Sejumlah Pejabat Pemprov Sulut Tiga Hari Digodok Potensi dan Kompetensinya

Manado, detiKawanua.com – Sekertaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulut, Edwin Silangen pada Selasa (23/7) tadi telah menghadiri pembukaan kegiatan penilaian potensi dan kompetensi untuk penyusunan Talent Pool (menempatkan orang yang memiliki kompetensi atau potensi sedang dan atau tinggi agar mampu mendukung kinerja/performance yang diharapkan oleh organisasi) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan Administrator Tahun 2019 di Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado.
Adapun kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (Tanggal 23-25 Juli 2019) dan diikuti sebanyak 168 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari wilayah kerja Kantor Regional XI BKN Manado itu telah dibuka langsung Kepala BKN, Bima Haria Wibisana.
Dalam sambutannya Bima mengatakan, penilaian potensi dan kompetensi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ASN yang profesional untuk menduduki jabatan yang strategis. Adapun Talent Pool tersebut, bisa digunakan sebagai rujukan pengisian jabatan pada level JPT Pratama dan Administrator.
“Data dalam Talent Pool 2019 juga dapat menjadi rujukan penyusunan pola pengembangan kompetensi kepemimpinan ASN,  pengembangan diri, dan peta karir yang disesuaikan dengan kebutuhan instansi,” jelasnya.
Sementara itu Sekprov Silangen pula mengapresiasikan jajaran BKN atas pelaksanaan kegiatan penilaian potensi dan kompetensi tersebut.
“Ada sejumlah pejabat Pemprov Sulut yang mengikuti penilaian potensi dan kompetensi. Ini menjadi data base yang kemudian akan dijadikan dasar penilaian untuk rotasi dan rekrutmen pejabat,”kata Silangen.
Disamping itu dirinya juga mempromosikan pariwisata Sulut dengan mengajak seluruh peserta penilaian potensi dan kompetensi untuk meluangkan waktu menikmati keindahan alam Sulut usai mengikuti kegiatan.
“Pemprov Sulut gencar menggalakan pariwisata di 15 kabupaten dan kota yang menempatkan Sulut sebagai daerah dengan pertumbuhan pariwisata tertinggi di Indonesia atau sebesar 600 persen dalam empat tahun terakhir. Mari menikmati Keindahan alam Sulut usai mengikuti penilaian potensi dan kompetensi ini,”ajak Silangen.
Sementara itu, Kakanreg XI BKN Manado Wakiran dalam laporannya menjelaskan tujuan Talent Pool JPT Pratama dan Administrator ini untuk pendayagunaan pejabat pada instansi masing-masing, antara lain kaderisasi, pengembangan kompetensi pejabat, dan upaya pengisian JPT secara cepat dan akurat.
Selain itu hasil Talent Pool ini dapat dimanfaatkan untuk memetakan pejabat pada posisi atau jabatan yang sesuai dengan potensi dan kompetensinya atau sebagai  bahan rekomendasi untuk mengikuti seleksi pada jabatan yang lebih tinggi.
“Kami juga berharap kegiatan talent pool ini dapat mendukung upaya percepatan implementasi sistem merit terutama di wilayah kerja Kantor Regional XI BKN Manado,”kata Wakiran.
Pelaksanaan penilaian potensi dan kompetensi JPT Pratama dan Administrator turut dihadiri Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN Purwanto dan para jajaran Kanreg XI BKN Manado. 

(Hms/1s70)




Bupati: Saya Instruksikan Setiap Desa Kelola ADD Untuk Pengadaan Ambulance

Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar SH. 

Boltim, detiKawanua.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar SH mengintruksikan kepada seluruh Kepala Desa (Sangadi-red) agar pengelolaan pemanfaatan Alokasi Dana Desa (ADD) digunakan membeli kendaraan ambulance demi peningkatan pelayanan kesehatan di desa.
Dalam hal ini, Bupati Sehan, menyikapi keluhan beberapa desa yang memang belum memiliki mobil ambulance, dengan jarak tempuh yang jauh untuk sampai ke Puskesmas.

“Kami selaku pemerintah telah menyediakan mobil ambulance, yang hanya ada di setiap Puskesmas di tujuh kecamatan. Sedangkan di Boltim ada 80 desa,” ujar Bupati, Senin (22/07) kemarin,  di hadapan masyarakat tepat di HUT ke-11 Boltim.

Lanjut Bupati katakan, jumlah mobil ambulance di Puskesmas terhitung kurang. Di setiap pelosok desa, dengan jarak transportasi yang jauh, sangat membutuhkan kendaraan mobil untuk mengatar pasien.

“Memang mobil ambulance di desa sangat dibutuhkan, ketika warganya sakit jika harus dirujuk ke Puskesmas, ataupun ke rumah sakit butuh mobil,” tegas Bupati.

Kata Bupati, untuk solusinya, saya Intruksikan setiap desa harus memiliki mobil ambulance.

“Saya rekomendasikan setiap sangadi saat kelola ADD, untuk pengadaan mobil ambulance buat masyarakat. Ini sangat membantu atas keluhan masyarakat yang di pelosok, dan belum ada fasilitas kendaraan ambulance,” jelasnya.

Bupati juga merekomendasikan untuk membeli mobil ambulance yang terjangkau dan bermerek.

“Untuk pengadaan mobil ambulance, di Boltim ada dealer mobil Wuling. Mobil merek ini, selain harganya murah, juga bagus untuk alambulance.

“Nah, anggarannya diambil dari DD, itu bisa untuk kebutuhan masyarakat di desa jika ada warganya yang sakit dan harus dirujuk ke rumah sakit,” tandas Bupati.

(Fidh)



DPRD Bersama Pemda Gelar Rapat Paripurna KUA PPAS

Penyerahan Rancangan KUA PPAS.


Boltim, detiKawanua.com – Hari ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian rancangan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2019
Dikatakan, Ketua DPRD Boltim Marsole Mamonto, pembangunan daerah bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat serta berdaya saing pertumbuhan dan perkembangan pembangunan Kabupaten Boltim.

“Tentang adanya kebijakan pendapat belanja, serta asumsi dalam rapat paripurna yang diselenggarakan untuk kemajuan, pembangunan, serta perkembangan daerah,” terangnya.

Sementara Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH dalam sambutannya mengatakan, melalui momentum yang sangat tinggi serta bersinergi, kebijakan merupakan umum dibidang pendapatan umum yang asumsinya rencana kerja perangkat daerah.

“Untuk mewujudkannya, harus bersinergi, berkesinambungan guna kemajuan daerah,” kata Bupati.

Lanjutnya, pembangunan pariwisata juga infrastruktur, dan revitalisasi, serta isu strategis semuanya untuk pembangunan daerah.

“Tentunya, adanya  berdasarkan anggaran, pertanggungjawaban, serta asumsi maupun PPAS pergeseran anggaran perubahan atau KUA, sehingga pendapatan anggaran akan lebih baik, dan regulasi kebijakan di bidang pendapatan,” ucap Bupati.

Pada rapat paripurna penyerahan anggaran KUA-PPAS perubahan tahun anggaran 2019, dihadiri anggota DPRD Kabupaten Boltim, serta jajaran SKPD lingkup Pemda Boltim.
(Fidh)



Eka Putra dan Fajrina Rusniar Raih Predikat Uyo’ – Anu’ Boltim 2019


Bupati Boltim dan Ketua TP-PKK Boltim foto bersama Uyo’ dan Anu’ Boltim 2019.

Boltim, detiKawanua.com – Puncak grand final pemilihan Uyo – Anu Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), digelar Dinas Pariwisata (Dispar) Boltim pada Senin (22/08) malam, tepat di lapangan Gogaluman Tutuyan, dan dibuka langsung oleh Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH. 
Event yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Boltim tersebut, sekaligus menutup rangkaian acara Festival Danau Mooat (FDM) ke-2 dan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Boltim ke-11.  
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan, di sisa masa kepemimpinannya yang tinggal sekitar 17 bulan kedepan, dirinya akan lebih membuka akses ke wisata Boltim. Diharapkannya, masyarakat mampu bersinergi dengan pemerintah dan bekerjasama dengan Investor untuk membangun hotel.

“Sebab di sini kita sudah mempunyai spot-spot menarik yang sangat berpotensi, dari darat hingga laut. Di Tutuyan sendiri sebagai Ibukota, sangatlah penting membangun akses penunjang untuk menampung wisatawan yang datang berkunjung. Agar, ada tempat bagi mereka (wisatawan-red) menginap,” ucap Bupati.

Saya harapkan, seluruh masyarakat Boltim sebagai tuan rumah, bisa menunjukkan sikap yang baik, ramah serta menjaga kebersihan demi pengembangan sektor pariwisata.

“Wisata Boltim sudah dikunjungi lebih dari 300.000 pengunjung yang datang dari berbagai daerah, bahkan tidak sedikit yang datang dari negara-negara asing. Sehingga, salah satu strategi untuk membuat para tamu nyaman barada di Boltim, yaitu lewat tutur bicara yang sopan, lembut, ramah dan pelayanan baik dari masyarakat kita sendiri,” kata Bupati.

Wisata pada umumnya, identik dengan kecantikan alamnya, serta kebersihan. Itu menjadi tolak ukur untuk menarik minat wisatawan. Jika masyarakat tidak sadar lingkungan, itu bisa membawa dampak negatif dan membuat para pengunjung tidak betah berlama-lama di Boltim.

“Tujuan dilaksanakannya event ini, tidak lain adalah untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Adanya kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan Dispar Boltim telah membuktikan bahwa Kabupaten Boltim layak dan terus dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara,” jelas Eyang, sapaan Bupati Boltim 

Bupati juga berpesan kepada seluruh dewan juri, untuk memberikan penilaian yang objektif kepada para finalis.

“Saya berharap, ilmu pengetahuan dan kecakapan bisa dikantongi pemenang Uyo dan Anu tahun 2019, agar bisa menjabarkan kabupaten dengan baik. Karena mereka yang terpilih akan menjadi duta pariwisata Boltim,” tuturnya.

Sementara Kepala Dispar Boltim Rizky Lamaluta mengatakan, event ini erupakan agenda rutin tahunan oleh Dispar Boltim, yang pelaksanaannya dilakulan di tingkat kabupaten.


“Kegiatan ini, agenda rutin setiap tahun. Di samping itu, juga sebagai ajang untuk mencari bakat dan kemampuan para putra-putri di Bolaang Mongondow Timur,” ujarnya.

“Untuk pelaksanaan rangkaian kegiatan atau latar belakang pelaksanaan pemilihan Uyo – Anu ini, sebagai wadah bagi generasi muda untuk turut serta dalam berpartisipasi sebagai duta wisata Botim, didalam maupun di luar daerah. Dan akan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu terwujudnya Bolaang Mongondow Timur sebagai bagian dari destinasi pariwisata, yang kreatif dinamis dan berdaya saing tinggi,” ungkap Rizky.

Closing ceremoni Festival Danau Mooat tahun 2019 yang berlangsung dari tanggal 15 sampai dengan 20 Juli tahun 2019, kata Rizky, dan pada kegiatan tersebut telah dilaksanakan beberapa event yaitu Trail Adventure, Lomba perahu hias, lomba masak antar SKPD, kecamatan dengan tingkatan desa, Lomba videografi dan fotografi dan lomba choir (paduan suara).

“Kegiatan FDM merupakan event tahunan. Sudah dilaksanakan untuk kedua kalinya dan sudah tercatat di dalam kalender of event provinsi Sulawesi Utara. Rencana kedepan kami, adalah FDM bisa masuk dalam kalender of event nasional. Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam FDM ini juga merupakan bentuk inovasi, dan kreatifitas pemerintah melalui Dispar sebagai salah satu media untuk melakukan pengembangan promosi wisata yang akan memberikan dampak, sangat baik bagi peningkatan daerah serta peningkatan ekonomi masyarakat setempat khususnya sektor pariwisata,” jelas Dia.

Untuk pembiayaan, didasarkan kepada APBD Dispar Boltim tahun 2019. Para peserta Uyo dan Anu Boltim yang berasal dari SKPD, kecamatan, desa, dan pribadi berjumlah 60 orang terdiri dari Uyo 31 orang dan Anu 29 orang. Mereka terjaring dari seleksi tes tertulis dan wawancara berjumlah Uyo’ 10 orang dan Anu’ 10 orang. Jadi total peserta finalis pada malam hari ini berjumlah 20 orang.

“Kiranya pemilihan Uyo – Anu Tahun 2019 ini dapat melahirkan figur generasi muda Boltim yang mampu mengembangkan dalam potensi daerah, terutama dalam sektor pariwisata daerah dan mendukung penyelenggaraan sektor pariwisata daerah, untuk peningkatan perekonomian dengan mempromosikan pariwisata khususnya kabupaten Boltim, dan Sulawesi Utara pada umumnya, tutut Lamaluta.

“Pemenang terbaik Uyo dan Anu, pada malam hari ini juga akan mewakili Boltim untuk mengikuti pemilihan Nyong dan Noni Sulut tahun ini. Saya berharap, Uyo dan Anu Boltim lebih bisa mempromosikan potensi-potensi yang ada, di antaranya wisata alam bawah laut, pegunungan, danau, dan kuliner khas daerah,” pungkas Rizky.
(Fidh)

Berikut pemenang Uyo – Anu Boltim tahun 2019

Uyo Boltim yakni, M. Eka Putra Manoppo utusan BKPSDM.
Anu Boltim yaitu, Fajrina Rusniar utusan Disnakertrans.
Wakil 1 Uyo, Stevanus M. Petra Hormati utusan Dinas Kesehatan.
Wakil 1 Anu, Andi Putri Guraisya utusan BKPSDM.
Wakil 2 Uyo, Abdiansyah E.S. Ani utusan Desa Buyat 2.
Wakil 2 Anu, Tessalonika Kondengis utusan Inspektorat.
Harapan 1 Uyo, Mohammad Ichsan Arfarizy utusan Disnakertrans.
Harapan 2 Anu, Humaira S. Wahyudi utusan BAPPEDA.
Harapan 2 Uyo, Fitra Reza DJ Wares utusan Modayag.
Harapan 2 Anu, Eva Amalia Mokodompit utusan Kesbangpol.

Dewan Juri Uyo – Anu : 
1, Rizky Lamaluta (juri utama)
2, Regina G. Rumengan
3, Angelia Wenas



Rehab 4 Bangunan RKB, Ini Kata Kepsek SDN 1 Tutuyan Tiga

Artenan Lukas, Kepsek SDN 1 Tutuyan Tiga saat melihat pembangunan RKB. 

Boltim, detiKawanua.com – Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Labupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) melakukan pembangunan rehab Ruangan Kelas Belajar (RKB) untuk puluhan gedung sekolah.
Kepala sekolah (Kepsek) SDN 1 Tutuyan 3, Artenan Lukas terkait dengan rehab RKB tersebut, mengatakan rehab ini sangat membantu kegiatan belajar mengajar bagi anak didik. Sekolah kita dapat anggaran Rp 580 juta untuk rehab berat 3 bangunan RKB, serta 1 ruangan dewan guru. Kita mulai action pekerjaan dua pekan kemarin.

“Jika sudah selesi pembangunannya pada waktu masa kerja ditentukan yakni (03/10) mendatan, maka jelas sangat membatu kegiatan belajar mengajar dan pastinya salah satu peningkatan mutu pendidikan, karena ditunjang dengan sarana parasarana. Saya bersyukur dapat rehab RKB,” terang Artenan kepada media ini.

Lanjutnya, siswa siswi di SDN 1 Tutuyan 3 berjumlah 287 terdiri dari  149 laki-laki dan perempuan 134.

“Kemungkinan jumlahnya akan bertambah, sebab saat ini kita masih membuka penerimaan murid baru,” bebernya.

Artenan menambahkan, pihaknya masih membutuhkan sekitar 4 guru kelas. “Kita mempunyai guru PNS 13 orang, sedangkan 4 lainya adalah guru honor daerah. Saya sangat berharap kepada Dikbud Boltim, agar kebutuhan guru kelas dapat dipenuhi,” kata Artenan sembari berharap.

SDN 1 Tutuyan 3 berdiri pada Tahun 1977 silam yang sebelumnya adalah SD Inpres. Sejak tahun 1993, saya menjadi guru bantu di sekolah ini. Pada 18 November 2016, saya dilantik menjadi Kepsek.

“Awalnya puluhan tahun silam, sekolah ini hanya memiliki 6 RKB. Dan sekitar tahun 2011 lalu ketambahan menjadi 10 RKB. Tahun 2014 menjadi 12 RKB,” papar Artenan, Selasa (23/07) siang tadi.

Sementara, Kepala Dikbud Boltim Yusri Damopolii saat dikonfirmasi detiKawanua.com soal rehab RKB menjelaskan, ada 42 sekolah terdiri dari 27 SD, dan SMP 15. Semuanya swakelola.

“Dari jumlah sekolah tersebut, kita lakukan perehaban bangunan sekolah. Sebab, dinilai sangat urgen untuk dilakukan perehaban atau perbaikan RKB. 42 sekolah yang urgen diperbaiki bangunannya, ditambah dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) ikut direhab. Jadi, total anggaran keseluruhan Rp 17,6 miliar DAK dari kementerian. Dilakukannya rehab RKB, guna pemenuhan sarana prasarana demi peningakatan kwalitas serta mutu pendidikan,” ungkap Yusri.

Untuk pemenuhan atau kebutuhan guru kelas di setiap sekolah yang ada di Boltim, kata Yusri, akan diupayakan.

“Dengan adanya rencana Pemda Boltim melalui BKPSDM, untuk pengangkatan CPNS tahun ini, maka kita akan upayakan pemenuhan guru di setiap sekolah bakal terealisasi,” jelas Yusri.

(Fidh)



Pemkab Sangihe “Desak” Kominfo Pusat Soal Gangguan Jaringan Telkomsel

Tahuna, detikawanua.com – Jaringan Telkomsel di wilayah Kabupaten Sangihe sudah  beberapa bulan terakhir sering mengalami gangguan, sehingga komunikasi via telepon genggam, sms, dan juga akses internet selalu menjadi keluhan warga  masyarakat dimana secara keseluruhan hanya menggunakan provider telkomsel.
Menanggapi hal ini Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sangihe, Drs Irklis Sombounaung saat dikonfirmasi, Senin (22/07) kemarin, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sangihe sudah menyurat ke Pemerintah Pusat (Kementrian Kominfo) terkait sering terjadinya ganggun jaringan Telkomsel.
“Terkait kondisi jaringan telkomsel yang timbul tenggelam di sangihe, dari  Dirjen Pos dan Penyelenggaran Informatika (PPI), dalam waktu dekat ini akan menugaskan tim mereka untuk melalukan survei tentang keluhan masyarakat  mengenai kurang stabilnya jaringan telkomsel,” ujar Sombounaung.
Menurut Dia, Ini merupakan informasi dan moment yang sangat baik, ketika  nantinya ada tim kementrian kominfo melalui staf Dirjen PPI bersama dengan  Badan Aksebilitas Informasi (BAKTI) akan melakukan survei.
“Setelah ada hasil survei, mereka akan mebawanya ke pusat, kemudian nantinya dikoordinasi dengan pihak telkomsel untuk segera memperbaiki jaringan di Kabupaten Sangihe,” ungkapnya.
Sombonaung menjelaskan Pemkab sifatnya hanya menfasilitasi terkait banyaknya keluhan masyarakat mengenai jaringan yang sering mengalami gangguan, karena ini rananya bisnis (komersil).
“Jadi karena ini merupakan ranahnya bisnis, seperti telkomsel, indosat, dan  provider lainnya, Pemkab hanya dapat menfasilitasi untuk berkoordinasi  dengan pihak telkomsel agar dapat memperbaiki kinerja mereka, terkait  layanan Komunikasi ketika terjadi gangguan seperti yang sedang terjadi di  Kabupaten Sangihe sekarang ini,” jelasnya.
Sombounaung berharap, masalah ini dapat segera teratasi karena jaringan telekomunikasi sangat dibutuhnkan, bukan hanya kepentingan pribadi maupun hanya kepada kepentingan masyarakat, tetapi pemerintah daerah juga sangat  membutuhkannya, sehingga kinerja dan pelayanan publik dapat berjalan dengan baik. (js)



Peringati HUT Boltim, DPRD Gelar Paripurna Istimewa

DPRD Boltim. saat menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Peringatan HUT Boltim ke-11.


Boltim, detiKawanua.com –  Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ke-11, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim menggelar Rapat Paripurna Istimewa  tepat di halaman depan Kantor DPRD Boltim pada Senin (22/07).
Ketua DPRD Boltim Drs. Marsaoleh Mamonto mengatakan, bahwa peringatan HUT kabupaten tersebut bukan sekedar acara seremonial saja.

“Pelaksanaan kegiatan untuk memperingati hari lahir kabupaten yang jatuh setiap 21 Juli, disesuaikan dengan pemekaran Kabupaten Boltim berdasarkan Undang-undang Nomor 29 Tahun 2008 tentang pembentukan Kabupaten Bolmong Timur di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Sehingga itu diharapakan kepada seluruh elemen masyarakat, agar bersama-sama dengan pemerintah membangun daerah melalui inovasi-inovasi yang potensial,” kata Marsaole melalui sambutannya.

Sejak dimekarkan 11 tahun yang lalu, Kabupaten Boltim sudah memperoleh banyak penghargaan. Baik di bidang kesehatan, olahraga, pariwisata, dan pengelolaan keuangan.

“Sudah banyak prestasi yang diraih daerah ini selama 11 tahun ini. Hal itu dibuktikan dengan mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 6 kali berturut-turut dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI),” bebernya.

Sementara itu, Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH, dalam sambutannya, mengapresiasi seluruh jajaran perangkat daerah yang sudah melaksanakan tugas dan kewajiban sebagaimana mestinya.

“Ini tercipta berkat kerja sama antara pemerintah daerah dengan DPRD. Sehingga Boltim, bisa menerima WTP Enam kali berturut-turut,” jelas Bupati.

Program unggulan kabupaten saat ini adalah pengembangan sektor pariwisata, dengam pengembangan potensi.

“Tahun 2019, Boltim mempunyai program unggulan yakni pariwisata. Dengan mengembangkan potensi-potensi wisata yang tersedia. Tidak menutup kemungkinan dan saya yakin, Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan meningkat,” terang Bupati.

Turut hadir pada kagiatan tersebut yaitu, Gubernur Sulut yang diwakili Kepala Dinas Catatan Sipil (Capil) Sulut Bahagia Mokoagow, Wakil Bupati (Wabup) Boltim Drs. Rusdi Gumalangit, Wabup Pohuwato beserta rombongan, seluruh anggota DPRD Boltim, Kapolres Bolmong yang diwakili Wakapolres, Dandim 1303 diwakili Kasdim, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Agama, para keterwakilan pimpinan daerah dari Gorontalo Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Kota Bitung, Kota Tomohon, Bolmong Raya, Ketua Panwaslu Sulut, Ketua Bawaslu dan KPU Boltim, Ketua beserta wakil TP-PKK Boltim, dan Komisaris Media Jawa Pos Suhendro Boroma. 
(Fidh)



Manado Fiesta 2019: Mari Jo Ka Manado, Kota Primadona di Sulawesi Utara

Walikota Manado GS Vicky Lumentut saat konpres Manado Fiesta 2019.

Manado, detiKawanua.com – Manado Fiesta 2019, iven paling akbar di Kota Manado, tak lama lagi akan segera dihelat. 
Dengan mengusung tagline “Mari Jo Ka Manado”, iven Manado Fiesta telah menjadi magnet kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, untuk berkunjung dan menikmati keindahan Kota Manado, ibukota Provinsi Sulawesi Utara. 
“Selamat datang di Kota Manado, kota primadona di Sulawesi Utara. Beragam agama, suku, adat dan budaya, menjadi satu di Kota Manado,” bunyi jingle lagu ‘Selamat Datang di Kota Manado’. 
Di depan sejumlah awak media, Walikota Manado GS Vicky Lumentut sendiri sangat antusias dan optimis, iven Manado Fiesta 2019 bisa sukses dan menarik untuk dinikmati wisatawan domestik dan mancanegara.
“Tahun ini, Manado Fiesta telah dilaksanakan untuk ketiga kalinya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Manado Fiesta tetap akan mengusung konsep 7F: Dan tahun ini, partisipasi masyarakat akan lebih kami kedepankan,” jelas GSVL, saat konpres Manado Fiesta 2019 di Warkop Godas, Manado
Manado Fiesta 2019, lanjut Walikota, akan ‘menjual’ dua tema utama. Pertama, Manado Rumah Besar Kita. Yang bermakna, Manado adalah kota tertoleran, rumah bagi keragaman suku, agama, dan budaya yang ada di Indonesia. 
“Kedua, Pesona Bunaken. Manado memiliki Bunaken, taman laut terindah. Dalam Manado Fiesta ini, kita akan eksplore semua ‘kandungan’ isi Bunaken dan kita ‘tampilkan’ di daratan, khususnya saat Fisco nanti,” bebernya. 
“Mari Jo Ka Manado, Kota Primadona di Sulawesi Utara. Ayo hadiri dan sukseskan Manado Fiesta 2019,” tandas Walikota Lumentut. 
Turut hadir dalam konpres ini, Sekda Manado Micler Lakat, Ketua Panitia Manado Fiesta Coreta Kapoyos, Kadispar Manado Lenda Pelealu, Kadiskominfo Manado Erwin Kontu, Kabag Pemhumas Manado Sonny Takumansang, wartawan peliputan Kota Manado. 
(Indra)



Tingkatkan kinerja IPAL, PT. TMC Sosialisasi Sistem Pengolahan Limbah Industri Tepung Kelapa

MINSEL,  detiKawanua.com – Tindak lanjut dari Sanksi  Administrasi paksaan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Minsel kepada Perusahaan Tepung Kelapa PT Tri Mustika Cocominaesa ( PT. TMC ) Teep Amurang nomor 40 Tahun 2019 maka mendorong pihak managemen melakukan perbaikan dan Peningkatan Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah ( IPAL) dan Pembenahan lain terkait dengan Lingkungan dan managemen perusahaan Tepung kelapa TMC secara keseluruhan

Hal ini juga menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup ( DLH)  kabupaten Minsel, dengan persoalan IPAL PT. TMC yang baru saja menjadi perhatian publik karena adanya surat dari Dinas Lingkungan Hidup nomor 660/DLH/175/VII-2019 tentang Pemberitahuan untuk ditindaklanjuti oleh PT. TMC terkait
1. Menyiapkan rencana teknis perbaikan atau peningkatan kinerja IPAL ( harap dipresentasikan dan dibuat laporan)
2. Tidak membuang limbah cair apabila masih melebihi baku mutu lingkungan
3. Apabila point 2 ( dua) diatas tidak dilaksanakan maka bsrdasarkan UU nomor 32 Tahun 2009 tentang Izin Perlindungan dan pengolahan lingkungan hidup pemberian sanksi administrasi akan ditingkatkan ke tahap selanjutnya yaitu pembekuan Izin Lingkungan.

Gerak cepat managemen PT. TMC yaitu memperbaiki atau Peningkatan Kinerja IPAL sesuai prosedur dan berupaya menyiapkan fasilitas pembuangan limbah cair menjadi standar baku mutu lingkungan dan hal ini dibuktikan lewat Sosialisasi sistem pengolahan limbah pada industri tepung kelapa PT TMC di Teep Amurang yang bertempat dilantai dua Hotel Sutan Raja Amurang.

Presentasi yang dilakukan oleh Konsultan Lingkungan Hidup PT. TMC Herlin Tangkuman mempertegas soal kinerja IPAL yang sudah diperbaharui dari gambar yang diperlihatkan kini peserta sosialisasi disugukan peningkatan sistem pengolahan Limbah PT TMC yang sudah di perbaiki mulai pekan lalu

” Perusahaan tenga berupaya memperbaiki IPAL karena memang semua perusahaan tepung Kelapa harus memperhatikan IPAL secara kontinu jika kerusakan terjadi atau kinerja harus ditingkatkan”. ucap konsultan

Kadis DLH Minsel Roy Sumangkut ST MT mengaku Pembinaan bukan karena ada masalah seperti ini tapi sebenarnya pembinaraan rutin dilakukan dan semua ada brita acara bersama

” tentu Pengawasan dan pembinaan rutin kami lakukan, Kalau IPAL sudah selesai maka kami terus memantau sesuai dengan baku mutu Lingkungan sesuai dengan UU nomor 32 Tahun 2009 tapi DLH melihat sejak Sanksi Administrasi Paksaan diberikan Ada progres sampai 70 persen dan saat ini tinggal 30 persen dan IPAL dari PT TMC Sebenarnya sudah selesai tapi ini peningkatannya dan kami nyakin sesuai 5 parameter dari upaya perbaikan IPAL dan pembersihan limbah di sungai Liwason sudah dilaksanakan maka ini progres yang sangat baik dan perlu di Apresiasi.  Jelas Roy

Maka menurut Kadis DLH permintaan ketua dewan dan anggota dewan lainnya kita respon positif dengan memberikan kesempatan berproduksi dan karyawan siap bekerja lagi ini sudah ada jaminannya yaitu perbaikan secara Kontinu dan dengan pengawasan 1 X 24 jam setiap hari dilaporkan hasil perbaikan dan peningkatan tersebut.
( Vandytrisno)




Beri Ucapan Selamat, TETTY Hadiri Spesial HBA ke – 59

Humas Pemkab Minsel
MINSEL, detiKawanua.com – Luar biasa Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke – 59 tahun 2019 yang penuh makna dan ini menjadi momend tersendiri bagi para insan Adhyaksa di Provinsi Sulawesi Utara ( Sulut)

Apalagi hari spesial ini karena kehadiran para Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota pada puncak acara dengan momend saling berbagi dengan jajaran Korps Baju Coklat tersebut.

Adapun kehadiran Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Tetty Paruntu pun ikut menambah semarak untuk berbagi syukur atas momend tersebut yang dilaksanakan di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Senin (22/07/2019).

Selain menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Adhyaksa Sulut, Bupati Tetty Paruntu melantunkan lagu guna berbagi rasa syukur dan kegembiraan.

Hadir pada kesempatan ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan unsur Muspida, para Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota serta pimpinan daerah lainnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Andi Muh. Iqbal Arief SH MH dalam sambutan, mengajak para Adhyaksa untuk menjalankan amanat Negara dan membuka cakrawala pengetahuan masyarakat tentang hukum.

“Selamat HBA ke 59 thn 2019 harapan kedepan kinerja kejaksaan tinggi akan semakin maju, ” ujar Bupati CEP.
( Vandytrisno/sk )