BMR Solid Dukung Herson Mayulu ke DPR-RI

Hi Herson Mayulu foto bersama pendukungnya. /ist

Boltim, detiKawanua.com – Hi Herson Mayulu (H2M) menghadiri langsung Pelantikan Tim Pemenangan Hi. Herson Mayulu S.IP Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Senin (18/2/2019).
Pelantikan Tim Pemenangan Boltim yang mencangkup 4 kecamatan yaitu Kotabunan, Tutuyan, Motongkad dan Nuangan serta dihadiri tokoh masyarakat se-BMR ini, menjadi bukti nyata Hi Herson Mayulu semakin solid didukung warga se-Bolaang Mongondow Raya (BMR), untuk menjadi wakilnya di Senayan pada Pemilu 17 April 2019 nanti. 
Adapun tokoh masyarakat yang hadir di antaranya adalah mantan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekab) Bolaang Mongondow (Bolmong) Farid Asimin, mantan anggota DPRD Bolmong Irwan Thalib, Almen Waworuntu, kader PDI Perjuangan Kotamobagu Rustam Simbala, dan mantan anggota DPRD Sulut Tuti Gonibala, serta Z. Mokodongan
Mantan anggota DPRD Bolmong Irwan Thalib mengungkapkan, dukungan mereka kepada Hi Herson Mayulu bukan tanpa alasan. Menurut dia, Herson memiliki kapasitas dan kompetensi untuk membawa aspirasi masyarakat BMR ke pusat.
“Dengan segudang pengalaman yang dimiliki beliau (Hi Herson Mayulu), yakni anggota DPRD Bolmong, dan Bupati Bolsel dua periode, kami sangat yakin, sejumlah mimpi masyarakat BMR bisa terealisasi,” tegasnya, dan diaminkan tokoh masyarakat lainnya.
Di tempat yang sama, Ketua Tim Pemenangan Wilayah Boltim Pesisir Kader Mamonto menegaskan, dirinya sangat yakin Herson akan mampu mendapatkan suara terbanyak di Boltim. 
“Dengan 450 relawan yang dilantik serta dihadiri 1.500 simpatisan H2M se-Boltim, kami yakin bisa meraih 70 persen suara, sebagaimana target kami,” ungkapnya.
Sekadar informasi, kehadiran para tokoh masyarakat BMR dalam setiap acara yang melibatkan Hi Herson Mayulu bukan kali ini saja terjadi. Hasil penelusuran awak media, mereka bahkan setia mengikuti setiap acaranya, sejak beberapa bulan terakhir.
Mantan legislator DPRD Sulut Syachrial Damopolii bahkan sempat menyatakan sikapnya untuk mendukung figur kebanggaan masyarakat Bolsel ini. “Ini pandangan objektif kami. Bapak Hi Herson Mayulu adalah yang paling layak dan memiliki peluang besar menuju senayan,” pungkasnya.
Sementara, Calon Anggota DPR RI Hi. Herson Mayulu, S.IP, dalam sambutannya mengatakan, pemilih harus cerdas menilai dan melihat partai dan calon yang dipilihnya, apakah sudah mencapai Parleamentary Threshold atau belum. Karena berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017, Partai Politik harus mencapai 4% secara nasional baru bisa mendapat kursi di Parlemen, Dan aturan ini hanya berlaku di tingkat DPR RI,” jelas Herson.
Lanjutnya, “Dengan aturan seperti ini, masyarakat harus memilih partai yang memiliki kans kuat ke senayan, supaya suaranya untuk DPR RI tidak mubasir,” tegas Mayulu.
(Indra)



Genjot NTP Sulut, Distanak Pastikan Genjot Program Kerja 2019

Manado, detiKawanua.com – Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut merilis indeks Nilai Tukar Petani (NTP) yang belum mencapai angka 100, sehingga bisa dikatakan kesejahteraan petani belum maksimal. Oleh karena itu melalui Sekertaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen mengungkapkan bahwa akan menggenjot peningkatannya melalui program dan bekerja dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak).

“Tingkatkan produktifitas dan produksi, kemudian petani diberikan pengetahuan yang semakin efisien,” terangnya usai membuka Rapat Kerja Distanak Sulut yang dihadiri kabupaten kota dan digelar dialah satu hotel di Kota Manado, Senin (18/02).

Lanjutnya sarana dan prasaran disektor pertanian akan terus dinormalisasikan.

“Misalkan tidak ada kekurangan benih dan pupuk. Serta kita harus menjaga stabilitas harga di pasar, baik lokal, antar pulau dan ekspor, dengan data dikelola oleh dinas. Dan kegiatan seperti Rakerda inilah sangat penting, serta sinergitas agar program-program yang dilaksanakan tepat sasaran,” ungkap Sekprov.

Terpisah itu, Kepala Distanak Sulut, Novly Wowiling mengatakan faktor NTP belum menembus angka 100 karena petani itu sendiri.

“Petani ‘royal’ jadi susah naik ke 100. Hasil dari pertanian belum sebanding dengan pengeluaran rumah tangga sehingga upaya untuk menaikan NTP Sulut adalah pengutan program Dinas Pertanian dan Peternakan, seperti Pacaleg, bantuan benih dan cetak sawah,” terang Kadis sembari mengatakan akan memaksimalkan sarana dan prasarana melalui program Distanak.

“Itu yang sekarang sedang kita laksanakan, dan melalui rakerda ini akan mencari solusi bersama sekaligus menindaklanjuti program kerja sebelumnya,” tandas Wowiling.

Sekedar diketahui, pada Januari 2019 NTP Sulut mengalami peningkatan sebesar 0,02 persen menjadi 95,41. Idealnya, dibilang sejahtera harus di angka 100.

(*/IsJo)




Nasib FER Oknum Caleg Nasdem Tinggal Hitung Hari Di Pleno SG2

Minahasa, detiKawanua.com – Sentral Gakkumdu Minahasa berencana dalam hitungan hari (sejak Senin hari ini hingga kedepan) segera menggelar pleno Sentra Gakkumdu 2 (SG2) guna menentukan apakah unsur-unsur dalam pasal yang disangkakan kepada Caleg Partai Nasdem, FER alias Felly atas dugaan kampanye di Aula Kampus Universitas Negeri Manado (Unima) pada Januari lalu.

Seperti informasi yang dilansir (MP online) bahwa Sentra Gakkumdu dalam mengumpulkan bukti dan saksi guna menelaah jika kasus dimaksud sudah memenuhi unsur pelanggaran kampanye yang meliputi (penyampaian) visi misi, citra diri, ajakan memilih, atau lainnya. Melalui Ketua Bawaslu Minahasa, Rendy Umboh mengungkapkan bahwa SG2 dimaksud segera digelar.

“Rapat SG2 ini menentukan apakah memenuhi unsur yang disangkakan kepada terlapor atau tidak. Ini dilakukan 7 hari dalam penanganan pelanggaran. Tapi apabila masih diperlukan keterangan tambahan, maka ditambah 7 hari lagi. Kami masih melengkapi bukti dan keterangan tambahan yang selanjutnya masuk SG2,” ujarnya.

Adapun dalam pelaksanaan rapat SG2 itu oleh pihak kepolisian dan kejaksaan pun menurutnya ikut membahas. Dan apabila unsur dalam pasal yang disangkakan terpenuhi, maka dilanjutkan ke kepolisian.

“Jadi apabila terpenuhi unsurnya, diteruskan ke kepolisian. Tapi kepolisian dalam sentra Gakkumdu. Didalamnya ada Kapolres dan Kasat Reskrim,” terang Umboh.

Lebih jauh lagi ketika dikonfirmasikan kapan kepastian jadwal pelaksanaan rapat SG2 tersebut, dirinya mengungkapkan bahwa tidak bisa lewat 14 hari penyelidikan.

“Jadi tidak bisa melewati 14 hari penanganan pelanggaran. Bisa hari Senin, Selasa, atau Rabu. Kalau esok (hari ini, red) kami rasa sudah cukup. Akan dirapatkan,” tukasnya sembari berharap kepada masyarakat atau pihak lainnya untuk bersabar karena sementara dalam proses penyelidikan.

“Jadi kami harap menunggu hasil rapat SG2 nantinya,” himbau Umboh.

Sementara Kapolres Minahasa, AKBP Denny Situmorang SIK yang juga sebagai penasehat Gakkumdu saat dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut menyatakan pihaknya masih menunggu hasil rapat pleno SG2.

“Penanganannya masih di Bawaslu. Nanti setelah sidang pleno di Bawaslu sekali lagi (Rapat SG2, red), jika terbukti dan terpenuhi unsur-unsur pasal yang disangkakan, maka bergeser ke Gakkumdu atau penyelidikan polres. Nanti cek saja di Bawaslu kapan sidangnya,” jelas Kapolres.

Adapun FER yang juga anggota DPRD Sulut itu diduga melanggar unsur pelanggaran kampanye sesuai pasal 251 juncto 280 ayat 1 huruf H dan J Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Huruf H berbunyi soal larangan kampanye di sarana pendidikan. Seperti di universitas. Kemudian poin J disebutkan, larangan memberikan atau menjanjikan uang atau dalam bentuk materi apapun. Diketahui pula, kasus FER ini sudah berproses di Bawaslu Minahasa sejak akhir Januari lalu dan hingga memasuki hari ke 18 di bulan Februari ini, belum ada kejelasan keputusan dari pihak Bawaslu Minahasa.

Dimana seperti pada pemberitaan media sebelumnya, dalam kronologinya FER saat itu (Senin, 28/01, lalu) dipercayakan sebagai pembicara di pembekalan ribuan mahasiswa Unima yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Auditorium Unima, dan saat sesi dialog diduga ada pembagian alat tulis berupa pulpen dan jam dinding yang ada gambar partai Nasdem yang tertera nama Felly Estelita Runtuwene lengkap dengan nomor partai 5 dan Calegnya, pada peserta dialog.

(IsJo/**)




MoU BOS Rp560 Miliar, Kandouw Warning Pendidikan di Sulut

Manado, detiKawanua.com – Perencanaan, Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban itu sangat penting dalam suatu kegiatan pengelolaan keuangan terlebih bagi instansi pendidikan. Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw dihadapan 500-an peserta yang hadir pada Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Kebijakan UN dan Pelaksanaan BOS (Bantuan Operasional Sekolah) 2019 SMA/SMK/SLB/MA disertai penandatanganan MoU bersama BSGo, di Aula salah satu hotel di Manado, Senin (18/02) siang tadi.

“Rp 560 Miliar (Dana BOS) bukanlah angka yang sedikit itu adalah investasi pendidikan untuk jadi ilmu bagi anak-anak kita,” terangnya

Menurutnya juga bahwa Pemprov Sulut dalam fokus dan memperjuangkan anggaran pendidikan kini naik 22,9 persen, yang sebelumnya oleh Undang-Undang hanya sampai 20 persen.

“Ini berkat pak Sekprov (Edwin Silangen) dengan memberikan dan merancang hingga bisa ada perubahan kenaikan pada anggaran pendidikan,” ungkap Wagub sembari menambahkan pada pada tahun-tahun sebelumnya hanya 204 miliar yang ditanggungan pemerintah provinsi tanpa mengurangi yang ada di kabupaten Kota.

Kandouw juga sepakat dalam mendorong mutu pendidikan di Sulut, harus ada punhismen bagi tenaga pendidik/guru yang dinilai tak mampu menjalankan tupoksinya sesuai aturan.

“Nanti juga akan saya sampaikan kepada pak Gubernur harus juga ada reward bagi mereka yang bekerja dengan baik. Capaian pendidikan di Sulut, menurut hemat saya jauh panggang dari api karena kita belum masuk 10 besar malahan tahun lalu ada direngking 28 dari 35 provinsi di indonesia.  Soal kurikulum harus ditingkatkan SDM tenaga pendidik, anak didik kita lemah terlebih dalam hal matematika, IPA, bahasa inggris. ini demi berkompeten,” ujarnya sembari menegaskan kembali sudah seharusnya pada tahun ini haruslah lebih baik dari tahun kemarin.

“Harus ada reward dan punishment. Nama-nama sudah dikantongi tapi pak Gubernur orangnya baik hati, nanti setelah 17 April, ingat anak-anak didik, karena kalian semua (guru/kepsek) adalah roll model,” tandas Kandouw.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Sulut, Grace Punuh pada sebelumnya telah menyampaikan laporan soal Dana BOS dan juga terkait hasil belajar siswa melalui Ujian Nasional (UN) yang dinilai masih masih kurang, untuk SMA dibawah 40 persen dan SMK 60 persen.

Diketahui untuk penerimaan dana BOS tahun 2019 ini untuk siswa SLB sebesar Rp1,6 juta dan SMA Rp 1,4 per siswa. Yang juga pada kesempatan itu dtelah dilakukan penandatanganan MoU antara pihak Pemprov Sulut melalui Sekertaris Provinsi, Edwin Silangen bersama Bank Sulut Go. Hadir pada kesempatan itu, Ketua tim Managmen BOS pusat Kemendiknas RI, Wahyudi, Kepala Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Sulut, AG Kawatu,
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kota, Perwakilan Kantor Agama se-Sulut, serta para Kepala Sekolah.

(IsJo)




Bisnis Obat Terus Di Lakoni

Tahuna, detikawanua.com – Sejumlah peserta BPJS kecewa dengan pelayanan RSUD pasalnya setiap pengambilan resep lebih banyak diluar atau ke Apotik diluar RSU dengan alasan tidak tersedianya obat yang dibutukan, selain itu peserta BPJS mempertanyakan pengembalian biaya pembelian Obat, hal inilah yang dialami oleh para pasien peserta BPJS yang ada di RSD Liun kendage Tahuna, 
Direktur rumah Sakit dr. Blessing A. Rompis,  SpB menjelaskan kepada awak media di ruang kerjanya,  bahwa ini hanya diskomunikasi tetang penjelasan dari petugas loket yang ada di apotik rumah sakit.
“jadi ini hanya masalah komunikasi,  mungkin karena petugas baru, atau belum memahami,jadi sudah lupa menjelaskan,  tetapi saya di setiap rapat selalu mengingatkan agar setiap ada obat yang diluar atau tidak termasuk dalam Formularium Nasional (Fornas)  agar itu dapat dikomunikasikan dulu dengan Kepala Instalasi Farmasi ataupun Direktur rumah sakit, baru diarahkan kemana obat akan diambil, ya mungkin petugas kami belum memahami tentang apa yang saya sampaikan”. Kata Blessing
Lanjut dirinya, jika ada kejadian seperti ini,  boleh langsung dihadapkan jangan malu atau takut supaya dapat diatasi,  dan sebenarnya tidak perlu cari diluar kecuali kosong,  karena dapat diganti dengan merek yang lain yang penting isinya atau kegunaanya sama” jelasnya
Hal senada juga dikatakan pegawai Ferifikator Kantor Pelayanan BPJS Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe Devi kepada media ini mengatakan seharusnya sudah tidak ada lagi pengmbilan obat diluar dan kalaupun ada,  biaya pembelian diluar akan diganti yang penting ada pertanggung jawabannya.
“seharusnya sudah tidak ada penebusan resep diluar dan kalaupun ada,  mohon pasien menyimpan bukti resep dan nota pembelian nanti akan dikembalikan,  karena pembiayaan di BPJS sudah satu pekat biaya dokter dan obat obatan dan itu jelas diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 tahun 2014” tutup Devi. (js)



Gagaube : 2019 Pemkab Sangihe Memprioritaskan Industri IKM

Tahuna, detikawanua.com –  Industri rumah tangga yang ditekuni masyarakat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. karena optimalisasi Industri Kecil Menengah (IKM) menjadi prioritas ditahun 2019, sehingga ada kontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Ir Feliks Gaghaube kepada sejumlah media kemarin , mengatakan konsentrasi terhadap pengrajin bambu batik di Kampung Bowongkulu Kecamatan Tabukan Utara (Tabut) harus ditingkatkan untuk pengembangan IKM, “pada tahun ini kami akan fokus serta mengoptimalkan pada beberapa produktifitas dari IKM yang ada di Kampung Bowongkulu. Dari bekerja secara parsial dirumah mereka dan akan dilokalisasikan kedalam sentra,” kata Gaghaube.
Lanjut dia, jika semua program  berjalan sesuai kerinduan kita bersama, yang jelasnya akan meningkatkan pendapatan bagi masyarakat.
“Sehingga evaluasi ini kelak akan berjalan dengan baik., untuk hasil produk dapat tercapai dan rantai pemasaran akan optimal,” Kunci Gagaube (js)



Tidar Sulut Gelar Noreng Debat Capres 2019

Suasana noreng Debat Calon Presiden 2019 yang digelar Tidar Sulut. 


Manado, detiKawanua.com – Pengurus Daerah (PD) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar nonton bareng (noreng) Debat Calon Presiden 2019, Minggu (17/2/2019) malam, di Kelurahan Maasing, Kecamatan Tuminting, Kota Manado. 
Noreng yang digelar di Roemah Djoang Prabowo Sandi ini, dihadiri oleh Audy Lieke selaku Pengurus Pusat Tidar, Ketua PC TIDAR Manado Tommy Parasan, Pengurus  PD TIDAR Sulut dan PC Manado, serta warga sekitar.
“Debat ini tentunya sangat dinantikan oleh semua masyarakat Indonesia. Kita semua ingin mendengar visi dan misi para capres di sektor ekonomi, yang nantinya akan menentukan Indonesia lima tahun ke depan,” terang Syarif Darea.

Sebagai organisasi sayap Partai Gerindra, menurut Syarif, debat ini juga menjadi parameter bagi Tidar untuk bergerak memenangkan pasangan Prabowo-Sandi di daerah Nyiur Melambai. 

“Sudah pasti Tidar akan berjuang dengan full power untuk memenangkan Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia,” tegas Caleg DPRD Kota Manado Dapil Tuminting/Bunaken dari Partai Gerindra ini. 
“Karena itu, dengan memakai tagar #GerakanPemilihSadar, kami ajak semuanya tuk memilih pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno pada 17 April 2019 mendatang,” pungkasnya. 
(Indra)



April Mendatang Ujian SMP, Dikbud Boltim Adakan Ratusan Komputer

Kadisdikbud Boltim, Yusri Damopolii.

Boltim, detiKawanua.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dalam waktu dekat akan mengadakan ratusan unit komputer untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam menghadapi ujian nanti pada April mendatang.
Pelaksanaan ujian nasional untuk  SMP, kata Kepala Dikbud Boltim Yusri Damopolii, jika melihat Juknis pelaksanaanya tanggal 20 April. Ada 23 sekolah melaksanakan ujian, dan yang masih belum UNBK diantaranya SMP desa Bai’, Jiko Port, jiko Belanga, Matabulu karena terkendala jaringan.
“Mereka melakukan ujian berbasis kertas pensil. Selain Sekolah sekolah-sekolah dimaksud, akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK,” terangnya kepada media ini.
Lanjutnya, secara keseluruhan ada 23 sekolah melaksanakan ujian. Kurang lebih ada 18 sekolah, baru 5 sekolah yang ada komputer. Kita upayakan dengan anggaran pengadaan komputer, sekira Rp 2 miliar APBD. Dalam satu sekolah komputernya, kita sesuaikan dengan jumlah siswa. 
“Sebelum pelaksanaan ujian kita adakan fasiltas komputer sekitar 200 unit. Dananya sudah siap. Jumlah peserta ujian SMP di Boltim 1090 siswa-siswi” jelas, Yusri Jumat (15/2/2.19) akhir pekan kemarin.
(Fidh)



Murni Tak Libatkan ASN THL, Sosok Rita Orasikan Bahaya HIV/AIDS Pada Ribuan Emak-Emak Jokowi Sulut

Manado, detiKawanua.com – Sosok Rita Dondokambey Tamuntuan diketahui dikenal baik sebagai seorang perempuan yang memiliki sifat dermawati dan akrab dengan semua orang, ternyata disisi lain memiliki sikap tegas terutama dalam menyampaikan aspirasi dihadapan publik bak seorang aktivis dengan suara yang lantang menyuarakan kebenaran.

Hal itupun terbukti saat Rita yang juga merupakan isteri dari Gubernur Sulut (Olly Dondokambey) itu berorasi dikegiatan sosialisasi Bahaya HIV/AIDS di Kawasan Mega Man Manado, Jumat lalu yang dihadiri ribuan “emak-emak” dari kabupaten Kota se-Sulut.

“Kegiatan ini untuk mengajak para ibu-ibu untuk hidup sehat. Selain senam juga ada pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta hiburan gratis. Dengan kegiatan ini, kita khususnya ibu-ibu harus hidup sehat, terutama menghindari sex bebas karena akibatnya sangat fatal bukan saja dirinya sendiri bahkan sampai keluarga bisa terjangkiti penyakit berbahaya (virus HIV/AIDS),” terang Rita sembari mengatakan kegiatan yang mengangkat tema “1 Tekad 1 Semangat” ini merupakan spontanitas atau murni gerakan dari ibu-ibu rumah tangga dan tidak melibatkan ASN dan THL.

“Kita tidak melibatkan pegawai negeri jadi ini murni ribuan ibu-ibu relawan Jokowi yang ingin hidup sehat,” jelas Ketua TP PKK Sulut dan Bunda PAUD Sulut itu, yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta yang hadir pagi itu.

(IsJo/*)




Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan SERU, Bupati Sehan Ungkap Upaya Turunkan Angka Kemiskinan

Bupati Boltim memotong tumpeng saat Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan Sehan Salim Landjar – Rusdi Gumalangit (SERU). 

Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongodow Timur (Boltim), menggelar peringatan 3 Tahun kepemimpinan Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH dan Wakil Bupati Drs  Rusdi Gumalangit (SERU), di Desa Togid Kecamatan Tutuyan, Sabtu (16/02). Acara yang dikemas sederhana itu, dihadiri seluruh ASN, perangkat desa, serta masyarakat Boltim.
Pada kesempatan itu, Bupati Sehan Landjar SH membeberkan sejumlah program yang dilaksanakannya bersama, Wakil Bupati Drs Rusdi Gumalangit demi mem back-up ekonomi masyarakat. Satu di antaranya yaitu pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yang kini sudah terbangun sebanyak 3000-an unit.
“Tidak pandang buluh semua mendapatkan haknya. 3 kategori kita laksanakan, orang yang punya tanah namun rumahnya tak layak, kita ganti rumahnya. Orang punya tanah tapi tidak mampu bangun rumah, kita bangun rumahnya. Serta orang yang tidak punya tanah dan rumah, kita beri tanah dan bangunkan rumah serta diberi sertifikat,” ungkap Bupati.
Lebih dari itu, Bupati juga menaruh perhatian serius untuk melindungi keberadaan warganya yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Sejumlah kebijakan diambil demi menjamin kepastian dan keselamatan kerja bagi para nelayan yang dinilai memiliki resiko kerja sangat tinggi. 
“Sudah 2 orang meninggal dunia mendapat Rp 160 juta ahli warisnya, 8 orang mendapat Rp 40 juta, 5 orang mendapat Rp 20 juta, dan 1 orang dapat Rp 8 juta. Kemudian ada 1200 nelayan lagi yang akan diasuransikan,” ungkap Bupati.
Tak hanya itu, para nelayan juga diberi alat tangkap bahkan kendaraan untuk memasarkan hasil tangkapannya. “Isteri dari para nelayan juga diberi motor untuk menjual ikan. Tahun ini kita akan tambah 10 unit lagi,” terangnya.
Bupati juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berkontribusi dalam kurun waktu 8 Tahun terakhir dirinya memimpin Boltim. 
“Lebih dan kurangnya tetap ada. Paling tidak kita sudah melaksanakan apa yang kita harapkan.Sedikit demi sedikit kita sudah keluar dari permasalahan,” tutur Bupati.
(Fidh)