Padati Lokasi Upacara Penutupan TMMD Kalikondang, Ini Motivasi Warga

DEMAK, detiKawanua.com – Ratusan warga Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota  tumpah ruah, memadati lapangan sepak bola di desanya, demi untuk melihat jalannya upacara penutupan TMMD Reguler ke -105 Kodim 0716/
Demak.

Ternyata warga yang datang berbondong–bondong itu, tua muda, laki-laki perempuan, dan anak-anak mempunyai banyak motivasi. Wakhidah (40) salah seorang warga Desa Kalikondang yang datang bersama anaknya mengatakan, dia datang ke lapangan hanya kepingin melihat kemeriahan pembukaan TMMD. ”tidak tahu kapan ada momen seperti ini lagi di desa saya,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Wakhidah,  dia nekat datang ke lokasi upacara penutupan TMMD, demi menuruti anaknya yang kepingin sekali melihat bapak-bapak TNI yang sedang upacara. Dan setelah itu anaknya ingin sekali foto bersama Pak Tentara.

”Saya datang ke lapangan ini hanya kepingin melihat kemeriahan upacara penutupan TMMD. Belum tentu ada momen seperti ini lagi dalam waktu dekat. Dan anak saya juga kepingin sekali melihat bapak-bapak TNI yang sedang upacara. Setelah upacara, anakku juga kepingin sekali foto bersama bapak Tentara,” ujar Wakhidah. (Pendim 0716/Demak)




Panggung Musik Dangdut Juga Semarakan Penutupan TMMD Kalikondang

DEMAK, detiKawanua.com – Upacara penutupan TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak juga wiranai dengan panggung hiburan musik dangdut. Keruan saja banyak warga sasaran, Desa Kalikondang dan sekitarnya berbondong-bondong untuk menyaksikan.

Menurut Kepala Desa Kalikondang, Ashief Barchiya, acara penutupan TMMD  yang berlangsung di lapangan sepak bola desanya itu seakan-akan menjadi hajat massal warga Desa kalikondang. “Sebagai bentuk ucapan terima kasih tak terhingga, warga tumpah ruah di acara penutupan TMMD tersebut,” terang Kades Kalikondang.

Selaku yang dituakan, Kades Ashief juga ikut datang ke acara upacara penutupan TMMD bersama banyak warganya. ”Karena memang kami warga Desa Kalikondang ingin membuat momen tersebut untuk dikenang bersama,” tambahnya.

Menurutnya, karena memang, warga Desa Kalikondang tidak akan dapat melupakan peran dan jasa Satgas TMMD Reguler Kodim Demak yang telah membangun desa Kalikondang. Impian warga selama puluhan tahun memiliki jalan desa yang bagus, kini telah terealisasi. “Pastinya selalu dikenang, kegiatan TNI sebelumnya pun masih dikenang,” pungkas Kades Ashief. (Pendim 0716/Demak)




Antusias Warga Ikuti Upacara Penutupan TMMD Kalikondang

DEMAK, detiKawanua.com – Antusias warga Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota untuk “mengikuti” upacara  penutupan TMMD Reguler ke -105 Kodim 0716/Demak, yang digelar di lapangan Desa Kalikondang. sangat luar biasa.

Para warga itu yang terlihat datang dari sekitar Desa Kalikondang,   terlibat langsung mengikuti tahapan pelaksanaan upacara. Bu Maryam (35), salah satu warga setempat mengungkapkan. sebagai ungkapan terimakasih kepada TNI Kodim Demak yang telah membangun desanya, ia dan warga lainnya ikut hadir dalam mensukseskan upacara penutupan TMMD .

”Kami datang lebih awal sehingga dapat mengikuti semua rangkaian semua kegiatan dari awal sampai akhir,” ungkap Bu Maryam. ‘”Sekali lagi Pak Tentara yang membangun Desa Kalikondang sehingga desa kami menjadi maju,” tambahnya. (Pendim 0716/Demak)




Pemprov Sulut, Perguruan Tinggi dan Komunitas Ini Sepakat Lestarikan Sungai

Manado, detiKawanua.com – Peran sungai dalam mendukung kehidupan makhluk hidup sangatlah penting dari segi fungsi manfaatnya (sungai), sehingga perlu dijaga agar tidak terjadi penurunan fungsi sungai yang dapat membuat kerusakan yang dampaknya perlu penanganan disertai dengan biaya yang besar pula. Demikian diungkapkan Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut, Edwin Silangen saat sambutan di Rapat Pembinaan Kemitraan Pemerintah bersama Perguruan Tinggi, Komunitas Peduli Sungai (sekaligus pengukuhan komunitas dimaksud) pada Kamis, (08/08) di Manado.

Dalam kesempatan itu pula, Sekprov mengapresiasikan keberadaan dari Komunitas Peduli Sungai yang konsisten menjaga sumber daya air di Sulut, yang sebagai wadah penjagaan kelestarian sungai dan pengelolaan risiko bencana di Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan pendekatan ecosystem based.

“Diharapkan komunitas ini dapat menumbuhkan komitmen serta meningkatkan kapasitas dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya air dan sungai di daerah dalam rangka gerakan pengurangan risiko bencana. Namun, dalam pengelolaan sungai termasuk konservasi sungai, pengembangan sungai dan pengendalian daya rusak air itu diperlukan partisipasi dari masyarakat,” terangnya seraya berharap adanya peran aktif, sinergitas dan konsistensi dari semua pihak dalam melestarikan, mengelola sumber daya air, dengan terus menjaga kebersamaan.

Diketahui, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai, dijelaskan bahwa Pemerintah sesuai kewenangannya melakukan pemberdayaan masyarakat secara terencana dan sistematis dalam pengelolaan sungai, sehingga partisipasi masyarakat sangat penting dalam pengelolaan sungai. Turut hadir pimpinan perguruan tinggi di Sulut.

(1s70/*)




Ditutup Pangdam, TMMD Reguler ke-105 Kodim Demak ‘Istimewa’

DEMAK, detiKawanua.com – Pelaksanaan TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak di Desa Kalikondang, berasa istimewa karena ditutup oleh Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Muhamad Effendi.

Menurut Pangdam, pembangunan lewat program TMMD, dilakukan dengan cara gotong-royong bersama warga setempat, sehingga tepat sasaran.  TMMD menjadi alat untuk mempercepat pembangunan, karena ada sinergitas semua elemen. Baik masyarakat, pemerintah, TNI, Polri dan LSM. ”Semua harus bersama-sama bahu membahu melalui peranan masing-masing dalam mendorong percepatan pembangunan, baik pembangunan fisik maupun non fisik,” tandas Pangdam Mayjen TNI Muhamad Effendi.

Kedatangan orang nomor satu di jajaran Kodam IV/Diponegoro disambut meriah oleh warga Desa kalikondang, termasuk anak- anak sekolah. Seusai upacara Rombongan Pangdam dan Bupati Demak, HM Natsir, meninjau sejumlah sasaran TMMD dan Bakti Sosial. (Pendim 0716/Demak)




Ini Pesan Pangdam Diponegoro di Upacara Penutupan TMMD Kalikondang

DEMAK, detiKawanua.com – Sejumlah pesan ini yang disampaikan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Muhamad Effendi saat menjadi inspektur upacara penutupan TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak di Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota.

Selaku penanggung jawab Operasional TMMD reguler ke -105 Tahun 2019 di Jawa Tengah, Pangdam menyampaikan permohonan maaf jika selama kegiatan pembangunan terdapat perilaku atau tutur kata prajurit Satgas TMMD yang tidak berkenan di hati masyarakat.

Kepada para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD, Pangdam Diponegoro minta agar memperhatikan faktor keamanan saat kembali ke induk pasukan masing-masing.

”Jadikanlah momen kegiatan TMMD ini sebagai pelajaran dan pengalaman sebagai bagian dari solusi pembangunan dan pendorong motivasi bagi rakyat,” ungkap.

Orang nomor satu di jajaran Kodam IV/Diponegoro itu juga berpesan, kepada anggota Satgas TMMD dan segenap masyarakat untuk selalu mempertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI-Rakyat yang telah dirasakan selama kegiatan TMMD.

Selain itu, warga diminta untuk meningkatkan semangat bekerja dan membangun bersama sebagai realisasi semangat gotong-royong warisan asli bangsa Indonesia. Selanjutnya memelihara hasil-hasil program TMMD dengan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan masyarakat. (Pendim 0716/Demak)




Pukulan Kentongan Pangdam Diponegoro Tandai Berakhirnya TMMD Kalikondang

DEMAK, detiKawanua.com – Pukulan kentongan yang dilakukan oleh Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Muhamad Effendi, yang disaksikan Forkopimda Kabupaten Demak, Kamis (8/8) menandai berakhirnya pelaksanaan TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak, di Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota. Sementara bertindak sebagai Komandan upacara Kasdim Demak.

Cukup komplit peserta upacara yang berlangsung di lapangan Desa Kalikondang itu. Diantaranya sejumlah pleton pasukan Kodim Demak, satu peleton pasukan Yonif 410/ Alugoro, satu peleton pasukan Polres Demak, Satpol PP, Banser, Dishub, sejumlah pelajar SMA di Demak, termasuk Pramuka dan Linmas.

Pangdam Mayjen TNI Muhammad Effendi selaku inspektur upacara membacakan amanat Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Andika Perkasa. ”Kami para prajurit TNI hadir di tengah-tengah rakyat, menciptakan semangat gotong royong dan energi positif untuk maju mencapai keunggulan,” tandas Kasad TNI AD.

Di upacara penutupan yang mengambil tema “Dengan TMMD membangun untuk Kesejahteraan Masyarakat” itu,  dimeriahkan dengan tarian Zipin oleh anggota Batalyon Arhanudse 15, Batalyon 410/Alugoro dan siswa-siswi SMKN 2 Demak. Sementara itu sejumlah bhakti sosial juga digelar, diantaranya pelayanan Adminduk oleh Dindukcapil, pelayanan sertifikat tanah oleh kantor Badan Pertanahan Nasional, pameran produk pertanian, makanan olahan, hasil kerajinan dan batik. Di kesempatan itu,  Pangdam dan rombongan berkesempatan meninjau dan koordinasi bersama petugas di masing-masing stand pameran.  (Pendim 0716/Demak)




Meriahnya Upacara Penutupan TMMD Kalikondang

DEMAK, detiKawanua.com – Acara penutupan program TMMD Reguler ke- 105 Kodim 0716/Demak yang  digelar di lapangan Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota, benar-benar berlangsung meriah. Sejumlah atraksi dipertunjukkan, mulai dari tari Zipin,  drumband, panggung dangdut dan sejumlah hiburan lainnya.

”Luar biasa acara penutupan TMMD Kodim Demak di Desa Kalikondang. Full hiburan dan banyak acara bhakti sosial, seperti pasar murah, pelayanan kesehatan gratis,” ungkap Maryono (30), salah satu tokoh muda di Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota.

Tidak hanya itu, di panggung hiburan dangdut, para warga juga diajak oleh para pejabat TNI dan pejabat dari Pemkab Demak. ”Senang bisa joget bersama bapak TNI, soalnya baru pertama kali ini,” papar Sukar, salah satu pelajar sebuah SMA di Demak. (Pendim 0716/Demak)




Penutupan TMMD, Stand Pasar Murah Diserbu Warga

DEMAK, detiKawanua.com – Stand pasar murah dan pelayanan kesehatan gratis yang digelar bersamaan dengan upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 0716/Demak di Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota, diserbu warga setempat.

Untuk menggelar bhakti sosial tersebut Kodim Demak menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Demak, dan lembaga desa setempat.

Di stand pasar murah itu, ratusan warga Desa Kalikondang, tua muda, laki-laki perempuan, tak melewatkan kesempatan tersebut. Mereka menyerbu sejumlah barang yang dijual di stand itu yang harganya memang cukup miring. Termasuk warga juga memanfaatkan pemeriksaan kesehatan.

Marni (39), salah satu warga Dukuh Prigi mengaku, dirinya sudah menunggu kehadiran pasar murah setelah mengetahui akan kembali diadakan pada acara penutupan TMMD. ”Lumayan bisa belanja di desa sendiri tanpa ke pasar di seberang. Sudah hemat ongkos kendaraan ,harganya juga sangat murah,” tutur Marni. (Pendim 0716?Demak)




Ikuti Kongres PDIP di Bali, Joune Ganda Berterima Kasih Atas Kepercayaan OD

Bali, detiKawanua.com -Perhelatan besar Kongres PDI-Perjuangan ke-V tahun 2019 di Bali yang mengusung tema “Solid Bergerak Untuk Indonesia Raya” menjadi tranding topik media massa lokal Bali dan Nasional. Betapa tidak, pada salah satu agenda terbesar itu turut di hadiri oleh seluruh pengurus partai Politik besutan Megawati Soekarno Putri dari Kota,Kabupaten dan pengurus tingkat Provinsi se-Indonesia.

Salah satu sosok yang cukup mencuri perhatian para peserta Kongres PDI Perjuangan Ke – V  adalah Wakil Ketua bidang ekonomi DPD PDI-P Provinsi Sulut Joune Ganda,SE.

Joune Ganda menjadi salah seorang peserta kongres karena beberapa hal, diantaranya posisi jabatan Wakil Ketua bidang ekonomi cukup strategis. Dimana dalam hal ini Joune Ganda selaku pebisnis kawakan diharapkan serta dipercaya akan mampu meningkatkan performa dan menjaga dinamika partai PDI-P Sulut yang dipimpin oleh Olly Dondokambey.

“Dalam konteks politik praktis secara langsung saya baru dalam kondisi ini, namun dari semua peserta yang hadir saat baik dari pusat dan Sulut sudah berkawan lama dan saling mengenal,” kata Joune merendah.

Dia mengatakan, sangat mengapresiasi dan merasa tersanjung atas kepercayaan ketua  DPD PDIP Sulut Olly dan pengurus lainnya atas jabatan yang diembannya saat ini.

“Saat ini adalah kongres pertama bagi saya, tapi dengan keakraban yang terjalin saya merasa berada dalam rumah sendiri.”kata suami tercinta dari Rizya Ganda sambil berharap kiranya hasil Konggres ke-V ini akan semakin menyatukan persepsi dan komitmen kader dan pengurus PDI-P seluruh Indonesia khususnya untuk Provinsi Sulut dalam memajukan partai.

Adapun dalam kongres V PDI turut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden terpilih KH Ma’ruf Amin, Ketum Golkar, Plt Ketum PPP, Menteri Tenaga Kerja,Ketum PKPI, Menteri Kelautan & Perikanan, Ketum Nasdem Menteri Koordinator Bidang Maritim, Ketua DPR RI serta sejumlah Tokoh Tokoh Nasional lainnya.

(tim)