Ini kata Adrian Tapada Terkait Kinerja Ketua DPD 1 P-Golkar SULUT

Tapada ” Ragukan ” Kinerja Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulut , CEP : ” Kalau mau berjuang mari sama-sama bekerja untuk Partai “

MINSEL, DETIKAWANUA.COM – Sesuai harapan Kader dan simpatisan partai politik yang akan dan sementara menunjukan taringnya dalam tahapan kampanye untuk menghadapi Pemilihan Umum ( Pemilu ) Serentak 17 April 2019 mendatang menjadi momok tersendiri manakalah penilaian kinerja antar pemimpin partai politik dan jajaran ditingkat bawah semakin tak menentu.

Hal ini yang dimaksudkan seorang Kader yang sudah perna duduk di kursi Panas Anggota DPR RI siapa lagi kalau bukan Adrian Tapada SE, kader partai Golkar yang satu ini secara terbuka dan blak-blakan mengkritisi kinerja Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulut, menurut Tapada , sejak dilantik oleh Ketua umum Bappilu , Ketua Bappilu Sulut program kerja semakin tidak jelas padahal badan ini sangat strategis dalam organisasi untuk memenangkan partai Golkar di Sulut.

” memang sangat ironis karena selama ini yang saya lihat ketua DPD 1 Sulut ibu Chriatiany Eugenia Paruntu hanya menjual dan mensosialisasikan figur anaknya AJP yang juga Caleg DPR RI nomor 4 dan terkesan yang lain dibiarkan alias tidak ikut diperjuangkan oleh CEP . Jelas Adrian

Lanjut Tapada ada target Partai Golkar di DPR RI yaitu 2 Kursi Plus untuk Sulut ,jika ini tidak tercapai apa konsekwesinya kedepan, berarti ketua DPD 1 Sulut harus di evaluasi kembali, karena banyak kader dan pengurus Partai Golkar telepon mempertanyakan kwalitas caleg DPR RI nomor 4 , AJP tidak perna menyampaikan Visi misi dan program kerjanya dan menurut Adrian Tapada yang sebenarnya ketua DPP Pemenangan Pemilu Sulut , Gorontalo ( Bapak EB ) sudah menolak AJP.

Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulut yang juga Bupati Minsel Dr Christiany Eugenia Paruntu SE mengakui tindak tanduk dari seorang kader harusnya bekerja jangan hanya kecewa berlarut , mari tunjukan usahanya untuk memajukan Partai Golkar

” Harus berjuang sekuat tenaga untuk rebut suara sebanyak-banyaknya. Salah sendiri kalau tidak kerja. Kalau AJP pas kebetulan anak saya yang selalu bersama saya, kalau beliau punya kesempatan. Juga caleg-caleg lain kalau mau ikut saya boleh-boleh saja asal ikutin kemana saja saya pergi. Welcome, jelas Tetty sapaan Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulut ini pada WA pribadinya

Dan berharap Target 2 Kursi untuk Sulut pasti dan nyakin akan tercapai dengan Kerja keras, kerja tuntas karena Kerja bersama harus Sama-sama bekerja.karena menurut CEP Caleg DPR RI semuanya orang-orang pilihan.
( Vandytrisno )




Target PAD Tahun Ini, Dishub Boltim Optimis Capai

Kepala Dishub Boltim, M.R. Alung. 

Boltim, detiKawanua.com – Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), lakukan upaya strategis retribusi pemanfaatan jalan untuk capainya target PAD. 
Dikatakan, Kepala Dishub Boltim, M.R Alung, Tahun ini Dinasnya mempunyai target PAD sebesar Rp 126 juta. Saya lakukan strategi dan upaya agar kita capai PAD tahun ini “pendapatan PADnya, kita upayakan pemanfaatan jalan yakni dengan adanya pos-pos untuk retribusi kendaraan. Kalau kita mempunyai tempat Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) bisa dipastikan pendapatan PAD semakin besar.  kita sudah usul ke kementerian mengenai gedung serta alat-alat PKB” kata, Alung diruang kerjanya
Kita mempunyai, sejumlah pos retribusi kendaraan hampir di semua wilayah jalan raya Boltim. Diantaranya, pos di jalan desa Buyat, Kotabunan, Atoga, Guaan, dan Modayag “posnya ada 6. Hingga saat ini PAD kita sudah capai Rp 16 juta. Dinilai banyaknya retribusi yakni di pos jalur Modayag dan Guaan. Saya optimis capai target PAD” terang, Alung kepada media ini
Keenam pos tersebut, lanjut Alung, semuanya aktif. Setiap pos sekitar 6 orang namun tergantung wilayah seperti, Modayag dan kotabunan “pos Buyat ada 3 orang petugas, pos di pertigaan Atoga 4 orang. Dan ada pos di desa Molobog, itu baru aktif sekitar 3 bulan, dijaga petugas 3 orang. Dari seluruh pos yang ada, beberapa PNS sedangkan petugas lainnya tenaga honorer. Tetapi, selaku koordinator lapangan kita tempatkan yang sudah PNS” jelasnya, Senin (8/04) siang tadi
(Fidh)



Yusri: Tari Kompe’ Asal Boltim Bakal Pentas di TMII

Para pari Kompe’.

Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Boltim, akan mengutus 5 penari untuk tampil menari Dalam rangka HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang ke 44 di Jakarta.
Seperti dituturkan, kepala Dikbud Boltim, Yusri Damopolii bahwa, tari Kompe’ asal Boltim, akan tampil di taman mini Indonesia indah pada tanggal 19 April “yaa ada Lima orang (siswi-red) penari dari SMPN kecamatan Modayag barat. Tari ini mengambarkan aktivitas perempuan-perempuan pada zaman dahulu” ujarnya
Kata Yusri, Ini adalah tari kreasi baru dari kabupaten Boltim, yang akan dikembangkan melalui bidang budaya “media yang digunakan untuk menari yaitu, bakul atau dalam bahasa Mongondow ‘Kompe’. 
Kita gunakan medianya dari Kompe’  karena bahan dasarnya mudah dibuat dan ditemukan. Tarian tersebut, untuk mengangkat budaya kita sebagai suku Mongondow dan nantinya, kita lestarikan melalui generasi muda anak-anak kita supaya, budaya tari tidak terkikis oleh zaman yang semakin modern ini. Durasi tariannya sekitar 15 menit” jelas, Yusri kepada media ini
Sebelumnya, kata Yusri, tari Kompe’ sudah pernah tampil di provinsi dan di KPU Boltim. Saya himbau agar dapat dikembangkan dalam satuan Dikbud Boltim, terutama di sekolah-sekolah sebab, ini adalah salah-satu budaya yanh harus kita lestarikan serta kembangkan.
Disamping itu,  kita juga berencana mengembangkan tari Motobatu’ dalam waktu dekat “kita angkat budaya kita. Dengan tarian kita bisa menyatukan budaya kita, dan masyarakat. Siapa lagi mengangkat budaya jika kita, jika tidak kita budayakan dari sekarang” Tutur, Yusri (8/04) siang tadi
Senada dikatakan, Kepala bidang (Kabid) Budaya Dikbud Boltim, Srie Kadarningsih, tujuannya pengembangan dan mengangkat budaya Mongondow melalui tarian Kompe’ “ada banyak tarian dalam budaya mongondow. diantaranya, tari ‘Kompe’ yang juga ikut kita lestarikan supaya tidak dilupakan oleh kita semua terutama, generasi muda. Jika tidak dibudayakan maka, bakal dilupakan tarian-tarian adat budaya dan termakan oleh waktu” ucap, Srie saat disambangi diruang kerjanya
Berikut, nama-nama Siswi-siswi SMPN Modayag Barat penari Kompe’ Boltim :
1. Solasi D Lumintang
2. Injilia Lintang
3. Indy Rory
4. Amelia Mamonto
5.Nichio Patindagheng
Sumber: Dikbud Boltim
(Fidh)



Sederhana Tapi Meriah Dalam Tasyakuran Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara dan Tamtama Kodim Pati

Pati, detiKawanua.com – Gelar acara syukuran kenaikan pangkat periode 01 April 2019 Perwira, Bintara dan Tamtama Kodim 0718/Pati  yang berlangsung di Aula Suluh Bhakti  Kodim 0718/Pati. Senin (08/04/2019).
Turut hadir dalam kegiatan, antara lain Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos, Kasdim 0718  Mayor Inf. Much. Sholihin, S.Ag., M.Si.,  Para Danramil Jajaran Kodim 0718, Perwakilan Anggota Militer dan ASN Kodim 0718 serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Cabang XXXIX Kodim 0718.
Dalam syukuran ini, Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos  mengatakan kepada para prajurit yang telah naik pangkat agar lebih dewasa serta meningkatkan kinerja sesuai dengan tanggung jawab kepangkatan yang baru untuk satuan.
Dalam sambutanya Dandim juga mengucapkan selamat kepada Prajurit yang memperoleh kehormatan berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat yang disandang sebelumnya. Dalam kehidupan militer kenaikan pangkat adalah suatu kehormatan yang patut disyukuri karena kenaikan pangkat itu diberikan kepada setiap Prajurit TNI yang mampu menunjuKkan prestasi, dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang tinggi serta dapat menjalankan tugas pokok sebagai Prajurit TNI-AD khususnya Kodim 0718/Pati.
“Prajurit yang memperoleh kenaikan pangkat agar dapat menjadi pendorong semangat dan kinerja dalam menghadapi tugas-tugas kedepan serta dapat menjalankan kepercayaan dan amanah dengan sebaik-baiknya kepada satuan kewilayahan. Kenaikan pangkat ini hendaknya disyukuri sebagai amanah dan rahmat sehingga membawa manfaat bagi keluarga dan terutama Satuan, karena semua ini tidak didapat secara instan, namun memerlukan perjuangan dalam menjaga kedisiplinan dan kredibilitas yang baik sebagai seorang prajurit TNI AD”, tegas Dandim.
Ditemui Penerangan Kodim Pati, Pasi Pers Kodim Pati Kapten CBA Indro Wharman mengatakan  kendati dalam tasyakuran dilangsungkan secara sederhana namun berlangsung meriah diiringi alunan musik organ tunggal.
“Tampak suasana penuh kegembiraan terpancar dari senyum para personel yang mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula.”jelasnya.(pendimpati)



Menteri Luhut Resmi Luncurkan 1 Juta Nelayan dan Aplikasi FishOn Dihadiri Gubernur Olly



Jakarta, detiKawanua.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan didampingi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey meluncurkan program Satu Juta Nelayan Berdaulat dan Produk Aplikasi FishOn di Telkom Landmark Tower Jakarta Selatan, Senin (8/4/2019).

Pada launching yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional Nelayan Indonesia Berdaulat melalui dukungan Teknologi 4.0 ini, Menko Luhut berharap program ini mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan di Indonesia, khususnya di wilayah-wilayah terpencil.

Menko Luhut menuturkan, program satu Juta Nelayan Berdaulat dilatarbelakangi oleh fakta jika kekayaan laut Indonesia menurut data UNDP pada 2017 sebesar USD 2,5 triliun per tahun. Namun, baru dapat dimanfaatkan sebesar 7 persen karena minimnya penggunaan teknologi.

“Kita ingin membuat supaya nelayan-nelayan kita di daerah-daerah terpencil bisa hidupnya tambah baik. Karena tidak perlu melalui tangan kedua, ketiga dan keempat untuk menjual barangnya. Jadi ada akses langsung,” ucap Luhut.

Menurut data KKP, lanjut dia, pada 2017 jumlah nelayan Indonesia mencapai 2,7 juta. Akan tetapi, jumlahnya semakin berkurang karena minat menjadi nelayan yang rendah.

Nelayan dengan jumlah hampir 3 juta ini mayoritas berada dalam ambang batas garis kemiskinan dan menyumbang 25 persen angka kemiskinan nasional. ‎

“Masalah utama nelayan Indonesia adalah belum adanya dukungan teknologi untuk menemukan lokasi keberadaan ikan secara akurat, real time dan murah. Ikan hasil tangkapan nelayan cepat membusuk, dan harga jual ikan yang murah di kalangan tengkulak,” kata Luhut.

Untuk diketahui, Kemenko Kemaritiman bermitra dengan penyedia platform digital nelayan binaan Telkom Indonesia untuk mengoptimalkan pengelolaan kekayaan laut nusantara berbasis data digital. Mereka membantu mengembangkan produk dari program tersebut, yaitu FishOn. Fitur-fiturnya adalah tempat jual-beli ikan, mencari ikan, katalog produk perikanan, layanan pesan singkat dan lain sebagainya yang dimanfaatkan seluruh nelayan Indonesia.

Peluncuran program Satu Juta Nelayan Berdaulat turut dihadiri Direktur Utama PT. Telkom Indonesia Alex J Sinaga serta pembicara CEO fishOn Fajar Widisasono dan Guru Besar IPB di Bidang Pakar Sistem dan Permodelan Perikanan Domu Simbolon.

(IsJo)




Bupati Jabes Gaghana Serahkan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2018

Tahuna, detikawanua.com – Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME, menyerahkan Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi tahun 2018 Dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe. Penyerahan SK CPNS ini diserahkan secara simbolis bagi 15 CPNS, Jumat (5/4/2019), di pendopo rumah jabatan Bupati.
Sebanyak 230 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2018, dengan rincian tenaga Pendidikan sebanyak 142 orang yang terdiri dari Guru TK sebanyak 4 orang, Guru SD sebanyak 114 orang dan Guru SMP sebanyak 24 orang. Tenaga Kesehatan sebanyak 60 orang, terdiri dari (Dokter) dr Spesialis 1 orang, dr Umum Ahli Pertama sebanyak 15 orang, Perawat Ahli Pertama sebanyak 13 orang, Apoteker Ahli Pertama sebanyak 3 orang, Asisten Apoteker Terampil Sebanyak 3 orang, Perawat Terampil sebanyak 22 orang, Perawat Gigi Terampil sebanyak 3 orang. Tenaga Teknis sebanyak 28 orang, dan telah dinyatakan lulus dan berhak untuk diangkat menjadi CPNS dalam masa percobaan telah memperoleh penetapan nomor induk kepegawaian (NIK) dari Kantor Regional 11 Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado dan telah ditindaklanjuti dengan penetapan Surat Keputusan (SK) Bupati Kepulauan Sangihe tentang pengangkatan CPNS dilingkup Pemkab Sangihe.
SK CPNS ini berdasarkan dari proses penerimaan, mulai dari tahapan penetapan kebutuhan, pengumuman, pendaftaran, seleksi administrasi, pengumuman seleksi hasil administrasi, seleksi kompetensi dasar, pengumuman hasil seleksi kompetensi dasar, seleksi kompetensi bidang dan pengumuman hasil seleksi kompetensi bidang. Dilaksanakan dalam berpedoman pada peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017, tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) nomor 36 tahun 2018, tentang kriteria penetapan kebutuhuan PNS dan pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018, dan peraturan Menpan RB nomor 37 tahun 2018 tentang nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar pengasaan CPNS tahun 2018.
Bupati Jabes Ezar Gaghana SE ME dalam sambutanya menyampaikan, hari ini Pemkab Sangihe dapat merampungkan SK bagi 230 orang CPNS, yang penyerahannya dilakukan secara serentak.
“Saya memang telah meminta kepada Kepala Badan untuk penyerahan SK, agar dihadiri para orang tua dan suami atau istri dari CPNS yang menerima SK. Alasannya bahwa proses penerimaan CPNS ini sangat ketat dan untuk mencapai hingga penyerahan SK, adik-adik menjalani berbagai proses termasuk pergumulan doa dari para orang tua ataupun orang terdekat,” kata Gaghana.
Lanjut Bupati, karena sistem komputerisasi yang dijalankan secara nasional oleh pemerintah adalah seleksi murni, yang hasilnya didapat dari adik-adik semua.
“Memang saya harus akui sebagai Bupati merasa was-was dan merasa prihatin ketika hasil Ujian seleksi pertama dari 1.610 yang lulus hanya 26 orang, dan pada saat yang bersamaan ada 34 Bupati se-indonesia menghadap kepada Bapak Presiden untuk melaporkan kondisi penerimaan CPNS ini, kalau tidak diberikan ruang lagi maka akan berdampak kurang penilaian terhadap penyelenggaraan pemerintahan,” ungkap Gaghana.
Menurutnya, untuk lulus PNS ini luar biasa, ia bersyukur bahwa presiden Joko Widodo merestui suara dari para Bupati yang menghadap saat itu, kalau tidak Iapun mengalami keprihatinan yang sangat mendalam. “Kita bersyukur hari ini dapat mengisi formasi sebanyak 230 orang,” ujarnya.
Diakhir sambutanya Bupati mengungkapkan terima kasi kepada pihak BKDD bersama jajaran selaku instansi penyelenggaraan CPNS formasi 2018, yang telah sukses menyerahkan SK. (js)



Patroli Bersama Untuk Wujudkan Pati Yang Aman

Pati, detiKawanua.com – Jelang Pileg dan Pilpres serentak tahun 2019, TNI Kodim Pati, anggota Shabara Polres Pati dan Satpol PP Kabupaten Pati menggelar patroli malam bersama sebagai wujud sinergitas dan soliditas dalam menjaga kamtibmas kota Pati, dipimpin Aipda Karsono, Sabtu malam (6/4/19).
Kegiatan patroli malam dimulai pukul 22.00 Wib sampai dengan pukul 01.00 Wib dini hari. Adapun tujuan dilaksanakan patroli malam bersama adalah sebagai wujud nyata kekompakan dan sinergitas dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pati guna mengantisipasi gangguan kamtibmas serta kriminalitas dimalam hari.
Kegiatan tersebut melibatkan 7 anggota Shabara Polres Pati dan 2 Peleton siaga Kodim Pati, 2 orang anggota Satpol PP Kabupaten Pati. Adapun titik rawan yang menjadi sasaran patroli yakni Kantor Bawaslu, KPU Pati, gudang penyimpanan logistik KPU Pati. Tidak ketinggalan, rombongan Patroli juga menyisir jalan lingkar selatan kota Pati yang disinyalir rawan akan tindakan kriminal.
Saat dikonfirmasi, pimpinan patroli Aipda Karsono menuturkan, pihaknya bersama dengan TNI dan Satpol PP melakukan patroli malam tersebut guna memastikan dan menciptakan situasi kota Pati yang aman dan nyaman menjelang Pileg dan Pilpres serentak tahun 2019.
“Patroli malam bersama ini dimaksudkan untuk menunjukkan kepada warga masyarakat, bahwa TNI, Polri dan Satp PP benar-benar kompak, solid dan bersatu dalam menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Pati”, tuturnya. (wn/pendim)



Tarif Tiket Kapal Cepat KM. Majestik Kawanua Dikeluhkan Warga

Tahuna, detikawanua.com – Dapat dikatakan harga tarif tiket kapal cepat KM. Majestik Kawanua sangat mencekik leher. Pasalnya, tarif dengan pelayaran menempuh Kahakitang-Tahuna, dengan jarakanya hanya memakan waktu satu jam dipatok pihak managemen/pengelolah kapal sebesar Rp.150.000 (dewasa) dan Rp.140.000 (anak-anak)paten dikususkan harga kelas eksekutif.
Tentu harga tiket ini kata salah satu warga, Vine David, harga yang bukan main-main di kalangan masyarakat pesisir pulau Kahakitang, kecamatan Tatoareng, kabupaten Kepulauan Sangihe, yang notabene ekonomi warga pulau Kahakitang sangat jauh dibanding dengan warga di perkotaan.
“Seharusnya Kahakitang dan sekitarnya mendapat subsidi dari tiket kapal tersebut, ini malahan mematok tidak sesuai dengan kondisi pendapatan warga pesisir kalangan bawah di pulau Kahakitang,”ujarnya.
Dirinya mengatakan, kalau tiket kapal cepat KM. Majestik Kawanua, rute Kahakitang-Tahuna sebesar Rp. 150.000. Padahal kata david, begitu mahal, tidak  pernah disediakan konsumsi. Kalau dibandingkan, kata David, Harga ini sama dengan harga kapal malam Tahuna-manado.
Diklarifikasi kepihak Cabang, Jumat, (5/4/2019) PT.Pelayaran Lintas Putra Utara (Majestic Kawanua) Tahuna, Jonny mengatakan, untuk perhitungan tarif tiket kapal Majestic Kawanua pihaknya sudah memperhitunkan dari segala macam sisi biaya. Termasuk, setiap kali sandar  mereka harus membayar. Terus menurutnya jadwal mereka hanya satu minggu satu kali masuk.
“jadi, cost baik itu dari sisi konsumsi, solar dan sebagainya Kami sudah memperhitunkan ke dalam semua,” kata Jonny.
Menurut kepala cabang ini, jika melihat undang-undang (UU) di dalam, semua penumpang yang ada di dalam kapal wajib memiliki tiket. Tetapi mereka mempunyai kebijakan sendiri yaitu tidak membebankan tiket pada anak-anak lima tahun ke bawah.
“Semua sudah terproteksi dalam jasa raharja itu biaya yang kami bayar. Jadi setiap kami melakukan cost biaya semua dihitung di situ,” ujar dia.
Lanjut dikatakannya, Bagi anak di bawah lima tahun mereka masih mengambil langkah kebijakan untuk memberikan free tiket. Sedangkan di atas lima tahun pihak kapal memberikan tiket dengan selisih dewasa dipotong 10ribu. Misalnya dewasa Rp. 150.000 anak-anak di atas lima tahun dan dibawah 12 tahun sebesar Rp.140.000.
“Jadi, kalau kami mengacu kepada UU kami tagih semua. Akan halnya kami mempunyai kebijakan seperti itu” ujarnya.
Dia pula menambahkan, kalau Sebenarnya awal majestik beroperasi tidak membuka untuk kelas ekonomi termasuk hanya membuka kelas eksekutif dan VIP.
“Karena permintaan masyarakat untuk membuka kelas ekonomi, kami buka. Makanya kami membuka 24 sif, dan itupun hanya jalur Tahuna – Manado PP. Selanjutnya Siau, Taghulandang itu tidak ada kelas ekonomi. Dan  Kahakitang dibuka kelas eksekutif untuk Kahakitang-Manado,” pungkasnya. (js)



Kejuaraan Karate Kajati Cup, Tim Kodam Merdeka Kantongi 11 Medali



Tomohon, detiKawanua.com – Tim Karate Kodam XIII/Merdeka menyumbangkan emas pada kejuaraan Karate Piala Kajati Cup 2019 yang diselenggarakan di Tomohon, Minggu (7/4). Pertandingan yang dibuka Jumat kemarin tanggal 5 April akan berakhir tanggal 7 April.
Dalam kesempatan tersebut, tim karate yang dipimpin Kazidam XIII/Merdeka Kol Czi Sujadi menyampaikan bahwa dari hasil pertandingan Kejuaraan Kajati Cup, Kodam XIII/Merdeka meraih 6 emas, 2 perak, dan 3 Perunggu.

“Adapun medali Emas diperoleh dari kumite beregu, yaitu Kumite -70 kg Putra  Serda Hikmah meraih Emas, Kumite +75 Pratu Edirman mendapat Perak, dan Kumite -75 kg Putra Pratu Edirman meraih Perak, sedangkan medali Perunggu diperoleh dari Kata Beregu, Perunggu perorangan oleh Serda Frando, Serda Dimas, Sertu Edo (kumite), sedang dua Emas diraih oleh Kasih Setiamu yang tergabung dalam tim Merdeka, 1 Emas lagi dari Yandi, dan 1 Emas dari Paulo Setiamu,” kata Kazidam.

Ditempat yang sama pelatih Tim Karate Kodam XIII/Mdk Lettu Arh Hesky Almas mengatakan bahwa dalam kejuaraan ini mempertandingkan tujuh kelas, yakni usia 7-9 Tahun, Pra Pemula 10-11 Tahun, Pemula 12-13 Tahun, Kadet 14-15 Tahun, Junior 16-17 Tahun, U 21 Tahun dan antar master  +35 Tahun.

“Jenis Kata yang dimainkan  dalam pertandingan ini, yakni perorangan usia dini sementara dari babak penyisihan hingga final menggunakan Kata Dasar, tanpa pengulangan,” ujar Hesky.

“Pra Pemula dari babak penyisihan menggunakan Kata Dasar, babak final Kata Bebas (List WKF), Pemula, Kadet, Junior, U-21, Senior, Antar Master menggunakan Kata Bebas (List WKF). Sedangkan Beregu Usia Dini mulai babak penyisihan hingga babak final menggunakan Kata Dasar (HEIAN) dan Pra Pemula Babak Penyisihan menggunakan Kata Dasar, Babak Final Kata Bebas (List WKF) final tanpa Bunkai”, kata pelatih Almas.
Untuk juara umum mendapatkan piala tetap dan uang pembinaan, Juara Best of the Best (BOB) mendapatkan medali dan  uang pembinaan, kelas antar master akan mendapatkan medali dan uang pembinaan. Pemula, Kadet, Junior, U-21, Senior menggunakan Kata Lanjutan. Final menggunakan Bunkai. Sedangkan di kelas  Kumite Senior mempertandingkan 7 kelas ditambah Kumite beregu.

Autentikasi
Kapendam XIII/Mdk Kolonel Kav M Jaelani.




Persawahan Jepalo Pati, Dilanda Longsor

Pati, detiKawanua.com – Tanah longsor terjadi di lahan persawahan warga di Dukuh Cendol Desa Jepalo Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati. Sabtu (6/4).
Kronologi Kejadian, sekitar pukul 17.00 wib Saksi melihat bahwa persawahan terasering yang terletak di dukuh Cendol Desa Jepalo mengalami longsor.
Penyebab longsor tersebut diperkirakan karena tingginya curah hujan, sehingga membuat tanah tersebut longsor atau sering kita dengar dengan istilah “pencairan tanah”.
Kondisi ini bisa saja terjadi di manapun  ketika tekanan efektif tanah berkurang hingga pada dasarnya nol, yang berhubungan dengan hilangnya kekuatan geser. Hal ini dapat dipicu oleh pembebanan monotonik, termasuk meningkatnya beban di sebuah tanggul yang tiba-tiba kehilangan dukungan bagian bawah tanah atau siklus adanya seringnya terjadi getaran.
Kejadian di Jepalo bukan kejadian yang mistis atau di luar akal fikiran, akan tetapi hal ini dapat terjadi di seluruh wilayah yang mempunyai karakter tanah bersiklis atau mempunyai sifat tanah jenuh longgar.
Longsor yang melanda area persawahan di Jepalo ini kurang lebih 5 Ha, di antaranya sawah milik Bapak Suwito, Alamat Dukuh Cendol rt3/2 Desa Jepalo, Bapak Sumari, Alamat Dukuh Cendol rt3/2 Desa Jepalo, Kecamatan Gunungwungkal.
Adapun area tersebut adalah area persawahan semua dan di perkirakan usia tanaman padi tersebut berkisaran 2(dua) bulan lebih bahkan ada yang sudah mendekati panen.
Bapak Sumari salah seorang warga yang sawahnya di landa tanah longsor juga merasakan kesedihan, namun karena musibah alam yang tidak dapat di hindari oleh siapapun akhirnya pasrah.
” ini salah satu bentuk ujian dari sang pencipta.” ujarnya pasrah.
Dalam musibah tanah longsor tersebut di taksir kerugian mencapai Rp 100.000.000,- an. Dan warga yang sawahnya terkena musibah tersebut juga pasrah dan menerima kejadian ini dengan ikhlas.(ipl/sol)