Puncak Panenteng Wisata Alam Yang Sunguhkan Ketenagan Jiwa

Tahuna, detikawanua.com – Jika mendengar Anda pasti sudah tak asing dengan lokasi Puncak Panenteng selalu menjadi pilihan untuk melepas penat dan memburu kedamaian.
Puncak atau yang biasa dikenal dengan wisata pegunungan yang termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe
Wilayah Puncak Panenteng terletak di Kampung Tola Kecamatan Tabukan suasana pegunungan yang sejuk membuat wisata Puncak Panenteng selalu menjadi primadona bagi para wisatawan. Wisata Puncak Panenteng didominasi oleh wisata alam dengan udara sejuk dan segar. Jika Anda berencana menghabiskan libur akhir pekan lebih tepat anda memili di Puncak Panenteng, disore hari dapat menikmati keindahan sunset, dan dipagi hari dapat menikmati indahnya sunrise.
Salah satu pengunjung di puncak panenteng Meydy Arengsinga asal kota manado menuturkan, dirinya sangat kagum dengan Wisat Puncak Panenteng, “udaranya sangat segar pemandangan yang paling okey, serta memberikan ketenagan jiwa, Sangihe ok,” kunci Meidy. (js)



Motoling Barat Menyimpan Potensi Holtikultura dan Wisata air terjun Winosirang Waterfall

MINSEL, DETIKAWANUA.COM — Motoling Barat merupakan satu dari 17 Kecamatan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang menyimpan potensi alam yang belum tersentu secara maksimal mulai dari objek wisata Air terjun sampai ke potensi sumber alam Holtikultura

Hal ini disampaikan Camat Motoling Barat ( Motbar ) Ruddy S Liow SPd saat menerimah media ini di kediamannya Senin ( 03/06/2019 ) mengaku bersyukur kepada Tuhan atas kepercayaan jabatan Camat Motbar melalui Bupati DR.Christiany Eugenia Paruntu SE , dirinya belum setengah Tahun ada diposisi ini tapi sudah bisa melihat nilai dan potensi besar di wilayahnya

” Kemarin kita galakan kelompok bersama untuk mengolah potensi Holtikultura yang didalamnya ada Rica, Sayur , Bawang dan potensi lain juga berupa Objek wisata Air Terjun yang tidak kalah dari daerah lain, karena selain Air terjunnya kami sementara memikirkan infrastruktur penunjang seperti Tempat santai, Tempat bisnis seperti warung dan lainnya. Imbuh Liow

Lanjut Camat yang murah senyum ini justru di air terjun ini juga bisa diberdayakan yang namanya Penampung Cadangan Listrik dari Turbin sedarhana bahkan modern juga bisa dan ini sudah perna ada.

Adapun objek wisata air Terjun Winosirang atau juga Winosirang Waterfall terlihat spektakuler dengan daya tarik yang exsotis karena Ada potensi alam air terjun yang sangat indah dan ada yang bertangga, dan berkolam air yang bisa berendam sedangkan ketinggian pada tingkat bawah mencapai 15 meter ini terletak di Desa Toyopon, Kecamatan Motoling Barat.

Salah satu penggiat lingkungan Vidi Wowor sekaligus sebagai pemerhati Objek wisata ini pada akun resmi miliknya mengakui potensi wisata ini sangat menjanjikan untuk dikembangkan bahkan menurut Vidi wisata air terjun ini menjadi daya tarik wisatawan manca negara
Meski jalan untuk menuju lokasi masih alami dari tanah. Sehingga wisatawan yang datang harus ekstra hati-hati ketika berjalan di tanah karena licin.jelas Vidi dilancir dari media online biro Minsel.
( Vandytrisno )




Ramadhan PDIP Sulut bersama Umat Muslim dan Yatim Piatu, Olly: Jadi Berkah Bagi Indonesia

Manado, detiKawanua.com – Agenda religi Buka Puasa di Bulan Ramadhan bersama masyarakat sekaligus bersedekah memberikan santutan kepada anak yatim piatu serta yayasan panti asuhan yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sulut Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, pada Sabtu (01/06) di “Rumah Rakyat” Sekertariat DPD PDIP Sulut di Kolongan Minahasa Utara, berlangsung penuh khidmat dengan suasana kekeluargaan.
Kegiatan yang dipimpin langsung Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey itu pun dihadiri jajaran pengurus DPD, DPC hingga pengurus ranting di Sulut itu menurut Olly, merupakan momentum silaturahmi baik dijajaran pengurus PDIP, masyarakat muslim hingga para tokoh agama muslim. Tidak hanya seremonial saja, namun Olly pun berharap semoga bulan suci ini membawa berkah bagi setiap umat muslim dan bisa melakukan hal-hal diminta Allah Subhana Wa Ta’ala.
Berpuasa di Indonesia dari waktu subuh sampai matahari terbenam sore hari itu merupakan sebuah berkah.
“Kalau di Rusia tunggu lama sekali 18 jam di Turki 21 jam,” ungkapnya sembari mengatakan bahwa untuk di Indonesia sendiri (hal puasa dari Subuh hingga Magrib/matahari terbenam) menjadi berkat dan nyaman bagi negara.
“Berkat ini kita jaga terus,” ujar mantan anggota DPR RI itu yang sekarang merupakan Gubernur Sulut.
Menurutnya juga bahwa semua agama punya toleransinya yang saling menjaga. Dan hal itu betul-betul dirasakan oleh masyarakat. 
“Ini juga tidak luput dari peran tokoh agama di Sulut. Toleransi dan kerukunan membuat banyak orang yang datang belajar ke Sulut,” tandas Olly sembari mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa hingga waktuny berbuka.
Hadir pada acara itu jajaran struktural, Wakil Ketua DPD PDIP Sulut, Steven Kandouw, Sekretaris Franky Wongkar dan Bendahara DPD, Andrei Angouw. Terlihat juga hadir, Ketua DPC PDI Perjuangan di antaranya Marurits Mantiri (Bitung), Denny Lolong (Minut), Herson Mayulu (Bolsel), Meidy Lensum (Boltim) dan Richard Sualang (Manado).
(IsJo/*)



Jadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila, Gaghana Kenakan Jas Hitam

Tahuna, detikawanua.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME, ia pada Sabtu (1/6/2018), menjadi inspektur upacara (irup) peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Papanuhung Santiago Tampungan Lawo
Pengamatan detikawanua , upacara dimulai pukul 08.00 WIB. Diketahui, kebiasaan ini dilaksanakan semenjak tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila dan diadakan upacara bendera. Dalam upacara tersebut, Gaghana membacakan teks Pancasila. Tampak hadir Gubernur Besar Statistika Prof Dr. Ir. Jhon S Kekenusa MS Porkopinda, Pimpinan OPD, TNI, Polri, ASN, Pelajar.
Gaghana membacakan sambutan Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yakni Plt Kepala BPIP Hariyono, dikatakannya “perkenankan saya akan membacakan sambutan kepala Badan Pembina ideologi Pancasila peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019 pada pagi hari ini Sabtu 1 Juni 2019 kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita dapat berkumpul dan mengadakan upacara untuk memperingati hari kelahiran Pancasila.
“Pancasila mampu menyatukan kita semua sebagai satu bangsa dan hidup dalam negara kesatuan Republik Indonesia sebagaimana yang sudah kita ketahui semua bahwa kondisi geografis yang memposisikan wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan makin memperkokoh konsep dan keyakinan akan tanah air Indonesia kesatuan gugusan pulau yang berada diantara dua samudra Pasifik dan Hindia serta diantara dua benua Asia dan Australia,” kata Gaghana.
Lanjutnya, hal ini menunjukkan bahwa kita sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah air sebagai satu kesatuan ada relasi yang berpaduan antara darat dan laut yang saling menguatkan sebagaimana dalam konsep wawasan nusantara di wilayah nusantara tumbu flora dan fauna yang beragam secara natural merupakan karakteristik dari ke Indonesia demikian pula secara antropologis dan sosiologis keberagaman ras etnis agama kepercayaan dan budaya yang ada di Indonesia.
“Pancasila sebagai dasar negara ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila kita akui bahwa eksistensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai negara masih dapat bertahan hingga kini,” ujarnya.
Tamba dia, Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan keberagaman kondisi geografis flora fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat hidup dalam bingkai kebangsaan yang proses internalisasi sekaligus pengalaman nilai-nilai Pancasila diperjuangkan secara terus-menerus Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. (js)



Bupati Sehan Landjar Pimpin Upacara Peringati Hari Lahir Pencasila

Boltim, detiKawanua.com -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sabtu (01/06) menggelar Upacara dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sehan SalimLandjar SH. Meski upacara dilaksanakan pukul 14.00 wita, namun para Aparatur Sipil Negara (ASN) tampak antusias, kendati dalam keadaan berpuasa.
Dalam penyampaiannya, Bupati membacakan sambutan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI. Dikatakannya, Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara, serta pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa. Hal ini merupakan suatu anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian azasi yang harus diperjuangkan. Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat, hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif” kata Bupati.
Pada konteks ini, lanjut Bupati, Presiden RI Joko Widodo berpesan bahwa dalam peringatan hari Pancasila kita harus berusaha mengenang dan merefleksikan momentum sejarah. 
Selain itu, menurut Bupati, peringatan hari lahir Pancasila bukan suatu yang terpisah dari momentum perumusan Piagam Jakarta, oleh panitia kecil tanggal 22 juni dan pengesahan pancasila dalam pembukaan UUD 1945, oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 18 Agustus 1945.
“jadi tiga peristiwa itu, merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. Dengan demikian, tidak perlu lagi memperdebatkan tentang kelahiran pancasila. Yang harus dilakukan adalah, bagaimana mengamalkan dan mengamankan pancasila secara terus-menerus dan stimulan” ujar Bupati. (Fidh)



Prosesi Peringatan Hari Lahir Pancasila Lingkup Korem 131/Stg Berjalan Penuh Khidmat


Manado, detiKawanua.com – Bertempat di Lapangan Markas Korem (Makorem) 131/Santiago  dilaksanakan upacara peringati hari lahirnya Pancasila yang tepatnya  jatuh pada   tanggal 1 Juni, bertindak sebagai Inspektur Upacara  Kepala Staf Korem Kolonel Inf  Rudolf. S Manoppo S. Sos dan Kpt Arm Novri Poli sebagai Komandan upacara. Sabtu (1/6/2019)
Setiap tanggal  1 Juni merupakan tonggak sejarah hari lahirnya Pancasila  yang diperingati  oleh seluruh aparatur Negara  dan  elemen masyarakat,  karena Pancasila sangat memiliki peran penting   yang merupakan dasar negara,  sebagai pemersatu dan pandangan hidup bangsa, sehingga setiap tahun tepatnya  tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila.  
Dalam kesempatan tersebut Kepala Staf Korem  bertindak sebagai Irup membacakan  Sambutan   Kepala Badan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (Hariyono)  yang intinya. 
Pancasila sebagai dasar Negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para “pendiri bangsa” merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia. Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita akui bahwa eksistensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai Negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila.
Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif.
Proses internalisasi sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan “Bhinneka Tunggal Ika”. Dalam konteks itulah, sesuai dengan pesan Presiden Jokowi bahwa memperingati dan merayakan hari kelahiran Pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan suatu keniscayaan.
Pertama, kita berusaha mengenang dan merefleksikan momentum sejarah dimana pendini bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia sebagai dasar negara sehingga bangsa Nusantara yang beragam dapat bersatu dan menyatu sebagai satu bangsa. 
Sebagai bangsa besar kita tidak akan meninggalkan sejarah, apa yang oleh Bung Karno pernah disebut “JAS MERAH”. Untuk menghormati jasa pendiri bangsa sekaligus meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara itulah kita memperingati hari kelahiran Pancasila sebagai salah satu kebanggaan nasional (national pride).
Peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni bukan sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan “Piagam Jakarta” dan pengesahan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945. Dengan demikian, kita harapkan perdebatan tentang kelahiran Pancasila sudah tidak diperlukan lagi.
Kedua, dengan merayakan hari kelahiran Pancasila kita bangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Pancasila sebagai “Weitstars dinamis”, bintang penuntun mengandung visi dan misi negara yang memberikan orientasi, arah perjuangan dan pembangunan bangsa ke depan. 
Bapak, Ibu, Saudara sebangsa dan setanah air.
Sebagai  bangsa yang inklusif dan tidak chauvinis diperlukan pengelolaan unit kultural dan unit politik secara dialektis. Maksudnya keberagaman yang ada secara alami dan kultural harus dikelola dan dikembangkan untuk membangun “Tamansari Kebudayaan” yang memungkinkan semua mahkluk hidup tumbuh sesuai dengan ekosistem yang sehat untuk kita semua dan Pancasila adalah rumah kita semua.
Pancasila sebagai dasar negara, ideologi Negara dan pandangan hidup bangsa yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia. Kita bersatu membangun bangsa adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, Kita Pancasila.
Hadir dalam upacara tersebut,  seluruh Perwira,  Bintara dan Tamtama serta ASN Korem 131/Stg,  sebagai peserta upacara.
(Bag. Penrem 131/Stg)



Harla Pancasila ke-74 Tingkat Provinsi Sulut, Gubernur Olly Ajak Pihak Amalkan Nilai Pancasila


Manado, detiKawanua.com –  Gubernur Sulut Olly Dondokambey menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila ke-74 Tahun 2019 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur, Sabtu (1/6).
Peringatan Harlah Pancasila kali ini mengangkat tema Kita Indonesia Kita Pancasila, oleh Gubernur Olly mengucapkan selamat Harlah Pancasila kepada seluruh masyarakat Sulut. Olly mengajak semua pihak untuk selalu bersemangat mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
“Semoga, seiring dengan peringatan pada tahun ini, kita akan semakin dimampukan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar, dan ideologi negara, demi Sulawesi Utara yang semakin hebat dan Indonesia yang semakin makmur serta sejahtera,” kata Olly.
Olly menuturkan, ketika Republik Indonesia diproklamasikan pasca perang dunia kedua, dunia dicekam oleh pertentangan ideologi kapitalisme dengan ideologi komunisme.
Tambah dia, pertentangan ideologi ini telah menimbulkan dampak destruktif di seluruh dunia. Namun para pendiri Negara Republik Indonesia mampu melepaskan diri dari tarikan-tarikan dua kutub ideologi dunia tersebut, dengan merumuskan pandangan dasar pada sebuah konsep filosofis yang bernama Pancasila.
“Nilai-nilai yang terkandung pada Pancasila bahkan bisa berperan sebagai penjaga keseimbangan antara dua ideologi yang bertentangan pada waktu itu, karena dalam ideologi Pancasila hak-hak individu dan masyarakat diakui secara proporsional,” ungkap Olly.
Lanjut Olly, pengalaman sejarah kehidupan berbangsa Indonesia sendiri telah mengajarkan kepada kita semua bahwa pengabadian dan pengkhianatan terhadap Pancasila bisa membawa berbagai masalah, keterpurukan, penderitaan dan perpecahan dalam kehidupan kebangsaan. 
“Dalam konteks itulah, melalui momentum peringatan hari lahir Pancasila tahun ini, saya tegaskan kepada segenap komponen masyarakat Sulawesi Utara untuk bersama-sama dengan pemerintah membudayakan dan mengaktualisasikan kembali nilai-nilai Pancasila dalam keseharian kehidupan,” ucap Olly.
“Sehingga Pancasila dapat kembali mengakar dalam setiap aspek kehidupan masyarakat bangsa, yang pada gilirannya akan menghentarkan daerah dan bangsa ini semakin berdaulat, berdikari dan berkeperibadian,” kunci Olly.
Upacara peringatan Harlah Pancasila dihadiri pula, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, jajaran Forkopimda, FKUB, organisasi kemasyarakatan serta ASN dan THL Pemprov Sulut.
(**/IsJo)



Irup Hari Lahir Pancasila , Kapolres Minsel bacakan amanat BPIP-RI

Irup Hari Lahir Pancasila, Kapolres Minsel bacakan amanat BPIP Republik Indonesia

Humas Polres Minsel
MINSEL, DETIKAWANUA.COM – Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, bertindak selaku inspektur upacara (Irup) pada peringatan Hari Lahir Pancasila, Sabtu (01/06/2019), yang digelar di lapangan Kantor Bupati Minahasa Selatan, Amurang.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Minsel membacakan amanat dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.

“Pancasila mampu menyatukan kita semua sebagai satu bangsa dan hidup dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian dibacakan Kapolres membuka amanat.

Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para “Pendiri Bangsa”, merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa bagi Bangsa Indonesia.

“Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita akui bahwa eksistensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai Negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila,” ucap Kapolres.

Sesuai dengan pesan Presiden Jokowi bahwa memperingati dan merayakan hari kelahiran Pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan suatu keniscayaan. “Pertama kita berusaha mengenang dan merefleksikan momentum sejarah dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia sebagai dasar negara sehingga bangsa Nusantara yang beragam dapat bersatu dan menyatu sebagai satu bangsa,” tambah Kapolres.

Lanjutnya, dengan merayakan hari kelahiran Pancasila kita bangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.

Upacara peringatan ini ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih, Hening Cipta, pembacaan Pembukan UUD 1945 dan pembacaan teks Pancasila. Peringatan Kelahiran Pancasila ini juga dilaksanakan di seluruh Polsek jajaran Polres Minsel.
( Vandytrisno )




Ruang Humpro Tampil beda, Altin Sualang : “Lebih pada Estetika dan Peningkatan Pelayanan”

MINSEL, DETIKAWANUA.COM – Pembenahan ruangan terus dilakukan mulai dari hari rabu pekan lalu dan pada hari lubur sebagai waktu luang dalam mengatur dan menata kembali Ruangan Sekretariat Daerah Bagian Humas dan Protokoler

Hal ini sebagai wujud dari semangat ingin perubahan ke arah yang lebih baik dan ada baiknya perubahaannya dari semua aspek bukan hanya masalah kinerja tapi juga lingkungan dan ruangan Humas dan protokoler Minsel

Pernyataan ini diSampaikan Kabag Humas dan Protokoler Minsel Altin Sualang SSTP MAP , dikatakannya Penataan dan pembenahan ini semata untuk perubahan ruangan kantor menjadi lebih baik dan lebih kelihatan Kantor Humas dan Protokoler bukan karena ada tujuan lain

” Yang pasti pembenahan dan penataan di Ruangan Humas dan Protokoler Minsel semata untuk estetika ruangan agar lebih kelihatan adem , nyaman dan aman dalam menjalankan tugas , tidak ada tujuan lain apalagi desahkan . Jadi ini semata untuk estetika ruangan dan tentu akan bermuara pada Pelayanan Publik. Imbuh Altin

Adapun pantauan media ini, beberapa wartawan biro minsel yang masuk ruangan humas merasa ada perubahan yang luar biasa , dan tampil beda dari seperti yang biasa dan ini sangat diapresiasi oleh Salah satu wartawan biro Minsel Stenly Tumbel , dengan senyum Stenly mengangguk dengan santai
” mantap…mantap..mantap.. Ini baru ruangan kantor yang beda dari biasanya , ucap Stenly.
( Vandytrisno )




Bersama Kodam XIII Mdk, Gubernur Olly Gaungkan Menghormati Ibadah Puasa

Manado, detiKawanua.com Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri acara buka puasa bersama prajurit Kodam XIII/Merdeka di Aula Grhadika Jaya Sakti Makodam XIII/Merdeka, Jumat (31/5/2019) malam.
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengajak seluruh masyarakat Sulut yang tidak menjalankan ibadah puasa agar mampu menahan diri untuk melakukan hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyukan Umat Muslim dalam menjalankan ibadahnya.
“Saya mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa agar mampu menahan diri untuk melakukan hal-hal yang dapat mengganggu Umat Muslim yang sementara melakukan ibadah puasa . Semoga toleransi yang kita hadapi ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Olly.
Olly berharap ibadah puasa di hari-hari menjelang Idul Fitri ini, dapat dijalankan dengan penuh ketulusan hati dan keyakinan penuh kepada Allah SWT, sehingga mampu menuai rahmat dan berkah. 
Disamping itu, Olly juga mengapresiasi peran TNI dalam menjaga ketentraman dan keamanan masyarakat Sulut.
“Saya sangat bersyukur karena hari ini kita bisa melakukan kegiatan buka puasa bersama Kodam XIII Merdeka. Ini membawa suatu nuansa yang sangat baik bagi kita untuk menjaga ketentraman dan kenyamanan bagi masyarakat. Itu semua tidak lepas dari peran semua aparat keamanan yang ada di Sulut khususnya Kodam X/III Merdeka,” ungkap Olly.
Lanjut Olly, keamanan dan ketentraman masyarakat Sulut yang terjaga hingga kini menjadi kunci dibalik meningkatnya kunjungan wisatawan ke Sulut.
“Bisa kita lihat kunjungan turis mancanegara dan turis nusantara yang semakin hari semakin banyak hingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan rakyat juga menjadi sejahtera. Mari kita sama-sama menjaga keamanan, ketentraman di Sulawesi Utara,” imbuh Olly.
Buka puasa bersama turut dihadiri Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Sekdaprov Edwin Silangen dan para pejabat Pemprov Sulut. 
(Hms/Ijo)