Roring : Tugas OPD Jangan Sampai Tumpang Tindi

Tahuna, detikawanua.com – Terkait dengan PP 18 yang sudah berjalan kurang lebih 2 tahun tentunya dalam pelaksanaan PP 18 mengenai penyusaian – penyusaian mungkin ada fungsi yang tumpang tindih adalah fungsi yang duplikasi yang harus disamakan.
Sekertaris Daerah Edwin Roring SE ditemui diruang kerjanya menjelaskan, untuk sekretariat kehilangan satu bagian, bagian perbatasan ditingkatkan menjadi badan, kemudian bagian infrastruktur menjadi bagian perlengkapan jadi ada beberapa penyusaian fungsi masing – masing OPD.
“Kemudian dalam permen juga mengisaratkan ada beberapa perangkat daerah ditamba dengan nomenklatur daerah seperti Inspektorat menjadi inspektorat daerah dan dinas pendidikan menjadi dinas pendidikan daerah,” ujar Roring.
Selain itu kata Roring, fungsi dari bagian pemerintahan gabung ke badan pemberdayaan masyarakat desa. Untuk bagian perbatasan akan terlaksana pada tahun depan dimulai pada bulan januari 2020, yang sesuai dengan rekomendasi dari Gubernur. (js)



RUPS Luar Biasa, Hasil Pendapatan PT. MSH Harus Kembali Ke Rakyat

Manado, detiKawanua.com – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2018 dan RUPS Luar Biasa PT. Membangun Sulut Hebat (MSH) yang dilaksanakan di salah  satu hotel di Manado, Senin (19/8) tadi, dibuka Sekdaprov Sulut, Edwin Silangen.
Dalam agenda tersebut, nampak hadir Komisaris Utama PT. MSH Mikson M. Tilaar, Direktur Utama PT. MSH Jefferson R. Lungkang dan para pemegang saham lainnya. Diketahui, PT.MSH yang merupakan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung yang berstatus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan Pemprov Sulut mayoritas sebagai pemegang saham itu, oleh Silangen meminta agar PT. MSH yang didirikan pada tahun 2017 itu dapat memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk kesejahteraan masyarakat Sulut.
“Kita berharap setelah RUPS ini operasional perusahan semakin membaik dan bisa memberikan pemasukan atau PAD bagi pemerintah. Ini juga akan dikembalikan ke masyarakat melalui program pembangunan,” terangnya.
Dimana pada kesempatan itu, Sekprov juga mengajak seluruh peserta RUPS dapat memanfaatkan agenda tersebut sebagai momentum memantapkan sinergitas kerja PT. MSH dalam upaya mendorong laju perekonomian dan pembangunan daerah.
“Kita bisa membawa PT. MSH menjadi BUMD yang hebat sesuai dengan misi kita bersama,” ujarnya.

(1s70/*)




Buka Kegiatan Penyusunan SSH ASB, Bupati: Kedepan Kita Terapkan e-Budgeting Secara Bertahap

Buka Boltim Sehan Landjar saat membuka kegiatan Penyusunan SSH ASB.


Boltim, detiKawanua.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Salim Landjar SH membuka kegiatan Penyusunan Standar Satuan Harga (SSH) dan Analisis Standar Belanja (ASB) Pemkab Boltim Tahun anggaran 2020, di Hotel Quality Manado pada Senin (19/08) siang tadi.

Bupati mengatakan, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan langkah awal dalam pengaplikasian E-Budgeting “kedepan kita akan menerapkan e-budgeting secara bertahap. Dan materi yang kalian dapatkan saat ini, diharapkan akan mampu membangun komitmen yang kuat dalam penerapannya nanti” ujar, Bupati

Pendekatan SSH, kata Bupati, dapat memberi beberapa manfaat seperti mempermudah perhitungan, penetapan plafon anggaran pada saat penetapan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dan meminimalisir pengeluaran yang kurang jelas “manfaat lainnya, penentuan pagu anggaran akan berdasar pada tolak ukur yang jelas serta penentuan besaran alokasi setiap kegiatan menjadi objektif serta penyusunan anggaran lebih efektif, efisien dan tepat waktu,” papar, Bupati

Sementara, Sekretaris Panitia Kegiatan, Syukur Monoarfa juga menambahkan selama lima hari ke depan, 19 – 23 Agustus 2019, para peserta akan dibimbing oleh pemateri dari BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) “peserta kegiatan ini sebanyak 24 orang yang merupakan perwakilan dari SKPD – SKPD yang melakukan survey harga untuk tahun 2020” ucap Syukur.

(Fidh)




BPBD Botim Imbau Warga di Musim Kemarau, Yanto: Mencegah Lebih Baik Daripada Menanggulangi

Kabid Kesiapsiagaan Pencegahan dan Rekonstruksi BPBD Boltim, Yanto Modeong. 


Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau kepada warga masyarakat, dimusim kemarau saat ini, supaya dapat menghindari atau selalu waspada melakukan tindakan yang menyebabkan kebakaran atau hal yang tidak inginkan bersama.

Hal ini dikatakan, Kepala BPBD Boltim, Elvis H Siagian melalui Kepala Bidang (Kabid) Kesiapsiagaan Pencegahan Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Yanto Modeong agar mengurangi aktivitas pembakaran lahan dan hutan serta, rumput kering terutama yang berdekatan atau berada di wilayah pemukiman warga “demi meminimalisir terjadinya kebakaran lahan hutan, perkebunan, dan pemukiman warga” ucapnya

Menjaga serta merawat sumber mata air bersih, kata Dia, agar dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk kebutuhan warga masyarakat “dilarang membuang puntung rokok di areal perkebunan atau di pinggiran jalan, demi menghindari pemicu terjadinya kebakaran. Meminta bantuan, serta koordinasi antar instansi lintas sektoral terutama pihak kecamatan supaya dapat bekerjasama guna menginformasihkan hal ini kepada perangkat desa di wilayah kecamatan masing – masing” jelas, Yanto

Lanjut dikatakannya, segera menginformasihkan kepada instansi terkait, apabila ada wilayah atau desa yang mengalami krisis air bersih. Tujuannya agar dapat dilakukan tindakan penyaluaran bantuan air bersih “upaya pencegahan merupakan cara terbaik, dan sangat penting untuk dilakukan. Karena upaya ini, relatif lebih mudah dan murah dibandingkan jika kita melakukan penanggulangan kebakaran yang sudah terjadi” terang, Yanto sembari mengimbau

Dalam konteks pencegahan, lanjut dirinya tuturkan, kerjasama dari berbagai pihak sangat diperlukan sejak dini. Pelibatan satuan tugas gabungan dari Pemerintah daerah, yakni TNI/Polri, masyarakat dan dunia usaha dalam mencegah dan menanggulangi merupakan alternatif penguatan. Ini bertujuan, meminimalisir terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan “semoga Himbauan dan informasi ini, dapat bermanfaat bagi kita semua. Terutama bagi warga masyarakat Bolaang Mongondow Timur” ujar, Yanto (19/08) siang tadi.

(Fidh)




Dinsos Boltim Salurkan Sejumlah Bantuan Sosial

Penyaluran bantuan oleh Kabid Rehabilitasi Sosial Lam Sumendap. 

Boltim, detiKawawanua.com -Bantuan Sembilan bahan pokok (Sembako), untuk orang cacat di kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), serta bantuan rawan sosial, mulai pekan kemarin telah disalurkan oleh Dinas Sosial (Boltim) kepada para penerima. 
Seperti dituturkan Kepala Dinsos Boltim, melalui Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Lam Sumendap bahwa bantuan untuk orang-orang cacat tahun ini, ada 100 orang. Dengan anggaran sekira Rp 150 juta APBD dalam bentuk bantuan berupa, 1 sack beras putih pilihan 50 Kilogram (Kg), gula putih 5 Kg, minyak kelapa 5 liter, dan susu 1 dos masing – masing per orang pemerima mendapat satu paket “mereka tersebar diseluruh kecamatan. tercatatat ada 100 orang penerima dan semuanya kita sudah berikan langsung. Penyaluran mulai pekan kemarin” kata, Dia menjelaskan
Lanjut dikatakannya, tak hanya ini namun, ada juga bantuan kepada rawan sosial atau yang sudah tidak bersuami (janda-red) dibwah umur 50 tahun. Mereka mendapatkan bantuan sosial alat seperti, alat open gas, gilingan mie dengan mixer kue semua sudah direalisasikan “mereka berjumlah 25 orang. Semuanya sudah disalurkan. Sumber dananya, APBD senilai Rp 85 juta ditambah dengan bantuan untuk eks Napi 15 orang” ungkap, Lam kepada detiKawanua.com, Senin (19/08) siang tadi
(Fidh)



Rapat Perdana GABSI Sulut,Ketum Joune Ganda Langsung Action 3 Program Ini

Manado, detiKawanua.com – Pasca dilantik oleh Ketua Umum PB GABSI (Gabungan Bridge Seluruh Indonesia), Miranda Goeltom pada beberapa waktu lalu di Tomohon, Pengurus GABSI Sulut melaksanakan rapat perdana, Senin (19/8/2019) disalah satu hotel di Manado.
Ketua umum GABSI Sulut Joune Ganda kepada media ini mengatakan pelaksanaan rapat ini merupakan tindak lanjut dari pelantikkan dan gerak cepat memulai program kerja pengurus periode 2019-2024 mendatang.
“Ya, ini rapat perdana saat saya dipercayakan sebagai ketua di Sulut,” kata Joune.
Joune menjelaskan, dalam rapat ini setidaknya ada tiga hal mendesak untuk segera dituntaskan yakni,  administrasi keuangan, soal sanksi berat dari pihak PB GABSI secara sepihak kepada salah seorang atlit U16 andalan Sulut, serta masalah Sulut Bridge Centre.
“Tiga masalah ini hal mendesak untuk segera dituntaskan dan dicarikan solusinya,” kata Joune.
Menurutnya, soal pertanggung jawaban admistrasi keuangan sangat penting bagi kelancaran roda organisasi, soal sanksi bagi atlit berprestasi perlu dilakukan pendampingan sehingga prestasi Bridge Sulut tidak menurun dan sementara soal gedung Sulut Bridge Centre perlu segera diwujudkan agar roda organisasi terfokus dan menjadi sarana sharing antara pengurus dan atlit.
“Pada prinsipnya rapat perdana ini sebagai upaya evaluasi dan pembenahan internal organisasi.”ungkap Joune sembari menambahkan selain tiga hal tersebut diatas, pada rapat perdana dimaksud juga diputuskan bahwa yang menyangkut administrasi organisasi dan keuangan serta hal non teknis berada dibawah pengawasan langsung sekretaris.
“Begitupun soal peningkatan prestasi dan pembinaan atlet nanti berada di bawah tanggung jawab Ketua Harian GABSI Sulut, Harke Tulenan.
“Saya berharap agar hasil rapat ini dapat ditindak lanjut oleh pengurus dengan penuh tanggung jawab,dan tetap dilaksanakan secara bersama-sama pengurus yang lainnya.”tandas Owner Raewaya Group itu sambil menegaskan agar hasil rapat perdana ini disampaikan kepada pengurus GABSI di kabupaten kota yang tidak hadir.
Dalam rapat perdana yang dipimpin langsung oleh  ketua umum GABSI Sulut Joune Ganda, Ketua harian Harke Tulenan,Sekum Yudi Lintjewas serta Bendahara Fabian Kaloh itu, juga dilaksanakan penyerahan Piala dan Pemenang Tomohon Bridge tournament dan Manado Fiesta Bridge Tournament beberapa waktu lalu dari ketua harian kepada pembina tim Raewaya Bridge Joune Ganda. Yang seusai itu bersama sejumlah pengurus GABSI Sulut melalukan pengecekkan langsung rencana renovasi kantor Sulut Bridge Centre di kawasan Stadion Klabat Manado.

(Tim)




Usai Pawai Pembangunan JS OK Makan di Atas Daun Pisang Serta Ikut Dansa Polineis

Mitra,detiKawanua.com – Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap dan Wakil Bupati Joke Legi (JS OK) terus mempertahankanbudaya dan adat daerah seperti makan di atas daun pisang serta dansa polineis.

Hal tersebut terlihat usai pawai pembangunan yang finis di wilayah kelurahan Lowu Dua kecamatan Ratahan,  Bupati dan wakil bupati serta jajaran disuguhi makanan yang diletakkan diatas daun pisang dan dilanjutkan dengan mengikuti dansa polineis musik bambu yang merupakan budaya warga mitra.

lurah Lowu Dua Meyta Ompi mengatakan, pihaknya memang sengaja memberi jamuan sesuai dengan budaya yang ada dikabupaten Mitra seperti makanan yang dimasak dalam bambu .

” Ini juga untuk terus mempertahankan budaya kita seperti makan di daun pisang dengan menu ayam dan saut yang isi di bambu dan tak ketinggalan dansa polineis,”  ucap Ompi
 Indri Rambi




Sumendap Tegaskan Perangkat Desa dan BPD Yang Maju Calon Hukum Tua Harus Mundur

Mitra,detiKawanua.com – Jelang Pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut), Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), James Sumendap SH menegaskan Perangkat desa dan BPD yang ingin menjadi calon harus mundur dari jabatan.

” Ini sudah keputusan bersama, perangkat desa dan BPD yang ingin maju dan tidak mundur per 1 September tidak akan di loloskan,” Tegas Sumendap saat membawakan sambutan dalam acara tos kenegaraan

Sumendap juga meminta kepada seluruh hukum tua yang berstatus Pelaksana Tugas untuk mempersiapkan segala keperluan dalam menghadapi pilhut yang direncanakan digelar bulan september mendatang.

” Pilhut paling lambat 10 september, jadi para PLT harus mulai mempersiapkan, terlebih administrasi dan pertanggung jawaban selama menjadi PLT,” tutur sumendap.

Bupati bahkan menambahkan selain adanya pengamanan dari pihak keamanan bupati juga  akam meminta Bawaslu kabupaten Mitra untuk melakukan pengawasan dalam tahapan pilhut.

” Saya akan minta polisi dan jaksa untuk turut mengawasi terlebih terkait adanya praktek uang, saya  juga akan meminta bawaslu mitra untuk membantu terkait pengawasan,” tutur bupati Mitra.

Dimintanya kepolisian dan kejaksaan serta Bawaslu untuk melakukam pengawasan dikatakan sumendap dikarenakan budaya bagi bagi uang bikam lahi budaya yang ada di kabupaten Mitra.

” Hal ini tidak bole ditafsirkan lagi, Yang kedapatan tentu akan di tindak dan setiap deaa akan ada personil,” pungkas Sumendap.

Ditambahkan juga, untuk ASN yang ingin maju menjadi calon tidak akan direkomendasikan, dikarenakan kabupaten Mitra masih membutuhkan tenaga ASN




Gubernur Olly Jadi Pemateri Untuk Ribuan Mahasiswa UI Jumat Nanti

Manado, detiKawanua.com – Gubernur Sulut Olly Dondokambey pada Jumat 23 Agustus nanti akan  menjadi pemateri di kuliah umum kebangsaan yang bertempat di Kampus Universitas Indonesia (UI) Jakarta. Kehadiran orang nomor satu Sulut itu atas undangan dari Iluni UI Sekolah Pascasarjana Sekolah Kajian Stratejik dan Global Sekolah Ilmu Lingkungan UI Jakarta.
Adapun terinformasi nantinya pada kesempatan itu, Gubernur Olly akan memberikan materi dihadapan ribuan Mahasiswa, terkait “Prospek dan Potensi Investasi Sulawesi Utara Dalam Menunjang Pembangunan Nasional” dengan moderator Fabian Pascoal.

(1s70)




Dua Nelayan Sulut Dikabarkan Hilang 1 Bulan 10 Hari, Sore Ini Bakal Dijemput Pemprov Sulut

Manado, detiKawanua.com – Bila tak ada aral melintang, dua WNI asal Sulawesi Utara Marfrenly Sampul dan Altin Awawangi yang sempat terombang-ambing di laut selama 1 bulan 10 hari akibat kapal boat yang ditumpanginya kehabisan bahan bakar rencananya akan dijemput jajaran Pemprov Sulut di Ruang VIP Bandara Sam Ratulangi Manado pada Senin, 19 Agustus 2019 sekitar pukul 17.00 Wita.

Keduanya dibantu nelayan Filipina dan kapal boat yang ditumpanginya didorong ke Pulau Rabaul, Papua Nugini tanggal 6 Agustus 2019. Diketahui, dari enam penumpang kapal boat, dilaporkan 2 orang meninggal di atas kapal dan sudah dimakamkan di laut. Sementara empat penumpang lainnya yang selamat adalah Sampul, Awawangi dan 2 warga negara Filipina.

Sampul dan Awawangi saat ini berada di penampungan KBRI Papua Nugini di Port Moresby setelah diterbangkan dari Pulau Rabaul menuju Port Moresby pada tanggal 15 Agustus 2019. Selanjutnya Sampul dan Awawangi akan diterbangkan ke Vanimo pada tanggal 18 Agustus.

Dari Vanimo, keduanya akan dibawa oleh KRI Vanimo ke Jayapura pada Senin pagi tadi via perjalanan darat. Sesuai rencana, pada hari yang sama keduanya akan diberangkatkan dari Bandara Sentani, Jayapura menuju Manado dan diperkirakan tiba di Bandara Sam Ratulangi pada sore hari.

Sebelumnya, Informasi kehilangan itu dilaporkan seorang jurnalis asal Sulut melalui Dubes RI untuk Serbia dan Montenegro Harry Kandouw mengenai adanya Kapal Boat berpenumpang 6 orang yang hilang sejak berangkat tanggal 28 Juni dari Pulau Marore, Sangihe menuju Talaud.

Laporan itu langsung ditindaklanjuti Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri berkoordinasi dengan KBRI Papua Nugini setelah mengetahui kedua korban berada di Papua Nugini. Kemudian Pemprov Sulut melalui Kepala Biro Umum Clay Dondokambey berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memulangkan Sampul dan Awawangi dari KBRI Port Moresby ke Sulut.

(**)