Pembangunan Puluhan Unit RTLH Kecamatan Modayag Barat Mulai Action

Kepala Dinsos Boltim, Rudi S. Malah.

Boltim, detiKawanua.com – Enam uluh tiga unit bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) bagi warga di Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mulai action.
Seperti dikatakan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Boltim, Rudi S. Malah kepada sejumlah awak media, bahwa pekerjaan tersebut dikontrak oleh pihak CV. Defando Jaya sebagai pelaksana dan telah dimulai pembangunannya sejak awal September.

“Waktu pekerjaan 110 hari, batas pekerjaannya sampai tanggal 23 Desember 2019. Sesuai pagu anggarannya, per unit Rp 30 juta. Seluruhnya memakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 sebesar Rp 1.890.000.000,” papar Rudi, Rabu (18/09).

Jika tidak selesai tepat waktu, maka pihak kontraktor akan dikenakan sanksi.

“Sanksinya yaitu apabila sampai batas waktu (deadline) yang ditentukan namun pekerjaan belum rampung, maka kontraknya hanya akan dihitung sesuai dengan jumlah RTLH yang telah selesai 100 persen. Meski bangunan sudah berdiri, tapi belum ada atap, itu juga tidak masuk hitungan,” jelasnya.

Dia berharap, agar pihak ketiga mempercepat pekerjaan guna mengejar waktu yang disepakati bersama.

“Saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat penerima bantuan RTLH, agar bersama-sama bantu mengawasi pekerjaan. Jika menemui masalah pembangunan dari segi material dan lainnya, diharapkan segera melaporkan ke Dinsos Boltim untuk segera ditindaki,” tutup Rudi.

(Fidh)



Tema SDM Unggul, Sulut Hebat Indonesia Maju, Sekprov Silangen Pimpin Rakor HUT Provinsi ke-55

Sulut, detiKawanua.com – Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut, Edwin Silangen mengajak seluruh Perangkat Daerah (PD) ikut menyukseskan HUT ke-55 Provinsi Sulut pada tanggal 23 September 2019 yang mengangkat tema “SDM Unggul Sulut Hebat Indonesia Maju”.
“Seluruh Perangkat Daerah agar dapat menopang akan suksesnya kegiatan ini,” kata Silangen didampingi Ketua Panita HUT ke-55 Provinsi Sulut yang juga Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang.
Sebagai informasi, sejumlah acara akan digelar untuk memeriahkan HUT ke-55 Provinsi Sulut, diantaranya, pesta rakyat di lapangan Megamas pada tanggal 21 September 2019 dan sejumlah kegiatan lainnya yang digelar pada tanggal 23 September 2019 yaitu upacara dalam rangka HUT ke-55 Provinsi Sulut di Lapangan Robert Wolter Mongisidi, rapat paripurna di ruang sidang paripurna DPRD Provinsi Sulut dan syukuran malam di Manado Convention Center. Selain itu akan digelar Sulut Expo pada tanggal 26-29 September 2019 di SMESCO Convention Hall Jakarta.
Terkait upacara HUT-55 Provinsi Sulut, Silangen berharap seluruh pejabat di lingkup Pemprov Sulut dapat menggunakan pakaian adat daerah dala kegiatan tersebut. “Untuk Eselon II itu harus,” tandas Silangen.
Disamping itu, Silangen juga mengatakan Pemprov Sulut juga akan melaksanakan ziarah ke makam para mantan gubernur dan wakil gubernur Sulut pada tanggal 19 dan 20 September 2019.
Sementara itu, terkait Sulut Expo, Ketua Panitia yang juga Asisten III Bidang Administrasi Umum Gammy Kawatu menerangkan bahwa pelaksanaan hajatan yang melibatkan 15 Kabupaten dan kota se-Sulut ini benar-benar akan menjadi ajang promosi berbagai potensi daerah Sulut, terutama dalam mengangkat kekayaan budaya.
Tambah dia, dengan menggunakan tema North Sulawesi Pacific Gateway Indonesia, kegiatan ini dapat mendorong masyarakat Sulut untuk terus meningkatkan Sumber Daya Manusia di bidang pariwisata karena kegiatan ini merupakan panggung pertunjukan, arena pergelaran untuk menampilkan keberagaman potensi Sulut.
“Di Sulut Expo juga akan ditampilkan dalam pameran adalah yang bersifat premium atau UMKM yang berkualitas dan kuliner Sulut,” kata Kawatu.

(1s70/*)




Hal Ini Yang Disampaikan Wagub Kandouw Sebagai Pemateri di Semiloka Ketua BPMW/J di Tomohon

Tomohon, detiKawanua.com – Hadir dan memberikan materi tentang “Pandangan Jemaat Tentang Pendeta dan Ketua Jemaat”, pada kegiatan semiloka Ketua (Badan Pekerja Majelis Wilayah/Jemaat (BPMW/J) GMIM yang digelar di Pusat Pembinaan Warga Gereja, (PPWG) Kaaten, Kota Tomohon pada Rabu (18/9) siang tadi. Oleh Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw mengatakan bahwa kegiatan tersebut dinilainya gampang-gampang susah yang disebabkan pandangan awam terhadap pendeta sekarang.

“Padahal saya dalam beberapa kesempatan saling bertukar pikiran. Justru yang perlu dikritisi dan musti diperbaiki menurut hemat saya sekarang bukan cuma sikap pendetanya tapi dari suasana hati saya lebih holistik dan tidak hanya top down dari pendeta ke jamaatnya tapi jemaat ke pendetanya juga perlu,” terang Kandouw.
Dari pandangannya dan sebagai awam, hubungan antara pendeta dan jemaat disatu sisi legaliter disisi lainnya soal etika sopan santun
“Saling hormat menghormati tapi sekarang ini saya temui banyak para Pelsus tak menghormati para pendeta. Untuk itu saya berharap kepada warga GMIM dan para pelsus untuk saling hormat menghormati terhadap pendeta,” ajak orang nomor dua Sulut itu yang juga merupakan mantan Ketua DPRD Sulut.

Wagub pun berpesan, agar kiranya para palayan untuk mengikuti perkembangan jaman, paham dengan issu, agar mengetahui bagaimana kehidupan di masyarakat, serta menghindari hal yang bisa memecah belah. Tetap melayani dengan penuh kasih.

Adapun kegiatan semiloka tersebut dihadiri oleh Ketua Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah se-GMIM, Wakil Gubernur Steven Kandouw yang juga Majelis Pertimbangan Sinode (MPS), Sekretaris  BPMS Pdt Evert Tangel, Wakil BPMS Pdt Dan Sompe dan Kepala Dinas PWT Kaaten Tomohon Pdt Tonny Kaunang.

(1s70/*)




Bahas Sejumlah Program serta Silaturahmi, 20 Anggota DPRD Boltim Tandang ke Kantor Bupati

Silaturahmi Anggota DPRD Boltim bersama Bupati Boltim Sehan Salim Landjar. 

Boltim, detiKawanua.com – Guna menjaga keharmonisan hubungan antara pihak eksekutif dan legislatif, 20 Anggota Legislatif (Aleg) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu, bertandang ke Kantor Bupati Boltim.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Sehan Salim Landjar SH didampingi Wakil Bupati Drs Rusdi Gumalangit, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Oscar Manoppo SE. Kedua pihak ini, duduk satu meja sekaligus menggelar rapat bersama. 

Pokok dan tujuan agenda ini, tidak lain untuk menjaga serta meningkatkan hubungan kerja sama maupun keharmonisan antara keduanya. Selain itu, rapat ini juga membahas beberapa program yang menjadi tanggung jawab bersama, dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat Boltim.
Salah satu hal pokok yang diangkat dalam pembahasan kali ini, adalah terkait pasar yang ada di Boltim. Dimana tidak sedikit pedagang yang enggan berjualan di pasar, dan memilih untuk berjualan di pinggir jalan raya. Hal ini menurut para Aleg, perlu ada ketegasan dari pihak pemerintah agar keberadaan pasar bisa lebih efektif.
Menanggapi hal ini, Bupati mengapresiasi semua saran dan masukan yang disampaikan oleh para aleg. Menurut Bupati, semua hal yang disampaikan pada rapat tersebut bernilai positif.

“Saya sepakat terkait usulan untuk penertiban pedagang di jalan raya, untuk direlokasi ke pasar yang telah disiapkan. Namun, hal ini perlu beberapa langkah dan tahapan, antara lain anggota Satpol PP harus lebih tegas,” ujar Bupati Landjar, Rabu (18/09).

Lanjut Bupati, kedepan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) berencana untuk mengontrakan pasar ke pihak kedua. Nantinya seluruh lapak atau kios bahkan kebersihan di pasar, pihak tersebut yang mengatur karena sudah menjadi tanggung jawabnya.

“Tetapi kita akan mengatur standar harga sewa lapak atau kios. Agar jangan sampai para pedagang terbebani dengan harga sewa yang ditentukan oleh si pengontrak (pihak kedua-red). Kesemuanya akan kita atur dalam Peraturan Daerah (Perda) untuk dijadikan acuan,” terang Bupati siang tadi.

Sekretaris Dewan (Sekwan) Priyamos SH membenarkan adanya kunjungan Aleg sekaligus rapat tersebut. Inti dari kunjungan 20 Aleg ini, selain silaturahmi dan membangun keharmonisan antara eksekutif maupun legislatif, juga membahas beberapa program pembangunan strategis di daerah Boltim.

“Pembahasannya mencakup sektor ekonomi, pembangunan, kesehatan, hingga pengelolaan air bersih rakyat,” imbuhnya.

(Fidh)



Untuk Keterbukaan Informasi, Ketua DPRD Boltim Gelar Pertemuan Bersama Wartawan

Pertemuan Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar bersama awak media. 

Boltim, detiKawanua.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Fuad Landjar SH menggelar pertemuan perdana dengan para awak media biro Boltim, dengan agenda mitra kerja pers dengan DPRD untuk keterbukaan transparansi informasi kegiatan dewan kepada masyarakat publik.
Pertemuan tersebut digelar dengan tujuan, mitra kerja yang baik antar awak media (wartawan) dengan DPRD guna sarana informasi publikasi kepada masyarakat.
“Pertemuan ini sengaja Saya agendakan dengan para awak media. Saya menginginkan mitra kerja yang baik antara media pers dengan DPRD untuk sarana informasi dan publikasi kepada masyarakat (publik), terkait agenda kegiatan setiap anggota legislatif,” terang Fuad Landjar, Selasa (17/09) kemarin.
Menurutnya, kinerja dewan perlu diawasi juga dipublikasi kepada masyarakat.
“Peran media sangat penting sebagai kontrol sosial, dan sarana informasi kepada masyarakat. Apa saja kinerja dewan,l serta agenda dewan, masyarakat perlu tahu. Agar masyarakat mengetahui apakah setiap anggota dewan itu bekerja sesuai amanah rakyat atau tidak,” jelasnya.
Selain itu, kata Fuad, dengan adanya informasi kepada masyarakat kita juga bisa menyerap aspirasi juga kritikan membangun dari masyarakat.
Terpisah, yang dikatakan Sekwan Priyamos SH kepada awak media, bahwa dirinya akan mengevaluasi setiap pers yang menjalin kerja sama dengan DPRD Boltim.
“Saya mau kerja samanya media dalam peliputan, jangan hanya mau menagih kontrak tapi tidak ada berita peliputan agenda kegiatan DPRD. Selain itu, mohon dilengkapi semua berkasnya agar tidak ada kejanggalan ketika ada pemeriksaan,” uacapnya. 
“Untuk masalah kerja sama, nanti kita akan lihat apa di kontrak atau sistem by order berita, selanjutnya kita akan melakukan pertemuan kembali dengan semua awak media Biro Boltim utuk membahasnya,” tambah Priyamos.
(Fidh)



3,5 Miliar Dari PUPR Untuk Sangihe

Tahuna, detikawanua.com – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan kembali melakukan kerja nyata dengan berhasil melobi anggaran 3,5 M,  dari Kementrian Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Republik Indonesia.
Kepala Dinas Perkim Sukardi Adilang melalui Kepala Bidang Pembangunan, Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman Novel Budiman,  SE mengatakan dalam waktu dekat Dinas Perkim akan melaksanakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya(BSPS-PBRS).
“Dalam waktu dekat kami bersama pihak terkait akan melaksanakan kegiatan serah terima buku tabungan (SERBUTAB)  yang akan difasilitasi oleh bank BTN cabang Manado bagi penerima Bantuan BPSP,” ungkap Budiman.
Lanjutnya program ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus Tahun anggaran 2019, yang diperuntukan untuk penerima di 5 kampung yang ada di sangihe.
“Untuk sumber dana bersumber dari APBN T. A.  2019 dengan total 3,5 M,  dan ini suda ada direkening pusat,  dan siap disalurkan langsung ke rekening penerima bantuan tersebut,  dengan besaran setiap penerimah Rp. 35. 000.000,-” lanjutnya.
Dijelaskanya pula untuk jumlah yang diterimah itu terdiri dari biaya bahan bangunan dan ongkos kerja.
“Untuk rinciannya Rp. 30.000.000,- biaya material bangunan sedangkan Rp. 5.000.000,-  untuk biaya pekerjaan,  dengan besaran bangunan yang suda di tentukan pemerintah tetapi tidak menutup kemungkinan penerimah akan membangun lebi besar, yang terpenting pemerintah suda menyiapkan bangunan awalnya sesuai dengan prosudur yang berlaku,” kunci Budiman. (js)



Bupati Boltim Sambut Kunjungan Kerja Pangdam XIII/Merdeka

Bupati Boltim Sehan Salim Landjar tengah menyambut kedatangan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen Tiopan Aritonang. 


Boltim, detiKawanua.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar SH menyambut kedatangan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka Mayor Jendral (Mayjen) Tiopan Aritonang pada Selasa (17/09).

Mendarat mengunakan helikopter MI 35P buatan Rusia dan tiba di lokasi pada pukul 08.45 wita di Lapangan Gogaluman Desa Tutuyan, Kecamatan Tutuyan, Pangdam Aritonang langsung disambut baik oleh Bupati Landjar.

Pantauan awak media, tidak berselang lama, Pangdam beserta rombongan tersebut sekitar pukul 09.05 wita, segera menuju Kantor Bupati Boltim didampingi Bupati dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Maksud dan tujuan dari kunjungan kerja (Kunker) Pangdam tersebut, yakni untuk meninjau langsung lokasi kodim, koramil, batalyon, serta tempat latihan TNI AD.

Usai meninjau lahan, Mayjen Aritonang menyebut, semua lokasi yang direncanakan sangat bagus.

“Sudah tepat lokasinya, karena dekat dengan pemukiman masyarakat. Nanti kita akan usulkan ke Maskar Besar (Mabes) AD, diupayakan tahun 2020 sudah diterima,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Sehan Salim Landjar SH mengatakan, direncanakan pada tahun 2020, di tiap kecamatan akan disiapkan lahan seluas 1 hektare guna pembangunan Koramil.

“Imi adalah bagian dari wacana pemerintah daerah untuk meningkatkan nilai ekonomis masyarakat. Sebagai contoh, jika sudah ada koramil di setiap kecamatan dengan ratusan personil, tentu membawa dampak positif bagi masyarakat setempat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” terang Bupati.

Di akhir masa jabatannya, lanjut Dia, proses pembangunan yang menjadi kebutuhan jajaran TNI akan segera terwujud.

“Saya harap apa yang menjadi kebutuhan TNI tercapai sesuai impian, sebab muaranya berdampak baik bagi publik masyarakat Boltim,” ujar Bupati.

Untuk diketahui, sesuai jadwal Kunker Pangdam berserta rombongan, selain meninjau bakal lokasi untuk dibangun Batalyon Artileri Medan (Armed) juga mengunjungi lahan Kodim di Desa Tutuyan, lahan Koramil Tutuyan di Desa Togid, lahan Batalyon di Desa Motongkad, lahan Koramil Motongkad di Desa Motongkad, dan lahan Koramil Nuangan di Desa Nuangan.

Kunker diakhiri dengan jamuan ramah tamah makan siang di Rumah Jabatan Bupati Boltim, dilanjutkan di Danau Bunong Desa Togid. Dan sekitar pukul 16.00 wita, Pangdam bersama rombongan menuju Manado. 

 (Fidh)



Ziarah TMP Kalibata, dr Devi Wakili OD-SK Tabur Bunga Para Tokoh Sulut

Jakarta, detiKawanua.com Ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) di Bulan September, merupakan kegiatan rutin tahunan yang selain untuk mengenang jasa para pahlawan juga bagian dari prosesi menyambut HUT Pemprov Sulut.
Kali ini, mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw (OD-SK), oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dr Kartika Devi Kandouw-Tanos,MARS pada Selasa (19/09), telah berziarah berziarah ke makam para Gubernur Sulut di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
Menurut dr Devi, ziarah ke makam para tokoh yang pernah memangku jabatan sebagai Gubernur serta Wakil Gubernur Sulut rutin dilaksanakan, bahkan sudah menjadi tradisi.
“Ziarah ini kita lakukan setiap memperingati HUT Provinsi Sulawesi Utara. Dan kali ini, mewakili Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, kami melakukan ziarah di TMP Kalibata,” sambungnya.
Adapun prosesi ziarah dan tabur bunga dilakukan di makam Gustaf Hendrik Mantik, Gubernur Sulut periode 1980-1985, makam Willy Lasut (periode 1978-1979), Frits Johannes Tumbelaka (1962-1965) dan Arnold Achmad Baramuli (1960-1962). “Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya, maka, dalam menyambut HUT Provinsi ke-55, ziarah dilakukan ke makam para tokoh yang pernah dipercayakan sebagai Gubernur Sulut pada masanya,” ungkap dr Devi.
Dimana turut hadir mendampingi dr Devi saat itu diantaranya sejumlah pejabat eselon III dan IV di jajaran Biro Kesra.

(1s70/*)




Serapan Anggaran Banyak di Perjalanan Dinas, Bupati Murka Kinerja Pejabat Tak Kuasai Tupoksi

Tahuna, detikawanua.com – Lambannya tingkat penyerapan atau realisasi anggaran belanja daerah membuat Bupati Jabes Ezar Gaghana “Murka” terjadap kinerja beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selama ini. Contohnya proses lelang sampai tender proyek yang seharusnya dimulai sejak Januari dan dapat selesai di Bulan Maret harus tertinda karena kurang profesionalnya instansi teknis dalam melengkapi berkas.
Sehingga untuk proses penyerapan anggaran bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe mencapai Zona merah.
“Kalian harus mampu berkordinasi dalam bekerja,bukan hanya menunjukan siapa yang pintar dalam mengelola daerah ini. Tetapi siapa yang mampu menunjukan kinerja dan prestasi dalam membangun daerah,kalau tidak mampu menjalankan tugas silahkan mundur dari jabatan yang diberikan,” ketus Bupati.
Dibeberkannya partisipasi yang tertinggi saat ini adalah perjalanan dinas,sehingga dari hasil diskusi dengan dinas keuangan harus ada pengekatan. Sebab pada triwulan pertama dan kedua indikasi terhadap kegiatan di masing-masing OPD perjalanan dinas lebih banyak dari pada kegiatan yang mendukung program yang sedang berjalan.
“Untuk penyerapan anggaran ada beberapa catatan yang perlu kita perbaiki,supaya kalau keuangan mencairkan dana dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang dipakai untuk kegiatan penyerapan anggaran,kegiatan percepatan tender, percepatan visi dan misi. Koridor ini boleh kita pahami bersama khusus belanja langsung yang terkait dengan pelaksanaan program kegiatan pengadaan barang dan jasa oleh setiap unit kerja mengalami deviasi minus yang cukup besar 49,09% dimana sesuai dengan rencana anggaran kas 65,06% dari Pagu belanja langsung APBD dan terealisasi 15,96% yang mencapai 24,5% dari target rencana ini yang perlu mendapatkan evaluasi,” bebernya.
Lanjut dikatakannya bahwa komunikasi antar OPD harus lebih ditingkatkan,sebab dalam membawa Sangihe menuju perubahan bukan hal mudah. Jika kinerja para pejabat hanya jalan ditempat tak perlu dipertahankan lagi.
“Saya akan ganti pejabat yang tak mampu bekerja,karena masyarakat saat ini butuh pejabat yang tulus dalam membawa daerah ini. Bukan pejabat yang hanya mementingkan diri dan kelompoknya sendiri,” kuncinya. (js)



Wagub Kandouw Support Misi Kemanusiaan PMI Sulut Road Show ke Tomohon dan Minahasa

Sulut, detiKawanua.com – Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw melepas Road Show Kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut, Selasa (17/9/2019).
Road show ini dilepas dari rumah dinas Wagub Kandouw di Kompleks Graha Gubernur Manado menuju ke beberapa panti asuhan yang ada di Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa. Yakni, Panti Asuhan Nazaret, Wale Ne Oki, Paulus dan Lydia.
Wagub Kandouw mendukung penuh kegiatan ini. PMI Sulut diharapkan terus berbuat sesuatu yang bermakna bagi daerah, bangsa dan negara, serta mengukir prestasi bagi pembangunan daerah. PMI harus terus bersemangat dalam melayani masyarakat.
Ketua Tim Giat PMI Sulut Annie Dondokambey yang juga sebagai ketua panitia mengatakan road show kemanusiaan tersebut diadakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 PMI.
“Ada lima panti asuhan yang kita datangi. Semuanya diberikan bantuan,”kata Annir Dondokambey kepada wartawan usai kegiatan.
Setiap panti asuhan, katanya, diberikan bantuan berupa beras, mie instan, gula, susu.
“Semua lengkap sampai tikar, buku, selimu kita berikan. Pokoknya semua kebutuhan panti kami salurkan,”akunya.
Selain itu, masih dalam rangka menyambut HUT ke-74 PMI dilakukan kegiatan donor darah di Anugrah Hall Tomohon, anjangsana ke panti asuhan Nazareth Tomohon diisi dengan kegiatan doa bersama dan penyerahan bantuan serta Penyerahan bantuan kursi roda di Panti wwerda Kawangkoan.

(*/1s70)