Ketua TP-PKK Boltim Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Pesantren Buyat

Ketua TP-PKK Boltim saat menyerahkan bantuan bagi Korban Kebakaran Pesantren Buyat.


Boltim, detiKawanua.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Ny Nursiwin Dunggio SAP, Senin (26/11/2018) berkunjung ke lokasi musibah kebakaran, yakni Pondok Pesantren Tebuireng VII, Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan.
Kunjungan Isteri Bupati Boltim ini untuk menyerahkan bantuan berupa sembako kepada korban kebakaran.

“Saya kaget mendengar kabar bahwa ada kebakaran di pondok pesantren Buyat semalam,” katanya.

Keesokannya (hari ini, red), Ia langsung bergegas menuju lokasi kebakaran, sekaligus membawa bantuan untuk para korban yang notabene adalah santri di pesantren tersebut.

“Bantuan yang Kami berikan ini berupa sembako, perlengkapan sekolah, selimut dan lain-lain. Ini semua adalah bantuan dari PKK, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta BPBD Boltim,” tambah Umi Siwin, sapaan akrabnya.

Ia berharap, dengan adanya bantuan ini bisa bermanfaat guna meringankan beban yang diderita para korban. Pasalnya, kendati tidak ada korban jiwa, musibah tersebut teridentifikasi mengakibatkan kerugian materil hingga miliyaran rupiah.

Sementara, Pimpinan Pondok Pesantren memberikan ucapan terima kasih kepada Ketua TP PKK Boltim serta SKPD terkait yang telah memberikan bantuan.

“Alhamdulillah, Kami sangat berterima kasih karena Ibu Bupati sudah bersedia datang kemari, melihat langsung kondisi kami sekaligus memberikan bantuan yang tentunya saat ini menjadi kebutuhan utama kami pengurus maupun para santri,” ujar KH Abdurahman Modeong selaku pimpinan pesantren tersebut

Diketahui, kebakaran tersebut terjadi Senin (26/11/2018) dini hari sekitar pukul 01.40 wita. Saat kejadian, warga maupun para santri dalam keadaan tertidur. Sedangkan penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian setempat. 
(Fidh)



Rombongan Moge Kapolda Mampir di Kediaman Bupati Boltim

Bupati Boltim Foto Bersama Kapolda Sulut. 


Boltim, detiKawanua.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar SH, Sabtu (24/11/2018) kemarin, menerima kunjungan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Polisi Bambang Waskito, di rumah dinas Bupati Desa Togid Kecamatan Tutuyan. 
Kunjungan Kapolda ini dalam rangka touring Motor Gede (Moge) sekaligus silaturahmi Polda Sulut, yang dipimpin langsung oleh Kapolda. Rombongan disambut langsung oleh Bupati, sekaligus makan siang bersama di rumah dinas. 
Adapun rute yang ditempuh oleh rombongan Kapolda, yakni berangkat dari Manado ke Boltim, dilanjutkan ke Kotamobagu, hingga rombongan kembali ke Manado pada tanggal 25 November (kemarin-red). Keduanya tampak akrab satu sama lain. Tidak hanya sekedar kunjungan, pada kesempatan itu Bupati dan Kapolda Sulut sempat berbincang-bincang tentang berbagai sektor unggulan di Boltim.

“Selain silaturahmi, keduanya juga berbicara tentang keunggulan produk pertanian di Boltim,” kata juru bicara Bupati, yakni Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan (TUP), Humas dan Protokol Boltim Said Muhammad Hud SS. 

Lanjutnya, selain produk pertanian yang meliputi sektor perkebunan kopi, keduanya juga membahas tentang destinasi wisata serta spot diving di Boltim. “Pukul 15.00 wita, rombongan Kapolda bergerak menuju Danau Mooat, selanjutnya ke Hotel Sutan Raja Kotamobagu untuk beristirahat,” jelas Wawan, sapaan akrab Said Muhammad Hud.
Terinformasi, rombongan Kapolda ini juga diikuti oleh Kepala Biro SDM Polda Sulut Kombes Polisi Iftah Salahadin SH, Wakapolresta Manado AKBP Arya Perdana, serta Kapolsek Urban Kotabunan Boltim Kompol Suparno. 
(Fidh)



Joker NasDem Sulut ‘Targetkan’ 2 Kursi di DPR-RI

Joker NasDem Sulut.


Manado, detiKawanua.com – Di Sulawesi Utara (Sulut) ada 5 daerah yang dipimpin oleh Bupati/Walikota dari Partai NasDem, yakni: Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), dan Kota Kotamobagu, serta 1 Wakil Bupati yaitu Kabupaten Kepulauan Talaud. 
Dengan keberadaan 6 ‘Joker’ ini, DPP Partai NasDem menargetkan Sulut harus mampu meraih 2 kursi untuk DPR-RI. 
“Target dari DPP cukup berat. NasDem Sulut harus mampu meraih 2 kursi untuk DPR RI,” ujar Anggota Wantim DPP Partai NasDem Yasti Soepredjo Mokoagow saat mewakili Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh mengukuhan Pengurus DPW Partai NasDem Sulut, Jumat (23/11/2018) lalu. 
“Kita optimis target itu bisa dipenuhi. Sebab, dari 15 kabupaten/kota di Sulut, 50% lebih suara datang dari lima kepala daerah yang dimiliki NasDem,” tambahnya. 
Dirinya melanjutkan, dengan fakta yang ada ini bukan berarti caleg NasDem di Sulut lalu santai-santai. Bila diibaratkan main Remi, kami (Bupati/Walikota dari NasDem, red) ini adalah ‘Joker’, sehingga caleg harus punya ‘Dasar’. Caleg harus punya basis massa yang jelas di masyarakat. Kalau hanya berprinsip nanti kepala daerah yang kerja, tetap tidak akan meraih hasil maksimal.
“Kalau caleg tidak punya ‘Dasar’, ‘Joker’ (pasti) mati di tangan. Biar torang ada ‘Joker’ 3, klo nda ada ‘Dasar’, tetap kalah,” tegas Yasti, yang juga Bupati Bolmong ini. 
Jadi untuk menyongsong sukses legislatif, tentu ada kiat-kiat dari kami para ‘Joker’ NasDem Sulut (Yasti Soepredjo Mokoagow, Tatong Bara, Maximillian Lomban, GS Vicky Lumentut, Vonnie Panambunan, dan Moktar Parapaga, red) untuk membantu para caleg. 
“Pastinya tanpa melanggar ketentuan perundang-undangan, kami siap memenangkan Partai NasDem pada Pemilu 17 April 2019 yang akan datang,” pungkasnya. 
(Indra)



Dianggap Lalai , Balai Jalan Provinsi SULUT Dituntut Harus Bertanggung Jawab

MINSEL, detiKawanua.com – Tindahkan Positif dilakukan oleh seorang wartawan biro Minahasa Selatan ,melihat insiden kecelakaan tunggal di ruas jalan Trans Sulawesi Depan Sekolah SMA N 1 Amurang spontan Victor Ratumbanua yang akrab di sapa Bang Vic langsung turun ke selokan dengan kedalaman kurang lebih 2 meter

Kejadian yang terjadi sangat cepat ini mendadak di kerumuni masyarakat yang ingin melihat kejadian tersebut. Namun apa dikata beberapa masyarakat yang melihat kejadian ini justru terpanah pada sosok laki-laki yang turun di gorong-gorong tersebut siapa lagi kalau bukan Wartawan Koran Harian Komentar , dengan cepat Bang Vic langsung turun menolong korban yang masuk bersama motor yang dikendarainya

Dari informasi Bang Victor Komentar diketahui  Kejadian sekitar pukul 18.30…motor bebek berboncengan dari arah Ranomea menuju pusat kota Amurang dengan kecepatan tinggi motor tersebut tak bisa melihat tanda larangan sangking cepatnya padahal sedang ada pekerjaan jalan / Gorong-gorong

” motor lari laju saat di lubang galian tidak sempat mengendalikan kendaraan langsung terjun bebas ke dalam gorong-gorong , namun teman yang berboncengan sempat lompat sehingga tidak mengalami cedera sedangkan pengendarah masuk bersama kendaraannya ke selokan yang terisi genangan air ” jelas Bang Vic

Menurutnya korban diperkirakan mengalami luka serius karena terlihat mengeluarkan darah dari mulut dan saat itu korban sudah dibawa ke RS

” coba jo konfirmasi ke lantas for identitas korban dll ” ajak Bang Vic

Dari Peristiwa ini banyak masyarakat justru mempertanyakan kinerja pihak Balai Jalan Provinsi yang seakan cuek dengan pekerjaan Gorong-gorong ini apalagi menurut Roly Makauli salah satu Kabid di Bappeda Minsel pada Akun resmi miliknya mengecam tindahkan pandang enteng Balai Jalan Provinsi SULUT apalagi soal tanda larangan Ada tapi tidak jelas karena lampu jalan di sekitar lokasi tidak hidup

” Saya kira tanda larangan juga cuma setengah…intinya disini pekerjaan pembuatan gorong-gorong terlalu lama (lebih dari dua bulan), rambu-rambu jalan minim plus lampu padam (sudah lama)…pengendara juga banyak kurang hati- hati Akibat Kelalaian ini menjadi kerugian dan buruk bagi pengguna jalan …. Balai Jalan harus bertanggung jawab ….” jelas Roly

Dari keterangan masyarakat sekitar TKP kecelakaan sudah sering terjadi kurang lebih 5 kali kejadian untung tidak ada korban jiwa alias mati.
Menurut Ketua GMPK Jhony Senduk pengguna jalan yang menjadi korban dapat ajukan keberatan apabila ada kelalaian dari Balai Jalan Provinsi.
( Vandytrisno )




LMVPP Mengalami Insiden Terbakar , Pasokan Listrik Wilayah Sulutenggo Terganggu

MINSEL, detiKawanua.com – Masyarakat Minsel yang berdomisili di seputaran lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap ( PLTU ) dikejutkan dengan bunyi ledakan disertai pemadaman listrik ,selidik per selidik ternyata Kapal Genset ‘raksasa’ Karpowership yang menyuplai listrik di Wilayah Suluttenggo melalui PLTU 2 Amurang, di Desa Tawaang Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengalami insiden Ledahkan di dalam kapal dan mengeluarkan asap tebal. Bahkan, sebelum mengeluarkan asap, terdengar bunyi ledakan dasyat  hingga radius 5 kilometer. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09,00 Wita, Minggu (25/11/2018).

Pemadaman listrik terjadi di Wilayah Gorontalo, Kotamobagu, Bolmong Raya, Minsel, dan Manado sejak pukul 09.30 Wita. Pada saat bersamaan, beredar informasi imbauan dari Manajemen PLN Suluttenggo, bahwa pemedaman listrik terjadi akibat Sistem kelistrikan Interkoneksi Sulut – Gorontalo mengalami gangguan disebabkan pembangkit Leasing Marine Vessel Power Plant (LMVPP) Karadeniz berkapasitas 120 Mega Waat (MW) mengalami trip atau terlepas jaringan.

Adapun informasi yang diterima media sebagai berikut :
Info Gangguan Kapal LMVPP, Sistem Kelistrikan Sulawesi Utara – Gorontalo dalam Proses Penormalan

Manado, 25 November 2018 – Sistem kelistrikan Interkoneksi Sulawesi Utara – Gorontalo mengalami gangguan pada pukul 09.28 WITA, hal ini disebabkan pembangkit LMVPP (Leasing Marine Vessel Power Plant) Karadeniz berkapasitas 120 MW mengalami trip. Gangguan tersebut menyebabkan terhentinya suplai listrik tegangan 150 kV dari Sulawesi Utara ke Gorontalo dan sebagian pelanggan di Sulawesi Utara mengalami padam.

Saat ini proses  penormalan dilakukan dengan mengirim tegangan secara bertahap kembali dari Sulawesi Utara ke Gorontalo. Pada pukul 10.24 WITA PLN berhasil mengirim tegangan pada sebagian besar GI yang ada yaitu,GI Kawangkoan, GI Tomohon, GI Ranomuut,GI Bitung, GI Likupang,GI Teling, GI MSM, GI Sawangan, GI Lopana, GI Amurang, dan GI Otam, pengiriman tegangan dilanjutkan ke GI Lolak hingga Gorontalo.

Paralel dengan penormalan di sistem kelistrikan 150 kV, PLN saat ini juga melakukan penormalan di sisi jaringan distribusi ke pelanggan-pelanggan.

PLN memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan pelanggan yang saat ini mengalami padam, Kami memohon doa dan support agar gangguan ini dapat segera kembali teratasi.

Kepala PLN Rayon Amurang, Kabupaten Minsel, Maxi Tampi ketika dikonfirmasi membenarkan hal ini.bahkan Menurutnya, saat ini sudah kembali normal dan penerangan sudah sejak pukul 16.30 wita namun demikian PLN terus berkoordinasi dengan LMVPP dalam upaya penormalan kembali di TKP.

“Memang saat ini PLN sementara melakukan penormalan. Semua pembangkit yang ada di Suluttenggo sementara menunggu untuk masuk sistem kemudian melakukan penyuplaian listrik ke seluruh pelanggan,” ujar Tampi.
( Vandytrisno )




Pemkab Sangihe Genjot Harga Kopra Lewat Tol Laut

Tahuna, detikawanua.com – Menurunya harga komoditi hasil Bumi kopra menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Lewat progran Tol Laut Pemkab Sangihe terus berupaya memacu peningkatan harga Kopra.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Pemkab Sangihe Ir. Feliks Gaghaube kepada sejumlah media Jumat (23/11) tidak menapik turunya harga komoditi hasil bumi kopra. Hingga saat ini pihaknya telah berupaya bersama Pemerintah Provinsi hingga ke tingkat pusat, agar permasalahan ini cepat didapati solusinya. Kata Gagaube 
Lanjutnya, upaya pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Pusat akan terus menggenjot harga komoditi sepeti Kelapa, Pala dan Cengkih. Namum, kondisi ini terus terjadi bahwa komoditi ini mengalami penurunan misalnya kopra terakhir hari ini Rp. 2800.
“Upaya yang terus kami lakukan sebagai Dinas Teknis Pemkab Sangihe adalah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Kementrian Perdagangan,” ujar Gaghaube.
Ia menyebutkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kementrian Perdagangan, sehingga telah dilakukan bisnis macing dengan Pemerintah Surabaya
“Masalah penurunan harga yakni kopra. Disebabkan kualitas komoditi itu sendiri, dan ternyata yang memproduksi hasil kelapa ini bukan hanya Sangihe, tetapi banyak daerah,” tuturnya sembari menambahkan, Optimalisasi program tol laut diperbatasan Sangihe terus diupayakan dapat memfasilitasi hasil komoditi Pertanian. (js)



Lobby Gubernur Olly Di Malaysia, 2019 Nanti 3 Pesawat Langsung Rute Kinabalu Manado Di Buka

Malaysia, detiKawanua.comTekad Gubernur Sulut, Olly Dondokambey untuk mengembangkan dan memajukan sektor Pariwisata di Provinsi Sulut terus terealisasi, setelah penerbangan langsung (direct flight) Tiongkok – Manado, kini Kinabalu – Manado dibuka. Pembukaan rute penerbangan langsung Kinabalu–Manado terwujud dengan dilakukannya penandatanganan (MoU) antara Gubernur Sulut dengan Menteri Pariwisata Negara Bagian Sabah Malaysia, YB Datuk Christina Liew di Sabah, Jumat (23/11/2019) pagi.

Penerbangan langsung Kinabalu – Manado akan dimulai pada tahun 2019 mendatang, dimana terdapat tiga maskapai penerbangan yakni Batik Air, Malindo dan Lion Air yang akan melayani dan memfasilitasi rute penerbangan tersebut.

Komitmen Gubernur Olly Dondokambey ini sudah terlihat sejak dibukanya rute penerbangan Manado-Tiongkok pada 4 Juli 2016 lalu, sehingga jumlah turis mancanegara yang didominasi turis Tiongkok yang berkunjung ke Sulut melonjak hingga 100 ribu orang pada September 2018.

Pencapaian ini luar biasa karena rata-rata kunjungan wisman ke Sulut selama 10 tahun terakhir hanya berkisar di angka 10.000 sampai 15.000 orang per tahun. Keadaan ini menguntungkan perekonomian Sulut. Pertumbuhan ekonomi Sulut mencapai 6,23 persen atau diatas rata-rata nasional.

Tentunya, pembukaan rute penerbangan langsung ini, tidak saja asal-asalan, akan tetapi Gubernur jeli melihat posisi strategis Kota Kinabalu sebagai salah satu wilayah tujuan wisata yang cukup besar di Malaysia. Tercatat sebanyak 2 juta turis mengunjungi Kota Kinabalu. Selain memiliki potensi wisata yang besar, Kota Kinabalu juga memiliki kedekatan geografis dengan Sulut.

Inilah yang membuat, Gubernur  optimis jika kedua wilayah ini jika dihubungkan dengan akses penerbangan langsung akan menguntungkan pariwisata Sulut karena bakal menambah jumlah kunjungan Wisman yang datang dari Kota Kinabalu ke Sulut.

Pada pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini, dirinya juga mengucapkan terima kasih bisa bertemu dengan Menteri Christina Liew.

“Saya pribadi dan atas nama masyarakat Sulawesi Utara mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri,” ucap Gubernur pilihan rakyat Sulut ini.

Gubernur malahan juga mengundang Menteri Liew untuk mengunjungi Sulut pada tahun 2019. Kedepan diharapkan selain terwujudnya penerbangan langsung dari Kinabalu atau ke Manado juga sister city antara Manado dengan Negara Bagian Sabah.

“Saya mengundang Ibu Menteri untuk datang ke Sulawesi Utara pada tahun depan. Semoga nanti sudah ada penerbangan dari Kinabalu ke Manado,” ungkapnya.

Menteri Liew juga mengapresiasi kunjungan Gubernur Sulut ke Sabah untuk membangun kerjasama di bidang pariwisata. Dia juga optimis penerbangan Kinabalu – Manado, bisa terealisasi tahun 2019.

Pertemuan bilateral yang difasilitasi Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana ini turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen, Anggota DPRD Rocky Wowor, Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel, jajaran Kedubes RI di Malaysia dan Kementerian Pariwisata Negara Bagian Sabah. (IsJo/*)




DPP NasDem: Biar Ada ‘Joker’ 3, Kalau Tidak Ada ‘Dasar’, Tetap Kalah

Wantim DPP Partai NasDem Yasti Soepredjo Mokoagow saat pengukuhan Pengurus DPW Partai NasDem Sulut.


Manado, detiKawanua.com – Bila diibaratkan main Remi, kami (Bupati/Walikota dari NasDem, red) ini adalah ‘Joker’, sehingga caleg harus punya ‘Dasar’. Kalau caleg tidak punya ‘Dasar’, ‘Joker’ (pasti) mati di tangan. Biar torang ada ‘Joker’ 3, klo nda ada ‘Dasar’, tetap kalah.

Perumpamaan tersebut diutarakan Anggota Wantim DPP Partai NasDem Yasti Soepredjo Mokoagow saat mewakili Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh mengukuhan Pengurus DPW Partai NasDem Sulut, Jumat (23/11/2018), di Kantor DPW Partai NasDem Sulut, Kairagi, Manado.

Karena itu, lanjut Yasti, jangan cuma tidur-tidur lalu bermimpi jadi anggota legislatif. Cita-cita tidak akan mungkin tercapai kalau hanya dengan mimpi. Memang sebuah cita-cita awalnya dari sebuah impian, namun bangun lalu bekerja untuk meraih cita-cita itu.

“Pergunakan kami yang sudah di eksekutif. Karena kepala daerah dari NasDem ada 5, bukan berarti caleg NasDem di Sulut lalu santai-santai. Caleg harus punya basis massa yang jelas di masyarakat. Kalau hanya berprinsip nanti kepala daerah yang kerja, tetap tidak akan meraih hasil maksimal,” jelasnya.

Menurut Yasti, esensi dari parpol adalah merebut kekuasan dengan cara-cara yang sesuai ketentuan perundang-undangan. Karena itu, NasDem sebagai sebuah parpol harus memiliki tiga sukses, yakni: sukses organisasi, sukses eksekutif, dan sukses legislatif. Apalagi target dari DPP cukup berat. NasDem Sulut harus mampu meraih 2 kursi untuk DPR RI.

“Jadi, untuk menyongsong sukses legislatif, tentu ada kiat-kiat dari kami sebagai kepala daerah untuk membantu para caleg. Pastinya, tanpa melanggar ketentuan perundang-undangan,” ujar Yasti, yang juga Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) ini.

Di Sulut ada 5 daerah yang dipimpin oleh Bupati/Walikota dari Partai NasDem, yakni: Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), dan Kota Kotamobagu.

“Kita optimis target itu bisa dipenuhi. Sebab, dari 15 kabupaten/kota di Sulut, 50% lebih suara datang dari lima kepala daerah yang dimiliki NasDem. Kami siap memenangkan Partai NasDem pada Pemilu 17 April 2019 yang akan datang,” pungkasnya. 
Untuk diketahui, pada hari itu juga turut dilantik dan dikukuhkan DPW Badan Advokasi dan Bantuan Hukum (BAHU) NasDem Sulut, DPD Partai NasDem Kota Manado dan DPD Partai NasDem Kabupaten Minahasa Utara.

Turut hadir dalam pengukuhan tersebut, Wakil Ketua DPP Partai NasDem Hermawi Taslim, Komando Pemenangan Pemilu Wilayah Sulut Felly Estelita Runtuwene, Ketua DPW Partai NasDem Sulut Maximilian Jonas Lomban, Ketua BAHU Partai NasDem Sulut Roy Pangemanan, Ketua DPD Partai NasDem Manado GS Vicky Lumentut, dan Ketua DPD Partai NasDem Minut Vonnie Anneke Panambunan, serta para caleg Partai NasDem baik untuk DPR RI, DPRD Sulut, maupun DPRD Kabupaten/Kota se-Sulut.

(Indra)



ULA Terobosan Biro Umum Ini, Dalam Seminggu Sesuai Target Keinginan OD-SK

Manado, detiKawanua.com – Kepala Bagian Administrasi dan Protokol Dantje Lantang Setdaprov Sulut Dantje Lantang dalam keterangan persnya pada wartawan, Jumat (23/11) mengatakan, setelah seminggu berjalan sejak dilaunchingnya Integrasi Pelayanan Administrasi Secara Online melalui ULA-ODSK oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE, perubahan pelayanan Administrasi pada Unit Layanan Administrasi sangat terasa. Dampak positif ini tidak saja dirasakan oleh para pengguna layanan, namun juga para aparatur pengelola ULA, dampak yang sangat signifikan ini juga dirasakan oleh para staf pengelola ULA, antara lain; kemudahan dalam bekerja, dikarenakan beberapa uraian tugas yang selama ini dilaksanakan cenderung berulang-ulang, bahkan harus dilakukan oleh beberapa orang, saat ini dapat dilaksanakan dengan mudah, efektif dan efisien.
Lantang, juga menuturkan yang paling mendasar, yakni pengagendaan surat. Jika sebelum launching atau sebelum adanya layanan administrasi terintegrasi secara online yang didukung oleh aplikasi e-office ULA harus dilaksanakan secara manual dan berulang kali disetiap jenjang Tata Usaha (ULA, Keasistenan, Sekprov, Wakil Gubernur, dan Gubernur), kini semakin mudah, karena hanya diberlakukan satu kali penggagendaan dalam system aplikasi.
“Kemudahan dalam memonitor pergerakan berkas juga semakin mudah, jika dahulu dilaksanakan secara manual, dimana staf pengelola harus turun langsung mengecek posisi berkas, sehingga memakan waktu yang cukup lama. Saat ini, hanya perlu mengecek posisi berkas melalui system aplikasi” Tutur Lantang.
Kepala Sub Bagian TUP, Kristian Pongdatu sebagai penanggung jawab ULA ODSK pada kesempatan itu juga menjelaskan bahwa menurut catatan, Lewat berbagai kesempatan, para pengguna layanan ULA juga turut mengungkapkan tingkat kepuasan yang tinggi atas layanan yang diberikan oleh Unit Layanan Administrasi. Beberapa indicator kepuasan yang disampaikan, antara lain: keramahan petugas, pelayanan oleh petugas yang semakin cepat, fungsi Aplikasi ULA-ODSK yang dapat didownload melalui _Google Play Store_ melalui smartphone yang sangat memudahkan, serta semakin cepatnya proses berkas yang diajukan.
“Secara garis besar? tingkat kepuasan pemohon ini dapat digambarkan lewat aplikasi kepuasan layanan ULA, dimana dari 121 orang pengguna layanan yang telah memberikan penilaian, 77% diantaranya memberikan penilaian Sangat Baik, sedangkan 23% memberikan penilaian Baik, dan belum ada yang memberikan penilaian buruk” terang Pongdatu.
Sementara itu Kepala Biro Umum Setdaprov Sulut Clay June Dondokambey pada kesempatan ini mengatakan sesungguhnya aplikasi ini hanya alat Bantu untuk efisiensi dan efektifitas dari pelayanan bagi masyarakat. Yang paling penting adalah integritas dan kinerja seluruh perangkat pelayanan administrasi baik ASN maupun THL di seluruh perangkat daerah untuk tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang maksimal, pelayanan yang ramah, mampu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan baik, serta memberikan solusi bukan hambatan.
“Kami juga menyiapkan kotak saran/kritik dilengkapi formulir untuk di isi, Harapan kami Bapak/Ibu Kepala Perangkat Daerah, ASN dan THL bahkan masyarakat umum dapat memberikan suport dan dukungan bahkan kritik guna perbaikan dan penyempurnaan Layanan Administrasi yang telah Teritegrasi Secara Online melalui ULA – ODSK” Ujar Kepala Biro yang akrab dengan insan Pers ini.
(IsJo/*)



Bali Jadi Saksi Lahirnya e-LPPD Sulut Aplikasi Website Milik Karo Kumendong

Bali, detiKawanua.com – Lahirnya inovasi baru Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Elektronik (E-LPPD) berbasis Aplikasi dan Website Oleh DR. Jemmy S. Kumendong, M.Si, sebagai produk utama yang diajukan dalam Proyek Perubahan Baru Diklat PIM II Angkatan XII dipenghujung tahun 2018 hasil akhir sangat memuaskan. Dimana, Gedung Melati yang terletak di Kawasan Hayam Wuruk 152 Sanur Bali milik Badan Pengembangan SDM Provinsi Bali, Kamis (22/11) menjadi saksi.

Kumendong mengenakan setelan baju berdasi merah, tampak pria yang sehari-harinya menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulut ini berdiri dan sesekali berjalan mengamati situasi di dalam ruang sidang yang sedang digunakan oleh perwakilan Peserta Diklat PIM II untuk memaparkan hasil karya mereka.

Tak jauh darinya, tengah duduk tenang Drs. Edison Humiang yang sengaja dihadirkan sebagai mentor dalam momen ini, sedang mempelajari bahan uji E-LPPD Pemprov. Sulut, dengan sesekali memberikan motivasi juga semangat kepada Karo Kumendong.

Berdiri menghadap DR. Makhdum Priyatno, MA sebagai Ketua Tim Penguji yang juga kesehariannya sebagai Ketua STIA LAN Jakarta didampingi oleh Drs I Nyoman Marida, MS, Sebagai pembimbing bersama Drs. Edison Humiang, MSi yang menjadi Mentor.

Walau diwarnai sedikit kendala teknis, namun Karo Jemmy segera menguasai situasi dan mulai memaparkan hasil inovasinya dalam proyek perubahan E-LPPD.

E-LPPD sendiri merupakan proyek inovasi yang bertujuan mempermudah ASN terkait dalam pengisian data LPPD secara manual; mengurangi factor human error; serta membantu pimpinan dalam menjalankan fungsi kontrol atas kinerja Perangkat Daerah (PD), yang menurut hasil evaluasi LPPD cenderung menurun dalam grafik dilima tahun terakhir. Sebuah hasil berbanding terbalik dengan fakta pembangunan Sulut yang terus berkembang pesat dilapangan.

Diawali dengan keraguan namun berakhir dalam kepastian, dengan meraih hasil yang sangat memuaskan atas penilaian Tim Penguji.

Dalam testimoninya, Priyatno selaku ketua Tim Penguji, menitipkan agar proyek ini terus dikawal pelaksanaannya untuk jangka panjang, karena dapat diproyeksikan bahwa inovasi ini sangat berguna bahkan mampu membawa perubahan terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kedepan semakin Hebat.

Senada dengan itu, Humiang menambahkan bahwa inovasi ini telah ditetapkan dalam anggaran APBD Pemprov. Sulut 2019 untuk terus dikembangkan menjadi terintegrasi dengan program pemerintah yang serupa semisal simda dan sipeg, dan penerapannya akan dikawal hingga menjadi percontohan bagi Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Sulut.

Adapun beberapa catatan dari penguji yakni Inovasi sesuai Rancangan Proyek Perubahan, Proyek Perubahan berguna untuk Provinsi, tidak hanya SKPD, dukungan stakeholder kuat. Pernyataan dukungan kuat, termasuk kerjasama dari rekan Pers dan JIPS dalam mempublikasikan tahapan Proyek Perubahan.

“Rancangan proyek perubahan ini bisa berhasil berkat kerja keras bersama, serta dukungan semua pihak diantaranya rekan kerja Pers dan JiPS yang selalu mendukung dalam publikasi sehingga program E-LPPD ini dapat dikenal oleh stakeholders terkait,” ujar Karo Kumendong.

Dalam momen tersebut, Kumendong didampingi Danny Tamara, SSTP, M.Si selaku Kasubag Evaluasi Kinerja dan Pengembangan Kapasitas Daerah, bersama DR. Mario Tulenan, S.Kom, MTi sebagai pengembang Aplikasi dan Website E-LPPD yang juga keduanya dimintai testimoni terhadap inovasi ini, mendapatkan hasil dalam kategori Sangat Memuaskan dari Tim Penilai.

(IsJo)