JS Tutup Usia di Lapas Tahuna

Tahuna, detikawanua.com – Warga binaan JS (74) di tempatkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Tahuna, Minggu (14/07) meninggal dunia. Dari informasi yang berhasil dirangkum media ini menyebutkan, kematian JS diduga karena sakit. Namun yang anehnya, pihak keluarga hendak menjenguk JS Minggu pagi tidak diijinkan oleh pihak Lapas, sehingga pada siang harinya di hari yang sama JS sudah di bawa ke Rumah Sakit (RS) dan dinyatakan sudah meninggal.
Kepala Lapas Kelas II Tahuna, Alfonsus Wisnu Ardianto dikonfirmasi wartawan menjelaskan adanya isu yang mengabarkan adanya dugaan pembiaran, hingga melarang pihak keluarga mengunjungi JS yang saat itu sedang sakit hingga berujung meninggal, dirinya meminta kepada keluarga maupun masyarakat agar tidak membuat cerita sepihak saja. Sebab, sesuai dengan aturan pada hari minggu itu tidak ada jam berkunjung.
“Ini cerita sepihak, pastinya kami tidak pernah melakukan pembiaran jika memang ada warga binaan kami yang menderita sakit. Saya minta jangan ada informasi atau cerita sepihak. Dari laporan yang saya terima, yang bersangkutan (JS), sakit setelah mengikuti ibadah minggu pagi di Lapas. Jadi awalnya, JS sempat kambuh di dalam kamar sel, melihat JS yang sudah merasa kesakitan, kerabatnya sesama warga binaan langsung datang menyampaikan kondisi JS ke petugas.”kata Alfonsus.
“Petugas pun langsung membawa JS ke rumah sakit untuk diperiksa. Nah, saat tiba di rumah sakit dirinya sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan dokter sudah menyampaikan bahwa JS meninggal karena sakit jantung. Saat dibawa ke rumah sakit keluarga juga kami hubungi untuk bersama-sama ke rumah sakit,” bebernya.
Dirinya juga sempat kaget dengan kabar meninggalnya JS, menurutnya, meskipun dengan umur yang sudah lanjut usia, JS dikenal sebagai warga binaan yang aktif dalam mengikuti kegiatan di Lapas.
“Saya juga kaget, yang bersangkutan ini saya kenal aktif dalam mengikuti kegiatan, bahkan menurut petugas Lapas setelah mengikuti ibadah minggu pagi, JS sempat melakukan pembicaraan dengan petugas Lapas lainnya, setelah itu masuk lagi ke kamar selnya,” ujar dia.
Ditambahkannya, terkait dengan tenaga medis di Lapas saat ini hanya ada satu orang Perawat, dan saat kejadian petugas medis ini sedang dalam cuti melahirkan.
“Di lapas tahuna memang sampai saat ini hanya ada satu orang petugas perawat. Itu hanya paramedis bukan medis, jadi penindakan penanganan jika ada yang sakit itu sangat terbatas. Dan kebetulan paramedis saat itu tidak masuk sedang dalam cuti melahirkan. Paramedis ini juga hanya selama enam hari yakni Senin hingga Sabtu saja,” pungkasnya. (js)



Rapat Paripurna DPRD Minsel tetapkan Raperda LPJ APBD 2018 menjadi Perda

MINSEL,  DETIKAWANUA. COM – Rapat Dewan perwakilan rakyat daerah ( DPRD) Kabupaten Minsel dalam rangka pembicaraan tingkat kedua terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun anggaran 2018 berlangsung baik.

Meski rapat molor dari jadwal yang ditentukan namun Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Minsel ibu Jenny Johana Tumbuan SE ini tetap dilaksanakan dengan Sambutan yang kelanjutannya dibacakan oleh wakil ketua Rommy Pondaag SH , kesempatan tersebut Ketua Dewan menyatakan apresiasi kepada Pihak keamanan yang telah melaksanaan tugas dalam pengamanan Hari Ucapan syukur

Bupati Minahasa Selatan DR. Christiany Eugenia Paruntu.SE yang Menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa Selatan ini menyatakan apresiasi kepada Banggar DPRD Minsel yang telah melakukan tugas sesuai aturan dan semangat membangun Minsel.

Pendapat akhir Bupati CEP tersebut menyatakan kebanggaannya bagi Sikap Anggota DPRD yang sepakat terhadap Raperda Pertanggung jawaban APBD 2018 menjadi Perda yang diterima dan ditetapkan DPRD Kabupaten Minsel.

” Saya meyakini kabupaten minsel kedepan akan lebih baik lewat pengolahan anggaran yang transparan dan akubtabel , bahkan efisiensi dan efektifitas kerja akan terus dikejar oleh setiap kita ini semua bagi tercapainya kesejaktraan rakyat, ucap Tetty

Sekretris Dewan Minsel Joins Lunkun SH saat membacakan hasil pembahasan banggar menuturkan enam sikap Banggar bagi pemerintahan Minsel yang menjadi pertimbangan dan rekomendasi banggar bagi pemerintahan Minsel kedepan.

Dari Surat masuk yang dibacakan terdapat satu surat keputusan DPP Partai Gerindra terhadap PAW Anggota DPRD Minsel Frangky Lelengboto ST ke ibu Hetty Mawuntu

Momend Paripurna ini pun diperkenalkan dan memperkenalkan diri
Royke Ingkiriwang.SH sebagai ketua pengadilan Amurang yang baru

Paripurna ini dihadiri Forkopimda Minsel, para kepala Dinas,  para Camat, dan ASN lainnya.
( Vandytrisno)




Pesta Rakyat HUT Kota Manado ke-396, Dari Bunaken Torang Manado Torang Rukun

Walikota Manado saat memberikan sambutan. 


Manado, detiKawanua.com – Pesta Rakyat sebagai bentuk syukur dan puncak perayaan HUT Kota Manado ke-396, dipusatkan di Pulau Bunaken pada Senin (15/07) malam.

Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) dalam sambutannya mengharapkan, pelaksanakan Pesta Rakyat di Pulau Bunaken ini bisa memberkati Kota Manado.

“Selain kita mensyukuri 396 tahun Kota Manado, hari ini kita bersepakat dan berharap, dari Negeri Bunaken, dari Kecamatan Bunaken Kepulauan, acara ini akan terus memberkati seluruh Kota Manado,” ujar GSVL.

Walikota Lumentut mengakui, ini pertama kali pelaksanaan puncak HUT Kota Manado diadakan ‘keluar kandang’, keluar dari rutinitas. Karena selama ini dilaksanakan di Manado ‘daratan’.

“Sejak November 2018, Manado telah dikenal sebagai Kota Doa. Karena itu, dimulai dari sini, kita akan memulai ibadah Oikumene di seluruh Kota Manado. Biarlah Kota Manado menjadi kota dimana rakyatnya senang beribadah kepada Tuhan,” papar Lumentut.

Walikota juga dalam sambutannya, meminta warga Kota Manado khususnya di Pulau Bunaken, untuk membuat iven di pinggir pantai.

“Turis-turis mancanegara senang melihat iven di pinggir pantai. Jadi kita siapkan iven setiap dua bulan sekali, sehingga turis ingin balik lagi ke Pulau Bunaken,” kata Walikota Manado dua periode ini.

“Jaga tetap pulau ini tetap bersih, serta jaga taman laut bunaken karena itu aset kita. Mari kita rawat pulau dan kewibawaan laut ini,” tambahnya.

Walikota juga tak lupa mengingatkan warga untuk menyambut Manado Fiesta 2019, iven tahunan terbesar Kota Manado.

“Di tempat ini kami mengingatkan semua tanggal 27 Juli ada iven Manado Fiesta. Pada 4 Agustus kita akan akhiri dengan Manado Bersyukur, Thanksgiving Kota Manado. Kami berharap, pada hari itu, semua warga Manado berpengucapan syukur bersama,” ujar Walikota.

“Senang boleh bersama di sini dalam Pesta Rakyat di Pulau Bunaken ini. Torang Manado Torang Rukun, Tuhan memberkati kita semua,” pungkas suami tercinta Rektor Unima ini.

Turut hadir dalam Ketua PKK Kota Manado Paula Lumentut Runtuwene, Sekda Manado Micler Lakat, seluruh pejabat eselon I dan II se-Kota Manado, tamu undangan, dan warga.

(Indra)




Umbola: Pendamping Desa Harus Bersinergi dengan DPMD

Kepala DPMD Boltim, Slamet Riyadi Umbola.

Boltim, detiKawanua.com – Untuk menggali potensi yang ada di desa, guna dijadikan program-program inovatif baik original maupun hasil pertukaran yang dilihat dari desa lain, diharapkan bagi Pendamping Desa (PD) agar selalu siap mendampingi desa dan bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim). 
Hal itu seperti dijelaskan Kepala DPMD Boltim Slamet Riyadi Umbola, untuk menjaga semangat warga masyarakat, diharapkan bagi pendamping desa supaya sejalan dengan PMD.

“Imi menjaga agar semangat dari masyarakat tidak pudar. Maka diharapkan, PD dapat mendampingi desa dan berjalan sejajar dengan PMD, itu yang paling pokok. Jangan kami (DPMD) sudah berjalan jauh di depan, sementara PD baru mau menyusul,” terangnya kepada sejumlah awak media.

Menurutnya, keinginan mereka (masyarakat-red) sangat kuat untuk menuju perubahan yang lebih baik lagi, tinggal bagaimana implementasinya ke depan. Tentunya, ini harus ada pendampingan-pendampingan dari PD dan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID).

“Sebentar nanti, masyarakat ini yang akan menjadi pelopor-pelopor di desa. Saya harapkan juga saat ada pembangunan infrastruktur, asas manfaatnya sangat besar sehingga dapat berguna buat masyarakat itu sendiri,” kata Umbola, Senin (15/07).

Lanjut dirinya katakan, di Kecamatan Tutuyan sendiri ada sentra-sentra strategis untuk membuka peluang usaha ekonomi, yang bisa dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

  • “Contohnya pembuatan dan pembelian kopra putih. PT. Inakom yang berpusat di Jakarta sudah bangun komunikasi dengan saya, dan siap memberikan bantuan juga pelatihan bagaimana teknis pengelolaannya. Mereka (Inakom, red) akan membantu dari segi peralatan, tenaga ahli, sampai pada proses pemasaran,” ungkap Umbola siang tadi.
(Fidh)



Dispar Boltim Serahkan Buku Panduan Wisata

Penyerahan Buku Panduan Wisata kepada Finalis Uyo dan Anu. 

Boltim, detiKawanua.com – Sepuluh pasang peserta calon Uyo dan Anu Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang akan mengikuti karantina pada Jumat (19/07) pekan ini, mendapatkan modal pengetahuan berupa buku panduan wisata dan arahan dari sejumlah Ikatan Uyo Anu.
Menurut ketua panitia pelaksana kegiatan, Tierza Damopolii, buku panduan dan arahan tersebut sebagai modal awal peserta.

“Dengan buku panduan wisata disertai arahan dari Ikatan Uyo Anu, peserta akan paham saat mengikuti karantina, dan sudah tahu apa-apa yang akan dipersiapkan nantinya,” kata Tierza, Senin (15/07).

Selain penyerahan buku dan arahan, peserta akan menandatangani pernyataan bahwa mereka (peserta-red) bersedia mengikuti karantina.

“Ini menjaga agar tidak terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya, ada peserta Anu yang sudah lulus seleksi namun saat masuk karantina langsung mengundurkan diri,” ucapnya kepada sejumlah media.

(Fidh)



Realisasikan Janji For Sulut, Hari Ini Presiden dan Gubernur Olly Rapat Terbatas



Manado, detiKawanua.comGubernur Sulut, Olly Dondokambey pada Senin (15/07) hari ini menghadiri rapat terbatas bersama Presiden RI Joko Widodo di Jakarta terkait kemajuan perkembangan pembangunan di Sulawesi Utara terutama sektor pariwisata. Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur, Steven Kandouw kepada wartwan di Lobi Kantor Gubernur, siang tadi.


“Ini terkait benang merah hasil kunjungan Presiden (waktu lalu) ditetapkan Presiden bahwa Sulut sebagai ‘Super Prioritas’ masuk 41 daerah pariwisata di Indonesia. Hari ini langsung rapat dihadiri pak gubernur,” terang Kandouw sembari mengatakan dirinya tiba-tiba tadi ditelpon gubernur.
“Kita langsung rapat (diruangan wagub) menambah masukan konsep pariwisata yang lebih konfrehensif dari Bappeda dan diteruskan ke pak gubernur,” ujarnya.
Dijelaskannya pula maksud dari gubernur adalah keinginan presiden itu melihat Sulut itu sebagai satu kesatuan daerah pariwisata atau bukan hanya Bunaken dan Likupang tapi keseluruhan sektor pariwisata di 15 kabupaten kota.
“Jadi kalau mau wisata kepulauan ada 3 kabupaten kota, mau wisata pegunungan ada diwilayah Minahasa, serta wisata pinggiran laut juga ada lengkap di Sulut. 15 kabupaten kota itu terintegrasi jadi satu tujuan pariwisata, jadi kemungkinan presiden langsung minta apa yang menjadi urgen dibutuhkan. Tentunya juga soal konektivitas kabupaten kota ini penting baik darat, laut dan udara,” ungkap Kandouw seraya menambahkan terkait dengan anggaran bahkan semua yang dibutuhkan akan ditanggung oleh pemerintah pusat.
“Ini menunjukan apa yang disampaikan pak presiden diimplementasikan dibuktikan, bentuk perhatian pak presiden kepada Sulawesi Utara melalui pak gubernur, betul-betul direalisasikan, janji presiden untuk Sulut tidak main-main langsung rapat upgrade bersama pak gubernur,” tandas wagub.
(IJo)



Pekan Ini Dinsos Boltim Salurkan Bantuan Disabilitas

Dinsos Boltim saat diwawancarai awak media.

Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Sosial (Dinsos), pekan ini akan menyalurkan bantuan disabilitas untuk penyandang cacat.
Dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Lam Sumendap, bahwa bantuan disabilitasi atau untuk orang-orang cacat tahun ini, ada 100 orang.
“Anggrannya sekitar Rp 150 juta APBD berbentuk bantuan paket, seperti 1 sack beras putih pilihan 50 Kilogram (Kg),  gula putih 5 Kg, minyak kelapa 5 liter, dan susu 1 dos masing -masing per orang pemerima mendapat satu paket” terang, Lam kepada media ini
Saat ini, kita menunggu SK Kepala Dinas (Kadis) terkait penyaluran bantuan. Sedangkan data pemerima, sudah rampung. Jadi, kita tinggal menyalurkan.

“Kita rencanakan penyaluran dalam waktu dekat minggu ini. Kita ambil data 1 penerima per desa 1 orang. Kita prioritaskan penyandang cacat yang sudah tidak berkemampuan,” kata Lam, Senin (15/07).

Senada dituturkan Kepala Seksi Disabilitas Dinsos Boltim, Jenser Miksen Pesik, bahwa untuk data tahun 2018 kemarin, orang cacat ada sekitar 800 lebih cacat mental dan fisik. Dari dari tersebut kebanyakan cacat fisik.

“Datanya sekitar 800 lebih yang sudah kita input. Saat ini jumlah penerima bantuan disabilitas yang nantinya akan direalisasi pekan ini berjumlah 100 orang penerima. Bantuannya kita antar langsung ke rumah penerima, agar diketahui oleh Kepala Desa (Sangadi-red) setempat,” papar Jenser.

“Persyaratan penerima, harus ada Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta surat keterangan dari pemerintah desa membenarkan bahwa penerima berhak menerima bantuan,” tambahnya. 

Sementara Kepala Dinsos Boltim, Rudi S Malah mengungkapkan, minggu ini kita salurkan bantuannya. Kita tinggal tanda tangani SK dan langsung dilakukan penyaluran. Ini bantuan Pemda Boltim jadi pergunakan sebaik-baiknya.

“Tujuannya, guna menurunkan angka kemiskin dalam bentuk bantuan sosial. Dan juga salah satu penunjang sosial bagi para penandang cacat,” jelas Rudi di ruang kerjanya siang tadi.

(Fidh)



Sangihe Menuju Harmoni Eward

Tahuna, detikawanua.com – Salah satu upaya yang terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe melalui Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) agar Kabupaten Sangihe kedepan dapat meraih Harmoni Eward, dibuktikan belum lama ini Kelurahan Manente dicanangkan sebagai kelurahan sadar kerukunan, dan ini adalah salah satu penilaian untuk mencapai Harmoni Eward.
Katua FKUB Pdt A Makasar M.Th ditemui media ini dikatakannya, ini adalah salah satu motivasi bagi semua untuk selalu menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Sangihe. Terkait dengan Sangihe menuju Harmoni Eward yang tentunya dari FKUB akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah maupun dengan FKUB Propinsi dimana ke depan daerah ini akan berusaha mendapatkan Harmoni Award,ada.
“Kita tingal menunggu regulasinya bagaiman hingga mendapatkan Harmoni Award ini, yang jelasnya tidak gampang butu kerja sama yang baik, kita harus pacu karena sudah ada beberapa daerah saat kita ini sudah mendapatkan Harmoni Award, saya sangat yakin di mana Kabupaten Kepulauan Sangihe akan mendapat hal yang kita ridukan bersama,” kuncinya. (js)



Ibadah Pengucapan Syukur, Gubernur Olly: Momentum Iman Bernilai Religius Cerminan Budaya Lokal



Minsel, detiKawanua.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey didampingi istri tercinta Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan menghadiri ibadah pengucapan syukur di GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah, Kabupaten Minahasa Selatan, Minggu (14/7/2019).

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengatakan, pengucapan syukur merupakan bagian dari budaya lokal yang telah berlangsung lama. Budaya ini sebagai momentum iman untuk mensyukuri penyertaan dan berkat Tuhan yang dilimpahkan dalam berbagai bidang usaha dan pekerjaan.

Menurutnya, pengucapan syukur bukan merupakan perayaan yang dilaksanakan tanpa makna, tetapi merupakan momentum iman yang sarat dengan nilai religius serta cermin budaya lokal yang positif.

“Saya sangat bersyukur karena hampir empat tahun saya jadi gubernur baru beberapa minggu ini dalam ibadah syukur jemaat, saya lihat masyarakat ada yang bawa buah cengkih. Tentu ini disyukuri karena Tuhan menjawab doa kita semua karena hampir tiga tahun cengkih di Sulut tidak berbuah dan baru sekarang berbuah lagi. Kita harus bersyukur karena boleh ada tambahan penghasilan bagi masyarakat Sulut,” kata Olly.

Disamping itu, Olly juga mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kedamaian serta mendukung program pemerintah agar pembangunan daerah berjalan optimal. Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendeta dan pelayan khusus GMIM yang selalu mendoakan Sulut.

Tambah dia, kedamaian di Sulut menjadi daya tarik bagi banyak orang untuk berkunjung ke Sulut.

“Orang mau ke Sulut karena ada damai di Sulut, antara agama satu dengan agama yang lain selalu bersatu menjaga ketentraman di Sulut,” sambung Olly.

“Saya mengharapkan kepada jemaat GMIM mari bekerja sama terus dengan pemerintah. Banyak hal yang bisa kita buat untuk kemajuan Sulut,” kunci Olly.

Ibadah pengucapan syukur turut dihadiri Wakil Bupati Minsel Frangky Wongkar, BPMJ GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah dan para pejabat Pemprov Sulut.

(Ijo/tim)




Melalui Pos Penjagaan, Pemdes Tomsel Aktifkan Siskamling

Pos Siskamling Desa Tombolikat Selatan. 

Boltim, detiKawanua.com – Guna mencegah atau mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi, maka pihak Pemerintah Fesa (Pemdes) Tombolikat Selatan (Tomsel), Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mulai pekan kemarin menggiatkan penjagaan melalui Sistem keamanan lingkungan (Siskamling). 
Hal itu, dikatakan Kepala Desa (Sangadi-red) Tomsel, Zulkifli Mokodompit saat bersua awak media ini, bahwa saat ini Pemdes bersama masyarakat dengan sistem jaga bergilir setiap malam.

“Jadwal jaga sudah ada. Kita tempel di pos penjagaan. Siskamling ini kita aktifkan kembali, agar tak ada kejadian soal pencurian cengkeh milik warga seperti beberapa waktu lalu. Sebab, saat ini di wilayah kita sedang panen cengkeh. Jadi kita selaku Pemdes dan juga warga harus bersama-sama menjaga supaya kasus pencurian tidak terulang, demi dan untuk ketentraman keamanan kita semua,” terangnya.

Lanjut, Sangadi tuturkan, penjagaan di Pos Siskamling dimulai dari dusun 1, pada Senin (08/07) malam pekan kemarin. “Dalam 1 regu ada 10 orang. Desa Tomsel mempunyai 5 dusun,” jelasnya kemarin.
Dirinnya menambahkan, bahwa sebelumnya, kita sudah sepakatkan melalui rapat desa, dimana jika tidak hadir dalam jaga yang bersangkutan (warga-red) akan ada dendanya.

“Dan itu sudah kita sepakati bersama. Untuk aturan jaga, itu mulai pukul 02:00 atau tengah malam sampai jam 05:00 waktu subuh, diharuskan melakukan ronda. Olehnya, Saya selaku Pemerintah desa mengimbau, kepada warga khusunya desa Tomsel untuk selalu waspada supaya hal yang kita tidak inginkam bersama tak akan terjadi. Terlebih soal pencurian cengkeh,” ucap Zulkifli sembari mengimbau.

(Fidh)