Menciptakan Pemimpin dan Caleg Yang Berkualitas, Masyarakat Diminta Jauhi Money Politik

Ilustrasi.

Tahuna, detikawanua.com – Politik uang memiliki defenisi yang cukup luas dan dapat didefinisikan sebagai sebuah upaya mempengaruhi orang lain dengan menggunakan imbalan materi/uang atau dalam konteks pemilu dapat diartikan sebagai transaksi (jual-beli) suara. Pemberian materi dengan tujuan mempengaruhi pemilih adalah ilegal dan merupakan sebuah kejahatan. Pemberian uang kepada pemilih mungkin terlihat sebagai sebuah upaya untuk mengantisipasi apatisme para pemilih (voters) yang sudah lelah dan bosan menantikan janji-janji yang disuarakan saat kampanye.
Akhirnya, masyarakat lebih memilih golput. Noda yang sudah lama menempel bahkan cenderung nyaman dengan noda tersebut cukup sulit untuk dibersihkan. Sejumlah lembaga survey pun memaparkan bahwa ketidakpercayaan masayarakat terhadapat semua kontestan pemilu adalah sebagai dalang utamanya. Terbukti ada sejumlah partai politik sebagai instrumen utama belum mampu menyelaraskan platform politiknya terhadap perubahan di masyarakat yang akhirnya memunculkan dimanika di perpolitikan nasional. Dengan adanya money politic, maka muncul juga masalah baru yang sangat mengkhwatirkan seluruh pihak. Kerinduan masyarakat akan pemimpin yang berintegritas dan kompeten tidak akan mungkin terwujud dengan kurangnya pendanaan.
“Jika kebiasaan ini terus dibudayakan, maka sampai kapanpun bangsa ini akan terus tersandera oleh para miliarder yang haus akan kekuasaan tetapi tidak tahu apa itu politik. Sehingga jika Money Politic tetap merajalela niscaya parpol yang potensial melakukan praktik tersebut hanya partai yang memiliki dana besar,”ujar Anju Siboro pemerhati pembangunan Sangihe.
Sebab dalam praktek politik uang, lanjut dia, sadar atau tidak, ada 3 hal yanh dikorbankan dan tidak menutup kemungkinan demokrasi di negara dan daerah ini mendapat rapor merah dari negara lain. 3 hal tersebut yakni “Membiarkan korupsi merajalela” karena kandidat yang memberikan uang (menyogok) saat masa pemilih, tidak mungkin membiarkan uangnya hilang begitu saja ketika sudah terpilih. Secara perlahan tapi pasti, moral masyarakat bangsa dipertaruhkan. Karena dengan suap yang ada masyarakat sudah menyetujui adanya korupsi di masa kepemimpinan orang yang terpilih (penyogok). Kedua “Mengabaikan konstitusi” karena ciri khas demokrasi adalah adanya kebebasan, kedaulatan bagi rakyatnya yang sesuai dengan norma hukum yang ada. Hal ini sepaham dengan undang-undang negara kita Pasal 22 E  ayat 1.
“Pemilihan umum dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali. Maka, dengan adanya politik uang juga menodai konstitusi,”tuturnya.
Dan yang terakhir dengan terus dilakukannya money politic maka dapat membangun perpecahan bangsa secara perlahan,bukan secara moral saja yang salah dalam dimensi agama juga tidak dibenarkan. Sebab memiliki dampak yang sangat berbahaya untuk kepentingan bangsa. Jika dalam ajang pemilihan pimpinan daerah dan Anggota Dewan baik pusat,provinsi dan daerah menghasilkan kekecewaan rakyat, maka sesungguhnya yang akan mengadili adalah rakyat itu sendiri.” imbulnya.
Kekecewaan akan berdampak pada lunturnya solidaritas bangsa yang tanpa solidaritas merupakan cerminan perpecahan. Akan semakin parah ketika karakter rakyat yang kian apatis dilihat oleh para politikus sebagai sebuah sasaran empuk untuk memenangkan kompetisi dengan cara menyebar uang.
“Bagi seluruh masyarakat saat ini mampu memilih para politikus sejati dan benar-benar memahami bahwa pengertian politik adalah seni menata negara dan tujuannya adalah menciptakan kebaikan bersama agar rakyat lebih sejahtera. Politik memerlukan orang-orang baik, memiliki keunggulan komparatif dalam artian memiliki kompetensi, dan sekaligus juga memiliki keunggulan kompetitif. Politik uang adalah lawan kita bersama. Pemberian uang dari para kandidat (terkhusus Caleg) adalah sebuah bukti bahwa dirinya tidak kompeten dalam berpolitik dan tidak punya hati dalam membangun melainkan hanya untuk menimbun harta. Karena pada dasarnya yang menjadi misinya adalah uang. Masyarakat juga perlu memahami bahwa harga suara tidak dapat dinilai dengan uang pemberian dari para calon. Karena suara rakyat adalah penentu nasib bangsa. Bangsa indonesia adalah bangsa yang besar, bangsa yang bermoral. Jangan kita nodai dengan keegoisan akan kenikmatan sesaat. Ingat Vox populi vox Dei (suara rakyat adalah suara Tuhan),” pungkas Tokoh pemuda dan sekarang mengabdi sebagai guru SLH di Sangihe ini. (js)



Natal GPdI Hermon Kapitu , DOLLY TAMPEMAWA Bagi ” Donat Untuk ” Gembala Amurang Dua

MINSEL, detikawanua.com – Seperti Pra Natal yang di adakan oleh Jemaat lainnya di Amurang dua , Jemaat GPdI Hermon Kapitu juga melakukan perayaan Natal PohonTerang Minggu ( 09/12/2018 ) malam bersama Majelis Wilayah Amurang dua Gembala dan Jemaat antusias merayakan Natal Pohon Terang dengan suka cita

Ketua Wilayah Amurang dua Richard Keintjem SPd MA MTh Dalam Khotbah Natalnya menekan soal pentingnya hidup dalam kebersamaan yang rukun dan suka cita Natal

” mari kita saling menjaga kerukunan dan kedamaian karena disanalah Tuhan perintahkan berkat , jangan saling cemburu dan iri hati tapi hiduplah dengan aman dan suka memperdamaikan.

Dipengujung acara, sambutan Majelis Wilayah Amurang Dua di kalimatkan oleh Sekertaris Wilayah Pdt Jekson Kumontoy MTh yang menekankan soal Cara kita menyambut Natal Yesus Kristus dengan kesederhanaan dan hidup dengan Kasih karena Allah Bapa lebih dahulu memberikan AnakNya Yesus Kristus Lahir Kedunia berinkarnasi menjadi manusia agar proses penyelamatan terjadi bagi seluruh umat manusia yang percaya kepadanya.

Selesai acara seperti biasanya setiap Tahun penyerahan Kado Natal oleh Bapak Dolly Tampemawa yang kebetulan di Tahun ini sedang dalam pencalegkan di Dapil 1 Amurang Raya untuk perhelatan Pemilu 2019 mendatang

Kado Natal di serahkan langsung oleh Bapak Dolly Tampemawa yang akrab di sapa Olly kepada Hamba- hamba Tuhan Wilayah Amurang dua dan secara simbolis ke Janda/duda Dan pelayan-pelayanan lainnya turut menyerahkan hadiah Natal.
Acarapun berakhir dengan Rama-tama
( Vandytrisno )




Kandouw-Tanos Luangkan Waktu Suka Cita Bersama Anak Yayasan dan Sekolah Minggu

Manado, detiKawanua.com – Keluarga dari Steven O.E Kandouw–Tanos meluangkan waktu bersuka cita bersama anak-anak dari Yayasan Kanker Estella dan Anak Sekolah Minggu (ASM) Jemaat GMIM Eben Haezer Bumi Beringin Manado saat perayaan pra Natal, Sabtu (08/12) malam di di Rumah Dinas Bumi Beringin Manado.

Terpantau media para anak yang hadir terlihat begitu sukacita saat merayakan pra natal bersama keluarga Wakil Gubernur Sulut itu. Oswaldo Kandouw, putra bungsu pasangan Steven Kandouw dan Kartika Devi Tanos (Wakil Ketua TP PKK Sulut dan Kepala Biro Kesra) inipun ikut berbaur bersama teman-teman sebayanya.

Anak-anak inipun dengan penuh semangat dan penuh sukacita mengikuti ibadah menyongsong Natal semakin terasa saat anak-anak menyanyikan beberapa pujian Natal.

Perayaan pra Natal ini diakhiri dengan pembagian diakonia dan bingkisan Natal kepada Anak Sekolah Minggu Jemaat GMIM Eben Haezar Bumi Beringin dan anak-anak dari Yayasan Kanker Estella.


(IsJo/tim)




Keributan Karena Miras , WINARDI : ” Pendekatan Rohani Sangat Penting “.

MINSEL , detiakawanua.com – Lagi-lagi Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Selatan (Minsel ) mendapat apresiasi masyarakat atas pola kerja penanganan masalah penyakit masyarakat karena Miras ( Minuman Keras ) yang menujuh pada mabuk dan keributan , cara kerja yang melibatkan masyarakat ,Tokoh Agama dan Pemerintah setempat yang dapat memberikan efek jerah kepada para pemabuk yang membuat keributan dan keonaran

Seperti yang dilakukan pada Minggu (9/12/2018) jam 10.30 Wita, 2 orang pemabuk yang sempat membuat keonaran malam sebelumnya di bawah ke Gereja GMIM Imanuel Desa Makaaroyen Kecamatan Modoinding.

Kapolres Minsel AKBP FX Winardi Prabowo SIK menyampaikan para pelaku yang mabuk, membuat keributan berteriak-teriak (bakuku) di jalan raya dan membunyikan tiang listrik.

“2 (dua) pemuda warga Desa Makaaroyen, yakni Glendi Emping (21) dan Rivaldi Aer (20) membuat keributan, sehingga masyarakat terganggu, terbangun dan berkumpul, ini tidak boleh dibiarkan” kata Winardi Prabowo.

Dijelaskannya, ketika dibawah ke Gereja, para pelaku diberikan pembinaan rohani dan didoakan oleh ketua Jemaat GMIM Imanuel Makaaroyen Pendeta Hely Legi, MTh serta disaksikan oleh jemaat yang hadir dalam ibadah minggu (sekitar 400 jemaat) dan dinyakini pola ini akan ada efek jera kepada mereka yang suka mabuk karena Miras dan sangat Penting dilakukan.

Hadir pula Hukum Tua Desa Makaaroyen Tomy Seon dan Bhabinkamtibmas Desa Makaaroyen Brigadir Andriyanto Paputungan dan orang tua kedua pelaku.

Kegiatan ini berjalan baik serta direspon positif oleh pelaku, keluarga pelaku dan Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Imanuel Makaaroyen. Dan bhabinkamtibas memberikan himbauan serta pesan pesan Kamtibmas.
( Vandytrisno / bm )




Safari GEMA Sulut di Minahasa, Minsel dan Bolmong, Herson Mayulu: Silaturahmi Menyatukan Perbedaan

Suasana Pengukuhan/Pelantikan Pengurus GEMA Bolmong. 


Manado, detiKawanua.com – Pengurus Gerakan KH Ma’ruf Amin (GEMA) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan kunjungan/safari ke Minahasa, Minahasa Selatan (Minsel), dan Bolaang Mongondow (Bolmong), Sabtu (8/12/2018) kemarin.
Safari yang dipimpin langsung Ketua Umum GEMA Sulut Haji Herson Mayulu (H2M), diawali dengan bersilaturahmi bersama warga Desa Tambala, Kecamatan Tombariri, Minahasa. 

Haji Herson Mayulu (H2M) saat memberikan bantuan ke jamaah masjid di Desa Tambala. 

“Silaturahmi mampu menyatukan perbedaan di antara kita semua,” singkat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sulut ini, saat meninjau pembangunan masjid di Desa Tambala, Sabtu pagi. 
Usai berdialog singkat dengan jamaah masjid, H2M memberikan bantuan uang sebesar 10 juta rupiah untuk membantu pembangunan masjid di desa tersebut. 

Rombongan Safari GEMA Sulut foto bersama jamaah Masjid Abdurahman Bin Auf dan Masjid Al-Mubasysyirin, Desa Tumpaan Baru. 

Pasca dari Tambala, rombongan beranjak ke Minsel, mengunjungi Desa Tumpaan Baru di Kecamatan Tumpaan dan Desa Ranoiapo di Kecamatan Amurang.
Di Tumpaan Baru, H2M yang juga caleg DPR-RI Dapil Sulut dari PDIP ini, bersilaturahmi dengan jamaah Masjid Abdurahman Bin Auf dan Masjid Al-Mubasysyirin. Sementara di Ranoiapo, Ketua GEMA Sulut berdialog dengan BTM Masjid Al-Mu’minun.

Ketua GEMA Sulut Haji Herson Mayulu dan Wakil Bupati Bolmong Yani Tuuk saat menghadiri pesta Mo’gama Asmi dan Pian di Desa Nonapan. 

“Sebagai umat Islam, kita harus bersatu padu, saling bantu-membantu agar semua cita-cita bisa tercapai. Dan yang terpenting hidup rukun dan damai, karena ‘Torang Samua Basudara, Torang Samua Ciptaan Tuhan’,” terang Mayulu, sembari memberikan bantuan sebesar 10 juta rupiah untuk pembangunan masjid di kecamatan Tumpaan. 
Setelah dari Minsel, safari GEMA Sulut berlanjut ke Bolmong. Di Bolmong, H2M dan rombongan mengunjungi Desa Nonapan, Kecamatan Poigar dan Desa Inobonto, Kecamatan Bolaang. 

Meski hujan mengguyur, tak menyurutkan warga Inobonto menyambut Ketua GEMA Sulut, Haji Herson Mayulu. 

Di Nonapan, rombongan GEMA Sulut bersama Wakil Bupati Bolmong Yani Tuuk, Anggota DPRD Sulut James Tuuk dan Rasky Mokodompit, Mantan Bupati Bolmong Salihi Mokodongan, dan Caleg DPD-RI Dapil Sulut Muhammad Salim Landjar dan Pricilia Rondo menghadiri pesta Mo’gama. Selanjutnya di Inobonto melakukan pengukuhan/pelantikan Pengurus GEMA Bolmong.
“Perbedaan adalah rahmat. Karena itu, jelang tahun politik ini, perbedaan pilihan bukanlah alasan untuk membenci dan memusuhi. Siapa pun yang terpilih nanti, adalah wakil Sulawesi Utara, wakil Bolaang Mongondow Raya (BMR), wakil rakyat yang akan memperjuangkan cita-cita dan aspirasi warga,” terang Haji Herson saat memberikan nasihat pernikahan pada acara Mo’gama Asmi dan Pian di Desa Nonapan, Sabtu siang kemarin. 

Antusiasme warga Inobonto saat pengukuhan/pelantikan GEMA Bolmong.

“Pilihlah calon yang tepat. Calon yang jujur dan bersih. Calon yang mampu memajukan bangsa ini dan mengantarkan Indonesia Bersih dan Sejahtera,” tuturnya saat mengukuhkan dan melantik Pengurus GEMA Bolmong, Sabtu sore. 
Untuk diketahui, GEMA adalah relawan yang bekerja untuk memenangkan KH Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden mendampingi Joko Widodo pada Pilpres 2019 nanti. GEMA Sulut yang dimotori kader-kader NU Sulut ini, di dalamnya juga behimpun relawan dari partai koalisi seperti PDIP, PKB, dan PPP. 
(Indra)



Terungkap di Tes SKB CPNS 2018 Lalu Kata Kaban BKD Sulut, Berbeda Seperti Ini

Manado, detiKawanua.com – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah memasuki tahapan akhir yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Fase tes SKB CPNS yang diikuti sebanyak 762 peserta ini digelar di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Minahasa Utara pada Minggu (9/12) lalu, berbeda dengan tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), hal beda tersebut karena, setiap CPNS tidak akan mendapat soal ujian yang sama tapi soal sesuai dengan formasi atau jabatan yang dilamar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut, Femmy Suluh menerangkan, pelaksanaan tes SKB CPNS ini hanya diikuti oleh peserta yang lolos passing grade di tes SKD yang diikuti 2.589 peserta di Kantor Regional XI BKN Manado pada Oktober hingga November 2018.

“Bahwa secara ringkas dapat dikatakan bahwa peserta SKB kelompok pertama yang dinyatakan lulus SKD berjumlah 24 orang atau 0,94% dari total peserta SKD,” katanya.

“Peserta SKB Kelompok Kedua yang dinyatakan lulus SKD berjumlah 738 orang atau 28,97% dari total peserta SKD; total peserta seleksi yang akan mengikuti SKB berjumlah 762 orang atau 29,91% dari total peserta SKD,” tambah Suluh.

(IsJo)




Hadiri Perayaan Natal GPdI ” Haleluya ” ELUSAN , WONGKAR : ” Damai itu INDAH “.

MINSEL, detikawanua.com – Ibadah pra Natal Yesus kristus di Desa Elusan yang di adakan oleh Jemaat GPdI Haleluya Elusan menjadi hal yang menarik , pasalnya kehadiran dalam Natal kali ini bukan hanya Wakil Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH , tapi para caleg yang hadir tidak tanggung-tanggung 3 partai politik Besar seperti Golkar , PDI-P , dan Demokrat. Sabtu ( 8/12/2018 )

Pdt Herry Manengkey STh selaku biro penginjilan Sulut dan sebagai ketua KDP3 Sulut juga selaku bendahara KP4 majelis Pusat dalam Khotbahnya
” Lukas 2:10 (TB)  Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa.
” hendaknya semua umat merespon berita natal ini yaitu Imanuel Allah beserta kita.”.

Dalam sambutan Wakil Bupati Minsel FDW yang diawali dengan Kata pujian bagi Bagi Tuhan ” Haleluya…Haleluya..Haleluya ” dan disambut Tepuk tangan jemaat yang hadir.

” Biarlah dii momen Natal ini, kita semua boleh memiliki Damai,baik damai dengan keluarga,Pribadi dan Masyarakat. Agar makna Kelahiran Yesus Kristus bukan sekedar merayakan tapi menjadi bagian perubahan diri dan bagian Keselamatan bagi kita semua yang percaya,  ” ucap Wongkar

Lanjut Wongkar , Akhirnya mengatasnamakan Bupati DR Christiany E Paruntu SE, mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2018 dan Selamat menyongsong Tahun Baru 2019,Tuhan Memberkati, ” Tutup Wongkar

Adapun pantauan media ini Caleg yang hadir dalam acara Natal Pohon Terang ini yaitu  Ibu Wenda Sumual ( PDI-P Dapil 1 )  , Bapak Ir Frans Tilaar ( GOLKAR – Dapil Minsel- Mitra )  , dan Ketua P- DEMOKRAT DPW MINSEL  Royke Kaloh SE MSi.
( Vandytrisno )




Herson Mayulu Lantik Pengurus GEMA Bolmong

Pelantikan Pengurus GEMA Bolmong oleh Ketua GEMA Sulut Haji Herson Mayulu.


Bolmong, detiKawanua.com – Ketua GEMA Sulut Hi Herson Mayulu (H2M) melantik pengurus Gerakan KH Ma’ruf Amin Kabupaten Bolaang Mongondow (GEMA Bolmong), Sabtu (8/12/2018), di Inobonto. 
Dalam sambutannya, H2M mengatakan, GEMA adalah relawan yang terdiri dari unsur partai koalisi dan partisan yang bertujuan untuk memenangkan KH Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019 nanti. 
“Dewasa ini berbagai isu menerpa pasangan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin. Karena itu GEMA mengambil peran untuk memperkuat, berjuang, dan mendukung, serta membumikan KH Ma’ruf Amin sebagai pribadi yang tepat menjadi Wakil Presiden periode 2019-2024,” jelas Mayulu, yang juga Caleg DPR RI Dapil Sulut dari PDIP.

Dirinya melanjutkan, GEMA saat ini sudah ada di 6 kabupaten/kota di Sulut. Dalam waktu dekat akan dilantik pengurus di Minsel, Minut, Sangihe, Talaud dan Manado. “Hari ini, kami melantik GEMA Bolmong yang diketuai oleh Hi Yusuf Mooduto. Mari doakan GEMA akan meluas di Sulut,” ujar Ketua LPTQ Sulut ini. 
Karena GEMA adalah relawan, menurut Mayulu, artinya kita bekerja dengan upaya sendiri, dengan kemampuan dan kekuatan sendiri. Itu yang utama. Sehingga kita harus saling bergotong royong, bahu membahu mewujudkan tujuan kita. Jadi, jangan menunggu dari atas, karena memang tidak ada dari atas. 
“Mari bekerja, bekerja, dan bekerja. Tugas dari seluruh personel GEMA adalah turun ke lapangan memberikan informasi yang tepat dan benar kepada calon pemilih, sehingga mereka memilih pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Karena Indonesia akan lebih bersih dan sejahtera di bawah kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,” pungkasnya. 
Turut hadir dalam pelantikan ini, Anggota DPRD Sulut, Wakil Bupati Bolmong, Ketua DPRD Bolsel, Caleg baik DPR RI, DPRD Provinsi Sulut, dan DPRD Kabupaten/Kota dari partai koalisi, caleg DPD RI, serta warga sekitar. 
(Indra)



Lakukan RESES III Tahun 2018 , FER Siap Kawal Keluhan Masyarakat

MINSEL, detiKawanua.com – Serapan Aspirasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Provinsi Sulawesi Utara ( SULUT ) dilakukan oleh Anggota Dewan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) FELLY ESTERLITA RUNTUWENE, SE. Reses Srikandy Sulut selalu mengundang simpati warga untuk melihat dan mendengar suara lantang FER figur yang sederhana, lembut namun vokal pada tugas dan fungsi untuk Hak Rakyat.

Felly Estelita Runtuwene SE yang akrab dengan singkatan FER mengaku dirinya menjadi Anggota Dewan, karena masyarakat Amurang Barat dan Masyarakat Minsel secara umum , FER Berupaya semua keluhan warga akan di bawah ke meja rapat Dewan, agar semua keluhan warga bisa ditindak lanjuti.

Menanggapi berbagai keluhan masyarakat, terkait dengan upah mereka sebagai pegawai yang sangat memprihatinkan, Felly mengatakan ” semua memang ada aturannya, tapi dalam hal ini saya akan berusaha membawah aspirasi bapak dan ibu, untuk di bahas nanti di meja rapat dewan dan saya pastikan semua sampai ke pemerintah.” ketus Felly

Dari pantauan media ini Reses III yang harusnya dihadiri pemerintah setempat ternyata tidak dalam hal ini kukum tua Desa Rumoong bawah Maxi Lumantow atau perangkat lainnya dari informasi masyarakat , mungkin dalam undangan  mengikuti ibadah pra Natal pohon terang , sebagaian masyarakat menyanyangkan sikap Pemerintah desa setempat padahal reses ini adalah salah satu wadah masyarakat untuk bisa mengutarakan keluhan lewat Serapan Aspirasi ini

Adapun harapan Dewan untuk Pemerintah baik tingkat Provinsi maupun daerah dan Desa yang di sebut sebagai Penguasa, untuk lebih memperhatikan kebutuhan Rakyat.

Salah satu keluhan warga Desa Rumoong Bawah yaitu Sekolah Taman Kanak kanak yang tinggal lima orang murid, itu disebabkan karena kurangnya fasilitas sekolah, sehingga orang tua murid lebih cendrung memilih untuk menyekolahkan anak anak mereka di sekolah yang lain. Mencermati akan keluhan warga, Felly Runtuwene mengatakan sekali lagi bahwa semua aspirasi masyarakat ini akan menjadi PR bagi saya, dan semuanya saya akan perjuangkan demi Rakyat yang saya cintai tutupnya.

Tokoh masyarakat Donny Aring yang juga mantan Lurah kelurahan Rumoong bawah, yang pernah mengharumkan  kelurahan Rumoong Bawah, dalam lomba Desa tingkat Nasional dan mendapat penghargaan sebagai Juara 1 tingkat nasional juga mengapresiasi akan Program pemerintah ini yaitu Reses. Ungkapan terima kasih masyarakat untuk Anggota Dewan Sulut Felly E Runtuwene, SE,  yang sudah memilih Kecamatan Amurang Barat khususnya Desa Rumoong Bawah sebagai tempat Reses ke Tiga di Tahun 2018 ini

Terlihat si pemilik wajah Cantik alami ini meneteskan air mata, disaat menyalami sambil mencium satu persatu warga Lansia yang datang dalam kegiatan reses ini. FER mengikuti kata hatinya, sambil berjalan menyalami satu persatu warga yang ada meski berdesakan,  FER mengikuti arus permintaan masyarakat, yang rindu dengan idola mereka walaupun di luar program reses yaitu foto selfy bersama dan hiburan lewat menyanyi lagu lagu dan cendah tawa bersama masyarakat.
( Vandytrisno )




Seleksi Ketat 2 Tahun, Pemprov Sulut Lolos Peringkat III KBPU Kementerian PUPR

Jakarta, detiKawanua.com Pemerintah Provinsi Sulut pada Kamis (07/12), kembali meraih penghargaan dari pemerintah pusat yang kali ini merupakan Piagam Penghargaan Peringkat III atas Kategori Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Jalan Tol yang diserahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadimulyono kepada Gubernur Sulut, Olly Dondokambey yang diwakili Wakil Gubernur, Steven Kandouw di acara Malam Penganugerahan PUPR 2018 di Auditorium PUPR RI, Jakarta.

Adapun penghargaan tersebut diberikan kepada Pemprov Sulut karena dinilai baik dan berhasil dalam hal pekekerjaan umum konstruksi sarana jalan, yang penilaian itu dilakukan oleh Tim Assasement bentukan Kementerian PUPR bagi provinsi, kabupaten/kota se Indonesia yang memiliki sarana jalan tol yang diseleksi secara ketat serta setiap 2 tahun sekali menjadi agenda untuk memberikan predikat dan peringkat KBPU kepada pemerintah daerah.

Adapaun Malam Penganugerahan PUPR Tahun 2018 yang mengambil tema “Inovasi Penyelenggaraan Pembangunan Infrastruktur Untuk Pertumbuhan dan Pemerataan” dihadiri para gubernur atau perwakikan serta para bupati walikota, pejabat eselon I kementerian PUPR, Dirjen Otda Kemendagri, Soni Sumarsono, beserta para kepala dinas PU se-Indonesia termasuk Steve Kepel.

(IsJo/Tim)