”Para Satgas TMMD Saya Anggap Keluarga Sendiri”

DEMAK, detiKawanua.com – Adalah Singgih (52), salah satu perangkat Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota yang rumahnya ditempati sejumlah pasukan anggota Satgas TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak yang sedang melaksanakan TMMD di desanya.

Kepada Tim Pendim Demak, Singgih mengatakan merupakan kehormatan tersendiri, jika rumahnya dijadikan salah satu diantara puluhan rumah warga di Kalikondang yang ditempati pasukan anggota Satgas TMMD.

”Ini benar-benar sebuah kehormatan, dan banyak hikmah yang saya dapat selama tinggal bersama sejumlah anggota TNI,” ungkapnya.

Menurutnya, para anggota Satgas TMMD yang tinggal di rumahnya sudah dianggapnya sebagai bagian dari keluarga. Makan bersama, menyelesaikan pekerjaan rumah bersama.

“Pak Tentara yang tinggal di rumah saya orangnya baik dan ramah-ramah. Para Satgas TMMD itu sudah saya anggap sebagai keluarga sendiri,” pungkap Singgih. (Pendim 0716/Demak)




Menu Sehat Untuk Satgas TMMD Kalikondang

DEMAK, detiKawanua.com – Mempunyai kesempatan membalas budi baik TNI jajaran Kodim Demak yang telah menggelar TMMD Reguler ke-105 di desanya, sejumlah warga Desa Kalikondang, kecamatan Demak Kota, yang rumahnya ditempati pasukan, menyediakan menu makan sehat bagi prajurit TNI.

”Sebenarnya tidak istimewa dengan menu makan sehari-hari yang kami sediakan untuk Pak Tentara yang tinggal di rumah saya selama pelaksanaan TMMD. Kalau dibanding dengan pembangunan yang dilakukan di desa saya masih tidak sebanding,” ungkap Jayadi (48), salah satu warga Dukuh Krajan, Desa Kalikondang, yang rumahnya ditempati sejumlah pasukan.

Dikemukakan, untuk menyediakan makan para Satgas TMMD tidak mesti harus mewah, melainkan menu sehat. Artinya, ada sayur, ikan dan sejumlah lalapan, ”alhamdulilah ternyata Pak Tentara menyukai menu yang kami sediakan,” ungkap Jayadi.

Terpisah, Sertu Achmad, salah satu Satgas TMMD yang tinggal di rumah Jayadi
merasa bersyukur atas apa yg telah diberikan oleh masyarakat Desa Kalikondang. Semua itu dalam rangka membantu anggota Satgas TMMD yang sedang bertugas di TMMD Kalikondang. (Pendim 0716/Demak)




Satgas TMMD yang Ringan Tangan, Selalu Bantu “Kesulitan” Warga

DEMAK, detiKawanua.com – Salah satu anggota Satgas TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak ini, Prada Rio, menjadi buah bibir di desa sasaran, Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota. Satgas TMMD yang anggota Yonif 410/Alugoro itu dikenal warga, TNI yang ringan tangan, selalu membantu kesulitan warga.

“Pak Rio (sebutan akrab Prada Rio di Desa Kalikondang -Red), orangnya benar-benar ringan tangan, setiap ada warga yang kerepotan spontan pasti memberi bantuan,” ungkap Sunarto (48), salah satu tokoh masyarakat Desa Kalikondang.

Bagi Prasa Rio, apa yang dilakukannya, membantu warga yang sedang membutuhkan bukan sesuatu yang istimewa.

“Saya benar-benar mengecamkan pesan dari Danyon 410/Alugoro, yakni seluruh prajurit yang diterjunkan di TMMD Kalikondang diminta saling bantu membantu, baik-baik dengan masyarakat,” ujar Prada Rio. (Pendim 0716/Demak)




Tinggalkan Pekerjaan Sawah, Rela Kerja Bhakti di Lokasi TMMD

Demak, detiKawanua.com – Menyadari bahwa jalan yang saat ini tengah dibangun Satgas TMMD melalui gelaran TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak akan meningkatkan kesejahteraanya, antusias warga Desa Kalikondang, Kecamatan Demak, untuk ikut kerja bhakti di lokasi pembangunan jalan tersebut cukup tinggi. Mereka tampak bersemangat bahu membahu, bergotong royong, mulai melangsir batu, pasir, kricak, dan material lain.

“Kami akan terus semangat, dan patuh dengan pembagian kerja bhakti yang telah diberikan Pak Lurah untuk tiap-tiap RT. Yakni 6 orang ikut kerja di pagi hari, disusul 6 orang lagi yang bekerja di sore hari. Semua ini demi suksesnya pembangunan jalan di desa kami,” ujarnya.

Dikemukakan, rata-rata warga Kalikondang bisa membagi waktu. Dicontohkan, bagi yang mendapat giliran kerja bhakti pagi, sore harinya baru pergi ke sawah, sebaliknyan yang mendapat giliran kerja sore, pagi harinya menyempatkan bekerja di sawah.

“Kalau tidak begitu nanti kami bisa gagal panen. Jadi sawah tidak terlantar, tetapi kerja bhakti tetap lancar,” ungkap mbah Rodiyah. (Pendim 0716/Demak)




Cek Progres TMMD, Dandim “Patroli” Desa

DEMAK, detiKawanua.com – Orang nomor satu di jajaran Kodim 0716/Demak ini, Dandim Letkol Inf. Abi Kusnianto, benar-benar amunisi semangat mensukseskan TMMD Reguler ke-105 jajarannya Berlipat.

Seolah tak menghiraukan lelah fisik, psikis, di sela-sela kesibukannya menghadapi tugas Komando, Dandim Abi tiada hari tanpa “patroli” keliling Desa Kalikondang, desa sasaran TMMD Kalikondang. ”Selain cek progres pekerjaan TMMD, sekaligus saya bisa sambang rakyat dan memberi motivasi para pasukan anggota Satgas TMMD,” tandas Dandim Abi.

Saat terjun ke lapangan, satu persatu sasaran fisik didatangi dan dievaluasi, termasuk diantaranya mengunjungi perehaban sebuah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Mbah Yatin (75), di Dukuh Barus, RT 02/RW 06, Desa Kalikondang.

Disela-sela kunjungannya, Dandim Abi menyatakan bahwa, penentuan rumah warga Desa Kalikondang yang direhab melalui gelaran TMMD dinilai sudah pas. ”Terbukti semua warga yang mendapat jatah perehaban rumah kondisinya memang sangat memprihatinkan.

Seperti rumah Mbah Yatin, kondisinya benar-benar sangat memprihatinkan. Banyak atap yang bocor, kondisi kayu kerangka rumah juga sudah banyak yang rapuh,” ungkap Dandim Abi. (Pendim 0716/Demak)




Kharisma Iwan Fals, 3 Jam Non-Stop Hipnotis ‘Manado Fiesta 2019’

Iwan Fals di ‘Manado Fiesta 2019’.
Manado, detiKawanua.com – Kharisma Iwan Fals masih tetap terpancar di usia yang tak muda lagi. 
Legenda hidup musik Indonesia ini, berhasil menghipnotis ribuan pengunjung yang hadir pada konser Faith Closing Ceremony Manado Fiesta 2019.
Ia pun menyempatkan diri menyapa penonton yang memadati Lapangan Sparta Tikala Manado, Minggu (4/8) pukul 21.00 WITA. 
“Malam bae Manado? Ada bae-bae toh samua? Selamat buat Kota Manado yang telah menggelar Manado Fiesta 2019. Semoga Kota Manado, semoga warga Manado terus diberkati. Karena Cinta Ini Milik Kita,” sapanya.
Dengan suara serak khasnya, Iwan langsung menggebrak penonton melalui lantunan lagunya berjudul Buku Ini Aku Pinjam (Cinta Ini Milik Kita). 

Iwan yang menggunakan kaos coklat plus jaket dipadu celana jeans hitam, melalui iringan petikan senar gitarnya melanjutkan aksi panggungnya dengan lagu Pesawat Tempur dan Bongkar, yang membuat penonton ikut bernyanyi sambil berjingkrak-jingkrak. 

Di bawah sorotan lampu panggung warna warni, penyanyi balada ini juga menghibur penonton dengan mendendangkan lagu asal Sulawesi Utara: O Ina Ni Keke, Si Patokaan, Kota Manado yang Kucintai, Balada Pelaut, Om Endi Si Tukang Mabo, Vaya Con Dios, serta Tumbu Blanga berduet dengan Gideon Tenker. 
Seakan tidak ada lelahnya, penyanyi kelahiran 3 September 1961 ini ingin memuaskan penggemar dengan lagu populernya, yakni Tak Biru Lautku, Belum Ada Judul, Aku Sayang Kamu, Yang Terlupakan, Aku Bukan Pilihan, Izinkan Aku Menyayangimu, Ibu, Oemar Bakri, Wakil Rakyat, dan Bento, serta satu lagu baru berjudul Indonesia Damai.
Disaksikan 4 generasi yang membaur bersama, konser tiga jam non-stop bapak dari almarhum Galang Rambu Anarki ini, ditutup dengan lagu Kemesraan tepat pada pukul 23.59 WITA.
(Indra)



‘Kampanye’ Go Green, Iwan Fals Serahkan Pohon Jati Emas ke GSVL-MOR

Penyerahan Pohon Jati Emas. /ist

Manado, detiKawanua.com – Sebelum menghibur penggemarnya di Lapangan Sparta Tikala dalam rangka closing ceremony Manado Fiesta 2019, Iwan Fals ‘mengkampanyekan’ gerakan Go Green. 
‘Kampanye’ ini dalam bentuk penyerahan secara simbolis pohon jati emas kepada Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Mor Bastiaan serta Ketua Panitia Manado Fiesta 2019 Coreta Kapoyos, Minggu (04/08) malam. 
Untuk diketahui, Iwan Fals adalah salah satu musisi tanah air yang banyak menghabiskan sisa hidupnya untuk mengkampanyekan keseimbangan bumi.
Dalam setiap konsernya, dia kerap kali mengobarkan semangat para fansnya, terutama para anak muda, untuk peduli masalah sosial dan lingkungan.
Tentunya ini sejalan dengan usaha Pemkot Manado. GSVL-MOR dalam setiap kesempatan, selalu mengimbau masyarakat untuk terus menjaga lingkungan.
“Warga Manado tidak boleh membuang sampah sembarangan. Kurangi juga penggunaan sampah plastik,” ujar Walikota GSVL beberapa waktu yang lalu.
“Jika kita bersahabat dengan alam, alam juga akan bersahabat dengan kita,” pungkasnya.
(*/Indra)



HBL: Jangan Giring Opini Publik ke Hal-hal yang Tidak Substansi

Hillary Brigitta Lasut. /ist

Manado, detiKawanua.com – Pernyataan Kabag Humas Pemprov Sulut Christian Iroth ditanggapi Caleg DPR RI Terpilih Hillary Brigitta Lasut SH, LLM. 
Menurut HBL, sangat disayangkan pejabat sekelas eselon III membuat pernyataan di media mempermasalahkan hal-hal yang tidak substansial dan mengada-ada. 
“Penilaiannya simple saja, mungkin dia kurang membaca, tidak fokus dan butuh liburan,” ujarnya sambil tertawa. 
“Jangan sampai masyarakat malah kehilangan kepercayaan karena humas pemprov malah jadi corong yang asal bunyi, bersusah payah menggiring opini publik kepada pertanyaan dan permasalahan yang terkesan dibuat-buat,” tambah kandidat doktor hukum ini, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Hillary: “Menghalangi Pelantikan, Perbuatan Melawan Hukum!”

Lanjut Hillary, pernyataan seperti itu merupakan penghinaan besar kepada Mahkamah Konstitusi, KPU, Bawaslu, Kejaksaan Talaud, (yang turut memverifikasi keabsahan dokumen) dan Kementerian Dalam Negeri (yang secara tidak langsung sudah menyatakan E2L siap dilantik dengan menerbitkan SK Pelantikan). 

Menurutnya, ini sikap yang sangat meremehkan Mendagri, seakan menganggap semua lembaga yang sudah terlibat dan mengesahkan itu, orang-orang bodoh yang tidak mengerti aturan.
“Tindakan yang sangat keliru untuk karirnya ke depan,” ujar alumnus SMAN 1 Manado ini. 
Mengenai Keputusan MA, Hillary balik bertanya apakah Iroth sudah membaca dengan saksama putusan tersebut. Karena MA menolak gugatan TUN Elly Lasut terhadap SK Mendagri yang menyatakan Elly Lasut diberhentikan setelah selesai masa jabatan yaitu tahun 2014. 
Faktanya, Elly Lasut sudah menerima keputusan inkrah tahun 2011, dan UU Pemda menyatakan bahwa kepala daerah harus diberhentikan dari jabatannya jika sudah ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Bahwa setiap tindakan/keputusan yang diambil oleh pejabat tata usaha negara harus ada DASAR HUKUM-nya. 
“Ingat SK Mendagri tidak boleh bertentangan dengan UU Pemerintahan Daerah pasal 83. Apakah Pak Iroth sudah membacanya dan paham? Penolakan MA terhadap gugatan Elly Lasut sama sekali tidak mempertimbangkan materi hukum, dan keputusannya tidak merubah materi atau sifat dari SK Mendagri itu,” bebernya.
Berita terkait: Pemprov Sulut Kembalikan ‘SK Pelantikan’ Elly Lasut ke Kemendagri
Untuk merubah SK Mendagri itu (asas contrarius actus), kewenangannya ada pada mendagri dan ternyata kemudian mendagri merevisi/membetulkan SK Pemberhentian papa menjadi tahun 2011 sudah sesuai dengan ketentuan kewenangan pejabat tata usaha negara.
“Otomatis SK yang baru sudah diterbitkan. SK lama yang telah digugat di PT TUN sampai di  kasasi MA, tidak lagi digunakan. Pada peraturan sederajat seperti SK Mendagri, peraturan yang baru melumpuhkan peraturan yang lama. Jadi peraturan yang lama tidak berlaku lagi jika sudah diterbitkan peraturan yang baru (asas Lex Posterior Derogat Legi Priori),” terang HBL. 
“Membatalkan/mengubah SK mendagri menjadi kewenangan mendagri dan adanya keputusan terbaru menjadikan keputusan lama tidak berlaku lagi. Sehingga jika di hitung dari SK pemberhentian 2011  masa periode Elly Lasut baru 2 tahun 1 bulan artinya belum mencapai 2 periode. Semoga ini bisa menjadi info hukum untuk tidak lagi menunda pelantikan,” pungkasnya.
(*/Indra)



Satgas TMMD yang “Alih Profesi” Jadi Guru PAUD

DEMAK, detiKawanua.com – Tampaknya semua peran dilakoni oleh para anggota Satgas TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak yang bertugas di Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota. Mulai dari tukang batu, tukang kayu, tukang cukur. Termasuk menjadi guru PAUD di desa sasaran juga diperankan oleh anggota Satgas TMMD.

Seperti yang dilakoni oleh Serda Bambang, salah satu anggota Satgas TMMD Kodim Demak yang dari Yonif 410/Alugoro. Dia bak “beralih profesi” menjadi guru PAUD yang ada di desa sasaran TMMD. Disela-sela kesibukannya bekerja di sasaran fisik, Serda Bambang menyempatkan diri untuk anjangsana ke sekolah PAUD dan memberi pelajaran ke murid-murid setempat.

”Perlu kesabaran memang untuk mengajar anak PAUD. Justru momen itu saya gunakan untuk latihan sabar menghadapi anak-anak, toh apa yang saya lakukan , dekat dengan anak-anak menjadi bagian tugas tambahan saat bekerja di lokasi TMMD,” Serda Bambang. (Pendim 0716/Demak)




Dijamin Rumah yang Direhab Tentara Atapnya Tidak Bocor Lagi

DEMAK, detiKawanua.com – Bati Bhakti TNI Kodim 0716/Demak, Peltu Satir, menjamin semua RTLH milik warga Desa Kalikondang, yang direhab bersamaan pelaksanaan TMMD, atapnya tidak bocor lagi. Hall itu menyusul, pelaskanaaan rehab RTLH milik warga itu paket komplit.

”Paket komplit maksudnya, salah satunya mengganti genteng yang pecah dengan genting yang baru, sehingga saat musim penghujan nanti genting-genting yang pecah dan menyebabkan kebocoran itu tidak akan terjadi lagi,” jelas Peltu Satir.

Diungkapkan, dari 14 RTLH milik warga Desa Kalikondang, yang direhab di gelaran TMMD Reguler ke-105 Kodim Demak, rata-rata gentengnya banyak yang hancur.. ”Para Satgas dengan teliti mengganti genteng-genteng yang pecah itu. Harapannya, saat musim penghujan nanti rumahnya tidak bocor lagi,” tambah Peltu Satir. (Pendim 0716/Demak)