terhadap masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat. (*)



Bahas Perdamaian dan Kemajuan Daerah Asia, Gubernur Olly Dampingi Presiden ke 5 Di Seoul

Seoul, detiKawanua.com – Gubernur Sulut, Olly Dondokambey kembali dipercaya mengikuti pertemuan tingkat internasional. Kali ini Olly mendampingi Presiden Republik Indonesia ke-5, Megawati Soekarno Putri pada ajang The KOR-ASIA Forum 2018 yang digelar di Seoul, Korea Selatan, Rabu (07/11).

Forum yang menampilkan serangkaian pembicaraan dan diskusi panel tentang Korea dan ASEAN, Pertumbuhan dan Kemakmuran serta Asia Utara : Tantangan Baru Jalan Menuju Masa Depan ini dibuka oleh Perdana Menteri Korea Selatan, Lee Nak-yeon.

Gubernur Olly menerangkan, The KOR-ASIA Forum 2018 yang digelar di Hanra Hall, Seoul Dragon City Hotel, Yongsan-gu, Kota Seoul ini mengusung tema “Peace on the Korean Peninsula, Asia’s Opportunity Progress” atau Perdamaian di Semenanjung Korea dan Peluang Asia untuk Kemajuan.

Megawati menjadi satu di antara pembicara dalam forum ini dalam kapasitasnya sebagai mantan Presiden Republik Indonesia. Megawati dinilai selama ini aktif mendorong perdamaian di Semenanjung Korea.

Dalam forum tersebut dibagi ke dalam dua fokus pembahasan diskusi panel yaitu untuk hubungan Korea dan ASEAN dengan tema “Mutual Growth and Prosperity” serta pembahasan untuk kawasan Asia Utara dengan tema “New Challenges Road to the Future”.

Forum ini turut dihadiri sejumlah perwakilan dari partai politik di Korea Selatan seperti Partai Liberty Korea, Demokrat, Barenmirae, Partai Perdamaian) serta para pakar dan akademisi yang terkenal pada bidangnya masing-masing.

The KOR-ASIA Forum 2018 juga menampilkan sejumlah pembicara internasional lainnya, yaitu Lee Hyuk (Sekretaris Jenderal Pusat ASEAN-Korea), Moon Hee-sang (Ketua Majelis Nasional Republik Korea), Lee Nak- Yeon (Perdana Menteri Republik Korea), Punsalmaagiyn Ochirbat (Mantan Presiden Mongolia), Le Luong Minh (Mantan Sekretaris Jenderal ASEAN), Jeong Se-hyun (Ketua Forum Perdamaian Korea) dan Kim Hyun-chul (Ketua Komite Kepresidenan pada Kebijakan Selatan Baru).

(IsJo/**)




Sombounaung : Serat Optik Palapa Tahun 2019 Akan Difungsikan

Tahuna, detikawanua.com – Serat Optik Palapa Ring Paket Tengah yang merupakan salah satu akses sinyal telah hadir di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Komitmen ini melalui Pemerintah pusat dibawah Pimpinan presiden Joko Widodo bahwa tahun 2020 Indonesia merdeka sinyal, hal tersebut akan terpenuhi.

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia menggelar Publikasi Pemanfaatan Palapa Ring Paket Tengah di Kelurahan Pananekeng Kecamatan Tahuna Barat, Selasa (6/11/2018),  yang di hadiri unsur Pers dan pelaku blogger serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sangihe.

Kadis Kominfo Drs Irklis Sombounaung dalam sambutannya mengatakan hal ini merupakan perhatian dari pemerintah pusat khususnya Kementrian Komunikasi Dan Informatika guna mewujudkan tahun 2020 Indonesia merdeka sinyal, melalui palapa ring paket tengah ini dapat menjawab tuntutan jaringan yang baik di daerah perbatasan.

Sementara itu Direktur BAKTI Anang Latif  menjelaskan, pekerjaan palapa ring ini merupakan pekerjaan yang lahir dari tahun 2005, merupakan sebuah komitmen ternyata untuk mengeksekusi konsep palapa ring yang untuk menghubungkan semua Kabupaten seluruh Indonesia sangat sulit, pada Tahun 2012 Kementrian Komunikasi dan Informatika membuat kebijakan keberpihakan yaitu konsep palapa ring untuk menjangkau semua kabupaten.

“Proyek ini sesuai target 2019 sudah dapat di operasikan secara komersil, artinya Kabupaten Sangihe bisa dijangkau nantinya pada tahun 2019 semua jaringan akan memakai kabel serat optik, dan tidak memakai satelit lagi,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh masyarakat pedesaan di Indonesia sudah menikmati jaringan 4G, dan diharapkan tidak ada lagi keluhan jaringan yang tidak stabil,  “kita tidak dapat pungkiri penggunaan internet ada pengaruh positifnya dan negatifnya jadi perlu pengawasan orang tua dan dinas terkait untuk penggunaan secara profesional,” kunci Latif. (js)




Se-Indonesia, Hanya Pemprov Sulut Dipilih Mendagri Terbaik Dalam Pembinaan Ormas

Jakarta, detiKawanua.com – Pemberian penghargaan Pembina Ormas (Organisasi Masyarakat) Terbaik Tingkat Provinsi se-Indonesia oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum pada kegiatan Forum Komunikasi Koordinasi Nasional dan Regional antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Organisasi Masyarakat, Selasa (06/11) di Jakarta, menempatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut satu-satunya mengantongi kategori sebagai pemerintahan ditingkatan provinsi di Indonesia yang dinilai mempunyai pembinaan terbaik bagi seluruh Ormas, sehingga melalui Mendagri, Tjahjo Kumolo telah menyerahkan langsung sertifikat penghargaan kepada Gubernur Sulut (Olly Dondokambey) yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol Sulut, Meiki Onibala.

“Luar biasa berkat Tuhan untuk Pemda Sulut di bawah kepemimpinan bapak Gubernur dan bapak Wagub serta pak Sekprov sulut. Pemda Sulut mendapat penghargaan Pembina ORMAS terbaik se Indonesia yang diserahkan langsung oleh Mendagri,” terang Meiki Onibala didampingi Kabid Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Sulut, Johnny A A Suak.

Sementara itu, oleh Soedarmo Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) mengatakan, penganugerahan itu merupakan apresiasi pemerintah kepada ormas-ormas yang memiliki sumbangsih besar dalam pencapaian tujuan pembangunan, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI.

“Tujuan dari penghargaan terhadap Ormas adalah menumbuhkan keinginan untuk memberikan sumbangsih yang lebih besar bagi kesatuan dan persatuan bangsa, menumbuhkan rasa cinta tanah air, terwujudnya hubungan kemitraan antara pemerintah dengan masyarakat dan meningkatnya partisipasi dan keberdayaan ormas,” terangnya dalam sambutan pada kegiatan tersebut di Hotel Redtop, Jakarta Pusat.

Diketahui untuk kategori di tingkat kabupaten itu diberikan kepada Badan Kesbangpol Kabupaten Pasuruan dan di tingkat kota diterima oleh Badan Kesbangpol Kota Pasuruan.

(IsJo/*)




Pengerjaan Jalan Penghubung Dipantau Langsung Oleh Dandim Rembang

Rembang, detiKawanua.com – Di tengah kesibukanya sebagai  Dandim 0720/Rembang, Selaku Dansatgas TMMD Reguler ke 103 TA 2018 Kodim Rembang hampir setiap waktu hadir di lokasi TMMD yang di laksankan di Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang untuk memastikan bahwa semua pekerjaan sesuai dengan target dan hasil yang diharapkan.
Dansatgas langsung memberikan arahan kepada Serma Slamet selaku Bati Bakti TNI Satgas TMMD untuk selalu mempedomani Rencana pelaksanaa TMMD Reguler ke 103 tahun ini, agar apa yang direncanakan dapat terealisasi di lapangan. Juga selalu setiap saat Dansatgas menayakan capaian kerja dan kendala yang dihadapi di lapangan. Senin (05/11).
“Saya usahakan setiap saat hadir di tengah anggota yang sedang bekerja di lapangan, selain untuk mengecek langsung hasil capaian maupun kendala yang dihadapi juga selalu memberi semangat kepada anggota satgas,” ungkap Dansatgas.
Serma Slamet yang selalu mendampingi kunjungan Dansatgas menuturkan, setiap saat hasil kerja di laporkan secara herarki sehingga perkembangan di lapangan Dansatgas mengetahui dan apabila ada kendala bisa segera diatasi. (0720).



Pemeliharaan Alat Pencampur Material Pengecoran Dilakukan Secara Rutin Oleh Satgas TNI

Rembang, detiKawanua.com – Bekerja sehari-hari merupakan hal yang biasa dilakukan oleh Satgas TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, termasuk peralatan dan mesin penunjang kegiatan dilapangan juga beroperasi terus.
Semua itu dilakukan demi mengejar target yang ditentukan oleh pelaksana lapangan, karena TMMD ini diberi waktu pokok hanya 30 hari, dari waktu itu seluruh pekerjaan atau sasaran fisik harus bisa diselesaikan tepat waktu pada saat penutupan nanti. Selasa (06/11/2018)
Namun semua itu banyak faktor yang bisa menjadi kendala dilapangan dalam melaksanakan pekerjaan, diantaranya fisik personel Satgas TMMD itu sendiri kadang ada yang sedikit lelah atau bahkan sakit.  Faktor lain yaitu mesin yang dilibatkan dalam pekerjaan, kadang juga mengalami kendala kerusakan atau mogok.
Sebelum melakukan pekerjaan pengecoran, personel Satgas yang bertanggung jawab pada mesin molen selalu mengecek dan membenahi mesin saat akan digunakan, saat mesin rusak atau mogok. Tidak ada bedanya antara tenaga manusia dan tenaga mesin bila bekerja sehari-hari pasti ada capeknya juga.(*)



Saat Sidak Dilokasi TMMD, Dandim Rembang Juga Sambangi Rumah Warga

Rembang, detiKawanua.com – Dansatgas TMMD Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang, Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S. Sos melakukan anjangsana ke rumah warga di lokasi TMMD, Senin (05/11/2018)
Ibu Rukiyah (74) salah satu warga Desa Pasedan yang rumahnya dikunjungi, mengapresiasi program TMMD ke 103 Kodim 0720/Rembang yang menyasar sektor pembangunan infrastruktur yaitu pembangunan jalan penghubung Dusun Ngotoko dengan Desa Pasedan kecamatan Bulu Kabupaten Rembang.
“Jalan yang dibangun menghubungkan Dusun Ngotoko dan Desa Pasedan. Sudah tentu ini meningkatkan akses jalan dan membantu ekonomi bagi warga,” ujar Rukiyah.
Dengan dibangunnya akses jalan baru ini, masyarakat dapat mengangkut hasil panen untuk dijual secara cepat dan efisien.
Dengan demikian pendapatan masyarakat akan bertambah dan proses pembangunan disekitarnya akan semakin lancar.
“Terimakasih kepada prajurit TNI yang membangun jalan yang di tempat kami. Akses jalan ini sudah lama sekali kami impikan dan kini sudah terwujud,” ungkapnya.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke 103 Kodim 0720/Rembang, Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S. Sos menuturkan anjangsana ini dilaksanakan untuk menjalin silaturahmi.
Selain itu, anjangsana juga bertujuan melihat secara langsung kondisi masyarakat yang berada di wilayah sasaran TMMD ke 103 Kodim 0720/Rembang.
“Anjangsana bertujuan memberikan motivasi dan menerima saran hingga masukan dari warga untuk keberhasilan operasi bhakti yang dikemas dalam program TMMD,” Ungkap Dandim.
Dengan melaksanakan anjangsana, akan terjalin hubungan yang harmonis antara TNI dengan masyarakat.
Adanya kebersamaan serta keharmonisan yang telah dibina, diharapkan bisa jadi salah satu pilar untuk tetap tegaknya NKRI dan mempertahankan keutuhan NKRI.
“Selain untuk memperoleh informasi dari warga juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok TNI serta terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” pungkasnya . (*)