Sukses digelar HPN Tahun 2019 di Minsel meria dan bermakna

MINSEL , detiKawanua.com – Kegiatan Hari Perhubungan Nasional ( HPN) Tahun 2019 bersama dengan Direktorat Perhubungan Laut dan Dinas Perhubungan Kabupaten Minsel, Kamis (12/9/2019).sukses digelar dengan menghadirkan Bupati Minsel DR Christiany Eugenia Paruntu SE dan jajaran kegiatan ini mengambil tema “Gerakan Bersih Laut dan Pantai” yang dilaksanakan oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Amurang.
Adapun Peringatan Hari Perhubungan Nasional untuk Minsel di pusatkan di Tugu I AM AMURANG, Bupati Minsel Tetty Paruntu (sapan akrab), didampinggi Kapten Rahman Rani SH.M.MAR. menelusuri jalan dari Tugu I’Am Amurang, berjalan kaki sambil pungut sampah sampai keselokan.
Momend tersebut Bupati tak segan memerintahkan aparatur sipil negara, dan Pol-PP untuk mengangkat, perahu yang di parkir di Boulevard Amurang guna menata keindahan Laut dan Pantai,sambil malakukan bersih-bersih, juga di kawal oleh tim Armada Sampah, petugas kebersihan dinas Lingkungan Hidup dan para Siswa-siswa penggalang Pramuka.
Finish di Wonderful Indonesia, belakang Hotel Sutan Raja
Dalam kesempatan tersebut Bupati yang akrab disapa Tetty Paruntu juga membagi-bagikan Tumbler kepada Petugas-Petugas kebersihan, Siswa-siswa, bahkan masyarakat yang hadir, kegiatan ini di lanjutkan dengan Olah-Raga Zumba, yang diikuti juga oleh Marching band Sekolah Pelayaran Laut Amurang.
Kepala Syabandar Amurang Kapten Rahman Rani SH.M.MAR.menggatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka hari perhubungan Nasional yang jatuh pada 12 september. kegiatan yang kita laksanakan ini serentak di dua ratus enam puluh (260) pelabuhan di Indonesia.
” memang target kami untuk mendapatkan rekor muri,selain bersih- bersih pantai dan laut,kami juga melaksanakan donor darah. Kami juga merasa bersyukur karna di tunjang Pemerintah Kabupaten Minahasa selatan (Minsel) khususnya ibu bupati, ujar Rahman
Sembari bertrima kasih kepada semua pihak yang hadir dan terlibat dalam acara besar ini
” terima kasih kepada Polres Minsel sebagai mitra kerja dalam angkatan laut dalam hal ini Polair, juga kepada seluruh masyarakat yang ada,yang sudah memberi diri dalam pelaksanaan bersih-bersih pantai dan laut,” imbuh Rahman.
( Vandytrisno)




Pemkab Sangihe Launching TTE

Tahuna, detikawanua.com – Launching Tanda Tangan Elektronic (TTE)  dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bertempat di stand Dinas Dukcapil di lokasi Festival Pesona Sangihe pada Kamis (12/09/19).
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat eselon II dan para camat serta lurah di lingkup Pemda Sangihe, dalam sambutanya Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes E.  Gaghana berharap, program ini dapat membantu masyarakat sangihe dalam mengurus dokumen kependudukan.
“Tentu dengan program ini dapat memberikan percepatan dan kepastian pelayanan kepada masyarakat,  dalam pengurusan kartu-kartu yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil” ucapnya
Bupati berharap kedepan semua anak disangihe dapat terfasilitasi dalam pengurusan akte kelahiran karena merupakan kebutuhan.
“Garapanya anak-anak usia 0 – 18 tahun dapat terfasilitasi dalam pengurusan akte kelahiran karena ini menjadi kebutuhan dasar dalam pencatatan kependudukan, untuk itu bagi OPD yang terkait yang beesentuhan langsung dengan pelayanan publik, kiranya program ini dapat mendorong kita bersama dalam mencapi target yang maksimal,” harapnya
Lanjutnya kiranya agenda atau program ini dapat tersosialisasi dengan baik karena dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan Festival Pesona Sangihe.
“Jadi karena agenda ini berbarengan dengan agenda FPS ini merupakan momentum yang tepat untuk melakukan sosialisasi untuk mencapai target bersama,” tandasnya. (js)



Pemkab Sangihe Gelar Focus Group Discussion

Tahuna, detikawanua.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang), menggelar Focus Group Disscusion Penyusunan Master Plan Pengelolaan Perbatasan Laut di Pusat Kegiatan Stategis Nasional (PKSN) Tahuna, Kamis (12/9/2019) pekan lalu
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Hery Wolf membacakan sambutan Bupati Kepulauan Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME mengatakan, penyusunan masterplan pengelolaan kawasan perbatasan di PKSN Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi suatu kehormatan dan kebahagiaan. Kegiatan ini penting ini diselenggarakan dalam rangka memantapkan program nawacita Presiden Republik Indonesia di beranda terdepan NKRI ini.
“Saya selaku pimpinan daerah memberi apresiasi dan ucapan terima kasih, kepada Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan Republik Indonesia, atas prakarsa positif dalam kepentingan bangsa dan negara di pulau-pulau terluar yang sekaligus menjadi batas kedaulatan negara Indonesia,” kata Wolf.
Dijelaskannya, terlaksananya kegiatan yang sangat penting ini dengan harapan yang telah disepakati dalam penyusunan masterplan, agar segera ditindaklanjuti sebagai salah satu agenda bagian dari Badan Pengelolaan Perbatasan Negara.
“Kabupaten Sangihe merupakan salah satu kawasan perbatasan negara yang berada di depan di negara lain, dimana pertimbangan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan ini termasuk pertimbangan aspek geostrategis, politik dan pertahanan keamanan, merupakan hal yang tidak dapat diabaikan,” jelasnya.
Diungkap lagi, tantangan besar pengembangan kawasan perbatasan adalah, bagaimana menjadikan semua stakeholder dalam pengembangan kawasan dengan segala permasalahan, yang berkaitan dengan kebersihan dan pertahanan dan keamanan, kedaulatan dan persediaan infrastruktur, pergerakan lintas batas dan serta kesejahteraan penduduk.
“Dalam undang-undang nomor 17 tahun 2007 tentang rencana pembangunan jangka panjang Nasional, telah menetapkan arah pengembangan wilayah perbatasan negara yaitu dengan mengubah arah kebijakan, pembangunan yang selama ini cenderung berorientasi menjadi daerah kita Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat dimanfaatkan sebagai sistem aktivitas ekonomi dan perdagangan dengan tanda fisik maupun negara-negara yang lain,” ungkapnya.
Ditambahkan, undang-undang nomor 17 ini juga memungkinkanadanya peningkatan kesejahteraan, dengan pendekatan tersebut, maka daerah Sangihe sebagai negara menjadi kawasan yang strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keutuhan wilayah negara kesatuan republik.
“Dengan reorientasi kebijakan baru dalam pengelolaan perbatasan wilayah negara sebagai peran dari pemerintah pusat melalui diberikan mandat untuk menyusun dan menetapkan rencana pengelolaan wilayah negara dan kawasan perbatasan dengan Perpres Nomor 12 tahun 2010 pasal 4,” tambahnya.
Hadir pada saat itu sejumlah Pimpinan OPD, unsur Forkomoimda, Kepala Imigrasi Kelas II Tahuna, Kepala BKIPM Tahuna, para Camat. (js)



Gaghana Diminta Copot Pejabat ‘Pembakang’

Tahuna, detikawanua.com – Keberadaan sejumlah pejabat khususnya pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Sangihe yang telah dinilai langsung oleh Bupati Jabes E Gaghana SE ME sebagai ‘pembakang’ akibat setengah hati dalam bekerja, dinilai banyak kalangan akan berimbas pada capaian kinerja pemerintahan yang ada sekarang. 
Menyikapi hal tersebut Ketua LSM Lapek Asiz Janis mendesak Bupati mengambil tindakan tegas.
“Pemberian waktu untuk pembuktian kinerja sudah dilakukan. Namun masih banyak pimpinan OPD yang jelas-jelas tidak mampu menjalankan Tupoksi. Kalau sudah begini maka dituntut keberanian Bupati untuk melakukan pencopotan,” ujar Janis.
Janis menambahkan mempertahankan pejabat ‘pembakang’ sama artinya memberi ruang bagi ketidaksuksesan pemerintahan yang ada saat ini. “Aturan harus diberlakukan dan Bupati juga punya hak preogratif untuk mencopot pejabat yang tidak bekerja secara maksimal. Saya kira masih banyak pekabat di jajaran eselon III atau pejabat administrasi yang lebih punya potensi dan kemauan bekerja. Silahkan copot dan diganti saja,” tegasnya kembali.
Terpisah Sekretaris Daerah Sangihe Edwin Roring SE ME ketika dihubungi menyatakan saat ini pihak Baperjakat mulai mempersiapkan job fit bagi sejumlah pimpinan OPD yang belum memiliki pejabat definitif.
“Job fit akan dilakukan bagi 6 jabatan lowong yang saat ini masih dijabat oleh Plt maupun Plh. Dengan mengisi kekosongan jabatan lowong tersebut memberikan ruang terjadi pergeseran pejabat,” ujar Roring.
Terkait dengan penilain banyak kalangan adanya pejabat ‘pembakang’, Roring menyatakan bahwa penilaian tersebut sudah menjadi bahan evaluasi untuk kedepan apakah panhisment diberlakukan bagi pejabat tersebut atau tidak.
“Namun intinya kita tetap mempersiapkan sejumlah pejabat yang lebih berkompeten untuk jabatan promosi atau kenaikan eselon. Artinya sejumlah pejabat yang tidak mampu atau bekerja setengah hati pasti punya peluang untuk menerima panhisment”, imbuh Roring sambil menyatakan pendekatan kinerja wajib dilakukan oleh pejabat. (js)



Kodim 0716/Demak Sabet Juara 1 Lomba Jurnalistik TMMD Reg 105

Dandim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto usai menerima penghargaan.

Demak, detiKawanua.com – Kodim 0716/Demak, kembali meraih juara I lomba karya jurnalistik TMMD Reguler ke-105 Tahun 2019 tingkat nasional kategori Dansatgas dan penghargaan Kategori Babinsa Kreatif yang diraih oleh Serma Paijan Babinsa Desa Kalikondang Koramil 01/Kota Kodim 0716/Demak.
Hadiah diserahkan langsung Aster Kasad, Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si. dan Staf ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Hubungan Kelembagaan, Prof. Dr. Ir. Winarni kepada bertepatan dengan Rakernis TMMD ke 106 tahun 2019 di Mabesad Jakarta, Kamis 12-09-2019.
Prestasi yang sama, juga pernah diraih Kodim 0716/Demak pada lomba karya jurnalistik TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler ke-95 tahun 2016.
Dandim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto mengemukakan, raihan prestasi dan penghargaan selayaknya disyukuri, dijaga dan dipertahankan karena penghargaan adalah kehormatan.
Dandim juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh prajurit kodim 0716/Demak, rekan-rekan wartawan dan awak media yang sudah bekerja keras bahu membahu sehingga kita bisa mendapatkan juara 1 tingkat nasional.
Menurutnya, capaian prestasi tersebut juga tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama dengan seluruh stakeholder yang terlibat dalam TMMD termasuk di dalamnya para insan media.
Dandim juga berharap dukungan dan kerjasama dengan semua pihak yang sudah baik selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga mampu menghasilkan prestasi yang lebih baik.
Sekadar diketahui, lomba karya jurnalistik TMMD ke-105 terdiri dari 4 kategori, yakni kategori wartawan elektronik, wartawan cetak/online, Pendam dan Dansatgas.
Untuk kategori Pendam, masing-masing juaranya diraih Pendam IV/Diponegoro, Pendam XII/Tanjungpura, dan Pendam V/Brawijaya. Sementara itu untuk kategori Dansatgas, juara I diraih Dandim 0716/Demak, juara II Dandim 0608/Trenggalek dan juara III Kodim 1710/Mimika. 
(*/Pendim 0716-Demak/Indra)



Binaan THL, Fernando Tulandi Cs Wakili Sulut di Ajang Seleksi Pra PON Motocross dan Grasstrack

Mitra,detiKawanua.com – Sejumlah Crosser tanah nyiur melambai, kembali unjuk kebolehan dalam seleksi pra pon yang digelar di serang Banten 13-15 September 2019.

Terlihat dalam postingan media sosial sejumlah atlet binaan Team THL Mitra mulai Fernando Tulandi,Breivel Wales,Siro Kanal dan Oakley Rondonowu bersama crosser kebanggaan lainnya Angga Sompie dan Gideon Alouw turut beserta rombongan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulut .

Ungkapan terima kasih kepada yang Kuasa Serta ke pihak Pengprov IMI Sulut yang di ketua James Sumendap SH dan Sekretaris Chris Egam tak luput dari ungkapan yang di utarakan oleh para atlit muda kebanggaan tanah nyiur melambai.

” Terima kasih pengprov IMI , terima kasih bendahara IMI sekaligus manager pribadi kami pak Tonny Hendrik Lasut yang telah mengutua mengikuti seleksi pra PON juga terima kasih kepada pelatih dan saudara yang terus memberikan dukungan,” ungkap Fernando Tulandi dalam status media sosial.

Hal senada juga disampaikan tiga binaan THL lainnya di Medsos yang terlihat kompak mengucapkan ungkapan syukur dan terima kasih kepada pihak Pemprov IMI Sulut dan manager Tonny Hendrik lasut yang terus mensponsori dan mendidik sehingga bisa mewakili sulut di ajang Pra Pon  . (Indri Rambi).




Disambut Wagub Kandouw, Selama 3 Hari Sulut Tuan Rumah Konsolidasi KPU Se-Indonesia

Manado, detiKawanua.com – Konsolidasi Regional Komisi Pemilihan Umum (KPU) Se-Indonesia dalam rangka Peningkatan Parsitipasi Masyarakat (Parmas) Gelombang ke-II, yang pada Kamis (12/09) tadi malam dibuka langsung Ketua KPU RI, Arief Budiman bersama komisioner dan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, telah dihadiri ratusan komisioner KPU se-Indonesia bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.
Dalam sambutan selamat datang dari Wagub Kandouw mengapresiasikan kinerja dari jajaran KPU, Bawaslu dan DKPP dalam pelaksanaan Pemilu serentak 2019 disejumlah Provinsi di Indonesia juga terutama di Sulawesi Utara.
“Atas nama bapak Gubernur Olly Dondokambey, saya ucapkan selamat datang selamat baku dapa di Bumi Nyiur Melambai ini. Dari lubuk hati paling dalam, saya juga sampaikan bahwa KPU, Bawasu dan DKPP adalah pahlawan-pahlawan demokrasi kita,” kata wagub sembari mengucapkan turut berbelasungkawa duka cita mendalam atas meninggalnya Presiden Indonesia ke-3 (Alm) BJ. Habibie yang juga merupakan sosok tokoh negarawan, pendidikan teknologi serta tokoh demokrasi di Indonesia.
Selanjutnya dikatakan wagub bahwa seyogyanya Provinsi Sulawesi Utara untuk kedepan, sangat mendukung pelaksanaan pesta demokrasi Pemilukada 2020.
“Sangat mengapresiasi sekali kalau juga pemerintah pusat dengan semangat membuat satu Museum Demokrasi. Apakah nantinya akan dibuat di Jogja ataupun di Provinsi Sulut,” terang Kandouw.
Hadir pada kesempatan itu diantaranya, Sekertaris Provinsi Sulut Edwin Silangen, Ketua Komisi II DPR-RI, Komisioner Ilham Saputra, Hasyim Asy’ari, Evi Novida Ginting Manik, Wahyu Setiawan, Pramono Ubaid Tanthowi dan jajaran Sekretariat KPU RI, Komisioner KPU dan Bawaslu Provinsi Sulut, Forkopimda serta insan akademika. Diketahui kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari tersebut (tanggal 11-14 September).

(1s70)




Wagub Kandouw Mewanti-Wanti 312 Pejabat Yang Baru Dilantik Soal Kinerja, Cepat Tuntas Tanpa Masalah

Manado, detiKawanua.com – Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw pada Kamis (12/09) pagi tadi Aula Ex Gedung DPRD Provinsi Sulut di Sario, telah mengambil sumpah jabatan 312 pejabat Administrator dan Fungsional di Lingkup Pemprov Sulut.
Wagub menegaskan, pelantikan yang dilaksanakan itu sudah sesuai dengan prosedur. 
“Ini sudah sesuai dengan hasil kajian cukup lama dan komprehensif oleh BKD, Pak Asisten dan Pak Sekprov. Tidak main-main. Karena pejabat yang dilantik bukan orang baru, tentu saja ada harapannya, yakni, langsung gigi lima. Apalagi sudah masuk triwulan akhir,” ujarnya.

Disamping itu juga, wagub memberikan motivasi kerja kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, untuk langsung melakukan tugas kerja disamping penyesuaian ditempat yang baru.
“Tak ada alasan lambat kerja. Tupoksinya sudah jelas. Langsung tancap gas,” tegas Kandouw sembari mewanti-wanti para pejabat agar tidak menyalahgunakan jabatan yang diamanahkan. 
“Tunjukan kinerja, sama seperti keinginan Pak Gubernur. Maunya cepat, tuntas dan tepat,” pinta Kandouw, yang saat itu didampingi Sekertaris Daerah Provinsi Sulut, Edwin Silangen.
Sebagai informasi, jumlah pejabat Administrator yang dilantik sebanyak 65 orang, pejabat Pengawas ada 125 orang serta Pejabat Fungsional 122 orang sehingga total keseluruhan 312 pejabat.

(1s70/*)




Pemkab Sangihe Segera Terimah Hibah 50 Unit Rumah ASN

Tahuna, detikawanua.com – Kerja nyata  diberikan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) bagi Kabupaten Sangihe. Untuk kali ketiga, Dinas Perkim mampu melakukan terobosan baru melalui lobi ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Dirjen Penyediaan Perumahan dengan mendatangkan 50 unit perumahan tipe 36 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Sangihe.
Yang dibuktikan pada tanggal 18 September 2019 mendatang, Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME akan menerima langsung rumah hibah tersebut di Jakarta. Hal ini sendiri diungkapkan Kepala Dinas Perkim Sangihe Dra Sukardy Adilang. Menurutnya 50 unit rumah hibah ini anggarannya mencapai sekitar Rp10,6 Miliar.
“50 unit rumah ini sendiri sudah selesai dibangun dan siap ditempati oleh ASN golongan 1 dan golongan 2 dan berlokasi di Kelurahan Kolongan Mitung Kecamatan Tahuna Barat,” ujar Adilang.
Penempatan rumah tersebut diberlakukan hingga ASN dimaksud pensiun atau sudah mampu membangun rumah sendiri.
“Hibah rumah bagi ASN ini sendiri dibangun di Kabupaten Sangihe sudah untuk ketigakalinya setelah sebelumnya dibangun di Naha Kecamatan Tabukan Utara dan Kecamatan Tamako”, imbuh Adilang sambil meminta doa masyarakat Sangihe agar pemberian hibah dari Kementrian PUPR ini sendiri sesuai dengan waktu yang ditentukan dan dapat diterimah langsung Bupati. (js)



Jadi Narasumber di Rakornas Pariwisata, Gubernur Olly Paparkan Startegis Potensi Sulut Sebagai Pintu Gerbang Pasific

Jakarta, detiKawanua.com -Tampil sebagai Narasumber dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata III Tahun 2019 yang diprakarsai Kementerian Pariwisata RI di Swiss Hotel Jakarta PIK Avenue, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara pada Rabu (11/9/2019), oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey dihadapan sejumlah kementerian dan lembaga, telah membahas pengembangan 5 destinasi super prioritas, yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo setelah rapat terbatas pada tanggal 15 Juli 2019.

Adapun 5 destinasi super prioritas yang dibahas dalam Rakornas Pariwisata III, antara lain Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. Dimana saat ini, kelima destinasi super prioritas tersebut sedang dalam proses pengembangan intrastruktur yang ditargetkan selesai pada tahun 2020.

Dalam pemaparannya Gubernur Olly menjelaskan, posisi Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang pasifik yang menunjang pertumbuhan sektor pariwisata Sulut. Olly menerangkan gambaran umum posisi Sulut secara geografis, geoposisi dan geostrategi. Menurutnya, Sulut sangat strategis karena berada di bagian utara Indonesia.

Disamping itu, Olly memaparkan pengembangan strategi pariwisata Sulut dengan konsep pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Pariwisata yang berkelanjutan ini bisa dipenuhi jika dapat memenuhi sejumlah syarat, yaitu people atau peningkatan SDM, potensi wisata harus disiapkan, partnership atau kemampuan menggalang segala relasi dan place atau Sulut sebagai tempat yang tolerannya tinggi sehingga menarik orang berkunjung.

“Pariwisata maju, rakyat dan daerah harus ikut menikmati dampaknya. Kita harus melakukan lompatan besar jauh kedepan. Melakukan itu semua harus bersama,” tandas Olly.

Olly juga menerangkan keberhasilan upayanya untuk mendatangkan wisatawan mancanegara yang didominasi negara tiongkok ke Sulut dengan memberikan berbagai kemudahan berbagai persyaratan seperti pengurusan visa bebas, operasional Bandara Sam Ratulangi 24 jam non stop, peningkatan status kantor bea cukai dan ketersediaan hotel dan sdm yang bisa berbahasa mandarin.

Lebih jauh, Olly menyebut sejumlah proyek infrastruktur strategis lainnya yang dikerjakan di Sulut yaitu perluasan Bandara Internasional Sam Ratulangi, jalur kereta api Manado-Bitung, jalan tol Manado-Bitung, Manado Outer Ring Road III dan TPA Regional.

Sebagai informasi, terkait KEK Pariwisata Likupang, selain telah disetujui Dewan Nasional KEK sebagai KEK Pariwisata pada Kamis 15 Agustus 2019, KEK Likupang juga segera disulap infrastruktur pelabuhannya.

Pemerintah pusat menganggarkan Rp 100 miliar untuk pembenahan infrastruktur pelabuhan di sekitar kawasan Likupang.

Selain itu, nantinya di KEK Likupang akan dikembangkan resort, akomodasi, fasilitas hiburan dan MICE. Di luar area KEK, akan dikembangkan pula Wallace Conservation Center dan Yacht Marina. Sering investasi terebut, jumlah tenaga kerja terserap diperkirakan mencapai 65.300 orang.

Berdasarkan dari perhitungan, pengembangan KEK Likupang diprediksi meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara sebesar 162 ribu orang pada 2025. Jumlah tersebut berkontribusi sekitar 16% dari target yang ditetapkan oleh Gubernur Sulawesi Utara, yaitu 1 juta wisatawan mancanegara pada 2025.

Selain itu, KEK Likupang diprediksi mampu memberikan kontribusi devisa  sebesar Rp 22,5 triliun pada 2030.

Menurut rencana, KEK Likupang akan dikembangkan dalam tiga tahap. Pembangunan  tahap I akan dibangun seluas 92,89 hektare dengan kurun waktu tiga tahun ( 2020- 2023).

Target investor yang akan masuk pada tiga tahun pertama tersebut adalah Maestro & Partners melalui pembangunan luxury resort senilai Rp 357 miliar, Sejuta Rasa Carpedia akan membangun beach club senilai Rp 307 miliar. Lalu, Dune World akan membangun luxury dive resort senilai Rp 50 miliar, dan Artha Prakarana akan membangun nomadic resort senilai Rp 36 miliar.

(1s70/*)