Ulyas Taha Pimpin NU Sulut

Ulyas Taha usai pemilihan Ketua Tanfidziyah PWNU Sulut.

Manado, detiKawanua.com – Konferensk Wilayah (Konferwil) XI Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya menuntaskan salah satu agenda pentingnya, pada Minggu (14/07/2019) sore.
Setelah melalui Sidang Pleno ke-6 di Hotel Aston Manado, Drs Hi Ulyas Taha MPd secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Tanfidziyah PWNU Sulut masa khidmat 2019-2024.

“Mengesahkan Drs Hi Ulyas Taha MPd sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Sulut masa khidmat 2019-2024,” ucap Presidium Sidang Pleno Konferwil XI NU Sulut, Djailani Mansur didampingi Amin Lasena dan Midun Loho.

Sebelumnya, KH Abdul Wahab Abdul Gafur juga terpilih sebagai Rois Syuriyah PWNU melalui musyawarah Rois NU se-Sulawesi Utara. 
(Indra)



Sekitar 400 Peserta Warga Manado Ikuti Even Baku Gate Falinggir dan Hias SSK, Gratis!


Manado, detiKawanua.com – Sabtu (13/07) pagi hingga sore nanti, warga Kota Manado khususnya di Kompleks Jalan Boulevard Sindulang 2 Manado disuguhi iven Baku Gate Falinggir (layangan) dan Hias yang digelar Sonya Selviana Kembuan (SSK) dalam rangka memperingati HUT Kota Manado ke-396 pada Senin (15/7) pekan depan.
Dalam iven ini terdapat dua perlombaan yakni, Falinggir Baku Gate dan Hias’, yang diikuti sekitar 400 peserta untuk umum dengan tidak dibebani biaya pendaftaran (gratis) dengan memperebutkan uang tunai jutaan rupiah serta doorprice bagi warga.
“Antusias warga sangat tinggi dikarenakan jenis perlombaan ini tidak sering dilaksanakan dengan dibuktikan banyaknya peserta yang mendaftaran. Dan even ini juga menjadi ajang silaturahmi serta sosialisasi bagi satu bakal calon srikandi Kota Manado yakni, Sonya Selviana Kembuan (SSK),” terang Rio Lamia yang juga merupakan panitia kegiatan.
Horlit Yanis salah satu warga Sindulang mengungkapkan dengan adanya kegiatan ini dirinya merasa bersyukur karena selai sebagai salah satu hiburan masyarakat juga mengangkat kembali permainan tradisional. 
“Saya bangga dengan kegiatan yang diselenggarakan panitia dari ibu SSK. Untuk ibu SSK saya mengucapkan terima kasih sudah mengadakan kegiatan ini,” kata Horlit.
Adapun oleh Sonya Selviana Kembuan (SSK) mengungkapkan bahwa kegiatan dimaksud juga merupakan salah satu visi dari Manado sebagai kota modern yang berbudaya. Dalam artian, walaupun Manado menjadi kota modern tapi tradisi dan budaya seharusnya tetap dijaga seperti salah satunya kegiatan berbau tradisional.
“Dengan kegiatan ini diharapkan kualita interaksi hubungan masyarakat tidak dibatasi oleh tingkat pendidikan dan strata sosial, tapi merata untuk semua masyarakat mulai dari anak-anak orang tua, bahkan opa dan oma (kakek nenek).
Dikatakannya pula melalui antosias warga pada kegiatan tersebut, terlihat contoh bagaimana kerjasama antara orang tua (bapak) dan anak dalam memainkan layangan (falinggir) untuk mendapatkan hasil maksimal. 
“Sisi lainnya juga yang menarik dan menjadi perhatian khusus adalah soal kreativitas dalam membuat layang-layang. Dengan kegiatan seperti ini juga kita bisa dekat mengenal akan alam lingkungan serta diharapkan tercipta persaingan positif dengan era digital yang lebih bersifat perorangan,” terang Sonya.
(Ijo)



Inilah Pemenang Lomba Poco Poco Kreasi dan GWR HUT Kota Manado ke-396

Kadis Kesehatan Kota Manado saat menyerahkan hadiah bagi pemenang.


Manado, detiKawanua.com – HUT Kota Manado ke-396 dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, salah satunya Lomba Poco Poco yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado, Jumat (12/07) di Youth Center Manado.

Setelah menampilkan 27 tim Poco Poco Kategori GWR (Guiness World Records) dan 16 tim Poco Poco kategori kreasi, Dewan Juri yang terdiri dari Alexandra Ratu, Youke Jawali, Marieke Ringkuangan, Hendra Mangatore, dan Lusi Mailangkai, akhirnya mengumumkan pemenang di masing-masing kategori.

“Semua tim yang tampil, khususnya di 6 besar, bagus-bagus penampilannya. Namun dalam sebuah kompetisi, tetap hanya satu pemenang, dan berdasarkan penilaian kami, inilah yang terbaik untuk saat ini,” ujar Alexandra sebelum membacakan hasil.

Adapun pemenang masing-masing kategori sebagai berikut:

Poco Poco Kategori Kreasi

Juara 1. BKAD
Juara 2. Bapelitbang
Juara 3. Dinas Kesehatan
Juara 4. TUP Protokol
Juara 5. Kesbangpol dan Linmas
Juara 6. Kecamatan Bunaken 
Poco Poco Kategori GWR
Juara 1. Dinas Kesehatan
Juara 2. Kecamatan Tikala
Juara 3. BKAD
Juara 4. Dinas Dukcapil
Juara 5. Sekretariat DPRD
Juara 6. Dinas Perhubungan

(Indra)



Inilah 20 Nama Calon Uyo – Anu Boltim Lulus Seleksi

Kepala Dispar Boltim, Rizky Lamaluta.

Boltim, detiKawanua.com – Usai digelar seleksi beberapa waktu lalu kemarin, Dinas Pariwisata (Dispar) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sore tadi Jumat (12/07) sudah diumumkan 20 nama-nama calon finalis Uyo – Anu yang lulus seleksi, kemudian selanjutnya masuk dalam tahap karantina.
Dikatakan, Kepala Dispar Boltim, Rizky Lamaluta saat dikonfirmasi via WhatsApp (WA), bahwa pihaknya telah mengumumkan peserta-peserta yang lulus saat mengikuti audisi pada 10 Juli kemarin “ada 20 peserta yang lulus, terdiri dari 10 Uyo dan 10 Anu. Mereka nanti akan mengikuti karantina sebelum acara puncak” ungkap, Rizky
Dari 60 peserta calon Uyo dan Anu yang mengikuti seleksi sebelumnya, semuanya bagus. Namun sesuai aturan, panitia harus memilih hanya 10 pasang finalis “mereka yang terpilih memiliki keunggulan dari yang lain. Semoga seluruh peserta yang mengikuti acara ini penuh dengan kesungguhan, karena tidak mudah menjadi juara dalam event ini. Yang keluar sebagai pasangan pemenang nantinya akan menjadi Duta Pariwisata” jelas, Dia kepada awak media (12/07).
(Fidh)
Inilah 20 nama calon finalis Uyo dan Anu Boltim, yang lulus seleksi dan akan mengikuti karantina :
10 calon finalis Uyo
1. Cristian L. Sumilat utusan Dispar.
2. Fitra Reza DJ Wares utusan kecamatan Modayag.
3. Megi Pratama Hasan utusan Dinas KB.
4. Abdiansyah E.S. Ani utusan desa Buyat.
5. Stevanus M. Petra Hormati utusan Dinkes.
6. Adriyanto Naue utusan Dinas P3A.
7. Renaldi A. Abdullah utusan Kotabunan.
8. Moh. Eka Putra Manoppo utusan BKPSDM.
9. Moh. Ichsan Arfarizy utusan Disnakertrans.
10. Haikal Dama utusan desa Tutuyan 3.
Dan, 10 calon finalis Anu :
1. Fajrina Rusniar Rianto utusan Disnakertrans.
2. Nadia Sumodiharjo utusan persatuan media Boltim.
3. Humaira S. Wahyudi utusan Bappeda.
4. Andi Putri Guraisya utusan BKPSDM.
5. Eva Amalia Mokodompit utusan Kesbangpol.
6. Tessalonika Kondengis utusan desa Bangunan Wuwuk.
7. Arlinda Mamonto utusan TUP Sekretariat daerah.
8. Herlina Paputungan utusan Tutuyan.
9. Tafsirah Lasabuda utusan Nuangan.
10. Salsabila Mokoagow utusan BPKPD



Melalui Sosialosasi, PLN Bakal Bangun Tower Jaringan Tranmisi 150 Kv

Suasana Melalui Sosialosasi.

Boltim, detiKawanua.com – Rencana pembangunan dan Pengadaan tanah untuk tapak tower jaringan transmisi 150 Kilo volt (Kv) Tutuyan – Molibagu digelar PT PLN (Persero) UPP Kitring Sulawesi Utara (Sulut) unit induk pembangunan Sulawesi bagian utara  melalui sosialisasi.
Dikatakan, Assisten analis pengadaan tanah ROW, Muhammad Bilal Julian, sebelumnya sudah ada gardu induk di Tutuyan, kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), yakni 3 jalur. dari Belang (Mitra) ke Tutuyan, dari Otam (Bolmong) ke Tutuyan dan Tutuyan ke Molibagu (Bolsel) “untuk Otam – Tutuyan sudah dalam tahap pemberian ganti rugi lahan. Molibagu – Tutuyan dan Belang – Tutuyan saat ini masih dalam proses tahap pembebasan lahan” jelasnya, saat bersua awak media (12/07) kemarin
Lanjut, Bilal katakan, di kecamatan Tututuyan terdapat untuk tapak tower 5 desa. Jumlah keseluruhan ada sekitar 260 tapak tower “kita buat sistemnya, yakni sistem Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT). Jenis tower ada dua, dengan ukuran masing – masing  225 meter persegi hingga jenis 400 meter tergantung jenis dan type towernya” beber, Bilal
katanya, targetnya untuk tahapan tahun ini, dan pada semester awal tahun 2020 untuk proses selanjutnya “ini tahapan awal kita dalam sosialisasi. Kemungkinan tahun mendatang kita dalam proses tahapan pekerjaan. Dibangun oleh pihak PLN bukan hanya komersil tetapi, adanya juga pembangunan gardu serta peningkatan kwalitas aliran listrik” ujarnya, ikut diiyakan Wiwik Meilarati Saloko yang juga selaku Assisten analis pengadaan tanah ROW.
(Fidh)



Evaluasi Monitoring Pertanggungjawaban DD ADD, Kembali Digelar DPMD

Suasana evaluasi monitoring di Kotabunan.

Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) gelar rapat evaluasi serta monitoring penggunaan pertanggungjawaban Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan Badan Usaha Milik desa (BUMdes) Tahun 2019, tepat di balai desa Kotabunan Selatan (11/07). 
Rapat tersebut, dibuka oleh Camat Kotabunan, Rahman Hulalata kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Dinas PMD Boltim, Slamet Riyadi Umbola.
Kepala Dinas PMD Boltim, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini untuk mengevaluasi apa yang sudah dilaksanakan beberapa pekan ini, terkait dengan keuangan-keaungan desa “ini merupakan rapat evaluasi, kombinasi monitoring putaran kedua di wilayah Kecamatan Kotabunan, yang awalnya telah dilaksanakan di desa Buyat”
Hal ini sangat penting karena, DD menjadi sorotan dari semua komponen masyarakat dari berbagai aspek. Sebab, anggaran DD dinilai besar jumlahnya, yang tujuanya untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat desa “kami dari pemerintah daerah, tidak menginginkan Pemerintah desa beserta aparat yang ada di desa tersandung dengan persoalan hukum, soal pengelolaan keungan desa” jelas, Slamet
Selaku instansi terkait, pihaknya perlu melakukan pembinaan kepada pemerintah desa, terlebih persoalan – persoalan hukum yang seharusnya tidak perlu terjadi “namun, kalau kita benar – benar melaksanakan sesuai dengan aturan dan prosedur dalam pengelolaan keungan desa, saya yakin itu tak akan terjadi. Untuk itu, saya minta kepada pemerintah desa agar DD dan ADD harus digunakan sebaik-baiknya. Untuk pengunaan modal harus tepat sasaran, jangan disalahgunakan” ujarnya
Turut hadir dalam Kegiatan dimaksud, Wakil Bupati Boltim Rusdi Gumalangit, Kaban DPPKAD Oskar Manoppo, Kadis PMD Slamet Riyadi Umbola, Camat Kotabunan Rahman Hulalata, serta Kepala desa (Sangadi-red) dan aparat desa se-Kecamatan Kotabunan.
(Fidh)



Gubernur Olly Akui Bersama Wagub Kandouw “Sukses” Atas Sabar dan Peran Isteri


Manado, detiKawanua.com – Hadir dan memberikan sambutan ditengah-tengah suasana penuh kekeluargan dan sukacita dalam perayaan HUT ke-20 dari keluarga Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw bersama Isteri Devi Kandouw-Tanos MARS di Kompleks Rumah Dinas Gubernuran Bumi Beringin Manado, Kamis (11/07) tadi malam. Oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang saat itu baru tiba dari Jakarta, hadir didampingi isteri tercinta Ibu Rita Dondokambey-Tamuntuan, memberikan ucapan selamat sekaligus memberikan sambutan terlebih dalam hal berumah tangga.
“Saya ucapkan selamat pada keluarga pak Wagub Steven Kandouw bersama isteri tercinta Devi Tanos. Tentunya usai perkawinan 20 tahun sudah memasuki usai yang telah melewati berbagai cobaaan dalam keluarga, biasanya itu di usia perkawinan 16 hingga 17 tahun. Tapi ini sudah melewatinya,” awal sambutan Olly.
Dari pengalaman ke pengalaman yang diceritakan gubernur saat itu, hal menarik yang juga merupakan satu pelajaran hikmah, adalah soal kesabaran dan peran dari isteri yang dinilainya menjadi kunci dari rumah tangga.
“Saya dan pak wagub dapat meraih semua ini dan dapat bekerja seperti saat ini semuanya berkat peran dari isteri-isteri yang hebat,” ungkap gubernur yang pada kesempatan itu juga menyampaikan salam ucapan selamat dari Ketua DPRD Sulut Sulut dan Sekprov Sulut Edwin Silangen yang belum sempat hadir karena masih bertugas di Jakarta. 
Adapun sebelum itu olah Wagub Kandouw telah memberikan kesaksiannya bahwa apa yang dicapai dalam kehidupannya  saat ini berkat peran isteri.  Sebagaimana juga pada kesempatan yang sama kesaksian serupa disampaikan isteri tercinta Devi Tanos dengan penuh harapan untuk membina keluarga yang harmoni bersama sang suami (Wagub Steven Kandouw) serta ketiga buah hati mereka, Ernesto, Abigail dan Oswaldo. 
“Terima kasih atas ucapan dan doanya semuanya,” tutup Kandouw.
Pada momen indah tersebut, hadir pula keluarga terdekat dari Wagub dan Ibu Devi, beserta para undangan kerabat, sahabat, jajaran pejabat dan ASN Pemprov Sulut hingga masyarakat.
(Ijo/tim)



Action Hari Pertama, Satgas TMMD 105 Fokus Kerjakan Plat Ducker



Bitung, detiKawanua.com – Pasca dibukanya kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 di wilayah Kodim 1310/Bitung (Rabu pagi), oleh Satgas pada hari pertama Kamis (11/7/19) di Kelurahan Dua Sudara Desa Apela 1 dan Desa Apela 2 Kecamatan Ranowulu Kota Bitung dibawah pimpinan Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSSK) Lettu Inf Julen Tonny Kasiaheng langsung action mengenjot pekerjaan yang menjadi sasaran fisik yang diantaranya yakni pembuatan Plat Ducker.

Sebelum memulai kegiatan tersebut diawali dengan apel pagi pengecekan personel dan dilanjutkan dengan pembagian  tugas kelompok disasaran  pekerjaan masing masing.

Dalam pengarahannya Lettu Inf Julen Tonny Kasihaeng  menyampaikan agar para personel selalu menjaga kesehatan dan kekompakan dalam melaksanakan tugas yang sudah diberikan sehingga dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tugas yang sudah dibagikan kepada masing kelompoknya.

Adapun dalam pengerjaan pembuatan Plat Ducker tersebut Satgat TMMD bersama masyarakat saling bergotong royong dan  bahu membahu dengan  penuh semangat yang tinggi.

(Ijo/Penrem 131/Stg)




Kolaborasi DPM-PTSP Sulut dan BI Tunjang KEK dan Infrastruktur di Sulut


Manado, detiKawanua.com – Bank Indonesia (BI) bersama Regional Investor Relation Unit pada Kamis (11/07) telah melangsungkan pertemuan yang dimana dalam pertemuan tersebut melibatkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Sulut, terkait tindaklanjut penyampaian dari Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey akan masuknya proyek dan program kerja di Sulut yang salah satunya dalam mendukung jalannya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, KEK Industri serta pembangunan infrastruktur lainnya di Sulut.
Informasi yang diterima wartawan, bahwa Pemprov Sulut yang saat itu dihadiri DPM-PTSP yang dibawahi Plt Kepala Dinas, Franky Manumpil dari cacatan yang ada, bersama pihak BI mencoba memadukan inovasi guna mempercepat masuknya investasi ke Sulut melalui 4 langkah seperti, pengembangan, pengendalian, promosi serta perizinan (dipermudah) yang (dari empat hal itu) didalamnya juga terdapat “info memo” yang isinya adalah deskripsi isi dari masuknya nilai proyek.
Manumpil, ketika ditanyakan wartawan seperti apa program proyek yang menjadi action nanti mengungkapkan seperti Jembatan Bitung-Pulau Lembe itu satu rangkaian dengan Jalan Tol sebagaimana merupakan petunjuk dari Presiden. Begitupun KEK Industri diwilayah Kota Bitung juga memfokuskan pada Lite (ringan) Industri.
“Pada intinya, kami (DPM-PTSP Sulut) menindaklanjuti arahan pak presiden bersama pak gubernur guna semua perencanaan, pengembangan dan pembangunan serta program kerja berjalan dengan baik,” terang Manumpil yang juga merupakan Kepala Biro Perekonomian SDA Setdaprov Sulut.
TARGETKAN INVESTASI DAERAH TEMBUS 11 TRILIUN
Pemprov Sulut tahun ini menargetkan investasi di daerah sebanyak 11 triliun. Investasi tersebut baik dari dalam daerah, maupun dari asing. Hal ini dikatakan Pelaksanaan tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Daerah Sulut Frangky Manumpil. Dirinya mengatakan, target tersebut diberikan langsung pemerintah pusat melalui rencana kerja.
“Target kita tahun ini untuk investasi sebanyak 11 triliun. Dan realisasi investasi pada triwulan I periode Januari-Maret tahun 2019, tercatat mencapai Rp2.8 Triliun. Dari target pemerintah pusat, angka tersebut telah mencapai 25,8 persen sedangkan RPJMD Sulut menyentuh 48,9 persen. Jadi kita optimis target 11 triliun ini akan tercapai. Karena memang saat ini perizinan di Sulut sudah kita permudah. Kalau lengkap berkas dan memenuhi syarat, maka sudah bisa langsung diproses dan bisa langsung selesai. Instruksi Presiden Pak Joko Widodo serta Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw juga terkait mudahnya perizinan sudah kita terapkan saat ini,” tuturnya.
Manumpil menyebut, hasil dari total realisasi ini merupakan nilai kumulatif yang bersumber dari proyek Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang wajib menyampaikan laporan kegiatan penanaman modal berdasarkan Undang-Undang (UU) 25/2007 tentang penanaman modal dan peraturan kepala BKPM RI 7l/2018 tentang pedoman dan tatacara pengendalian pelaksana penanaman modal.
“Jadi, dari target investasi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat atau dari BKPM RI untuk Sulut tahun 2019 yang sebesar 11 Triliun dan target RPJMD provinsi Sulut sebesar 3,7 Triliun, secara kumulatif periode Januari hingga Maret total investasi yang direalisasikan oleh investor di 15 kab/kota sebesar 2,8 Triliun dan telah mencapai lebih dari 100 persen target pemerintah pusat/BKPM RI untuk triwulan 1 tahun 2019 sebesar 2,6 Triliun,” sebut Manumpil sembari optimis pada triwulan 2 total realisasi investasi akan melebihi target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat/BKPM RI. “Untuk itu saya berharap kepada seluruh kabupaten/kota yang ada di Sulut agar tetap bersinergi dengan pemerintah provinsi,” tandasnya.

(Ijo/tim)




Panitia Segera Umumkan Nama 10 Besar Uyo-Anu Boltim

Kepala Dispar Boltim, Rizky Lamaluta.


Boltim, detiKawanua.com – Nama-nama peserta Putra-Putri terbaik 10 besar yang mengikuti seleksi Uyo Anu, akan segera diumumkan oleh Panitia Pelaksana Pemilihan Uyo Anu Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahun 2019.
DikatakanKepala Dinas Parawisata (Dispar) Boltim Rizky Lamaluta, jika tak ada halangan, sore ini panitia akan mengumumkan putra – putri terbaik Boltim yang masuk 10 besar.

“Semoga sudah ada keputusan dari panitia. Jika tidak berhalangan, panitia akan umumkan sore ini siapa saja yang masuk 10 besar,” katanya.

Terdapat 60 peserta, lanjut dikatakannya, yang mendaftar dalam ajang tersebut. Dan semua dinilai secara ketat.

“Seleksi kita lakukan secara ketat, untuk menghasilkan putra dan putri terbaik di Kabupaten Boltim. Semua pesertanya hebat-hebat, makanya tim panitianya, masih susah menentukan siapa yang masuk di 10 besar. Semua sama bagus, masing-masing ada kelebihan dan kekurangan,” jelas Rizky pada Kamis (11/07), kepada sejumlah awak media 

Diketahui sebelumnya, sekitar 60 peserta calon Uyo-Anu Botim telah mengikuti proses seleksi dengan menguji pengetahuan mereka. Nantinya, duta para Uyo-Anu Boltim terpilih, kata Rizky, yang akan jadi duta pariwisata daerah tersebut.

“Makanya, diharapkan peserta memiliki pengetahuan dan bakat yang mumpuni guna mempromosikan sejumlah ikon pariwisata dan budaya di daerah itu,” pungkasnya.  

(Fidh)