Gaghana: 2019, Kelurahan Bakal Dapat Bantuan Dana
Dekatkan Pelayanan, JEG-HH Me’daseng Di Tahuna Timur
CPNS Masih Ada Kesempatan Kedua, Pemerintah Siapkan Opsi Sistem Rangking ‘Gantikan’ Passing Grade Tes SKD
BKN khawatir jika menurunkan passing grade akan merekrut Aparatur Sipil Negara (ASN) tak berkualitas.
Diancam Pidana Enam Tahun Penjara, Polisi Tetapkan SR Tersangka Kasus Ujaran Kebencian
Peran PKK Sulut Diakui Gubernur Mampu Kendalikan Inflasi Dua Tahun Terakhir Ini
Manado, detiKawanua.com – Peran dari Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulut selain sangat penting juga sangat membantu program pemerintahan untuk masyarakat terutama bagi kaum perempuan dikarenakan peranan PKK dalam mengendalikan inflasi (indikator untuk melihat tingkat perubahan dan saling pengaruh-memengaruhi) di Sulut, seperti halnya program menanam tanaman barito (bawang, rica dan tomat) di area pekarangan rumah.
“Selama dua tahun terakhir, inflasi di Sulut dapat dikendalikan. Ini juga karena peranan PKK. Di era globalisasi saat ini, peran produktif dan peran sosial kader PKK itu sebagai media untuk mengakomodasi partisipasi perempuan sangat penting,” ucap gubernur
saat membuka kegiatan Temu Kader PKK/Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sulut yang bertempat di Auditorium Mapalus Kantor Gubernur, Jumat (16/11).
Dirinya juga mengapresiasikan kinerja, kekompakan dan kerjasama dari seluruh kader dan pengurus TP PKK Sulut yang dinahkodai Ketua Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan itu dalam hal melaksanakan seluruh program kegiatan PKK demi meningkatkan kualitas keluarga di Sulut.
“Segenap jajaran pengurus dan anggota PKK semakin dituntut untuk menghadirkan peningkatan pengelolaan organisasi PKK, terutama dalam upaya optimalisasi terhadap potensi dan sumber daya yang dimiliki,” kata Olly.
“Saya lihat semua kader PKK sangat kompak. PKK merupakan andalan sekaligus panutan dalam masyarakat, PKK terus meningkatkan kebersamaan untuk mewujudkan kader-kader yang terampil,” tambahnya.
Gubernur juga berharap pelaksanaan seluruh kegiatan dimaksud dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas serta menyamakan persepsi dalam upaya meningkatkan peran dan eksistensi TP-PKK guna memberdayakan peran keluarga.
“Terutama peran ibu-ibu, peran perempuan, dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera, membangun masyarakat dan bangsa yang maju dan sejahtera,” terangnya sembari mengungkapkan rasa optimisnya bahwa kedepan TP-PKK di Sulut menjadi lebih eksis, lebih kreatif, memiliki inovasi dan lebih berperan lagi.
“PKK menjadi ujung tombak, dalam pelaksanaan program-program pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan, pertanian, pariwisata, kelestarian lingkungan, dan program-program kesejahteraan lainnya sehingga kita dapat mengoptimalkan pencapaian visi pembangunan di daerah ini, menuju kesejahteraan yang setinggi-tingginya,” tandas gubernur.
Sebelumnya melalui Ketua TP-PKK Sulut, Rita menjelaskan tujuan dilaksanakannya temu kader PKK tersebut untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan serta saling bertukar informasi dan pengalaman antar kader untuk meningkatkan kualitas keluarga di Sulawesi Utara.
“Agenda ini juga juga bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antara pengurus dan kader PKK antar kabupaten, kota serta provinsi, serta memperkuat kebersamaan antara para kader dan pengurus PKK di Sulawesi Utara,” ucap Rita yang merupakan isteri dari gubernur.
Terkait kegiatan yang merupakan program tahunan dari TP-PKK Sulut bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sulut itu, selain merupakan sarana bertukar informasi dan pengalaman antar Kader PKK se-Sulut, juga untuk meningkatkan motivasi dan kebersamaan dalam rangka mendukung program pemerintah, melalui peningkatan kesejahteraan keluarga, kesejahteraan ibu dan anak. Adapun Temu Kader PKK itu juga digelar lomba Defile dan Cerdas Tangkas Kader PKK, Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan PKK yang selanjutnya penyerahan penghargaan bagi pengurus PKK yang telah lama mengabdi di PKK oleh Gubernur Olly Dondokambey.
Turut hadir Wakil Gubernur, Steven Kandouw, Wakil Ketua TP PKK Sulut, Kartika Devi Kandouw-Tanos dan para pengurus TP-PKK Kabupaten dan Kota se-Sulut.
(IsJo)
Gubernur Pastikan ULA Biro Umum Ini Akan Mudahkan Pelayanan Ke Masyarakat
Manado, detiKawanua.com – Gubernur Sulut, Olly Dondokambey saat melaunching Ruangan ULA (Unit Layanan Administrasi) Biro Umum Setdaprov Sulut pada Jumat (16/11) siang tadi di Kantor Gubernur, memastikan bahwa kehadiran ULA tersebut memiliki dua tugas inti untuk kepentingan masyarakat.
“Yang pertama, agar bisa melayani masyarakat dalam proses administrasi secara maksimal dan kedua, sudah ada ukurannya, sampai dimana proses pelayanan kepada masyarakat. Intinya dua itu,” jelas gubernur, sembari menambahkan sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang betul-betul prima dan ini (ULA) juga dalam rangka kepentingan masyarakat semua.
“SKPD juga nanti kita akan dorong. Kan tidak semua SKPD ada pelayanan langsung ke masyarakat hanya SKPD-SKPD tertentu yang pelayanan langsung ke masyarakat kita akan terapkan sistimnya seperti itu,” terang Olly yang saat itu didampingi isteri tercinta Rita Dondokambey-Tamuntuan dan Kepala Biro Umum, Clay J.Dondokambey.
Adapun sebelumnya juga melalui Karo Clay (sapaan akrab Kepala Biro Umum) telah menjelaskan seperti proses administrasi masuk keluarnya surat menyurat melalui ULA tersebut dikelola dengan prinsip OD-SK (Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw) olah dokumen sesuai ketentuan yang diberlakukan melalui Biro Umum dan Protokol.
“Dulu pengelolaan administrasi masih dikelola secara parsial, artinya surat menyurat itu memang tersentral ke Biro Umum tapi surat masuk keluarnya (termasuk surat kepimpinan) itu masih diantar ke masing-masing biro dulu. Nah, ini yang nantinya akan diatur (sistem ULA) kita upayakan semua terintegrasi semua harus masuk ke Biro Umum. Yang diatur bukan subtansi surat apa yang diberikan tetapi alur pelayanan surat itu yang diatur,” terang Clay sembari menambahkan begitu juga dengan masyarakat bisa langsung mendapatkan informasinya sudah sampai dimana keberadaan surat tersebut.
“Itu bisa dicek real time, kapan dimasukan, prosesnya sudah sampai dimana dan kapan bisa diambil,” jelas Clay.
Hadir pada kegiatan tersebut sejumlah Kepala SKPD dan para staf ASN Biro Umum dan Protokol.
(IsJo)













