Terobosan, PT MSM Berhasil Tanam Bibit Jagung di Lahan Pertambangan

Minut, detiKawanua.com – PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), dua anak perusahaan PT Archi Indonesia, kembali membuat terobosan dengan menanam bibit jagung di lahan pertambangan. Terobosan itupun mendapat sanjungan Direktur Pembenihan Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Mohammad Takdir, MA, saat melakukan penanaman perdana di lokasi Tokatindung Reference  Integrated Ecofarming Development (TRIED), akhir pekan lalu (31/11).

“Saya kaget sewaktu mengetahui bahwa ada program kemitraan dari perusahaan tambang yang berhasil mengembangkan benih jagung unggulan di area pertambangan.  Ini luar biasa karena pernah dilakukan program yang sama di Kalimantan, justru gagal,” terangnya.

Lanjut Takdir, sangat menghargai usaha ini karena sesuai instruksi Presiden Jokowi, bahwa semua lini harus meminimalisasikan upaya import, termasuk import benih jagung. Keberhasilan menanam benih di areal pertambangan yang dilakukan PT MSM dan PT TTN, adalah sebuah langkah maju dan akan dijadikan pilot project.
Pada kesempatan yang sama,  Kepala Balai Penelitian Serelia, Dr. Ir. Moh. Azrai, mengapresiasi PT. MSM dan PT. TTN yang turut mengambil bagian dalam upaya ketahanan pangan nasional.

“Saya sangat berterimakasih kepada kedua perusahaan ini yang turut mengambil bagian dalam pengembangan benih jagung. Hal ini sebagai sebuah upaya mendukung program pemerintah dalam upaya ketahanan pangan nasional,” ujar Aziz.

Dijelaskan,  membangun korporasi pembenihan tidak mudah, karena disamping terdapat regulasi berlapis. Karena itu, tidak bisa sembarang mengeluarkan sertifikasi benih. Namunpun demikian, menurutnya, menanam  bibit jagung merupakan peluang bisnis  menjanjikan.

Sementara itu Direktur PT MSM dan PT MSM, David Sompie memaparkan, kegiatan ini merupakan kali kedua dilaksanakan. Pertama jenis NASA 29 yang sudah mengembangkan jagung produksi, serta  JH 37 untuk pengembangan benih jagung.

“Selain program pengembangan 30 kelompok Peternak, kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan Corporate Social Responsbility (CSR) PT. MSM dan PT. TTN. Jika sertifIkasi NASA 29 terkendala di regulasi untuk pemasarannya, maka saat ini dengan kerja sama yang semakin lengkap, kiranya harapan itu dapat terwujud.” Kata Sompie.

Lanjut menurutnya, rangkaian program ini adalah bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat PT. MSM dan PT. TTN yang sudah berjalan sejak 2018. Uji coba produksi jagung hibrida di di area TRIED, melibatkan BPTP dan Balit Serelia Kementrian Pertanian. Keseluruhan penatalaksanaan kegiatan ini dilakukan secara  Corporate Farming, dimana keterlibatan Anggota Kelompok Tani yang  bekerja dalam 1 pengelolaan budidaya, dengan pola olah lahan, penanaman, pemupukan, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, panen dan pasca panen secara serentak dan bersamaan dalam kordinasi Corporate Management (Pola Mapalus Modern).

Sompie pun sangat mengapresiasi dukungan dari semua pihak untuk mensukseskan program ini. Kolaborasi Kementerian Pertanian RI, Balai Penelitian Serelia Maros, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Sulut, PT Twins, Universitas Samratulangi dan kelompopk-kelompok Tani Binaan PT MSM dan PT TTN, diyakini akan semakin membuat program ini berhasil dan berdayaguna.
Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat yang telah dikembangkan PT. MSM dan PT. TTN untuk komoditas Jagung, adalah penanaman benih jagung Hibrida Var NASA 29, Hasil Produksi TRIED yg diujicobakan di Luasan 50 Hektar lahan Petani.

Program ini melibatkan 4 Kelompok Tani, yang tergabung dalam Gapoktan Mapalus 1 desa Winuri dan desa Kalinaun Kabupaten Minahasa Utara, serta kelurahan Pinasungkulan Kota Bitung,  dengan target produksi 6 ton per hektar  (rata2 produktivitas jagung di minut 3,5 Ton per hektar), dari rata2 produktivitas nasional 7,5 Ton per hektar, dan potensi genetika varietas 13 Ton per hektar.
Untuk Jagung Benih, kedua perusahaan ini bekerjasama dalam program Kementerian Pertanian, Direktorat Pembenihan untuk memroduksi benih jagung Hibrida korporasi Varietas JH, dirilis Balai Penelitian Serelia Maros, kemudian disalurkan melalui PT Twin.
Selanjutnya, melalui program Corporate Farming PT MSM dan PT TTN, benih ditanam diluasan lahan 32.5 hektar (dari total 250 hektar se Sulut), dengan melibatkan 3 Kelompok Tani yang tergabung dalam Gapoktan Mapalus 2 di Desa Maen dan Desa Marinsow Kabupaten Minahasa Utara, serta kelurahan Pinasungkulan, Kota Bitung, dengan target produksi sebesar 5 Ton per Ha. Kelompok-kelompok yang terlibat adalah kelompok Tani Anugerah Maen, kelompok Maju Bersama Pinasungkulan, kelompok Maju Jaya Marinsow dan kelompok Berkarya Winuri.

Roy Pitoy selaku Ketua kelompok Tani Anugerah Maen, mengungkapkan kegembiraannya dengan diluncurkan program ini. Dirinya berharap, program ini berjalan baik.

“Sebagai petani, saya sangat mengharapkan program ini sukses, bukan saja panen, namun juga pasca produksi dan pemasarannya” kata Pitoy. Acara penanaman perdana benih jagung unggulan JH 37, juga dihadiri Kepala Balai Pengembangan Teknologi Pertanian Sulut, Dr. Ir. Yusuf,  Perwakilan Fakultas Pertanian Universitas Samratulangie, Prof. Ir. D. Pandiangan, Msi, Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Sulut Ir. D. Palandeng,  Msi, Perwakilan PT. Twin,  Rochimin, serta kelompok tani yang terlibat dalam program ini. (Tim)




Wasit Karate Dinilai “Bertepuk Sebelah Tangan”

Tahuna, detikawanua.com –  Tim official Kontingen Karate Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang bertanding di kategori Kata Beregu Putri yakni Erni Potoroli, Regina dan Renita Adilang diduga dicurangi wasit dalam perebutan juara peringkat ke tiga.
Wasit dinilai berat sebelah dengan memenangkan atlet Kata Beregu Putri dari Kontingen tuan rumah kota Bitung. Berat sebelah wasit dinilai tim official sangat jelas. Dimana ada aturan-aturan yang seharusnya tidak boleh ditampilkan oleh Tim Kata Beregu Putri, tapi malah dilakukan oleh tim kontingen Kota Bitung. Dan hal tersebut malah di lolos kan tim wasit.
Hal ini diproses langsung oleh tim official Karate Kabupaten Kepulauan Sangihe Ernest Potoroli. Menurutnya dalam technical meeting setiap atlet yang berlaga dalam kategori Kata Beregu Putri tidak boleh melakukan bantingan yang membahayakan. Jika dilakukan akan di diskualifikasi.
“Dari awal permainan anak-anak Kabupaten Kepulauan Sangihe itu bagus, sama-sama kita saksikan dengan kasat mata atlet kita kompak dalam bermain. Tapi dari yang sebelah (tim Kata Beregu Putri Kota Bitung) karakter lambat dan dikatakan jauh penampilannya di bawah kita. Namun hal itu tidak kita persoalkan.” kata Potoroli.
“Yang saya persoalkan adalah bungkainya atau perkelahiannya dan sudah disepakati dalam technical meeting, bantingan yang membahayakan atlet dilarang. Bantingan itu yang kita persoalkan, dan bantingan itu dilakukan tim Kota Bitung. Dalam technical meeting seharusnya di diskualifikasi.” ungkapnya.
Ditambahkannya, tim official Karate Sangihe merasa diulur-ulur oleh wasit saat meminta klarifikasi atas perihal tersebut dan telah mengikuti petunjuk dari tim wasit agar melayang komplain secara tertulis. Namun tim wasit terkesan membiarkan permasalahan itu, karena menganggap putusan mereka sudah benar.
“Dan sekarang yang saya sesalkan saya diulur-ulur, tadi katanya kita dapat klarifikasi setelah final, kita tunggu sampai saat ini tidak ada klarifikasi. Seolah-olah komplain kita tidak dianggap oleh tim wasit.
Secara terpisah Technical Deligate Wasit Karate Josis Ngantung mengatakan kepada sejumlah media bahwa bantingan yang dilakukan oleh atlet beregu Kata Putri Kota Bitung tidak membahayakan, dan boleh dilakukan.
” Yang dia komplain itu masalah bantingan, dan bantingan itu tidak membahayakan. Yang membahayakan itu jika dia lempar. Jadi masalah ini dalam technical meeting memang tidak diperbolehkan. Tetapi tim official komplain sudah lewat waktu, seharusnya begitu selesai, satu menit dia lapor. Setelah empat menit buat laporan secara tertulis.” kata Ngantung.
Disinggung apakah tim wasit tetap mensahkan Kota Bitung menjadi peringkat ke tiga dalam Kata Beregu Putri, dia mengatakan bahwa tim wasit tetap mensahkan kota Bitung sebagai peraih peringkat ke tiga dalam kategori Kata Beregu Putri.
“Karena keterlambatan laporan itu, kita tetap mensahkan Atlet Kata Beregu Putri menjadi peraih peringkat ke tiga kategori Kata Beregu Putri.” tegasnya. (js)



Ibadah Pra Natal FORWARD dan DPRD Di Ikuti 350 Anak

Suasana Ibadah Pra Natal.



Manado, detiKawanua.com – Forum Wartawan DPRD (FORWARD) Sulut dan DPRD Sulut melaksanakan ibadah menyambut Natal bersama 350 anak dari panti asuhan anak Muslim, panti asuhan anak Kristen, anak-anak pemulung, autis, dan anak sekolah minggu dari kalasey, kairagi dan GPI, Senin (03/12).

Ibadah Pra-Natal dipimpin oleh Pdt Boy Mait di ruang rapat paripurna kantor DPRD Sulut yang di hadiri sejumlah legislator  diantaranya, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Wakil Ketua DPRD Victor Mailangkay, Nick Lomban, Netty Pantouw, Braien Waworuntu, Melky Pangemanan, Winsulangi Salindeho, Hengky Honandar, Jhony Panambunan serta hadir pula Dirut Bank Sulut-Go, Jeffry Dendeng.
Ketua DPRD Andrei Angouw  dalam sambutannya memberikan pesan Natal mengajak agar manusia menjadi penerang dan berkat untuk manusia yang lain sebagaimana kehadiran Yesus Kristus.
“Yesus kristus datang sebagai penerang dan berkat bagi manusia. Kita harus ambil hikmahnya, bahwa kita harus menjadi terang dan menjadi berkat untuk orang lain,” ujar Angouw,

Begitupun dengan DPRD, Angouw mengajak lembaga DPRD agar kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan dapat bermanfaat untuk masyarakat.

“Untuk pimpinan dan anggota DPRD dan DPRD mari kita jaga lembaga ini agar bisa dipercaya oleh masyarakat,” pesan Angouw.
Sementara itu Ketua Panitia Angga Wirya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu hingga kegiatan ibadah menyambut natal bisa berlangsung dengan baik.
“Kami berterima kasih kepada Pimpinan dan anggota DPRD Sulut, Sekretariat DPRD Sulut, dan Bank SulutGo yang telah membantu kegiatan ini, dan terima kasih kepada ratusan anak-anak yang sudah berkenan hadir, juga kepada semua wartawan Forward yang sudah mengorbankan waktu dan tenaga demi suksesnya kegiatan kita bersama,” ucap Angga yang merupakan wartawan Muslim. (Enda)



Hari Ini, Bupati Resmi Lantik Pejabat Sekda Boltim

Boltim, detiKawanua.comPemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah sekaligus serah terima jabatan penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim. Pelantikan tersebut dilakukan tepat di lantai II Kantor Bupati Boltim pada Selasa (3/12) siang tadi.
Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH secara resmi melantik Bahagia Mokoagow sebagai penjabat Sekda Boltim menggantikan Oskar Manoppo.
Sebelumnya, Oskar Manoppo dilantik sebagai Penjabat Sekda Boltim pada tanggal 30 Agustus 2019 dan berakhir masa jabatan pada tanggal 30 November 2019. Dengan selang waktu 3 bulan tersebut, kemungkian juga berlaku kepada Penjabat Sekda Boltim yang baru, sampai ditetapkannya sekda definitif.
Demikian yang disampaikan Bupati Boltim, dalam sambutannya usai pelantikan. Kata Bupati, pelantikan ini untuk menindaklanjuti Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Nomor 455 Tahun 2019.”Kita juga sudah membuka ruang kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN) Boltim, untuk mendaftarkan diri sebagai calon Sekda Boltim,” terang Bupati.

Sebagai Penjabat (Pj) Sekda Boltim, lanjut Bupati, Bahagia Mokoagow akan melaksanakan tugas sehari-hari sampai dilantiknya sekda definitif.

“Selaku panglima ASN, memiliki kewenangan memberikan progres pembangunan di tahun 2019, serta memiliki kemauan dan kemampuan menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekda Boltim dalam kurun waktu tiga bulan ke depan,” ujar Bupati.

Bupati berharap, kepada seluruh jajaran pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk bekerja sama dengan Pj Sekda Boltim.

“Untuk melancarkan progres pembangunan, para Asisten dan pimpinan SKPD supaya dapat memberikan laporan administrasi terperinci kepada Pj Sekda Boltim,” kata Bupati sembari mengimbau.

Di akhir sambutannya, Bupati mengucapkan terima kasih kepada mantan Pj Sekda Boltim Oskar Manoppo, yang sampai dengan saat ini juga masih menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan Boltim, karena sudah baik dan sukses dalam pengelolaan administrasi daerah.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar, Para Asisten Setdakab Boltim, Badan Kepegawaian Sulut, seluruh pimpinan SKPD lingkup Pemda Boltim.
(Fidh)



Hadapi Event Nasional Ini, TP-PKK Sulut Gandeng Polda Mantapkan Persiapannya

Sulut, detiKawanua.com – Ketua TP-PKK Sulut Rita Tamuntuan yang diwakili oleh Kartika Devi Tanos (Wakil Ketua TP-PKK Sulut) pada Selasa (3/12/2019) telah memimpin rapat terkait kesiapan teknis bersama Polda Sulut dalam rangka penyelenggaraan Event Jalan Sehat Keluarga se-Indonesia, yang bertempat di ruang rapat Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kantor Gubernur.
Adapun event tingkat nasional yang rencananya digelar di Kawasan Megamas Manado pada Sabtu (7/2/2019) nanti itu pun terus dimantapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan TP PKK Sulut.
Dalam rapat bersama Dirlantas Polda Sulut, Kombes Pol Iwan Sonjaya, pembahasan tersebut menekankan bahwa penyelenggaraan iven ini harus meminimalisir penggunaan sampah plastik. Selain itu juga, karena kegiatan ini bertajuk Hari Ibu, Wakil Ketua TP-PKK mengimbau agar dilibatkan unsur keluarga pada kegiatan tersebut.
Dimana pada rapat itu pula, dibahas tentang keterlibatan lapisan elemen masyarakat dalamnya, baik dari siswa, TNI/Polri, swasta maupun instansi pemerintah.
Dijelaskan bahwa, kegiatan jalan sehat keluarga ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-91. Kegiatan ini dilaksanakan secara semarak dengan mengankat konsep keluarga bahagia yang sehat dan cinta lingkungan.
Hadir pula dalam rapat tersebut Dinas kesehatan, Dinas pendidikan, perwakilan Polri, serta anggota PKK Sulut. (Mild70/*)



Ini Tanggapan JS Terkait Prokontra Kebijakan Selasa Bebas Rapih Anak Sekolah

Mitra,detiKawanua.com – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH, Menanggapi Santay Pro dan Kontra yang muncul di Masyarakat akan kebijakan pemberlakuan pakaian  bebas Rapih anak sekolah dan belajar tak berpatokan dalam ruang kelas.
“ hanya orang bodoh dan kurang wawasan yang tidak setuju dengan program ini,” ungkap Sumendap (3/12/2019) lewat pesan Singkat menanggapi prokontra yang muncul.
Sebelumnya kebijakan Bupati Mitra dua periode ini, disampaikan saat memberikan sambutan dalam perayaan HUT PGRI yang dipusatkan di Kota Ratahan dan di sampaikan langsung kepada seluruh kepala sekolah dan guru yang hadir dalam kegiatan tersebut, untuk segera ditindak lanjuti. Sementara itu, berbagai tanggapan pro dan kontra masyarakat terus bermunculan di media social facebook, terlebih di grup kerukunan kawanua minahasa Tenggara terlihat berbagai postingan Pro dan Kontra terus menjadi tranding topic pembahasan terkait pemberlakuan selasa Bebas rapih bagi anak sekolah. Salah satu bahkan meminta Bupati untuk mengkaji kembali kebijakan yang ada dikarenakan ada efek negative terjadinya kesenjangan social diantara siswa sementara itu tak sedikit juga postingan yang mendukung kebijakan Bupati dengan postingan dengan penerapan kali ini anak bisa lebih enjoy dikarenakan yang terpenting pelajarannya bukan seragam yang dipakai bahkan ada yang mengatakan ini merupakan inovasi yang harus didukung dan diapresiasi dikarenakan bisa mengasah kreativitas anak lewat pemberlakuan extrakulikuler. Indri Rambi




Gubernur Olly Bersyukur Bersama GMAHK Pioneer Sario

Sulut, detiKawanua.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri Ibadah Syukur Pentahbisan Gedung Gereja Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Pioneer Sario, Selasa (3/12/2019).
“Atas nama Pemprov Sulut kami sangat berterimakasih dan bersyukur kepada seluruh jemaat GMAHK Pioneer Sario yang sudah bersama-sama merencanakan dan membangun sarana dan prasarana ibadah,” ucap Gubernur saat memberikan sambutan di hadapan Jemaat Pioneer.
Gubernur juga berpesan kepada seluruh jemaat secara khusus bagi jemaat GMAHK agar terus mempersiapkan sarana dan prasarana yang berkaitan dengan peribadatan sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan.
Lebih dalam lagi, Gubernur mengingatkan bahwa pemerintah selalu hadir ditengah jemaat untuk menopang setiap pembangunan yang berkaitan dengan pertumbuhan iman.
“Tentunya pemerintah tidak membiarkan sendiri bagi para jemaat dan para pimpinan GMAHK, kami akan terus bersama-sama dalam rangka membangun sarana-prasarana,” ujar orang nomor satu di Sulut ini.
Sejalan dengan itu, Gubernur mengingatkan bahwa kedamaian, keamanan dan kerukunan yang tercipta di Sulut tak lepas dari peranan semua jemaat.
“Jadi torang semua mari sama-sama torang menjaga Ketentraman, Kedamaian di Sulut ini agar supaya banyak orang mau datang ke sini baik jadi turis maupun jadi investor,” sahutnya.
Hadir pula dalam peresmian tersebut Ketua Masehi Advent Hari Ketujuh Divisi Asia Pasifik Selatan Pdt. DR. Samuel Saw, Pdt. Johny Lubis, MBA, Ketua GMAHK UNI Konfrens Indonesia Kawasan Timur Pdt. Yotam Bindosano, MA serta para pejabat Pemprov Sulut. (Hps/Mild70)



Dihadapan Peserta STS GMIST VI di Sitaro, Wagub Kandouw: Harus Bersatu Jangan Terpecah Belah

Sitaro, detiKawanua.com – Membuka secara resmi Sidang Tahunan Sinode (STS) Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) ke-VI Tahun 2019 yang digelar di Ondong-Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Selasa (3/12/2019). Oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dalam sambutannya mengungkapkan, GMIST haruslah menjadi sebuah komunitas religi yang besar sekaligus menjadi garam dan Terang di tengah-tengah masyarakat.
Dalam agenda yang mengangkat tema ‘Tuhan Mengangkat Kita Dari Samudera Raya (Mazmur 71:20b)’ dan sub tema ‘Dalam Pengenalan Akan Kristus, Kita Pelihara Keutuhan Gereja, Wujudkan Kasih Persaudaraan dan Pelihara Lingkungan Hidup’ itu Wagub Kandouw didampingi Bupati Sitaro Evangelian Sasingen, Wakil Bupati Sitaro John Hein Palandung dan Ketua BPMS GMIST, Pdt. Patras Madonsa. Pun oleh wagub mengajak kepada seluruh peserta STS GMIST untuk selalu mensyukuri penyertaan Tuhan dalam pelayanan yang dikerjakan GMIST selama ini.
“Pertama kita harus bersyukur, kedua bersyukur dan ketiga bersyukur. Tiada hari tanpa bersyukur,” ucapnya.
Lanjut Kandouw, pelayanan yang disertai dengan sikap bersyukur dan kesungguhan hati melayani masyarakat akan membuat kapasitas GMIST semakin besar. Yang dengan kesungguhan tersebut mendorong jumlah Jemaat GMIST yang saat ini diperkirakan sebanyak 100 ribu orang dari sekitar 260 juta penduduk Indonesia akan semakin bertambah.
“GMIST harus lebih besar. Di kala kita kecil, tidak ada orang yang lihat. Ketika kita besar banyak orang yang respek. Harus bersatu, jangan terpecah belah,” pesan mantan Ketua DPRD Provinsi Sulut itu.
Disisi lain dirinya juga mengatakan bahwa STS GMIST ini dapat dimaknai sebagai titik evaluasi dan refleksi oleh segenap komponen Majelis Sinode GMIST, guna perbaikan dalam lingkup organisasi, sekaligus meningkatkan hal-hal yang dirasa belum maksimal agar kedepannya dapat optimal.
“Mari sekarang bangun Yerusalem Baru dan Bukit Sion Baru dalam hidup kita. Tidak ada dengki, tidak ada amarah dan lainnya,” ajak Kandouw sambil menegaskan komitmen Pemprov Sulut untuk memberikan perhatian dan dukungan terhadap eksistensi gereja di Sulut.
“Pesan Bapak Gubernur, mulai tahun depan akan memberikan bantuan mulai satu miliar rupiah, yang diberikan melalui sinode sekaligus mengaturnya,” terang wagub. (*/Mild70)



Juara III Binter AD Se-Indonesia, Kodim 1303 Bolmong Sisihkan Semua Kodim Tipe B

Bolmong, detiKawanua.com – Perwakilan Korem 131/Santiago di bawah komando Brigjen TNI Joseph Robert Giri, yaitu Kodim 1303/Bolmong meraih juara III dalam lomba Pembinaan Teritorial (Binter) Tingkat Nasional seluruh jajaran TNI Angkatan Darat (AD).
Prestasi ini cukup membanggakan karena Kodim 1303/Bolmong berhasil menyisihkan seluruh Kodim tipe B se-Indonesia.
Komandan Kodim 1303/Bolmong Letkol Inf Sigit Dwi Cahyono, didampingi Ketua Persit KCK Cabang XV Dim 1303/Bolmong, Asriany Tahir Sigit Dwi Cahyono saat tiba di Kotamobagu, membawa pulang Trophy atau Piala Juara III dan Piagam Penghargaan disambut dengan meriah dari ujung Kota Kotamobagu Mongkonai dan diarak keliling kota, Selasa (3/12/2019).
Dihadapan seluruh prajurit Kodim 1303/Bolmong dan unsur Forkopimda Kota Kotamobagu, Letkol Sigit menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras dan dukungan oleh semua pihak yang diberikan kepada Kodim 1303/Bolmong, sehingga Lomba Binter Tingkat Nasional yang dilaksanakan oleh Markas Besar Angkatan Darat beberapa waktu lalu, dapat diikuti dengan baik dan Kodim yang mewakili Korem 131/Santiago bisa meraih juara III.
“Kodim 1303/Bolmong dipilih mewakili Korem 131/Santiago untuk kategori Tipe B. Setelah bertarung dengan ratusan Kodim diseluruh Indonesia, akhirnya berhasil meraih Juara III,” ujar Sigit Dwi.
Dia menuturkan untuj Juara 1 diraih Kodim 0904/Tanah Grogot, Korem 091/ASN,  Kodam VI/Mulawarman, Provinsi Kalimantan Timur. Sedangkan Juara 2 Kodim 0116/Nagan Raya, Korem 012/TU, Kodam Iskandar Muda, Provinsi Aceh.
Lanjut Sigit, Lomba Binter merupakan ajang penilaian terhadap Kodim di berbagai daerah, dengan tipe dan klasifikasinya.
“Untuk kodim tipe A, adalah kodim yang berada di ibu kota atau kota besar, tipe B yang berada di kabupaten/kota. sedangkan tipe C yaitu kodim di daerah perbatasan dan kodim tipe D adalah kodim di wilayah rawan konflik,” jelasnya.
Untuk kriteria yang diperlombakan meliputi berbagai aspek tentang sinergitas kodim, pemerintah daerah dan Forkopimda serta stakeholder terkait, yang meliputi pembinaan pertahanan wilayah,  pembinaan teritorial dan Komunikasi Sosial.
Dia mengatakan, prestasi yang membanggakan dan membawa nama harum Korem 131/Santiago Kodam XIII/Mdk ini. diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Kodim 1303/Bolmong untuk terus membantu serta mendukung kemajuan Kabupaten Bolaang Mongondouw.
“Prestasi yang sekarang diraih adalah kerja keras dari seluruh masyarakat Bolmong Raya bersama Kodim. Prestasi ini juga merupakan kemenangan seluruh masyarakat dan pemerintah daerah Bolmong Raya serta prajurit Kodim 1303/Bolmong, dibawah satuan Korem 131/Santiago dibawah pimpinan Danrem Brigjen TNI Joseph Robert Giri,” ujarnya.
Atas nama Pemerintah Kota Kotamobagu, Sekretaris Kota Kotamobagu, ISande Dodo menyampaikan rasa bangga dan mengucapkan terima kasih, serta apresiasi setinggi-tingginya kepada Dandim beserta jajaran Kodim 1303/Bolmong atas prestasi yang diraih.
“Ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat termasuk mensukseskan program pemerintah di daerah ini,” tukasnya.
“Dari pemerintah menilai ini merupakan bukti nyata sinergitas antara TNI khususnya Kodim 1303/Bolmong dengan pemerintah daerah serta masyarakat Kota Kotamobagu sudah berjalan dengan baik,” sambungnya.
Tampak hadir, Wakil Walikota Kota Mobagu, Yodo Kurniawan, Ketua Pengadilan Negeri Kota Kotamobagu, Warsito SH,  Waka Polres Kota Kotamobagu, Kompol Efendy Tubagus, Kasi Pinsus Kejaksaan Negeri Kota Kotamobagu,  Imron Mashady. (Mild70/Bag Penrem 131 Stg)



Ini Indikator Kinerja OD-SK 4 Tahun Masih Positif di Mata Masyarakat

Sulut, detiKawanua.com – Merasa bersyukur dan tetap fokus pada kinerja dalam membangun daerah dan mensejahterakan rakyat Sulawesi Utara (Sulut), merupakan tugas tanggungjawab dari pemerintah. Terlebih dalam pemerintahan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) yang pada sekarang ini tengah memasuki tahun keempat, menuai penilaian yang masih positif dari masyarakat. Hal itu pun diungkapkan Gubernur Olly saat pengambilan sumpah jabatan para pejabat eselon II III di Kantor Gubernur, Senin kemarin.
Adapun orang nomor satu di Sulut itu merasakan hal demikian berdasarkan penilaian kinerja dari soliditas, kebersamaan dan tim kerja di Pemprov Sulut dengan mengapresiasikan pencapaian positif dari Pemprov Sulut yang selama hampir empat tahun berjalan ini dibawahi kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey bersama Wagub Steven Kandouw (OD-SK).
“Kita syukuri bersama dihampir 4 tahun berjalan ini secara positifnya masyarakat masih memberikan nilai yang positif bagi kinerja pemerintah baik dari gubernur, wakil gubernur dan seluruh jajaran pemerintah daerah yang ada di wilayah Pemprov Sulut,” ujar Gubernur.
Adapun dirinya mengajak seluruh ASN pejabat lingkup Pemprov Sulut untuk sama-sama selalu tingkatkan soliditas, kebersamaan dan team work agar supaya target-target kerja yang ingin dicapai bisa terwujud dengan baik. (Mail70)