Gubernur Olly Sampaikan Duka Cita Mendalam Wafatnya Istri Dari Imam Besar Masjid Ahmad Yani

Manado, detiKawanua.com – Prosesi pelepasan penguburan dari Almarhumah (Almh) Hj Fauziah Sanggo-Lahilote, pada Sabtu (14/09) siang tadi di rumah kediaman keluarga besar Alwie Lahilote di Kampung Arab Istiqlal Manado.

Pada kesempatan itu dalam sambutannya Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang disampaikan Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Sulut, Hanny Wajong menyampaikan turut berduka yang mendalam atas meninggalnya sosok Ibunda/nenek tercinta Almh. Fauziah Sanggo-Lahilote.
“Tentunya apa yang dirasakan keluarga juga merupakan duka kita bersama. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan kesabaran dalam ujian ini dari Allah SWT, dimana setiap manusia pasti akan menjalani hal yang sama dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa,” terang Wajong, sembari mengulang kembali dari pihak gubernur selaku pribadi dan keluarga, juga  atas nama rakyat Sulawesi Utara, turut berduka cita yang mendalam.

Diketahui Almh merupakan istri tercinta dari KH. Sofyan Alwie Lahilote, yang merupakan mantan pejabat Ketua Pengadilan Agama, dan sekarang merupakan Imam Besar Masjid Ahmad Yani.
Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, BKSAUA Manado, Badan Ta’Mir Masjid di Manado, para pejabat lingkup Kementerian Agama Sulut dan Pengadilan Agama beserta ribuan masyarakat seputar Kota Manado.
(1s70)Gubernur Olly Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Istri Dari Imam Besar Masjid Ahmad Yani 
Manado, detiKawanua.com – Prosesi pelepasan penguburan dari Almarhumah (Almh) Hj Fauziah Sanggo-Lahilote, pada Sabtu (14/09) siang tadi di rumah kediaman keluarga Alwie Lahilote di Kampung Arab Istiqlal Manado.
Pada kesempatan itu dalam sambutannya Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang disampaikan Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Sulut, Hanny Wajong menyampaikan turut berduka yang mendalam atas meninggalnya sosok Ibunda/nenek tercinta Almh. Fauziah Sanggo-Lahilote.
“Tentunya apa yang dirasakan keluarga juga merupakan duka kita bersama. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan kesabaran dalam ujian ini dari Allah SWT, dimana setiap manusia pasti akan menjalani hal yang sama dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa,” terang Wajong, sembari mengulang kembali dari pihak gubernur selaku pribadi dan keluarga, juga  atas nama rakyat Sulawesi Utara, turut berduka cita yang mendalam.
Diketahui Almh merupakan istri tercinta dari KH. Sofyan Alwie Lahilote, yang merupakan mantan pejabat Ketua Pengadilan Agama, dan sekarang merupakan Imam Besar Masjid Ahmad Yani.
Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, BKSAUA Manado, Badan Ta’Mir Masjid di Manado, para pejabat lingkup Kementerian Agama Sulut dan Pengadilan Agama beserta ribuan masyarakat seputar Kota Manado.

(1s70)




Dihadapan Ketua KPU RI, Jamal Sosok Seniman Juga Komisioner Ini Sampaikan Pesan Demokrasi Musikalisasi

Manado, detiKawanua.com – Tampil memukau dan meraih simpatik diawal pembukaan acara, dengan mendendangkan musikalisasi kedamaian untuk Papua berjudul “Aku Papua” dan tentang Indonesia “Di Bawah Tiang Bendera” serta melantunkan puisi “Terima Kasih Untuk Memilih” dihadapan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI,Arif Budiman beserta anggota komisioner KPU RI, Kapolda Sulut Irjen Pol. Remigius Sigid, beserta ratusan komisioner KPU se-Indonesia, pada kegiatan yang bertajuk “Terimakasih Telah Memilih” yang diprakarsai KPU Provinsi Sulut di Kompleks Mantos III Manado, pada Jumat (13/09), oleh Ketua KPU Boltim, Jamal Rahman Iroth sosok berlatar belakang seniman senior dan wartawan itu, diawal pembukaan kegiatan mendapatkan kesempatan, dengan talentanya menyampaikan pesan Demokrasi dan Damai Indonesia.
Dengan kemampuannya yang relevan dengan tugasnya kini sebagai penyelenggara Pemilu itu pun membuktikan satu keberhasilan kolaborasi, antara seniman dan komisioner KPU.
Adapun catatan pesan yang dibuat dan disampaikan Jamal dihadapan publik saat pementasan itu, seperti berikut:
Demokrasi jalan yang kita pilih, adalah jalan yang telah diikhtiarkan para leluhur kita. Para pahlawan dan para pendiri negeri ini, hari ini kita wajib melanjutkan perjuangan. Menegakkan demokrasi yang bersih dan berkeadilan. Demokrasi yang bertekad mensejahterakan rakyat di seluruh penjuru Indonesia. Demokrasi yang memuliakan rakyat yang telah menitipkan amanah dan kekuasaan kepada pemimpinnya.
Kemudian Pemilu adalah jembatan, Pemilu adalah jalan utama demokrasi. Sebagai penyelenggara Pemilu, kita wajib berterima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah dengan sadar menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019.
Niat kita sama, Tekad kita sama, Tujuan kita sama,
Pemilu yang bersih untuk negeri yang bermartabat.
Hal itupun mendapat respon positif dari Ketua Divisi Sosialisasi KPU Provinsi Sulut, Salman Saelangi yang menilai sosok Jamal layak berkesempatan tampil menyampaikan ekpresi ungkapan terima kasih dari pihak penyelenggara kepada masyarakat pemilih.
“Ini baik, sebab dia memiliki talenta seni, yang sekaligus perspektif sebagai penyelenggara,” ujar Salman.
(1s70)Dihadapan Ketua KPU RI, Jamal Sosok Seniman Juga Komisioner Ini Sampaikan Pesan Demokrasi Musikalisasi
Manado, detiKawanua.com – Tampil memukau dan meraih simpatik diawal pembukaan acara, dengan mendendangkan musikalisasi diantaranya, menyuarakan kedamaian untuk Papua berjudul “Aku Papua” dan tentang Indonesia “Di Bawah Tiang Bendera” serta melantunkan puisi “Terima Kasih Untuk Memilih” dihadapan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI,Arif Budiman beserta anggota komisioner KPU RI, Kapolda Sulut Irjen Pol. Remigius Sigid, beserta ratusan komisioner KPU se-Indonesia, pada kegiatan yang bertajuk “Terimakasih Telah Memilih” yang diprakarsai KPU Provinsi Sulut di Kompleks Mantos III Manado, pada Jumat (13/09), oleh Ketua KPU Boltim, Jamal Rahman Iroth yang merupakan sosok berlatar belakang seniman senior dan wartawan itu, pada pembukaan kegiatan itu mendapatkan kesempatan, dengan talentanya menyampaikan pesan Demokrasi dan Damai Indonesia.
Dengan kemampuannya yang relevan dengan tugasnya kini sebagai penyelenggara Pemilu itu pun membuktikan satu keberhasilan kolaborasi, antara seniman dan komisioner KPU.
Adapun catatan pesan yang dibuat dan disampaikan Jamal dihadapan publik saat pementasan itu, seperti berikut:
Demokrasi jalan yang kita pilih, adalah jalan yang telah diikhtiarkan para leluhur kita. Para pahlawan dan para pendiri negeri ini, hari ini kita wajib melanjutkan perjuangan. Menegakkan demokrasi yang bersih dan berkeadilan. Demokrasi yang bertekad mensejahterakan rakyat di seluruh penjuru Indonesia. Demokrasi yang memuliakan rakyat yang telah menitipkan amanah dan kekuasaan kepada pemimpinnya.
Kemudian Pemilu adalah jembatan, Pemilu adalah jalan utama demokrasi. Sebagai penyelenggara Pemilu, kita wajib berterima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah dengan sadar menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019.
Niat kita sama, Tekad kita sama, Tujuan kita sama,
Pemilu yang bersih untuk negeri yang bermartabat.
Hal itupun mendapat respon positif dari Ketua Divisi Sosialisasi KPU Provinsi Sulut, Salman Saelangi yang menilai sosok Jamal layak berkesempatan tampil menyampaikan ekpresi ungkapan terima kasih dari pihak penyelenggara kepada masyarakat pemilih.
“Ini baik, sebab dia memiliki talenta seni, yang sekaligus perspektif sebagai penyelenggara,” ujar Salman.

(1s70)




Di Musim Kemarau, Ini Imbauan BPBD Boltim

Kepala BPBD Boltim, Elvis Siagian. 

Boltim, detiKawanua.com – Di musim kemarau yang disertai tiupan angin kencang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), kembali mengimbau kepada warga.
Kepala BPBD Boltim Elvis H Siagian mengatakan, kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Boltim, mulai dari yang berprofesi sebagai nelayan, petani, serta warga umumnya, agar tidak sembarangan membuka, menggarap tanah atau lahan perkebunan dengan cara membakar.

“Saat ini musim kemarau, diimbau kembali kepada warga masyarakat umumnya, supaya mari kita menjaga bersama potensi-potensi yang mengakibatkan bencana kebakaran. Sebab, api akan dengan cepat menjalar terlebih di musim kemarau disertai angin kencang seperti sekarang ini. Dilarang membuang puntung rokok di areal perkebunan, atau di pinggiran jalan demi menghindari pemicu terjadinya kebakaran,” katanya mengimbau.

Dirinya menambahkan, tindakan membakar hutan juga ada Undang-Undang (UU)-nya, barang siapa yang dengan sengaja membuka lahan untuk kepentingan apapun dengan cara membakar maka akan dikenai pidana hukuman.

“UU Nomor 32 Tahun 2009 pasal 108 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” jelas Elvis.

Upaya pencegahan merupakan cara terbaik, dan sangat penting untuk dilakukan. Karena upaya ini, relatif lebih mudah dan murah dibandingkan jika kita melakukan penanggulangan kebakaran yang sudah terjadi,” ujarnya, Jumat (13/09).
Untuk para nelayan, juga saya imbau agar ketika akan pergi melaut, sebaiknya melapor dahulu kepada pemerintah desa, mengingat saat ini tiupan angin dinilai kencang disertai gelombang tinggi.
“Kepada nelayan diharapkan supaya melapor ke pihak Pemdes jika ingin melaut atau mencari ikan. Mari kita jaga dan hindari bersama, potensi yang bisa berakibat bencana yang kita tidak inginkan bersama. Semoga imbauan dan informasi ini, dapat bermanfaat bagi kita semua, lebih khusus bagi warga masyarakat Bolaang Mongondow Timur,” ucap Elvis.
(Fidh)



RALB Versi Lombogia Suak Dinilai Cacat Hukum, Waleleng Maju ke Pengadilan

Manado, detiKawanua.com – Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) Sulut yang diselenggarakan oleh Marthen Lombogia dan Joppy Suak, mendapat reaksi keras dari kepengurusan Puskud Sulut yang diketuai Ventje Waleleng, BA. Waleleng. Hal itu diutarakan Waleleng saat didampingi Kuasa Hukum Puskud, Michael R. Jacobus, S.H., M.H, pada Jumat (14/09).
Kepada wartawan, Waleleng mengungkapkan bahwa pelaksanaan RALB tersebut, dinilai selain terdapat sejumlah keganjalan dan terkesan dipaksakan, juga tidak sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku, baik secara undang-undang, peraturan menteri koperasi, dan AD/ART (Anggaran Dasar Aturan Rumah Tangga).
“Jelas-jelas (RALB) itu tidak berdasar dan mereka (Marthen dan Joppy) itu seperti melakukan kudeta terhadap kami pengurus yang sah. Oleh karenanya, kuasa hukum kami sudah melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Manado dan sudah terdaftar tertanggal 12 September 2019,” tegas Waleleng. 
Sementara itu, Jacobus (kuasa hukum) dalam keterangan pers-nya menambahkan, ada beberapa alasan hukum pihaknya (Puskud diketuai Ventje), menggugat pihak Lombogia dan Suak.
“Pertama, dilaksanakannya RALB itu harus dengan alasan kuat mendesak/darurat, dengan 1/5 dari anggota (Puskud) harus mengajukan permintaan ke pengurusan untuk menggelar RALB. Tapi, mereka tidak melakukan itu, karena memang tidak ada alasan mendesak. Kedua, mereka mengganti pengurus melalui RALB, sementara menurut ADART, forum memberhentikan pengurus itu melalui Rapat Anggota Khusus. Ketiga, masa kepengurusan dari Ketua Ventje seharusnya tertanggal 31 Desember 2019, dan kalau diberhentikan sebelum waktunya harus dibuktikan dengan bukti-bukti/dasar pelanggaran yang serius dari pengurus. Nah, jika tidak ikut aturan (seperti diatas), maka RALB itu cacat hukum dan itu beralasan untuk digugat,” terang Jacobus.
Lanjutnya menjelaskan, hal lain yang dinilai mengganjal dalam pembentukan RALB itu menurutnya adalah,penyelenggaranya (RALB) itu harus ada dari pengurus yang meminta langsung proses pelaksanaannya. 
“Perlu diingat! bahwa selama ada pengurus yang sah, maka Rapat Anggota termasuk RALB harus diselenggarakan oleh pengurus. Soal panitia, itu bisa dibentuk jika pengurus tidak melaksanakan permintaan RALB dari anggota. Nah, sampai sekarang ini, tidak ada anggota yang memohon RALB ke pak Ventje, jadi dasar pembentukan panitia (RALB) itu tidak ada menurut hukum,” jelasnya.
Sementara itu, diakhir keterangannya Ventje Waleleng menegaskan bahwa, kepemimpinan kepengurusannya yang sekarang ini resmi, bahkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) terakhir dilaksanakan pada Bulan Januari 2019 lalu di Kantor Gubernur. 
“Gugatan ini harus perlu diajukan, agar semua anggota dapat belajar tertib dalam berorganisasi.  Polemik kepengurusan Puskud Sulut selama ini sudah menjadi “duri dalam daging” yang membuat Puskud ini tidak bisa ada kemajuan, makanya jalan terbaik harus kita tuntaskan dipengadilan,” tandas Waleleng.

(1s70)




Sumur Mengering, Warga Harap Bantuan Air Bersih

Tampak sumur pesisir yang mengering.

Boltim, detiKawanua.com – Dampak kemarau saat ini, kian hari semakin terasa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Sejumlah warga yang bertempat tinggal di pesisir pantai, mengeluh soal pasokan air bersih.
Seperti di desa Jiko Utara kecamatan Nuangan, warga  mengeluhkan stok air bersih untuk dikonsumsi. Pasalnya, sumur yang mereka miliki sudah kering.
Kami sangat membutuhkan pasokan air bersih, terutama untuk minum. “Sumber air (sumur-red) sudah kering untuk diminum, bahkan dipakai buat mandi serta mencuci. Per hari kebutuhan keluarga 3 galon, dan itu kami beli di salah satu depot air isi ulang,” terang Felix Saluhang, warga setempa, yang turut diiyakan warga lainnya, Jumat (13/09).

Kami sangat mengharapakan bantuan dari pemerintah melalui dinas terkait, terutama untuk air bersih. “Beberapa tahun lalu, bantuan air bersih dari pihak pemerintah pernah dipasok ke sini. Kami harapkan bantuan air bersih,” ucapnya berharap.

Sementara, Dinas Sosial (Dinsos) Boltim, akan berupaya guna melakukan pensuplaian pasokan air bersih ke warga pesisir. “Kita upayakan dalam waktu dekat untuk pasokan air bersih guna membantu warga pesisir terutama yang membutuhkan,” kata Kepala Dinsos Boltim Rudi S Malah belum lama ini.
(Fidh)



Sempat Dipertanyakan Bupati, 37 Pejabat Mangkir Dari Raker

Tahuna, detikawanua.com – Sikap sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Sangihe dinilai sudah lepas kendali. Sikap pandang enteng terus diberikan sejumlah pejabat publik di jajaran Pemkab Sangihe. Buktinya dalam pelaksanaan Rapat Kerja  Jumat (13/9) di Papanuhung SantiagoTampungang Lawo yang dipimpin langsung Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME sedikitnya ada 37 pejabat tidak hadir.
Padahal agenda Raker ini sangat penting terkait akselerasi pembangunan serta serapan anggaran sekaligus berbagai kendala dan persoalan yang butuh di evaluasi.
Gaghana menyatakan Pejabat yang terlambat atau sekedar menandatangani daftar hadir lalu tumingkas (pulang) bukan kali ini saja. Pada rapat koordinasi lainnya, juga sama yang dilakukan  terlambat bahkan tidak hadir.
“Ini sudah jadi kebiasaan dan menjadi lagu lama. Yang pasti hal ini akan menjadi penilaian bagi pimpinan terhadap evaluasi kinerja,” jelas Gaghana.
Gaghana juga menghimbau jajarannya agar jangan elergi menghadiri setiap rapat kordinasi, sebab melalui rapat inilah kita bisa mencari jalan keluar dari permasalahan yang ada ditiap OPD.
“Rapat kordinasi ini seharusnya dimulai lebih awal namun karena menunggu kedatangan sejumlah pejabat Waktunya tertunda. Bahkan dalam kegiatan itu masih terlihat sejumlah pejabat yang terlambat datang”, imbuhnya.
Dari data yang berhasil dirangkum menyebutkan 37 pejabat yang tidak hadir atau terlambat dalam pelaksanaan Raker ini masing-masing 8 orang Pejabat Tinggi Pratama (eselon II) dan 29 Pejabat Administrator (eselon IIIA dan eselon IIIB). (js)



Akibat Angin Kencang Satu Rumah Warga Roboh, BPBD Bakal Salur Bantuan

Rumah warga yg roboh akibat angin kencang.

Boltim, detiKawanua.comMusim kemarau disertai tiupan angin kencang sangat dirasakan warga Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), khsusunya yang bermukim di pesisir pantai.

Seperti di Desa Jiko Utara, Kecamatan Nuangan, terjadi tiupan angin kencang hingga merobohkan salah satu rumah warga Lambertus Aukoli (65).
“Saat kejadian, anak saya, Agustinus (10) sedang berada di dalam rumah, sedangkan saya sedang memasak. Tiba-tiba angin kencang dengan cepat merobohkan rumah saya. Karena sangat kaget, saya langsung bergegas menyelamatkan diri,” terangnya kepada awak media, Senin (12/09).
Dirinya ditemani beberapa warga yang sedang mengepulkan puing-puing rumahnya yang sudah roboh, juga meminta serta berharap agar pemerintah memberikan bantuan tempat tinggal.
“Saya berharap kepada pemerintah daerah melalui instansi terkait, agar dapat memberikan tempat tinggal. Dan juga beberapa bantuan pokok lainya. Saya mesih tetap tinggal disini walaupun hanya tersisa puing rumah,” keluh Lambertus sembari menuturkan akan menunggu bantuan dari pihak pemerintah.
Sementara Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boltim Elvis H Siagian menanggapi bencana ini, akibat angin kencang. Bahwa pihaknya siap mananggulangi atau memberikan bantuan kepada warga yang terkena bencana dimusim kemarau ini.
“Dan untuk bantuan kepada warga yang rumahnya roboh diterjang angin kencang akan kami salurkan pada Jumat (13/09) hari ini,” ujar Elvis.
(Fidh)



Rusmin: Tidak Ada Pungli di Disdukcapil

Kepala Disdukcapil Boltim, Rusmin Mokoagow. 
Boltim, detiKawanua.comKepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim),l Rusmin Mokoagow menegaskan tidak ada pungutan liar alias pungli di dinasnya.
Dikatakan Rusmin, jika ada laporan, dirinya akan menindak tegas pelaku pungli tersebut “kalau kedapatan ada pegawai atau honorer disini (Disdukcapil) yang meminta bayaran untuk pengurusan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) atau Akta Kelahiran anak, maka Saya akan memberikan sanksi berat bagi pelaku” tandasnya, saat bersua dengan sejumlah awak media, Kamis (12/09) kemarin
Menurut informasi, lanjut Rusmin katakan, ada salah – satu masyarakat mau mengurus Akta Kelahiran dan mengatakan jika pihak Capil bagian pengurusan dokumen (Akta Kelahiran-red) telah menerima uang “jika terbukti, segera laporkan ke saya” singkatnya dengan nada tegas
Dia menghimbau, warga yang mau mengurus surat-surat, agar melengkapi persyaratan administrasi “jangan sampai bolak balik dinas untuk mengurus dokumen Akta Kelahiran dan lain-lain, dikarenakan persyaratannya tidak lengkap, hingga menyalahkan dinas. Jika tidak bisa diproses, itu kelalaian yang bersangkutan, bukan kami” jelas, Rusmin
Contohnya, mengurus Akta kelahiran anak, namun pasangan suami istri tersebut belum menikah maka, tidak bisa diterbitkan dokumennya “harusnya pasangan itu statusnya kawin. karena salah – satu persyaratannya adalah melampirkan foto copy buku nikah. Jika tidak, diwajibkan meminta surat keterangan dari desa dan segera melangsungkan pernikahan. Fatal akibatnya kalau kami memaksakan untuk penerbitan Akta Kelahiran anak diluar nikah” ucap, Rusmin 

(Fidh)



Total 3 Unit Motor Sampah Bantuan OD-SK Diterima DLH Sangihe

Manado, detiKawanua.com – Bertempat di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulut pada Kamis (12/09) tadi malam, Kepala DLH Sulut Marli Gumalag, telah menyerahkan langsung bantuan 3 unit kendaraan motor pengangkut sampah kepada pihak DLH Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Diketahui bantuan tersebut merupakan terobosan dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK), sebagai bentuk kepedulian akan kebersihan lingkungan serta sadar akan sampah.
“Total anggaranya sekitar 90 Juta Rupiah untuk 3 unit kendaraan motor sampah itu. Ini kami serahkan langsung untuk memenuhi kebutuhan yang ada di Sangihe. Nantinya bantuan ini secara bertahap di kabupaten kota lainnya,” terang Gumalag.
Diketahui bantuan itu diterima langsung Plt Kepala Dinas DLH Sangihe Ronald Izak, yang peruntukannya untuk 3 kecamatan di Sangihe seperti Kec. tahuna Barat, Tahuna serta Tahuna Timur Kepulauan Sangihe.

(I5jo)




Akibat Angin Kencang, Pohon di Ruas Jalan Tahuna-Kolongan Tumbang

Tahuna, detikawanua.com – Cuaca ekstrim kembali terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan sekitarnya, yakni angin kencang dan gelombang laut yang diperkirakan mencapai 2 – 4 meter.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ir Rivo Pudihang, terkait cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yg berdasarkan laporan BMKG sekitar 2-4 meter dan angin kencang yang terjadi saat ini di sekitar Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Dihimbau kepada masyarakat sekiranya dapat menunda melakukan perjalanan laut. Jika tidak memungkinkan dan kalau hendak melaut memperhatikan kondisi laut dan cuaca di sekitarnya,” kata dia.
Lanjutnya, bahkan akibat angin kencang yang berlangsung, Jumat (13/09), pohon tumbang di ruas jalan Tahuan-Kolongan Kecamatan Tahuna Barat, hingga sempat menghalangi badan jalan raya setempat.
“Pohon tumbang tersebut sudah ditangani. Dan  jalan raya sudah bisa dilalui kendaraan bermotor,” tandasnya.
Juga dimintakannya, agar masyarakat bisa menghindari diri dari bahaya akibat pohon tumbang karena angin kencang di wilayah masing-masing. (js)