Juli Mendatang, Festival Danau Mooat Bakal Digelar

Danau Mooat.

Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) bakal menggelar event besar yakni Festival Danau Mooat (FDM), pada bulan Juli mendatang.
Kegiatan tersebut, dilaksanakan seminggu sebelum Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Boltim yang jatuh pada tanggal 21 Juli. Hal itu, seperti yang disampaikan Kepala Disparbud Boltim, Rizky Lamaluta saat bersua dengan sejumlah awak media kemarin.
“Pelaksanaan FDM nanti, akan digelar bersamaan dengan HUT Kabupaten. Semoga akan lebih banyak menarik minat wisatawan yang berkunjung ke Boltim termasuk mengunjungi objek-objek wisata yang ada di sini,” katanya.
Adanya event besar tersebut, lanjut dikatakannya, Boltim ke depan akan lebih dikenal dunia dengan budaya, kesenian dan juga terkait dengan potensi-potensi wisata yang tersedia. 
“Diharapkan jumlah pengunjung akan terus meningkat sehingga, kami targetkan 4-5 tahun kedepan FDM bisa menjadi kegiatan nasional,” ujar Rizky.
Untuk vent tersebut, Dispar Boltim akan menyiapkan hadiah sebesar 100 juta rupiah.
 (Fidh)



Paripurna Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2018 Digelar, Ini Kata Bupati

Bupati Boltim Sehan Landjar saat menyerahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2018.


Boltim, detiKawanua.com Paripurna dalam rangka penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) T/A 2018, digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rabu (12/06).
Ketua DPRD Boltim, Marsaoleh Mamonto melalui Wakil Ketua DPRD Boltim, Sumardia Modeong dalam sambutannya, memuji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim karena mampu mempertahankan dan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-6 kali berturut-turut.

“Bravo untuk Pemkab Boltim di bawah kepemimpinan Bupati Sehan Salim Landjar SH dan Wakil Bupati Drs. Rusdi Gumalangit bersama Sekertaris Daerah (Sekda) Hi. Ir. Muhammad Assagaf, yang mampu meraih WTP secara beruntun. Tentunya ini adalah kerja sama tim yang sangat baik sehingga yang diharapkan bisa dicapai,” pujinya.

Selanjutnya, Sekertaris Dewan Priyamos membacakan surat masuk dari Eksekutif ke Legislatif Boltim, terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) T/A 2018. Dilanjutkan penyampaian oleh Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar SH.
Di awal sambutannya, Bupati  membacakan secara detail tentang Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD T/A 2018 dan realisasi.

Setelah membacakan Ranperda APBD 2018, Bupati mengatakan, bahwa kegiatan ini bukan simbol atau acara seremonial.

“Ini wujud Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 sebagai Perubahan Nomor 9 Tahun 2015. Pemerintah daerah berkewajiban membuat laporan keuangan paling lambat 6 bulan setelah akhir tahun anggaran, dan subtansinya adalah capaian tahun anggaran yang sudah dilaksanakan,” kata Bupati jelas.

Boltim mendapatkan opini WTP itu, katanya, juga karena motivasi dan dorongan DPRD dalam melaksanakan fungsi anggaran, legislasi, dan pengawasan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dibaktikan, penghargaan dan apresiasi kepada teman-teman pimpinan pemerintah daerah, SKPD juga ASN yang telah bekerja keras untuk itu. Walau dengan keterbatasan mereka bersama Sekda telah memberikan arahan dan pengawasan,” ucapnya.

Selain implementasi, lanjut dikatakannya, Undang-Undang Nomor 71 Tahun 2010, ini merupakan bagian hubungan kemitraan dengan DPRD Boltim. Rekomendasi DPRD harus ditindaklanjuti dan dilaporkan secara berjenjang.
Bupati mengingatkan, raihan WTP ke-6 kali berturut-turut itu jangan sampai kita lengah, karena Badan Pengawas Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) akan lebih memperketat pengawasan terhadap daerah yang kita cintai ini.

“Saya harap, capaian ini lebih memotivasi kita dan berinovasi dimasa yang akan datang. Saya bangga atas kerjasama dan kerja keras yang kalian berikan untuk daerah” tutur Bupati.

(Fidh)



Soal Permendagri 141/2017 Sekprov Sebut Percepatan Penetapan Batas Daerah Bukanlah Hal Mudah

Manado, detiKawanua.com – Sekertaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Edwin Silangen membuka secara resmi sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 141 Tahun 2017 tentang Penegasan Batas Daerah yang dilaksanakan di Ruang F. J. Tumbelaka, Kamis (13/6) pagi.
Sosialisasi Permendagri 141 tahun 2017 tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang, Kepala Biro Pemerintahan Sulut, Jemmy Kumendong, perwakilan Diten Bina Administrasi Kewilayahan (BAK) Kemendagri dan peserta dari pemerintah kabupaten dan kota se-Sulut.
Dalam sambutannya Sekprov Silangen menegaskan, pentingnya koordinasi secara terpadu dan terarah serta adanya sinergitas baik antar Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi dalam rangka melaksanakan amanat Permendagri 141 Tahun 2017 demi terwujudnya percepatan penetapan dan penegasan batas daerah di wilayah masing-masing.
“Sehingga diharapkan semakin memacu percepatan roda pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan,” kata Silangen.
Lanjutnya diketahui bahwa lahirnya daerah-daerah pemekaran baru tak terlepas juga dari berbagai persoalan termasuk didalamnya permasalahan batas antar daerah. Dan kita ketahui bersama, bahwa permasalahan batas daerah bukanlah merupakan sesuatu yang sederhana.
Untuk itu, segmen batas yang sudah diterbitkan Permendagri 141 tahun 2017 dilanjutkan dengan pemasangan pilar batas yang terdiri dari pemasangan Pilar Batas Utama (PBU) dan dibedakan dalam beberapa tipe yaitu tipe A untuk pilar batas daerah Provinsi, tipe B untuk pilar batas daerah Kabupaten, dan tipe C untuk pilar batas daerah Kecamatan.
Lebih jauh, Silangen meminta seluruh peserta sosialisasi dapat memberikan fokus terhadap setiap substansi materi yang disampaikan oleh para narasumber.
Tambah dia, pelaksanaan sosialisasi ini menjadi wahana untuk semakin menguatkan komitmen untuk terus bekerja secara bersama-sama guna mendorong percepatan tercapainya visi pembangunan daerah, demi menyongsong Sulut yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya.
(/IsJo



Gratis, Ratusan Pendonor dan Khitanan Massal di HUT 61 Kodam XIII/Mdk



Manado, detiKawanua.com – Kodam XIII/Merdeka menggelar acara Bakti Sosial (Baksos)  dalam rangka memperingati HUT ke – 61 tahun 2019 yang bertempat di Aula Grhadika Jayasakti, Manado, Rabu (12/06/2019).

Kegiatan Baksos yang dihadiri Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang sekaligus membuka dan menyaksikan langsung pelaksanaan tersebut.
Menurut Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav M Jaelani mengatakan bahwa kegiatan Baksos di aula Kodam berupa Donor Darah dan Khitanan Massal. 
“untuk kegiatan pendonor pendaftar 254 orang sedangkan yang dapat donor darah sekitar 160 orang, dan Khitanan Massal berjumlah 16 orang.”Ujar kapendam
Lebih lanjut Kapendam sampaikan bahwa untuk pengobatan umum sudah dilaksanakan pada saat bazar kemarin banyak penderita Ispa ( infeksi saluran napas atas. “pengobatan kemarin sekitar 20 0rang di lapangan Tikala.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam meringankan beban kehidupan karena dalam pengobatan tidak dipungut biaya.” Tutupnya 
Hadir dalam acara tersebut Irdam, Kapoksahli Pangdam, para Asisten dan Kabalak serta LO AL dan AU Kodam XIII/Merdeka, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIII Merdeka beserta pengurus serta sejumlah perwakilan Perwira, Bintara, dan Tamtama, serta PNS Kodam XIII/Merdeka.
Autentikasi :
Kapendam XIII/Mdk Kolonel Kav M Jaelani



Dukungan Penuh Mengalir Di Pilgub, Kandouw: Saya Hanya Petugas Partai, Mengalir Seperti Air

Bolsel, detiKawanua.com – Dihadapan ribuan masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) pada kegiatan Halal Bi Halal Gebyar Ketupat yang dirangkaikan dengan Pelantikan PMI Kabupaten Bolsel dan Penyerahan Sertifikat serta bantuan Pemprov Sulut, di Kecamatan Pinolosian – Bolsel, Rabu (12/06) siang tadi. Dalam sambutan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) juga Ketua Dewan Masjid Sulut dan Calon Anggota DPRRI terpilih, H. Herson Mayulu (H2M), tiba-tiba disela-sela penyampaian Hikmah Halal Bi Halal, mengungkap soal Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 nanti, yang disitu dirinya secara tegas mengatakan bahwa dirinya siap tampil sebagai barisan paling depan untuk memperjuangkan OD-SK (Olly Dondokambey dan Steven Kandouw) terlebih khusus untuk SK.
“Jika pak Gubernur nanti akan menjadi menteri tentunya juga akan memperhatikan masyarakat Bolsel. Dan jika (Gubernur Olly) jadi menteri (posisi Gubernur) akan diganti oleh pak Steven Kandouw),” ucap Mayulu dihadapan Wagub Kandouw dan masyarakat serta jajaran ASN Pemda Bolsel.
Dirinya juga menegaskan kembali keseriusannya dalam mendorong kedua pasangan paripurna itu (termasuk Steven Kandouw) di Pilgub mendatang, disambut antosias meriah masyarakat Bolsel serta meminta para kuli tinta untuk mencatat stetmennya (H2M) tersebut untuk dipublikasikan.
“Ada 75 ribu suara di BMR, dan H2M berada dibarisan paling depan. Kalaupun pak gub tidak maju, kenapa takut? ada pak Steven Kandouw. Para wartawan catat saya akan ada di barisan paling depan!,” tegasnya.
Terkait hal itu dikesempatan yang sama pun di jawab Wagub Kandouw dengan nada rendah, tenang dan singkat bahwa, pada dasarnya ia (Steven Kandouw) mengakui hanyalah seorang petugas partai saja dan mengalir seperti air.
“Saya mengalir saja seperti air yang mencari tempat yang rendah. Tapi, pada intinya manusia juga semua pasti butuh air,” jawab Kandouw dengan singkat.

(IsJo)




Fit and Profer Test Pemkab Boltim, Tunggu Petunjuk Bupati

Kabag Tapem dan Kesra Setdakab Boltim, Ikhlas Pasambuna.

Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam waktu dekat akan melaksanakan fit and proper test perangkat desa. 
Seperti yang disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Tapem dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Ikhlas Pasambuna, bahwa kita tinggal menunggu petunjuk Bupati Sehan Salim Landjar SH.

“Fit and proper test adalah uji kepatutan dan kelayakan pejabat. Pelaksanaan giat ini bagian Tapem, dan sekarang masih menunggu petunjuk dari pimpinan yakni Bapak Bupati,” terang Ikhlas kepada sejumlah awak media.

Selain itu, lanjut dikatakannya, pihaknya masih menunggu Peraturan Daerah (Perda).

“Kita menunggu Perda. Saat ini, sementara dibahas dengan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Boltim (DPRD). Setelah selesai pembahasan eksekutif dan legislatif, baru kita akan usulkan dan meminta persetujuan provinsi untuk ditetapkan Perda dan selanjutnya akan dilakukan fit and proper test,” jelasnya kemarin.

(Fidh)



Pemkab Sangihe Bakal Buka Penerimaan CPNS tahun 2019

Tahuna, detikawanua.com – Kabar gembira muncul kembali bagi para pencari kerja (pencaker). Dimana, setelah membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 lalu, tahun 2019 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulan Sangihe bakal membuka penerimaan CPNS tahun 2019.
Hal ini dilatakan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Sangihe Steven Lawendatu Selasa (11/6/2019) diruang kerjanya.
Dikatakan Lawendatu, jadi betul sekarang sedang berkembang terkait penerimaan rekruitmen CPNS tahun 2018. Bahwa kemarin pihaknya baru dari Mentri Pemberdayaan Aparutur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) untuk melakukan koordinasi terkait penerimaan CPNS ini.
“Penjelasan Menpan sendiri khususnya Deputi SDM Aparatur, akan ada rapat evaluasi terkait bagaimana prosedur perekrutan CPNS 2018. Nah salah satu persyaratan apakah kita akan membuka rekruitmen CPNS 2019 adalah, CPNS 2018 harus diikut diklatkan terlebih dahulu, kalau istilah dulu prajabatan sekarang yaitu latihan dasar,” kata Lawendatu.
Jelasnya lagi, bahwa ada surat dari Menpan ke Kabupaten/Kota, untuk segera mengsusulakan formasi untuk perekrutan tahun 2019, “formasi yang diusulkan tersebut diantaranya guru, tenaga kesehatan, umum dan ditambah formasi P3K,” jelas Lawendatu.
Tamba dirinya, sedangakan untuk persentasinya ada surat dari Menpan dimana ada perubahan presentasi, yaitu 70 persen untuk tenaga honorer sedangkan 30 persen itu untuk umum.
Lawendatu berharap penerimaan CPNS 2019 ini akan terealisasi dan terlaksana rekruitmen dilaksanakan bulan Sebtember-Oktober. “Dari MenPan menyebutkan setelah libur lebaran akan ada rapat koordinasi terkait penerimaan CPNS tahun 2019,” kuncinya.



Pantai Wisata Desa Tomsel Menarik Pengunjung

Pantai Wisata Desa Tomsel Menarik  Pengunjung

Boltim, detiKawanua.com – Di momen hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, tepatnya seminggu setelah lebaran atau hari raya ketupat, objek wisata Pantai Desa Tombolikat Selatan (Tomsel), Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), jadi tujuan para pengunjung, Rabu (12/06).
Usai mengunjungi ke-3 desa yang melaksanakan tradisi hari raya ketupat, para pengunjung yang datang dari berbagai daerah melepas lelah, berkunjung di wisata pantai Desa Tomsel.
Selain berfoto selfie bersama untuk mengabadikan momen setahun sekali itu, pantauan media ini, pengunjung tidak hanya datang menikmati angin pantai dan melihat pemandangan sejumlah pulau nan indah, namun kesempatan itu juga digunakan untuk ajang silaturahmi antar sesama.
Dikatakan salah satu pengunjung dari luar daerah, bahwa dirinya datang berkunjung di wisata pantai Tomsel karena penasaran dengan suasana yang ramai pengunjung saat ada perayaan seperti raya Ketupat.
“Saya beserta keluarga, sebelumnya datang mengunjungi sanak saudara dan kerabat di Tombolikat Bersatu untuk bersilaturahmi dan merayakan hari raya Ketupat. Usai itu, sebelum pulang kami putuskan untuk berkunjung ke sini  untuk bersantai,” kata pengunjung yang namanya engan dipublis.
(Fidh)



Kesan Halal Bi Halal di Bolsel Wagub Kandouw Bersama Masyarakat dan Pemda di Pinolosian



Bolsel, detiKawanua.com – Pelaksanaan Halal Bi Halal sebagai momentum silaturahmi pada Rabu (12/06) di Kecamatan Pinolosian siang tadi antara masyarakat, Pemda Bolsel serta Pemprov Sulut, yang dirangkaikan dengan Gebyar Ketupat dan Pelantikan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bolsel, dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw bersama jajaran Pejabat Eselon II Pemprov Sulut, pengurus PMI Sulut, didampingi Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru dan Ketua Dewan Masjid dan LPTQ Sulut, H. Herson Mayulu serta Kanwil BPN Sulut, Ketua DPRD Bolsel dan Bolmong.

Adapun iven budaya dan tradisi yang dihadiri ribuan masyarakat itu, merupakan ajang tahunan setelah seminggu perayaan Hari Raya Idul Fitri yang diikuti seluruh masyarakat Bolsel.
Diawal sambutan Wagub Kandouw mengungkapkan pepatah, “Sekali Dayung Tiga Pulau Terlampaui” yang maknanya sekali datang tiga acara sekaligus. Menurutnya, untuk khusus penyerahan sertifikat bagi masyarakat kali ini sejumlah 920.000, merupakan program Presiden Jokowi yakni, reformasi agraria yang untuk mengeluarkan rakyat dari kemiskinan.
“Mudah-mudahan pada tahun depan akan ada lagi 150.000 sertifikat untuk Sulut. Untuk PMI, ini merupakan kerja sosial kemanusiaan, tolong dinikmati sebagai PMI. Namun, kalau PMI itu ada hibah tergantung kepala daerah, di BMR baru ada di Kota Kotamobagu yang juga tugas kemudian soal bencana. Nanti kita akan ada pelatihan tanggap bencana,” terang Wagub.
Lanjutnya terkait dengan momentum Halal Bi Halal, menurut Kandouw tidak ada kata lain lebih indah dari saling menyayangi, berbaikan dan saling mengingatkan. 
“Hikmahnya Halal Bi Halal/silaturahmi jangan hanya ditutup dalam acara perayaan ketupat, namun bagi saya harusnya selama-lamanya sampai Ramadahan akan datang. Jadi momentum Idul Fitri jangan hanya sesaat namun selama-lamanya,” ujarnya sembari mengatakan bahwa seperti pesan Gubernur (Olly Dondokambey) soal Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathania, dan Ukhuwah Insania yang merupakan pararel (berkaitan) dan harus dijaga terus, implementasinya kebersaudaraan kebersamaan. 
Sementara itu Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru mengungkapkan bahwa, momentum ini merupakan persatuan dan kesatuan dalam Ukhuwah Islamiyah. Marilah kita menjaga moto Gubernur Sulut “Torang Samua Ciptaan Tuhan” menjaga kerukunan antar umat beragama serta menjaga tradisi budaya Bolsel.
Disaat itu pula, oleh Calon terpilih DPRRI, Herson Mayulu dalam menyampaikan hikmah Halal Bi Lalal ini merupakan nikmat Iman dan Islam. Halal Bi Halal adalah pemersatu berbeda agama dan pilihan (Pilpres/Pileg), semua saling mengikhlaskan, memaafkan dan silaturahmi.
Adapun diakhir acara, Wagub yang juga Ketua PMI Sulut telah melantik pengurus PMI Bolsel masa bhakti 2018-2023, menyerahkan bantuan berupa uang tunai, beras dan bahan pokok lainnya, serta menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah untuk masyarakat Bolsel.
(Isjo)



Hari Ini, Tiga Desa di Tutuyan Meriahkan Ketupat Day

Ketupat Day di Desa Tombolikat Selatan. 

Boltim, detiKawanua.com – Tradisi tahunan yang dilaksanakan setahun sekali oleh umat Islam di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), atau hari raya ketupat (ketupat day-red) usai lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah, nampak berlangsung sangat meriah.
Pantauan media ini, tiga desa di Kecamatan Tutuyan yakni desa Tombolikat Induk, Tombolikat Selatan dan Kayumoyondi melaksanakan raya ketupat hari ini Rabu (12/06)
Bermacam pilihan kuliner telah disajikan tuan rumah masing-masing untuk menjamu para tamu yang datang dari berbagai pelosok. Menariknya, tradisi tersebut tidak hanya diperuntukkan buat sesama muslim, namun kepada semua yang datang bersilaturahmi.
Terpantau media ini, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Boltim juga turut meriahkan ketupat di hari ke-2 tersebut dengan mengunjungi ke-3 desa yang melakukan hari ketupat.
Terinformasi, tradisi ketupat pada Kamis 13 Juni bertempat di Desa Bulawan Bersatu dan Kotabunan Bersatu Kecamatan Kotabunan.
(Fidh)