Viral Video Sambutan Gubernur Olly Soal Pelantikan Bupati Talaud di Medsos, Dinilai Iroth Tidak Lengkap Isinya

Manado, detiKawanua.com -Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Juru Bicara/Kepala Bagian Humas, Christian Iroth SSTP dengan tegas membantah dugaan adanya pelanggaran etika yang dilakukan Gubernur Olly Dondokambey, karena menyinggung soal pelantikan Bupati Talaud saat menyampaikan sambutan di salah satu Gereja di Tondano Kabupaten Minahasa.
“Apakah ada yang salah, ketika beliau (Gubernur Olly) berdiri diatas mimbar dan menyampaikan sambutan terkait program, kegiatan, sinergitas antara pemerintah dan gereja, serta imbauan-imbauan lainnya? Hal ini juga sering dilakukan pihak pemerintah, baik ketika dalam undangan menyampaikan sambutan diacar di gereja ataupun di luar gereja,” terang Iroth Rabu (4/9).
Disisi lain, dirinya justru menyayangkan soal adanya penyebaran rekaman video sambutan dari Gubernur Olly Dondokambey, yang dinilai rekaman tersebut hanya sepotong-sepotong (tidak lengkap isi rekaman sambutan), dan di-upload melalui media sosial (medsos) hingga menimbulkan keresahan di masyarakat. 
“Harusnya video (sambutan gubernur) yang di-share itu secara secara utuh atau jangan dipotong-potong, agar supaya masyarakat dapat mengerti kenapa gubernur mengangkat hal tersebut (soal pelantikan Bupati Talaud),” ungkapnya.
“Gubernur pada kapasitasnya saat itu sebagai pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut, mengangkat kasus tersebut, hanya sebagai salah satu contoh issu yang sekarang lagi viral di medsos, yang menguras energi  dan berpotensi negatif bagi masyarakat,” tambahnya lagi sembari menjelaskan bahwa sebagai pemerintah, gubernur hanya sekedar memberikan himbauan kepada masyarakat Sulut untuk kiranya lebih bijak dalam menggunakan medsos dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih jauh, Iroth meminta kepada seluruh masyarakat Sulut, sebagaimana sering disampaikan Gubernur Olly dan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw (OD-SK) agar masyarakat tetap hidup dalam bingkai kerukunan dan kedamaian yang hingga sampai saat ini masih terjaga dengan baik, tanpa merendahkan satu dengan lainnya.
“Jangan hanya karena tidak suka dengan kepemimpinannya pak Gubernur Olly Dondokambey dan pak Wagub Steven Kandouw, kemudian ‘menggiring’ opini negatif yang tidak baik ke masyarakat. Mari kita bergandeng tangan dan berdamai bersama, untuk menjadikan Sulut kedepan semakin hebat,” tandas Iroth.

(170/hms)




Pemda Boltim Berencana Tata Wajah Ibukota, Ini Kata Bupati

Pemda Boltim Berencana Tata Wajah Ibukota, Ini Kata Bupati Boltim saat menyerahkan bantuan nelayan di Motongkad, Selasa (03/09) kemarin. 

Boltim, detiKawanua.com – Untuk meningkatkan dan memudahkan  akses pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), bakal menata wajah ibukota, serta membangun fasilitas penunjang di dua kecamatan.
Seperti diungkapkan oleh Bupati Sehan Salim Landjar SH, saat mengunjungi masyarakat kecamatan Motongkad pada penyerahan rumah nelayan, Selasa Kemarin (3/09) “Tahun ini, wajah ibukota yang berada di kecamatan Tutuyan akan ditata dan dibagun beberapa fasilitas lainya. Selain ibukota, kecamatan Motongkad juga akan ditata dan dibagun beberapa fasilitas penujang lainya, demi memudahkan akses pelayanan kepada masyarakat” ucap, Bupati
Menurutnya, untuk Kecamatan Motongkad sudah ada beberapa fasilitas yang dibangun seperti jalan dua jalur dan perkantoran “Saya akan buat Kecamatan ini indah dan terta rapih, juga menjadi Kecamatan terbaik. Lihat saja lokasi dua jalur sudah ada kantor Kecamatan dan Puskesmas Motongkad yang keduanya baru dibangun, selain itu, sekarang ada pembuatan peningkatan jalan jalur pantai di Motongkad dengan angaran Rp 5,5 miliar” terang, Bupati
Bupati menambahkan, kami sudah menata jalur dan perkantoranya sebab, di lokasi itu akan jadi daerah perkantoran “kedepan akan dibangun fasilitas lainya, seperti lapangan dan stadion yang representatif, sudah dibangun pasar dan rumah tinggal nelayan, ada juga rencana pembangunan Batalion Armada Medan (Armed) itu lahanya 72 hektar. insya Allah kedepan cepat teralisaasi” papar, Bupati
Bagi masyarakat yang sudah dapat rumah dimanfaatkan, dan yang belum bersabar. Karena, ada beberapa pembangunan yang telah dicover dengan dana DAU, makanya tahapanya berjenjang “sebenarnya sudah ada lahan untuk dibuat RTLH, hanya saja telah di buat Kantor kecamatan, yaa Pemda harus ganti lagi lahanya untuk di buat rumah rakyat. Bagi yang belum dapat rumah bersabar, janji saya yang belum ada rumah dan tanah, akan dapat rumah. Makanya yang sudah dapat RTLH dan Rumah Tingal Nelayan, supaya menata halamanya dengan bunga. juga kompleks dua jalur, diharapkan agar Kepala desa (Sangadi-red) dan masyarakat menanam  bunga di sepanjang jalan dan di depan rumah, supya terlihat nyaman asri dan indah” kata, Bupati
(Fidh)



Selain Cuaca, Nelayan Harap Ada Bantuan Pemerintah Tahun Ini

Sejumlah perahu nelayan di pesisir Pantai Tutuyan.

Boltim, detiKawanua.com – Warga di desa Baret Tutuyan kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), yang berprofesi sebagai nelayan tidak melaut disebabkan cuaca yang tidak memungkinkan.
Dikatakan salah satu nelayan Ahmad Hasan, akibat cuaca buruk ini penghasilan menurun “penghasilan kita menurun dikarenakan cuaca angin kencang makanya kita tak melaut untuk mencari ikan. Biasanya sekali melaut ya kita dapat hingga Rp 2 ratusan ribu, nah sekarang kita dapat pas – pasanlah” terangnya
Lanjut dituturkannya, profesi telah digelutinya sejak lama menjadi nelayan “Saya telah menjadi nelayan sejak puluhan tahun silam. Saya mengharapakan bantuan dari pihak Pemerintah. Karena bantuan yang dijanjikan tak kunjung datang “Saya  harap ada bantuan berupa mesin tempel, jaring pukat ikan serta perlengkapan nelayan lainnya dari pemerintah daerah, guna untuk memenuhi kebutuhan dan menopang hidup, kami sehari-hari sebagai nelayan” keluh, Ahmad 
Dirinya juga menjelaskan, bahwa belum pernah adanya bantuan dari pihak pemerintah di tahun 2019 ini melalui instansi terkait “Saya mendapatkan bantuan dari pihak pemerintah lewat dinas terkait dari tahun 2018 lalu, berupa mesin ketinting yang masih saya rawat sampai hari ini” bebernya
Senada dikatakan, Wirda Mokodompit yang sejak tahun 1992 menjadi pengepul dan penjual ikan, mengaku tidak pernah memperoleh bantuan dari pihak manapun “sejak tahun 90 Saya mulai menjadi pengepul ikan untuk memenuhi kebutuhan kami sehari-hari, tidak pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Saya sangat-sangat berharap kepada pemerintah daerah untuk memberikan bantuan berupa cool box dan tong menampung ikan saya serta mesin pendingin frezeer menjaga agar ikan tampung tidak cepat rusak. Penghasilan saya juga ikut menurun, karena cuaca buruk ini. Nelayan tidak melaut, Saya juga tidak mendapatkan ikan untuk ditampungan. Jadi, tidak ada penghasilan. juga semata hanya ini mata pencaharian Saya. Tak ada kebun, makanya Saya hanya berharap supaya angin dan ombak ini cepat meredah” pintanya, berharap
Sementara, Kepala Dinas Kelautan Perikanan Boltim, Erna Mokodongan mengatakan, bantuan kepada masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan di kabupaten Boltim sedang dalam proses penyaluran.
  
Bantun tersebut, kata Dia, berupa 6 unit kapal dan perahu biasa,10 unit mesin tempel, 34 unit Fishfinde (alat pendeteksi ikan), 30 ribu bibit ikan nila dan 130 bibit ikan hias dengan total anggaran sekitar Rp 1.5 milliar bersumber, dari DAK dan DAU. Saat ini, sedang dalam proses penyaluran ke wilayah – wilayah kecamatan Se-kabupaten Boltim.
Sejauh ini, sudah ada 29 Unit fish finder, 20 Ribu bibit ikan nila serta 130 bibit ikan hias yang telah disalurkan kepada beberapa kelompok nelayan “bantuan kami ditahun 2019 ini, sedang dalam proses penyaluran, fish finder/ Alat pendeteksi ikan, sekarang jumlahnya tinggal 9 dari 34 Unit sebelumnya. Sudah ada 20 Ribu ekor bibit ikan nila dan 130 ekor bibit ikan hias yang kami realisasikan ke beberapa kelompok nelayan, dan bukan untuk perorang di Boltim” papar, Erna kepada sejumlah awak media (4/09) siang tadi.
(Fidh)



Kominfo Boltim Maksimalkan Informasi Publik, Ini Penjelasan Hamdi Egam

Kadiskominfo Boltim,Hamdi Egam.

Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memaksimalkan pelayanan informasi publik diantaranya, memberikan pelayanan informasi yang cepat dan tepat waktu.
Disamping itu, Diskominfo memberikan kemudahan mendapatkan informasi publik di bidang komunikasi dan informatika yang diperlukan “dengan murah dan sederhana, kita berikan kemudahan 
untuk informasi publik” terang, Kepala Diskominfo Boltim, Hamdi Egam pada Rabu (04/09) 
Diskominfo dalam pelayanan publik, kata Hamdi,  juga menyediakan dan memberikan informasi publik yang akurat, benar dan tidak menyesatkan “menyediakan daftar informasi publik untuk wajib disediakan dan diumumkan. Menjamin seluruh penggunaan informasi publik dan fasilitas pelayanan yang sesuai ketentuan dan tata tertib yang berlaku” ungkapnya
Dirinya juga menambahkan, dalam menunjang pelayanan publik yang prima ruangan, dan fasilitas yang nyaman dan tertata dengan baik harus disiapkan. Merespon dengan cepat permintaan informasi dan keberatan atas  informasi publik baik langsung maupun media “dan lebih penting yakni, menyiapkan petugas yang berdedikasi dan siap melayani. Juga nelakukan pengawasan internal dan evaluasi kinerja pelaksana. Sehingga, apa yang menjadi motto Kominfo yakni, Komunikasi Lancar Informasi Benar dapat dicapai” jelas, Hamdi siang tadi.
(Fidh)



HUT ke – 73 SMP N. 1 Amurang dihadiri Bupati CEP

MINSEL,  detiKawanua.com – Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 SMP N 1 Amurang dan pencanangan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di SMP Negeri 1 Amurang , Rabu (4/9/2019), dihadiri Bupati Minsel Dr Bupati Christiany Paruntu SE

Dalam sambutannya Bupati Minahasa Selatan (Minsel) CEP mengapresiasi pihak sekolah yang telah melaksanakan Ibadah syukur ini bahkan ada maknanya keluarga besar Sekolah ini bisa diberikan pencerahan soal edukasi siaga kependudukan.

Momend ini juga Tetty sapaan Bupati Minsel mengingatkan masyarakat untuk mengurangi penggunaan produk plastik yang berbahaya dikemudian hari bagi anak cucu kita

“ tentu kesempatan ini Saya ingin mengingatkan kembali bahwa program pemerintah saat ini mengurangi, bahkan melarang sama sekali memakai produk yang menghasilkan sampah plastik dan mari gunakan styrofoam, ucap Tetty

Adapun kampanye larangan menggunakan Produk dari plastik sudah didengungkan Dinas Lingkungan hidup Minsel dengan banyak Program yang bisa mengurangi dan menghilangkan penggunaan Plastik yang berbahaya dan diikuti oleh setiap OPD di Minsel dan lembaga lainnya

Kepsek SMP N .1 Amurang Williem Josepus SPd MAP,  mengaku bersyukur acara ini langsung direspon ibu Bupati dan jajaran

” terima kasih ibu Bupati Minsel dan jajaran yang sudah hadir, para guru-guru, orang tua dan oara siswa diucapkan terima kasih atas dukungannya dan semua boleh berjalan dengan baik.  Ujar Williem

Acara ini dihadiri oleh para Kepala OPD, Kadis Dikpora Dr Fietber Raco MSi, Kadis PPA – KB Meyti Tumbuan ( Ady ) Camat Amurang Rommy Rumagit dan para camat lainnya, Guru-guru, orang tua murid dan para siswa SMP N 1 Amurang
( Vandytrisno )




Sulut Tuan Rumah Giat RKA-KL Wilayah Timur, Wagub Sampaikan Sejumlah Hal Ini

Manado, detiKawanua.com – Dipercayakan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL) Tahun 2020 Wilayah Timur Lingkup Direktorat Jenderal Perkebunan pada Rabu (04/09) tadi, yang dibuka Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono dan dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw beserta serta perwakilan dari 15 provinsi di wilayah timur, yang dilaksanakan di salah satu hotel ternama di Kota Manado.
Dalam sambutannya wagub menngapresiasi kepada pihak penyelenggara yang melakukan kegiatan di Sulut.
“Terima kasih bahas RKA perkebunan di Manado, dan sudah tepat diadakan di sini. Untuk MICE kita paling top lah, kalau ada acara bikin di sini saja, aman di sini semua bebas,” katanya sembari berharap pembahasan RKA perkebunan benar-benar dioptimalkan.
“Saya setuju dengan pak dirjen yang menyinggung spesifik masalah pengalaman kita penyerapan anggaran. Ini mutlak harus dicambuk, jangan per semeter, harus per triwulan. Jangan dianggap enteng atau dipandang sebelah mata terkait rakor ini. Tapi jangan juga tiap bulan didakan rakor, ini penting untuk mencari tahu masalah yang ada di kabupaten/kota,” ujarnya.
Disisi lain wagub juga menitip pesan untuk pelaksanaan rakor tersebut, sekiranya bisa membahas terkait masalah kebakaran hutan dan lahan.
“Tolong bahas juga kebakaran hutan dan lahan. Karena lahan perkebunan paling banyak terbakar daripada hutan di Sulut. Paling tidak ada bantuan penambahan mesin pompa air, kalau perlu mesin bor air, namun pikirkan lagi sistemnable-nya,” ungkapnya sembari menambahkan, meminta forum rakor itu bisa membahas sejumlah komoditas andalan Sulut, seperti kelapa, pala dan cengkih.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian,  Kasdi Subagyono menyampaikan, agenda utamanya adalah membahas tentang Pagu Alokasi Anggaran, dengan ditekankan sejumlah hal yakni, di Provinsi Sulut termasuk seluruh dinas pada umumnya realisasi anggaran merangkak signifikan, selanjutnya hampir setiap tahun direktorat perkebunan nomor satu dari bawah. 
“Tapi, sekarang sudah menduduki anak tangga lima. Artinya kalau kita kompak, bisa eksekusi kepada petani tapi kalau kita lambat, makin lambat pula untuk petani,” jelas Subagyono.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perkebunan Daerah Sulut Refly Ngantung dalam laporannya mengatakan penyusunan RKA-KL dibagi dalam dua wilayah, yaitu wilayah barat dan timur.
“Sulut kebagian untuk wilayah timur, sudah dua kali menjadi tuan rumah. Pelaksanaan sesuai petunjuk dirjen bahwa anggaran yang tersedia dilibatkan dari APBN 2019,” ungkap Ngantung.
Adapun, kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini, mulai tanggal 3-6 September 2019 yang dihadiri 100-an peserta.
“Diharapkan para peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan happy. Sesuai dengan julukan Sulawesi Utara ‘The Land of Smile People’,” tukasnya.

(1s70/**)




Jaring 29 Balon Wabup Minsel, ROSO nyakin Waktu Tuhan Indah dan Tepat

MINSEL, detiKawanua.com – Rasanya kesiapan Kandidat Calon Bupati Minsel Royke Sondakh atau akrab disapa ROSO untuk masuk bertarung di Pilkada Minsel 2020 sudah Benar-benar Komplit , selain figurnya sudah banyak dikenal dan diterima masyarakat Minsel figur ini dianggap mampu berbuat bahkan mampu mensejaktrakan rakyat minsel kedepan

Hal ini dinyakini juga dengan hasil dari Tim Penjaring Bakal Calon Wakil Bupati bagi ROSO adapun menurut Tim Penjaring seperti Ferry Mohede. Ferry menuturkan Nama-nama ini terjaring atas pendapat Masyarakat Minsel

” Tim ini dibentuk dengan maksud menjaring Bakal Calon Wabup bagi Royke Sondakh ( ROSO) yang sudah siap dari semua segi baik Visi -Misi, siap mental,  logistik,  kemampuan SDM, dan lainnya. Namun Roso selalu bilang pasti waktu Tuhan sangat Indah dan tepat, Ucap Ferry Mohede

Hal yang sama dikatakan Ronald Mandey MM Bakal Calon ini juga akan tersaring menjadi 3 besar nantinya

Mandey tak menampik jika Kandidat bakal Calon Wabup sudah ada 29 orang yang nama-namanya bersumber dari pendapat,  pandangan, pertimbangan masyarakat Minsel ,dengan turun lapangan ROSO dan Tim banyak mendengar dan bertemu dengan Aspirasi tersebut.

Tim Penjaring yaitu Koordinator Ferry Mohede, Wakil Koordinator Jerry Bokau dan Welly Liwe,  Harto Liwu,  Bertje Pangemanan, adapun Ketua Tim Pemenangan Ronald Mandey MM koordinator Pengawas Sonny Uda Sariowan

Adapun Nama-nama yang terjaring merupakan bakal calon wakil bupati minsel untuk mendampingi ROSO sebagai Calon Bupati dan ini merupakan aspirasi dari masyarakat pendukung lewat koordinator Desa ( kordes ) dan kecamata ( Korcam) Dan akan mengerucut sampai 3 besar paling 2 minggu kedepan bulan berjalan ini dan tim penjaring akan lobby setiap Calon tersebut dengan cara Turun langsung ke lapangan temui Nama bakal calon yg sudah terjaring.ucap Sonny Uda

Ini nama-nama calon Wabup untuk ROSO ( Sumber : Tim Penjaring )
1. Harits A Umboh
2. Aqiano G Kawatu
3. Ato Liwu
4. Billy lombok
5. Edison Masengi
6. Ferani Marentek
7. Farry Liwe
8. Freike Ibrahim
9. Ferry Mohede
10. Juddi F Moniaga
11. Jefry Maramis
12. Kamang Waworuntu
13. Lady Langi
14. Michaela E Paruntu
15. Petra Rembang
16. Royke Kaloh
17. Robby Simbar
18. Ronald Mandey
19. Ricky Tumanduk
20. Salman Katili
21. Sonny Tandayu
22. Sonny Sariowan
23. Stela Runtuwene
24. Stevanus Lumowa
25. Steidy Iroth
26. Veronika Rantung
27. Verna Inkiriwang
28. Ventje Tuela
29. Paulman Runtuwene
( Vandytrisno)




Duka Mendalam, Sosok Alm Eping Walpri Wagub Dikenal Dekat OD-SK

Manado, detiKawanua.com – Sosok Almarhum (Alm) Jefry Inkiriwang atau dikenal dengan panggilan akrabnya
‘Eping’ semasa hidupnya dikenal sebagai salah seorang Pengawal Pribadi (Walpri) dari Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw. Almarhum tinggal di Desa Warembungan, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, dan dimakamkan di Manado Selasa (3/9/2019).
Pada ibadah duka yang digelar di kediaman almarhum di Desa Warembungan, Wagub Kandouw mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian Alm Eping yang telah dikenal wagub sejak 25 tahun lalu.
“Ada banyak rencana, banyak upaya yang kita miliki, tapi pasti rencana Tuhan yang harus kita syukuri. Berbicara tentang Eping saya pribadi kenal beliau ini sejak 25 tahun yang lalu sejak tahun 90an. Itu tandanya suatu pertemanan, suatu relasi, suatu hubungan sudah sangat lama. Mungkin sebelum pertemuan Almarhum dengan Norma (isteri Alm), saya dan Pak Gubernur (Olly Dondokambey) sudah kenal dulu. Yang pertama kami kenal, Odi dan Eping (Alm), Bontok, kemudian (Walpri) yang lain-lain. Dengan kata lain Almarhum Eping ini mengikuti kami sejak kami belum ada apa-apa, hingga sampai kami sekarang ini,” ungkap Kandouw.
Kandouw menuturkan, almarhum merupakan sosok yang menjunjung tinggi kesetiaan yang terus dipertahankan hingga kepergiannya untuk selamanya.
“Berarti pertemanan yang Eping berikan kepada saya dan pak gubernur ini, bukan pertemanan yang ibaratnya karena uang seperti ‘ada uang abang disayang, tidak ada uang abang melayang’. Namun, semenjak kami masih dalam keadaan susah. Sebelum saya datang kesini (rumah duka), pak gubernur sudah WA (kirim pesan elektronik Whatsapp) saya untuk mewakili memberikan sambutan, karena pak gubernur sudah ke Jakarta. Ini karena beliau (pak gubernur) kenal baik bagaimana sosok seorang Jefry Inkiriwang (Eping). Sebenarnya di dua tahun terakhir maunya saya, dia (Eping) istirahat saja dulu di rumah. Bahkan, dirinya pada tiga minggu lalu itu sempat marah-marah, karena ngotot mau mengikuti kegiatan kongres di Bali,” ungkap Kandouw.
Selain itu juga mengenang sosok almarhum menurut wagub, Eping tidak pernah kekurangan ide serta memiliki semangat dalam mengarungi hidup dan suka membantu teman.
“Ide-idenya banyak dan tidak kenal menyerah, bahkan sempat membuka usaha kantin. Karena yang saya tau Alm Eping ini sosok yang ringan tangan sama teman-teman. Pasti itu kalau 20 orang datang, 15 orang makan free. Makanya saya tau itu, akhirnya tidak sampai tiga bulan akan tutup ini,” kenang Kandouw.
“Percayalah bukan berarti dengan kepergian Eping, harus putus juga hubungan kita sebagai sahabat, sebagai teman, sebagai rekan seperjuangan. Namun, justru jadi tanggungjawab torang samua untuk melihat isteri Norma dan anak-anak serta cucu-cucu, dan ini sudah jadi tekad Pak Gubernur. Untuk itu keluarga tidak usah cemas, karena simpati dan empati kami ini sudah sangat dalam, tidak akan putus. Mari tatap masa depan, dunia tetap berputar, kami semua harus tetap hidup, buat Eping bangga, cucu-nya sekolah setinggi mungkin, karena masih ada Tuhan dan kami. Dimana ada upaya di situ ada jalan,” ujar Wagub.
Sementara itu, ucapan terima kasih dari keluarga Alm Eping disampaikan oleh Kepala Biro Umum Clay Dondokambey karena almarhum juga tercatat sebagai THL dari Biro Umum Pemprov Sulut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak gereja ibu Pendeta Vonny Wohongan dan badan pekerja dan seluruh majelis jemaat yang telah bertugas, Bapak Wagub Steven Kandouw yang telah hadir memberikan penguatan bagi keluarga atas nama Bapak Gubernur Olly Dondokambey. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu keluarga kitanya berkat Tuhan menaungi kita semua,” ujar Dondokambey.

(1s70/*)




Bupati Boltim Serahkan Puluhan Unit Rumah Nelayan

Bupati Boltim Sehan Landjar tengah memberikan sambutan.

Boltim, detiKawanua.com – Bantuan rumah khusus nelayan dari Direktorat Kementerian Perumahan Rakyat yang ada di Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), diterima langsung oleh masyarakat pesisir pantai pada Senin (03/09) siang tadi.
Bupati Boltim Sehan Landjar SH mengatakan, satu kebanggan bagi kita semua bahwa bantuan rumah nelayan di Sulawasi Utara (Sulut) hanya di Kabupaten Boltim dan Kota Bitung.

“Boltim mengusulkan ke Dirjen Kementerian Perumahan Rakyat untuk rumah nelayan, yang hari ini 50 unit akan diserahkan kepada wajib menerima,” jelasnya.

Juga Bupati berharap, agar warga masyarakat nelayan yang mendapatkan bantuan rumah tersebut supaya dirawat serta di jaga baik-baik.

“Kiranya kepada warga yang menerima rumah tersebut, dapat dimanfaatkan baik-baik. Begitu juga pasar, yang ada harus dijaga kebersihannya karena fasilitas ini dibuat dengan anggaran yang cukup besar, miliaran rupiah,” kata Bupati berpesan.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Boltim Sahrul Abdul Muis mengatakan, perumahan yang diserahkan oleh Bupati, kepada nelayan merupakan bantuan dari Dirjen sebanyak 50 unit, sekaligus dengan jalan paving blok dengan anggraan berkisar Rp 5,527 880 000. Tipe dua dan kamar satu kamar mandi.

“Adapun fasilitas rumah nelayan sudah lengkap dengan jaringan listrik dan air,” beber Muis.

(Fidh)



Pemda Boltim Rayakan 1 Muharram 1441 Hijriyah, Ini Pesan Bupati Sehan Landjar

Bupati Boltim Sehan Landjar memberikan sambutan di Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah.


Boltim, detiKawanua.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) merayakan tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah, bertempat di Masjid Darul Jannah, Desa Tutuyan II, Kecamatan Tutuyan pada Selasa (03/09).
Kegiatan yang bertema ‘Melalui Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 Hijriah/2019 Masehi, Mari Kita Membangun Dan Menjaga Solidaritas Antar Umat, Serta ber-Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan ber-Fastabiqul Khairat’ ini, dibuka langsung oleh Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH.

Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk berbuat kebajikan. “Di sini saya hanya menyampaikan sepenggal ayat tentang perintah saling menginggatkan kebaikan kepada sesama manusia. Urusan Dia ingin berubah itu hak Dia. Maka marilah kita bersama saling berbuat kebajikan,” kata Bupati dalam sambutannya.

Bupati juga mengajak untuk meningkatkan ketakwaan dan introspeksi diri serta menjaga solidaritas umat, dan beramal ma’ruf nahi munkar.

“Muharram adalah salah satu bulan yang diistimewakan selain bulan Dzulqai’dah, Dzulhijjah dan Rajab. Sehingga itu, marilah kita ber-fastabikul khairat dan saling mengingatkan hal-hal baik antar sesama umat,” pintanya.

Manusia adalah ciptaan tuhan yang paling sempurna dan terbaik. Namun manusia juga, kata Bupati, adalah makhluk hidup yang paling lemah, karena hanya terbuat dari segumpal tanah, lalu ditiupkan ruh oleh Allah SWT.

“Jangan pernah menyombongkan diri. Semua hanya titipan yang kapan saja akan diambil kembali oleh sang pemilik alam semesta,” ujar Eyang, sapaan akrab Bupati Boltim.

Rizki yang halal jangan dicampur dengan kebohongan. “Mana yang sudah Allah berikan, jangan kotori dengan kebohongan-kebohongan lainnya untuk mendapatkan lebih,” pesan Bupati, Selasa siang tadi.

Sebelumnya, Ustadz Idrus Usman dalam ceramahnya juga mengatakan, jangan jadikan segala sesuatu untuk mengukur materi.

“Keberkahan hidup tidak hanya karena banyaknya harta. Namun kemuliaan seorang manusia, yang mentaati perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, itu adalah golongan orang yang mendapatkan berkah hidup oleh Allah SWT,” jelas Idrus Usman.

(Fidh)