Hasil Konfercab ke V, Berikut Struktur KSB Terbaru DPC PDIP 15 Kab Kota se-Sulut


Manado, detiKawanua.com – Pelaksanaan Konfrensi Daerah (Konferda) dan Konfrensi Cabang (Konfercab) ke-V di Grand Kawanua Internasional City (GKIC) Manado, yang dibuka langsung Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey pada Sabtu (20/7), sekaligus telah menetapkan komposisi struktur terbaru untuk posisi Ketua, Sekertaris dan Bendahara (KSB) DPC PDIP 15 Kabupaten Kota se-Sulut.
Berikut Daftar Sususunan Strukturnya:

MANADO

Richard Sualang
Tonny rawung
Aaltje Dondokambey

MINUT

Denny Lolong
Decky Wagey
Jimmy Mekel

BITUNG

Maurits Mantiri
Aldo Ratungalo
Budi Medea

SANGIHE

HR Makagansa
Didi Sondakh
Denny Tampi

SITARO

Tonny Supit
Mochtar Kaudis
John Ponto Janis

TALAUD

Heber pasiak
Jacob Mangole
Semuel Bentian

BOLMONG

Yanny tuuk
Masud Lauma
Welty Komaling

BOLMUT

Amin lasena
Abdul Zamad Lauma
Franky Cendra

BOLTIM

Medy lensun
Welkin rareho
Susila Mamonto

BOLSEL

Iskandar kamaru
Resia lamusu
Arifin Olii

KOTAMOBAGU

Meidy Makalalag
Roy Kasenda
Adrianus Mokoginta

MINSEL

Stevenus Lumowa
Margo Tawas
Meivi Karuh

MITRA

James sumendap
Dolvy Rogahang
Decky Tololiu

MINAHASA

Robby Dondokmbey
James Rawung
Glady Kandouw

TOMOHON

Carol Senduk
Noldy Lengkong
Johny Runtuwene

(1s70)




Selama Periode 2019-2024 Ada BUN500, Ngantung Harap Kembalikan Kejayaan Rempah Sulut

Manado, detiKawanua.com – Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan program BUN500, yaitu pembagian bibit unggul sebesar 500 juta buah selama periode 2019-2024.
Melalui program tersebut, Kementan mencanangkan mimpi besar untuk mengembalikan kejayaan perkebunan dan rempah-rempah Indonesia.
Diketahui, Bibit yang diprioritaskan untuk dibagikan kepada para petani perkebunan rakyat adalah Kopi, Lada, Cengkeh, Pala, Kakao, Karet, Kelapa Dalam, Jambu Mente, Teh, dan Tebu.
Kepala Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulut, Refly Ngantung kepada media mengatakan, dirinya berharap agar dengan dilaunchingnya BUN500 semoga bisa berdampak untuk mengembalikan kejayaan rempah di Sulut. 
“Untuk Sulut sendiri ada tiga produk unggulan yakni kelapa, cengkih dan pala. Diharapkan dengan pembagian bibit benih ini kejayaan rempah Sulut bisa kembali dibawah komando Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (19/7) sore. 
Dari 34 Provinsi lanjut Ngantung hanya 7 Provinsi yang hadir dalam launching BUN500 yang dibuka langsung oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dan Sulut salah satu provinsi yang hadir.
“Jadi bisnis itu dimulai dari benih sampai pada pemasaran, kalau dulu benih tidak dijadikan bisnis tapi saat ini benih juga sangat berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi karena sudah bisa menjadi bisnis,” tukas Ngantung, sembari mengatakan, untuk proses pemberian bantuan benih dimulai dari identifikasi dan penetapan wilayah, kemudian ditetapkan calon petani, calon lokasi (CPCL) yang akan menjadi sasaran.

(1s70/tim)




Duduki Wakil Ketua Bidang di DPD PDIP Sulut, Joune Ganda Kans Kuat Menuju Kursi Minut 1

Manado, detiKawanua.com – Terpilih menduduki kursi struktur di DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, sebagai Wakil Ketua Bidang Ekonomi di agenda Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-V se-Sulut yang dibuka Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey pada Sabtu (20/07) di Grand Kawanua Internasional City (GKIC) Manado, nama Joune Ganda menguat sebagai calon bupati nanti di Pilkada 2020 Kabupaten Minahasa Utara.
Dari pantauan wartawan, sinyal positif itu pula terlihat saat usai pelaksanaan kegiatan konferda dan konfercab, dimana Joune ketika bersua dengan Wakil Ketua DPD PDIP Sulut, Steven Kandouw, yang saat itu bersama wartawan, Kandouw terlihat berbincang tawa khasnya sambil santai berjalan.
Kepada wartawan Joune pula terlihat jelas keseriusannya atas “tiket” PDIP yang akan menghantarkan dirinya (Joune) untuk membangun mensejahterakan daerah dan masyarakat Minut.
“Saya pribadi bergabung dengan partai PDIP yang diketuai Ibu Megawati Soekarnoputri ini karena merasa sepaham terkait visi dan misi. Selain itu juga, PDIP merupakan partai yang memiliki cara berpikir sama seperti dirinya, idealisme yang sama, dan memiliki nilai kebangsaan yang sama,” ujar Joune yang merupakan putra Tonsea itu kepada wartawan sembari mengungkapkan bahwa partai yang pada dasarnya didirikan Bung Karno ini memiliki visi sangat luar biasa untuk bangsa dan rakyat Indonesia hingga kedepan nanti. Yang sehingga nanti juga, partai ini bisa membawa Minahasa Utara lebih Hebat dimasa yang akan datang.

Berikut nama-nama yang masuk struktur DPD PDIP Sulut :


Ketua : Olly Dondokambey


Wakil Ketua:

– Steven Kandouw

– Vonny Paat

– Lucky Senduk

– Steven Kandouw

– Arthur Kotambunan

– Sandra Rondonuwu

– Berty Kapojos

– Ferry Wowor

– Evangeline Sasingen

– Roy Roring

– Rocky Wowor

– Denny Makisanti

– Fabian Kaloh

– Joune Ganda

– Fransiskus Silangen

– Muslimah Mongilong

– Pricylia Rondo

– Jein Rende

Sekretaris: Franky Wongkar

Wakil Sekretaris: 

– Reza Rumambi

– Novi Lumowa

Bendahara: Andrei Angouw

Wakil Bendahara:

– Christy Walangare.

(1s70)




Adolf Plh Bupati Talaud Tetap Gunakan Fasilitas Sekda, Namun Lakukan Tugas Bupati

Manado, detiKawanua.com – Usai menerima SK (Surat Keputusan) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor SK T.131.71/3827/0TDA tentang penujukan Pelaksana Harian (Plh) dari Bupati Kepulauan Talaud pada Sabtu (20/07) sore tadi, oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Talaud, Adolf Binilang yang kini sebagai Plh bupati, harus melaksanakan/melanjutkan tugas bupati Talaud guna mengantisipasi adanya kekosongan kepemimpinan di pemerintahan tersebut.
Selain itu, SK Plh dari Kemendagri yang diserahkan langsung Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw itu, diakui Adolf juga tidak tercantum untuk batas waktu/masa berlaku Plh-nya sampai kapan, hingga sampai menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah (Kemendagri).
“Dari pemerintah provinsi bapak gubernur memberikan petunjuk arahan agar melaksanakan tupoksi dalam pemerintahan sesuai standar, aturan dan norma. Membangun komunikasi dengan semua pihak, elemen masyarakat dan koordinasi bersama forkopimda, selanjutnya melaksanakan tugas sesuai program-program kegiatan di pemerintah Talaud,” terangnya.
Ditanyakan wartawan soal berkantor dan fasilitas sekarang yang digunakan, Adolf menyebutkan bahwa dirinya tetap menggunakan semua fasilitas sebagai Sekda, hanya dalam pelakaaan tugas itu sebagai bupati.
“Saya hanya melaksanakan tugas-tugas dari bupati,” katanya sembari berharap dan menghimbau kepada semua komponen masyarakat Talaud untuk bersabar hingga menunggu proses selanjutnya dari kemendagri dan pemerintah provinsi. Belum adanya pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih, saya ditunjuk Mendagri untuk melaksanakan tugas sehari-hari,” tandas Adolf.
Sementara itu Wagub Kandouw berpesan bahwa terkait Plh Bupati Kepulauan Talaud, agar Adolf dapat menjalankan roda peerintahan dengan baik sesuai aturan.
“Diharapkan juga agar Plh bupati dalam tugasnya menjaga stabilitas keamanan sampai ada keputusan lebih lanjut dari Kemendagri. Jalankan pemerintahan dan berikan layanan kepada masyarakat sebaik-baiknya,” pesan Kandouw.
Diketahui berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud pada Tanggal 21 Juli 2019 (Minggu besok) yang berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 131.71 3202 Tahun 2014 dan Nomor 132. 71 3203 THN 2014 masing-masing tanggal 24 Juni 2014, saudari Sri Wahyumi Maria Manalip dan Petrus Simon Tuange yang disahkan pengangkatannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud masa jabatan tahun 2014, telah berakhir pada tanggal 21 Juli 2019. Merujuk ketentuan Pasal 78 ayat  (2A) UU Nomor 23 tahun 2014 ditegaskan bahwa kepala daerah dan wakil kepala daerah diberhentikan karena berakhir masa jabatannya.
Sebagaimana diterangkan Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sulut, Jemmy Kumendong bahwa dalam ketentuan Pasal 131 ayat (4) PP Nomor 49 Tahun 2008 ditegaskan bahwa dalam hal jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah terjadi kekosongan, maka Sekda harus melaksanakan tugas sehari-hari kepala daerah.
(1s70)



Olly Sebut PDIP Mekanisme Jelas Demokrasi Terpimpin Sebagai Partai Modern, Pelopor dan Tidak Main-Main

Manado, detiKawanua.com Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, Olly Dondokambey mengungkapkan bahwa mekanisme dan sistem dalam PDIP sekarang ini sebagai demokrasi terpimpin hingga database lengkap dan PDIP memiliki aturan bahkan sampai melakuka psikotest. 
“Saya tekankan poin-poin dalam konferda dan konfercab ini salah satunya dalam menentukan pimpinan tidak main-main. Jadi DPP pilih dulu ketu, sekertaris dan bendahara (KSB) dan selanjutnya kami mengambil tiga DPC suara terbanyak pileg untuk duduk dalam tim formatur penyusunan struktur lengkap DPC itu sendiri,” terang Olly saat diwawancarai wartawan usai mengikuti rangkaian kegiatan Konferda Konfercab PDIP ke-V serentak di GKIC, Sabtu (20/07) sore tadi.
Dirinya juga mengungkapkan bahwa penilaian untuk masuk dalam struktur diantaranya loyalitas, integritas dan idiologi yang jelas serta database kader yang telah melewati proses fit and propertest.
“Demokrasi terpimpin itu bagaimana diterapkan kalau ada komunikasi musyawarah mufakat dari bawah dan atas. Ini merupakan satu hal yang sangat baik,” terang OD sembari menjawab pertanyaan wartawan soal keterkaitan dengan partai modern dan pelopor.
“Jadi dalam menentukan pimpinan baik itu jangan main-main. Kita partai memiliki fungsi sebagai pendidik, struktur kader itu jelas dan penting. Jangan dia dari itu mana tiba-tiba ingin jadi pengurus struktural. Kalau ada laporan, ada bukti kader seperti itu, sanksinya saya pecat,” tegasnya, seraya mengatakan semua berlaku sama dan segala sesuatunya terdata dengan jelas dan PDIP punya konsep akan kader dan selesai pelaksanaan kongres akan dilakukan konsolidasi hingga tingkatan PAC (Pengursus Anak Cabang).
“Diharapkan kader-kader PDIP selalu tetap pada jalur partai jangan macam-macam. Sesuai intruksi Ketua Umum PDIP ibu Megawati Soekarno Putri, jangan ada kader yang main-main dalam kebijakan. PDIP merupakan partai modern, partai pelopor yang setiap kader terdata jelas di DPP,” pesan OD.
(1s70)



Giat Pemuda FKUB Peduli 2019 Berakhir Hari Ini

Tahuna, detikawanua.com – Kegiatan Pemuda FKUB peduli 2019 yang   dilaksanakan di Tariang dan Talawit Kecamatan Kendahe sabtu 20 juli 2019 diakhiri dengan dua agenda kegiatan, pengobatan gratis serta kerja bakti pembuatan jalan setapak Masjid Jabal Nur, pantauan media ini toleransi antar umat beragama diKabupaten Sangihe khususnya lagi dikecamatan Kendahe sangat harmonis dibuktikan umat Kristiani dan umat Muslim bersama – sama melaksanakan kerja bakti pembuatan jalan setapak Masjid Jabal Nur.
Sementara itu Imam Masjid Jabal Nur Samzuri Baki pada media ini mengatakan dirinya mewakili seluruh Jamaa Masjid Jabal Nur berterimakasih kepada semua pihak yang sudah bahu membahu bekerja sama dalam pembuatan jalan setapak, “terlebih lagi Pemuda FKUB serta pemuda dan masyarakat dari kaum kristiani yang sudah membantu kami demikian juga warga masyarakat setempat,” kata Samzudin.
Dilanjutkannya, kegiatan yang dilaksanakan oleh pemuda FKUB peduli 2019 ini, merupakan salah satu kegiatan yang sangat baik, untuk itu pihaknya memberikan apresiasi setinggi – tingginya kepada seluruh pengurus Pemuda FKUB Kabupaten Kepulauan Sangihe. Samzudin berharap agar kegiatan Pemuda FKUB terus berkelanjutan dan berkesinambungan.
Sementara itu, Ketua Pemuda FKUB Peduli 2019 menambahkan, kegiatan ini akan terus menerus dilaksanakan, ini program tahunan jadi pelaksanaan kegiatana ini dilaksanakan ditiap kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Kami selaku pengurus Pemuda FKUB berterimakasih kepada Camat Kendahe,  Polsek, Danramil, Toko Agama, Toko Masyarakat, Toko Pemuda, Tenaga Medis, Kapitalaung Kampung Tariang, Guru -guru SMU, SMP dan warga masyarakat yang sudah ikut serta mensukseskan kegiatan Pemuda FKUB,” kuncinya. (js)



Penanaman Sejumlah Pohon di Kawasan Wisata Pantai Lombontari Beach

Tahuna, detikawanua.com – Pada musim cuaca buruk, pesisir pantai Tariang Lama Kecamatan Kendahe rawan abrasi. Menyikapi hal tersebut, sejumlah langkah pencegahan terus dilakukan, satu diantaranya dengan cara menanam sejumlah pohon yang diprakarsai oleh Pemuda FKUB peduli 2019, Jumat (19/19), bekerja sama dengan dinas lingkungan hidup.

Kegiatan dilaksanakan di kawasan wisata Pantai Lombontari Beach Tariang Lama. Kegiatan ini melibatkan sekitar seratus orang berasal dari kalangan Anak – anak SMU, SMP, Pemuda Gereja, Remaja Masjid, Koramil, Polsek, dan Warga masyarakat. Usai penanaman sejumlah pohon dilakukan aksi bersih-bersih pantai.

Kepala bidang pemantauan dan pemulihan Dinas Lingkungan hidup Zulbin Nampe, mengharapkan ke depannya semua bibit pohon yang ditanam dapat tumbuh besar sehingga bisa menahan abrasi sekaligus memberi penghijaun, singkat Nampe dalam memberikan sosialisasi.
Terkait hal tersebut, Ketua Pemuda FKUB Kabupaten Sangihe Hengky Natingkase meminta agar kegiatan penanaman sejumlah pohon, para nelayan dan masyarakat setempat turut memedulikan dan memelihara pohon-pohon yang baru ditanam. “Sejumlah pohon yang di tanam berupa jenis pohon marhoni,” kuncinya. (js)



Pelatih FBC Sulut United Akui Sempat Tegang, Namun Bersyukur Mampu Bobol Gawang Martapura FC 1-0

Manado, detiKawanua.com – Bergerak full dengan serangan dan strategi, akhirnya pada babak kedua menit ke 64, di Lapangan Stadion Klabat BFC Sulut United, Jumat (19/07) sore tadi mampu membobol gawang Martapura FC melalui tendangan Fajar Romansyah (11) yang skor berubah 1-0. 
Pelatih Kepala (Coach) FBC Sulut United, Herry Kiswanto mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa tegang dari awal pertandingan namun akhirnya pada babak kedua berhasil membobol gawang tim Martapura FC.
“Saya bersyukur pada babak kedua bola dikuasai dan akhirnya menciptakan gol. Pertandingannya cukup bagus saling menyerang dan setiap permainan harus ada perubahan (startegi pemain) namun tetap saya apresiasi bagi mereka,” terang Herry dalam menjawab sejumlah pertanyaan para wartawan, sembari menambahkan (kedepan) akan memaksimalkan baik dalam latihan-latihan.
Sementara Fajar pada kesempatan itu mengatakan bahwa terlepas dari semua kemenangan itu diyakininya merupakan pemberian dari Tuhan.
“Allah SWT yang sudah memberikan rezeki dan kedepan berharap mungkin lebih baik baik.Yang pasti semua senang kalau mencetak gol namun, semua dipersembahkan untuk tim. Terima kasih dukungannya walaupun sedikit namun ini merupakan motivasi,” ungkapnya dalam pressconfrens bersama wartawan di Media Room Stadion Klabat.
Terinformasi, FBC Sulut United pada pekan depan masih akan bertanding melawan Biak FC di Lapangan Stadio Klabat Manado.
(1s70)



Sengit, Babak Pertama Sulut United Vs Martapura FC Masih 0-0

Manado, detiKawanua.com – Hingga berakhir babak pertama dengan penambahan waktu selama 1 menit, skor masih tetap bertahan 0-0 antara BFC Sulut United dan Martapura FC. Adapun dari pantauan wartawan dari awal kickoff di Lapangan Stadion Klabat, Jumat (19/07) sore ini pertandingan berlangsung sengit dan ‘panas’ hingga membuahkan satu kartu kuning bagi pemain Sulut United yakni Mahdi Albar dan juga pemain Martapura FC, Fadly Nasir.

Diketahui, Bogor FC Sulut United kini bercokol di posisi 4 kelasemen sementara wilayah timur dengan poin 7 dari hasil 2 kemenangan, sekali seri dan sekali kalah. Sedangkan Martapura FC dengan poin 8, berada setingkat di bawah pemuncak kelasemen Persewar Waropen yang telah mengoleksi 11 poin.

(1s70/tim)




Bentuk Tim Koordinasi, Sjukri: Ini Instruksi Bupati

Kepala DLH Boltim Sjukri Tawil. 

Boltim, detiKawanua.com – Dinas Iingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), saat ini sudah membentuk tim koordinasi terkait peninjauan langsung usaha penyulingan minyak cengkeh dan sarang burung walet. 
Hal ini dilakukan, kata Kepala DLH Boltim Sjukri Tawil, atas instruksi Pak Bupati Boltim. Tim koordinasi yang dibentuk yakni, sejumlah dinas-dinas terkait untuk melakukan peninjauan langsung di lapangan soal penertiban izin usaha penyulingan minyak cengkeh dan sarang burung walet.

“Tim kita terdiri dari Dinas Perizinan, DLH, Diserindagkop-UKM, Pol-PP, Dinas Nakertrans, SDA, dan bagian Tata Ruang, guna penertiban perizinan usaha penyulingan daun cengkeh dan sarang burung walet. Tim kita mulai turun di kecamatan Motongkad dan Nuangan pekan kemarin tepatnya, di desa Bai’, Kecamatan Nuangan ditemukan tempat penyulingan daun cengkeh hingga sarang burung walet hingga di Nuangan tepatnya Desa Matabulu, pekan kemarin,” jelasnya kepada media ini, Jumat (19/07).

Dia menjelaskan, bahwa pihaknya bersama tim langsung memberikan pengarahan kepada pemilik usaha, baik sarang burung walet pun penyulingan minyak cengkeh.

“Dan mereka merespon arahan yang kita berikan. mereka akan segera mengurus izin usaha. Sebab, segala usaha harus ada izin sesuai peraturan berlaku, juga harus ada kontribusi ke daerah. Tercatat sekitar 40 lebih tempat penyulingan terdapat di desa Atoga, Bai’, dan Buyandi harus kita tertibkan soal izin usaha. Ini intruksi Bupati Boltim,”  tegas Sjukri, siang tadi

(Fidh)