INDONESIA KE NUSANTARA

Penulis: Hi. Muhsin Bilfaqih

detiKawanua.com – Ada yang terkikis dari kearifan lokal yang diwariskan dari para leluhur Bangsa ini. 
Semangat gotong royong luntur dan semakin tergantikan oleh sifat individualistis. 
Tenggang rasa dan toleransi yang tumbuh kuat ditopang akar kemajemukan bangsa, kini menipis.
Dengan cepat tergeser sikap mudah curiga maupun mudah mencela.
Sepertinya begitu sulit bagi sebagian kita untuk tidak melontarkan kata hinaan ataupun tudingan tanpa klarifikasi terlebih dahulu. 
Inilah potret dimana nama Indonesia semakin tergerus menipis dan tak kuat lagi membendung arus rotasi kehidupannya.
Potret nama Indonesia benar-benar terlucuti dan perlahan-lahan tak mampu bertahan.
Tidak mengherankan bila konflik demi konflik berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan, tiada hentinya bermunculan. 
Label-label negatif dan stereotip disematkan untuk menjustifikasi serangan.

Kita merasa sedih saat ada saudara yang melontarkan ucapan dan tindakan rasialis terhadap saudara lainnya yang sebangsa. 
Lebih memprihatinkan lagi ketika dengan mudahnya pihak-pihak yang menginginkan kekacauan di negeri ini, ikut menunggangi. 
Kita lihat secara akurat dengan isu pengusiran mahasiswa asal Papua dari Malang dan Surabaya membesar dan makin liar.
Hasilnya seperti yang terjadi kemarin, saudara-saudara di Papua dan Papua Barat terpancing emosi mereka. Sejumlah insiden kerusuhan terjadi. 

Itu adalah bagian bahwa Nama Indonesia yang tak kuat lagi menanggung derita ini.
Lagi-lagi peristiwa itu membuktikan isu SARA telah menjadi basis yang paling mudah dipakai untuk memprovokasi dan mengadu domba.

Beruntung masih tersisa sedikit warisan kearifan luhur yang melekat. Para pemimpin berupaya menenangkan situasi dengan cara-cara damai. 
Himbauan demi himbauan disampaikan berbagai kalangan agar semua pihak menahan diri dan menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Walikota Surabaya Tri Rismah, dan Walikota Malang Sutiaji, dengan kerendahan hati meminta maaf kepada saudara-saudara asal Papua dan Papua Barat yang merasa ditekan tindakan rasialis.
Sikap yang benar-benar terpuji. Patut pula warga mengikuti dengan lebih mawas diri dan mengedepankan tenggang rasa. 
Saudara-saudara di Tanah Papua pun merespons dengan meredakan emosi diri.
Tentu lebih jauh kita berharap mereka bisa mengesampingkan ego dan mengutamakan suasana damai dan persatuan bangsa hingga bersedia memaafkan.
Memaafkan itu sangat sulit, bahkan mungkin mustahil, bagi orang-orang yang tidak mampu mengendalikan amarah dan selalu diliputi kebencian. 
Akan tetapi, kepala yang dingin dan hati yang terpaut pada perdamaian akan mudah memberi maaf.

Sikap tenggang rasa seyogianya perlu kembali dipupuk. Semangat toleransi dan saling menghormati hak sesama warga negara merupakan bagian dari kualitas sumber daya manusia yang unggul. 
Rasa persaudaraan yang tinggi tanpa memandang latar belakang SARA akan melandasi kolaborasi harmonis mewujudkan Indonesia maju. Bukan sekadar menjadi negara maju, melainkan juga dengan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat. 
Itu semua harus dimulai dengan menyingkirkan diskriminasi dan sikap penuh prasangka, maupun kebiasaan memandang rendah segolongan saudara yang lainnya. 

Yang lebih penting lagi menjaga perdamaian sebab pembangunan hanya bisa berjalan dalam suasana damai.

Dan wajib dicatat, semua ini bisa terwujud jika nama Indonesia dirubah menjadi Nusantara.
Ingat, kita semua Bersaudara. Papua yang damai ialah untuk Republik Nusantara damai. #

Manado 19 Agustus 2019


(Penulis adalah Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara)



MTT Terkait Fungsi Komando, Kodam XIII Mdk Gelar Penataran Hukum

Manado, detiKawanua.com – Kodam XIII/Merdeka menyelenggarakan Mobile Team Training (MTT) Penataran Hukum sebagai Fungsi Komando yang berlangsung selama dua hari bertempat Grhadika Jayasakti, Manado, Selasa  (20/8/2019). 
Kegiatan MTT Penataran Hukum yang dibuka sejak Senin (19/8/2019) oleh Irdam XIII/Mdk Kolonel Setio Budi Raharjo mewakili Pangdam XIII/Merdeka.
Sedang Pemateri dalam kegiatan ini yaitu dari Direktorat Hukum Kolonel Chk Andi Ruskandi, SH.,  Letkol Chk Heru Purnomo SH.,Mayor Chk Budi Prasetyo SH. dan dari Kumdam XIII/Mdk. Mayor Chk Novy Mewoh, SH.
Pangdam XIII/Mdk Mayjen TNI Tiopan Aritonang dalam sambutannya mengatakan bahwa Pelaksanaan penataran ini dilatar belakangi oleh pemikiran bahwa TNI AD sebagai salah satu unsur pertahanan matra darat berkewajiban untuk menjamin dan memastikan bahwa para prajuritnya benar-benar memahami dan menyadari bahwa hukum menempati posisi sentral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. juga karena masih ditemukan indikasi kegamangan di dalam diri para Ankum maupun pejabat Pers dan Intel/Pam dalam bertindak karena ketidaktahuan akan tugas dan tanggung jawabnya dalam penyelesaian perkara, baik hukuman disiplin maupun pidana oleh karna itu pangdam meminta agar para peserta menyimak dengan baik.
“Simak seluruh materi yang disampaikan oleh Tim MTT dengan sebaik-baiknya. Tanya dan diskusikan hal-hal yang kurang jelas untuk memperoleh jalan keluar atau pemecahan masalah yang terbaik” Ucap Pangdam
Lebih lanjut Pangdam berharap bahwa Tim MTT Ditkumad agar dapat memberikan penjelasan secara komprehensif kepada seluruh peserta, sehingga setelah mengikuti Penataran ini mereka dapat menindaklanjutinya di satuan masing-masing. 
“Seluruh tim penatar MTT sampaikan semua materi kalian agar dapat dipahami oleh seluruh peserta, sehingga tujuan dan sasaran kegiatan ini dapat tercapai sesuai dengan yang telah direncanakan.” Tutup Pangdam
Hadir dalam kegiatan ini Irdam XIII/Merdeka; Kapok Sahli, para Asisten dan Kabalak serta LO AL dan LO AU, Ketua Tim MTT Ditkumad beserta Anggota, Para Perwira dan segenap peserta Penataran.

Autentikasi
Kapendam XIII/Merdeka Kol Kav M. Jaelani.


(1s70/release:Bag.Pemdam XIII Mdk)




LVRI Sulut Kini Miliki ‘DB 1’ Innova Terbaru Milik Gubernur Olly

Manado, detiKawanua.com – Realisasikan ucapan dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey kepada satuan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sulut, saat momentum Peringatan HUT Proklamasi RI ke-74 pada Sabtu lalu atas permohonan bantuan mobil operasional sehari-hari LVRI Sulut. Hanya berselang tiga hari kemudian tepatnya Selasa (20/8) sore tadi di Halaman Kantor Gubernur, secara langsung gubernur meyerahkan 1 Unit mobil jenis Toyota Innova 2000 CC keluaran terbaru yang sehari-hari digunakan sebagai kendaraan dinas DB 1.
“Mobil ini masih bagus saya pakai hari-hari menjalankan tugas pemerintahan dan belum lama saya pakai,” ujar Olly ketika diwawancarai wartawan.
Selain itu, dirinya juga mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi bagi para Legiun Veteran yang telah berjuang di Sulawesi Utara dalam kemerdekaan RI. Serta berharap fungsi dari kendaraan itu dapat bermanfaat bagi operasional sehari-hari Legiun Veteran.
“Para Legiun Veteran ini sangat berjasa bagi Indonesia dan daerah karena berjuang untuk kemerdekaan. Saya serahkan dan silahkan diterima semoga bermanfaat,” ucap gubernur seraya menambahkan ini merupakan realisasi dari apa yang diucapkan gubernur selaku pemerintah. Juga sebagai seorang politisi harus buktikan apa yang dijanjikan.
Diketahui sebelumnya, Pemprov Sulut telah memberikan bantuan lainnya kepada LVRI Sulut berupa perbaikan/rehab kantor. Dimana, juga menurut gubernur nantinya juga akan ada bantuan-bantuan lain namun sesuai dengan kondisi, permintaan, dan kebutuhan peruntukan.
Sementara itu melalui Ketua LVRI Sulut Kolonel (Purn) Boyke Kambey mewakili seluruh anggotanya, telah menerima langsung mobil bantuan operasional tersebut, mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulian Pemprov Sulut.
“Terimakasih buat pak gubernur atas bantuannya kali ini,” ucap Boyke.
Turut mendampingi Gubernur Olly pada prosesi penyerahan tersebut, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Kepala Biro Umum Clay Dondokambey, Kepala Badan Keuangan Aset Daearah (BKAD), Gammy Kawatu dan Kasat PolPP Sulut, Evans Liow.

(1s70)




Langsung Melalui Rekening Pribadi Gubernur Olly, 1.000 Siswa Dibantu Buka Tabungan BSGO

Manado, detiKawanua.com -Gerakan Siswa Menabung yang merupakan rangkaian kegiatan dari pencanangan Hari Indonesia Menabung “One Student One Account” (Satu Siswa Satu Rekening) yang digelar di Aula Mapaluse Kantor Gubernur, Selasa (20/8/2019) siang tadi, mendapat apresiasi dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang sekaligus pada kesempatan itu memotivasi dan mengajak para siswa untuk gemar menabung.

Atas itu, Gubernur Olly pun secara langsung menggunakan rekening pribadinya membantu ‘dana awal’ Rp 10.000,- bagi 1.000 siswa SMA SMK untuk membuka rekening melalui Simpanan Pelajar (Simpel) di Bank SulutGo.
Dihadapan seribu pelajar dari 5 sekolah SMA dan SMK Negeri dari yang hadir saat itu, oleh gubernur mengatakan terlebih dahulu harus memiliki niat untuk menabung.
“Karena adik-adik (siswa-siswi) belum membawa uang, saya gubernur akan memberikan bonus dan ini dari rekening pribadi saya. Satu orang pelajar dapat Rp10.000 yang akan langsung ditransfer ke rekening adik-adik. Besok langsung cek, kalau belum masuk, silahkan turut dipertanyakan ke Bank SulutGo,” kata Gubernur Olly yang langsung disambut tepuk tangan bahagia dari para pelajar.
Dijelaskannya pula bahwa dengan membuka rekening tabungan, maka para pelajar masing-masing sudah mulai memeneg alur keuangan sendiri.
“Tabungan itu penting, agar adik-adik bisa mengelola keuangan setiap hari. Dengan adanya Gerakan Siswa Mwnabung ini, akan membuka cakrawala baru bagi para pelajar dalam mengelola keuangan di usia dini. Dengan adanya semangat menabung, akan membawa para pelajar di daerah ini untuk sukses ke depan,” pungkas Olly
Sementara itu melalui Direktur Utama Bank SulutGo mengatakan bahwa Bank SulutGo terus menciptakan budaya menabung dengan mengajak para pelajar di wilayah pelayanan Bank SulutGo.
“Diantaranya dengan Tabungan Simpel yang merupakan produk dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hingga saat ini, jumlah rekening telah mencapai 22.818 dengan Outstanding Rp 8 miliar. Mudah-mudahan dengan tambahan 1.000 pelajar yang hadir saat ini, maka jumlah tabungan akan menjadi 23.818 rekening,” ungkap Dendeng sembari merasa optimis, jumlah rekening pelajar itu akan terus bertambah seiring dengan kegiatan literasi keuangan dan jasa. Yang pada nantinya OJK dan Bank SulutGo akan turun langsung ke kabupaten dan kota.
Adapun melalui Slamet Wibowo selaku Kepala OJK Suluttenggo dan Malut mengungkapkan, secara nasional literasi keuangan baru mencapai 28,74 persen, tingkat inklusi tercatat 67 persen. Untuk Sulut literasinya mecapai 20 persen, sementara tingkat inklusi lebih tinggi dari nasional yakni mencapai 68 persen,” kata Wibowo.
Menurutnya juga, OJK begitu peduli terkait literasi keuangan bagi para pelajar, karena mereka merupakan generasi muda penerus bangsa.
“Oleh karena itu, kami harapkan adik-adik memahami jasa-jasa keuangan yang ada,” terangnya.
Diketahui, pada momentum Gerakan Siswa Menabung itu dilangsungkan penandatangan MoU antara Gubernur Sulut bersama PT Bank SulutGo dan OJK terkait komitmen bersama untuk mendukung program Literasi dan inklusi keuangan dengan cara membuka rekening Simpanan Pelajar (Simpel) SMA, SMK/Sederajat berjalan dengan baik.
Hadir dalam acara ini, diantaranya Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, Grace Punuh, beserta seribu pelajar yang berasal dari SMAN 1 Manado, SMAN 7 Manado, SMAN 9 Manado, SMK Negeri 1 Manado, SMK Negeri 3 Manado serta jajaran Kepsek dan Guru.

(1s70/*)




Sejumlah OPD Di Kabupaten Kepulauan Sangihe “Raport Merah”

Tahuna, detikawanua.com – Raport merah yang di peroleh hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unit kerja lainnya di Pemerintahan Daerah Kabupaten Sangihe menjadi “Cambuk Duri” bagi pemerintah setempat untuk memacu percepatan penyerapan anggaran.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sangihe, Edwin Roring, ditemui diruang kerjanya, Senin (10/08) kemarin tak menepis akan hal itu. Diakui olehnya, keterlambatan serapan anggaran di masing- masing OPD dan unit kerja di pengaruhi beberapa mekanisme diantaranya melalui proses tender pengadaan barang dan jasa serta belanja modal yang harus dilakukan.
Roring memastikan, saat akhir triwulan III terjadi peningkatan sesuai prospek serapan anggaran Pemerintah Daerah.
“Jadi kita sudah mendorong serapan anggaran di perangkat daerah yang ada kegiatan melewati satu proses yakni kegiatan barang dan jasa, belanja modal untuk di pacu. Dan proses itu sudah dilakukan, mudah-mudahan untuk akhir triwulan III ini kita sudah bisa melihat penyerapan anggaran sampai di triwulan IV,” kata Sekda.
Ditambahkan Sekda, untuk percepatan serapan anggaran saat ini semua pimpinan OPD telah memaksimalkan proses tender proyek.
“Evaluasi sebelumnya yang dilakukan  Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA), menjadi pendorong dalam menindak lanjut serapan anggaran jajaran Pemerintah Kabupaten Sangihe,” kuncinya. (js)



Presiden Jokowi Angkat Bicara Soal Papua dan Komitmen Jaga Kehormatan

Jakarta, detiKawanua.com – Presiden RI Joko Widodo pada Senin (19/08/2019) kemarin, telah menyampaikan keterangan dihadapan para jurnalis, di Istana Merdeka Jakarta, terkait situasi kondisi di Papua dan Papua Barat.

Dalam keterangannya, Presiden menegaskan komitmen pemerintah yang akan terus menjaga kehormatan dan kesejahteraan warga Papua dan Papua Barat.
“Yakinlah bahwa pemerintah akan terus menjaga kehormatan dan kesejahteraan pace, mace, mamak-mamak, yang ada di Papua dan di Papua Barat,” kata Jokowi.
Terkait kejadian di Manokwari Papua Barat, selaku kepala negara dirinya memahami perasaan warga Papua dan Papua Barat bahwa ada ketersinggungan.Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh warga Papua dan Papua Barat untuk bersabar dan saling memaafkan.
“Saudara-saudaraku, pace, mace, mamak-mamak di Papua, di Papua Barat, saya tahu ada ketersinggungan. Oleh sebab itu, sebagai saudara sebangsa dan setanah air yang paling baik adalah saling memaafkan,” ujarnya.



(Setpres/fto:Kris/1s70)




Ditangan Meilani, Kelurahan Angges Rebut Juara

Tahuna, detikawanua.com – Piagam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe atas keberhasilan menjadi juara I dalam lomba Evaluasi Perkembang Desa dan Kelurahan Tingkat Kabupaten Tahun 2019, pada saat HUT Kemerdekaan RI Ke -74, di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo.
Lurah Angges Meilani Tamalawe S.sos, yang menerima langsung piagam penghargaan tersebut, ketika ditemui awak media, Senin (19/8) menyampaikan rasa syukur dan terimah kasih ketika kesempatan ini diberikan untuk kelurahan angges untuk mengikuti Lomba Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan.
“Prestasi yang diraih ini tentunya bukan karena lurah, tapi semua elemen masyarakat yang begitu antusias dalam mempersiapkan dan mebangun kelurahan Angges, disamping itu kami juga berusahan menampilkan berbagai potensi yang ada untuk dinilai langsung oleh Tim dari Provinsi,” ujar Tamalawe.
Kedepannya Hal yang sangat diharapkan, Lanjut Tamalawe, capaian dan prestasi ini tidak akan berhenti sampai disini, tapi akan lebih memotivasi lurah dan masyarakat angges untuk bekerja dan berkarya lagi, demi kesejahteraan masyarakat angges khususnya.
Tamalawe menuturkan untuk piagam yang  diterima pada saat HUT Kemerdekaan Ke-74 RI, adalah Kelompok Usaha Tani dan Pelaku Usaha Lanang Bango di Angges.
“Namu secara umum, kami yang ada di wilayah Tahuna Barat mendapat penghargaan yang luar biasa dan sangat memuaskan, karena ada beberapa kelurahan juga yang menerima piagam penghargaan dari Pemerintah Daerah,”kunci Tamalawe. (js)



Bupati James Sumendap Pastikan SDM Mitra Unggul

Bupati Minahasa Tenggara  James Sumendap 
Mitra,detiKawanua.com-Memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun yang mengangkat tema ‘SDM Unggul Indonesia Maju’, Bupati James Sumendap dalam upacara peringatan kemerdekaan menyampaikan tekad dari Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.
“Kita mempunyai tekad yang kuat, sesuai dengan tema hari kemerdekaan yang ke 74 tahun yakni SDM unggul, maka di Mitra juga kami mempunyai tekad untuk mewujudkan hal tersebut,” kata Bupati di depan para peserta upacara.

Lebih lanjut diungkapkan Bupati, pemerintah kabupaten saat ini mempunyai komitmen yang searah dan sejalan dengan kebijakan dari Presiden Jokowi yakni, akan memperhatikan pengembangan SDM yang berkualitas, serta mempunyai daya saing.
“Arah kebijakan presiden yang akan memperhatikan pengembangan kualitas SDM, akan diimplementasikan dalam setiap program yang ada di Mitra,” katanya.

Selain itu, pada peringatan ini, ia mengajak seluruh elemen masyarakat di Mitra dapat memaknai arti dari kemerdekaan yang boleh dinikmati sebagai bangsa yang berdaulat.

“Mari bersama kita refleksikan arti dari kemerdekaan itu. Bagaimana bangsa ini bisa berdaulat, karena perjuangan dari para pahlawan dan rakyat pada masa perjuangan,” katanya.

Bupati juga mengajak seluruh rakyat Mitra dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sebagai perwujudan serta pengamalan dari kemerdekaan.
“Jadikan Pancasila juga sebagai alat pemersatu dari setiap perbedaan yang. Karena Pancasila dapat memperkuat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya. (adv)




Sukses digelar ,Rangkaian acara HUT RI ke – 74 Dikpora Minsel ucapkan Terima Kasih CEP

MINSEL,  DETIKAWANUA.COM – Kemeriahan HUT Kemerdekan Republik Indonesia ke-74 Tahun yang digelar Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa Selatan tidak lepas dari kerja sama banyak pihak namun kesuksesan ini juga tak lepas dari hasil Olahan tangan dingin kadia Dikpora Minsel Dr Fietber Raco MSi

Menurut Kadis Feitber Raco,setiap tahunnya, memperingati HUT Proklamasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dipercayakan sebagai penyelenggara dalam berbagai kegiatan dalam memeriahkan HUT Proklamasi Kemeridekaan RI .

” memang sudah menjadi agenda setiap tahun. Tentunya kepercayaan yang sudah diberikan itu harus kami pegang, apalagi momen HUT Proklamasi ini, kita diingatkan kembali bagaimana para Pahlawan memperjuangan kemerdekaan Republik Indonesia dan bagaimana kita mengisi kemerdekaan inj ” jelas Raco.

Ajak Fietber Mari bersama-sama dimomen HUT RI ke-74 tahun, kita bangun Kabupaten Minsel, menuju Kabupaten yang hebat dan terdepan. Serta mengatasnamakan Pemkab Minsel, Bupati Cristiany Egenia Paruntu dan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Minsel yang sudah mendukungan acara ini hingga boleh selesai dangan baik.” tukas Raco.

Ia menambahkaan “Dirgahayu RI ke-74 tahun, bersama-sama kita bangun sumber daya manusia yang kuat serta ciptakan generasi muda yang mandiri cerdas energik dan profesional, karena SDM Unggul Indonesia Maju.” ucap Kadis bergelar doktor ini

Dari informasi yang dirangkum media ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa Selatan, telah melaksanakan beberapa kegiatan berupa, seleksi Paskribraka, pelakasanaan upacara bendera, gerak jalan, marching band dan pawai pembangunan dan semua sukses terlaksana dengan baik.
( Vandytrisno)




ASN THL Pemprov Sulut dan Pemda 10 Kab Kota Ikuti 5 Tes Penilaian Ini

Manado, detiKawanua.com – Sebanyak 10 Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kota di Sulut (Kota Manado, Bitung, Tomohon, Bolmong, Bolsel, Bolmut, Sangihe, Sitaro, Talaud, Minahasa Utara serta 27 Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Sulut, pada Senin (19/08) tadi di Aula CJ Rantung Kantor Gubernur, telah mengikuti kegiatan pembukaan Pemilihan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) Tingkat Provinsi Sulut, yang diprakarsai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut.
Kepala BKD Sulut, Femmy Suluh melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Kesejahteraan Aparatur,Andra Mawuntu menjelaskan bahwa maksud dan tujuan kegiatan itu guna menciptakan sosok aparatur yang memiliki ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, setia pada ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Disisi lain, kegiatan itu merupakan sebuah upaya untuk melahirkan figur ASN dan THL yang berintegritas dan berkapasitas.
“Sehingga mereka dapat menjadi panutan atau memberi teladan pada lingkungan kerja masing-masing,” terang Andra.
Diungkapkannya pula bahwa, terdapat beberapa komponen penilaian yang akan diberlakukan bagi setiap peserta, seperti Dinamika Kelompok, Tes Psikologi, Tes Komputer, Tes Wawancara dan Kepatuhan Pada Tata Tertib Kegiatan.
“Nantinya yang menjadi narasumber dan penguji pada rangkaian tes terdiri dari unsur birokrat, akademisi, psikologi, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang kredibel dan profesional,” pungkasnya.
Diketahui untuk rincian kategori dari kegiatan dimaksud yakni, Kategori Pejabat Administrator 21 orang, Kategori Pejabat Pengawas 30 orang, Kategori Pelaksana Golongan III 34 orang, Kategori Pelaksana Golongan II 26 orang, dan Kategori THL 24 orang. Untuk jumlahnya total 135 orang.

(1s70)