Seni Kentongan Juga Akan Meriahkan Upacara Penutupan TMMD Kalikondang

DEMAK, detiKawanua.com – Kesenian tradisional Kentongan dari Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota juga akan meriahkan upacara penutupan TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak. Kesenian ini akan mengiringi dan menyambut inspektur upacara yang direncanakan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi

Adalah kelompok seni kentongan dari RW 01/Desa Kalikondang yang akan tampil menyemarakan upacara penutupan TMMD Kodim Demak tersebut. Ketua RW 01/Desa kalikondang, Muhamad Sahid mengajak seluruh warganya yang terlibat dalam persembahan seni kentongan bertekad mempersembahkan seni kentongan secara maksimal. Mulai dari aransemen musik, lagu maupun seragam.

Sementara itu terpisah Perwira Koordinator yang ditunjuk mengkoordinir seni kentongan tersebut, Kapten Inf. Juwedi terus mendampingi para pemain yang akan terlibat di seni kentongan saat latihan. 

”Saya akan terus mendampingi latihan agar nanti dalam pelaksanaan bisa tampil dengan maksimal,” paparnya. (Pendim 0716/Demak)




Jelang Purnanya TMMD Kalikondang, Anak-anak Makin Lengket dengan Satgas

DEMAK, detiKawanua.com – Sejumlah anggota Satgas TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak, salah satunya  Prada Adi Aria, yang sejak awal digelarnya TMMD di Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota, paling getol mendekati anak-anak di desa itu.

Kini menjelang purnanya TMMD, mereka memetik buahnya, yakni menjadi idola anak-anak di Desa Kalikondang. ‘

‘Di sela-sela bekerja fisik di lokasi TMMD, memang saya paling suka untuk mendekati anak-anak. Mereka saya ajak bermain, sambil saya sisipi beberapa pengetahuan banyak hal, termasuk jangan main HP sembarangan,” ungkap Prada Adi Aria.

Kini seiring akan berakhirnya TMMD, Prada Adi dan sejumlah Satgas lainnya semakin lengket dengan anak-anak di desa sasaran TMMD.

”Dengan kesabaran mereka saya ladeni, namun tetap saya beri  pengertian waktu bermainnya saat istirahat kerja TMMD,” pungkas Prada Adi Aria yang dari  Yonif 410/Alugoro itu. (Pendim 0716/Demak)




Koordinator Tari Zipin Ingin Persembahkan Tontonan yang “Fenomenal”

DEMAK – Ditunjuk sebagai koordinator pelatih tari Zipin, Danramil Karanganyar, Kapten Inf. Itok Sulistiyo, bertekad akan mempersembahkan suguhan tari Zipin di upacara penutupan TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak, yang akan dibawakan oleh personal gabungan dari Satgas dan pelajar, benar-benar bisa memukau.

Menurutnya, sepekan sebelum upacara penutupan TMMD dihelat, pihaknya telah mengkoordinir para punggawa yang akan terlibat di persembahan Tari Zipin untuk latihan eara serius.

”Semua itu kami lakukan agar nantinya para penari Zipin bisa tampil maksimal. Untuk itu kami terus berlatih di lapangan Desa Kalikondang,” papar Kapten Itok.

Dari pantauan, di beberapa pelatihan, baik para anggota Satgas maupun pelajar yang akan terlibat di tari Zipin tersebut sangat antusias dan semangat.

”Mudah-mudahan nanti penampilannya bisa fenomenal sehingga bisa memukau para tamu undangan maupun peserta upacara penutupan TMMD,” harap Kapten Inf. Itok Sulistiyo. (Pendim 0716/Demak)




Di Ujung TMMD, Satgas Ini Bagikan Beras Kepada Warga

DEMAK, detiKawanua.com – Di ujung gelaran TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/ Demak, berebagai kegiatan kemanuasiaan dilakukan oleh sejumlah anggota Satgas TMMD. Salah satunya Kopka Arifin yang memberi bantuan beras kepada salah satu warga Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota (desa sasaran TMMD Reguler Kodim Demak -Red), Mijan (38).

”Memberikan bantuan kemanusiaan kepada sesama, meskipun nilainya kecil akan membuat saya lega. Mungkin apa yang saya berikan ini  sangat berarti bagi warga yang membutuhkan,” papar Kopka Arifin.

Menerima bantuan beras tersebut, Mijan yang sehari-hari bekerja sebagai kuli serabutan itu mengucapkan banyak terimakasih.

”Alhamdulillah keberadaan Bapak Tentara di desa kami sangat membantu banyak warga. termasuk saya yang mendapatkan bantuan beras,” tutur Mijan (38). (Pendim 0716/Demak)




Di Berbagai Kesempatan Satgas TMMD Selalu Komsos dengan Warga

DEMAK, detiKawanua.com – Untuk memaksimalkan kedekatan dengan warga sasaran TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak, para Satgas TMMD melakukan komunikasi sosial di berbagai kesempatan. Di perumahan, tempat ibadah, dan warung. Bahkan saat di lapangan digunakan untuk merajut komunikasi.

Seperti saat di lapangan Desa Kalikondang, sejumlah anggota Satgas TMMD membangun keakraban dengan para pelajar yang tergabung dalam penari Zipin. Menurut Danton SST TMMD Kodim Demak Letda Arh. Darwanto, semua elemen masyarakat dalam rangka menciptakan kemanunggalan TNI-Rakyat, wajib untuk didekati dan dijalin silaturahminya.

”Pendekatan terhadap semua komponen masyarakat terus kita lakukan meski TMMD akan berakhir. Termasuk melaksanakan komunikasi sosial dengan para pelajar yang ada di wilayah Desa Kalikondang yang menjadi sasaran TMMD Kodim Demak,” ungkap Letda Arh. Darwanto. (Pendim 0716/Demak)




Dispertanak Boltim Bakal Salur Bibit Bawang Putih

Kepala Dispertanak Boltim, Setiono.

Boltim, detiKawanua.com – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berencana melakukan penyaluran puluhan ton bibit bawang putih dalam waktu dekat ini.
Penyaluran tersebut, dikatakan Kepala Dispertanak Boltim Setiono kepada sejumlah awak media pada, Senin (5/08) kemarin bahwa, untuk tahun in pihaknya menyiapkan lahan seluas 175 Hektare (Ha).

“Tahun 2019 ini, Kementerian Pertanian meminta Dispertanak Boltim untuk menyiapkan lahan petani seluas 175 Hektare dan juga dari kemitraan importir bawang putih Jakarta seluas 83 hektare, untuk ditanami bawang putih. Sudah ada 20 Ha lahan di Desa Mooat, Kecamatan Mooat yang ditanami, dan bibit tersebut dari kemitraan importir,” jelasnya.

Lanjut Setiono, sedangkan bibit dari kementerian, pihaknya masih menunggu yang saat ini dalam proses.

“Bagi masyarakat khususnya petani yang memiliki lahan seluas 1 Ha, akan mendapatkan bibit bawang putih 500-600 Kg. Jika berhasil, akan menghasilkan sekitar 15 ton bawang putih siap jual,” sebutnya.

Dengan adanya bantuan-bantuan tersebut, Saya berharap bisa meningkatkan semangat petani untuk bercocok tanam.

“semoga program-program dari pusat, provinsi maupun daerah, bisa bermanfaat dan membantu meningkatkan kesejahteraan para petani holtikultura,” tutup Setiono.

(Fidh)



Rakornas Karhutla Dipimpin Presiden, Dihadiri Gubernur Olly, Pangdam dan Kapolda

Jakarta, detiKawanua.com – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2019 yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo yang berlangsung di Istana Negara Jakarta, Selasa (6/8/2019). Turut dihadiri Gubernur Sulut, Olly Dondokambey beserta gubernur, Pangdam dan Kapolda se-Indonesia, beserta Menko Polhukam Wiranto, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Presiden pada kesempatan itu meminta para Gubernur, Pangdam, Kapolda berkolaborasi, bekerjasama dibantu dari Pemerintah Pusat, Panglima TNI, Kapolri, BNPB, dan Badan Restorasi Gambut (BRG) dan mengatasi dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Usahakan jangan sampai kejadian baru kita bergerak, api sekecil apa pun segera padamkan, kerugian gede sekali kalau kita hitung,” kata Presiden Jokowi seraya mengingatkan aturan main untuk Pangdam, Danrem, Kapolda, Kapolres tetap sama sebagaimana yang disampaikan tahun 2015 lalu. 
“Saya telepon ke Panglima TNI saya minta dicopot yang tidak bisa mengatasi, dan saya telepon lagi mungkin 3 atau 4 hari yang lalu kepada Kapolri dengan perintah yang sama dicopot atau enggak bisa mengatasi yang namanya kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Hal lain Presiden meminta kepada pihak Pemda, Gubernur, Bupati, Walikota agar dibackup karena hal tersebut berdampak besar kerugian pada ekonomi.
“Jadi Pak Panglima Pak Kapolri, saya ingatkan lagi masih berlaku aturan main kita. Aturannya simpel saja kan, karena saya nggak bisa nyopot Gubernur, nggak bisa nyopot Bupati atau Walikota, jangan sampai ada yang namanya status siaga darurat. Jangan sampai, ada api sekecil apapun segera diselesaikan sudah,” ingat Presiden.
Disinggungnya juga bahwa masing-masing instansi punya infrastruktur organisasi sampai kejajaran bawah. Di desa ada Kamtibmas ada Babinsa ada semuanya yang seharusnya begitu muncul kecil sudah diketahui terlebih dahulu. Dimana dirinya (Presiden), menyampaikan kembali aturan main tersebut mangingat ada Kapolda, Pangdam, Kapolres dan Danrem baru yang belum tahu aturan mainnya.
“Aturan mainnya tetap, jangan meremehkan adanya hotspot. Jika api muncul langsung padamkan, jangan tunggu sampai membesar. Saya nggak perlu segera bicara banyak-banyak karena semua sudah tahu lah cara menanganinya seperti apa, cara pencegahannya seperti apa, nggak perlu kita ulang-ulang. Yang pertama, prioritaskan pencegahan melalui patroli terpadu deteksi dini sehingga kondisi harian di lapangan selalu termonitor, selalu terpantau. Kedua, penataan ekosistem gambut dalam kawasan hidrologi gambut, kalau musim panas di cek bener dan harus dilakukan secara konsisten, tinggi permukaan air tanah gambut agar tetap basah dijaga terus terutama di musim kering. Kemudian yang ketiga, sesegera mungkin pemadaman api kalau memang ada api. Jangan biarkan api itu membesar, langkah-langkah water bombing yang kalau sudah terlanjur gede itu juga tidak mudah, tapi memang harus dilakukan kalau api sudah besar,” pesan Presiden.
“Terakhir saya minta langkah-langkah penegakan hukum, saya lihat ini sudah berjalan cukup baik, saya pantau, saya monitor di lapangan dilakukan tanpa kompromi,” tegas Jokowi.

(1s70/tim)




Luar Biasa Hasil Rehab RTLH Satgas TMMD

DEMAK, detiKawanua.com – Saat mendampingi Tim Wasev Itdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf.Priyanto dan Letkol Inf.Cahyo Tyas.S, yang melakukan kunjungan ke sejumlah perehabpan RTLH di gelaran TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak, Kades Kalikondang, Ashief Barchiya menyatakan, bahwa karya TNI Kodim Demak sangat luar biasa.

Luar biasa dimaksud, demikian Kades Barchiya, dengan dana yang minim, sementara kondisi RTLH yang akan direhab rata-rata dalam kondisi rumah parah, namun hasilnya sangat memuaskan.

Kayu-kayu rangka rumah yang sudah dalam kondisi lapuk diganti semua dengan kayu yang berkualitas. Beberapa dinding rumah yang semula dari anyaman bambu, oleh TNI juga sudah diganti dengan dinding harbord. Belum lagi genting-genting yang bocor juga diganti seluruhnya. (Pendim 0716/Demak)




Warga Diminta Rawat Rumah Hasil Rehab Satgas TMMD

DEMAK, detiKawanua.com – Tidak hanya mengunjungi hasil pekerjaan TMMD dan mengevaluasi, melainkan, saat Tim Wasev Itdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf.Priyanto dan Letkol Inf.Cahyo Tyas.S, berada di lokasi TMMD Kalikondang, berpesan kepada warga penerima rehab rumah, untuk senantiasa merawat hasil perehaban rumah yang dilakukan para Satgas TMMD.

Pada bagian lain, Tim Wasev Itdam IV Diponegoro juga memuji hasil perehabpan sejumlah RTLH milik warga desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota oleh para Satgas TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak.

Hal itu dikarenakan, dilihat dari progres yang ada, kondisi 14 RTLH yang berhasil direhab melalui gelaran TMMD Kodim Demak, sangat memprihatinkan, Sementara dengan dana yang terbatas TNI Satgas “menyulap” nya rumah-rumah itu menjadi layak huni dan kokoh. (Pendim 0716?Demak)




Paska TMMD, Pemerintahan Desa Diminta Bangun Sejumlah Jamban Umum

DEMAK, detiKawanua.com – Pasca pelaksanaan TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak di Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota, dimana salah satu sasaran fisikinya adalah pembangunan jamban umum, Dandim Demak, Letkol Inf. Abi Kusnianto berharap pihak pemerintahan desa setempat untuk membangun jamban-jamban lainnya di Kalikondang.

”Apa yang kami lakukan di gelaran TMMD, yakni membangun sejumlah jamban umum, hanyalah sebagai motivasi agar pemerintahan desa untuk menindaklanjuti dengan pembangunan jamban-jamban lainnya di sejumlah tempat di Desa kalikondang,” papar Dandim Abi.

Dengan banyaknya jumlah jamban umum, lanjutnya, praktis akan mendorong masyarakat di Desa Kalikondang untuk berperilaku hidup sehat. Misalnya tidak BAb di sembarang tempat, dimana akan mengganggu kesehatan lingkungan. (Pendim 0716/Demak)