TETTY HADIRI FORUM PENGUATAN KOMITMEN PEMIMPIN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK

MINSEL, detiKawanua.com – Bupati Minahasa Selatan, DR.Christiany Eugenia Paruntu SE, menghadiri Kegiatan Forum Penguatan Komitmen Pemimpin Perempuan dalam pembangunan perempuan dan anak yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Republik Indonesia.

Kegiatan forum ini, diselenggarakan di Jakarat, pada 26-27 November 2018, dan dihadiri oleh para kepala daerah dan wakil Kepala daerah perempuan, dengan tujuan menuju Planet 50:50 Gender Equality Tahun 2030.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Republik Indonesia Yohana Yambise dalam sambutan pada saat pembukaan mengatakan peran perempuan sangat penting dan kesetaraan gender haruslah diterapkan didaerah masing-masing, dan untuk lebih memaksimalkan peran perempuan, dukungan dari kebijakan-kebijakan pemerintah daerah harus ada.

“Peran perempuan itu sangat penting, dan kesetaraan gender haruslah diterapkan didaerah masing-masing, dan kebijakan-kebijakan pemerintah daerah yang ada akan lebih memaksimalkan peran perempuan,” kata Yohana Yambise.

Sementara itu Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu (Sapaan akrab Bupati cantik ini) menyampaikan berbagai program-program yang dilaksanakan daerah khususnya Kabupaten Minahasa Selatan terkait pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak.

Adapun berbagai program-program yang disampaikan oleh Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu (CEP) diantaranya;

1. Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)
2. Forum Anak Daerah (FAD)
3. Program Partsisipasi Masyarakat Peduli Perempuan dan Anak (Forum Puspa)
4. Posko pengaduan dan informasi kasus kekerasaan perempuan dan anak ditiap kecamatan.

Menurut Bupati Tetty Paruntu program-program yang dijalankan tersebut dimaksudkan untuk menunjang dan terwujudnya program kerja jangka menengah dari Presiden Joko Widodo yaitu agenda Nawacita, dalam hal upaya tercapainya pembangunan yang berkeadilan gender.

“Program-program yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terkait Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, adalah upaya dari kita dalam mengupayakan terwujudnya Program Nawacita dari Presiden Joko Widodo, mengenai kesetaraan gender,” jelas Tetty Paruntu.

Ikut bersama Bupati Tetty Paruntu dalam kegiatan ini yakni Kepala Dinas PP,PA dan KB Kabupaten Minahasa Selatan Audy Emor, dan staf humas Pemkab Minsel.
( Vandytrisno/hk)




Canangkan Produk Unggulan Desa Sumber Rejo, Ini Kata Bupati Boltim

Bupati Boltim dan Ketua PKK Boltim saat melepas secara simbolis benih Ikan Lele.


Boltim, detiKawanua.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar SH mencanangkan program pembentukan produk unggulan kawasan pedesaan budi daya ikan air tawar, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Modayag, Rabu (28/11/2018) siang tadi.
Pada kesempatan itu, Bupati didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Ny Nursiwin Dunggio menyerahkan dan melepas secara simbolis benih ikan lele yang turut disaksikan Ketua DPRD Boltim Drs. Marsaoleh Mamonto, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Ny Titiek Susanti Mamonto, Camat Modayag Barat Uyun Pangalima serta masyarakat setempat.

“Apresiasi kepadap pemerintah desa (Pemdes) dan masyarakat yang bahu membahu melakukan inovasi menciptakan lapangan kerja, sumber pendapatan masyarakat melalui dana desa,” ujarnya.

Para Kepala desa (Sangadi-red), kata Bupati, harus mampu melihat dan mengembangkan potensi yang ada melalui dana desa.

“Usahakan dana desa bermanfaat. Manfaatkan anggaran untuk memberdayakan masyarakat melalui inovasi desa,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumber Rejo Mhercy Rotinsulu, mengungkapkan program yang dilaksanakan bertujuan untuk pemanfaatan pekarangan dan meningkatan ekonomi masyarakat desa demi menyukseskan visi misi Boltim.


“Dengan melihat potensi sumber daya alam yang ada, dan untuk merubah mindset atau pola pikir agar bukan hanya kita yang menjadi subyek perputaran ekonomi akan tetapi, berusaha menjadi objek perputaran ekonomi khususnya di desa Sumber Rejo,” tutur Mhercy.
Program itu, kata Dia, akan dibagikan ke 134 kepala keluarga dengan total pembiayaan sekira Rp 157 juta.

“Sarana pembudidayaan ikan yang langsung diserahkan kepada masyarakat berupa tong, pompa oksigen, alat instalasi, dan 15.600 ekor bibit ikan lele. Untuk pakan ikan kita siapkan 140 Kg yang akan disalurkan sesuai perkembangan ikan,” bebernya.

(Fidh)



Satreskrim Amankan Dua TSK Togel Bersama Babuk

Tahuna, detikawanua.com – Pemberantasan judi togel di Kabupaten Kepulauan Sangihe terus dilakukan oleh Satreskrim Sangihe,setelah sebulan yang lalu berhasil menangkap bandar togel di kelurahan Sawang bendar,kini dia pengecer togel di kelurahan Tidore Kecamatan Tahuna Timur.
Menurut informasi dari masyarakat bahwa judi togel marak terjadi di sekitar kelurahan tidore dan ada agen yang menampung setiap dilakukan pemasangan nomor Mendengar laporan tersebut Kapolres AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK langsung memerintahkan Satreskrim Sangihe untuk melakukan penyelidikan. Dipimpin Kasatres IPTU Denny Tampenawas SSos penangkapan langsung dilakukan dan ditemukan beberapa barang buukti berupa uang tunai Rp 44 ribu, gambar shio dan Handphone dari tangan Tersangka SR. Saat dilakukan intrograsi SR mengaku bahwa dirinya mempunyai bandar dan sudah menyetorkan hasil togelnya pada minggu pekan lalu.
Akhirnya pihak Satreskrim langsung menuju rumah Tersangka STH warga Tona dan menanyakan apakah mengenal Tersangka SR,dari pengakuan STH dirinya mengenali dan baru menerima seroran sebanyak Rp 840 ribu. Tetapi dari jumlah keseluruhan,Tersangka STH sudah mentranfer ke bandar online sebanyak Rp 400 ribu melalui ATM BRI,sehingga sisa uang yang ada padanya yang diamankan sebagai barang bukti sebanyak Rp 440 ribu.
“Seluruh barang bukti sudah kami amankan dan kedua tersangka sudah ditahan,”jelas Tampenawas.
Tamba,, kasus ini akan terus dikembangkan sampai ditemukan bandar besar yang menerima tranferan dana dari tersangka STH. Sebab untuk proses pelacakan nomor rekening harus ada izin dari Kapolri langsung untuk di masukkan ke pihak Bank.
“Namun masalah pemberantasan judi togel ini tak hanya sampai disini,masih ada tindaklanjutnya sampai bandar besarnya ditemukan. Begitu juga jika ada anggota Polri yang terlibat silahkan dilaporkan karena tidak ada manusia yang kebal hukum,”tegasnya.
Sedangkan untuk kedua tersangka ini pihaknya sudah menetapkan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman 10 Tahun penjara.
“Resiko para pemain judi togel ini sangat besar,alangkah baiknya dihentikan sejak sekarang. Bagi masyarakat yang melihat ada aktifitas judi togel silahkan melaporkannya ke Polres Sangihe,”pungkas Perwira yang dekat dengan insan pers ini. (js)



Pembangunan Masjid Desa Bongkudai Barat, Bupati Letakkan Batu Pertama

Bupati Landjar saat meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Desa Bongkudai Barat.


Boltim, detiKawanua.com – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), meletakkan batu pertama pembangunan masjid Desa Bongkudai Barat Kecamatan Modayag Barat, pada Rabu (28/11/2018). 
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan masjid khususnya pemilik lahan Hj Yolanda Mamonto, yang telah ikhlas mewakafkan lahan dan mensupport material pembangunan masjid.

“Satu kebanggaan, karena membangun masjid gambaran iman dan gambaran ketaatan terhadap apa yang diyakini,” kata Bupati.

Dirinya juga menuturkan, membangun masjid adalah perbuatan mulia, namun jauh lebih utama adalah bagaimana jamaahnya memakmurkan masjid.

“Masjid bukan sekedar tempat ibadah tapi pusat kegiatan, belajar dan tempat mengkaji segala persoalan,” terang Bupati.

Untuk mempercepat penyelesaian pembangunan masjid, Bupati mengungkapkan akan menyiapkan anggaran sekira Rp 500 juta.

“Insya Allah bisa selesai sebelum masa jabatan saya berakhir,” harap Bupati, yang pada kesempatan itu memberikan sumbangan pribadi kepada panitia senilai Rp 25 juta.

Sementara, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Desa Bongkudai Barat Sudibyo Mamonto menambahkan, lokasi pembangunan masjid adalah tanah wakaf keluarga Yolanda Mamonto dengan luas 6.243 m2. Masjid direncanakan akan dibangun dengan ukuran 25×25 meter dan anggarannya diperkirakan capai Rp 4 milyar.

“Harapan kami, masjid ini dapat selesai sebelum berakhirnya masa jabatan Bupati Sehan Salim Landjar agar dalam peresmian masih bersama-bersama dengan Bapak Bupati,” ujar Sudibyo.

Tampak hadir Ketua DPRD Boltim Drs. Marsaoleh Mamonto dan anggota Faisal Mamonto, Anggota DPRD Provinsi Sulut Rita Lamusu, Calon DPD RI Muhammad Salim Landjar, Kakan Kemenag Boltim beserta jajaran, serta aparat desa se-Kecamatan Modayag Barat.
(Fidh)



RAKOR PENGAWASAN PEMILU PARTISIPATIF , BAWASLU MINSEL ” MARATON ” DI 17 KECAMATAN

MINSEL, detiKawanua.com – Rapat Koordinasi Pengawasan Pemilu Partisiparif Dalam Rangka Pemilihan Umum DPR , DPD , DPRD , Serta Pemilihan Umum Presiden Dan Wakil Presiden Tahun 2019 dilaksanakan oleh Panitia Pengawas Kecamatan ( PPK ) di kabupaten Minsel yaitu di 17 kecamatan selama 3 hari mulai hari Senin sampai dengan Rabu  ( 26 – 28 November 2018 )

Dari pantauan media ini Selasa ( 27/11/2018 ) kemarin Kecamatan Amurang Barat mendapat kesempatan sekitar pukul 14.00 wita atau jam 2 siang yang pelaksanaan di Hotel Sutan Raja Amurang lantai dua secara bergantian di dua ruangan yang berbeda.

Materi yang disampaikan seputar kewenangan Panwas Kecamatan dalam hal Pengawasan dan penindahkan Pada Pelanggaran Pemilu Legislatif dan Pilpres tahun 2019 mendatang baik soal Pelanggaran pemasangan APK , Penyesuaian Data Pemilih, Tahapan Kampanye , dll yang semuanya harus diawasi karena ada potensi pelanggaran

Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem SPd yang juga sebagai pembicara pertama menegaskan Pentingnya Kesiapan Panwas tingkat kecamatan dan Desa /kelurahan melihat potensi pelanggaran dan langsung membuat laporan jika ada Potensi Pelanggaran pemilu yang terjadi baik di sekitar lingkungan kita maupun di wilayah kerja

” jangan anda ragu jika melihat , mendengar langsung , dan menemukan pelanggaran langsung melaporkan potensi pelanggaran tersebut karena waktu yang di sediakan hanya 7 hari mulai laporan masuk dan untuk memproses laporan tersebut hanya butuh 21 hari maka perlu kesiapan dan kecepatan.jelas Eva

Hal yang sama dikatakan Komisioner Bawaslu Franny Sengkey SE sebagai Pembicara kedua , untuk kewenangan Panwas kecamatan menyikapi setiap Pelanggaran Pemilu harus bekerja sesuai dengan aturan yaitu dasar Hukum pemilihan umum tahun 2017 adalah undang-undang nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum.

” Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Pengawas Pemilu berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum harus menjadi pedoman dan perlu kecepatan dalam laporan.jelas Sengkey

Hadir dalam kegiatan ini semua stekholder Pengawasan pemilu di tingkat kecamatan Amurang barat  baik PPK , PPL baik Kelurahan dan Desa juga masyarakat yang akan turut berperan serta mengawasi setiap kecurangan dan pelanggaran maka semua akan bersama ikut meminimalisir angka pelanggaran disetiap tahapan pemilu
( Vandytrisno )




Herman Lahungkondo Buka Lapangan Pekerjaan Di Tabukan Utara

Tahuna, detikawanua.com – Sosok yang sederhana ini tak asing lagi dimata warga masyarakat Tabukan Utara dan sekitarnya,  berjiwa sosial tinggi yang terus mengulurkan tanggan membantu  warga masyarakat. Hal ini   dibuktikannya semenjak Lahungkondo membuka lapangan pekerjaan di kampung Raku Tabukan Utara. Lahungkondo saat ini mempekerjakan lebih kurang 30 orang, walupun tidak begitu banyak warga yang mengetahui hal ini, namun Lahungkondo sudah berkontribusi terhadap Daerah Kabupaten Sangihe yang kita cintai bersama.
Lahungkundo yang bertandang di detikawanua mengatakan memang awal usaha yang saya rintis tidak serta merta jadi. Namun semua melalui proses yang panjang, ada tantangan dan hambatan tapi dengan kesabaran semua dapat dilalui, sehingga usaha ini dapat berjalan dengan baik.
“Secara pribadi dan keluarga sangat bersyukur kepada pemilik kehidupan ini memberikan kesempatan buat saya untuk terus berkarya dan berinovasi,” kata 
Lahungkondo.
Lanjut dikatakanya, usaha yang saya tekuni sampai saat ini adalah, arang tampurung dan pengiriman barang atau expedisi sampai saat ini berjalan dengan baik “usaha berjalan baik tentunnya kita harus membagun mitra kerja  baik itu dari Pemerinta Daerah dalam hal ini adalah instansi terkait maupun bermitra kerja di luar Daerah. Ini sangat penting agar kedepan tidak ada kendalah lagi kita temui,” ujar Lahungkondo. 
Tambanya, dengan lapangan pekerjaan yang saya rintis ini kariawan dapat merasakan kesejakteraan, untuk kedepannya lagi saya akan mengupayakan lapangan pekerjaan yang baru bertujuan menyerap kariawan baru.
“Ketika ada lapangan pekerjaan maka angka penganguran dan kriminalitas akan menurun. Untuk itu saya sangat berharap kepada seluruh warga masyarakat Tabukan Utara degan ide – ide yang cemerlang ini agar dapat di topang dalam Doa, apa yang saya lakukan ini semata – mata bukan untuk kepentingan pribadi melainkan kepentingan banyak orang,” kunci Lahungkondo. (js)



Diduga Ada Nuansa Politik, Kapabilitas Ketua Askab PSSI Sangihe Dipertanyakan

Tahuna, detikawanua.com – Ajang Dandim Cup yang dilaksanakan sejak bulan lalu di lapangan gesit Tahuna yang di ikuti kurang lebih 39 tim kesebelasan yang ada di Kabupaten Sangihe dan sebagian dari luar daerah di nilai warga sangat baik. Hanya saja beberapa hari terakhir pelaksanaan hajatan tersebut mulai mendapat sorotan dari sejumlah kalangan

dikarenakan sudah ada nuansa politik.”Mestinya pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) jeli melihat hal ini,karena dalam perhelatan Dandim Cup ini sudah ada unsur politik. Ada beberapa kesebelasan dengan terang- terangan sudah menggunakan kaos tim yang melambangkan nama salah satu Calon Legislativ (Caleg) dan juga membagikan kaos kepada para pendukung bernomor dua sebagaimana nomor urut dari Caleg itu,” ujar sejumlah warga.
Apalagi kata warga, kapasitas Caleg tersebut sebagai ketua Askab Kabupaten Sangihe mestinya harus bersikap netral dalam arti tidak menggunakan momen ini sebagai ajang untuk mencari polularitas.
 “Jadi jangan karena jabatan sebagai ketua Askab PSSI Sangihe lantas menjadikan ajang ini sebagai tempat untuk kampanye. Untuk itu kami minta ada langkah dari pihak Bawaslu terkait hal ini,” tegas warga.
Ketua Bawaslu Sangihe, Junaidi Bawenti ketika dikonformasi detikawanua, Senin (26/11) kemarin tak menapik akan hal tersebut. Namun dijelaskan, untuk melakukan langkah tegas terhadap caleg tersebut pihaknya belum memiliki data akurat sebagai bahan untuk menindak oknum caleg itu.
“Memang kami sudah mendapat laporan adanya pembagian Kaos tim dilapangan saat pertandingan Dandim Cup dan juga mengenai lambang atau nama caleg ini, tetapi itu tidak menjadi dasar bagi kami untuk bertindak. Sebab di kaos tim yang ada di beberapa kesebelasan yang digunakan saat bertanding tidak mencantumkan nama caleg itu maupun
ajakan dan dukungan,” jelas Bawenti.
Meski demikian katanya. pihaknya akan memanggil caleg tersebut yang juga sebagai ketua Askab PSSI Cabang Sangihe untuk dimintai keterangan terkait laporan yang masuk.
“Prinsipnya karena ini laporan, yang bersangkutan akan kami panggil untuk dimintai keterangan terkait laporan dari masyarakat ini,”tegasnya.
Sementara itu ketua Askab Sangihe yang juga Caleg dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Michael Tungari ketika dihubungi dan dimintai tanggapan soal masalah ini menyatakan, logo yang bertuliskan di kaos tim yang ada di beberapa kesebelasan itu tidak ada nuansa politik seperti apa yang dikatakan.
“Menurut saya logo itu kan tidak ada nuansa politik, karena di situ tidak ada lambang partai, nomor urut maupun nama dan kaos yang dibagikan bukan merupakan kaos partai kerena kaos itu merupakan kaos dari tim Bidadari FC. Disinggung lambang atau logo yang ada di kaostim sama persis dengan logo yang ada di stiker- stiker maupun baliho, Tungari tak menapiknya.”Itu kan bagian dari sponsor, dan tidak melanggar aturan. kecuali ada yang menyalahi aturan dari KPU baru di tindak,” tukasnya.(js)



Ada Apa dengan Seleksi KPUD Talaud?

Jim Robert Tindi. /ist


Manado, detiKawanua.com – Pasca dilantik Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta pada Rabu (31/10/2018) lalu, Tim Seleksi (Timsel) KPUD Kabupaten Kepulauan Talaud harus kerja berkualitas dengan menjaga integritas dan independensi dalam menjaring anggota KPUD Talaud.

Namun, aroma tak sedap menyeruak pada seleksi KPUD Talaud. Kinerja Timsel yang dimotori Welliam Areros selaku Ketua Tim, Viktory Rotty selaku Sekretaris, Ferry Daud Liando, Marietje Terok dan Misbuhuddin Jamat, dipertanyakan. Misalnya dari Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Sulut.

Menurut Jim Robert Tindi (JRT) selaku Ketua GERAK Sulut, integritas dan independensi adalah hal utama yang harus dikawal oleh tim seleksi supaya menghasilkan calon KPU Talaud yang bermartabat.

“Ada apa dengan seleksi KPUD Talaud?” ujar Jim, Senin (26/11/2018).

“Pasalnya mulai dari awal tahapan seleksi berkas, Timsel KPUD Talaud telah mengeluarkan 2 SK Lulus Berkas dengan nama yang berbeda,” terangnya. 

Tak cukup sampai di sini, lanjut Jim, ternyata pada tahapan Seleksi/Test Physikologi, Timsel juga telah mengangkangi PKPU Nomor 7 Pasal 22 ayat 5 point (b).
“GERAK Sulut sangat menyayangkan kelalaian ini. Bagaimana kita dapat mendambakan Pemilu yang jujur adil dan berintegritas, jika pada tahapan seleksi, penyelenggara saja sudah ada yang tak beres,” tegas JRT. 
Belum lagi diduga ada nama  yang sengaja ‘diseludupkan’ untuk kepentingan orang-orang tertentu.
“Karena itu, Gerak Sulut mendesak KPU RI segera meninjau kembali proses ini dan mengambil sikap tegas,” pungkasnya.

Hingga berita ini dimuat, salah satu anggota Timsel KPUD Talaud yakni Ferry Liando yang dimintai tanggapannya, tidak memberikan respon. Pesan di nomor WA-nya 0813-56xx-xxxx hanya dibaca. ***

(Indra



Akhir November, IAIN Manado Gelar Penelitian Berbasis Pengabdian yang Libatkan Ratusan Peserta

Flyer kegiatan Training Teori dan Praktik Penelitian Berbasis Pengabdian. /ist



Manado, detiKawanua.com – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado siap menggelar Training Teori dan Praktik Penelitian Berbasis Pengabdian pada Jumat (30/11/2018) nanti.

Menurut Rektor IAIN Manado Rukmina Gonibala melalui Ketua Panitia Pelaksana Rahman Mantu MHum, pelatihan selama 3 hari tersebut, didesain dalam bentuk teori dan praktik yang melibatkan berbagai pihak, di antaranya dosen, mahasiswa, pemerintah setempat dan pedagang makanan di jalur ringroad Manado yang menjadi subjek kegiatan praktik penelitian berbasis pengabdian.

Menurutnya, kegiatan akan dibuat dalam dua sesi. Pertama, model training yang akan melibatkan sebanyak 120 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa IAIN Manado dan undangan. Training akan difasilitasi oleh 2 orang narasumber untuk membekali peserta membuat konsep atau program pengabdian masyarakat berbasis penelitian sampai pada praktik di lapangan.

“Selanjutnya sesi kedua yakni praktik lapangan, dalam sesi ini akan melibatkan sebanyak 30 orang yang terdiri dari 2 orang fasilitator/pemateri, 4 panitia dan 24 peserta yang dibagi dalam 2 kelompok masing-masing satu kelompok 12 orang. Praktik lapangan adalah tindak lanjut dari training sehari sebelumnya, masing-masing kelompok bertugas untuk melakukan pengumpulan data menggunakan teknik indepth interview, Dokumentasi, FGD (Focus Group Discussion) terhadap 24 pedagang makanan sebagai informan dalam penelitian,” papar Rahman.

Suasana Rapat Finalisasi Persiapan Kegiatan. /ist

“Pada hari ketiga serangkaian kegiatan ini akan ditutup dengan kegiatan training menulis artikel ilmiah berbasis data pengabdian,” tambahnya, via rilis yang diterima media ini.

Dijelaskan lebih lanjut, kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dharma pengabidan dan penelitian. Saat ini kami tengah melakukan finalisasi persiapan kegiatan tersebut.

“Dalam kegiatan ini, civitas kampus bisa sekaligus melakukan penelitian untuk mengetahui secara menyeluruh tentang kompleksitas masalah di masyarakat, sekaligus melalui penelitian sebagai bahan untuk melakukan advokasi atau acuan untuk mencari solusi bersama dengan masyarakat,” terang alumni IAIN Manado ini.

“Secara praktis, hasil pengabdian berbasis penelitian bisa dijadikan artikel ilmiah oleh civitas kampus yang menjalankan aktivitas ini,” pungkasnya.

(Indra)




Darurat Harga Kelapa, Langkah OD-SK Hingga Jangka Panjang Nanti Bagi Sulut

Manado, detiKawanua.com Gubernur Sulut, Olly Dondokambey merancang program jangka panjang untuk mengatasi anjloknya harga kopra dengan mengembangkan industri minyak goreng kelapa skala kelompok tani yang diimbangi dengan bantuan sebanyak 12 unit mesin produksi industri minyak kelapa di tahun 2018 ini yanb dua diantaranya termasuk bantuan tempat (semacam pabrik kecil) pengolahan kelapa.

Tidak hanya sampai disitu, oleh gubernur juga memastikan nantinya pada tahun 2019 mendatang, program bantuan Pemprov Sulut serupa terus berkelanjutan bahkan dengan jumlah yang lebih banyak atau penambahan 23 unit mesin beserta tempat pengolahan kelapa, dengan total nilai sebesar  7 Milliar Rupiah.

“Mesin produksi ini nantinya bakal menghasilkan minyak goreng yang6 berkualitas baik dan tidak ‘bau tengik’ sehingga bisa diserap pasar,” kata gubernur, Senin (26/11).

Lanjutnya bahwa, pemerintah juga dapat membuat regulasi dalam rangka meningkatkan penghasilan petani kelapa di Sulut, akan tetapi produk minyak kelapa yang dihasilkan nanti berhasil dan bebas dari bau.

“Mutu minyak kelapa harus ditingkatkan kemudian pemerintah buat regulasi. Mesin produksi ini juga dibagikan khusus bagi para kelompok tani karena minyak kelapa tidak bisa diproduksi secara massal untuk menghindari bau yang tidak enak, yang oleh karena itu harus diproduksi terbatas,” jelasnya sembari mengatakan bahwa hal lain juga untuk meningkatkan nilai jual produk turunan dari kelapa, dengan mengadakan pertemuan yang diikuti seluruh daerah penghasil kelapa di Indonesia.

“Pemerintah sudah melakukan pertemuan di Sulawesi Utara yang diikuti seluruh propinsi dan kabupaten penghasil kelapa dengan asosiasi
pengusaha kelapa se Indonesia yang dihadiri juga asosiasi kelapa internasional,” ujar gubernur.

Adapun oleh pemerintah pusat, telah mengeluarkan kebijakan untuk meningkatkan nilai jual kelapa dan sawit dengan mengolahnya menjadi bahan bakar pada tahun depan.

“Presiden Jokowi sudah merespon dengan kebijakan minyak nabati dibuat Solar B20 untuk Tahun Anggaran 2019,” pungkas Gubernur Sulut ini.

Menariknya, Dondokambey juga menerangkan adanya kerjasama Pemprov Sulut, Balit Palma dan LIPI untuk menghasilkan bibit kelapa dengan membangun laboratorium kelapa. Ini akan menopang lahirnya industri kelapa terpadu yang menarik minat para investor ke Sulut.

“Peningkatan kualitas tanaman kelapa terus dilakukan. Saat ini Pemprov Sulut, Balit Palma dan LIPI sedang membangun laboratorium kelapa di Mapanget,” tutup Dondokambey.

Seperti ini ringkasan perjuangan Pemprov Sulut dibawah kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK):

1. Sudah melakukan pertemuan seluruh propinsi dan kabupaten penghasil kelapa dengan asosiasi pengusaha kelapa se-Indonesia di Sulut selama 5 hari di hadiri juga asosiasi kelapa Internasional.

2. Presiden Joko Widodo sdh merespon dgn kebijakan Minyak Nabati ( Sawit dan Kelapa) dibuat Solar B20 untuk Tahun Anggaran 2019

3. Sulut akan galakan kembali pengunaan minyak kelapa untuk minyak goreng.

4. Pemerintahan OD-SK sudah mengajak investor untuk industri kelapa terpadu di Sulut

5. Pemerintah dan Balitka bekerjasama dengan LIPI membangun Laboratorium Kelapa di Mapanget.

(IsJo)