Kapolsek Sinonsayang Iptu Mulyadi Lontaan Punya Cara Sendiri Dekati Masyarakat

MINSEL, DETIKAWANUA.com – Kunjungan Kapolsek Sinonsayang Iptu Mulyadi Lontaan ke Pasar Pinasungkulan Desa Ongkaw satu Kecamatan Sinonsayang merupakan kiat Pelayanan dan pendekatan secara nyata dengan masyarakat dengan mengunjungi pedagang Pasar Rakyat diwilayah Hukum Polsek Sinonsayang , Rabu (12/2/2019)

Hal ini dilakukan Kapolsek Lontaan hampir setiap hari bersosialisasi dengan pedagang dan masyarakat umum dan menurut Lontaan ini bagian penting yang harus dilakukan oleh seorang pengayom dan pelayan masyarakat

,”Semua dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan serta bentuk kepedulian Polri kepada semua elemen lapisan masyarakat , karena ada program Polres Minsel yaitu bagaimana Anggota Polri harus bersama rakyat dan melayani rakyat ” ungkap Mulyadi

Lanjut Lontaan ini juga semata memantau secara langsung transaksi jual beli di pasar sekaligus mendengar keluhan soal Harga sembako , dan tak lepas juga soal perkembangan Politik di wilayah Sinonsayang yang paling penting ditempat-tempat strategis.

Lontaan juga mengingatkan kepada masyarakat agar jangan terpengaruh dengan pernyataan yang belum pasti kebenarannya alias Hoax dan harus bijaklah menggunakan media sosial baik FB , Tweter , Instagram , WA dan lain-lain yang semuanya jika salah menggunakan dapat mengganggu keamanan , kenyamanan ,ketentraman masyarakat.
( Vandytrisno )




Terima LHP, Gubernur Olly Minta BPKP Evaluasi Perizinan Usaha di Kab Kota

Manado, detiKawanua.com – Gubernur Sulut, Olly Dondokambey memintakan kepada pihak Badan Pengawasan dan Keuangan Pembangunan (BPKP) Sulut agar dapat melakukan monitoring evaluasi atas pelaksanaan proses perizinan usaha di Kabupaten Kota se-Sulut guna membantu peningkatan akuntabilitas pelayanan publik di Sulut.

Hal tersebut diungkapkan gubernur saat menerima Kepala Perwakilan BPKP Sulut, Kwinhatmaka sekaligus memberikan Laporan Hasil Pengawasan (LHP) Semester II Tahun 2018 yang bertempat di Ruang Kerja Gubernur, Rabu (13/03).

Selain itu, gubernur juga memberikan apresiasi kepada BPKP yang selama ini telah membantu Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sulut dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Sementara itu, oleh Kepala BPKP Sulut menerangkan, bahwa Laporan Hasil Pengawasan BPKP Semester II Tahun 2018 di Provinsi Sulawesi Utara telah memuat empat fokus pengawasan yang menjadi tugas BPKP, yakni Pengawasan Pembangunan Nasional, Kontribusi untuk Peningkatan Ruang Fiskal, Pengamanan Aset Negara/Daerah, serta Mendorong Perbaikan Governance System.

“Melalui laporan ini diharapkan mampu memberikan input bagi seluruh pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas akuntabilitas pengelolaan keuangan negara/daerah,” terang Kwinhatmaka

Turur hadir pada kesempatan itu, Sekdaprov Edwin Silangen, bersama Inspektur Daerah Provinsi Sulut Praseno Hadi.

(*/IsJo)




Boltim Terbaik se-Sulut Penyetor JKK dan JKM

Kaban Keuangan Boltim saat menerima penghargaan dari PT Taspen.


Boltim, detiKawanua.com – Taspen Cabang Manado menyerahkan penghargaan kepada Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), sebagai pengelola keuangan terbaik penyetor iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian Kerja (JKM) Non Aparatur Sipil Negara se-Sulawesi Utara (Sulut).

Penghargaan itu diserahkan oleh Kepala Cabang PT Taspen Manado Racmat Sujana kepada Kepala Badan Keuangan Pemkab Boltim Oscar Manoppo di kantor PT Taspen Cabang Manado, Rabu (13/2/2019). 

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemkab Boltim, dengan PT Taspen Manado tentang penyelenggaraan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pegawai non ASN dilingkungan Pemkab Boltim.

“Semua ini kita raih berkat kerja sama tim yang solid,” ujar Oscar usai menerima penghargaan.

Penghargaan itu, katanya, akan menjadi motivasi bagi daerah untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Semoga predikat yang diberikan PT Taspen ini, bisa menjadi kebanggaan masyarakat Boltim dan menjadi motivasi bagi kami untuk lebih meningkatkan kinerja,” ucapnya.

Dia menambahkan, ke depan jaminan kecelakaan dan kematian untuk seluruh aparat desa akan dibayarkan melalui PT Taspen.

“Itu sudah ditata pada pergeseran, karena aturannya harus dibayarkan,”  kata Oscar.

(Fidh)



Ini Alasan Bupati JS “Paksakan” OD-SK Untuk Lanjutkan Kepemimpinan

Manado, detiKawanua.com – Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap SH, menegaskan selang tiga tahun kepemimpinan Gubernur, Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur, Drs Steven Kandouw menahkodai daerah Nyiur Melambai, menjadi momentum pembuktian bahwa masyarakat Sulawesi Utara tidak salah dalam menentukan pemimpinnya. Buktinya OD-SK, julukan kedua pasangan pemimpin pilihan rakyat Sulut ini, telah membuktikan kinerja mereka bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulut.

“Warga Sulut patut bersyukur memilih OD-SK sebagai pemimpin. Lihat saja sendiri, sangat banyak progress di berbagai bidang seperti pariwisata, infrastruktur, investasi, perekonomian, kesehatan dan lain sebagainya yang membuat daerah Sulut terus bergerak maju terutama di wilayah Indonesia Timur,” ujar Sumendap kepada wartawan, usai ibadah syukur tiga tahun kepemimpinan OD-SK di kantor Gubernur Sulut, Selasa (12/02).

Sumendap menguraikan kapasitas Gubernur OD sebagai sosok pemimpin yang mempunyai kapasitas dan jaringan nasional pemerintahan pusat dibawah pimpinan Presiden Jokowi, tak bisa dipungkiri sangat berimbas bagi seluruh kabupaten/kota di Sulut. Salah satu contoh, puluhan triliun yang mengalir masuk ke Sulut dalam bentuk infrastruktur dan investasi tentunya sangat berdampak multiplier effect bagi roda perekonomian rakyat.
Disisi lain, Sumendap juga menambahkan, Wagub Steven Kandouw, merupakan sosok pemimpin yang telah menunjukkan kapasitasnya dalam mendampingi Gubernur OD menjalankan roda pemerintahan. Dengan segudang pengalaman dilegislatif sebagai Ketua DPRD Sulut, ditambah kemampuan intelektual sebagai alumnus Fisip UI dan menguasai bahasa asing serta memiliki latar belakang dari keluarga pengusaha sukses, membuat figur Kandouw sangat loyal kepada pimpinan dan enjoy melaksanakan tugas dan tanggungjawab menjalankan roda pemerintahan sekaligus melakukan pengawasan kinerja jajaran OD-SK terhadap pelayanan publik.

Selain itu, pembuktian OD-SK yang diusung PDIP saat Pilkada, terhadap pemerintahan seluruh kabupaten/kota adalah melakukan bimbingan pengelolaan keuangan tanpa pilih kasih, sehingga saat ini dari 15 kabupaten/kota sebanyak 14 kabupaten/kota yang mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Pasti kedepan akan terus ada gebrakan dari OD-SK bagi kesejahteraan masyarakat Sulut.
“Untuk itu, Saya tegaskan pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) merupakan figur pemimpin yang bekerja dan sangat berpihak kepada rakyat Sulut serta sangat layak untuk melanjutkan kepemimpinan pada periode berikut! Saya dukung penuh,” tandas Sumendap yang diketahui merupakan Bupati dua periode pilihan rakyat yang sangat dicintai warganya karena sukses memajukan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Bahkan pada periode kedua, Sumendap mencetak sejarah maju dalam Pilkada dengan mendapatkan dukungan dari seluruh Parpol dan memenangkan Pilkada melawan kotak kosong. (*/IsJo)




“Perang Dingin” BNI Vs BSGo, Gubernur Olly Sebut Besar Memakan Yang Kecil Untuk BNI

Manado, detiKawanua.com – Persoalan pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemerintah Kabupaten Bolmong dari Bank Sulut Gorontalo (BSGo) ke BNI yang menyeret para ASN Bolmong atas hal piutang (ke BSGo), oleh Gubernur Olly Dondokambey pun tak menyalahkan kepala daerah-nya karena hal tersebut sesuai aturan undang-undang dan hak dari kepala daerah yang bersangkutan.

“Itu hal yang lumrah karena sesuai aturan, tapi kebijakan dari bank besar yang berlebihan di daerah itu yang tak sesuai,” ungkapnya usai peringatan 3 tahun kepemimpinan OD-SK (Olly Dondokambey-Wagub Steven Kandouw) yang digelar si Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Selasa (12/02).

Selain itu ketika dikonfirmasikan apakah soal pemindahan RKUD tersebut sudah diketahui atau sudah difasilitasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Olly pun menjawab singkat bahwa sudah dilakukan.

“Pastilah ada solusinya,” ujar gubernur.

Namun disisi lain, dirinya menyayangkan akan cara yang digunakan salah satu bank BUMN (BNI) itu pada notabanenya adalah kapitalis.

Pernyataan tegas dikeluarkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, saat diwawancarai

“Yang besar memakan yang kecil itu kapitalis, dan apa yang dipraktekkan BNI bertentangan dengan ekonomi Pancasila,” tegas gubernur.

Adapun pihak BNI belum dapat menjelaskan secara detail bahkan enggan memberikan tanggapan kepada wartawan dengan dalil menunggu tanggapan dari BNI di pusat (Jakarta).

“Saya tak mau menanggapi, tunggu saja dari pusat. Dan nanti ada press release-nya itu saja yang ditulis. Intinya yang terbaik untuk Sulut,” jawab  Kepala Jaringan dan Layanan di Kanwil BNI Manado Ferry Sinaga saat diwawancarai wartawan Jumat lalu.

Berikut press release yang diterbitkan pihak BNI terkait dengan pemindahan RKUD Pemkab Bolmong:

1. BNI adalah salah satu bank milik negara yang menjalankan salah satu fungsinya sebagai agen pembangunan. Untuk itu BNI berkomitmen dalam memberikan solusi dan layanan terbaik bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat.

2. Dalam menjalankan fungsinya BNI berpijak pada prinsip-prinsip pelayanan perbankan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3. Tentang adanya permasalahan pinjaman ASN di Pemkab Bolaang Mongondow di Bank Sulut-Go, BNI bersedia menjadi bagian solusi yang terbaik dengan tetap patuh pada peraturan yang berlaku.

Sementara itu oleh Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow mengatakan apa yang dilakukan sesuai dengan ketentuan undang-undang, yang menyatakan bahwa kepala daerah berhak memindahkan RKUD pada bank untuk lebih baik.

“Dengan memegang prinsip-prinsip bisnis dan pertimbangan keuntungan bagi daerah,” kata Yasti yang saat itu turut hadir dikegiatan peringatan HUT ke-3 OD-SK.

(*/IsJo)




Gaghana : Camat Dan Kapitalaung Harus Pro Aktif Memantau Bantuan Nelayan

Tahuna, detikawanua.com – Aparat Kampung dan Kecamatan diminta untuk pro aktif mengawas bantuan yang diberikan oleh pemerinta kepada Sejumlah warga masyarakat penerima.
Bagi para Kapitalaung dan Camat agar dapat mengawasi pemanfaatan pemberian batuan kepada nelayan,” kata Gaghana, Selasa (12/2/2019) kemarin, dalam penyempaian sambutan pada penyerahan batuan diruang serbaguna rumjab Bupati.
“Untuk saat ini Kapitalaung dan Camat harus dilibatkan untuk penyerahan bantuan tersebut. Karena bantuan yang diperuntuhkan oleh Pemkab Sangihe kepada para nelayan dipantau langsung penggunaanya,” ujar Gaghana.
Tambanya, bila bantuan tersebut kedapatan tidak digunakan semaksimal mungkin. Maka, dengan rasa hormat harus dikembalikan. “Kalau tidak maksimal berarti ada kemungkinan bantuan tersebut akan ditarik kembali. Karena masih banyak nelayan yang membutuhkan untuk dimanfaatkan,” ungkapnya.
“Jangan sampai hari ini terima bantuan esok harinya dijual, maka itu akan berhadapan dengam hukum. Karena pemberian ini diberikan oleh Pemerintah tidak boleh diperjual bilikan,” tegas Gaghana. (js)



Kisah Roda Sapi Masuk Kantor Gubernur, Olly Sebut Jadi Simbol 5 Tahun Kerja Untuk Rakyat

Manado, detiKawanua.com – Selain mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas tiga tahun kepemimpinan OD-SK (Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw) yang dimana hal itu merupakan berkat yang perlu dijawab dengan kerja dan karya yang semakin paripurna, gubernur pun menceritakan awal dirinya dilantik bersama Wagub Kandouw sampai memasuki halaman Kantor Gubernur pertama kalinya dengan menggunakan Roda Sapi.

“Tanpa terasa tiga tahun telah berlalu sejak saya dan Bapak Steven Kandouw, dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Periode 2016-2021. Tiga tahun lalu kami pertama kali memasuki Kantor Gubernur ini menggunakan roda sapi, sebagai simbolisasi bahwa 5 tahun kepemimpinan yang akan kami jalani, akan senantiasa kami warnai dengan kerja bagi masyarakat,” ungkap gubernur dalam sambutan peringatan tiga tahun kepemimpinan OD-SK yang diberlangsung di halaman Kantor Gubernur, Selasa (14/2).

Tidak hanya itu, dirinya juga menuturkan bahwa semua pencapaian yang diperoleh Pemerintahan Provinsi Sulut hingga kini juga tidak lepas dari dukungan segenap komponen masyarakat Sulut terhadap visi dan misi yang ditetapkan dan berjalan sejak awal kepemimpinan OD-SK

“Yang menjadi visi kami adalah terwujudnya Sulawesi Utara berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik, serta berkepribadian dalam berbudaya,” ujar Olly.

Lanjutnya bahwa, dalam mewujudkan visi Bumi Nyiur Melambai ditopang melalui 7 Misi sebagai berikut :

Pertama mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian dan sumber daya kemaritiman, serta mendorong sektor industri dan jasa. Kedua, memantapkan SDM dan berdaya saing. Ketiga, mewujudkan Sulut sebagai destinasi investasi pariwisata yang berwawasan lingkungan.

Keempat, mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi, maju dan mandiri. Kelima, memantapkan pembangunan infrastruktur berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Keenam, mewujudkan Sulut sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan timur. Dan Ketujuh adalah mewujudkan Sulut yang berkepribadian melalui tata kelola pemerintahan yang baik.

Olly menegaskan, visi dan misi tersebut mampu mendorong pembangunan Sulut di berbagai sektor.

Terbukti, secara umum pertumbuhan ekonomi Sulut terus menunjukkan geliat positif, sejalan dengan perkembangan global dan nasional. Tahun 2017, ekonomi Sulawesi Utara tumbuh hingga 6,32% dan merupakan tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Di triwulan III tahun 2018, ekonomi Sulawesi Utara mencapai 6,01%, atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,27%.

Sementara itu, berkat program ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) angka kemiskinan Provinsi Sulawesi Utara mampu kita tekan hingga 7,59% di tahun 2018, dari sebelumnya berada pada angka 8,20% di tahun 2016. Begitu pula pengangguran yang menembus angka 6,86% di tahun 2018, dari sebelumnya sebesar 7,18% di tahun 2017.

Penurunan angka kemiskinan dan pengangguran telah turut menjadikan program ODSK mendulang sukses, dimana program ODSK telah menerima penghargaan TOP 99 Inovasi Pemerintah Daerah, serta Penghargaan Adhi Purna Prima Award, sebagai provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah se-pulau Sulawesi.

Dalam bidang pekerjaan umum, realisasi fisik pembangunan Bendungan Lolak sampai dengan tahun 2018 sebesar 60%, dan ditargetkan selesai pada tahun 2019. Sementara, realisasi fisik pembangunan Bendungan Kuwil sampai dengan tahun 2018 sebesar 36,5%;

Selanjutnya, di sektor pariwisata, Olly mengatakan, di tahun 2018, Sulut berhasil melampaui target jumlah kunjungan wisatawan baik Nusantara maupun Mancanegara. Adapun target RPJMD untuk jumlah Kunjungan Wisatawan Nusantara adalah 1,5 juta dan hasil yang dicapai adalah 1.958.899 orang meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2017 berjumlah 1.698.523 orang. Sedangkan target untuk jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara adalah 100.000 orang dan hasil yang dicapai adalah 127.879 orang, meningkat jika dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 87.976 orang.

Lebih lanjut, Olly menerangkan, setiap keberhasilan yang telah dicapai selama tiga tahun kepemimpinan ODSK harus semakin memotivasi untuk terus berbuat dan berkarya bagi kemajuan daerah tercinta, dan setiap tantangan dan hambatan harus senantiasa menjadi pembelajaran untuk perbaikan dan penyempurnaan di tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, perayaan 3 tahun kepemimpinan ODSK berlangsung meriah. Ribuan ASN dan THL Pemprov Sulut bersama tamu undangan dari Jajaran Forkopimda, kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga masyarakat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang diawali dengan Ibadah syukur yang dipimpin Ketua BPMS GMIM, Pdt. Hein Arina.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly dan Wagub Kandouw ikut menyerahkan penghargaan kepada sejumlah instansi dan perusahaan diantaranya Silk Air atas kerja sama melayani selama 25 tahun penerbangan Manado-Singapura, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan dan instansi lainnya.

Selain itu, turut diserahkan bantuan matras kepada korban bencana, alat pertanian berupa traktor dan hand traktor bagi kelompok tani serta dana hibah kepada sejumlah lembaga dan organisasi keagamaan diantaranya Keuskupan Manado, Sinode GMIST, Sinode Germita, Badan Musyawarah Antar Gereja dan Lembaga Keagamaan Kristen (BAMAG-LKK), Masjid Raya Ahmad Yani, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran, Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah dan FKUB.
Disamping itu, Gubernur Olly, Wagub Kandouw dan Sekdaprov Edwin Silangen juga melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama Pembangunan Rumah Sakit Mata Umum dengan PT. SMI.

Sebelum diakhiri dengan atraksi hiburan, ramah tamah dan doorprize juga dilakukan penyerahan buku OD-SK 3 Tahun Kepemimpinan kepada jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat serta pemotongan kue ulang tahun oleh Gubernur Olly, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wagub Kandouw dan Wakil Ketua TP PKK Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos.

(*/IsJo)




Gaghana : Pergunakan Sebaik Mungkin Paket Bantuan Untuk Nelayan Sangihe

Tahuna, detikawanua.com – Pemerinta Kabupaten Kepulauan Sangihe terus melakukan upaya peningkatkan kesejahteraan  dibidang ekonomi kepada warga masyarakat yang kurang mampu. Pemkab Sangihe melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), menyerakan bantuan perahu jenis Pamo sebanyak 5 unit, mesin katinting 5,5 PK 49 unit, mesin katinting 13 PK 5 unit dan Freezer 5 unit kepada masayarakat nelayan Sangihe.
Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME, yang menyerakan bantuan tersebut, didampingi Kedis Kelautan dan Perikanan, diruang serbaguna rumah jabatan Bupati, Selasa (12/2/2019).
Gaghana, dalam sambutannya ” Ini adalah salah satu dukungan Pemerintah kepada nelayan yang menerima bantuan tersebut, yang akan jadi basis ekonomi nelayan, sehingga dapat dimanfaatkan, digunakan sebaik mungkin dan bermuara pada kesejakteraan masyarakat ,” kata Gaghana.
Lanjut, masyarakat pemerinta bantuan ini benar-benar dapat berorientasi kepada sektor perikanan. Karena sektor perikanan ini menjadi sektor unggulan utama untuk visi dan misi pemerintah bersama masyarakat, pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ujar Gaghana
Tamba, pemerintah dan masyarakat terus bersinerji untuk memperkuat basis ekonomi, survei BPJS yang memberikan sumbangsih penguatan ekonomi adalah dari sektor perikanan, yang nilai tukarnya cukup jauh dibanding dengan sektor pertanian. Melalui sektor perikanan inilah akan mengurangi tingkat kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Sangihe,
Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Camat se-Sangihe, Kapitalaung, Nelayan penerima Bantuan. (js)



Lakukan Kunker, Bupati Ungkap Target 4% Angka Kemiskinan

Lakukan Kunker, Bupati Ungkap Target 4% Angka Kemiskinan

Boltim, detiKawanua.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar SH dan Wakil Bupati Drs Rusdi Gumalangit memulai kunjungan perdana di tahun 2019 tepat di Kecamatan Modayag, Selasa (12/02).

Kegiatan yang dipusatkan di lapangan arjuna Desa Purworejo tersebut, turut dihadiri Sekda Ir Hi Muhammad Assagaf, pimpinan perangkat daerah, serta aparat desa dan masyarakat se-Kecamatan Modayag.

Mengawali kegiatan itu, Bupati menyalurkan sejumlah hak rakyat berupa hand traktor, cultivator, mesin perontok padi, pompa air, serta bibit cengkeh dan jagung untuk petani di Kecamatan Modayag.

“Kunjungan kerja ini dilaksanakan dalam rangka refleksi 3 tahun kepemimpinan Saya (Bupati) dan Wakil Bupati Rusdi Gumalangit,” sebutnya.

Bupati mengungkap, sejumlah program prioritas memasuki 2 tahun berakhirnya masa jabatannya bersama Wakil Bupati Rusdi Gumalangit.  Salah-satu yang disasar adalah pengentasan kemiskinan.

“Awal Saya memimpin Boltim, tingkat kemiskinan mencapai 27%, itu turun drastis pada tahun keenam Saya memimpin tinggal 5,6%,” papar Bupati.

Menurunnya angka kemiskinan itu, kata Bupati, adalah indikator keberhasilan seorang pemimpin. “Mengukur kesuksesan pemimpin bukan dari banyaknya bangunan fisik tetapi, dilihat pada tingkat kemiskinan,” terangnya.

Bupati menargetkan angka kemiskinan itu, akan terus menurun hingga berakhir masa jabatannya bersama Rusdi Gumalangit. “Targetnya paling tinggi 4% di akhir kepempinan Saya dan Rusdi Gumalangit,” kata Bupati optimis.
(Fidh)



Sosialisasi Penggunaan Aplikasi SPSE 4.3 Resmi Dibuka Bupati

Bupati Boltim saat Sosialisasi Penggunaan Aplikasi SPSE 4.3.


Boltim, detiKawanua.com – Untuk merealisasikan komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Pemkab Boltim), menyelenggarakan sosialisasi penggunaan aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 4.3 untuk Pejabat Pembuat Komitmen dan Pejabat Pengadaan. 

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH, di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Selasa (12/2/2019). 

Dalam sambutannya, Bupati Boltim Sehan Salim Landjar mengatakan, bahwa pemerintah dari tahun ke tahun terus berupaya semaksimal mungkin, memperbaiki mekanisme pengadaan barang/jasa.

“Sejumlah regulasi diterbitkan pemerintah. Tujuannya, untuk lebih memutakhirkan tentang sistem pelayanan khususnya pengadaan barang jasa di lingkungan pemerintah daerah,” katanya.

Aturan-aturan baru yang diterbitkan itu, kata Bupati, merupakan wujud keseriusan pemerintah yang menginginkan proses pengadaan barang/jasa benar-benar dilakukan dengan baik. “Dan itu perlu didukung pemahaman, yang mumpuni dari para pemangku kepentingan,” tutur Bupati.

Sebelumnya, Kepala Bagian Infrastuktur Pengadaan Barang dan Jasa (IPBJ) Setda Boltim, Haris Pratama Sumanta juga menyampaikan, sesuai peraturan kepala LKPP disebutkan bahwa seluruh pengadaan melalui penyedia wajib dilakukan melalui SPSE.

“Jika sebelumnya dilakukan manual, tahun ini sudah harus melalui aplikasi. Kalau dulu PPK bisa ke ULP untuk tender atau lelang, tahun ini tidak bisa, pertemuan PPK dan Pokja tidak ada lagi, semua dilakukan melalui aplikasi,” terang Haris siang tadi.

Turut hadir Sekretaris Daerah Ir. Hi. Muhammad Assagaf serta seluruh pimpinan perangkat daerah Pemkab Boltim.
(Fidh)