Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Distribusi LPG 3Kg Tepat Sasaran Melalui Pangkalan Resmi

Makassar, detiKawanua.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus berkomitmen memastikan distribusi LPG 3 Kg bersubsidi berjalan tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang berhak. Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah dengan memperkuat peran pangkalan resmi sebagai jalur distribusi yang terverifikasi, sehingga masyarakat dapat memperoleh LPG dengan harga yang sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) serta kualitas yang terjamin.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa pangkalan LPG 3 Kg merupakan mitra resmi Pertamina yang bertugas menyalurkan LPG bersubsidi secara langsung ke konsumen akhir, baik rumah tangga kurang mampu maupun usaha mikro yang berhak menerima subsidi. Sabtu (25/1/2025).

“Pangkalan LPG 3 Kg adalah bagian dari rantai distribusi resmi yang memastikan LPG bersubsidi dapat diterima masyarakat dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Dengan membeli LPG di pangkalan resmi, masyarakat tidak hanya mendapatkan harga yang sesuai HET tetapi juga produk berkualitas yang terjamin keamanannya,” jelas Fahrougi.

Keunggulan pangkalan resmi Pertamina adalah harga LPG 3 Kg di pangkalan resmi dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah, sehingga lebih terjangkau dan menghindari lonjakan harga yang tidak terkendali. Selain itu, pangkalan resmi mudah dikenali yaitu memiliki papan nama berwarna hijau yang mencantumkan nama pangkalan, nomor registrasi, HET, nama agen penyuplai, serta nomor layanan pengaduan Pertamina, Ditjen Migas, dan pemerintah daerah setempat.

Pangkalan resmi mendapatkan pasokan langsung dari agen resmi Pertamina, sehingga stok LPG lebih terjamin dan masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaannya. Dan pastinya keamanan dan kualitas produk terjaga. Setiap tabung LPG yang dijual di pangkalan resmi telah melalui proses pengisian yang memenuhi standar keselamatan dan mutu. Selain itu, pangkalan diwajibkan menyediakan timbangan untuk memastikan berat LPG sesuai ketentuan.

“Tabung LPG 3 Kg yang penuh seharusnya memiliki bobot sekitar 8 Kg, termasuk berat tabung kosong sekitar 5 Kg. Jika konsumen menemukan LPG dengan berat di bawah standar, mereka berhak meminta penggantian,” tambah Fahrougi.

Dengan penerapan sistem pencatatan digital berbasis web (MAP), distribusi LPG 3 Kg semakin transparan dan tertuju kepada pengguna yang berhak, seperti rumah tangga kurang mampu, usaha mikro, petani, dan nelayan sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengimbau masyarakat untuk selalu membeli LPG 3 Kg hanya di pangkalan resmi guna mendapatkan harga yang sesuai serta memastikan LPG subsidi benar-benar dinikmati oleh penerima yang berhak. **




Konferwil ke XII PWNU Sulut Resmi Digelar

Manado – Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-XII Nahdatul Ulama (NU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resmi Digelar dengan mengangkat tema “Merawat Toleransi dan memperkokoh jam’iyah Nahdatul Ulama yang Koheren di Sulawesi Utara”, Jumat (24/01/2025) bertempat di Hotel Aston Kota Manado.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan dari PC NU di 15 Kabupaten-Kota, Lembaga dan Badan Otonom NU, utusan dan peninjau. Selain itu Konferwil mengundang berbagai pihak, Wakil Gubernur Sulut Terpilih Victor Mailangkay, Pemerintah Provinsi, Forkompinda, ulama, tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi di Provinsi Sulut.

Ketua Umum PWNU Sulut, Ulyas Taha dalam sambutannya Mengapresiasi seluruh para undangan, terutama PCNU di 15 Kabupaten yang hadir mengikuti Konferwil untuk menentukan kepemimpinan dan arah PWNU Sulut 5 tahun kedepan di provinsi Sulut.

“Selama 5 tahun PCNU ini telah dilatih bagaimana membangun integritas di NU. Kalau berhadapan dengan mereka di Konferwil, jangan dengan uang, tapi dengan ide-gagasan yang brilian. Karena dengan dukungan mereka sehingga saya bisa berdiri disini,” kata Ulyas.

Lanjut Ulyas, kehadirannya menjadi pimpinan Wilayah NU di Sulut yang merupakan organisasi Islam terbesar, disegani, juga diperebutkan siapa saja untuk menjadi tokoh, itu karena kedekatan dirinya dengan tokoh-tokoh dari berbagai elemen masyarakat.

“Ini bukan kehebatan atau keilmuan yang saya miliki, tapi saya selama ini selalu membangun hubungan yang baik dengan tokoh-tokoh di Sulawesi Utara,” jelasnya.

“Ini menunjukan menjadi pemimpin itu bukan hanya memiliki intelektual yang tinggi sebagai jaminan, tetapi bagaimana membangun Koheren dan selalu berjamaah,” imbuhnya.

Ia pun menghimbau kepada seluruh peserta Konferwil bahwa siapapun yang akan memimpin NU Sulut, marilah melihat sangat banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan NU. NU bukan hanya untuk warga NU, tapi NU untuk Indonesia.

“Itulah tanggung jawab sebagai pemimpin. Setiap manusia adalah pemimpin, setiap pemimpin akan dimintakan pertanggungjawaban” tandas Kakan Kemenag Sulut ini.

Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ulil Abshar Abdalla dalam sambutannya mengatakan, Provinsi Sulut mewakili keberagaman dan kebhinekaan. Sehingga NU disulut ini memberi contoh bagaimana keberagaman dan kebhinekaan di Indonesi.la.

“PWNU Sulut bisa jadi PWNU percontohan dalam hal toleransi di Indonesia” ujar Ulil.

Ulil Berharap, Konferwil ini bisa memperkokoh NU di Sulut sebagaimana tema Konferwil ke XII PWNU Sulut. “Saya berharap Konferwil ini bisa memperkokoh NU di Sulawesi Utara,” tambahnya.

Mewakili Gubernur Sulut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Arfan Basuki saat membacakan sambutan Gubernur Olly Dondokambey memberikan apresiasi kepada PWNU Sulut kiranya Konferwil ini bisa berjalan dengan baik dan lancar, serta menjadi momentum strategis bagi PWNU Sulut untuk terus menjaga eksistensi dan Marwah organisasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, sekaligus sebagai bentuk toleransi pemberian diri dan pengabdian bagi kemajuan organisasi dan pembangunan bangsa.

Lanjut Arfan, Konferwil ini merupakan momentum penting bagi kita semua khususnya bagi warga nahdiyin di Sulut untuk merenungkan dan memperkuat peran NU sebagai penjaga harmoni dan membawa nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil Alamin di tengah masyarakat yang majemuk.

“Masa hikmat pengurus periode 2019-2024 akan berakhir, oleh karena itu konferensi ini menjadi tonggak untuk memilih pemimpin baru yang akan melanjutkan perjuangan dan dedikasi Nahdlatul Ulama di periode berikutnya,” pungkas Arfan.

Diketahui, Konferwil PWNU Sulut ke-XII dilaksanakan sejak hari ini, Jumat 24 s.d  26 Januari 2024, bertempat di Hotel Aston Kota Manado.




Kembali Ukir Prestasi, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Raih Tujuh Penghargaan Dalam Ajang IGA 2025

Makassar, detiKawanua.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berhasil meraih 7 (tujuh) penghargaan dibidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam ajang Indonesia Green Awards (IGA) ke-16 tahun 2025 yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility (LSSR) di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta (15/01/2025).

Indonesia Green Awards merupakan ajang penghargaan terhadap inisiatif perbaikan lingkungan hidup yang berkontribusi dalam mencapai komitmen Net Zero Emmision (NZE) pada tahun 2060. Ajang ini telah diselenggarakan sejak tahun 2010, sebagai sarana dalam mengapresiasi perusahaan, individu ataupun organisasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Penilaian akan inovasi dalam mendukung NZE 2060 menjadi sebuah poin penting dalam ajang IGA dan menjadi motor penggerak akan Gerakan Nol Emisi dalam upaya pelestarian lingkungan untuk kehidupan anak cucu bangsa.

Pemberian penghargaan diberikan langsung oleh La Tofi selaku Chairman La Tofi School of Social Responsibility. Dalam sambutannya La Tofi menyampaikan bahwa Indonesia Green Awards 2025 merupakan sebuah ajang apresiasi atas inisiatif lingkungan yang perusahaan lakukan, agar seluruh komponen melakukan tanggung jawab sosial di bidang lingkungannya dengan baik.

“Hari ini kami merayakan penyelenggaraan IGA Awards ke 16 sebagai upaya evaluasi dan perbaikan program tanggung jawab sosial ke depannya untuk masyarakat yang lebih sejahtera,” ujar La Tofi.

Pada IGA awards 2025 ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meraih 7 penghargaan dari 2 kategori melalui 7 unit Lokasi diantaranya kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati yang diraih oleh Integrated Terminal Gorontalo, Integrated Terminal Bitung, Integrated Terminal Makassar, dan Fuel Terminal Parepare. Serta kategori Pengorganisasian Tanggung Jawab Sosial Perusahaan diraih oleh Integrated Terminal Kendari, Fuel Terminal Poso, dan Aviation Fuel Terminal Hasanuddin.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa raihan penghargaan ini membuktikan komitmen perusahaan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan menjaga lingkungan yang berkelanjutan.

“Kami merasa sangat terhormat menerima penghargaan ini. Pengakuan ini memotivasi kami untuk terus memperkuat kontribusi kami dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program-program inovatif dan berkelanjutan yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dari pemerintah”, ujar Fahrougi.

Lebih lanjut Fahrougi menambahkan semoga dengan raihan penghargaan ini, pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan dapat ditingkatkan menjadi lebih baik lagi. “Kami mengajak masyarakat untuk dapat selalu berkontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan percepatan transisi energi agar keberlangsungan hidup berkelanjutan dapat berjalan dengan baik dan selalu terjaga untuk masa depan bangsa. Adapun program-program yang memenangkan IGA award ini sejalan dengan program Pemerintah untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yaitu TPB nomor 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, TPB nomor 14 Ekosistem Lautan, dan TPB nomor 15 Ekosistem Daratan”, pungkas Fahrougi. **




YSK-Vicktory Dinilai Bakal Bawa Sulut Makin Maju dan Sejahtera, Simak Alasanya

Gubernur Terpilih, YSK bersama Presiden Prabowo. (Ist)

Sulut, detiKawanua.com – Pasca gugatan sengketa Pilkada Sulut dicabut dari Mahkamah Konstitusi (MK), dipastikan Gubernur Sulut tepilih Mayjen (Purn) TNI Yulius Selvanus Lumbaa-Lomaling dan Wagub Victor Mailangkay (YSK-Victory) tinggal menunggu pelantikan.

Torehan prestasi dan pencapaian Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven Kandouw (OD-SK), memimpin 2 periode Bumi Kawanua sukses membawa kemajuan pesat, akan semakin maju serta sejahtera saat tu tongkat estafet ke YSK-Victory.

Optimisme ini seperti diungkapkan tokoh politik maupun pengamat sosial yang ada di daerah ini.

Tokoh politik Jems Tuuk mengatakan salah satu alasan mutlak karena Gubernur YSK punya jaringan baik nasional maupun internasional. Itu adalah modal bagi pembangunan Sulut selama lima tahun ke depan.

“Saya pribadi menyakini YSK akan membawa Sulut lebih baik setelah kepemimpinan OD,” kata Mantan Anggota DPRD Sulut itu, Rabu (22/1/2025).

Lebih jauh dikatakan politisi handal Bolaang Mongondow Raya (BMR) itu, alasan mutlak adalah hubungan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan YSK sangat dekat.
Hal inilah yang menurut Jems Tuuk sinergitas pemerintah pusat dan Sulut akan terjalin mesra.

Tak hanya itu, Tuuk meyakini komitmen YSK dalam menjalankan kepemimpinannya nanti dapat mengakomodir kepentingan masyarakat penambang lebih baik lagi apalagi sebagai pembina APRI yang merupakan organisasi penambang Sulut.

“Karena selama ini para pemangku – pemangku jabatan di Sulawesi Utara dapat dikatakan melihat penambang ini kan seolah – olah bukan masyarakat Indonesia tapi seperti masyarakat dari dunia lain,” tandas Tuuk.

“Mereka gagal memahami Undang – Undang Dasar yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia, tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, tetapi pak YSK memberikan komitmen dan sudah final. Pak YSK akan mengurus Ijin Wilayah Pertambangan Rakyat tetapi harus sesuai Undang – Undang yang berlaku,” pungkasnya. **




Dinilai Sangat Baik, ODSK Raih Penghargaan Atas Kinerja PTSP dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha

Sulut, detiKawanua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) yang dipimpin Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (ODSK) mendapat Penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia khususnya Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI.

Penghargaan yang diserahkan pada Selasa 21 Januari 2025 tersebut, diberikan atas Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Pemerintah Daerah Tahun 2024.

Yang lebih hebat lagi, atas kinerja yang menjadi parameter penilaian penghargaan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara meraih penghargaan dengan kategori ‘Sangat Baik’.

Kadis Kominfo Daerah Provinsi Sulawesi Utara Evans Liow merilis prestasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tersebut kepada Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS). **




Camat Kota Kisaran Timur Resmi Buka MTQ dan FSQ Tingkat Kelurahan Lestari

Asahan, detikawanua.com – Camat Kota Kisaran Timur A. Syaiful P. Pasaribu. S.AP., M.M didampingi Ketua TP. PKK Kecamatan Kota Kisaran Timur Ny. Diana Poetri Ahmad Syaiful hadiri Pembukaan Kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kelurahan Lestari Tahun 2025 di Halaman Kantor Lurah Lestari. Kamis (23/01/2025)

Camat mengatakan, salah satu program pembangunan bidang agama adalah peningkatan pemahaman dan pengembangan nilai keagamaan di masyarakat dan di antaranya adalah melalui kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Festival Seni Qasidah. Kegiatan ini merupakan pengembangan syiar Islam dan ikhtiar untuk mengagungkan kalam Ilahi untuk meneguhkan kesucian-Nya, memperkuat keimanan dan memperluas fungsi edukatif daripada kitab suci Al-Qur’an bagi umat Islam.

“Untuk para peserta dalam mengikuti kegiatan ini tidak hanya mengejar kemenangan, akan tetapi lebih kepada upaya memupuk motivasi dan keinginan yang kuat untuk menguasai ilmu-ilmu keagamaan yang berkaitan dengan Al-Qur’an, baik melalui jalur pendidikan formal maupun informal”, harapnya.

Selanjutnya ia mengatakan, untuk peserta yang sudah mengikuti kegiatan ini nantinya agar dilakukan proses seleksi untuk mengikuti pelaksanaan MTQ dan FSQ Tingkat Kecamatan dan tingkat selanjutnya sehingga dapat memberikan hasil yang terbaik pada saat mengikuti perlombaan ditingkat selanjutnya.

Lebih lanjut, Camat mengucapkan terima kasih kepada Lurah Lestari Edy Janto Siburian beserta jajarannya yang telah berkeja keras untuk mensukseskan kegiatan ini, mengingat MTQ Tingkat Kelurahan Lestari Tahun ini merupakan kegiatan yang terakhir dilaksanakan dibawah kepemimpinan Lurah Lestari yang sekarang dikarenakan akan memasuki masa pensiun pada tahun ini juga.

Terakhir ia mengajak kepada kita semua bekerja sama untuk mendukung visi dan misi Bupati Asahan Bapak H. Surya, BSc dan Wakil Bupati Asahan Bapak Taufik Zainal Abidin, S.Sos.,M,Si yaitu Masyarakat Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter.

Ditempat yang sama Camat Kota Kisaran Timur membuka secara resmi Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kelurahan Lestari Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan Tahun 2025.

Rangkaian kegiatan pembukaan juga melaksanakan pawai ta’aruf yang diikuti oleh peserta dan masyarakat.

Tampak hadir juga mewakili Danramil 06/KS, mewakili Kapolsek Kota Kisaran, Lurah Lestari dan Ketua TP. PKK Kelurahan Lestari, Perangkat Kelurahan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Peserta dan hadirin lainnya.(Sofyan)




Peringati Bulan K3, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Gelar Sosialisasi Kebencanaan di Sekolah Dasar Gorontalo

Gorontalo, detiKawanua.com – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2025, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Gorontalo menggelar sosialisasi kebencanaan di SD Negeri 42 Hulonthalangi. Kamis (23/1/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana alam.

Sebanyak 89 siswa mengikuti sosialisasi yang dipandu oleh Ketua Tenda Siaga Bencana (TSB) bersama 17 anggota lainnya. TSB merupakan binaan Pertamina Patra Niaga yang aktif dalam berbagai program kebencanaan di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.

Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan Kelurahan Tenda dan Tim Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Gorontalo. Dalam sesi ini, siswa mendapatkan edukasi mengenai berbagai jenis bencana serta teknik evakuasi yang aman. Mereka juga berpartisipasi dalam simulasi evakuasi sederhana untuk memahami langkah-langkah tanggap darurat secara langsung.

Imam Rodhianto, Integrated Terminal Manager Gorontalo Pertamina Patra Niaga Sulawesi, menekankan pentingnya edukasi kebencanaan sejak dini. “Kami berharap kegiatan ini dapat membekali siswa dengan pengetahuan yang berguna dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Sekretaris Kelurahan Tenda, Muh. Firdaus, turut mengapresiasi inisiatif Pertamina. “Kami mendukung upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, terutama anak-anak sekolah. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Edukasi kebencanaan adalah langkah kecil yang diharapkan memberikan dampak besar di masa depan. Kegiatan ini juga selaras dengan komitmen Pertamina dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan nomor 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan), nomor 4 (Pendidikan Berkualitas), dan nomor 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan). Dengan membangun kesadaran sejak dini, kita dapat menciptakan komunitas yang lebih tangguh terhadap bencana,” jelasnya.

Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada keselamatan dan kesehatan masyarakat, Pertamina Patra Niaga terus berupaya memberikan kontribusi positif melalui berbagai program CSR. **




Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dorong UMKM Parepare Naik Kelas Melalui Pelatihan Kapasitas

Parepare, detiKawanua.com – Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pemberdayaan ekonomi lokal, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar Pelatihan Pengembangan Kapasitas UMKM bertema UMKM Naik Kelas di Aula Kebun Raya Jompie, Parepare. Sebanyak 57 pelaku UMKM dari Parepare dan sekitarnya mengikuti pelatihan ini guna meningkatkan daya saing dan inovasi produk mereka. Kamis (23/1/2025)

Hadir dalam kegiatan ini Fuel Terminal Manager Parepare, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Parepare, serta para narasumber kompeten di bidangnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Parepare, Bapak Basuki Busrah, SE., M.Si, membuka sesi dengan materi tentang pemetaan tantangan UMKM dan strategi solutif. Selanjutnya, Ir. Nurlaeli Fattah, M.Si, Dosen dan Praktisi UMKM dari Politani Negeri Pangkep, memberikan pelatihan peningkatan kapasitas serta praktik langsung pembuatan produk inovatif seperti sambal dan roti.

Fuel Terminal Manager Parepare, Adhi Warsito, menyampaikan, “Kami optimistis pelatihan ini akan membantu pelaku UMKM di Parepare untuk meningkatkan kapasitas usahanya. Dengan produk yang lebih inovatif dan strategi pemasaran yang tepat, UMKM dapat tumbuh dan bersaing lebih luas.”

Sementara itu, Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, menambahkan,“Pertamina berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM. Kami percaya bahwa dengan peningkatan kapasitas yang tepat, UMKM Parepare dapat naik kelas dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian lokal. Selain itu, program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam menciptakan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8), serta mengurangi ketimpangan ekonomi (SDG 10). Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi langkah konkret dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.”

Dengan pelatihan ini, Pertamina Patra Niaga Sulawesi terus berkomitmen untuk mendukung perkembangan UMKM sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi lokal yang berkelanjutan. Para peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan usaha mereka dan memperluas pasar. **




Berharap Mendapat Keadilan Pasca Dipukul Hingga Mandi Darah.

(foto: Korban usai dipukul langsung melaporkan pelaku di Polresta Manado)

HUKUM- Musliadi Mokodongan, pria 37 tahun asal Kelurahan Gogagoman, Kotamobagu Barat ini, merupakan korban dari dugaan kasus penganiayaan, pada hari Minggu, 12 Januari 2025. Berdasarkan Laporan, Nomor: STTLP / B / 68 / I / 2025 / SPKT / POLRESTA MANADO / POLDA SULAWESI UTARA.

Kronologis peristiwa, pukul 03:10 dini hari pada tanggal tersebut, lelaki biasa disapa Musliadi berada di Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang, Kota Manado. Sebelum ia dipukul hingga babak belur dan mandi darah, awalnya dirinya sempat cekcok dengan mantan istrinya melalui pesan WhatsApp.

Ketika Musliadi hendak pulang, dirinya didatangi oleh perempuan yang tak lain pernah berumah tangga dengannya. Dari situ, menurut Musliadi, ia nyaris kena benda tajam. “Waktu itu mantan istri saya, bawa barang tajam, dan ingin memukul saya, dan saya hampir dia lukai, tapi barang tajam itu saya ambil dan buang. Saya tidak memukulnya, apalagi dia Ibu’ dari anak-anak saya, saya hanya berusaha menghindar dari serangannya,” ucap Musliadi.

Namun tak berselang lama, sekira 10 menit, seorang lelaki yang berinisial AW alias Aditia, menghampiri ke dua mantan pasutri itu. “Waktu saya menyampaikan jangan ikut campur kepada laki-laki itu, dia langsung memukul wajah saya,” ungkap Musliadi. Kamis 23/1/2025.

Menurutnya, pelaku merupakan kekasih dari mantan istrinya. “Dia itu yang membuat rumah tangga kami hancur. Sampai berani juga memukul saya hingga berdarah-darah, bahkan saya merasakan ada benda tajam yang dia pegang untuk memukulku karena kepala saya lubang-lubang, dan bagian wajah saya, telinga sebelah kiri saya sampai sekarang belum bisa mendengar,” jelasnya.

Saat disinggung soal perkembangan dari Laporannya, ia belum mengetahui sudah sampai dimana proses Hukum untuk pelaku. “Justru itu saya mengeluh kepada Media, supaya saya mendapat kejelasan dan proses hukum yang adil. Karena sampai sekarang saya tidak tahu sudah bagaimana prosesnya. Saya melapor di Polresta Manado setelah kejadian tanggal 12 itu,” jelasnya.

Namun, hingga berita ini tayang, Detikawanua.com masih akan melakukan upaya konfirmasi terkait Laporan dari Korban tersebut. (*)




Pertamina Bersama Polda Sulawesi Tenggara Tandatangani Kontrak Kerjasama Pembelian BBM dan Pelumas Tahun 2025

Kendari, detiKawanua.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) mengadakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Pelumas untuk periode tahun 2025. Acara ini berlangsung di Hotel Claro Kendari pada Kamis (23/1/2025).

Program kerjasama ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan BBM dan Pelumas bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia di tahun 2025. Selain itu, acara ini juga menjadi momen silaturahmi serta forum diskusi guna meningkatkan pelayanan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terkait pendistribusian BBM dan Pelumas di Sulawesi Tenggara.

Region Manager Corporate Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Ferry Pasalini, menyatakan, “Kami berkomitmen untuk menjaga ketersediaan stok energi nasional serta menempatkan Kepolisian Republik Indonesia sebagai mitra strategis dalam mendukung kebijakan dan pengamanan distribusi energi nasional. Hal ini menjadi sangat penting, terutama dalam menghadapi berbagai kegiatan besar, seperti peringatan hari-hari besar nasional dan agenda penting lainnya yang membutuhkan dukungan energi yang stabil.”

Ia menambahkan bahwa sinergi antara Pertamina dan Kepolisian sangat penting dalam menjaga ketahanan energi serta memastikan distribusi BBM dan pelumas berjalan dengan lancar. “Dengan adanya kerjasama ini, kami berharap dapat semakin meningkatkan efektivitas distribusi energi, terutama di wilayah Sulawesi Tenggara. Kami juga terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan inovasi dalam penyediaan energi untuk mendukung operasional kepolisian yang optimal.”

Sementara itu, Kepala Biro Operasional Polda Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol Tumpal Damayanus, S.H.,M.H, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap kerjasama ini. “Kerjasama dengan Pertamina telah berjalan dengan baik selama bertahun-tahun. BBM dan Pelumas yang dipasok oleh Pertamina terbukti andal dalam mendukung kegiatan operasional Polda Sultra. Kami memastikan bahwa keberlanjutan kerjasama ini akan semakin dioptimalkan pada tahun 2025 demi mendukung pelayanan kepolisian yang lebih baik bagi masyarakat.”

Adapun BBM yang digunakan oleh Polda Sultra adalah BBM industri, yang menunjukkan komitmen Polda Sultra untuk menggunakan BBM non-subsidi dalam kegiatan operasionalnya. Dengan demikian, akses terhadap BBM subsidi dapat dialokasikan kepada masyarakat yang lebih berhak.

Selain itu, Pertamina dan Polda Sulawesi Tenggara juga secara rutin melakukan pertukaran data untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG tepat sasaran di wilayah Sulawesi Tenggara. Upaya ini bertujuan untuk meminimalisir penyalahgunaan serta mencegah adanya oknum yang melakukan pelanggaran di lapangan.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan, “Pertamina selalu terbuka untuk menjalin kerjasama yang dapat memberikan dampak positif, baik bagi Pertamina maupun bagi instansi lainnya. Kami berharap kolaborasi antara Pertamina dan Polda Sultra ini dapat terus menghadirkan energi yang mendorong pelayanan optimal kepada masyarakat.” pungkasnya. **