Bakal Lakukan Pengawasan Siswa-Siswi, Muhdar : Ini Sesuai MoU

Kepala Satpol-PP Boltim, Abdul Muhdar Mokoagow.

Boltim, detiKawanua.com – Pihak Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), lakukan kerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Boltim, untuk memberikan pengetahuan serta pengawasan tentang tata tertib aturan sekolah yang berlaku, baik didalam lingkungan sekolah pun diluar sekolah selama jam belajar.

Dikatakan, Kepala Satpol-PP Boltim, Abdul Muhdar Mokoagow bahwa benar adanya kerjasama antar SMKN 1 Tutuyan dengan pihaknya. Ini berkaitan dengan pemberian pengetahuan soal tata tertib atau aturan sekolah.

“Nah, dengan penertiban anak-anak sekolah khususnya SMKN 1 Tutuyan tersebut, sesuai kesepakatan melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara Satpol-PP dan pihak sekolah. Kita lakukan dalam waktu dekat, pekan ini untuk pengawasan,” jelas Muhdar, saat disambangi diruang kerjanya, Senin (10/02).

Lanjut dikatakannya, kami juga membantu serta membina untuk melakukan pengawasan, terhadap perbuatan dilakukan para siswa-siswi yang dinilai bertentangan dengan peraturan berlaku di sekolah.

“Iya kita lakukan pengawasan, baik diluar sekolah maupun dalam lingkungan sekolah. Apalagi saat jam belajar sekolah, ada siswa-siswi diluar maka, kita tertibkan, awasi, dan berikan pembinaan,” ujarnya, kepada media ini.

Senada dituturkan, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan, Teddy Tamu didampingi Kepala Seksi penyelidikan ASN bidang penegakan, Pandapotan Hutahuruk SH bahwa, tujuannya untuk pembidana dan penertibn siswa-siswi SMKN 1 Tutuyan, yang kedapatan saat jam sekolah namun berada diluar kelas atau lingkungan sekolah pastinya kita tertibkan.

“Ini sesuai dengan kesepatan atau MoU. Maka, kita tindaklanjuti. Selain itu, mereka (siswa-siswi-red) akan merasa bahwa mereka terawasi,” ucapnya, diiyakan Pandapotan siang tadi. (Fidh)




Jalan Boulevard Tidore ‘Makan’ Korban

Tahuna, detiKawanua.com – Satu motor Honda Revo Biru Plat DL 5150 AF dan Truck merah Plat DL 8285 AY, Sabtu (8/2) sekitar pukul 15.30 Wita, mengalami kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di Jalan Boulevard Tidore, tepatnya dibelakang penginapan Assalam.

Kronologi kejadian dari keterangan beberapa orang warga di lokasi menyebutkan, motor roda dua yang dikendarai Sandto Makanoneng, beralamat di Mangampang Kelurahan Apesembeka Kecamatan Tahuna, datang dari arah Manganitu menuju ke Jembatan Titok.

Sesampainya di Jalan Boulevard Tidore Atas, dirinya yang membonceng istri dan anaknya, melambung atau mendahului Truck merah yang di bawa R Takapaha (30) warga Belengan Kecamatan Manganitu.

Setelah berhasil melambung truck, tiba-tiba motor tersebut seperti berjalan pelan atau lambat. Akibatnya truck merah yang ada dibelakang motornya itu, tanpa ampun menabrak bagian belakang motor, hingga motor terpental sejauh lebih kurang dua meter.

“Dia melambung, terus tiba-tiba ngerem. Kita yang dibelakang terkaget dan tak sempat ngerem. Hingga kena bagian belakang motor, setelah itu baru saya bisa ngerem,” ujar R Takapaha supir truk merah.

Terpantau di lokasi kejadian, bagian belakang motor rusak, dan plat belakang motor terlepas. Sedangkan truck, hanya plat depan mobil yang terlepas.

Menurut keterangan warga, akibat kejadian ini, pengemudi motor pingsan dan mengalami luka yang cukup serius. Sementara istri dan anaknya mengalami luka berat. Ketiganya telah dibawa warga ke Rumah Sakit Liun Kendaghe Tahuna.

Hal ini dibenarkan Kasat Lantas Polres Sangihe Iptu Awaludin Puhi SIK. Dijelaskan olehnya, pihak kepolisian telah mendatangi TKP dan melakukan olah TKP.

“Dari kesimpulan dilapangan kita lihat ada kelalaian, dan kita analisa pengendara truck tidak hati-hati dalam mengemudikan kendaraannya. Dan juga truck melebihi batas kecepatan serta tidak fokus ke arah lalulintas yang ada didepannya,” kuncinya. (js)




Secara Tegas Gubernur Ambil Alih Izin TL Eselon II Guna Lancarkan Pemeriksaan BPK

Sulut, detiKawanua.com – “Kalau sebelumnya lewat pak Sekprov, sekarang harus seizin saya. Kalau melanggar, salah sendiri,” tegas Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya saat Entry Meeting Pemeriksaan Interim Atas Laporan Keuangan Pemprov Sulut TA 2019 bersama Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Sulut, Senin (10/2/2020) pagi tadi di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur.

Kegiatan yang dihadiri Wakil Gubernur Steven Kandouw dan Sekprov Edwin Silangen beserta para pejabat eselon II Pemprov Sulut itu, oleh gubernur juga mengungkapkan dalam masa pemeriksaan keuangan BPK selama ini, tidak ditemui ada eselon II yang melakukan perjalanan tugas luar (TL) daerah, dimana masa pemeriksaanya selama 30 hari.

“Eselon II kalau mau jalan-jalan ke Jakarta harus ada izin gubernur,” pesan Olly yang menambahkan sekalipun TL itu sangat penting, tapi harus ada izin gubernur l.

“Kalau melanggar, salah sendiri,” ucapnya sembari mengingatkan soal sanksi rotasi bagi pejabat eselon II yang melanggar penegasannya.

“Memang saat ini tidak bisa ada rombak pejabat, tapi kalau ini khusus dan dibolehkan. Saya berharap pejabat eselon II kooperatif dengan BPK,” sambung gubernur.

Dimana terkait itu, Olly pun meminta seluruh perangkat daerah secepatnya memperhatikan apa yang menjadi permintaan dari pihak BPK.

“Harus menjadi perhatian khusus. Apa yang masih kurang secepatnya dilengkapi. Ya, harapan kita kalau boleh kita (Pemprov Sulut) bisa enam kali berturut-turut raih WTP, dan tentunya kita harapkan mendapat penilaian yang baik dari BPK,” tandas Olly.

Sebelumnya Kepala Perwakilan BPK Sulut Karyadi mengatakan pihaknya telah melakukan overview terhadap pengelolaan keuangan Pemprov Sulut, terkait dengan pengelolaan kas daerah, dimana piutang juga masih belum efektif,” teran Karyadi seraya meminta agar perangkat daerah agar tidak terlalu kaku atau takut dengan BPK.

“Kami harapakan perangkat daerah jangan mau di kasih sama BPK, tanpa ada diskusi. Kami harap tanya juga ke kami biar semuanya jelas dan paham,” tandas Karyadi.

(Mild/tim)




Empat Puskesmas di Minsel Siap Akreditasi Tahun Ini

Kadis Kesehata Minsel, dr. Erwin Scouten.

Minsel, detiKawanua.com – Setelah Tujuh (7) Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) telah Terakreditasi pada Tahun 2019 lalu maka tahun 2020 ini ada 4 Puskesmas yang akan masuk kejajaran Puskesmas yang akan Terakreditasi.

Hal ini dikatakan Kadis Kesehatan Minsel dr. Erwin Scouten, melalui Sekdis Kesehatan Minsel Rein Koleangan. Menurut Rein, ada 4 Puskesmas yang akan masuk ke Akreditasi Tahun ini dan ada 2 sampai 3 Puskesmas yang rencananya akan Re-Akreditasi artinya Penilaian ulang oleh pihak eksternal

“Memang Untuk Akreditasi Pada Puskesmas agar dapat menjamin bahwa perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara berkesinambungan oleh Puskesmas itu sendiri maka perlu dilakukan penilaian oleh pihak eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan yaitu melalui mekanisme akreditasi,” jelas Rein mengutip aturan yang sudah ada.

Lanjut Rein, Puskesmas wajib untuk diakreditasi secara berkala paling sedikit tiga tahun sekali Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 46 tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik Mandiri Dokter dan Dokter Gigi.

Maka Reakreditasi juga harus dilakukan sebagai penilaian ulang oleh pihak eksternal – Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) – untuk memastikan bahwa hal-hal di atas berlangsung secara berkesinambungan. Jelas Rein mengutip setiap aturan Mentri Kesehatan RI.

Adapun tahapan untuk masuk akreditasi Dinas Kesehatan Minsel telah menggelar Workshop Keselamatan Pasien, Jumat (23/8) lalu di Sutanraja Hotel Amurang dan sesuai dengan Standard operasional, (SOP). 7 Puskesmas Minsel yang sudah terakreditasi adalah Puskesmas Modoinding, Puskes Poopo, Puskes Tompaso baru, Puskes Maesaan, Puskes sinonsayang, Pukes Motoling barat dan Puskes Suluun.

Dan dari anggota Tim Akreditasi Nasional Dr Regina T, sesuai dengan hasil penilaian terdapat 3 kriteria putusan akreditasi. Seperti, lolos akreditasi dasar, media sampai dengan, paripurna, dan ketujuh Puskesmas masing-masing lolos dalam tiga kriteria tersebut. (Vandytrisno)




Ibadah Minggu Jemaat GMIM Bait-El Tombariri di Hadiri Wabup RD

Minahasa, detiKawanua.com – Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey (RD). Beribadah Minggu sekaligus penandatanganan prasasti penyelesaian pembangunan pastori dan pagar gereja di Jemaat GMIM Bait-El Pinasungkulan, Wilayah Tanawangko 2 Kecamatan Tombariri, Minggu (9/2/).

Dalam sambutannya Wabub RD menyampaikan Kiranya dengan selesainya pembangunan yang di tandai dengan penandatanganan prasasti saat ini maka dapat meningkatkan spirit dan motivasi.

Pada kesempatan yang sama Wabub mengajak untuk melestarikan Budaya Minahasa baik Bahasa Daerah, Tarian Daerah, Musik Bambu, dan Kolintang. Program bebas sampah plastik.

“Puji Tuhan sampai saat ini Semua Program Prioritas Bupati dan Wakil Bupati Minahasa telah berjalan,” ucap RD.

Secara Pribadi juga Keluarga Dondokambey Lengkong memberikan sumbangan sebesar Rp. 5.000.000.

Turut hadir Ketua BPMJ Bait-El Pinasungkulan Pdt. Fiane Undeng, M.Th, Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Camat Tombariri Drs. John W. Kapoh, M.Si, Hukum Tua Pinasungkulan Ibu. Meiske Lenak Wenas. (Baim)




Maret Mendatang Dikbud Boltim Bakal Gelar FL2SN

Boltim, detiKawanua.com – Kegiatan rutin Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) digelar setiap tahun, oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Maret mendatang bakal diselenggarakan yang nantinya akan diikuti siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Terkait program FL2SN itu, Kepala Dikbud Boltim Yusri Damopolii mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberi wadah berkreasi guna menampilkan karya kreatif, dan inovatif bagi anak didik, baik SD maupun SMP dengan pengembangan potensi diri secara optimal.

“Disisi lain, kegiatan FL2SN diharapkan dapat meningkatkan kreativitas serta, memotivasi peserta didik guna mengekspresikan diri melalui kegiatan sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan lewat kegiatan FL2SN pada Maret mendatang. Saya juga berharap, agar tetap dapat terpelihara semangat dan komitmen kita terkait kegiatan seperti FLS2N di Boltim. Sehingga, proses pengembangan pendidikan khususnya di bidang seni dan budaya, nampak lebih meningkat. Olehnya, seni membentuk kepekaan rasa terhadap lingkungan lokal maupun global,” ujar Yusri, saat bersua awak media ini.

Senada dikatakan, Kepala Seksi Kesenian Dikbud Boltim, Husen Mokoagow S.Pd bahwa FL2SN adalah, kegiatan tahunan digelar Dikbud Boltim. Dan ini, juga menjadi salah-satu pola pembinaan pendidikan bidang seni.

“Disamping itu, kegiatan FL2SN akan menjadi ajang pembentukan karakter peserta didik, supaya mempunyai daya cipta, kelembutan hati, serta kecintaan terhadap seni dan budaya kita,” jelas Husen.

Seperti salah-satu lomba yakni, lomba gambar bercerita, bertujuan menanamkan dan memupuk budi pekerti yang meliputi kemampuan merasakan, baik dan buruk yang tercermin serta, tingkah laku tutur kata dan kesopanan. Juga seperti lomba Pantomim, yang lebih menitipberatkan pada kreativitas perkembangan karakter oleh gerak (motorik-red).

“Nah, melalui lomba pantomim ini, dapat membentuk karakter dan mental peserta didik menjadi pribadi yang cakap, sportif, bertanggungjawab, mengasah daya imajinasi, daya cipta kreasi serta kepercayaan diri,” terang Husen, kepada media ini, Jumat (7/02) akhir pekan kemarin.

Diketahui, jenis lomba pada kegiatan FLS2N Dikbud Boltim diantaranya lomba menyanyi tunggal, seni tari, pantomim, gambar bercerita, dan kriya anyam. (Fidh)




Olly Lantik Panitia Konas Gepsultra, Sukseskan Konas Di Kendari

Kendari, detiKawanua.com – Gubernur Olly Dondokambey selaku Ketua Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (FK-PKB PGI) melantik panitia pelaksana Konsultasi Nasional (Konas) Gereja Protestas di Sulawesi Tenggara (Gepsultra) Kendari di Kota Kendari, Minggu (9/2/2020).

Kesempatan itu, Olly mengapresiasi seluruh panitia pelaksana Konas FK-PKB PGI yang baru saja dilantik, dan berharap kesukseskan dari kegiatan Konas yang bakal digelar di Kota Kendari, akan sangat menunjang upaya serta pelayanan Pria Kaum Bapa lingkup Gereja-Gereja di Indonesia.

“Seluruh panitia pelaksana tentunya harus memahami bahwa tugas yang diemban adalah kepercayaan yang harus ditunaikan dengan sebaik-sebaiknya,” ujar Olly.

Selain itu, dirinya juga meminta seluruh panitia pelaksana Konas untuk selalu menjalin koordinasi, serta komunikasi yang baik satu dengan lainnya.

Yang paling penting, kata Olly, senantiasa libatkan Tuhan dalam proses kerja yang dijalankan.

“Karena tanpa campur tangan Tuhan, mustahil bagi kita untuk dapat mensukseskan rangkaian kegiatan nantinya,” tukasnya.

Dia mengajak seluruh pria Kaum Bapa turut mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang diprogramkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) baik dalam lingkup berjemaat maupun keluarga.

“Utamanya dalam mengarahkan generasi muda gereja untuk menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, yang nantinya dapat membawa Indonesia menjadi Negara maju,” tandasnya. (tim)




Kejuaraan Tenis Meja Sulut-Gorontalo RS Kandou, Kumendong Juarai Putra Tunggal Eksekutif

Sulut, detiKawanua.com – Kejuaraan Tenis Meja Sulut – Gorontalo dalam rangka HUT ke 25 RSUP Prof. Dr. R.D. Kandouw sukses menggelar kegiatan yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 7 Februari 2020 di Aula kantor RS ternama itu diikuti oleh sekitar 135 atlet tenis meja dari Provinsi Sulut dan Gorontalo, dengan mempertandingkan III kelas yaitu, Beregu Putra, Tunggal Umum Putra Eksekutif (Peserta dengan undangan panitia).

Ketua pelaksana kejuaraan Jemmy Panelewen yang juga merupakan Direktur Umum RSUP Kandouw mengatakan bahwa kejuaraan tersebut disamping merupakan ajang silahturahmi para komunitas tenis meja antara Provinsi Sulut-Gorontalo, juga untuk menggali bibit-bibit potensial yang diharapkan dapat berkiprah di tingkat provinsi hingga nasional.

Berikut ini merupakan hasil pertandingan:
1). Beregu Putra, Juara 1 PTM Harmoni A Gorontalo dengan hadiah Trophy dan uang pembinaan Rp. 6.000.000,- Juara 2 PTM Harmoni B Gorontalo, hadiah Trophy+Rp.4.000.000,- Juara 3 PTM Bitung hadiah Trophy + Rp.2.000.000,-

2). Tunggal Putra Umum, Juara 1 Revival Ruusen (PTM JP Teling) dengan hadiah Trophy + Uang Pembinaan Rp.5.000.000,- Juara 2 Audy Sangor (PTM JP Teling) dengan hadiah Trophy + Rp.3.000.000,- Juara 3 Izar Zaman (PTM Harmoni Gorontalo) dengan hadiah Trophy + rp.2.000.000,-

3). Tunggal Putra Eksekutif (Peserta 12 orang dengan Undangan Panitia).
Juara 1 DR. Jemmy Kumendong, MSi dengan hadiah Bets + Karet 1 Set + Piagam
Juara 2 Marthin Runtuwene, SE hadiah Karet 2 buah + Piagam
Juara 3 bersama DR. dr. Jemmy Panelewen dan Bartholomeus Mononutu, SH, dengan hadiah 1 buah karet dan piagam.(mild70/tim)




Masalah Stunting, Lingkungan, Ekonomi dan Inovasi Daerah Jadi Fokus TPI dan TPU

Sulut, detiKawanua.com -Permasalahan pencegahan stunting pada anak, sanitasi, limbah, penyediaan air bersih, pendidikan, inovasi daerah secara bottom up dan top down, keamanan dan ketertiban, kearifan lokal hingga proses penyusunan dan kualitas dokumen RKPD dikupas tuntas dalam session tes dan wawancara terhadap seluruh kabupaten/kota di Sulut yang berlangsung di Hotel Peninsula Manado, Kamis hingga Jumat (06-07/02/2020).

Sekretaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen yang mewakili Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Sulut, Steven Kandouw saat meninjau langsung kegiatan tersebut berharap agar pemerintah kabupaten/kota dapat terus memperbaiki kualitas dalam berbagai sektor termasuk integrasi, sinkronisasi dan sinergi antara perencanaan pusat, provinsi hingga kabupaten/kota sehingga bisa menghasilkan pelayanan publik yang baik dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. “Pemerintah kabupaten/kota diharapkan dapat melaksanakan kegiatan secara efektif dan efisien serta inovasi dalam perencanaan dan pelaksanaan untuk pencapaian sasaran pembangunan. Seperti yang menjadi harapan Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub, Steven Kandouw melalui program ODSK, Kepemimpinan adalah Teladan,” urai Sekprov Silangen yang turut didampingi Kepala Bappeda Sulut, Jenny Karouw sebagai Ketua Tim Penilai Utama (TPU) dalam kegiatan Penghargaan Pembangunan Daerah tahun 2020.
Menurut Karouw dalam kegiatan ini juga melibatkan Tim Penilai Independent yang berkompeten dibidangnya masing-masing yang terdiri dari kolaborasi Akademisi, Konsultan dan Media yang betul-betul diharapkan menghasilkan perubahan yang positif bagi kabupaten/kota kedepan.
Adapun Tim Penilai Independent (TPI) terdiri dari Ketua Tim Dr Noldy Tuerah PhD (Senior Lecturer at Faculty of Economics and Business, Sam Ratulangi University, Board of Integrated Economic Development Zone Manado-Bitung, UBC School of Community and Regional Planning: SCARP) didampingi para anggota Dr Ir Wiske Rotinsulu PhD (Akademisi Unsrat dan Pakar Lingkungan Sulut), Charles Ngangi (Akdemisi Unsrat serta Pakar Sosial, Ekonomi Pertanian), Dedie Tooy (Akademisi dan Tim Peneliti Unsrat), Vecky Masinambouw (Akademisi Unsrat dan Pakar Ekonomi),Agustieve Telew, (Akademisi Unima dan Pakar Kesehatan), Marina Bustami (Provincial Sanitation Developement Advisor) serta Rolf R Lumintang S Sos, (Wartawan dan Koordinator Jurnalis Independent Pemprov Sulut (JIPS). Pada kesempatan tersebut, TPI menggali berbagai permasalahan, kendala hingga inovasi masing-masing daerah. “Penanganan stunting secara promotif dan preventif sangat ditekankan kepada kabupaten/kota dibandingkan tindakan kuratif. Pasalnya stunting berdampak sangat buruk bagi generasi mendatang yang bisa menghasilkan lost generation. Selain itu persoalan pendidikan, IPM, pengangguran dan kemiskinan, sanitasi dan ketersediaan air bersih layak serta inovasi bottom up dan top down, kearifan lokal daerah, sinergitas program bersama provinsi dan pusat dan penyusunan dokumen RKPD serta penyelenggaraan APBD yang benar dan pro rakyat dikupas tuntas,” beber Ketua Tim, Noldy Tuerah seraya menambahkan, TPI, TPU dan TPT bukan hanya menggali permasalahan dan kendala yang dialami kabupaten/kota, tetapi juga memberikan solusi sebagai bentuk pembinaan yang diharapkan bisa berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Bappeda Sulut, Jenny Karouw didampingi Sekretaris, Aldrin Anis, dan para Kabid, Elvira Katuuk, Feibe Rondonuwu, Danny Karouw dan Adharta Utiah yang juga merupakan anggota TPU, menjelaskan selanjutnya mulai Senin (10/02/2020) TPI, TPU dan TPT akang turun lapangan ke kabupaten/kota untuk menilai dan melihat langsung berbagai program dan inovasi daerah masing-masing yang telah dilaksanakan.(mild70/tim)




Serahkan Bantuan Bangun Masjid Almuhajirin, Joune Ganda Sebut Komitmen dan Syukur Atas Karunia Berkatnya

Minut, detiKawanua.com – Tidak hanya menghadiri perayaan adat Tulude di Wilayah Likupang, tapi sosok Owner Raewaya Group, Joune Ganda SE pun turut menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid Almuhajirin di Desa Munte Likupang, pada Sabtu (8/2/2020).

“Kerukunan dan toleransi antar umat beragama merupakan satu simbol persatuan dan persaudaraan di Provinsi Sulut khususnya di Kabupaten Minahasa Utara,” ujar Joune Ganda kepada media, di sela-sela kegiatan tersebut.

Menurut pengusaha muda yang akrab disapa Joune, bantuan bagi pembangunan rumah ibadah, termasuk Masjid merupakan satu komitmen dalam mengucap syukur atas karunia berkat yang diterimanya.

“Bantuan bagi rumah ibadah tidak boleh boleh memilih sesuai dengan agama kita, tapi sesuai dengan skala prioritas dan ketulusan hati,” ujar Wakil ketua bidang ekonomi DPD PDI Perjuangan Sulut.
Lebih jauh Joune menegaskan, pembangunan bidang kerohanian yang menjadi salah satu prioritas program Pemerintah Provinsi Sulut perlu didukung sepenuhnya oleh pemerintah Kabupaten dan Kota se-Sulut termasuk di Kabupaten Minahasa Utara.

“Yang pasti, jika Tuhan berkenan saya menjadi pemimpin di Kabupaten Minahasa Utara, maka pembangunan keagamaan pasti akan menjadi perhatian dan skala prioritas,” tandasnya yang kini sebagai calon tunggal Pilkada Minut yang diusung PDI Perjuangan, dan juga sebagai Ketua umum Pengprov GABSI Sulut.

Adapun Joune Ganda pada kesempatan itu didampingi Ketua DPC PDIP Minut pun mengajak umat Muslim ikut berperan aktif mendukung pembangunan dan menjaga toleransi bersama di Kabupaten Minahasa Utara.(Tim/mild70)