Gaghana : Ada ASN “Bahugel” Pecat

Tahuna, detikawanua.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan agar benar-benar menjaga moralitas sebagai abdi negara.
“Saya tidak ingin mendengar ada laporan ASN yang terlibat kasus amoral atau Bahugel. Saya tegaskan jika terbukti ada ASN seperti itu, maka tindakan tegas hingga pemecatan akan diberlakukan. Saya berharap hal yang memalukan dan menimbulkan aib bagi keluarga bahkan merusak citra pemerintah daerah seperti itu harus dihindari,” tegas Gaghana saat menyampaikan sambutan pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah 50 pejabat Administrator dan 14 Kepala Sekolah Dasar di Aulah Rumah Jabatan Bupati, Senin (02/09).
Selain menyampaikan ucapan selamat, Gaghana juga mengingatkan kepada para pejabat eselon III dan IV yang baru saja dilantik untuk bekerja lebih maksimal dengan sasaran berkualitas dan punya tujuan jelas.
Dalam kesempatan itu juga Bupati menyampaikan bahwa saat ini tidak ada lagi pola pendekatan politik untuk memperoleh sebuah jabatan, tetapi pendekatannya adalah kinerja.
“Tidak ada lagi pola pendekatan politik untuk menduduki sebuah jabatan, tetapi yang saya terapkan adalah pendekatan kinerja. Kalau kinerjanya bagus dalam jabatan eselon III, maka jalan menuju jabatan eselon II pasti akan berjalan mulus. Apalagi tahun depan ada beberapa pejabat eselon II yang akan masuk usia pensiun,” tutup Gaghana. (js)



Terlepas Dari Kepentingan Lainnya, Joune Ganda Berbagi Bersama GPDI Likupang

Minut, detiKawanua.com – Sosok Wakil ketua bidang ekonomi DPD PDI Perjuangan Sulut Joune Ganda, SE terus melaksanakan misi sosial bidang kerohanian di wilayah Kabupaten Minahasa Utara.
Seperti halnya Senin (2/9/2019) Joune Ganda bersama tim didampingi oleh ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Minahasa Utara Denny Lolong hadir dalam acara HUT Ke 72 Tahun Jemaat GPDI Likupang.
“Terlepas dari berbagai kepentingan lainnya, kedatangan saya di Gereja ini adalah ingin membangun komunikasi secara langsung dengan pemimpin dan jemaat setempat,”kata Joune.
Owner Raewaya Group ini menegaskan dengan kondisi keluarganya yang semakin di berkati Tuhan, maka dia bersama istri serta keluarga memiliki kerinduan dan keterpanggilan moral untuk berbagi berkat dengan seluruh komponen masyarakat,khususnya kalangan Gereja dan tempat ibadah lainnya.
“Saya berharap agar perhatian dan bantuan selama ini yang telah diberikan akan berdampak pada meningkatkan kebersamaan dan keimamanan jemaat dan para pemimpin umat khususnya di lingkungan GDPI Likupang,”tandas Suami tercinta dari Rizya Ganda itu sambil menambahkan akan terus berbagi kasih dan berkat bagi sesama umat di Kabupaten Minahasa Utara.
Dalam kesempatan kunjungan itu,Joune  Ganda memberikan arahan dan motivasi serta menyerahkan bantuan untuk mendukung pelayanan di GPDI Likupang.

(*)




Joune Ganda Pastikan Kesiapan SBC Yang Jadi Pusat Kantor dan Kegiatan Bridge

Manado, detiKawanua.com -Komitmen Ketua Umum GABSI Sulut Joune Ganda,SE untuk melakukan pembenahan administrasi dan sarana Sulut Bridge Centre (SBC) terus dilakukan secara cepat dan maksimal.
“Sarana SBC ini bakal jadi pusat segala perkantoran pengurus dan pusat kegiatan Bridge di Sulut,”ujar Joune Ganda kepada media ini saat meninjau pekerjaan rehab SBC di kompleks Stadion Klabat Manado, Senin (2/9/2019).
Menurut Joune, sejak terpilih menjabat ketua umum GABSI Sulut, salah satu mimpi yang menjadi target adalah GABSI Sulut harus memiliki satu sarana kantor yang memadai dan representatif.
“Setelah memiliki tempat yang memadai, saya yakin semua kegiatan teknis dan administrasi dapat terlaksana dengan baik,”ujar wakil Ketua bidang ekonomi DPD PDI Perjuangan Sulut itu.
Owner Raewaya group itu menambahkan sarana yang bakal disediahkan di SBC itu antara lain ruang kerja Ketua Umum, Sekum dan bendahara, ruang rapat, ruang bertanding serta sarana pendukung kegiatan GABSI lainnya termasuk penataan halaman depan serta pengecetan.
“Saya yakin,dengan kegiatan organisasi yang tersentral serta representatif maka berbagai program kerja akan tertata dan terlaksana dengan maksimal,”tandas figur andalan Ketua DPD PDI Sulut Olly Dondokambey untuk Pilkada Minut itu sambil menambahkan akan terus bersinergis dengan  DPP GABSI  KONI Sulut dan Pemprov Sulut untuk meningkatkan prestasi Bridge di Sulut.
Adapun gedung SBC yang terdiri dari dua lantai ini merupakan gedung milik Pemprov Sulut yang dipinjam pakaikan kepada pengurus GABSI Sulut.
Turut dalam kunjungan itu pengurus inti GABSI Sulut yakni Ketua harian Harke Tulenan, Sekretaris Umum George Lintjewas, Bendahara Fabian Kaloh serta Divisi Humas GABSI SULUT Victor Rarung.

(Tim)




Joune Ganda Pun Bantu Terbitkan ATM 8.000 Siswa Minut, Dukung Gebrakan Gubernur Olly


Minut, detiKawanua.com – Sosok pengusaha muda berkelas nasional asal Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, SE, sangat merespon dan mendukung gebrakan dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE dalam membantu mendonasikan uang yang langsung dari rekening pribadinya (gubernur) ke rekening pribadi pelajar SMA, SMK/Madrasah Aliyah se-Kabuapten Minut sekitar 8.000 pelajar, dengan tujuan untuk memotivasi para pelajar sedari dini untuk gemar menabung dan mempersiapkan bekal untuk masa depan dalam membangun daerah.
Bentuk suport/dukungan dari Joune Ganda itupun direalisasikan dengan, menambahkan uang senilai 50.000 rupiah per siswa khusus untuk kelas II dan III di tingkat SMA, SMK/Madrasah se-Minut, yang kegunaan dari uang itu, selain tambahan dana awal tabungan juga untuk mendapatkan kartu ATM langsung.
“Ini (gebrakan gubernur) sangat baik, dalam rangka kita menghadapi era kedepan revolusi industri 4.0 diharapkan siswa – siswi yang ada di daerah bumi nyiur melambai Sulawesi Utara (Sulut), selain bisa menabung juga para siswa siswi bisamemahami teknologi berbasis online, yang pada nantinya semua transaksi jual beli tidak lagi secara uang tunai, namun secara online termasuk melalui kartu ATM,” terang Joune, saat kegiatan sosialisasi Simpanan Pelajar (Simpel) Gerakan Siswa Menabung 2019, yang dibuka Gubernur Olly pada Senin (2/9) tadi yang bertempat di Sutan Raja Convention Minut.
Pada kegiatan yang diprakarsai Bank Sulutgo dan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut itu juga menurut Joune Ganda pada intinya sangat mendukung sepenuhnya program pemerintah terutama yang di canangkan oleh pak gubernur dan wakil gubernur (OD-SK).
“Pentingnya hal ini dalam menghadapi era kedepan revolusi industri 4.0 itu harus menggunakan teknologi online. Untuk itu saya berharap dengan adanya program ini para siswa harus melek teknologi karena kedepannya ini kata pak Jokowi bilang era teknologi kita tak bisa bendung kalau siswa tak punya ATM untuk bertransaksi secara elektronik bagaimana bisa menghadapi persaingan internasional dengan sistem IT selama ini. Jadi semua harus best on IT dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0,” tandas Joune yang juga merupajan bakal calon Bupati Minut Tahun 2020.

(1s70)




Gubernur Olly Hadiri Pentahbisan dan Letakan Batu Pertama Gereja GMIM Puri Eden

Manado, detiKawanua.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri ibadah syukur peresmian jemaat dan pentahbisan gereja jemaat GMIM Puri Eden Paniki Atas Manado yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan pastori, Minggu (1/9/2019).

Dalam ibadah syukur, nampak hadir Ketua Sinode GMIM Pdt. Hein Arina, Ketua WKI Sinode GMIM Adriana Dondokambey, Ketua Wilayah Paniki Pdt Ferry Kawengian, Ketua Tim Giat PMI Annie Dondokambey dan Ketua BPMJ GMIM Puri Eden Pdt Sheani Elisabeth Suoth dan Ketua Panitia Jeplien Lumi.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengucapkan selamat kepada seluruh jemaat GMIM Puri Eden Paniki Atas karena telah diresmikan sebagai jemaat yang baru dan kesuksesan pembangunan gedung gereja.

“Atas nama pemerintah kami sangat bersyukur karena apa yang sudah dibuktikan oleh jemaat sampai saat ini.
Tentunya pemprov tidak membiarkan bapak ibu sendiri didalam membangun sarana, prasarana agar supaya pembangunan yang ada di GMIM Puri Eden Paniki Atas bisa cepat selesai,” kata Olly.

Olly menuturkan bahwa proses pembangunan gedung gereja tidaklah dijalani dengan proses yang mudah. Berbagai dinamika tentunya turut mewarnai setiap tahapan pembangunannya. Namun hanya karena kerja keras dan kebersamaan yang dilandasi dengan pengharapan kepada Tuhan, sehingga setiap tahapan dan proses pembangunan gedung gereja boleh selesai.

(1s70)




Pantai Kasaraeng Dan Talambaeng Mutiara Yang Belum Tersentuh

Tahuna, detikawanua.com – Untaian pasir putih di Kasaraeng dan Talambaeng terkenal dengan keindahannya yang berada dikecamatan Nusa Tabukan. Pemandangan yang masih sangat asri dan belum tersentuh oleh tangan tangan manusia,serta persona pantai pasir putih yang menawan,bagaikan sebuah tambang emas yang belum tersentuh.
Nusa Tabukan adalah satu Kecamatan ,yang terdiri dari dataran rendah pantai dan perbukitan yang dibentuk oleh jajaran bukit barisan.
“Pantai disini dimanjakan alam dengan pasir putih, seperti pantai Kasaraeng dan pantai Talambaeng serta pantai – pantai yang lain yang ada di Kecamatan Nusa Tabukan. Disamping itu, masih ada sebuah objek wisata yang kaya dengan unsur alamnya yang indah yaitu wisata bawa laut. Selain itu ada pulau – pulau kecil yaituh Pulau Buang, Bukide Batu, Liang dan Pulau Poa pulau kecil ini sudah melekat sejak jaman dulu. Dari perbukitan dengan bebas pandangan mata kita bisa menyapu keindahan demi keindahan, yang bagaikan mutiara yang terangkai dan membentuk sebuah kalung yang memukau.Sayup sayup mata memandang,terlihat puluhan pulau pulau, yang bagaikan berjejer dikaki langit,” kata Kapitalaung Bukide Bonny Lalo, saat ditemui sela giat medaseng, Jumat (30/8/19).
Ditambahkan Keindahan pulau dan pemandangan di bawah lautnya, menurut saya tak kalah indahnya dari Bunaken. Namun sayangnya, belum tampak uluran tangan pemerintah setempat untuk membangun sarana dan prasarana yang memadai. Terlihat dengan kondisi di sepanjang pantai dan pulau masih terlihat berserakkan seperti apa adanya. ada banyak hal yang dapat dilakukan oleh pemerintah, untuk menghidupkan wisata di Kecamatan Nusa Tabukan
Semoga kedepan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui instansi  terkait dapat memperhatiakannya. (js)



Rayakan 1 Muharram, Jamaah Ash-Shalihin Mari Kita Hijrah Dalam Kebaikan

Manado, detikawanua.com –  Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kota Manado dan Jamaah Masjid Ash -Shalihin Kampung Merdeka Kelurahan Dendengan Dalam Kota Manado merayakan tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah di Mesjid Raya Ahmad Yani Kota Manado pada Minggu (01/09 ) pagi.
Pada perayaan tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah tersebut mengangkat tema “Mari Kita Hijrah Dalam Kebaikan” dimana dengan semangat hijrah, mari kita perkuat ukhuwa antara sesama dengan saling berbagi. Perbanyak sedekah dan perbaiki ibadah menuju perubahan hidup yang lebih baik.
Pembukaan kegiatan tersebut dimulai dengan pembacaan Alqur’an oleh Ustd Rithon Igisani dan kegiatan tersebut diisi juga dengan pengumpulan dana untuk pembangunan Masjid Ash -Shalihin Kampung Merdeka Kota Manado.
Dalam ceramah yang disampaikan oleh Ustad Haji Ir Jafar Alkatiri menyampaikan, bersyukur sekali karena pada Tahun Baru Islam kali ini, umat Muslim bisa berkumpul bersama dengan membaur menjadi satu.
“Hijrah adalah sebuah komitmen dasar yang diperintahkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhhamd SAW dan ini merupakan sunnah dengan tunuan untuk pembaharuan reformasi diri agar lebih bertaqwa dan beriman kepada Allah SWT,” ungkap Jafar.
Lanjut dia, Perang pemikiran dengan dunia digital diera globalisasi saat ini sangatlah membahayakan 
“Maka kita harus kembali pada Alquran dan haditz dimana tidak ada yang bisa mengalahkan itu karena itu adalah petunjuk dari Allah SWT,” jelas dia. 
Kata dia, Hijrah juga berneda – beda baik pada yang hak dan yang batil juga termasuk prilaku.
“Hijrah bukan juga perpindahan tempat, dia juga adalah perubahan baik ahlak dimana tetap menjaga kerukunan, toleransi, persatuan, kekompakkan dan inilah yang disebut Islam yang sesungguhnya,” kata Jafar.
Lanjut dia, Kalau semua bersatu maka akan bisa bersama – sama membangun peradaban khususnya kemajuan pembangunan di Indonesia.
Gubernur Sulut yang diwakili Kepala Inspektorat Provinsi Sulut Praseno Hadi yang hadir saat itu menyampaikan, semoga Tahun baru Islam ini umat muslim bisa meningkatkan keimanannya kepada Allah SWT.
“Jadilah ini sebagai kesempatan untuk membangun tekad kebersamaan dalam perubahan dan meningkatkan ahlak dan ukhuwa,” ungkapnya.
Lanjut Hadi, Jagalah kerukunan dan kedamaian di Sulawesi Utara untuk kemajuan pembangunan karena pembangunan tidak akan berhasil kalau tanpa partisipasi dari pada masyarakat Sulut.
Mewakili Walikota Manado Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Manado, Herry Sabtono menyampaikan, ditahun Islam ini senoga akan membawah berkah kehidupan agar lebih baik dari tahun sebelumnya.
“Sebagai hamba tuhan sepatutnya kita harus memaknai pergantian tahun termasuk tahun baru islam saat ini dimana ini adalah sebagai titik instropeksi dan evaluasi diri,” kata Sabtono.
Lanjut dia, tahun baru Islam ini juga akan membawah kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari aspek kehidupan.
“Sebagai manusia kita harus terus memperbaiki diri diantaranya dari keburukan menjadi kebaikan dan
saya ajak untuk terus menjaga kerukunan dan kedamaian di kota manado dan mari kita jaga identitas Kota Manado sebagai Kota yang paling toleran baik rukun dan damai,” jelas dia.
Sementara melalui Ketua PHBI Kota Manado, Amir liputo menyampaikan, perayaan tahun baru Islam dengan berkumpulnya umat islam ini, maka akan terus memper erat tali silaturahmi dan meningkatkan kerukunan antar sesama.
“Kegiatan Kami sudah 15 tahun terus dilaksanakan khususnya pada tahun baru Islam kali ini dan  sekaligus mengadakan perkumpulan dana bagi pembangunan Mesjid di Kota Manado,” katanya.
Jelas Liputo, saat ini dana yang masuk dari kegiatan pengimpulan dari pada hari ini sudah ada Rp 400 juta dan semoga dana ini bisa membantu Mesjid yang saat ini masih kekurangan fasilitas.
Ketua Panitia, Raden Suratman mengatakan, kegiatan Tahun baru Islam 1 Muharram kali ini bekerjasama dengan PHBI Kota Manado dan sekaligus menggalang dana bantuan untuk Pembangunan Mesjid Ash -Shalihin yang saat ini membutuhkan Rp 2,1 Miliar.
“Penggalangan dana dari umat muslim dirangkaikan dengan peringatan tahun baru islam 1 Muharram 1441 H kali ini sangatlah membantu dimana langsung terkumpul Rp 400 juta,” ungkap Suratman.
Saat ini kata Suratman, Jamaah Masjid Ash -Shalihin Kampung Merdeka Kelurahan Dendengan Dalam Kota Manado mempunyai jamaah 1.460 dan kapasitas Masjid yang akan dibangun yaitu sampai 2.500 jamaah.
“Kami sangat berterima kasih dengan adanya bantuan dari umat muslim khususnya di Kota Manado, dimana dana yang terkumpul cukuplah banyak,” ucap dia.

(1s70/tim)




Di Sulut September Ini Bakal Jadi Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan, Wagub Ajak Masyarakat Bersama Antisipasi Dini

Manado, detiKawanua.com – Menurut data BMKG, di Provinsi Sulut pada Bulan September ini diprediksikan menjadi puncak kemarau. Dalam artiannya, ancaman kebakaran hutan hingga lahan itu sangat tinggi. Demikian dikatakan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, Minggu (1/9) sore ini melalui pesan elektronik (WA) kepada Juru Bicara/Kabag Humas Setdaprov Sulut, Christian Iroth.
Oleh karena itu, Kandouw menghimbau kepada masyarakat terkait dengan hal dimasud diatas, untuk secara dini mengambil langkah-langkah 
Wagub Sulut Steven Kandouw mengeluarkan imbauan bagi seluruh warga Sulut untuk melakukan antisipasi dini terjadinya kebakaran hutan dan lahan. 
“Ini menjadi tanggungjawab dari kita bersama dan semua komponen bangsa,” pesannya.
Tidak hanya ditingatan provinsi namun, tindakan antisipasi ini menurut wagub, telah menjadi perhatian khusus dari Presiden RI Joko Widodo.
“Presiden sangat menyeriusi pencegahan dan penanganan kebakaran. Bahkan memerintahkan Forkominda Provinsi untuk memberi perhatian khusus masalah ini,” ujarnya sembari mengingatkan kembali bahwa pentingnya kesadaran dan peran serta masyarakat Sulut untuk sama-sama menjadi ‘benteng’ bagi ancaman kebakaran.
“ltu yang utama. Mari semua rakyat Sulawesi Utara untuk terlibat aktif dengan pemerintah dalam menangani hal ini,”ajak Kandouw.

(1s70)




Jaga Stabilitas Keamanan, Satpol PP Sulut Gandeng Polda Patroli Bersama

Manado, detiKawanua.com – Menjaga serta memelihara stabilitas keamanan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) khususnya di Kota Manado sebagai pusat/ibukota provinsi, juga sebagaimana tugas fungsi penegakan peraturan daerah (Perda). Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol-PP) Daerah Sulut pada Sabtu (31/08) tadi malam hingga Minggu (01/09) dini hari, bersama anggota Polda Sulut (Satuan Brimobda, Sabhara dan Reserse) menggelar Operasi Gabungan yang bertajuk “Operasi Pemeliharaan Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat, Serta Pencegahan Tindak Kriminal”.
Kasat Pol-PP Daerah Sulut, Steven Liow yang dalam hal ini instansi yang memotori giat tersebut mengungkapkan kepada wartawan bahwa, operasi serupa sudah beberapa kali digelar oleh instansinya yang juga bersama TNI Polri.
“Ini guna tetap menjaga stabilitas keamanan di Sulut khususnya di Manado sebagaimana yang disampaikan dan terus digaung-gaungkan Bapak Gubernur Olly Dondokambey, kemamanan dan kenyamanan itu sangat penting bagi masyarakat dalam mendorong kemajuan daerah terutama disektor pariwisata, yang sekarang ini Provinsi Sulut telah menjadi perhatian dunia,” terangnya.
Disamping itu, Liow juga mengatakan dalam pelaksanaan operasi tersebut selalu berhasil dan memberikan pembinaan kepada para remaja khususnya. Namun, segala tindakan yang diambil tidak lepas dari Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Pelanggaran yang ditindak tegas jika kedapatan membawa senjata tajam atau didapati adanya tindakan kriminal dilapangan, itu kami serahkan ke pihak berwajib dalam hal ini Polri. Kalau sesuai SOP kami, hanya memeriksa para remaja yang tidak memiliki identitas (KTP) dan yang kedapatan sedang minum minuman keras ditempat-tempat umum seperti di kawasan Megamas,” tegasnya sembari mengingtkan agar  insiden pembunuhan di akawqsan Megamas, bahwa hal tersebut jangan sampai terjadi lagi.
Sementara itu Brigadir Pol Nurdin dari Brimoda Sulut ketika dikonfirmasi detikawanua.com wartawan mengungkapkan bahwa pihak Brimobda dalam hal ini membantu dan membackup dari SatPol-PP sesuai dengan sprin untuk melakukan operasi bersama.
Dikatahui rute operasi yang digelar gabungan tersebut, diawali di wilayah Malalayang kompleks Boboca yang selanjutnya menyisir pinggiran-pinggiran pantai hingga Boulevard Sam Rartulangi, seputaran Kawasan Megas, sejumlah tempat hiburan malam Kompleks Marina Plaza hingga pusat kota Manado.

(1s70)




Dondokambey Resmikan Graha Imannuel Tahuna

Tahuna, detikawanua.com – Peresmian Graha Jemaat Imannuel Tahuna ditandai dengan penandatanganan prasasti dan gunting pinta oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondowkambey, Jumat (30/8/19) kemarin, dalam kunjungan Kerjanya didampingi oleh Sekprov, dan Forkopinda, usai peresmian Graha Imannuel Tahuna dilanjutkan dengan Ibadah Syukur Hut Ke 353 Kadim Pdt. W B Salindeho STH.
Dondowkambey dalam sambutannya, dalam rangka merayakan ulang tahun ke -353, sekaligus juga peresmian graha, “hal ini sudah menjadi keharusan bagi kita selaku warga jemaat untuk merawat dan memelihara serta memanfaatkan sarana penunjang pelayanan ini sebaik mungkin,  sebagaimana yang menjadi fungsi utamanya Yaitu dapat turut mengoptimalkan proses tumbuh-kembangnya dalam mewartakan kabar keselamatan di tengah dunia serta masyarakat,” kata Dondowkambey.
” satu hal yang perlu kita garis bawahi oleh segenap komponen agar senantiasa menempatkan Tuhan sebagai satu-satunya sumber pengharapan serta mengutamakan Tuhan dalam segala hal karena sebagaimana firman Tuhan dalam Alkitab jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah sia-sialah usaha orang yang membangunnya, selanjutnya saya mengajak untuk merefleksikan dan mengevaluasi kembali tentang sejauh mana peran dan kontribusi yang kita telah menyatakan dan sejauh mana langkah karya dan pengabdian terbaik yang kita berikan dalam mengisi pembangunan,” ujarnya lagi.
Lanjutnya, pertanyaan yang harus dijawab bersama melalui tindakan karya yang nyata komitmen dan kerja keras, sesuai dengan tanggung jawab, “tanggal 17 Agustus kemarin bapak Presiden Jokowi mencanangkan SDM unggul Indonesia maju ini bagian dari proses pengembangan SDM yang ada di Kabupaten Sangihe. Sinergitas antara pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan Kabupaten harus terbangun dengan yang baik agar supaya apa yang kita harapkan bersama  membangun Indonesia maju ke depan lewat Sulawesi Utara bisa terwujud,” kuncinya. (js)