KWP 5 Jemaat Pniel Tabukan Lama Gelar Ibadah Paskah Ke Dua
Bahas Program Pembangunan Nasional , Bupati CEP hadiri undangan RI 1 di Istana Negara
(Vandytrisno )
Koordinasi Bersama Presiden Jokowi, Pembangunan Danau Tondano Jadi Perhatian di 2020
Jakarta, detiKawanua.com – Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE bersama bupati dan walikota se-Sulut termasuk Bupati Minahasa, Ir. Royke Octavian Roring, MSi mendapat kehormatan diundang bertemu dan mendapat pengarahan langsung dari Presiden RI, Ir. Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Turut mendampingi presiden sejumlah menteri seperti Menteri Sekretaris Negara, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN dan Sekretaris Kabinet.
Dalam kesempatan tersebut presiden meminta agar gubernur bersama bupati/walikota se-Sulut untuk menggenjot pembangunan infrastruktur tapi dengan tidak melupakan layanan dasar yakni pendidikan dan kesehatan.
Menariknya, dalam kesempatan tersebut Gubernur Olly Dondokambey pun langsung menyodorkan proyek revitalisasi Danau Tondano serta sejumlah proyek pembangunan di Sulut untuk masuk dalam APBN 2020.
(tim)
Bahas Pembangunan Sulut Dengan Presiden Jokowi, Gubernur Olly Boyong Para Bupati/Walikota
Bupati Boltim Hadiri Monitoring Evaluasi Rencana Aksi Pencegahan Korupsi
Bupati Boltim saat mengadiri monitoring evaluasi rencana aksi pencegahan korupsi oleh KPK di Kotamobagu.
“Apa yang telah disampaikan oleh KPK semua sudah bagus. Tapi pertanyaannya, kenapa korupsi masih terus terjadi?” tanya Bupati.
“Ketiga hal ini, daya rasa menjadi modal dasar. Ketika ketiganya sudah mantap, pasti korupsi bisa kita berantas bersama,” jelas Bupati.
Wagub Kandouw: Reformasi Agraria, Arahan Pak Gubernur Sangat Bermanfaat Untuk Rakyat
Ribuan Siswa-Siswi SMP Ikuti UNBK, Ini Harapan Yusri
“Ada 26 SMP melaksanakan UNBK, dengan jumlah siswa-siswi peserta yakni 1090 orang mengikuti ujian,” terangnya kepada awak media ini.
“Pasalnya, ada beberapa sekolah yang belum bisa terjangkau koneksi internet, namun ini bukan kendala. Mereka (siswa-siswi-red) tetap mengikuti ujian secara manual. Di antaranya, SMP di desa Matabulu dan Jiko Belanga di Kecamatan Nuangan,” ungkap Yusri.
Nampak siswa siswi SMP Tutuyan sedang mengikuti ujian.
Untuk jadwal UNBK, dalam satu hari ada tiga sesi, maksudnya dibuat tiga tahap para siswa masuk dalam ruangan guna mengikuti ujian.
“Hari ini, ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia. Selanjutnya, hari Selasa Matematika, kemudian hari Rabu Bahasa Inggris dan hari terakhir IPA.
“Bulan kemarin, kita sudah distribusikan ratusan unit komputer disesuaikan degan jumlah siswa kelas ujian per sekolah. Ada sekitar 20 sekolah kita berikan komputer, antara lain SMPN Tutuyan, SMPN Tombolikat, dan SMP Kotabunan,” jelasnya, Senin (22/4/2019) siang tadi.
“Juga Saya harap, setelah lulus nanti maka adik-adik sekalian bisa melanjutkan studi ke jenjang tingkat SMA atau SMK,” harap Yusri sembari mengimbau.
Gubernur Sebut Presiden Jokowi Akan Datang ke Sulut Resmikan Sejumlah Mega Proyek Ini
Gelar RAT Puskop Kartika TA 2018, Pangdam Aritonang: Mampu Berkreasi dan Berinovasi
Manado, detiKawanua.com – Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-46 pengurus Pusat
Koperasi (Puskop) Kartika Merdeka Tutup Buku (Tupbuk) Tahun 2018 di aula Grhadika Jaya Sakti Kodam XIII/Merdeka di Manado, Senin (20/04).
Pangdam dalam sambutan tertulisnya mengatakan bahwa RAT adalah ciri dan sendi utama koperasi, yang melalui RAT ini pula manifestasi asas kekeluargaan dalam koperasi dapat diwujudkan. Harus dipahami bahwa koperasi di lingkungan Angkatan Darat merupakan lembaga fungsional dengan tugas pokok membantu Komando mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan prajurit dan PNS beserta keluarganya.
“Puskop Kartika Manado dituntut mampu berkreasi dan berinovasi guna memanfaatkan setiap peluang yang ada agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara dinamis dan berimbang, sehingga keberadaan koperasi benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh anggota,” jelas Pangdam.
Selanjutnya Pangdam mengingatkan esensi dari pembentukan suatu koperasi.
“Esensi dari pembentukan koperasi adalah usaha bersama demi kesejahteraan anggota berdasarkan pada asas kekeluargaan. Untuk itu saya minta kepada forum, jadikan rapat ini sebagai wahana komunikasi timbal balik antara pengurus dan anggota untuk mewujudkan koperasi yang melayani anggota”, pungkas Jendral Bintang Dua itu.
Pada Kesempatan tersebut Pangdam XIII/Mdk memberikan Beasiswa Inkop Kartika untuk siswa/i SMA, SMP, & SD yang berprestasi di Wilayah Kodam XIII/Mdk. Hadir dalam acara tersebut antara lain Kasdam XIII/Merdeka, Danrem 131/Stg, Ketua Inkopad, Irdam, Kapoksahli Pangdam, para Asisten dan Kabalakdam serta LO AL dan LO AU, Kadiskop dan UMKM, Prov. Sulut, Ketua Dekopinwil Prov. Sulut, Ketua beserta Pengurus dan Pengawas Puskop Kartika Merdeka, dan para peserta RAT Puskop Kartika Merdeka.
Autentikasi :
Kapendam XIII/Mdk Kolonel Kav M Jaelani.

















