Gubernur Sebut Kemajuan Sulut Didukung Masyarakat Yang Bersyukur Berkat Tuhan



Minahasa, detiKawanua.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri ibadah syukur HUT ke-113 Jemaat GMIM Kalvari Pineleng di Kabupaten Minahasa, Minggu (16/6/2019) siang.

Ibadah tersebut dirangkaikan dengan peresmian Konsistori/Pastori I Kantor Jemaat dan Kantor Wilayah Pineleng.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengajak seluruh jemaat GMIM Kalvari Pineleng untuk bersyukur kepada Tuhan atas tuntunan dan anugerah sehingga dapat memasuki gerbang pelayanan ke-113 tahun dan mampu menyelesaikan proses pembangunan gedung penunjang pelayanan.

Menurut Olly, rangkaian perayaan syukur ini mampu menumbuhkan sinergitas, kekompakan serta kebersamaan, sebagai cerminan satu kesatuan tubuh Kristus dalam ikatan persaudaraan yang rukun.

“Dimana kita bersyukur pasti berkat datang dari Tuhan,” beber Olly.

Lanjut Olly, kemajuan Sulut di berbagai bidang juga didukung oleh kebiasaan masyarakatnya yang selalu bersyukur sehingga mendatangkan berkat Tuhan bagi pembangunan daerah termasuk melalui kunjungan turis China yang berwisata di Sulut.

“Tuhan memberkati Sulut sehingga ekonomi Sulut bertumbuh terus hingga 6,4 persen. Tingkat kemiskinan di Sulut turun satu persen, pengangguran berkurang. Bahkan ekonomi Sulut bertumbuh terus selama hampir 4 tahun ini. Itulah berkat Tuhan yg diberikan kepada kita,” sambung Olly.

Untuk mempertahankan bahkan melampaui pencapaian itu, Olly mengajak seluruh jemaat GMIM Kalvari Pineleng dapat terus menjadi mitra aktif pemerintah dalam melaksanakan berbagai program pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.

“Kita semua dan gereja harus ikut berperan dalam pembangunan daerah,” imbuh Olly.

Usai sambutan, Gubernur Olly menyerahkan bantuan bibit tanaman duku, mangga, tomat dan cabe serta alat pertanian hand sprayer kepada 12 kelompok tani di GMIM Kalvari Pineleng.

Ibadah syukur HUT ke-113 Jemaat GMIM Kalvari Pineleng turut dihadiri Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina, BPMW Pineleng dan juga Ketua BPMJ GMIM Kalvari Pineleng, Pdt. Ganny R. Sondakh dan para pejabat Pemprov Sulut.




Tiga Momen Sukses Dilaksanakan Spirit Baru Untuk Pulau Para Lelle

Tahuna, detikawanua.com – Tiba dengan selamat pelabuhan Pulau Para Lelle pada hari sabtu 15/5/19 pukul 11-14 Rombongan Pelka Laki Laki 4 dan 12 Gmist Patmos Tahun, yang di sambut dengan penuh sukacita oleh seluruh warga jemaat Gmist Eben Hezer Para Lelle. Selanjutnya rombongan menuju Gedung Gereja guna mempersiapkan kegiatan yang akan dilaksanakan. Adapun giat yang dilaksanakan adalah Penginjilan Terapung, Ibadah diatas perahu yang ditumpangi, Pentahiran Perahu dan jaring dan pemasangan Salip dibukit Pulau Nitu.
Ibadah diatas perahu pamo yang dilengkapi dengn jaringan tangkap ikan merupakan hal yang unik bagi warga jemaat yang dikunjungi, usai melaksanakan ibadah dilanjutkan dengan menjalankan persembahan dengan cara berenang di seputaran perahu yang ada.
Pdt A. Makasar ditemui selah kegiatan, jadi penginjilan terapung ini mengunakan media botol air mineral di dalam botol tersebut sudah di tuliskan ayat Firman Tuhan sebagai referensi dimana kita punya tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam.
Senada yang dikatakan oleh Ketua Pelka Laki Laki Siprit Pangulimang, satu hal yang perlu diketahui adalah kita dituntut untuk menjaga laut. “Jangan membuang sampa ke laut selain itu saya mengajak kepada semua elemen masyarakat di Kabupaten sangihe untuk terus menjaga kebersihan dan kelestarian Pantai Wisata Nitu,” ujar Siprit.
“Simbol salip sudah terpasang sebagai lambang Iman kita. Berdiri koko dibukit Pulau Nitu selain itu sepanjang pantai Nitu kami telah menanam pohon sebanyak 4 ratus pohon saya berharap bagi para pengunjung yang datang juga ikut serta menjaga setiap pohong yang ditanam. Kedepan kami akan kembali untuk melihat pohon yang kami tanam jika ada yang mati maka kami akan gantikan dengan pohon yang baru,” kunci Siprit. (js)



Rute Megamas ke Makodam XIII, Wagub Kandouw dan Polda Sulut Ikuti Jaya Sakti Fun Bike

Manado, detiKawanua.com – Kegiatan sepeda santai bertajuk “Jaya Sakti Fun Bike” digelar di Manado, Sabtu (15/6/2019) pagi dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Kodam XIII Merdeka yang jatuh pada tanggal 16 Juni 2019.
Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O. E Kandouw juga mengikuti ivent yang dibuka langsung Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang. Usai dilepas Pangdam XIII Merdeka dari garis start di Kawasan Pohon Kasih Mega Mas, Wagub Kandouw bersama ribuan peserta lainnya bersepeda santai hingga finish di Makodam XIII Merdeka.
Dalam sambutannya, Pangdam XIII Merdeka mengapresiasi kehadiran seluruh peserta.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada para bikers sekalian yang telah hadir memenuhi undangan kami untuk merayakan peringatan ke 61 Kodam XIII Merdeka, terima kasih atas pelaksanaannya, terima kasih atas kedatangannya,” kata Aritonang.
Disamping itu, Pangdam juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya iven tersebut. “Terima kasih semuanya,” beber Pangdam.
Tekait nama Kodam XIII Merdeka, Pangdam menuturkan, nama tersebut Diketahui diambil dari operasi yang dilaksanakan TNI ketika menumpas Permesta di Sulut.
“Jadi nama operasi itu merdeka dan dilaksanakan pads tanggal 16 juni tahun tahun 1958,” kata Pangdam.
Namun tahun 1985 Kodam ini di gabung menjadi satu yaitu Kodam XIV Hasanudin dan Kodam XII Merdeka digabung menjadi menjadi Kodam VII Wirabuana. 
Pada tanggal 20 Desember 2016 Kodam VII Wirabuana dipecah lagi yang di selatan menjadi Kodam XIV Hasanudin dan di Utara menjadi Kodam XIII Merdeka.
Kegiatan sepeda santai “Jaya Sakti Fun Bike” oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara Brigjen Pol Karyoto, SIK, Kepala Perwakilan BPKP Sulut Sofyan Antonius Kepala BI Sulut Arbonas Hutabarat, Pemimpin Cabang BRI Manado Boulevard Andarias Pangayang, jajaran Polda Sulut dan Kodam XIII Merdeka.



Pemprov Sulut Gelar Halal Bi Halal, Gubernur Olly : Karena Torang Samua Ciptaan Tuhan

Manado, detiKawanua.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengungkapkan adanya halal bihalal, mempertebal sikap takwa kepada Allah Subhanallahu Wa ta’ala dan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.
Selain itu, bulan Ramadhan 1440 Hijriah yang telah dilewati umat Muslim menjadi momen spesial untuk senantiasa memperbanyak ibadah,”tambah Gubernur Olly saat menggelar Halal Bi Halal dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL) dan masyarakat Muslim di Auditorium Mapalus Kantor Gubernur, Sabtu (15/6/2019).
Pada pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut, Selain hablum minallah, yaitu mempertebal sikap takwa kepada Allah SWT, dan juga hablum minallah yaitu harus menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.
“Halal bihalal ini memperkuat hablum minallah dan hablum minannas,” ucap Olly.
Lanjutnya, upaya menjaga hubungan baik dengan sesama manusia dapat diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang menjaga suasana kehidupan masyarakat yang rukun, damai dan sejahtera. “Karena torang samua ciptaan Tuhan,”kuncinya.
Diketahui, tokoh Pluralisme layak disematkan kepada Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey atas upayanya yang tanpa henti membangun silaturahmi dan kedekatan yang erat dengan umat Muslim di Sulut.
Begitu pun pada sektor pariwisata, disela-sela halal bihalal Gubernur Olly mengungkapkan pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata di Sulut lantaran didukung oleh keramahan dan kerukunan masyarakatnya yang menarik minat wisatawan berkunjung ke Sulut.
Terbukti, baru-baru ini Kementerian Pariwisata RI bahkan menobatkan Sulut sebagai The Rising Star sektor pariwisata Indonesia karena mampu mendorong pertumbuhan kinerja pariwisatanya hingga 600% dalam empat tahun terakhir.
Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulut, pada 2015 sebanyak 20 ribu, tahun 2016 meningkat menjadi 40.000 atau dua kali lipat. Selanjutnya pada 2017 sebanyak 80.000, dan tahun 2018 meningkat menjadi 120.000.
Begitu juga pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) dari sekitar 2 juta menjadi 4 juta atau dua kali lipat, 200 persen, padahal di daerah lain hanya sekitar 5 persen sampai 10 persen.
Usai sambutan, Gubernur Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Wakil Ketua TP PKK Sulut dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos dan Sekdaprov Edwin Silangen menyapa dan menyalami para ASN, THL dan umat Muslim yang mengikuti halal bi halal.
(Advetorial Biro Protokol dan Humas Setdaprov Sulut)



Halal Bi Halal Pemprov Sulut, Gubernur Olly: Jadikan Momentum Silaturahmi Saling Memaafkan Antar Manusia



Manado, detiKawanua.com – Pelaksanaan Halal Bi Halal  dilingkup Pemerintahan Provinsi Sulut yang usai perayaan Idul Fitri 1440 Hijriyah/Tahun 2019 yang berlangsung pada Sabtu (15/06) sore tadi di Kantor Gubernur, berlangsung penuh khidmat dengan nuansa kekeluargaan.  Rangkaian acara mulai dari pembacaan ayat Alquran dan penyampaian hikmah Halal Bi Halal pun berjalan dengan baik.

Dalam sambutan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, menyampaikan ucapan Minal Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir Batin bagi seluruh ASN dan masyarakat Sulawesi Utara.
“Kita bersama-sama datang kesini dengan keadaan hati yang bersih, disatu sisi Halal Bi Halal ini merupakan agenda silaturahmi setelah sebelumnya satu bulan umat Muslim melaksanakan ibadah puasa dengan menahan hawa nafsu,” terang Gubernur.
Lajutnya, pada momentum Halal Bi Halal ini makna silaturahmi agar tercipta satu kerukunan, kekeluargan dan kebersamaan. 
“Mengingat waktu melakukan agenda Halal Bi Halal di Kabupaten Bolmut pada awal menjadi gubernur, saya mengucapkan Torang Samua Ciptaan Tuhan.  Marilah kita saling mengikhlaskan dan memaafkan atas segala keasalahan, terbih bagi umat Muslim itu sebelum matahari terbit sudah harus minta maaf,” ujarnya seraya mengatakan bahwa pelaksanaan Halal Bi Halal juga menyatukan hubungan Hablumminannas antara sesama manusia. 
“Adapun saling memaafkan dalam bersilaturahmi satu sama yang lain terlebih bagi masyarakat Sulawesi Utara ini terkenal dengan daerah toleransi tinggi yang hidup dengan berbagai suku dan umat beragama,” jelasnya. 
Tidak hanya itu bahwa bahwa dampak dari kerukunan, keamanan serta kebersamaan di Sulut juga menurut gubernur berdampak pada perekonomian Sulawesi Utara terutama dalam sektor pariwisata, yang sekitar 2 Jutaan turis datang dan tentunya perputaran ekonomi Sulut bertambah.
Adapun acara tersebut dimeriahkan dengan penampilan grup kasidah Ibu-ibu Majelis Ta’lim Lota yang dipadukan dengan paduan suara Biarawati Pineleng. Yang diakhir acara gubernur juga telah me berikan dorprice bagi para imam masjid, dan selanjutnya bersama Wakil Gubernur, Steven Kandouw didampingi Sekertaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen telah menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para anak panti asuhan.
Hadir pada acara tersebut diantaranya, Wakil Ketua TP PKK Sulut, Kartika Devi Kandouw Tanos, Ketua Dharma Wanita Sulut, Ivon Silangen Lombok, Jajaran Forkopimda Sulut, Ketua Dewan Masjid Sulut, Herson Mayulu beserta jajaran ASN, Ketua PHBI Sulut, Ketua Baznas Sulut, Konjen Filipina, beserta para sponsor acara.
(IsJo)



Pangdam Aritonang Pimpin Jajaran Kodam XIII Mdk Ziarah Makam Pahlawan

Manado, detiKawanua.com – Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang memimpin Ziarah rombongan dalam rangka memperingati HUT ke 61 Kodam XIII/Merdeka Bertempat di Taman Makam Pahlawan Kairagi, Manado, Jumat (14/06).
Salah satu rangkaian peringatan HUT Ke-61 Kodam XIII/Merdeka tahun 2019, kegiatan diawali penghormatan kepada Arwah leluhur, kemudian mengheningkan cipta, peletakkan karangan bunga di depan monumen nasional di TMP Kairagi Manado, selanjutnya pelaksanaan penaburan bunga diikuti seluruh rombongan.
Kepala Penerangan Kodam XIII/Mdk Kolonel Kav M Jaelani mengatakan bahwa Walaupun ziarah ke TMP ini merupakan kegiatan rutin dilaksanakan  setiap tahunnya, namun menurutnya hal itu harus dimaknai sebagai satu bentuk penghargaan atas jasa-jasa para pahlawan khususnya para  prajurit TNI dan para pahlawan nasional yang berasal dari daerah ini. ”Situasi alam yang bebas,nyaman dan aman yang kita rasakan saat ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dari hasil perjuangan para pendahulu bangsa, sehingga kita sekarang tinggal melanjutkan dalam mengisi pembangunan,”Katanya.
Lebih lanjut Kapendam sampaikan dengan memasuki usianya ke-61 Tahun 2019 ini, dia berharap agar seluruh anggota harus berperan aktif dan positif pada bidang tugas serta tanggung jawab masing-masing, sehingga dapat menjadi prajurit yang berprestasi, cerdas, dan berarti bagi masyarakat dilingkungan masing-masing. ”Dengan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya prajurit dengan baik dan benar, maka  hakekatnya prajuriti telah mengisi alam kemerdekaan ini dengan benar dan tepat.” Ungkap Kolonel Jaelani.
Hadir dalam acara tersebut Danrem 131/Santiago, Irdam, Kapoksahli Pangdam, para Asisten dan Kabalak serta LO AL dan AU Kodam XIII/Merdeka, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIII Merdeka beserta pengurus serta sejumlah perwakilan Perwira, Bintara, dan Tamtama, serta PNS Kodam XIII/Merdeka.
Autentikasi :
Kapendam XIII/Mdk Kolonel Kav M Jaelani



Persiapan Sulut United Semakin Dimantapkan Berkompetisi di Liga 2 Indonesia



Manado, detiKawanua.com – Pelaksanaan kompetisi sepakbola Profesional Indonesia Liga 2 semakin dekat. Sulawesi Utara akan diwakilkan oleh Klub Bogor FC Sulut United. Dalam persiapan menyambut Liga 2, PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) selaku operator kompetisi akan melakukan verifikasi akhir stadion-stadion yang akan menjadi venue pertandingan.

Adapun Stadion Klabat Manado yang direncanakan akan menjadi home base Bogor FC Sulut United mendapat jadwal verifikasi pada Senin (17/06). Sebelumnya PT. LIB telah melakukan verifikasi awal Stadion Klabat. Masih banyak catatan minor yang harus diperbaiki stadion yang pernah menjadi tuan rumah final Liga Indonesia ada tahun 1999 tersebut.
Melalui instruksi Gubernur Olly Dondokambey, pekerjaan renovasi Stadion Klabat dikebut. Mulai rumput stadion, bench pemain, ruang ganti pemain dan wasit, tribun penonton hingga area parkir mendapat sentuhan renovasi.
Melihat banyak hal yang masih harus diperbaiki dan dibenahi, kelompok suporter Sulut United Brigata The Man terpanggil untuk membantu manajemen klub Sulut United dengan aksi bersih-bersih Stadion Klabat.
Aksi tersebut rencananya akan digelar pada Sabtu (15/06) mulai jam 7 pagi di sekitaran kompleks Stadion Klabat. Hal ini dikonfirmasi oleh salah satu pentolan Brigata The Man, Yansen Baban.
“Kami bersyukur hadirnya Sulut United. Kami akan terus mendukung kiprah Sulut United sejak awal sampai kapanpun juga,” ujar Yansen.
“Salah satu bentuk dukungan awal kami untuk Sulut United adalah dengan membersihkan Stadion Klabat yang akan menjadi home base Sulut United,” jelas Yansen yang didampingi dirijen Prezly Wongkar.
“Stadion Klabat adalah monumen sepakbola Sulawesi Utara, wajib kita jaga dan bersihkan. Kami juga berharap Stadion Klabat bisa lolos verifikasi PT. LIB dan menjadi home base Sulut United,” tambah Vian Rondonuwu yang juga salah satu dedengkot Brigata The Man.
Sulut United akan menjalani laga perdana di Stadion Klabat pada Selasa (02/07, mendatang) menghadapi tim asal Kalimantan Timur, Mitra Kukar.
(**/IsJo)



Wagub Kandouw Ajak Perkuat Budaya Lokal Sulut Guna Mencegah Bahaya Xenophobia dan Radikal


Manado, detiKawanua.com – Pentingnya upaya untuk mempertahankan budaya lokal dalam mencegah bahaya Radikalisme dan Xenophobia (ketidaksukaan atau ketakutan terhadap orang-orang dari negara lain, atau yang dianggap asing) yang bukan bagian dari budaya masyarakat Sulawesi Utara. Hal tersebut diingatkan Wakil Gubernur, Steven Kandouw saat membuka Rapat Pemantapan Peran Koordinasi Dalam Rangka Penguatan Kebudayaan di Manado.
Menurutnya, pemerintah daerah sudah sepatutnya untuk menyampaikan pentingnya kearifan lokal sesuai teori tentang dominan culture yang menjelaskan bahwa dengan adanya dominan kultur maka tidak akan terjadi kerusuhan.
“Makanya di masing-masing daerah rancang tentang itu supaya semua membangun budaya lokal,” kata Kandouw.
Lanjut Kandouw, dalam menghadapi revolusi industri 4.0 maka semua pihak yang melupakan budaya ibarat manusia yang tidak tahu jalan pulang. Untuk itu budaya tidak boleh dilupakan.
“Menurut hemat saya, pelestarian budaya harus diikhtiarkan, digencarkan tidak henti-hentinya,” beber orang nomor dua di Sulut itu.
Lebih jauh, Kandouw menyinggung tentang budaya kompetisi yang ada di Bumi Nyiur Melambai selalu baik dan stabil.
“Itu sama halnya dengan meritokrasi, siapa yang berprestasi, yang meningkat itu yang diangkat,” imbuh Kandouw.
Rapat pemantapan peran koordinasi dalam rangka penguatan kebudayaan turut dihadiri Asisten Deputi Warisan Budaya Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan, Pamudji Lestari, Kadis Kebudayaan Sulut, Ferry Sangian dan Kerala Biro Kesra Setdaprov Sulut, Kartika Devi Kandouw-Tanos.
(IsJo/*)



Langkah Akurat Pemprov Sulut Lewat e-Planing Kawal RKPD 2020, Dengan BPKP Sekprov Pimpin Langsung Raker

Manado, detiKawanua.com Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut yang dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw terus berkomitmen melakukan berbagai inovasi terobosan guna kemajuan roda pemerintahan dalam, sistem kinerja, pelayanan publik semata-mata untuk pembangunan Provinsi Sulut. Salah satunya dalam penerapan aplikasi yang memuat Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) atau e-Planing untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020.
Adapun aplikasi (e-Planing) yang dibangun oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) itu pada intinya digunakan sebagai perencanaan pembangunan yang lebih baik disetiap aspek.
Sekertaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Edwin Silangen dalam memimpin Rapat Evaluasi Penerapan Aplikasi e-Planning di Lingkup Pemprov Sulut yang dihadir jajaran pejabat Eselon II yang berlangsung di Ruang WOC Kantor Gubernur pada Jumat (14/6), mengungkapkan bahwa, Pemprov Sulut bekerja sama dengan BPKP Sulut dalam menerapkan aplikasi e-Planning tersebut kepada seluruh perangkat daerah (SKPD) sebagai alat perencanaan dan penganggaran di Pemprov Sulut agar menjadi berkualitas dan akuntabel.
“Terima kasih dan apresiasi diberikan kepada pihak BPKP atas aplikasi sistem e-Planing ini,” ucap Silangen dihadapan pihak Perwakilan BPKP beserta Asisten III Setdaprov Sulut bidang Administrasi Umum, Praseno Hadi dan Asisten I, Edison Humiang.
Menurutnya, aplikasi tersebut nantinya akan menghasilkan produk perencanaan yang terintegrasi dengan Simda Keuangan.
“Sangat penting, sehingga apa yang akan dihasilkan di Simda Keuangan nanti tidak akan keluar dari proses perencanaannya,” terang Silangen.
Adapun disisi lain oleh perwakilan BPKP telah menjelaskan bahwa (aplikasi) SIMDA Perencanaan BPKP tersebut merupakan komitmen penuh BPKP untuk mewujudkan perencanaan dan penganggaran yang berkualitas di seluruh Indonesia yang dibuat berdasarkan Permendagri nomor 86 tahun 2017 dan amanat KORSUPGAH KPK (Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi) serta percepatan implementasi SIMREN (Sistem Perencanaan) dan SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) sebagaimana arahan dari KEMENPAN RB (Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) melalui BPKP.
(IsJo/*)



Sosok CJD Karo Umum, Sekprov Berharap Terus Berkarya Dalam Tugas Hingga Kanca Nasional

Manado, detiKawanua.com – Genap usia 36 Tahun, Kepala Biro Umum Setdaprov Sulut, Clay June Dondokambey (CJD) berbaur dalam kebersamaan dan kekeluargaan seluruh jajaran Biro Umum dalam ibadah syukur sekaligus Rapat Kerja Evaluasi Biro Umum yang berlangsung di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Jumat (14/06), dan dihadiri Sekertaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen didampingi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Sulut, Asiano G. Kawatu.
Sekprov dalam penyampaiannya, berharap agar inovasi dan kinerja dari Biro Umum terlebih khusus Kepala Biro (Clay J Dondokambey) terus ditingkatkan kalaupun bisa hingga ke kanca nasional yang ditunjang dengan menambah pendidikan sekolah guna peningkatan karir yang harus secara bersamaan berjalan.
“Itu diharapkan (untuk setiap ASN), ya bagi junior Dondokambey ini wajib, selain karir musti sekolah. Karena diusia 36 tahun saat ini harus terus berkarya dan membangun untuk Sulut dalam mendukung program ODSK,” kata Silangen.
Sementara itu, Clay (sapaan akrab Karo Umum itu) pun dengan kerendahan hatinya mengungkapkan bahwa semua tugas dan kerja yang digelutinya tak lepas dari tuntunan Sekprov Sulut.
“Terima kasih atas kepercayaan dan motovasi kepada saya yang tentunya ini amanah merupakan tugas tanggung jawab kinerja saya untuk pimpinan yang tidak lepas juga dukungan dari jajaran seluruh Biro Umum,” ungkapnya.
Turut hadir pada kesempatan itu, sejumlah jajaran pejabat eselon II Pemprov Sulut.
(IsJo/*)