Ini Lokasi Pelaksanaan 7F Manado Fiesta 2019

Flyer Manado Fiesta 2019. /ist


Manado, detiKawanua.com – Iven Manado Fiesta 2019 tinggal menghitung hari. 
Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL)  mengatakan, Manado Fiesta yang dijadwalkan tanggal 27 Juli 2019 dan ditutup dengan Thanksgiving Kota Manado pada 4 Agustus 2019, masih tetap akan menghadirkan tujuh festival yang kita sebut 7F, sebagai ‘menu utama’-nya. 
“7F yaitu Fisco, Funtastic, Flying, Food, Fair, Fashion, dan Faith, dan akan menampilkan kekayaan yang tersimpan di Kota Manado,” ujar Walikota Lumentut, saat konferensi pers di Warkop Godas, Senin (22/07).
Dari tahun ke tahun, lanjut GSVL, kami harapkan iven Manado Fiesta dikemas lebih baik, sehingga semakin menarik wisatawan yang berkunjung ke Kota Manado. 
Untuk memudahkan pengunjung yang ingin menikmati kemeriahan dan kemegahan iven unggulan Kota Manado ini, Dinas Pariwisata Kota Manado gencar mensosialisasikan lokasi-lokasi pelaksanaan 7F Manado Fiesta 2019.

“Pelaksanaan iven 7F Manado Fiesta 2019 akan menyebar di beberapa lokasi strategis, di antaranya di seputaran Teluk Manado, yang saat ini telah berlabuh KRI Dewa Rutji, kapal perang legendaris Indonesia,” pungkas Kadispar Manado Lenda Pelealu.

(Indra)

Berikut lokasi-lokasi pelaksanaan 7F Manado Fiesta 2019:

FISCO: 27 Juli 2019, Start dari God Bless Park dan finish di Kawasan Megamas.
FOOD: 30 – 31 Juli 2019, di God Bless Park/Taman Berkat.
FAIR: 31 Juli – 3 Agustus 2019, di Mantos 3.
FLYING: 27 Juli – 3 Agustus 2019, di Gunung Tumpa.
FASHION: 1 – 2 Agustus 2019, di Mantos 3.
FUNTASTIC: 25 Juli – 4 Agustus 2019, di beberapa tempat:, Masamper dan Youth Fest di Taman Berkat, Lomba Paduan Suara di Gedung Serbaguna Kantor Walikota Manado, Bridge International di Four Point, dan lain-lain. 
Big funtastic berupa Konser Musik di Lapangan Sparta Tikala.
FAITH: 4 Agustus 2019, Thanksgiving di seluruh wilayah Kota Manado.



Bahas KUA-PPAS 2020, TAPD Minsel ” Babak belur ” terkait Data dan Plafon Anggaran

MINSEL, DETIKAWANUA.COM – Kajian dan kritikan tajam dari beberapa anggota DPRD Minsel yang masuk dalam Tim Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang dialamatkan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dalam rapat bersama membahas rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020, Rabu (24/7/2019) semakin memanas

Kesempatan tersebut digunakan Banggar untuk mengkritisi perbedaan Data dan capaian PAD dari pemerintah kabupaten Minahasa Selatan,  kritikan tajam tersebut bertubi-tubi datang dari anggota Banggar Minsel,  Boy Rumondor ” mengkritisi soal Data Jumlah penduduk Miskin di kabupaten Minsel yang berbasis data BPS yang terus mengalami kenaikan. Bahkan Ivone Rarang pun menampik Data tersebut yang menurutnya tidak sesuia dengan kenyataan yang ada.

” memang data ini diambil dari data BPS 2017 tapi harusnya disandingkan dengan data dari Dinas Kependudukan yang tentu berbeda hasilnya. ” ucap Boy

Jadi menurut Boy Harusnya kemudian BPS di hadirkan untuk didengarkan pendapat soal Data seperti yang di catat dalam buku KUA-PPAS dan ada data dan angka lainnya yang perlu di dengar oleh Pemerintah Daerah dan Anggota Legislatif.

Hal yang berbeda dikatakan Rommy Pondaag SH yang juga wakil ketua DPRD Minsel,  terkait Plafon Anggaran antara Dinas yang satu dan lainnya yang harusnya ada kajian soal Prioritas dan Beban kerja setiap OPD yang ada.

Dari pantauan media ini beberapa anggota dewan seperti Roby Sangkoy ( Rosa) , Saman Katili , Jopie Mongkareng,  dan Harianto Suratinoyo juga turut menyumbang kritik dan saran atas kebijakan pemerintah soal KUA-PPAS yang ada di tangan masing-masing anggota banggar.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Minsel Jenny Johana Tumbuan SE, Wakil Ketua DPRD Minsel Rommy Pondaag SH MH, Asisten III Pemkab Minsel Drs Efert Poluakan dan anggota TAPD dan anggota DPRD Minsel yang masuk dalam tim Banggar.

Adapun Pembahasan rancangan KUA-PPAS 2020. nantinya akan disusun menjadi sebuah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2020.
Atas persetujuan bersama DPRD dan TAPD Minsel serta memastikan bahwa program preoritas Pemkab Minsel benar-benar telah tercover dalam rancangan KUA-PPAS 2020

“Kita ingin pembahasan KUA-PPAS 2020 berjalan tepat waktu sesuai agenda yang telah ditetapkan. Makanya Banggar DPRD akan terus berusaha membangun sinergitas yang baik dengan dengan TAPD Minsel,” tutup Rommy
( Vandytrisno)




Dorong Percepatan Pembangunan, Gaghana Sambangi Kementrian Kelautan

Tahuna, detikawanua.com – Guna mempercepat pembangunan dan mensejahterakan masyarakat Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E. Gaghana menyambangi Kantor Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
Bupati Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE,ME didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan  B.E.Pilat ME, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir. Unas bersama ketua Tim  Penggerak PKK disambut hangat oleh Direktur Pelabuhan Perikanan Ir.  Frits Lessinussa, M.si,  (21/07/19) pekan lalu
Diterima Direktur Pelabuhan Perikanan Ir. Frits Lesinussa M.si Bupati Jabes Ezar Gaggana SE.ME mengatakan Kabupaten Sangihe  yang wilayahnya lebih luas laut dari pada daratan, maka strategi pengembangan pembangunan lebih besar di arakan ke sektor Perikanan.
“Kehadiran kami menindak lanjuti  hasil pertemuan Gubernur , Bupati/ Wali Kota se Propinsi  Sulut dengan  Presiden Joko Widodo  Mei 2019. Mendorong kami selaku Pimpinan Daerah di Kabupaten  Sangihe melakukan lobi di beberapa ke Kementrian termasuk kementrian Kelautan dan Perikanan RI guna percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ucap Gaghana.
Gaghana juga menambahkan Kabupaten Sangihe saat ini sangat minim fasilitas khusuanya untuk menunjang hasil tangkapan para nelayan maupun tempat untuk memasarkan hasil tangkapan.
“Pengembangan infrastruktur perikanan Dagho, pembangunan kulstori, Tempat Pelelangan Ikan, pembangunan pelabuhan perikanan serta infrakstruk lainnya yang menunjang nelayan sangat di perlukan di Sangihe,” tambahnya.
Gaghana berharap  pertemuan  dengan Direktur Pelabuhan Perikanan Ir. Frits Lesinussa bersama para Kepala Seksi di Kementrian Kelautan dan Perikanan RI. Yang kami usulkan Dapat di kaji sebagai bahan pertimbangan penetapan  kebijakan Ibu Menteri.
Sementara itu, Asisten Ekonomi dan  Pembangunan B.E.T. Pikat ME menambakan persoalan yg di hadapi nelayan di Kabupaten Sangihe paskah tangkap menurutnya sangat sulit  mendapatkan Es yang nempunyai daya tahan lama dan kesediaan Kulstory menampung ikan paskah tangkap.
Drektur Pelabuhan Perikanan Ir. Frits Lesinussa Msi menyambut baik kehadiran Bupati dan Asisten Ekonomi Pembangunan serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Ia berjanji akan menseriusi pengembangan Pelabuhan Perikanan Dagho bersama fasilitasnya sehingga ke depan pelabuhan Perikanan Dagho dapat di singgahi bukan hanya Kapal Ikan Lokal tapi juga di singgahi kapal ikan  dari pulau jawa atau diluar Pulau Jawa Ia pun meminta kepada Pemerintah Daerah melaui Bupati dapat menyediakan lahan di Tahuna untuk pembangunan Pelabuhan Perikanan. (js)



Maksimalkan Pelayanan PDAM Sangihe, 14 M Berhasil Dilobi Tampi

Tahuna, detikawanua.com – Guna memaksimalkan Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Direktur PDAM Novilius Tampi berhasil melobi anggaran sebesar 14 Miliar yang akan digubakan untuk perbaikan instalasi perairan di sangihe,  dan dalam waktu dekat ini akan segera cair.
”Kalau untuk dana Rp 14 miliyar sudah dilakukan tender baru-baru ini dan realisasinya segera dilakukan dalam waktu dekat,” ungkap Tampi, diruang kerjanya.
Dijelaskan, khusus anggaran Rp 14 miliyar dialokasikan pada perbaikan instalasi air bersih yang berlokasi di wilayah Kecamatan Tabukan Tengah dan Tabukan Selatan Tenggara serta di kota Tahuna. Khusus untuk perbaikan instalasi kota Tahuna menurut Tampi terkonsentrasi dilokasi sumber air baku Kelurahan Santiago, sudah termasuk dengan pengalihan sumbar air baku yang semula hanya bersumber dari air sungai, beralih langsung ke mata air.
”Jadi untuk sumber air baku yang sebelumnya kami ambil dari sungai, kini akan dialihkan lewat kegiatan proyek Rp 14 miliyar ke sumber mata air langsung,” jelasnya.
Tampi memastikan dengan beralihnya sumbe air baku langsung dari mata air sungai Santiago, mampu menjamin ketersediaan air bersih untuk kawasan kota Tahuna, termasuk volume air yang dialirkan jauh lebih kuat ketimbang masih menggunakan sumber air sungai.
”Makanya untuk instalasi baru yang akan menggunakan sember mata air menggunakan pipa yang lebih besar dari yang sebelumnya, dan ini langsung dari hasil survey tim dari provinsi yang turun,” kata Tampi.
Sementara meski telah mendapat suntikan dana Rp 14 miliyar dengan penantian waktu terealisasi cukup lama sekitar 2 tahun pasca pengajuan proposal bantuan, pihaknya kata pria yang juga ketua Komite Olaharaga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Sangihe, telah mengajukan permohongan bantuans serupa ke pemerintah pusat. Khusus untuk perbaikan instalasi disejumah lokasi di pusat kota Tahuna dan kawasan boulevard.
”Memang hampir dua tahun kami menunggu turunnya bantuan Rp 14 miliyar, dan kami juga sudah mengajukan proposal bantuan untuk perbaikan instalasi di kawasan pusat kota Tahuna dan sekitarnya,” ujar Tampi. (js)



Upayakan KTP Bagi Warga Cacat Mental, Rusmin Imbau Sangadi Masukan Data

Kadisdukcapil Boltim, Rusmin Mokoagow. 

Boltim, detiKawanua.com – Data warga masuk dalam kategori cacat mental atau sakit jiwa, di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), sejauh ini belum ada laporan dari pihak desa.
Hal itu seperti dijelaskan Kepala Disdukcapil Boltim Rusmin Mokoagow, bahwa sejauh ini pihaknya kantongi soal data cacat mental namum hanya sebatas data pada Kartu Keluarga (KK) dan laporan bukan data riil. Itupun, belum semuanya kita ketahui sebab, tidak ada laporan berbentuk data masuk di Disdukcapil.

“Kepala Desa (Sangadi-red) harus proaktif melaporkan atau mendata warganya, jika memang ada yang mengalami cacat mental. Gunanya, supaya kita bisa ketahui dan langsung dilakukan perekaman serta pembuatan e-KTP. Ini penting,” terang Rusmin.

Lanjut dikatakannya, belum lama ini pihaknya menerima sebatas laporan dari Sangadi Nuangan 1 terkait adanya  6 orang warga mengalami cacat mental.

“Menurut laporan Sangadi Nuangan 1, terdapat 6 orang cacat mental, yakni 5 orang laki-laki dan perempuan 1 orang,” ungkap Rusmin di ruang kerjanya, Rabu (24/07) siang tadi.

Saat ini, kata Dia, pihaknya sedang melakukan perekaman tepat di Kecamatan Mooat, selanjutnya di Kecamatan Modayag setelahnya ke Kecamatan Nuangan.

“Mungkin akhir pekan ini kita sudah di Kecamatan Nuangan. Nah, di Nuangan kita akan langsung lakukan perekaman serta pembuatan e-KTP bagi 6 orang sesuai laporan Sangadi setempat. Tak hanya itu, kita akan turun langsung di Desa Bai’ melakukan perekaman, karena di sana terdapat 1 orang cacat mental yang sudah kita kantongi data melalui KK yang masuk kategori sakit jiwa. Sebelumnya tahun 2018 lalu kita lakukan perekaman 1 warga di Desa Loyow,” bebernya kepada media ini.

Kita upayakan, semua akan mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dengan bagitu, Saya berharap kepada Sangadi di masing-masing desa ikut membantu mendata warganya yang telah mengalami sakit jiwa atau cacat mental, agar semua mendapatkan KTP. Tujuannya di samping terdata juga jika ada bantuan dari pemerintah lewat instansi terkait, maka jelas mereka mendapatkan bantuan.

“Saya imbau Sangadi melakukan pendataan dan langsung laporan ke Disdukcapil Boltim. Kalau ada informasi serta laporan desa kita terima, pasti langsung turun lapangan melakukan perekaman KTP guna dimasukan kedalam database dan ditandai kategori cacat mental. Belum ada desa memasukan laporan. Sekali lagi, Saya harap Sangadi bekerja sama soal data riil masyarakat orang cacat mental,” ucap Rusmin mengimbau.

(Fidh)



Dinsos Boltim Realisasikan Bantuan Eks Napi

Kadisdinsos Boltim tengah menyerahkan bantuan Eks Napi.

Boltim, detiKawanua.com – Batuan untuk eks Narapidana (Napi)  di tahun 2019, Rabu (24/07) hari ini, mulai disalurkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Bantuan tersebut diserahkan Kepala Dinsos Boltim Rudi S Malah, yang sebelumnya telah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH.
Kita berikan bantuaan ini, kata Kadis Dinsos Boltim, dengan tujuan untuk menunjang aktivitas kerja para eks Napi.

“Bantuan ini berupa mesin pangkas rumput (sleser-red) dan mesin potong kayu (sensor-red). Jadi kita berikan satu paket bantun kepada eks Napi,” imbuh Rudi kepada media ini.

Dengan adanya bantuan dimaksud, mereka berjumlah 15 orang yang tersebar di Boltim. Yang dapat bantuan tahun lalu sudah tak mendapatkan di tahun ini. Sebaliknya jika tahun ini dapat, maka tahun mendatang tidak dapat bantuan.

“Anggarannya Rp 85 juta APBD, bersama dengan bantuan wanita rawan sosial, yang nantinya dalam waktu dekat ini kita realisasikan. Tahun kemarin, bantuan eks napi ada 20 orang, namun hanya mendapat mesin sleser saja. Nah, tahun ini sensor dengan sleser. Ini program pemerintah setiap tahunnya,” jelasnya.

Saya imbau kepada penerima bantuan supaya digunakan sebaik-baiknya agar bermanfaat. Ini kita lakukan setiap tahun.

“Gunakanlah dan manfaatkan bantuan dari pemerintah. Jangan dijual,” kata Rudi mengimbau, Rabu (24/07).

Sementara penerima bantuan, eks Napi, Donal Paputungan menuturkan, dirinya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Sebab, dirinya salah satu yang mendapat bantuan pemerintah.

“Saya bersyukur dan senang, adanya bantuan sosial dari pemerintah melalui Dinsos Boltim kepada kami. Dan ini akan saya pergunakan sebaik-baiknya,” ucap Onal sembari tersenyum.

(Fidh)



Intensifikasi dan Rehabilitasi Cengkeh serta Ribuan Kakao Sambung Pucuk Segera Tersalur

Kabid Perkebunan Kusno Mamonto saat menyalurkan bibit cengkeh.

Boltim, detiKawanua.com – Program sambung pucuk kakao Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) segera terrealisasi. Sekitar 3600 pohon kakao bakal disalurkan dalam waktu dekat ini.
Dikatakan Kepala Dispertanak Boltim melalui Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Kusno Mamonto, bahwa untuk APBD kita salurkan ke kelompok petani, 3600 pohon kakao (coklat-red) pekan mendatang. Sedangkan, dari provinsi juga ada program kegiatan rehabilitasi cengkeh seluar 350 Hektar (Ha).

“Serta bantuan ke petani berupa sekop 350 unit, bibit cengkeh 21.000 pohon, pupuk organik pabrikan 42000 kilogram. Anggarannya APBN provinsi,” beber Kusno, saat disambagi di ruang kerjannya.

Lanjut dikatakannya, dan intensifikasi cengkeh 200 Ha APBN Provinsi 2019. Di antaranya hand sprayer 200 unit, pestisida 200 Kg, pupuk organik pabrikan 105 ton.

“Hari ini, penyaluran pupuk. Untuk penyaluran bibit cengkeh kita salur sejak bulan lalu. Dan saat ini masih dalam proses penyaluran,” jelas Kusno, Rabu (24/07).

(Fidh)



Sejumlah Posisi Bergeser Di Kabinet OD-SK, Wagub: Proses Paripurna Tidak Asal-Asal

Manado, detiKawanua.com – Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pejabat Struktural di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut ) di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur, Rabu (24/7) pagi tadi.
Gubernur Olly Dondokambey diwakili Wakil Gubernur Steven Kandouw dihadapan para pejabat yang baru dilantik mengatakan pembenahan birokrasi sementara dilakukan.
“Proses paripurna tidak asal asal. Semua melalui kajian yang matang,”jelas Kandouw usai melantik para pejabat.
Sembari menambahkan seluruh pejabat yang baru dilantik harus bersikap profesional mendatangkan output dan outcome yang optimal.
Diketahui, pejabat eselon 2 yang baru saja dilantik Frangky Manumpil sebelumnya Kepala Biro Ekonomi Setda Sulut menjadi pejabat definitif Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ronald Sorongan menjadi Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah.
Sementara jabatan Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum yaitu Asiano Gammy Kawatu diketahui masih sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah.
Begitu pun dengan dua jabatan sebagai pelaksana tugas (Plt) yaitu Hanny Wajong sebagai Plt Kepala Biro Ekonomi dan Tienneke Adam mengisi Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.
Keseluruhan dilantik Wagub Kandouw didampingi Sekprov Edwin Silangen dan Asisten 1 Edison Humiang berjumlah 51 pejabat lingkup Pemprov didominasi para pejabat Dinas Perkebunan, Dinas Pertanian dan Perternakan.
(tim/1s70)



Sulut Tuai Pengakuan Nasional, Menteri Yahya Serahkan Dua Penghargaan IAA 2019 Ke Gubernur Olly

Jakarta, detiKawanua.com – Gebrakan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dalam menggenjot investasi  dan pariwisata kembali menuai pengakuan di tingkat nasional. Selasa 23 Juli 2019, Gubernur Olly Dondokambey menerima dua penghargaan sekaligus dalam ajang menyabet Indonesia’s Attractiveness Award (IAA) 2019, yang digagas Tempo Media Group bersama Frontier Consulting.
Kali ini, Provinsi Sulut dinobatkan sebagai Pemenang Platinum Kategori Provinsi Kecil Terbaik Sektor Investasi dan Pemenang Gold Kategori Provinsi Kecil Terbaik Sektor Pariwisata Indonesia. Penghargaan diterima langsung Gubernur Olly dan diserahkan Menteri Pariwisata Arief Yahya, disaksikan sejumlah kepala daerah dan jajaran Tempo Media Group, pada gelaran di Hotel Pullman Jakarta.
Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti keberhasilan Gubernur Olly dalam mewujudkan Sulut sebagai daerah yang mampu menarik minat investor untuk berinvestasi dan daerah yang berhasil mendorong pertumbuhan kinerja pariwisatanya hingga 600 persen dalam empat tahun terakhir.
Beberapa provinsi juga ikut menerima penghargaan, seperti Provinsi Kalimantan Utara dengan kategori Provinsi Kecil Terbaik Sektor Infrastruktur, Provinsi Bengkulu sebagai Provinsi Kecil Terbaik Sektor Pelayanan Publik. Selanjutnya Provinsi Aceh sebagai Provinsi Sedang Terbaik Sektor Infrastruktur, dan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai Provinsi Sedang Terbaik Sektor Investasi.
(hms/1s70)




Optimis Raih 3 Poin, Herkis Pastikan Sulut United Siap Hadapi PSBS Biak

Manado, detiKawanua.com – Mempunyai komitmen serta semangat kuat untuk berjuang membela dan mengarumkan kanca sepakbola Sulawesi Utara, Pelatih Kepala FBC Sulut United, Herry Kiswanto merasa anak-anak asuhannya siap “bertempur” melawan PSBS Biak pada laga Rabu (23/07) besok sore di Stadion Klabat Manado.

“Prinsipnya kita siap tempur untuk pertandingan besok. Tidak ada tawar menawar kita rebut target 3 poin,”ujar Herkis (sapaan akrab Herry Kiswanto) saat Pressconfrens bersama wartawan, Selasa (23/07) siang tadi di Stadion Klabat.

Rasa optimis dari sang pelatih itu pun terus mengulang perkataan akan kesiapan Sulut United menghadapi tim Cendrawasih Kuning (PSBS Biak) besutan
Slamet Riyadi itu.

“InsyaAllah pemain bermain dengan baik dengan konsistensi tim tidak berubah,” terangnya sembari menjawab pertanyaan wartawan bahwa, dirinya mengakui akan postur (badan) dari tim Biak besar-besar, namun juga ada kelebihan juga kekurangannya.

“Kita berjuang, dan tetap siap,” kunci Herkis.

Sementara itu melalui Kapten Tim BFC Sulut United, Wawan Samma menegaskan rasa optimis timnya untuk memenangkan pertandingan tersebut dengan mengincar target tiga poin pada pertandingan Rabu besok.

“Kita siap menghadapi PSBS Biak, namun kita tetap waspadai juga (manuver serangan Biak yang juga cukup dikenal),” singkat Wawan (panggilan akrab dari pemain bernama Kurniawan itu).

ADA 4 PUTRA KAWANUA PERKUAT PSBS BIAK

Adapun dari informasi yang diperoleh wartawan, untuk tim PSBS Biak tersebut ternyata ada 4 pemainnya berasal dari Sulut. Namun pada pertandingan besok hanya 3 orang saja yang akan berlaga.

Dimana keempat pemain asal Nyiur Melambai itu dianyaranya,  Andreas Karundeng (Belakang),Septian Lasut (Tengah), Piere Karamoy (Striker) serta Kiper, Imanuel Lumanauw. Diketahui, untuk posisi klasemen sementara PSBS Biak berada diposisi 7 dengan nilai 6, sementara Sulut United diposisi 2 dengan nilai 10.

(1s70)