Kembali ALami Penundaan, Pilhut di Mitra 24 September 2019

Mitra,detiKawanua.com – Setelah terjadi penundaan dari jadwal sebelumnya 20 september dan di tunda di 23 September 2019, Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) untuk 100 desa di kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) kembali terjadi Penundaan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Mitra, Boyke Akay, mengatakan, Pilhut di kabupaten Mitra akan digelar di tanggal 24 September 2019 menyesuaikan dengan Hari Ulang Tahun Propinsi Sulawesi Utara yang jatuh di 23 September 2019.
“ iya, Untuk Pilhut kembali di tunda 24 september 2019, karena kita menyesuaikan dengan agenda Hut Propinsi, sebelumnya di Tunda di 23 september dikarenakan menghargai umat muslim karena tanggal 20 september jadwal sebelumnya, jatuh di hari jumat,” terang Akay. (Indri Rambi).




Antisipasi Kekeringan Lahan Petani, Dispertanak Boltim Sediakan 6 Unit Mesin Pompa Air

Mesin Pompa Air Kubota di Dispertanak. 

Boltim, detiKawanua.com – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), berupaya antisipasi kekeringan lahan tanam petani dimusim kemarau yang saat ini sudah menjelang 2 bulan, dengan mesin pompa air.
Upaya tersebut, dikatakan Kepala Distanak Boltim, Setiono bahwa pihaknya akan mengupayakan kekeringan lahan atau kebun petani dengan bantuan mesin pompa air sistim pompanisasi “kita akan antisipasi musim kemarau dengan pompasinasi untuk kepentingan petani di Boltim. Gunanya, supaya lahan tanam petani seperti jagung, dan padi sawah akan tumbuh hingga menghasilkan panen sesuai keinginan para petani. Juga, ini perlu dilakukan mengingat peningkatan produksi serta kesejahteraan petani utamanya di Boltim” kata, Setiono 
Namun, sejauh ini kata Setiono, pihaknya belum ada permintaan dari petani soal pompanisasi. Yaa syratalnya, petani harus melaporkan lahan milik mereka yang sudah mengering, yang didalamnya ada tanaman berupa jagung dan padi disawah. Jika ada laporan, dipastikan kita bantu pompanisasi. Kita sudah sediakan 6 unit mesin pompa air Kubota. Kita prioritaskan komoditi strategis lahan jagung dan sawah. Sebab jika dilihat masaalah kekeringan, itu terdapat di daerah pesisir terutama lahan jagung. Untuk biaya bahan bakar minyak itu ditanggung petani. Kita sediakan mesin pompa airnya” jelasnya, kepada awak media (5/09)
Dia menambahkan, diminta kepada petani, untuk segera melapor jika ada lahan yang sudah mengering akibat musim kemarau saat ini “kami menunggu laporan petani, terkait adanya kekeringan lahan. Mesin pompa siap digukan untuk pinjam pakai” imbau Setiono.
(Fidh)



Rudi: Bantuan Air Bersih Tergantung Permohonan Pemdes

Kepala Dinsos Boltim, Rudi S. Malah.

Boltim, detiKawanua.com – Bantuan suplay air bersih ke warga pesisir pantai baret Tutuyan, kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), oleh Dinas Sosial (Dinsos) Boltim kemungkinan belum bisa dilakukan. Pasalnya, belum ada laporan permohonan bantuan dari kepala desa.
Hal itu dikatakan, Kepala Dinos Boltim, Rudi S Malah bahwa untuk bantuan seperti suplay air bersih ke desa – desa yang kekurangan pasokan air bersih, harus ada surat permohonan bantuan dari Pemerintah desa (Pemdes) melalui kepala desa (Sangadi-red) “harus ada surat permohonan bantuan dari Sangadi kepada Dinsos yang nantinya, akan kami konfirmasikan lagi kepada Pak Bupati untuk ditindaklanjuti. Sebab, bantuan seperti ini tidak termasuk dalam situasi darurat. Dan bantuan air bersih untuk desa baret, terutama di daerah pesisir pantai belum bisa dilakukan” jelas, Rudi (5/09) saat disambangi diruang kerjanya
Terpisah, Pemdes Tutuyan III melalui Sekretaris desa (Sekdes) Masteni Potabuga menanggapi soal bantuan air bersih di desanya, dirinya merasa bersyukur jika ada bantuan dari Pemerintah daerah melalui Dinsos Boltim. Gunanya membantu kebutuhan warga masyarakat kami khususnya di pesisir pantai “kami merasa bersyukur dan sangat terbantukan jika pemerintah memberikan suplay air bersih ke desa kami. Sebab, air yang untuk konsumsi disini rasanya tawar atau payaw juga sedikit berbau. Senin, Pekan depan Kami akan menyurat ke Dinsos untuk permohonan bantuan air bersih” kata, Sekdes siang tadi.
(Fidh)



Deklarasi Setia pada NKRI, Warga PAPUA Hadiri Doa untuk Negeri

‘Doa Untuk Negeri’ di Minsel, warga Papua deklarasikan Setia pada NKRI


MINSEL, DETIKAWANUA.COM -Warga Papua  yang berdomisili di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) maupun Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), secara tegas menyatakan komitmennya untuk tetap setia dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal tersebut dinyatakan dalam acara bertajuk Doa Untuk Negeri’ Indonesia Bersatu, yang digelar di Kawasan Boulevard Icon I Am Amurang, Kelurahan Uwuran Satu, Kecamatan Amurang, Rabu malam (04/09/2019).
“Dengan ini menyatakan mengeliminir dan menolak segala bentuk upaya disintegrasi bangsa; Menjaga Keutuhan 4 Pilar Kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika; menolak segala bentuk disintegrasi bangsa; menolak segela bentuk Provokasi,” demikian disampaikan secara lantang oleh warga Papua, yang kemudian ditirukan oleh ribuan warga yang memadati acara doa bersama.
Selain itu, Warga Papua yang berada di Minsel dan Mitra, menyatakan dukungan kepada Pemerintah dalam melakukan upaya damai dalam penyelesaian permasalahan di Surabaya, Malang, Manokwari, Sorong serta di seluruh wilayah NKRI.
Warga Papua juga menolak dan mengutuk segala pemberitaan yang berisi berita bohong (Hoax), yang menimbulkan permusuhan dalam masyarakat untuk memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.
( vandytrisno/hpom)




Pelayanan PDAM Cabang Tiga Enemawira di Kelukan Warga

Ilustrasi.

Tahuna, detikawanua.com – Pelayanan PDAM Cabang Tiga Enemawira Tabukan Utara dikelukan oleh sejumlah warga pasalnya, ketika terjadi kerusakan dimeteran selalu lambat di perbaiki oleh petugas lapangan dengan berbagai alasan, dengan hal tersebut air terbuang percuma pekan lalu, disalah satu warga kampung kalurae untuk itu permintaan warga masyarakat kepada Bupati Kepulauan Sangihe segera mengevaluasi kinerja Pimpinan dan Staf PDAM Cabang Tiga.
Permintaan ini dikarenakan kondisi yang cukup memprihatinkan, pekan lalu warga mengeluh dengan meteran yang rusak, namun pengaduan tersebut diabaikan dengan alasan sibuk dan lupa. Hal ini disampainkan Oleh warga masyarakat yang tak mau dipublis identitasnya pada detikawanua.
“Kita sangat kecewa karena setiap ada keluhan untuk perbaikan dari masyarakat tidak langsung diseriusi melainkan dibiarkan terlebih dahulu, hari ini keluhan disampaikan nanti besoknya diseriusi hal seperti ini sangat mengecewakan warga. Oleh karena itu kita minta dan bermohon kepada Bapak Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME untuk segera mengevaluasi kinerja pimpinan dan kariawan PDAM Cabang Tiga Enemawira saat ini,” tegasnya
Ditambahkan “Kita sangat kasian terhadap warga masyarakat kalau ada keluhan mala diacukan seperti itu. Ia menyebutkan bahwa sebagai Pimpinan Cabang Tiga hendaknya dijabat oleh orang yang memiliki kredebilitas, bukan hanya asik duduk dibelakang meja
Sementara itu Ka. PDAM Cabang Tiga Sem Kasenda mengkomfirmasi tentang hal tersebut melalui pesan singkat sms dikatakannya. “Saya tidak tau ada keluhan masyarakat, saya mengetahuinya keluhan warga dari postingan media sosial (FB) waktu itu petugas lapangan ada giat lain,, saya minta maaf,” singkat Kasenda. (js)



Dari I AM AMURANG – MINSEL, Ribuan Lilin nyala untuk Ipda Anumerta Erwin Wildani

MINSEL, DETIKAWANUA.COM -Ribuan nyala lilin dipersembahkan dalam ungkapan belasungkawa dari segenap lapisan masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Minahasa Tenggara untuk alm. Ipda Anumerta Erwin Yudha Wildani.

Ungkapan dukacita ini digemakan dalam acara bertajuk Doa Untuk Negeri’ Indonesia Bersatu, yang digelar di Kawasan Boulevard Icon I Am Amurang, Kelurahan Uwuran Satu, Kecamatan Amurang, Rabu malam (04/09/2019).

Acara doa bersama untuk negeri ini dihadiri oleh ribuan warga yang datang dari berbagai lapisan elemen masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) serta Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

“Segenap warga masyarakat menyatakan turut berdukacita atas berpulangnyaIpda Anumerta Erwin Yudha Wildani, ke sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ipda Erwin meninggal dalam tugas saat mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa di Jawa Barat. Almarhum terbakar hidup-hidup dalam tugas,” ucap Kapolres Minsel AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK.

Selamat jalan Pahlawanku, Bhayangkara Sejati, Ipda Anumerta Erwin Yudha Wildani; Tuhan menyambutmu di Sorga.
( Vandytrisno/hpom)




Gaghana Minta Pejabat Wajib Kuasai IT

Tahuna, detikawanua.com – Perkembangan Informasi dan Teknologi (IT) dewasa ini mewajibkan pejabat publik harus menguasainya seiring dengan kebutuhan pekerjaan. Hal ini menjadi salah satu alasan bagi Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME meminta seluruh pejabat dan jajarannya wajib menguasai IT.
“Seorang pejabat harus menguasai IT, tidak mungkin seorang pejabat administrator dalam kegiatannya selalu mengharapkan stafnya, sedangkan membuka laptop tidak tahu,” tegas Gaghana belum lama ini.
Olehnya Gaghana meminta Assisten III Setda Sangihe untuk melakukan pengawasan, jika ada pejabat administrator dan pengawas yang gagap teknologi, untuk segera didata dan berikan kursus.
“Bayangkan saat ini ujian SMP dan SMA harus menggunakan komputer, begitu juga dengan penerimaan ASN lantas bagaimana jika pejabatnya tidak tahu. Jadi ini kami berharap dengan kemajuan-kemajuan teknologi ini menjadi sebuah persyaratan utama bagi kalian untuk memahami itu,” jelasnya kembali.
Bupati juga mewarning bagi pejabat yanh lalai dalam bertugas. Menurut dia, bila ada pekerjaan yang harus diselesaikan hari itu, maka selesaikanlah hari itu juga. Jangan lagi menunda-nunda pekerjaan.
“Saya melihat masih ada ASN bahkan pejabat yang tidak disiplin. Soal pekerjaan yang bisa diselesaikan hari ini maka selesaikan saja dengan tuntas, jangan ditunda, nantinya akan berujung pada beban kerja yang semakin menumpuk dan berimbas pada etos kerja yang bersangkutan. Saya berharap pemberian diri dalam bekerja juga harus dikedepankan untuk kemajuan daerah yang kita cintai bersama ini,” kuncinya. (js)



Pesan Persatuan Bangsa ,Doa untuk Negeri Indonesia Damai sukses digelar

MINSEL,  DETIKAWANUA.COM -Sangat mulia dan terbuka gelaran Doa Bersama untuk Damai Indonesia di motori oleh Keluarga besar Polres Minael dibawah Pimpinan Kapolres Minsel AKBP Winardi Prabowo SIK, acara yang mengambil tempat di I’M Amurang jalan boulevard terbilang spektakuler.

Doa Bersama Untuk Negeri Indonesia ini melibat seluruh lapisan masyarakat Minsel dan Mitra yang memadati Jalan Boulivard Amurang dengan jumlah ribuan orang hadir sejak Pukul 15.00 sudah berdatangan ke Icon ternama di Minsel ini.

Acara Doa Bersama ini dihadiri langsung oleh Bupati Minsel Dr Christiany Eugenia Paruntu SE, Wabup Franky Donny Wongkar SH, Kapolres Minsel AKBP FX Winardi Prabowo SIK, Kajari Minsel, Kepala Pengadilan Minsel, TNI, Polri, Tokoh Agama, ormas dan Lsm pada Rabu, (4/9/2019) malam.

Adapun tujuan dari penyelenggaraan kegiatan doa untuk Negri adalah sebagai doa bersama masyarakat Indonesia yang bagian dari NKRI, agar ke depan di Negara kita tercinta ini selalu damai dengan sesama bangsa apapun perbedaannya

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Minsel menuturkan untuk terus perkuat persatuan bangsa karena situasi yang berkembang di Surabaya dan Papua jangan sampai berdampak buruk bagi kelangsungan kebhinekaan kita,  dan ini harus dijaga

 “Mari kita semua seluruh elemen masyarakat yang berbeda dan seluruh umat beragam yang memiliki kedudukan yang sama, berdoa agar Negara kita tercinta ini dalam keadaan kondusif. Mari kita bersama jaga kesatuan dan persatuan demi NKRI,” tandasnya.
( Vandytrisno/d )




Diduga Kabak Ekonomi Dan Kapitalaung Kalama “Otak Pembunuhan” Anak Burung Walet

Tahuna, detiKawanua.com – Salah seorang warga Kabupaten Kepulauan Sangihe, Yohanis Mussah alias YM, yang dalam postingannya disalah satu media sosial, mengeluhkan adanya dugaan pengerusakan sarang burung walet yang dilakukan oleh Kapitalaung Kalama Kecamatan Laine Kabupaten Kepulauan Sangihe. Menurutnya Pengerusakan itu terjadi akibat Kapitaluang Kalama menanen sarang burung walet tersebut.
Bahkan YM yang mengaku warga Kampung Kalama, juga menyatakan selama dua minggu setelah panen, sarang burung walet tersebut tak kunjung dibeli. Dirinya pun menuding bahwa kejadian ini ada keterlibatan dari Kabag Ekonomi Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Kembali terulang panen sarang burung walet Pengrusakan Desa Kalama dilakukan atas perintah diduga oleh pejabat Kapitalaung Kalama, buktinya sudah kurang lebih dua minggu sarang burung walet tidak ada pembeli, terus Kabag Ekonomi harus bertanggung-jawab, karena didapati banyak anak burung walet dimusnahkan.” kata YM.
“Ingat pak Kabag masyarakat Kalama tidak akan diam saja karena bersekongkol untuk membunuh anak-anak burung walet adalah berat hukumnya dimata Tuhan. Dan tidak berarti buat Kabag Ekonomi, itu milik masyarakat Kalama bukan milik pak Kabag Ekonomi dan pejabat Kapitalaung,” tegas YM melalui postingannya di akun FB miliknya.
Menanggapi hal ini Kabag Ekonomi Kabupaten Kepulauan Sangihe Johanes Pilat SE kepada media ini, bahwa tuduhan dari YM adalah pembohongan publik dan apa yang sampaikannya tidak benar.
“Bahwa tidak ada pengerusakan maupun pemusnahan. Justru selama ini, kebijakan yang kami ambil dalam rangka pengawasan monitoring dan pengendalian adalah kesepakatan dengan masyarakat yang ada, harus seoptimal mungkin melindungi anak burung walet. Makanya adanya penjadwalan panen dan sebelum panen dua minggu sebelum pelaksanaan kami periksa,” terang Kabag.
Pemeriksaan itu menurutnya, tentang kelayakan pemanenan sarang burung walet. Dan melihat apakah anak-anak burung walet tersebut sudah bisa terbang atau tidak.
“Jadi jika sudah dipastikan sarang burung walet ini tidak didiami lagi oleh anakan burung, maka itu bisa kami panen. Nah, kalau dengan pernyataan saudara YM ke depan kami akan mencoba bicarakan dengan pihak Kapitalaung. Tapi secara pribadi bisa saya laporkan ke pihak yang berwajib. Karena pernyataannya keliru yang diunggah ke publik dengan tidak ada kebenaran,” tegas Pilat.
Lanjutnya menambahkan, tidak pernah terbersit sedikitpun dalam pikirannya untuk merusak habitat walet tersebut. Justru selalu diingatkan ke semua tim bahwa sedapat mungkin kelangsungan ekosistem burung walet ini terpelihara.
“Seingat saya baru beberapa hari yang lalu kita bicarakan di sini. Baik dari Desa Kahakitang dan Kalama, kami perbincangkan tentang siklus burungnya itu berapa tahun. Kurang lebih tiga tahun umur burung, nah yang kami bicarakan adalah bagaimana kerumunan burung ini semakin banyak,” ungkapnya.
“Termasuk kami juga membicarakan tentang ancaman burung kelelawar yang diyakini memakan anakan burung walet. Dan kami berencana membeli pukat untuk meminimalisir ancaman kelelawar ini terhadap anakan burung walet. Karena kelelawar ini kami anggap seperti hama bagi keberlangsungan burung walet,” kata Pilat.
Diakhir pernyataannya, dirinya pun menepis dugaan tentang tidak adanya pembeli hasil panen walet dari Desa  Kalama. Masalah harga yang terlalu murah menjadi pemicu hingga kini, hasil panen sarang burung walet Desa Kalama belum terjual.
“Ada pembeli, hanya saja harga yang ditawarkan pembeli terlalu rendah. Dan kita masih mempertimbangkan untuk melepas barang ini dengan harga yang sangat murah,” tandasnya. (js)



APBD-P Sah..!!, DPRD Minsel Gelar Rapat Paripurna terakhir di Periode 2014-2019

MINSEL,  dstiKawanua.com – Kali yang terakhir Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Minsel dilakukan pada periode 2014 – 2019 ini, Rabu ( 4/9/2019 ) dengan agenda pembicaraan tingkat kedua terhadap rancangan peraturan daerah Kabupaten Minsel tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2019. Juga penutupan masa persidangan kedua tahun sidang 2019.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh ketua DPRD Minsel Jenny Johana Tumbuan SE.

“melalui proses panjang dalam pembahasan komisi dan pembahasan Banggar DPRD telah menindaklanjuti perubahan APBD tahun anggaran 2019 bersama tim anggaran pemerintah daerah ( TAPD) ,” imbuh JJT.

Bupati Minsel Dr Christiany Eugenia Paruntu SE dalam kesempatan menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Minsel, khususnya badan anggaran untuk yang telah melalui proses panjang dan mencurahkan perhatian bagi penyelesaikan pembahasan dan sampai hari ini.

” saya tentu memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan Anggota DPRD Minsel yang dengan sekuat tenaga mencurahkan perhatian terhadap penyelesaian pembahasan APBD- P mulai dari awal sampai saat ini,  ucap Bupati Christiany Paruntu.

Dalam kesempatan ini Bupati Christiany Paruntu menyetujui perubahan APBD tahun 2019 untuk segera ditandatangani.

“Saya mengajak seluruh komponen pemerintah yang ada untuk sama-sama bekerja bagi kesejahteraan masyarakat Minsel,” kata Bupati CEP

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan bersama persetujuan antara DPRD Minsel dan pemerintah daerah Minsel.

Hadir dalam Rapat Paripurna ini Wakil Bupati Minsel, Sekdakab Minsel, Kapolres Minsel, Kajari Minsel, Dandim Minahasa, Ketua Pengadilan Negeri Amurang dan Ketua Pengadilan Agama Amurang.

Tampak hadir pula para anggota DPRD Minsel, para Asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Minsel dan para Camat.
( Vandytrisno )