NAPITU PIMPIN APEL PERGESERAN PASUKAN

Tahuna, detiKawanua.com – Apel Pergeseran pasukan yang dilaksanakan pada Rabu tanggal 10 April 2019 pkl 08.00 wita bertempat dihalaman depan Mapolres Kepulauan Sangihe, Apel pergeseran pasukan (serpas) dalam rangka pengamanan TPS di wilayah Kabupaten Sangihe dan Sitaro.
Apel pergeseran pasukan dipimpin oleh Kapolres Kepulauan. Sangihe AKBP SUDUNG FERDINAND NAPITU, SIK dan dihadiri oleh PJU Polres Kepulauan Sangihe, para Kasat, Kapolsek, Kasubbag, Kasi, para perwira dan bintara.
NAPITU dalam arahannya menekankan beberapa hal antara penting, diantaranya :
*Personil yg akan melaksanakan pengamanan di TPS agar bertanggungjawab terhadap tugasnya dan memastikan bahwa semua logistik Pemilu dalam keadaan lengkap.
*Seluruh anggota Polri yang bertugas di TPS agar menjaga profesionalitas dan netralitas salah satunya adalah tidak melakukan pencatatan dan  mendokumentasikan hasil perhitungan suara.
*Semua personil pengamanan TPS agar pada tanggal 16 April 2019 sudah melaksanakan apel diwilayah tempat tugasnya dan langsung berkoordinasi dengan petugas Linmas. Giat apel pergeseran pasukan berlangsung tertib dan aman. (js)



OD Ungkap Posisi Terkini PDI-P di Sulut Sesuai Survey, Bisa Capai 5 Kursi

Manado, detiKawanua.com – Ketua PDI Perjuangan Sulut, Olly Dondokambey (OD) menyebutkan bahwa untuk Provinsi Sulut kemenangan bagi pasangan Calon Presiden, Joko Widodo dan Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, sesuai survey mencapai 82 persen.

“Begitupun dengan survey untuk partai di Sulut, PDI-P tidak turun dan mencapai 43 persen,” beber Olly kepada wartawan saat diwawancarai di Lobi Kantor Gubernur, Rabu (10/04) siang tadi.

Adapun untuk persiapan kampanye PDI-P pada tanggal 13 nanti menurut OD, sudah siap.

“Untuk capaian kursi PDI-P mencapai 4 bahkan hingga 5 kursi,” tutupnya.

(IsJo)




Kurangnya Sosialisasi, Sebagian Warga Sangihe Belum Tau Model Kertas Suara

Tahuna, detikawanua.com – Masyarakat di Kabupaten Sangihe yang sampai sekarang ini belum memahami tatacara pemberian suara serta model kertas suara pada pemilu 2019 nanti, membuat Kinerja Relawan Demokrasi yang nota bene dibentuk dan direkrut untuk memberikan sosialisasi ataupun pendidikan politik kepada warga masyarakat dinilai masih kurang maksimal.
Komisioner KPU Kabupaten Kepulauan Sangihe Iklam Patonaung kepada Sejumlah media mengatakan, memang benar tugas dari Relawan Demokrasi untuk memberikan Sosialisasi dan pembelajaran politik kepada masyarakat dan mereka sudah bekerja semaksimal mungkin sesuai tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepada teman teman Relawan Demokrasi.
“Jadi menurut laporan yang mereka masukan kepada kami, mereka sudah bekerja semaksimal mungkin, tetapi harus disadari memang masih ada masyarakat yang belum tersampaikan, ini karena jumlah Relawan Demokrasi hanya 55 orang, dan mereka kebanyakan berdomisili di kota Tahuna, karena pada waktu pengumuman perekrutan untuk perwakilan tiap kecamatan tidak ada warga masyarakat dari kecamatan yang merasa terpanggil untuk masuk sebagai relawan demokrasi,” jelasnya.
Ditambahkannya juga terkait sosialisasi dan pembelajaran politik kiranya tidak dibebankan kepada KPU saja tetapi menjadi tugas kita bersama dalam mengsukseskan pesta demokrasi ini.
“Yang perlu dipahami disini, untuk sosialisasi kiranya ini bukan hanya tugas KPU atau Relawan Demokrasi, tetapi kita semua, baik itu partai Politik, ataupun warga masyarakat yang sudah memahami dapat membantu mengsosialisasikan guna suksesnya pesta demokrasi ini,” ucapnya
Patonaung juga mengatakan untuk maksimalnya informasi tatacara pemilihan serta jenis surat suara dalam waktu dekat pihak KPU Kabupaten Sangihe beserta Relawan Demokrasi akan melakukan sosilaisasi di pasar pasar yang ada di Kabupaten Sangihe
“Jadi dalam waktu dekat ini kami bersama relawan Demokrasi akan melakukan “Grebek Pasar” guna memaksimalkan informasi terkait Pemilu 17 April mendatang, dan sekarang sedang mempersiapkan bahan sosialisasinya berupa Lifflet dan contoh surat suara,” imbuhnya.
Patonaung juga berharap kiranya masyarakat yang membutuhkan informasi atau mau memberikan masukan terkait pemilu, kiranya dapat mendatangi kantor KPU Kabupaten Sangihe. “Karena ini merupakan gedung rakyat dan disini bukan hanya partai politik yang akan dilayani tetapi semua masyarakat yang memerlukan informasi tetang pemilu,” kuncinya. (js)



Politik Santun Haji Herson Mayulu

Hi Herson Mayulu, Caleg DPR-RI Dapil Sulut dari PDIP Nomor Urut 2.

Manado, detiKawanua.com – Kedewasaan politik yang bermartabat adalah kunci dari demokrasi yang berdaulat. Sehingga Pemilu 2019 yang tinggal beberapa hari lagi, benar-benar pesta rakyat yang penuh dengan nuansa kekeluargaan.
Menurut Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Hi Herson Mayulu, komunikasi menjadi hal yang sangat penting untuk menciptakan kolaborasi bersama semua pihak demi terciptanya pemilu yang lancar dan aman.
“Dalam politik, tak ada kawan dan lawan yang abadi. Karenanya komunikasi menjadi faktor penting dalam berpolitik. Caranya, perbanyak silaturahmi. Dengan silaturahmi, kita ikut memberikan pendidikan politik melalui etika politik,” ujar Haji Herson, yang juga Ketua LPTQ Sulut ini. 
“Apalagi dalam agama Islam yang saya anut, silaturahmi akan memberikan 4 manfaat, yaitu: mendatangkan rejeki, memperpanjang usia, memupuk rasa cinta terhadap sesama, dan dijamin masuk surga,” tambahnya, saat memberikan sambutan di Pelantikan Majelis Taklim Insan Kawanua Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Senin (8/4/2019).
Tapi etika politik yang paling utama (dan menuai pujian masyarakat Sulut) yang dilakukan Caleg DPR-RI Nomor Urut 2 dari PDIP Dapil Sulut ini, bukan hanya sekedar silaturhami. Haji Herson dalam setiap kesempatan menyampaikan sosialisasi maupun kampanye, meminta pendukung dan simpatisannya untuk tidak menghujat calon dari partai lain.
“Kami belajar politik santun, sehingga menghindari menghujat calon dari partai lain ketika melakukan kampanye maupun sosialisasi,” ujar Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dua periode ini. 
Karena itu, dirinya mengajak semua elemen bangsa, mari kita berpolitik secara santun dan benar-benar menjadikan pemilu sebagai wadah berdemokrasi. Dan para pendukung serta simpatisan jangan melakukan tindakan yang bisa menodai demokrasi yang ada.
“Mari kita jaga etika berpolitik, karena itu adalah yang paling utama. Bagi semua peserta Pemilu 2019, ayo junjung sportivitas, ‘Menang Terhormat dan Kalah Bermartabat‘. Menang dan kalah tidak boleh melunturkan semangat silaturahmi kita,” pungkasnya.
(Indra)



Berlangsung Khidmat, Pemda Boltim Gelar Dzikir Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Suasana Dzikir Akbar Pemkab Boltim dalam rangka Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.


Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah menggelar Dzikir Akbar Ratib Seribu, tepat di Rumah dinas Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH, desa Togid Kecamatan Tutuyan, Senin (8/4/2019) malam hari.
Acara dzikir penuh dengan suasana religius tersebut, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Boltim, Drs Rusdi Gumalangit, Sekertaris daerah (Sekda) Boltim Ir. Hi Muhammad Assagaf, pejabat lingkup Boltim, Kapolsek Urban Kotabunan Kompol Suparno, masyarakat dan seluruh jamaah Majelis Pengkajian Tauhid Tassawuf Indonesia.

Acara didahului dengan pembacaan surat Al-Fatihah sebagai pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh Bapak Wisnu Hamzah. Selanjutnya dikumandangkan Shalawat Nabi kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW oleh Ustadz Lukman diikuti oleh seluruh undangan yang hadir.

Pada kesempatan itu, Bupati Sehan Salim Landjar dalam sambutannya menuturkan, agar umat Islam dapat mengambil makna perayaan Isra Mi’raj 1440 Hijriah.

“Kita bersyukur kepada Allah, mudah-mudahan perayaan Isra Miraj tahun 1440 H ini dapat membangkitkan semangat kita, pengikut Nabi Muhammad SAW, mengambil makna dari pada Isra Miraj yang dilakukan oleh Rasulullah SAW,” terang Bupati.

Bupati berharap, momentum perayaan Isra Miraj hendaknya bisa meningkatkan Ukhuwah Islamiyah, sebagai bukti nyata dan wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Mari kita satukan rasa persaudaraan, ukhuwah Islamiyah dalam wujud cintanya kita umat Islam kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW,” ujarnya.

Keterwakilan pemuda Boltim, Amalia Ramadhan Sehan Landjar (ARSL), lewat kesempatan itu mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi akan kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan jamaah mejelis tauhid Tassawuf, yang sudah menyempatkan waktu menghadiri Dzikir Akbar yang dilaksanakan di Boltim,” ucap Amalia.

Ia berharap, kegiatan positif semacam itu dikhususkan bagi masyarakat Kabupaten Boltim. 
“Pemda Boltim baiknya mengagendakan kegiatan seperti ini setiap tahunnya. Ini tujuannya untuk mendekatkan diri umat muslim di daerah ini kepada Allah SWT,” terangnya.
(Fidh)



Prihatin Masyarakat Sulut, Wagub Kandouw Kritisi BPJS Menunggak Bayar Hingga Ratusan Juta



Manado, detiKawanua.com – Perkembangan tentang kesehatan di Provinsi Sulawesi Utara menjadi fokus dan prioritas dari Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw (OD-SK), sehingga sejumlah hal yang terkait dengan kesehatan pun diungkapkan wagub dihadapan Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek saat memberikan sambutan pada acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rekerkesda) Provinsi Sulut tahun 2019 di GKCC Manado, Selasa (9/4).

Dua halnya yakni terkait dengan sistem pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan penyakit Obesitas dan Hipertensi yang kini menjadi menjadi keprihatinan Pemprov Sulut.

“Pelayanan BPJS yang selama ini yang dinilai belum maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ada di daerah Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara. Banyak tagihan rumah-rumah sakit ke BPJS ada yang sudah empat hingga lima bulan,” terang Kandouw.

Tidak hanya itu, dirinya juga menyebutkan bahwa lama tunggakan di Palang Merah Indonesia (PMI) saja sudah mencapai hingga lima bulan yang nilainya ratusan juta.

“Bayangkan saja sampai ratusan juta, saya tidak mengerti ini. Ditambah lagi sekarang ini cakupan BJPS dikurang-kurangi ada obat-obat tertentu yang dulu bisa ditanggung tapi sekarang tidak ditanggung. Jadi ini kritik untuk BPJS pusat karena mereka menurut hemat saya tidak punya passion dengan kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu untuk persoalan Obesitas dan Hipertensi dinilainya juga sangat membahayakan untuk kehidupan dan keberlangsungan generasi selanjutnya.

“Kita tahu bersama di daerah Bumi Nyiur Sulawesi Utara ini menjadi nomor satu penderita Hipertensi dan Obesitas, dan ini akan mengakibatkan biaya kesehatan yang tinggi kalau kita sudah sakit di hilir. Hal ini harus menjadi pekerjaan kita semua agar supaya pencegahan penyakit dari hulu itu harus sama-sama kita galakkan karena ini hubungannya dengan cultur atau budaya,” jelas wagub.

Disamping itu Provinsi Sulut juga dikatakan Kandouw merupakan provinsi yang paling bahagia dan paling toleran serta angka kemiskinan dibawah namun harus tetap harus ada penyadaran tentang kesehatan.

“Karena bahaya Hipertensi dan Obesitas serta asam urat paling tinggi di daerah ini. Kedepan mudah-mudahan semua stakeholder baik dari pemerintah provinsi hingga kabupaten kota bisa sama-sama bergerak untuk pola hidup sehat,” harapnya.

Disisi lain wagub juga mempertanyakan soal DAK Kesehatan yang juknisnya di triwulan ketiga terakhir yang belum bisa memulai pengerjaan yang ketika turunpun pada waktu mepet dan tidak bisa mengerjakan sehingga dananya tidak terserap dan dikembalikan.

“Namun saya mengapresiasi bantuan pemerintah pusat melalui kementerian kesehatan. Saya berharap kepada ibu Menter Kesehatan agar Dana DAK kesehatan ini dipercepat sesuai harapan pak Gubernur Olly untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan menuju Sulut Hebat semakin baik di sektor kesehatan,” tandas wagub.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Sulut, Rita Dondokambey-Tamuntuan bersama Wakil Ketua, Kartika Devi Kandouw Tanos beserta jajaran Dinkes Kabupaten Kota.

(IsJo/*)




Kisman Halla Soroti Kehadiran Wakil Rakyat di Paripurna LKPJ Bupati Mitra

Kisman Halla Saat Menyampaikan Pandangan umum Fraksi
Mitra,detiKawanua.com
– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari fraksi Partai Amanat
Nasional (PAN) Kisman Halla, menyoroti ketidakhadiran sejumlah anggota DPRD,
pada sidang Paripurna Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) bupati
Minahasa tenggara (Mitra) Tahun Anggaran 2018, senin 8/4/2019.
“ kami memang
memahami dengan kerja –kerja politik, terlebih terus mencari simpati masyarakat
tetapi  mari kita menyeimbangkan antara
tugas dan kewajiban kita sebagai wakil rakyat,” ungkap Halla saat mewakili
fraksi  NRKP,Demokrat,PDIP dan PAN  untuk menerima dan menyetujui LKPJ Bupati
untuk di bahas ketingkat selanjutnya sesuai mekanisme dan peraturan
perundang-undangan.
Hal tersebut
menurut Halla juga agar nantinya para Anggota DRPD Mitra tidak menjadi sorotan
masyarakat  terkait tugas tugas terkait
mengawal aspirasi masyarakat. “kami juga meminta agar Badan Kehormatan DPRD
Mitra untuk di aktifkan kembali agar bisa menindaki kejadian seperti ini ,”
tuturnya.
Wabup Joke Legi Menanggapi Pandangan Umum Fraksi
Sementara itu,
Wakil Bupati Mitra, Joke Legi saat menanggapi pemandangan Umum Fraksi
menegaskan semua SKPD terkait untuk proaktif agar pembahasan dan semua proses
dapat dilaksanakan tepat waktu dan tidak mengalami kendala.
“ ucapan terima
kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas nama bupati kami sampaikan kepada
pihak DPRD terlebih pansus LKPJ Bupati yang bisa menyutujui untuk dibahas
ketingkat selanjutnya yang tentunya semua ini ta lepas sebagai tanggung jawab
bersama memajukan dan memakmurkan masyarakat mitra,” ucap Legi Yang juga meminta
semua SKPD untuk menindaklanjuti permintaan para anggota DPRD terkait kehadiran
dalam massa Reses yang dimulai sejak 9 april 2019.
Dikesempatan yang
sama ketua DPRD Mitra, Marty Ole mengatakan siap untuk menindaklanjuti
pemandangan umum serta catatan yang telah diberikan oleh fraksi-fraksi dalam
paripurna LKPJ Bupati Mitra tahun anggaran 2018. (Indri.Rambi)




Disambut Pendukung dan Simpatisan , SARON : ” Pilih JOKOWI Demi anak cucu kita “

Saron: Pilih Jokowi Demi Anak Cucu Kita

MINSEL, DETIKAWANUA.COM – Menjelang Pemilihan Umum 17 April 2019, politisi PDI Perjuangan, Sandra Rondonuwu, STh, SH, kepada wartawan usai melakukan “blusukan” ke Pasar Tenga, Minahasa Selatan, memberikan pernyataan bahwa pilihan Presiden nanti bukan sekadar tradisi mencoblos.

Menurutnya, ada kewajiban moral setiap anak bangsa negeri ini untuk datang ke TPS pada tanggal 17 april nanti karena bangsa Indonesia sedang mengalami tantangan nasionalisme yang kini marak dipropagandakan.

“Karena itu, setiap warga negara yang pro Pancasila wajib memilih Jokowi-Amin karena padangan 01 ini jelas mengusung idealisme bangsa yang nasionalis tulen tanpa kompromi,”ujar Sandra Rondonuwu yang juga akrab disapa Saron.

Sikap ini menurut, Caleg DPRD Sulut Dapil V, Minsel dan Mitra dari PDI Perjuangan Nomor 1, adalah bagian dari kewarasan politik karena upaya mengganti system negara dan ideologi negara sudah jelas-jelas dikumdangkan oleh kelompok agama tertentu, dan secara tegas ditolak oleh pemerintahan Jokowi.

“Jokowi jelas tidak berkompromi dengan kelompok tertentu yang anti Pancasila seperti HTI, dan ormas-ormas radikal yang tidak ingin pluralitas bertumbuh di negara ini. Karena itulah, mereka ngumpul bersama dengan orang-orang yang pura-pura nasionalis dan berkompromi dengan paham anti Pancasila. Mari Pilih Jokowi demi anak cucu kita,”tukas Rondonuwu mengingatkan.

Sehingga, Rondonuwu tegas mengajak untuk memilih Jokowi sebagai sosok yang jelas memiliki sikap yang konsisten dengan Pancasila, Kebhinekaan, Pluralitas dan serta Persatuan Indonesia.

Simpatisan pun yang ditemui lewat blusukan Saron mengatakan “so pasti JOKOWI karena yang lain lewat , kami dukung Presiden JOKOWI 2 Periode karena belum ada yang pantas untuk indonesia hanya JOKOWI yang sudah berkarya untuk INDONESIA lebih maju dan lebih bermartabat.” ujar beberapa Pendukung dan Simpatisan SARON.
 ( Vandytrisno )




Program TP PKK Menembus Semua Lini, Ibu Rita Ingatkan Soal Visi Misi



Bolmut, detiKawanua.com – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47 tahun 2019 di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya di Kabupaten Bolaang Mongondow  Selatan dirangkaikan dengan beragam kegiatan dan perlombaan.

Dihadiri langsung oleh Ketua Umum TP-PKK Prov. Sulawesi Utara Ir. Rita Dondokambey-Tamuntuan, kegiatan yang juga dirangkaikan dengan Pelaksanaan PKK KB Kesehatan tersebut nampak berlangsung meriah.

Diselah-selah kegiatan tersebut, ibu Rita dalam sambutannya menuturkan bahwa program-program PKK selalu terintegrasi dengan program-program lain terutama yang dikelola pemerintah maupun swasta baik di pusat, provinsi atau kabupaten/kota.

“Dilingkungan Provinsi Sulut, kegiatan PKK juga disuport atau didukung oleh instansi/mitra terkait, baik itu dukungan dana maupun dalam bentuk kegiatan langsung,” terang ibu Rita.

Sehubungan dengan hal tersebut, Ibu Rita mengajak kepada semua lapisan anggota PKK agar selalu mengedepankan visi dan misi PKK guna memajukan bangsa dan daerah.

Adapun kegiatan-kegiatan yang dilombakan pada kesempatan tersebut yakni;

1. Lomba Adm di desa Salongo didampingi Sek dan Ben desa, kec, kab

2. Lomba UP2K di desa Salongo didampingi pokja II desa, kec, kab

3. Lomba HATINYA di desa Soguo didampingi pokja III desa, kec, kab

4. Lomba Posyandu di desa Salongo didampingi pokja IV desa, kec, kab

5. Lomba LBS di desa Salongo didampingi pokja IV desa, kec, kab.

(hms/IsJo)




Wagub Ingatkan Pemdes di Mitra, Manfaatkan Dandes Seperti Instruksi Presiden



Mitra, detiKawanua.com – Penggunaan Dana Desa (Dandes) agar bisa sebaik mungkin hingga bisa memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat serta dandes tersebut jangan hanya sebatas sambillalu, prosesual, teatrikal untuk menghabiskan dana saja atau ada output tapi tidak ada outcome. Demikian diingatkan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw saat sambutan pada kegiatan sosialisasi tentang Penggunaan Dana Desa Kerjasama Antara Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra) bertempat di Aula Serbaguna Kantor Bupati Mitra.

“Peruntukannya harus jelas! Para hukum tua (Kepala Desa) harus pahami substansi diadakanya dana desa dimana untuk memotong alur birokrasi, agar dana tersebut dapat cepat sampai ke masyarakat yang sesuai dengan program pembangunan Presiden RI (Joko Widodo) yang harus digunakan untuk kemakmuran desa,” terang wagub dihadapan para perangkat desa, camat serta ASN lingkup Pemkab Mitra.

Disisi lain, wagub mengakui efektifitas Dandes di Sulut hanya 55 persen.

“Idealnya adalah, dana desa harus bergulir sustainable, harus jelas peruntukannya dan dirasakan efeknya berjangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya seraya mengatakan suksesnya suatu pemerintahan dan penggunaan dana desa tepat sasaran, para perangkat desa harus terus membenah diri untuk mampu bersaing.

“Seluruh penyelenggara pemerintahan harus memberikan diri bergerak maju demi pembangunan daerah yang baik dan bersih. Para penyelenggara pemerintahan harus memiliki integritas, loyalitas dan prestasi dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” sebut Kandouw.

Hadir mendampingi Wagub Kandouw saat itu yakni, Bupati James Sumendap, Wabup Joke Legi, jajaran ASN pejabat Pemkab Mitra, BPKP, IPDN Kampus Sulut bersama pemerintah kecamatan dan desa.

(IsJo)