Wagub Kandouw Tanggung Biaya Transportasi Pulkam 17 Napi Yang Remisi Bebas

Manado, detiKawanua.com – Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw menanggung biaya transportasi pulang kampung (kembali kerumah masing-masing) 17 orang warga binaan/nara pidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tuminting-Manado, yang mendapat surat remisi umum 2 (bebas langsung) dari Kemenkum-HAM RI. Hal itu diungkapkannya (Wagub) saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) mewakili Gubernur Olly Dondokambey pada momentum upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 pada Sabtu (17/08) pagi di Lapas Kelas II A Tuminting.
Wagub ketika disela-sela waktu usai memimpin upacara tersebut mengatakan bahwa, hal dimaksud (pemberian remisi dan menanggung biaya transportasi para warga binaan yang bebas langsung), selain sebagai wujud kepedulian pemerintah dan merupakan motivasi baru untuk kebaikan, juga sekaligus menjadi kado di HUT Proklamasi Kemerdekaan RI.
“Ini bagian dari dukungan dan motivasi bagi warga binaan yang telah bebas, agar dapat memulai hidup baru yang lebih baik lagi kedepannya,” ujar Kandouw.
Adapun sebelumnya ketika membacakan sambutan dari Menkum-HAM RI, secara garis besar menekankan bahwa semangat Kemerdekaan RI perlu terus dijaga dalam semua aspek.
“Begitupun bagi warga binaan yang menerima remisi adalah bagian dari apresiasi pemerintah untuk memberikan dukungan kepedulian.Ini juga bentuk apresiasi pemerintah agar nantinya kedepan untuk memperbaiki prilaku lebih baik lagi,” terang Wagub yang langsung disambut bahagia para warga binaan terlebih bagi 17 orang yang bebas langsung.
“Terima kasih pak wagub atas bantuan uang transportasinya,” ucap salah satu warga binaan.
Diketahui pelaksanaan upacara yang diikuti penghuni Lapas Tuminting dengan jumlah 550 warga binaan itu pun berlangsung penuh khidmat. Hal menarik lainnya, terlihat para petinggi di jajaran Kanwil Menkum-HAM Sulut beserta staf dan petugas lapas, saat itu mengenakan pakaian adat khas Sulut. Juga, urut hadir bersama wagub saat itu sejumlah Pejabat Eselon II linkup Pemprov Sulut.

(1s70/*)




Dipimpin Gubernur Olly, Peringatan HUT RI ke-74 Provinsi Sulut Sukses Digelar

Sulut, detiKawanua.com – Puncak peringatan detik-detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI ke-74 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang digelar di Lapangan KONI Sario Manado, Sabtu (17/8/2019) berlangsung sukses dan penuh khidmat.

Agenda besar rutin tahunan tersebut dipimpin langsung Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE selaku Inspektur Upacara (Irup) dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Andrei Angouw, Ketua TP PKK Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Gubernur Drs Steven O.E. Kandouw.

Wakil Ketua TP PKK dr Kartika Devi Kandouw-Tanos, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Pangdam XIII Merdeka, Danrem 131 Santiago, Danlantamal, Danlanudsri serta para pejabat tinggi dan anggota TNI Polri juga para pejabat teras Pemprov Sulut, anggota Legiun Veteran, tokoh agama, tokoh masyarakat, juga insan pendidikan di Sulut.

Adapun yang bertindak sebagai Komandan Upacara, Letkol Nur Subagio dan Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan RI oleh Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw. Tepat pukul 10.00 prosesi pengibaran Bendera Merah Putih yang dilaksanakan oleh 30 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari 15 Kabupaten dan Kota se-Sulut, Danpok 17 Al Gufransyah Dade, Danpok 8 Fadly Akili, pembawa baki bendera Yosua Dewa dan pengerek bendera Daniel Tatipang.

Yang diakhir kegiatan pengibaran tersebut dilanjutkan dengan penyerahan Tanda Penghargaan Lencana Melati kepada Wagub Kandouw yang dikalungkan langsung oleh Gubernur Olly yang juga selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Sulut.

Dimana sesuasi itu Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Kandouw melangsungkan resepsi kenegaraan bersama para Legiun Veteran di Aula Eks Kantor DPRD Sulut di Sario.

Selanjutnya, pada sore hari sekitar pukul 17.00 Wita oleh Gubernur Olly kembali Irup pada agenda kenegaraan Penurunan Bendera Merah Putih yang usai itu memimpin prosesi pemasangan lilin HUT RI ke-74 dan ‘Tos Kenegaraan’ bersama para pejabat dan seluruh elemen masyarakat Sulut yang hadir saat itu.

Gubernur Olly saat diwawancarai wartawan, memberikan ucapan selamat HUT kemerdekaan RI ke-74 bagi seluruh rakyat Indonesia dan khususnya warga Sulawesi Utara sambil berharap pada momentum kali ini, warga Sulut untuk selalu menjaga keamanan dan persatuan yang telah terjalin baik selama ini.

“Mari jaga persatuan dan kesatuan serta mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif,” terang Olly.

Tak lupa juga Gubernur mengapresiasi kepada jajaran Forkopimda dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan penyelenggaraan upacara HUT Kemerdekaan RI ke-74 tingkat provinsi Sulut.

“Apresiasi buat seluruh pihak sehingga upacara kali ini berjalan baik dan sukses,” ungkapnya.

“Marilah kita bersama-sama kemerdekaan ini mengisi Sulawesi Utara lebih hebat kedepan nanti untuk pembangunan dan lebih sejahterakan rakyat,” ujar Olly.

Dengan begitu maraknya kegiatan HUT RI ini juga kata gubernur jangan pernah melupakan jasa para pahlawan dan juga Veteran.

“Sejak tahun tahun sebelumnya kami mengajak para Veteran untuk bersama-sama dengan masyarakat Sulut dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Itu tandanya kita harus melihat bahwa dulu para Veteran mempertaruhkan jiwa raga, nyawa jadi taruhan,” ungkap Olly sembari mengatakan kalau hanya terik panas matahari itu bukan apa-apa dibanding perjuangan para Veteran dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

“Kita harus selalu menghargai mereka, kita tidak bisa melupakan mereka (Veteran). Kalau kita lupa Tuhan akan marah,” katanya seraya mengucapkan terima kasih kepada para Veteran yang telah menyatakan dukungan kepadanya untuk kembali maju dua periode memimpin Sulut.

Dilain halnya pula gubernur telah menyerahkan sejumlah bantuan diantaranya kendaraan jenis Toyota (Kijang) miliknya kepada para Veteran untuk digunakan sebagai operasional sehari-hari.

“Sektor perekonomian dan pariwisata di Sulut terus kita genjot, baik sektor perdagangan, transportasi udara dan pembenahan bandara Sam Ratulangi semua menunjang kemajuan ekonomi di Sulut,” terangnya.

Diketahui, peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 tahun 2019 ini, Pemprov Sulut telah menggelar sejumlah rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT RI itu diantaranya.

Melaksanakan pengukuhkan 30 anggota Paskibraka di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, menyaksikan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo bersama anggota DPRD Sulut dan Forkompimda.

Pelepasan Pawai Obor di Polda Sulut bersama Kapolda, oleh Wakil Gubernur Steven Kandouw, serta menggelar Lomba Gerak Jalan 8 km, 17 km dan 45 Km, yang diikuti Wagub Steven Kandouw sebagai peserta lomba.

Sedangkan pada lomba jalan sehat yang lain, pesertanya datang dari pihak sekolah, SKPD serta umum, dan Apel Kehormatan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Kairagi Manado.

(Advetorial Biro Protokol dan Hubmas Setdaprov Sulut)




74.000 Orang Aksi Menghadap Laut 2.0, DKP Sulut Libatkan 129 Organisasi dan Masyarakat

Manado, detiKawanua.com – Memaknai laut sebagai salah satu ‘wadah masa depan’ yang bisa menghasilkan perekonomian bagi warga yang berprofesi sebagai nelayan melalui pemanfaatan kandungan sumber daya alam (SDA) laut berupa ikan, serta disisi lain potensi pada sektor pariwisata atas keindahan dan kebersihan laut, tentunya seluruh masyarakat khususnya diwilayah pesisir pantai, harus benar-benar menjaga dan melestarikan laut.
Diharapakan Plt Kepala Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Daerah Sulut, Tienneke Adam kiranya masyarakat tidak memunggungi (tidak memperdulikan) laut. 
“Karenanya, kita harus meningkatkan kesadaran warga tentang kebersihan, salah satunya dengan menggelar Gerakan Aksi Menghadap Laut 2.0 Tahun 2019 ini,” terangnya dalam kegiatan yang secara serentak dilaksanakan di 74 lokasi di pesisir Indonesia dengan melibatkan sebanyak 74.000 peserta, pada Minggu (18/8) di Pelabuhan Perikanan Pantai Tumumpa-Manado.
Adapun kegiatan yang dirangkaikan dengan ‘Aksi Bersih Pantai dan Laut serta Perayaan Kelimpahan Hasil Laut Indonesia’ yang turut dihadiri beberapa instansi dan komunitas/organisasi terkait antara lain Danlantamal VIII Manado, Bakamla Sulut serta 129 komunitas/organisasi itu, kata Tienneke sejalan dengan program kebersihan Pemerintahan Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (OD-SK).
“Jadi ada program baru lagi terkait ODSK yang telah dicanangkan pada momen HUT RI kemarin yakni, Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan yang singkatannya sama seperti ODSK sebelumnya Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan,” jelasnya sembari mengatakan bahwa OD-SK (Gubernur Olly dan Wagub Kandouw) konsisten juga terkait kebersihan, sebab identik dengan sektor pariwisata di Sulut.
“Peran laut sangat penting dan harus diutamakan karena merupakan masa depan bangsa.
Ini gerakan yang kedua dan ada tiga lokasi di Sulut, yakni Kota Manado, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel),” tuturnya.
Yang pada akhirnya, Plt Kadis DKP itu pun berterimakasih kepada para pihak yang telah turut mensukseskan kegiatan dimaksud, dengan harapan bisa membuahkan hasil untuk Sulut Hebat dan Indonesia Maju 
“Apresiasi yang lebih pula untuk komunitas Tuna Rungu yang secara spontan dan merasa terpanggil turut serta dalam kegiatan ini,” ujarnya.

(1s70)




Pemkab Sangihe Gelar Resepsi Malam Kenegaraan

Tahuna, detikawanua.com – Panitia H.U.T ke 74 kemerdekaan RI, pada  malam ini Kamis (17/08) menggelar acara malam resepsi kenegaraan yang sekaligus sebagai puncak acara peringatan  H.U.T Ke 74 Kemerdekaan RI.
Adapun acara dijadwalkan akan dimulai pada pukul 07:00 witdi Papanuhung Santiago Tampungan Lawo . Agenda kenegaraan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME, didampingi Ibu Ririswati Gaghana Katamsi, Wakil Bupati Hemut  Hontong SE didampingi Ibu Rahel Sasamu, serta unsur FORKOMPIMDA dan ASN. Selain itu Panitia HUT Kemerdekaan RI  juga turut mengundang masyarakat untuk  menghadiri dan menyaksikan sejumlah rangkaian acara yang telah dipersiapkan panitia.
Adapun sejumlah acara yang akan digelar pada malam resepsi nanti diantaranya penyalaan /peniupan lilin kue H.U.T RI ke 74, dan rama tama. (js)



KRI SULTAN NUKU Patroli di Wilayah Perbatasan

Tahuna, detikawanua.com – TNI Angkatan Laut akan meningkatkan pengamanan pulau-pulau terluar dan wilayah perbatasan. “Pengamanan pulau terluar dan wilayah perbatasan menjadi prioritas, khusus lagi di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang bertetangga langsung dengan Negara Phillipin.
Laksamana Pertama TNI Rahmat Eko Rahardjo M. Tr (Han) CHRMP. mengemukakan, selama ini pengamanan pulau-pulau terluar yang berbatasan langsung dengan beberapa negara. Sejumlah pulau terluar antara lain Kepulauan Sangihe berbatasan dengan Philipin
“Pengamanan terhadap pulau terluar antara lain dilakukan dengan gelar operasi pengamanan mengerahkan kapal perang KRI SULTAN NUKU 373 dan pesawat udara patroli maritim, kemudian kami ada lebih kurang dua hingga tiga hari kedepan berada di perairan perbatasan Kabupaten Sangihe – Philipin, selang waktu ini kami mempersilakan bagi warga Kabupaten Sangihe untuk berkunjung di KRI SULTAN NUKU,” ujarnya.
Ditambakan, hal ini merupakan pengembangan kekuatan alutsista tentunya juga terkait dengan pengamanan perairan perbatasan Indonesia,” kata Rahardjo pada sejumlah media, Sabtu (17/8/19). (js)



For Minut 2020, Joune Ganda Didoakan Jemaat GMIM Sentrum Airmadidi

Minut, detiKawanua.com – Turut menghadiri HUT Jemaat GMIM Sentrum Airmadidi ke-162, Minggu (19/8/2019) Owner Raewaya Group Joune Ganda,SE mendapat dukungan lewat tumpangan doa ketua BPMJ GMIM Sentrum Airmadidi yang juga Ketua BPMW Wilayah Airmadidi 1 Pdt Eunike Since Felmy Suwu dan para pelayan dan jemaat setempat.
Kehadiran Joune Ganda,Wakil ketua bidang Ekonomi DPD PDI Perjuangan Sulut ini didamping oleh ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Minut Denny Lolong bersama”Tim Joune Ganda For Minut” itu disambut positif oleh jemaat GMIM sentrum Airmadidi yang sedang larut dalam syukuran ke-162 Tahun.
Joune Ganda,kepada media ini mengatakan kalangan rohaniawan dan lembaga Gereja serta kehidupan aman dan damai, akan membawa dampak positif dan modal awal bagi keberhasilan serta kemajuan suatu daerah.” Melihat usia berjamaat yang telah mencapai 162 tahun, maka dipastikan Jemat GMIM Sentrum Airmadidi telah berkontribusi positif dalam pembangunan moral dan kerukunan di Kabupaten Minahasa Utara .”ujar Joune.
Untuk itu kata Joune, jika niat dan kerinduanya untuk menjadi pemimpin di Kabupaten Minahasa Utara yang sangat kaya dengan hasil bumi dan Pariwisata ini, maka pembangunan SDM melalui bidang keagamaan akan menjadi perhatian khusus untuk ditingkatkan, baik kesejahteraan dan kerukunan umat maupun sarana dan prasarana pendukung peribadatan.”Dalam kesempatan ini saya dan keluarga bersama tim yang ada menyampaikan turut bersukacita atas perayaan HUT ke162  dan menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan doa yang telah disampaikan secara tulus dan spontan.”tandas suami tercinta dari Rizya Ganda itu sambil menegaskan kehidupan aman dan damai, akan membawa dampak positif bagi kemajuan Sulut khususnya dalam bidang pariwisata dan ekonomi serta
mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menghindari segala macam situasi yang dapat menimbulkan perpecahan, agar pengahargaan Sulut sebagai Provinsi paling aman tetap terpelihara.
Dalam rangka menghadiri ibadah pengucapan syukur HUT jemaat GMIM Sentrum ke-162 tahun 2019 tersebut, Joune Ganda turut menyerahkan Tali Kasih untuk mendukung pelayanan jemaat setempat.
Sebelumnya Owner Raewaya Group telah menjadi sponsor tunggal lomba catur Pria kaum bapak tingkat Sinode GMIM dalam rangka perayaan HUT ke-162 Jemaat GMIM Sentrum dengan hadiah dana pembinaan puluhan juta rupiah yang diserahkan langsung oleh Joune Ganda yang juga adalah ketua GABSI Sulut.

(tim)




Bupati CEP Irup di HUT RI ke – 74 , ” SDM Unggul, Indonesia maju “.

MINSEL,  detiKawanua.com – Upacara Bendera dalam rangka memperingati HUT Proklamasi kemerdekan Negara Republik Indonesia ke-74 berkumandang serentak di seluruh indonesia , di Kabupaten Minahasa Selatan sendiri Momend sakral ini Berlangsung hikmat dan penuh kebersamaan
Upacara bendera yang dipusatkan di halaman kantor Bulati, Sabtu (17/8) pagi tadi di hadiri semua jajaran forkompimda, Ketua DPRD, para legislator, Veteran,  jajaran perangkat daerah, ormas, OKP, perwakilan siswa SD, SMP hingga masyarakat umum.
Uniknya upacara kali ini digelar dengan nuansa kebudayaan. Nampak para pejabat eselon II menggunakan pakaian adat Minahasa.
Bupati Dr. Christiany Eugenia Paruntu SE (CEP) yang tampil sebagai inspektur upacara menegaskan pentingnya peningkatan Sumber daya manusia yang unggul sesuai Tema Sentral Tahun ini ” SDM unggul, indonesia maju.”
“Kita harus pastikan SDM kita berkwalitas dan unggul untuk Indonesia maju ” ucap Bupati.
Pada kesempatan itu pun Bupati mengucapkan selamat HUT ke-74 bagi segenap elemen masyarakat Minsel pada khususnya dan warga indonesia pada umumnya.
“Garuda di dadaku, Indonesia dioaku. Dirgahayu Bangsaku,” ucapnya.
Dilanjutkan dengan foto bersama Bupati, Tetty paruntu, wakil bupati Frangky Wongkar, Ketua DPRD Jeany J Tumbuan, Kapolres Minsel, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua pengadilan agama dan para peserta lainnya.
Acara pun berakhir dengan Parade Kirab CEP kabupaten Minsel yang dilakukan oleh anak-anak Minsel lewat Karang Taruna dibawah pimpinan Ketua Angky Pasla yang juga kadis Pertanian Minsel

( Vandytrisno/dp )




Sukses Kegiatan Berkat Kerjasama dan Kompak, Dondokambey: Tanpa ‘Tome-Tome’ Acara Tidak Akan Sukses

Manado, detiKawanua.com – Clay J. Dondokambey yang menakodahi Biro Umum Setdaprov Sulut, memang tak asing lagi dikenal orang sebagai sosok pekerja keras, peramah, murah senyum, humoris dan bertanggungjawab atas tugas yang diembannya. Tidak hanya itu saja, Clay (sapaan akrabnya) pun sangat akrab dan disenangi seluruh bawahan staf ASN dan THL di Biro Umum karena Clay menganggap seluruh ‘anak buahnya’ merupakan satu kesatuan keluarga, dan tak memilah-milah dalam status pangkat dan jabatan.
Hal itu terpantau langsung media disela-sela usai pelaksanaan kegiatan besar penurunan bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74, Sabtu (17/08) malam tadi di Lapangan KONI Sario Manado, kala itu ketika para panitia kegiatan tengah berbenah-benah membersihkan dan merapikan lokasi kegiatan, tiba-tiba Clay secara respon langsung menyambangi ketiga orang staf ASN dan THL yang merupakan panitia sembari meminta kepada ketiga orang tersebut foto bersama.
Rasa kaget, malu dan senang bercampur jadi satu terlihat dari wajah ketiga orang tersebut ketika diminta atasan (Clay) untuk foto bersama.
“Ahh, minjo sini kita mo minta bafoto deng ngoni dulu skarang (mari sini saya meminta ingin berfoto bersama kalian sekarang). Ini momen sangat pas sekali,” pinta Clay yang langsung meminta salah satu rekannya untuk bantu mengambil gambar melalui Handphone miliknya (Clay).
Yang oleh salah satu diantara mereka (ketiga orang bawahannya) itu kaget dan malu-malu sambil mengatakan bahwa mereka hanya orang bawahan.
“Pak torang ini cuma ‘Tome-Tome’ (istilah yang artinya hanya bawahan),” ujar Indri salah satu THL sambil tersenyum melihat kepada dua rekannya yakni Christian Onibala (diketahui jabatannya Kepala Bagian Sub) dan David Roring (bekerja di bagian Rumah Tangga Pemprov Sulut).
Sontak saja keluar kata-kata Clay yang sangat menghargai dan mengapresiasikan pekerjaan dari ketiga orang itu bersama semua rekan-rekannya yang bertugas di Biro Umum serta Protokol.
“Tome-tome tapi Ngoni bagian dari keberhasilan kegiatan ini (hanya anak buah namun kalian merupakan bagian dari suksesnya acara ini). Yang jika tidak ada kerjasama kekompakan kalian, maka acara ini tidak akan berhasil,” ucap Clay dengan senyum khasnya sambil berjalan menuju salah satu runagan di KONI usai foto bersama.
Diketahui, peringatan HUT RI ke-74 itu dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang juga merupakan Inspektur Upacara (Irup), Wagub Sulut Steven Kandouw beserta Sekprov Edwin Silangen, jajaran Forkopimda, TNI/Polri dan para Pejabat Kementerian lainnya.

(1s70)




Bupati: Candra Modeong Sosok Putra Terbaik Boltim, Berjuang Tanpa Pamrih

Bupati Boltim Sehan Landjar memberikan penghargaan kepada alm. Candra Modeong yang diterima oleh istri dan kedua anaknya. 

Boltim, detiKawanua.comTepat di momen pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, Bupati Boltim Sehan Landjar SH memberikan julukan kepada almarhum Candra Modeong sebagai sosok putra terbaik Boltim berjuang tanpa pamrih.

Meninggalnya sosok tokoh muda dan juga sebagai staf khusus Bupati, yaitu Candra Modeong, yang dikenal sebagai aktivis pejuang pemekaran, sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Politik Hanura Kabupaten Boltim ini, memberikan catatan sejarah penting di daerah timur Totabuan ini.
Almarhum, yang dikabarkan meninggal di Jakarta, pada minggu lalu, Rabu pagi (7/8/2019) sekitar pukul 07:00 WITA dini hari, sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bunda, Menteng Jakarta, karena megidap penyakit Jantung.
Almarhum Candra Modeong. 
Menurut Bupati Sehan, sosok Candra Modeong, semasa hidupnya dikenal sangat baik, dan merupakan salah satu tokoh muda yang sangat dikenal di saentero Bolmong Raya (BMR), maupun Provinsi Sulut.
“Diomen HUT Republik Indonesia yang ke-74 ini, Saya sebagai kepala daerah (Bupati) juga warga Boltim, dan atas nama pribadi Saya menyampaikan apresiasi serta mendoakan kepada almarhum Candara Modeong. Pada usia ke-23 tahun almarhum dikenal agresif, sebagai seorang aktivis dalam memperjuangkan serta kepeduliannya terhadap masyarkat.
“Hingga semangatnya memperjuangkan Boltim sampai akhir hayat. Semua tidak lepas dari peran dari ananda almarhum Candra,” terang Bupati kepada sejumlah awak media, usai upacara HUT RI ke-74.
Dengan gaya dan sifat almarhum, kata Bupati, maka Saya beri Dia julukan Putra Terbaik Boltim Berjuang Tanpa Pamrih.
“Almarhum berjuang tanpa meminta imbalan. Saat berjuang dan bergaul, dia tidak punya sifat dendam kepada siapapun. Luar biasa perjuanganmu adinda, biarpun jatuh bangun semangatnya sampai akhir hayatnya. Lihat saja almarhum berjuang hingga menghembuskan nafas terakhir di Jakarta, itu dalam perjuangannya kepada keluarga dan rakyat,” ucap Bupati sembari mengenang.
Bupati menambahkan, almarhum sosok yang familiar, dan angat peduli.
“Saya rindu sosok seperti almarhum Candra Modeong. Semoga di Boltim masih ada sosok seperti dirinya. Dan untuk mengenang sosok almarhum, kami akan bicarakan dengan DPRD, jalan mana yang akan kami namakan jalan Candra Modeong. Menurut Saya penaman jalan tidak keliru, sebab Candra Modeong adalah tokoh pejuang di daerah ini,” jelas Bupati.
(Fidh)



Awas, Kepala Desa di Sulut Jangan Salah Jabarkan dan Kelola Bumdes

Manado, detiKawanua.com – Ditahun 2020 nanti melalui Presiden RI Joko Widodo bakal menggelontorkan dana untuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebesar Rp70 Triliun yang pemanfaatannya dikhususkan untuk pemberdayaan masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sulut, Roy Mewoh mengatakan menurut presiden, anggaran itu akan lebih besar pembagiannya pada pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) di desa dibanding peruntukkan pembangunan dengan istilah 60-40 persen.
“Bisa jadi 60 persen itu dianggarkan untuk membentuk bumdes. Makin banyak bumdes akan lebih banyak menyerap pemberdayaan SDM yang ada di desa,” terangnya pada wartawan, Sabtu (17/08) sore tadi di Lapangan KONI Sario Manado.
Dibalik itu menurut Mewoh, ada juga kendala yang dihadapi sekarang seperti pemerintah desa masih ada yang salah dalam penjabaran pengelolaan bumdes tersebut yang bisa menyebabkan keterlambatan administrasi.
“Disini pentingnya unsur pengawasan dan harus ada peran BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dalam mengawasi pengelolaan Dana Desa, karena fungsinya juga seperti anggota ada bujeting dan pengawasan,” terangnya sembari mengakui bahwa dirinya (Mewoh) ketika turun lapangan banyak menemui hal-hal serupa dan melakukan konsultasi ke pihak bagian pencegahan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan Inspektorat.
“Ini kewenangan desa langsung. k
Karena tidak masuk dalam APBD Pemda, sehingga peran pemerintah dalam hal ini hanya memonitoring tidak mengintervensi namun hanya memberikan rekomendasi/laporan ke KPK,” ungkapnya.
Dimana dengan kewenangan seperti itu, langkah yang diambil pemerintah menurutnya memaksimalkan dibentuknya Satuan Tugas (Satgas) untuk kabupaten dalam melakukan pengawasan khusus.
“Satgas yang ada sekarang dipusat. Dengan gabungan APH (Aparat Penegak Hukum) seperti Kejaksaan dan Kepolisian dalam pengawasn, Bumdes, ADD (Anggaran Dana Desa) dan Dandes (Dandes), ini sudah ada Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kemendagri, KPK, Kejaksaan dan Polisi,” tandas Mewoh.

(1s70)