Memperingati HUT RI ke-74, Bupati Boltim Bertindak Sebagai Inspektur Upacara

Bupati Boltim Sehan Landjar saat menjadi Inspektur Upacara di Peringatan HUT RI ke-74.

Boltim, detiKawanua.com –  Pelaksanaan pengibaran bendera merah putih dan detik-detik proklamasi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74, dipusatkan di lapangan Gogaluman Tutuyan pada Sabtu 17 Agustus 2019.

Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) memimpin jalannya pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih dengan penuh khidmat.
Bupati berpesan, kepada warga masyarakat untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).
“SDM harus baik, kreatif dan inovatif. Masyarakat harusnya lebih dewasa untuk menanggapi pembangunan di daerah, juga diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah terkait pengembangan dari segala sektor demi kesejahteraan masyarakat di daerah yang kita cintai ini,” kata Bupati.
Lanjut Bupati, tugas pemerintah adalah membangun dan menyediakan akses kepada masyarakat.
“Jangan selalu menyalahkan Pemda, karena pemerintah selalu berupaya menciptakan sarana publik demi mendukung aktifitas masyarakat, sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Angka pengangguran dan kemiskinan sudah turun, ini adalah bukti bahwa daerah Boltim hampir 100% mencapai sejahtera,” ungkap Eyang, sapaan akrab Bupati.
Tidak ada kejayaan, kata Bupati, pada suatu daerah wilayah bahkan negara tanpa didukung SDM.
“SDM di Boltim harus unggul. Masyarakat jangan lemah, seakan segala sesuatu terkait pembagunan daerah harus pemerintah yang mengurus, mari bersama kita membangun. Merdeka!” tuturnya.
Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia itu, diawali dengan pembacaan detik-detik proklamasi yang dibacakan oleh Ketua Dewan Pwrwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim Marsaoleh Mamonto yang ditandai dengan dibunyikannya sirene berdurasi satu menit, dilanjutkan dengan pembacaan doa.
Sedangkan, untuk pengibaran bendera yang bertindak sebagai pembawa baki bendera yakni Cindy Novianti Putri yang baru berusia 15 tahun. Kelahiran 29 November 2003 yang sedang duduk di bangku SMA Negeri 1 Modayag, kelas 11 Jurusan IPA, adalah putri dari Serka Dwi Ramdhani dan ibu Wartiah Sunarmat.
Siswa yang bercita-cita menjadi Komando Wanita Angkatan Darat (Kowad) itu, sempat merasa gugup saat awal melaksanakan tugasnya sebagai pembawa baki bendera. Namun rasa gugupnya hilang, karena tekadnya yang kuat untuk menyelesaikan tugasnya demi negara dengan baik dan lancar tanpa kendala.
“Saya sempat merasa gugup diawal pelaksanaan, tetapi itu tidak berlangsung lama. Alhamdulillah tugas demi negara dan bangsa ini dapat terlaksana dengan baik,” terang Cindy Novianti Putri kepada awak media.
Peserta upacara terdiri dari unsur Muspida, Ketua dan Anggota DPRD Boltim, ASN, TNI/Polri, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, tokoh adat, tokoh agama serta tokoh pemuda dan para tamu undangan.
(Fidh)



Tepat Dikursi Belakang OD-SK, JG Owner Raewaya Group Ini Hadiri HUT RI ke-74

Manado, detiKawanua.com – Peringatan Detik-Detik Proklamasi RI ke-74 Tahun 2019 Provinsi Sulut,Sabtu (17/9/2019) di Lapangan KONI Manado berlangsung lancar dan aman pada upacara tersebut Gubernur Sulut Olly Dondokambey,SE sebagai Inspektur Upacara
Peringatan Detik-Detik Proklamasi RI ke-74 Provinsi Sulut ini turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sulut,Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Gubernur Sulut, serta Pimpinan Forkompimda Sulawesi Utara Kapolda Sulut,Pangdam XIII/Merdeka, Danlantamal VIII/Manado, Kajati Sulut, Pimpinan lembaga Negara dan pimpinan perbankan serta pimpinan organisasi kemasyarakat, tokoh Agama, tokoh pemuda serta pimpinan dan pengurus partai Politik di Sulut.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey,SE kepada wartawan menegaskan imlementasi makna kemerdekaan adalah peningkatan kinerja pemerintahan secara umum dan makin meningkatnya kesejahteraan masyarakat.”Momentum HUT Proklamasi tahun 2019 ini adalah bersyukur atas nikmati dan berkat yang Tuhan limpahkan kepada Provinsi Sulut,”ujar Olly sambil menambahkan memasuki HUT Kemerdekaan RI ke-74 tahun 2019 Sulut mengalami kemajuan yang signifikan.
Sementara, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Joune Ganda,SE usai mengikuti upacara dan ramah tamah antara lain mengatakan bangga dapat menghadiri upacara HUT Proklamasi ke-74 tahun 2019 ini, dimana kata dia konsep kegiatan sangat khidmat dan lancar,” sebagai warga negara merasa sangat bangga dapat mengikuti rangkaian HUT Proklamasi ke-74 tahun 2019 tingkat Provinsi Sulut,” tandas Owner Raewaya group itu sembari menyampaikan apresiasi kemeriahan seluruh rangkaian HUT Proklamasi ke-74 di Provinsi Sulawesi utara. 

(1s70/tim)




Irup Upacara HUT RI ke-74 di Lapas Amurang, FDW serahkan 105 SK Remisi

MINSEL,  detiKawanua.com — Hal yang dinanti para Tahanan yang ada di kabupaten Minsel manakala memasuki bulan agustus,  pasalnya hari besar yang satu ini dapat membawah kesejuhkan dan keringanan hati bagi para Tahanan dimana saja,

Sama dengan Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan (Rutan) lainnya, di Amurang kabupaten Minsel juga para tahanan akan menerima Remisi oleh Pemerintah pusat.

Hal ini dilakukan dengan momond menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Sabtu pagi (17/8/2019)

Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH dengan pemimpin upacara (Dan Up) Santy Malesa (pegawai Rutan Amurang).

Pada sambutan Menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly, yang dibacakan Wakil Bupati Franky Donni Wongkar, SH menyatakan sikap bahwa pemberian remisi adalah kewajiban negara dan hak Para Narapida sebagai warga binaan yang dijamin dengan UU yang ada. para warga binaan pemasyarakatan diberikan kebebasan oleh Negara untuk dapat terus berkarya juga dapat mengembangkan potensi agar kelak setelah kembali ke masyarakat ada hasil karya dan keahlian yang bisa dilakukan untuk kebutuhan ekonomi keluarga.

” Atas nama pemerintah mengapresiasi kinerja pegawai dalam melaksanakan tugas, pun demikian kepada para tahanan kiranya apa yang didapat boleh bermanfaat, serta kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menunjukkan sikap yang baik selama menjalani masa tahanannya, dengan diberikan remisi,”Jelas Wabup FDW.

Dalam kesempatan ini, diberikan pula surat remisi kepada WBP Rutan Amurang yang diserahkan secara simbolis oleh Wabup FDW, didampingi oleh Kepala Rutan Amurang Marulye Simbolon SH, MH.
Simbolon menyatakan sampai saat pelaksanaan upacara ini sudah ada 105 Yang dapat haknya yaitu Remisi bagi 102 Tahanan dan 3 langsung bebas hari ini.

” ya..ada 3 yang langsung bebas dan yang lain dapat hak yang sama yaitu Remisi potongan masa tahanan karena penilaian perlakuan baik . Jelas Marulye

Tampak hadir dalam upacara ini Kapolres Minsel AKBP FX. Winardi Prabowo SIK,  Ketua Pengadilan Agama, Perwira Penghubung Mayor (Inf) Jemmy Lotulong, Anggota DPRD Minsel Benni Marentek dan sejumlah pimpinan Perangkat Daerah di Minsel.
( Vandytrisno)




Tekad Kuat di HUT RI ke-74, Gubernur Olly Bangun Daerah dan Sejahterakan Rakyat Sulut

Manado, detiKawanua.com – Memaknai Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus ke-74, kali ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey mempunyai tekad keinginan kuat dalam membangun daerah dan mensejahterakan rakyat Sulawesi Utara. Demikian diungkapkannya dihadapan wartawan usai pelaksanaan peringatan HUT RI di Lapangan KONI Sario Manado, Sabtu (17/08) siang tadi.
“Marilah kita bersama-sama kemerdekaan ini mengisi Sulawesi Utara lebih hebat kedepan nanti untuk pembangunan dan lebih sejahterakan rakyat,” ujarnya.
Dengan begitu maraknya kegiatan HUT RI ini juga kata gubernur jangan pernah melupakan jasa para pahlawan dan juga Veteran.
“Sejak tahun tahun sebelumnya kami mengajak para Veteran untuk bersama-sama dengan masyarakat Sulut dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Itu tandanya kita harus melihat bahwa dulu para Veteran mempertaruhkan jiwa raga, nyawa jadi taruhan,” ungkap Olly sembari mengatakan kalau hanya terik panas matahari itu bukan apa-apa dibanding perjuangan para Veteran dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
“Kita harus selalu menghargai mereka, kita tidak bisa melupakan mereka (Veteran). Kalau kita lupa Tuhan akan marah,” katanya seraya mengucapkan terima kasih kepada para Veteran yang telah menyatakan dukungan kepadanya untuk kembali maju dua periode memimpin Sulut.
Dilain halnya pula gubernur telah menyerahkan sejumlah bantuan diantaranya kendaraan jenis Toyota (Kijang) miliknya kepada para Veteran untuk digunakan sebagai operasional sehari-hari.
“Sektor perekonomian dan pariwisata di Sulut terus kita genjot, baik sektor perdagangan, transportasi udara dan pembenahan bandara Sam Ratulangi semua menunjang kemajuan ekonomi di Sulut,” terangnya.
Diketahui Gubernur Olly pada pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih tadi bertindak sebagai Inspektur Upacara, yang juga dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, Sekprov Edwin Silangen, Ketua DPRD Provinsi Sulut, jajaran Forkopimda, hingga sipil dan unsur pendidikan.

(1s70)




Dua Nama Menguat Jabat Sekda Boltim, Ini Kata Assagaf

Sekda Boltim, Muhammad Assagaf.

Boltim, detiKawanua.com – Menjelang pergantian Purna Bakti Sekertaris daerah (Sekda), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Ir. Muhammad Assagaf yang tinggal menghitung hari lagi, ada dua nama yang menguat dari ketujuh ASN usulan pengganti Sekda.
Dari tujuh nama (lima di antaranya Setiono, Priyamos, Soni Waroka dan MR alung serta Eko Marsidi), ada dua nama yang menguat yakni Djainudin Mokoginta, dan Iksan Pangalima.
Hal ini diungkapkan Sekertaris Sekda Muhammad Assagaf bahwa calon Penjabat Sekda mengerucut di dua nama.

“Semuanya memiliki kompeten, dan peluang yang sama. Namun penjabat Sekda yang akan mengantikan saya, antara Djainudin Mokoginta dan Iksan Pangalima,” ungkap Assagaf kepada sejumlah awak media, Jumat (16/08) kemarin.

Lanjut Sekda, ada satu nama yang diusulkan untuk meminta persetujuan gubernur.

“Nanti ada satu nama yang akan disampaikan kepada gubernur untuk disetujui. Tetapi, untuk satu nama tersebut akan ditentukan oleh Bupati,” bebernya.

Terkait Serah Terima Jabatan (Sertijab), Assagaf mengatakan, dipastikan digelar akhir bulan ini.

“Untuk Sertijab, tinggal menunggu minggu terakhir di bulan Agustus ini, usai Sholat Jumat,” terangnya.

Lanjutnya, Penjabat Sekda yang melaksanakan tugas-tugas nantinya menunggu adanya Sekda definitif.

“Nanti Penjabat Sekda melaksanakan tugas paling lama enam bulan, sambil memfasilitasi tahapan seleksi Sekda Boltim yang berstatus definitif,” papar Assagaf.

Proses pengangkatan Penjabat Sekda tidak akan mengalami kesulitan. “Saat satu nama disampaikan kepada gubernur, kemudian gubernur tidak menindaklanjuti selama 14 hari, maka nama yang diusulkan oleh Bupati secara otomatis menjadi Penjabat Sekda,” ucapnya.
Sebelumnya, Bupati Sehan Salim Landjar mengatakan, jika Sekda Muhammad Assagaf akan mengakhiri jabatan sebagai panglima ASN tahun ini.

“September tahun ini, masa jabatan Sekda Muhammad Assagaf akan berakhir. Tentu, sudah banyak yang dilakukan saat mengabdikan diri di Boltim. Semoga para ASN yang ada di Boltim dapat meniru kinerja dan teladannya Assagaf,” kata Bupati belum lama ini.

(Fidh)



Gaghana Irup Hut RI Ke 74

Tahuna, detikawanua.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME menyerahkan Bendera Sang Saka Merah Putih kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) saat Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-74 di Papanuhung Santiago Tampungan Lawo 17 Agustus 2019. HUT ke-73 RI mengambil tema SDM Unggul Indonesian Maju
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangkaian Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke -74
Bupati Jabes E Gaghana SE ME bersama Wakil Bupati Helmut Hontong SE  mengikuti Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-74. 
Bupati Kepulauan Sangihe (kanan) didampingi Ibu Riris Wati Gaghana Katamsi (kiri) menyapa tamu saat Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-73 di Papanuhung Santiago Tampungan Lawo 17 Agustus 2019
Jabes E Gaghana SE ME didampingi Ibu Riris Gaghana Katamsi dan Wakil Bupati Helmut Hontong SE didampingi Ibu Rahel Sasamu, Pejabat di lingkup Pemerintah Daerah beserta para tamu undangan mengikuti upacara peringatan HUT Republik Indonesia ke-74 dengan tema SDM Unggul Indonesian Maju. (js)



Diikuti Wagub Kandouw, Prosesi Renungan Suci Malam HUT RI 74 Pemprov Sulut Penuh Khidmat

Manado, detiKawanua.com  – Pangadam XIII Merdeka, Mayjen TNI Tiopan Aritonang yang menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada prosesi Apel Malam Renungan Suci Tingkat Provinsi Sulut yang digelar tepat pukul 00:00 Wita Sabtu (17/08) tadi malam di Taman Makam Pahlawan Kairagi Manado.

Adapun agenda tahunan setiap 17 Agustus itu kali ini dihadiri Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw yang mewakili Gubemur Olly Dondokambey SE, bersama jajaran Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) Sulut tampak begitu khitmad mengikuti jalannya Apel Kehormatan Renungan Suci ini.

Kegiatan yang untuk mengenang jasa para Pahlawan dalam rangkaian memperingati HUT ke 74 Proklamasi Republik Indonesia (RI) Tahun 2019 ini dilakukan dalam beberapa tahap.

Diawali dengan Penghormatan Pada Arwah Pahlawan, dilanjutkan dengan Pembacaan Naskah Kehormatan dan Renungan Suci, Mengheningkan Cipta, Penyalaan Obor dan Lampu di TMP Kairagi, Pembacaan Doa,  Pasukan Pasang Sangkur, Penghormatan Pada Jasa Pahlawan, Pesukan Lepas Sangkur dan ditutup laporan komdan upacara.

Adapun sesuai Pembacaan Naskah Kehormatan dan Renungan Suci diungkapkan  jumlah pahlawan yang dikebumikan di TMP Kairagi, yaitu 515 orang TNI-Polri, Sipil 35, Veteran 22 dan tak dikenal 3 orang.

Kepala Dinas Sosial Daerah Pemprov Sulut Dr Rinny Tamuntuan sangat bersyukur Apel Kehormatan Renungan Suci dapat terlaksana dengan baik.

“Ini merupakan agenda tahunan, setiap menjelang peringatan HUT Proklamasi Republik Indonesia. Syukurlah semua berjalan lancar, dan terima kasih pada semua pihak yaitu jajaran TNI dan Polri yang telah mendukungnya,” ujar Dr Rinny.

Adapun turut hadir Sekprov Edwin Silangen SE MS, sejumlah pejabat Pemprov Sulut, jajaran TNI-Polri dan Pramuka.

(1s70)




DPRD Sulut Gelar Paripurna Pengambilan Keputusan Perubahan APBD 2019

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw Menyerahkan Hasil Keputusan Ranperda Perubahan APBD 2019 kepada Gubernur Sulut.



Manado, detiKawanua.com –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)  menggelar rapat paripurna dalam rangka pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2019.
Rapat Paripurna  yang digelar di Ruangan Rapat Paripurna DPRD Sulut, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw didampingi Wakil Ketua Stevanus Vreke Runtu, Wakil Ketua Marthen Manoppo, Wakil Ketua Wenny Lumentut dan dihadiri Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O.E Kandouw, Jum’at (16/08).
Dalam Rapat Paripurna, berdasarkan pendapat akhir fraksi-fraksi di DPRD Sulut, seluruhnya menerima Ranperda Provinsi Sulut tentang perubahan APBD T.A 2019 ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda).
Dalam sambutannya, Gubernur Olly Dondokambey mengapresiasi DPRD Sulut atas diterimanya Ranperda tersebut untuk di tetapkan menjadi Perda.
“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada para Pimpinan dan segenap Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, atas kontribusi konstruktif yang telah diberikan, sekaligus atas keputusan yang telah diambil pada hari ini,” kata Dondokambey.
Gubernur  Juga mendorong agar Ranperda  yang disepakati bersama dalam anggaran sisa di tahun 2019 untuk mengawal program yang disusun  untuk mengkatkan pembangunan di bumi nyiur melambai.
“Seiring ditetapkannya Ranperda ini menjadi Peraturan Daerah, maka secara legal formal kita telah menyepakati bersama arah pembangunan daerah di sisa Tahun Anggaran 2019 ini, sehingga, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk melaksanakan berbagai program dan kegiatan yang telah disepakati sesuai peruntukannya,” ujar Dondokambey
“Sekaligus memastikan bahwa setiap rupiah yang telah dianggarkan dan dikeluarkan dalam sisa Tahun Anggaran ini, benar-benar mampu dimanfaatkan bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Gubernur Dondokambey  mengajak pada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Sulut untuk bersama-sama dengan segenap komponen pembangunan di daerah untuk mengawasi jalannya berbagai program dan kegiatan yang telah ditetapkan sampai akhir pelaksanaannya, demi kemakmuran rakyat dan demi terwujudnya Sulut yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya. (*/Adv)



DPRD Sulut Gelar Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw pimpin Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI.


Manado, detiKawanua.com – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 yang dirangkaikan dengan Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) turut disaksikan melalui media elektronik di ruang paripurna DPRD Sulut.

Rapat paripurna ini dihadiri Gubernur dan Wakil Guberbur Sulut, Anggota DPRD Sulut,  SKPD Pemprov Sulut,  Forkopimda dan masyarakat, Jum’at (16/08).
Pidato kenegaraan Presiden RI di Tahin ini mengingatkan semua pihak agar bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi. 

“Arus komunikasi dan interaksi yang semakin mudah dan terbuka harus dimanfaatkan sekaligus diwaspadai. Demikian juga dengan kemudahan informasi dan interaksi yang membawa ancaman-ancaman. Terutama terhadap ideologi Pancasila, ancaman adab, sopan santun kita, ancaman terhadap tradisi seni budaya kita, ancaman terhadap warisan dan kearifan lokal bangsa kita, dalam bidang pertahanan keamanan. Kita harus tanggap dan siap menghadapi intoleransi, menghadapi radikalisme, menghadapi terorisme serta menghadapi ancaman kejahatan lainnya,” kata Jokowi.

Selain itu Jokowi juga menegaskan berkaitan dengan menghadapi persaingan ketat di era global, perlu disiapkan dengan sumber daya manusia yang unggul.

“Kita tidak perlu takut terhadap persaingan, karena kita hadapi persaingan dengan kreativitas dan inovasi serta kecepatan yang kita miliki, karena itu kita harus berubah,” ujarnya.

“Kita harus berani jadi pemain kelas dunia, itu harus. Kita harus memiliki reputasi yang diperhitungkan oleh dunia internasional. Itu yang harus kita siapkan. Sekali lagi kita harus semakin ekspansif, kita semua harus berbenah bersama saya yakin kita mampu melakukan lompatan-lompatan kemajuan secara signifikan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw yang memimpin rapat paripurna  mengatakan HUT Kemerdekaan RI ke-74 menjadi energi untuk merawat persatuan dan kesatuan. Sebab kemerdekaan itu direbut oleh para pahlawan dengan mengorbankan jiwa dan raga.

“Oleh sebab itu marilah kita tanamkan nilai-nilai luhur Pancasila yang akan menjaga kemerdekaan dan meneruskan cita-cita bangsa. Mari kita tingkatkan kualitas SDM, dengan bekerja keras dan keahlian di bidang masing-masing sehingga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang disegani. Baik dalam kepribadian maupun kebudayaan,” jelasnya.

Kemerdekaan kata Angouw, harus diisi dengan menyebarkan nilai-nilai Pancasila, bertoleransi dan bergotong-royong antar sesama anak bangsa, berpikir positif agar supaya menghasilkan tindakan positif bagi kita dan bangsa Indonesia

“Tindakan-tindakan  yang positif akan menghasilkan kehidupan yang positif bagi kita dan bangsa Indonesia. Karena pikiran negatif hanya akan memberikan kehidupan yang negatif dan kalau sebagian besar masyarakat berpikir negatif maka kehidupan berbangsa akan negatif,” ujarnya. (*/Adv)



Pengukuhan Paskibraka Minsel 2019 , dilakukan Bupati Tetty Paruntu

Bupati Tetty Paruntu Resmi Lantik Paskibraka Minsel Tahun 2019

MINSEL, detiKawanua.com – Bupati Minahasa Selatan Dr. Christiany Eugenia Paruntu SE,  yang didampingi Wakil Bupati Franky Donny Wingkar, mengukuhkan 31 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2019, Jumat, (16/8) di aula Weta Kantor Bupati.

Bupati Tetty Paruntu dalam sambutannya menyampaikan, ini merupakan amanah yang luar bisa bagi seluruh anggota Paskribraka. Dimana dengan berbagai seleksi boleh dilalui, sehingga saat ini boleh dikukuhkan menjadi pasukan pengibar bendera merah putih.

“Kalian adalah penentu berkibarnya sang merah putih. Untuk itu laksanakanlah tugas kalian, karena ini merupakan suatu kebanggan yang tersendiri, juga kebanggaan bagi orang tua serta masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan.” terang Bupati CEP.

Lanjutnya menyampaikan, terima kasih kepada tim pelatih yang telah berupaya memberikan pembinaan dan pelatihan, sehingga apa yang diharapkan itu boleh terwujud. Iapun menambahkan, apresiasi kepada para orang tua, serta pihak sekolah yang telah mensupport berjalannya kegiatan pelatihan pasukan pengibar bendera.

“Tentunya ini semua tak lepas dari dukungan para orang tua serta pihak sekolah. Terpilih menjadi anggota paskibraka adalah merupakan sebuah kehormatan dan sekali seumur hidup. Untuk itu mereka yang terpilih adalah pilihan terbaik dari seluruh utusan yang ada. Jalankan amanah kalian, kibarkan sang Merah Putih.” pungkas Bupati Tetty Paruntu.

Turut hadir, Forkopimda, jajaran pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, para pelatih Paskibraka, serta para orang tua anggota Paskibraka.
( Vandytrisno/fw)