Dianggap ” Jalan di Tempat” ,LSM – ORMAS Pertanyakan Kinerja TP4D KEJARI MINSEL

MINSEL, detikawanua.com – Kinerja Kejaksaan negeri Amurang kembali disorot kali ini datang dari Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) dan Organisasi Masyarakat ( Ormas) yaitu Laskar Anti Korupsi Indonesia ( Ormas – LAKI)  kabupaten Minsel dan LSM – Bangkit Indonesia ( BI) keduanya mempertanyakan soal penanganan laporan masyarakat terkait dugaan penyalagunaan Dana Desa ( DD – DanDes) dibeberapa desa dan laporan dugaan korupsi lainnya di Minsel bahkan menurut keduanya laporan masyarakat dan LSM tersebut dianggap angin lalu saja padahal ada sudah lama dan menahun tidak ada kejelasan

Ketua LSM-BI Djony Pojoh dengan tegas menyatakan kuat dugaan Kajari Minsel main mata terkait kasus – DanDes karena tak kunjung tuntas padahal laporan masyarakat sudah banyak di meja penyidik.

” Saya kira patut diduga Kajari minsel main mata karena sudah banyak laporan dandes tidak ada tindakan,padahal ada laporan masyarakat, Ormas, LSM terkait Kegiatan DanDesnya fiktif tapi tidak ada tindakan hukum dan terkesan diam dan ompong ,ujar Djony pojoh ketua LSM-BI

Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua LAKI Minsel Noldy Poluakan dengan nada pesimis Poluakan mempertanyakan kinerja Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Minsel, poluakan menyatakan salah satu tugas dan fungsi TP4D adalah mengawal, mengamankan, dan mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan dan pembangunan melalui upaya preventif dan persuasif.

” memang pada Prinsipnya Tim yang dibentuk berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Nomor: KEP-152/A/JA/10/2015 tanggal 1 Oktober 2015 ini sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2015 yang antara lain dimaksudkan meningkatkan upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi di instansi pemerintahan tapi dugaan penyalagunaan wewenang dan indikasi ada kongkalikong yaitu dugaan grativikasi karna diel-diel dengan OPD terkait temuan penyalagunaan kian terendus. Jelas Noldy

Menurut Noldy, yang perlu dievaluasi di Kejari Minsel yang dipimpin I Wayan Eka Miartha SH.MH, adalah sejauh mana TP4D mampu memberikan pengawalan, pencegahan terhadap kasus-kasus di daerah. Selain itu, sejauh mana TP4D itu memberikan kontribusi terhadap pencegahan korupsi , apa bukti nyata dan peran TP4D selama ini,  tolong di publikasikan karena masyarakat ingin tau , padahal diketahui sebelumnya banyak Proyek mubasir di Minsel hanya terdiam seribu bahasa, antara lain proyek Green House, Sanitasi , air bersih, irigasi,  Proyek Jalan , proyek DanDes, Tumpang tindi Anggaran Pembangunan Gedung sekolah yang jelas menyalahi aturan Pemanfaatan dan anggaran terbuang percuma. Imbuh Noldy. ” ini semua masyarakat perlu tau bukan diam seribu bahasa seolah masyarakat di bodohi ” ketus Noldy

Adapun harapan dari kedua LSM ini agar Kejari Minsel harusnya Siap, Sigap dan Sikat ( 3 S) terhadap Laporan – laporan kasus di Minsel agar gesit dalam penindahkan dan pembrantasan korupsi
( Vandytrisno )




Hadiri Rakernas APKASI, CEP ingin SDM Minsel terintegrasi dan Unggul

MINSEL , detikawanua.com – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Dr Christiany Eugenia Paruntu SE, menghadiri Acara Rapat Kerja Nasional
Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), 21 -23 Agustus 2019, yang dilaksanakan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Bali pada Selasa (21/8/2019).

Kegiatan Rakernas Apkasi 2019 bersamaan dengan Apkasi Smart Regency Expo dan Forum 2019 dengan tema “Menuju Kabupaten Cerdas Melalui Digitalisasi Pelayanan Publik”

Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Bapak Eko Putro Sandjojo, BSEE, MBA.

Sambutan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Sekaligus Membuka Acara Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Beliau menyampaikan bahwa pelayanan menjadi yang paling penting, Indonesia Ekonominya tergantung dari investasi, Export dan Konsamption, investasi Export kita tau bersama dunia lagi tertekan, negara besar contohnya amerika yang tadinya mempromosikan open market sekarang menjadi salah satu negara yang protektif yang diikuti oleh negara-negara besar lainnya, salah satunya indonesia pengexport kelapa sawit terbesar.

Satu satunya yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita adalah meningkatkan infestasi dan konsumsi dalam negeri, tanpa investasi akan sulit ekonomi dari desa untuk berkembang, kementerian desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi berhasil mengumpulkan 128 bupati dan perusahaan yg terkait berhasil mendapatkan komite investmen sebesar 47 triliun tapi sayangnya terealisasi 27 triliun terkendala masalah perijinan di Daerah-daerah.
Mayoritas dari Desa-Desa kita sekarang dan tergantung dari komoditas dan harus lebih fokus lagi sesuai skala ekonomi besar dan terintegrasi secara vertikal tanpa itu masyarakat Indonesia akan miskin.

Ada satu program yang dinamakan Prokades Program ini didukung oleh 19 kementrian dengan melibatkan Dunia usaha dan perbankan itu juga Satu satunya yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Mudah-mudahan rapat kerja ini bisa membuahkan pemikiran pemikiran yang membantu percepatan pertumbuhan di Kabupaten-Kabupaten dan juga di Desa-Desa.

Selanjudnya Menteri Desa langsung membuka kegiatan di tandai dengan Pemukulan Gong.

Kegiatan ini di hadiri oleh Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Wakil Gubernur Bali, Dirjen PPMD Kementerian Desa, Ketua Umum Apkasi yang adalah Bupati Bayuwangi H. Abdullah Azwar Anas, M.Si, Ketua Dewan Pembina Apkasi, dan Bupati Seluruh Indonesia Selaku Anggota Apkasi Revolusi industri, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia dan dari pihak Buka Lapak.

Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan penandatanganan MOU antara Apkasi dan Pihak Buka Lapak. Apkasi akan terus mendorong Pemda agar mengganti dengan yang berbasis teknologi informasi. Tujuanya, agar produk-produk unggulan mereka bisa dijual, digunakan, sehingga menjadi cara dari Daerah untuk menghadapi tumbuhnya model-model pemasaran baru.

“Karena tidak bisa lagi sekarang kepala daerah bersama dinas UMKM angkut-angkut pameran-pameran pindah sana pindah sini. Kalau tidak dibarengi dengan yang online selain yang offline ini maka kita akan tertinggal jauh,” ungkap Ketua Umum Apkasi.

Sejumlah agenda akan dibahas di antaranya soal program kerja Apkasi yang bakal diselaraskan dengan visi besar pemerintah pusat terkait pembangunan sumber daya manusia (SDM), dan menyusun rekomendasi terkait dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas), salah satu yang utama adalah bagaimana agar daerah semakin berkembang, termasuk SDM-nya sesuai arah besar kebijakan Presiden Jokowi dalam lima tahun ke depan. Intinya agar Indeks Pembangunan Manusia (IPM) semua daerah naik, kualitas SDM yang merata, tidak hanya unggul di kota-kota besar saja,” Ungkap Plt Ketua Umum Apkasi Abdullah Azwar Anas.

sebagai perkembangan peradaban modern telah kita rasakan dampaknya pada berbagai sendi kehidupan yang menjadikan perubahan semakin cepat. Perkembangan tersebut membawa konsekuensi meningkatnya tuntutan akuntabilitas dan transparansi kepada pemerintah daerah serta responsif yang tinggi dan cepat terhadap perubahan.
Di sisi lain, Pemerintah Daerah masih menghadapi permasalahan keterbatasan sumber daya manusia, anggaran dan permasalahan lainnya.

Kegiatan Rakernas Apkasi 2019 bersamaan dengan Apkasi Smart Regency Expo dan Forum 2019 dengan tema “Menuju Kabupaten Cerdas Melalui Digitalisasi Pelayanan Publik” yang dibuka oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Bapak Eko Putro Sandjojo, BSEE, MBA.

Sementara itu, Bupati Minahasa Selatan DR.Christianay Eugenia Paruntu,SE mengatakan, Kabupaten Minahasa Selatan siap menyelaraskan program pembangunan SDM terintegrasi, yang dimulai mulai dari pendidikan, kesehatan serta peningkatan kualitas. Dimana kita memberikan kemudahan akses pendidikan dan berkarakter Pancasila untuk mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju.

Bupati juga mengatakan “Semua hal itu harus dilakukan secara terpadu. Dimana pemerintah Provinsi sebagai pemegang kewenangannya.
Demikian pula kesehatan ibu dan anak, misalnya untuk penurunan stunting, harus menjadi program bersama dengan berpijak pada kearifan pangan lokal. Dalam hal ini Terkait peningkatan kualitas pendidik, dimana Apkasi sudah mendukung sesuai dengan ide Kemendikbud agar menyediakan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk gaji Guru Honorer asalkan diperhitungkan cermat sehingga tidak mengganggu program lain di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang sebagian juga dibiayai DAU, sesuai dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan” Ungkap Bendahara Umum Apkasi

( Vandytrisno/AR)




Polres Minsel nyatakan P21 penyalagunaan Anggaran di Inspektorat Mitra

MINSEL,  detikawanua.com –  Press Release terkait penyalah gunaan pengelolaan keuangan di inspektorat Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) digelar hari ini Rabu, (21/08/2019)

Dihadapan para awak media Kapolres Winardi Prabowo menjelaskan terkait press realise ini merupakan penyerahan tahap ke dua tentang penyimpangan penggunaan dana Belanja Barang dan jasa ( BBJ) di inspektorat Kabupaten Minahasa Tenggara yang dilakukan oleh 4 tersangka orang dimana dengan modus  pembayaran dengan kegiatan fiktif.

‘”Sesuai proses Penyidikan ini sudah kita lakukan sejak tahun 2015 dan hari ini sudah P21 dan akan kita serahkan di tahap ke dua dan para tersangka sudah kita kirim ke Lembaga Permasyarakatan di Manado,para tersangka sendiri JSK berperan sebagai TPK beliau yang memerintahkan pembayaran fiktif untuk kegiatan- kegiatan yang tidak dilakukan, kemudian dibantu oleh bendahara pengeluaran yang membuat pertanggungjawaban SP2D, sehingga terjadi perintah pembayaran terhadap sejumlah uang, untuk pertanggung jawaban dibantu oleh tsk OW dan OM,.”ucap Kapolres.

Lanjut dia, “untuk kerugian yang dilakukan sebesar Rp.873.000.000, diambil dari Dipa 1,5 Miliyar untuk anggaran tahun 2013,hari ini berkasnya kami serahkan kepada kajari untuk diproses selanjutnya,”jelas Kapolres Winardi Prabowo.

Adapun Press Release ini dilakukan di depan Kantor Satuan Reskrim Polres Minsel yang dihadiri Kapolres Minsel AKBP.FX.Winardi Prabowo SIK didampingi Wakapolres Komisaris Polisi (Kompol) Achmad Sutrisno, SE.Kasat Reskrim AKP. Rio Gumara SIK, hadir juga Kajari Minsel I Wayan Eka Miartha SH,MH, serta puluhan wartawan yang meliput di biro Minahasa Selatan.
( Vandytrisno/hl )




Gaghana : Banyak Pejabat Tak Sejalan Lagi

Tahuna, detikawanua.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap pejabat yang dinilai tidak tulus bekerja untuk kepentingan dan kemajuan Kepulauan Sangihe.
“Ada beberapa pejabat yang tidak tulus bekerja untuk kepentingan dan kemajuan daerah ini. Mereka sudah masuk dalam catatan evaluasi kinerja dari pimpinan daerah. Padahal waktu dan kesempatan diberikan untuk berbenah diri sudah cukup lama diberikan, namun tidak ada yang mau berubah,” ujar Gaghana kepada media ini di ruang kerjanya, Rabu (21/8).
Bupati menyampaikan kekecewaannya atas kebiasaan buruk sejumlah pejabat yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi dengan memanfaatkan jabatan yang diberikan. Saat ditanya apakah akan ada tindakan pergantian bagi para pejabat seperti itu? Dengan tegas Gaghana mengatakan, lihat saja nanti.
“Untuk apa kita mempertahankan pejabat yang tidak tulus membangun daerah ini. Saya setengah mati bolak-balik Jakarta untuk memperjuangkan kepentingan daerah, tapi mereka justeru enak-enak duduk di belakang meja dan menikmati jabatan itu,” tegas Gaghana, sembari menambahkan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan daerah ini menjadi rusak oleh ulah pejabat yang tidak profesional. (js)



Dugaan Lima Kapitalaung di Kabupaten Kepulauan Sangihe Korupsi ADD

Tahuna, detikawanua.com – Penyerapan dana desa yang terus meningkat setiap tahun menjadi catatan emas bagi pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pasalnya, muncul anggapan serapan anggaran yang tinggi tentunya menumbuhkan kesejahteraan dan perekonomian pedesaan. Namun demikian, ada catatan merah perihal angaran dana desa akibat tingginya angka korupsi. Yang semakin membuat miris di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kasitel Kejaksaan Tahuna Budi Herianto ditemui sejumlah media, Rabu (21/08) menjelaskan, tercatat sejak bulan mey 2019 yang lalu memang sudah ada laporan yang masuk mengenai penyalugunaan Anggaran Dana Desa, namun tidak serta merta langsung ditindaklanjuti karena kurangnya personil diKejaksaan untuk itu semua laporan harus antrian.
“Selain itu perkara – perkara yang ada kami tangani satu persatu dan paling lambat bulan Oktober perkara yang ada akan selesai penanganannya, jadi ada lima kampung yang diduga melakuakan penyalahgunaan Dana Desa,” kunci Herianto. (js)



Dinsos Boltim Segera Berlakukan BPNT Bulan Ini

Kepala Dinsos Boltim, Rudi S. Malah. 

Boltim, detiKawanua.com – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pengganti program Beras sejahtera (Rastra) segera diberlakukan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) di bulan ini.
Pemberlakuan BPNT ini, seperti dijelaskan, Kepala Bidang (Kabid) Fakir Miskin Dinsos Boltim Nikma Mokoagow, bahwa nantinyaa 3.942 Kepala Penerima Manfaat (KPM) tidak lagi dapat beras, namun mendapat kartu elektronik yang akan digunakan saat membeli kebutuhan pokok.
“KPM sudah tidak mendapat Rastra, tetapi mendapat kartu elektronik yang digunakan ketika saat membeli kebutuhan pokok. Dan segera diberlakukan bulan ini,” jelasnya Rabu (21/08).
KPM menerima kartu elektronik berisi Rp.110 ribu. “Setiap KPM akan diberikan kartu elektronik sebagai penganti uang, untuk belanja di e-warung,” beber Nikma.
Kepala Dinsos Boltim  Rudy S Malah mengatakan, adanya kebijakan baru terkait penyaluran, bisa mempermudah penerima. 
“Kami setuju dengan sistem ini. Artinya, tidak ada keluhan lagi. Karena penerima, langsung datang ke e-warung yang sudah ditunjuk,” tuturnya.
Penerima bantuan, kata Rudi, tidak hanya memanfaatkan bantuan untuk membeli beras, melainkan disesuaikan kebutuhan seperti telur atau bahan pokok lainnya. 

“Bantuan sosial non tunai bisa membiasakan masyarakat untuk menabung, karena pencairan dana bantuan mereka atur sendiri sesuai kebutuhan. Dan tugas dari Dinsos tinggal mengawasi e-warung yang bakal ditunjukkan,” terang Rudi kepada sejumlah awak media.

(Fidh)



Wujudkan Pendidikan Berkualitas, Wabup Sebut Pentingnya Peran Orang Tua

Wabup Boltim membuka sosialisasi penyelenggaraan pendidikan keluarga.

Boltim, detiKawanua.com – Peningkatan kualitas pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. 
Demikian dikatakan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Drs. Rusdi Gumalangit saat membuka sosialisasi penyelenggaraan pendidikan keluarga, di Desa Togid, Kecamatan Tutuyan pada Rabu (21/08) siang tadi.
Dirinya mengatakan, untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas tidak lepas dari peran keluarga, pemerintah, dan masyarakat.

“Lingkungan keluarga sangat berpengaruh dan berperan besar pada kemajuan anak,” sebut Wabup.

Bahwa perilaku, kata Dia, dan karakter anak terbentuk melalui kebiasaan di keluarga karena anak-anak memiliki lebih banyak waktu di lingkungan keluarganya.

“Sehingga itu, para orang tua diharapkan tidak menyerahkan peranan itu sepenuhnya kepada pemerintah saja,” ujarnya.

Keluarga sangat berperan dalam rangka melakukan sosialisasi, bahkan internalisasi nilai-nilai pendidikab.

“Pendidikan keluarga harus dilaksanakan utamanya dalam bentuk bantuan, bimbingan, penyuluhan, dan pengajaran sesuai potensi masing-masing anak. Kalau kualitas mereka saat ini baik, maka yakinlah kualitas para pemimpin nanti juga akan baik terutama dalam sisi moral,” urai Wabup.

Sementara, Kasubdit Kemitraan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga Kementerian Pendidikan RI, Drs. A Hendra Sudjana M.Ed, menuturkan, selain lingkungan masyarakat dan satuan pendidikan, keluarga mempunyai peran penting dalam pendidikan anak untuk mewujudkan generasi emas Indonesia.

“Kemitraan antara keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mendukung perkembangan anak dengan optimal,” terang Hendra.

Terinformasi, program kemitraan antara Kementerian Pendidikan dan Kebuyaan RI dengan Pemda Boltim itu, melibatkan 75 orang peserta mulai dari Kepala Sekolah tingkat Paud, SD, SMP, Pengawas, TP PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa serta unsur Dinas Pendidikan kabupaten.
(Fidh)



Melalui Bantuan Santunan Pemda, Korban Kebakaran Bakal Dapat Rumah Layak Huni

Kebakaran rumah di Desa Tobangon pekan kemarin.

Boltim, detiKawanua.com – Pemetintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah menyanggupi penyaluran bantuan terhadap korban kebakaran.
Seperti dikatakan Kepala Dinsos Boltim, Rudi S Malah, bahwa korban kebakaran di Desa Dodap, Kecamatan Tutuyan juga Desa Tobongon, Kecamatan Modayag belum lama ini bakal mendapatkan rumah layak huni.

“Memang perhatian terhadap korban kebakaran belum jadi prioritas. Tetapi, pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin meringankan derita para korban, melalui bantuan-bantuan yang nantinya akan mengurangi beban mereka telah kehilangan harta bendanya. Bantuan ini akan ditanggung pemerintah lewat renovasi bantuan rumah layak huni. Ketiga keluarga ini otomatis kita santuni dengan program tersebut,” terang Rudi kepada sejumkah awak media.

Dia mengaku, meski tidak memuaskan kebutuhan para korban kebakaran, tetapi pihaknya berupaya ketiga korban kebakaran ini dapat terakomodir melalui program tersebut.

“Pendataan terhadap ketiga korban kebakaran di Dodap maupun di Tobongon sudah kita lakukan. Tinggal nama-nama mereka akan kita ikutsertakan sebagai peserta Mahyani,” ungkapnya.

Kepala Dinas Sosial, Rudi S Malah. 

Sebelumnya, katanya, berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, salah satu korban kebakaran di Desa Tobongon, pernah menerima bantuan rumah layak huni dari pemerintah daerah (Pemda).

“Dari tiga korban ini, satunya lagi sudah terdaftar sebagai penerima program yang sama dari Dinas Sosial,” bebernya.

Walaupum demikian, untuk tahap awal atau proyek percontohan, pihaknya akan membangun satu unit rumah korban kebakaran. Satu unit berlokasi di Desa Dodap dengan nilai berkisar Rp 30 juta.

“Tahun ini, baru korban di Desa Dodap yang lebih dulu kita sentuh dengan program rumah layak huni. Kemudian, pada tahun berikut dua korban yang ada di Desa Tobongon, akan segera kita bangun dengan anggaran yang sama, masing-masing bernilai Rp 30 juta,” papar Rudi, Rabu (21/08).

Diketahui, insiden kebakaran secara beruntun terjadi pada pertengahan Agustus ini. Sedikitnya, tiga kepala keluarga menjadi korban serta harta benda ludes terbakar akibat aksi si jago merah lalu. Tragisnya lagi, selain menyebabkan kerugian material senilai ratusan juta rupiah, satu balita berumur sembilan bulan di desa Tobongon, tewas terpanggang akibat insiden yang disebabkan arus pendek aliran listrik.
(Fidh)



Hilang 18 Hari, 9 Awak KM Aleluya Ditemukan Selamat

Manado,  detiKawanua.com – Setelah  dikabatkar menghilang 18 hari, sembilan orang ABK KM Aleluya akhirnya ditemukan selamat. 
Untuk diketahui, pada tanggal 28 Juli 2019 lalu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado (Basarnas) menerima info adanya kecelakaan pelayaran KM Aleluya, yang mengalami mati mesin di perairan Sulut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado Gede Darmada mengungkapkan, sebelumnya kami sempat melakukan pencarian berhari-hari namun hasil nihil, operasi pun ditutup. 
“Namun Basarnas tetap melakukan pemantauan apabila ada tanda-tanda dari KM Aleluya tersebut,” ungkap Gede. 

Namun pada Rabu (14/08) pukul 09.00, seorang orang ABK Rahmat Bakus, ditemukan oleh kapal N03 Kinseimaru dan kemudian dievakuasi ke pelabuhan Naha Okinawa, Jepang.

Kamis (15/08) pukul 09.00 diterima info dari RCC Guam bahwa kedelapan ABK KM. Aleluya lainnya telah ditemukan dengan kondisi selamat oleh kapal nelayan lokal. Masing-masing ABK bernama Elieser Manoka, Rizky Rahim, Jufri Lalele, Musbal Mabiang, Jon Manuahe, Lesianus Baghiu, Alfri Frans dan Rival Frans 
“Mereka kemudian diserahkan pada US Coast Guard yang sedang melakukan patrol dan selanjutnya dievakuasi ke negara Republik Palau. Sementara itu Kapal Aleluya ditarik oleh US Patrol Coast Guard dan dipantau oleh RCC Guam menuju pelabuhan Palau,” terangnya. 
Pada hari Selasa (20/8) kemarin, bertempat di Kantor SAR Manado, Kaasar, Minut, Basarnas Manado telah melakukan rapat bersama Lurah Pancuran Kecamatan Lembeh Selatan Demsus Susanto Bulamei  dan Marnes Sanggili pemilik kapal serta keluarga korban. 

Gede Darmada menjelaskan, untuk proses kepulangan 8 orang ABK KM. Aleluya, Kantor SAR Manado telah berkoordinasi dengan Direktorat Operasi Basarnas Pusat. 

“Untuk proses pemulangan agar dibantu oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia,” jelasnya.
Demsus Susanto Bulamei selaku Lurah Pancuran mengungkapkan, “Dari pemerintah setempat berupaya bersama-sama pemilik kapal untuk membantu mempercepat pemulangan para korban.
“Kami akan berupaya maksimal,” ungkapnya. 
Sementara dari keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada pihak kantor SAR Manado dan seluruh pihak yang sudah membantu. 
“Kami dari keluarga korban mengucapkan terima kasih kepada Basarnas Manado dan seluruh pihak yang membantu dalam upaya-upaya yang telah dilakukan dalam mencari dan menolong ABK KM. Aleluya”, tutur salah satu keluarga dari anak buah kapal KM. Aleluya.
(Irzal



Target PDI-P ‘Sapu Bersih’ Pilkada 2020 di Sulut, OD Angkat Bicara Selain Survey Akan Ada Penetapan

Manado, detiKawanua.com –  Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sulawesi Utara (Sulut) dalam menghadapi pesta demokrasi Pilkada serentak 2020 nanti, dipastikan siap. Hal tersebut pun diperkuat dengan pernyataan dari Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey yang meyakini akan menyapu bersih Pilkada di 7 daerah Kabupaten Kota di Sulut pada 2020 nanti.
“Kita pasti akan sapu bersih,” kata Olly ketika diwawancarai wartawan, Selasa (20/08) malam tadi.
Diungakapkanya pula bahwa hingga saat ini mekanisme partai masih terus berjalan dalam melakukan penjaringan bakal calon dari partai berlambang ‘Banteng Moncong Putih’.
“Setiap saat kita lakukan survey, tapi sampai saat ini masih belum ada putusan,” ungkap OD sembari menjawab pertanyaan wartawan ketika ditanyakan bahwa tahapan Pilkada yang akan dimulai tinggal satu bulan kedepan ini (pada Bulan September), Olly pun hanya memastikan bahwa kader PDIP yang akan diusung pada Pilkada 2020 nanti itu akan ditetapkan pada tanggal 15 Februari 2020.

(1s70)