Sudah 90% Pengecoran Jalan Penghubung Oleh TNI Dan Warga

Rembang, detiKawanua.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-103 tahun 2018 di Dukuh Ngotoko Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, sebentar lagi akan berakhir. Seluruh prajurit yang tergabung dalam satgas TMMD akan kembali ke Kesatuan dan markasnya masing-masing.
Kepala Desa Pasedan, jumat (09/11/2018) menyampaikan, keberadaan prajurit TNI selama hampir empat minggu di Desa Pasedan, Dukuh Ngotoko ini sungguh sangat bermanfaat bagi warga.
Sudah banyak pekerjaan fisik yang berhasil dilakukan, seperti pembuatan jalan, Renovasi Balai Desa, Renovasi mushola dan kegiatan fisik lainnya.
“Satgas TMMD meninggalkan pelajaran yang berarti di tengah-tengah masyarakat diantaranya, gotong royong, bekerja tanpa kenal lelah, disiplin tepat waktu kompak dalam bekerja,” Ujarnya.
Menurutnya, warga Kampung Cilaban sebelumnya tidak pernah bermimpi bisa tinggal serumah dengan tentara. Warga tidak merasa terbebani dan kerepotan, justru merasa bangga ditinggali prajurit TNI selama TMMD berlangsung.Ini membuktikan bersama TNI, warga dapat membangun desa, baik sarana prasaran fisik yang dapat meningkat perekenomian warga.
Pasiter Kodim 0720/Rembang Kapten Inf Wardiyana menyebutkan, saat ini TMMD Ke-103 ini pembangunannya sudah mencapai 92 persen. “Tinggal menghitung beberapa hari saja, karena kurang dari seminggu kegiatan ini akan segera ditutup,” tegasnya.
Kegiatan TMMD Ke-103 terus dikerjakan dengan semangat secara bergotong royong bersama masyarakat dalam penyelesaianya, baik prajurit bersama warga masyarakat yang ada dilingkungan setempat. Pengerjaan yang dilakukan hanya tinggal pemolesan, karena tinggal beberapa persen saja, pengerjaan pembangunan akan segera rampung, sesuai sasaran dan waktu ya  ng sudah ditentukan. (*)



Dharma Bakti TNI Untuk Rakyat

Rembang, detiKawanua.com – Memasuki minggu terakhir dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 yang diselenggarakan diwilayah Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko. Selama kegiatan TMMD berlangsung diwilayah ini partisipasi warga masyarakat Desa Pasedan Kecamatan Bulu patut diapresiasi.
Semangat warga setempat dalam membantu Satgas TMMD membangun beberapa infrastruktur desa begitu luar biasa dan sangat antusias. Selain bekerja membangun infrastruktur diwilayah ini, keakraban antara Anggota Satgas TMMD dan warga setempat pun terjalin dengan sendirinya dan saling berkomunikasi dengan baik dan ramah, bahkan diantara mereka sudah menjadi bagian keluarga sendiri.
Bersama Kapten Infanteri Bambang Sutejo terlihat seorang warga Dusung Ngotoko sedang berbincang dan penuh keakraban. Dengan membawa kendaraan sepeda motor jetcolet  GS tornado yang sudah dimodif sedemikian rupa sehingga motor tersebut bisa berlalu lalang melintasi medan jalan diwilayah ini yang penuh dengan tanjakan. Jum’at (9/11)
“Dulu sebelum ada TMMD didesa ini, jalannya rusak dan tidak layak lagi untuk dilalui kendaraan bermotor,” ungkap Arianto (30) warga setempat.
“Akan tetapi sekarang jalan didesa ini sekarang sudah bagus dan sangat layak untuk dilalui kendaraan bermotor.  Dan kayaknya saya juga perlu ganti motor baru.” Tambahnya.
“Berkat TNI jalan desaku sekarang sudah bagus, Terimakasih Pak TNI sudah membangun jalan desa kami.” pungkasnya. (*)



TNI Selalu Pro Aktif Berkomunikasi Dengan Warga

Rembang, detiKawanua.com – Bergulirnya waktu pelaksanaan program Tentara Manunggal Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim Rembang yang saat ini sudah menginjak hari ke 25, kegiatan demi kegiatan yang terencana dalam program TMMD tersebut sebagian besar sudah selesai dilaksanakan oleh Satgas TMMD Kodim Rembang dan warga setempat yang secara bergotong-royong bekerja melaksanakan program tersebut.
Sasaran dalam program TMMD Kodim Rembang baik sasaran fisik maupun sasaran non fisik selama terlaksana dengan baik, selain sasaran yang sudah direncanakan dalam program TMMD tersebut, para anggota Satgas juga terus melaksanakan kegiatan-kegiatan diluar program seperti terlihat saat itu, salah satu anggota Satgas yang juga anggota Koramil 05/Bulu Serda Samirin sedang melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan menyambangi rumah salah satu warga Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.
Kegiatan Komsos seperti itu juga tidak kalah penting dengan kegiatan-kegiatan lainnya yang ada dalam program TMMD, karena kegiatan Komsos sendiri bertujuan untuk memelihara hubungan baik antara TNI dengan Rakyat yang selama ini sudah tercipta.
“Saya selalu menyempatkan diri untuk menemui warga baik dilokasi TMMD maupun datang ke rumah-rumah warga, kadang hanya sekedar ngobrol dan tukar pikiran yang mungkin bermanfaat bagi kita, selain itu kegiatan Komsos sendiri bertujuan untuk menjaga hubungan baik kita dengan warga didesa binaan kita”ujar Samirin.
Dengan adanya hubungan baik yang sudah terbangun, diharapkan bisa tercipta suasana yang harmonis yang akan menciptakan rasa nyaman dan aman. (*).



Gaghana Buka Kegiatan Sosialisai Perlindungan Anak

Tahuna, detikawanua.com –  Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia Melantik dan memberikan sosialisasi tentang  Hak Hak Anak, Pendopo Rumah Jabatan Bupati (8/11/18) 
Gaghana, dalam sambutannya mengatakan, betapa pentingnya kehadiran lembaga perlindungan anak di setiap wilayah khususnya lagi dikepulauan sangihe, atas nama  Pemerinta Daerah berterima kasih kepada Ketua Nasional Komisi Perlindungan Anak,  boleh hadir dalam peresmian Dewan Lembaga Perlindungan Anak di Kabupaten Sangihe.
“Tentu dalam konteks ini sudah perlu kita mengarahkan perhatian khususkepada hak hak anak, yang selama ini hanya komisi perlindungan anak dan lembaga keagamaan yang peduli akan  situasi ini, saat ini dalam pemahaman ada berbagai aspek yang kita sebagai orang tua yang kurang terperhatikan,  sudah saatnya kita memahami secara mendalam hak hak anak, baik secara individu maupun kelompok,” ujar Gaghana. 
Ketua Komisi Nasional  Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait memberikan apresiasi kepada ketua Sinode Gmist yang sudah menghantar tentang apa yang akan kita lakukan sekarang ini, terutama saudara saudara yang baru saja dilantik, mohon Doa restu dari semua elemen untuk boleh mendukung komisi yang baru dilantik ini dan berterima kasih kepada pemerintah yang sudah mendorong pelantikan ini.
“Melalui pelantikan dan sosialisasi yang berbasis rumah tangga dan masyarakat kiranya kasus Jesica (almh) dijadikan momentum agar tidak terjadi lagi kekerasan kepada anak diSangihe dan seluruh Indonesia dan kepada lembaga yang baru terbentuk kiranya menjadi mitra strategis untuk melakukan sosialisasi agar masyarakat dan lingkungan menjadi pionir pionir gerakan perlindungan anak,  sehingga di Sangihe betul betul menjadi basis gerakan perlindungan terhadap anak dan  bagaimana gerakan perlindungan anak ini bisa tersosialisasi dengan baik,” kunci Sirait (js)



Seleksi 160 Calon Mahasiswa Ke Taiwan, Hanya 21 Orang Bisa Nikmati CSR PT MSM dan TTN

Manado, detiKawanua.com – Mengikuti sejumlah tes terutama Bahasa Inggris dan Mandarin serta tes kesehatan menjadi syarat utama dari para calon mahasiswa yang bakal mengikuti studi ke Shoufu University Taiwan. Yang pada akhirnya dari total 160 calon hanya 21 orang yang lulus dan menikmati program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Archi Indonesia yang membawahi PT Meares Soputan Minning (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN). Dari informasi yang didapat detiKawanua.com, Jumat (09/11) pagi tadi Kantor Gubernur saat kegiatan Pelepasan Calon Mahasiswa Beasiswa Internasional Shoufu University Taiwan, yang dilepas Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, ke 21 orang mahasiswa yang beruntung itu merupakan siswa siswi tamatan SMA/SMK yang berasal dari 26 desa/kelurahan diseputaran lingkar tambang PT MSM/PT TTN di wilayah Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung.

Wagub Kandouw pada kesempatan itu memberikan apresiasi terhadap perusahaan tambang (PT MSM dan TTN) atas kepedulian dibidang pendidikan.

“Sudah tahun ketiga ini mereka peduli terhadap lingkungan dan kehidupan sekitar tambang,” ungkapnya sembari mengatakan sudah dua tahun belakangan ini program tersebut (pendidikan) juga telah dilakukan dengan mengirim puluhan mahasiswa ke universitas di China.

“Saya harapkan semoga jejak ini diikuti perusahaan-perusahaan tambang lainnya yang beroperasi di Bumi Nyiur Melambai. Bukan cuma mengerut hasil di Sulut saja, tapi harus juga punya kepedulian yang sama seperti perusahaan ini,” singgung Kandouw.

Begitupun kepada para calon mahasiswa, oleh Wagub pun meminta untuk menggunakan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan fokus belajar selama berada di Taiwan.

“Konsentrasi fokus belajar di sana dan tetap andalkan Tuhan. Manfaatkan langkah positif ini, jangan main-main. Masalah pendidikan Sulut memang harus kerja keras,” sambungnya.

Sementara itu, Yustinus Hari Setiawan selaku CSR Manager Community Management PT MSM/PT TTN mengatakan untuk tahun ini pihaknya mengirim hanya 21 calon mahasiswa, kurang sedikit dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kenapa hanya 21 karena ketatnya seleksi. Dari 160 yang mendaftar. Inilah yang terbaik,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa para calon mahasiswa tersebut akan kuliah sambil magang selama 4 tahun di Shoufu University Taiwan dengan jurusan Teknik Informatika, Mechanical Enginering, Business Administration, Tourism sistem program.

Hadir pada kegiatan tersbwbut diantaranya, Annggota DPR RI, Bara Hasibuan, Presiden Direktur yang diwakili Agung Praptono, Asisten II Rudy Mokoginta, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Grace Punuh, Profesor Huang When-Shen Direktur Shofu University Taiwan DR Komarudin dari YP3I Bandung serta Prof. Hui-Ling Hu International Director of Taiwan Mobile Commerce Association (TMCA).

(IsJo/*)Dari 160 Calon Mahasiswa Ke Taiwan, Hanya 21 Orang Bisa Nikmati CSR PT MSM dan TTN

Manado, detiKawanua.com – Mengikuti sejumlah tes terutama Bahasa Inggris dan Mandarin serta tes kesehatan menjadi syarat utama dari para calon mahasiswa yang bakal mengikuti studi ke Shoufu University Taiwan. Yang pada akhirnya dari total 160 calon hanya 21 orang yang lulus dan menikmati program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Archi Indonesia yang membawahi PT Meares Soputan Minning (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN). Dari informasi yang didapat detiKawanua.com, Jumat (09/11) pagi tadi Kantor Gubernur saat kegiatan Pelepasan Calon Mahasiswa Beasiswa Internasional Shoufu University Taiwan, yang dilepas Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, ke 21 orang mahasiswa yang beruntung itu merupakan siswa siswi tamatan SMA/SMK yang berasal dari 26 desa/kelurahan diseputaran lingkar tambang PT MSM/PT TTN di wilayah Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung.

Wagub Kandouw pada kesempatan itu memberikan apresiasi terhadap perusahaan tambang (PT MSM dan TTN) atas kepedulian dibidang pendidikan.

“Sudah tahun ketiga ini mereka peduli terhadap lingkungan dan kehidupan sekitar tambang,” ungkapnya sembari mengatakan sudah dua tahun belakangan ini program tersebut (pendidikan) juga telah dilakukan dengan mengirim puluhan mahasiswa ke universitas di China.

“Saya harapkan semoga jejak ini diikuti perusahaan-perusahaan tambang lainnya yang beroperasi di Bumi Nyiur Melambai. Bukan cuma mengerut hasil di Sulut saja, tapi harus juga punya kepedulian yang sama seperti perusahaan ini,” singgung Kandouw.

Begitupun kepada para calon mahasiswa, oleh Wagub pun meminta untuk menggunakan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan fokus belajar selama berada di Taiwan.

“Konsentrasi fokus belajar di sana dan tetap andalkan Tuhan. Manfaatkan langkah positif ini, jangan main-main. Masalah pendidikan Sulut memang harus kerja keras,” sambungnya.

Sementara itu, Yustinus Hari Setiawan selaku CSR Manager Community Management PT MSM/PT TTN mengatakan untuk tahun ini pihaknya mengirim hanya 21 calon mahasiswa, kurang sedikit dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kenapa hanya 21 karena ketatnya seleksi. Dari 160 yang mendaftar. Inilah yang terbaik,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa para calon mahasiswa tersebut akan kuliah sambil magang selama 4 tahun di Shoufu University Taiwan dengan jurusan Teknik Informatika, Mechanical Enginering, Business Administration, Tourism sistem program.

Hadir pada kegiatan tersbwbut diantaranya, Annggota DPR RI, Bara Hasibuan, Presiden Direktur yang diwakili Agung Praptono, Asisten II Rudy Mokoginta, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Grace Punuh, Profesor Huang When-Shen Direktur Shofu University Taiwan DR Komarudin dari YP3I Bandung serta Prof. Hui-Ling Hu International Director of Taiwan Mobile Commerce Association (TMCA).

(IsJo/*)




Saat Menuju Lokasi TMMD Bersama Komunitas Jeep Dandim Rembang Tersenyum

Rembang, detiKawanua.com – Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S. Sos (Dandim 0720/Rembang dan Dansatgas TMMD Reg-103), pembawaannya terlihat selalu senang dan gembira, apalagi hari ini ada kunjungan tamu dari Tim Wasev (Pengawas dan Evaluasi) dari Pusterad (Pusat Staf Teritorial Angkatan Darat) sedang meninjau lokasi.
Dari awal menerima, memberikan paparan tentang perkembangan TMMD, dan mendampingi selama kegiatan lancar-lancar saja. Terlihat Dansatgas TMMD Reg-103 bersama dengan rombongan, sedang dalam perjalanan ke lokasi dengan mengendarai Jeep. Kamis (8/11)
Dansatgas TMMD Reg-103 mengucapkan, syukur, alhamdullilah, pekerjaan sudah hampir terselesaikan, tinggal beberapa pekerjaan saja. Semoga sisa waktu dan sisa pekerjaan yang ada tidak ada gangguan dan diberikan kelancaran.” (*)



Antusias Warga Sambut Kunjungan Tim Wasev Bersama Bupati Rembang

Rembang, detiKawanua.com – Sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan, Tim Wasev (Pengawas dan Evaluasi) TMMD dari Pusterad Brigjen TNI Arif Susilo menberkunjung langsung ke lokasi sasaran fisik pengecoran jalan TMMD Reguler ke 103 Kodim Rembang yang dilaksankan di Dusun Ngotoko Desa Pasedan. Dalam kunjungannya didampingi langsung Bupati Rembang (H. Abudl Hafidz), Dandim Rembang (Letkol Arh Andi Budi Sulistianto) kapolres Rembang dan pejabat terkait. Kamis (08/11).
Setibanya Rombongan Wasev Pusterad dilokasi TMMD langsung disambut antusias warga setempat. Bahkan ada beberapa warga meninta berfoto atau selvy bersama Brigjen TNI Arif Susilo yang didampingi Bupati Rembang, Dandim 0720/Rembang serta Kapolres Rembang. 
Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang menjadikan moment kebersamaan antara masyarakat dengan TNI, Polri serta pejabat Pemerintahan.
Moment yang sangat langka dan jarang sekali terjadi ini tak disia-siakan oleh warga setempat. Kebanggaan warga masyarakat diwilayah ini dengan adanya kegiatan TMMD Reguler ke-103 mampu memberikan harapan baru bagi warga masyarakat setempat. (*)



Gaghana Pimpin Raker OPD

Tahuna, detikawanua.com – Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME pimpin rapat kerja (raker)  organisasi perangkat daerah, dan kecamatan lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, 7/11/18 ruang serbaguna Rumah Jabatan Bupati 
  
Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME menyampaikan, tiap OPD tentunya menunjang pelayanan masyarakat serta pertumbuhan sektor ekonomi. Evaluasi triwulan III, sudah disampaikan diharapkan realisasi program, 15 Des 2018 agar bisa 100 persen, dan bisa menyampaikan ke pusat secara bersama-sama, bukan hanya masing-masing OPD.
Lanjut dia, setiap OPD harus menetapkan anggaran yang sesuai dengan aturan untuk tahun depan harus sesuai dengan  plafon anggaran, ada prioritas program bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat dan bukan perjalanan dinas,  setiap OPD  mengkaji terlebih dahulu usulan program yang akan dijapankan.
“Saya berharap agar seluruh OPD dapat bekerja dengan baik untuk mencapai kinerja secara bersama-sama, untuk kebijakan dari pemerintah daerah akan disesuaikan dengan program berjalan agar supaya target kita jelas, ini  visi dan misi kita bersama. Rapat kerja yang kita laksanakan hari ini adalah untuk program kerja kita di tahun 2019,” kunci Gaghana. (js) 



Komunitas Trile Rembang Juga Meriahkan Kunjungan Tim Wasev Pusterad

Rembang, detiKawanua.com – Dukungan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim Rembang terus berdatangan. Kali ini Komunitas Trail Rembang (KTR) pimpinan bapak Yuli hadir di lokasi TMMD untuk bersatu memberikan semangat dan bekerja bersama-sama, Kamis (8/11).
Dengan mengendarai kendaraan klangenannya masing-masing, mereka yang tergabung dalam KTR memacu motornya menuju lokasi TMMD Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.
Yuli mengatakan akan selalu mendukung semua kegiatan TMMD Pasedan.
“Kami kesini untuk mendukung TMMD Kodim Rembang, Dulu sebelum TMMD Jalan Ngotoko-Pasedan cocok untuk arena Croose, tetapi sekarang sudah bagus,” jelasnya.
Kebetulan saat itu ada kunjungan dari tim Pengawas dan evaluasi (wasev) dari Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad). Kegiatan di balai Desa Pasedan juga cukup ramai. Satgas TMMD menggelar acara sosial diantaranya deonor darah, pasar murah, pelayanan E-KTP dan lainnya.(*)



Menjaga Kelestarian Alam Dengan Gerakan Menanam Pohon Oleh TNI

Rembang, detiKawanua.com – Peduli akan kelestarian alam dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang yang dilaksanakan diwilayah Desa Pasedan Kecamatan Bulu khususnya Dusun Ngotoko. Berbagai macam kegiatan sudah dilaksanakan dan sedang berjalan baik itu kegiatan fisik maupun nonfisik hingga penutupan kegiatan tersebut nantinya.
Dalam kesempatanya, sebelum berakhirnya kegiatan TMMD Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, sebagai wujud kepedulian TNI akan kelestarian alam tetqp terjaga diwilayah Desa Pasedan Kecamatan Bulu ini, Satgas TMMD melaksanakan kegiatan tanam pohon diberbagai tempat. Kamis (8/11)
Salah satu sasaran gerakan tanam pohon oleh Satgas TMMD yaitu disekolah SDN 2 Pasedan. Bersama kepala sekolah dan murid-murid Satgas TMMD Kpaten Infanteri Budi Santoso beserta anggota menanam beberapa jenis pohon dilingkup sekolah. Kegiatan tersebut disambut oleh pihak sekolah dengan antusias. 
Menurut kepala sekolah SDN 2 Pasedan Bapak Juanda mengungkapkan kegiatan tanam pohon tersebut sangat bagus, selain melestarikan alam, murid-murid sekolah pun dapat pembelajaran sekaligus pengetahuan betapa pentingnya kelestarian alam bagi kelangsungan hidup manusia.
Upaya TNI untuk melestarikan alam diwilayah ini semata-mata demi kelangsungan hidup bagi warga masyarakat setempat dan sekitarnya dimasa-masa yang akan datang.(*)