Langka inisiatif, UPT Samsat Tondano Door To Door

Kepala UPTD Samsat Tondano Cristian Mingkid.

Minahasa, detiKawanua.com – Guna menekan angka kesadaran dalam membayar pajak bagi pengguna kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, UPT Samsat Tondano melakukan dor to dor sampai ke rumah rumah pemilik kendaraan.

Tak hanya itu, langkah inisiatif diambil dalam upaya memenuhi capaian target tahun 2020.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sulut Olvie Ateng, melalui Kepala UPTD Samsat Tondano Cristian Mingkid Ssos mengatakan selain dari pada program tersebut pihaknya juga turun pangsung memasang lebel bagi kendaraan yang belum membayar pajak, ke semua kendaraan yang menunggak pajak. Langkah ini diambil untuk memberikan efek jerah kepada masyarakat yang memiliki kendaraan namun belum melunasi kewajibannya.

“Program ini akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Karena, masih banyak kendaraan di Minahasa yang menunggak pajak hingga beberapa tahun,” ujar mingkid kepada detikawanua.com Selasa (11/02).

Menurutnya dalam mengunjungi penunggak pajak. Semua alamat penunggam sudah didata, dan petugas akan segera mengujungi rumah yang bersangkutan. Ini merupakan kewajiban masyarakat untuk membayar, karena dengan pendapatan pajak, dikembalikan le masyarakat dengan bentuk fisik atau bantuan lainnya.

“Jika kendaraan sudah dijual ke orang lain, petugas akan meminta alamat yang membeli kendaraan tersebut. Yang pasti berbagai cara ya g akan ditempuh oleh petugas agar tunggakan pajak tersebut bisa terbayar,” jelas Mingkid.

Ditambahkan mingkid Samsat Tondano sudah menyurat ke pemerintah Kabupaten Minahasa, guna menghimbauh kepada Camat dan Hukum Tua agar mereka dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk sadar pajak. Pajak sifatnya memaksa, makanya siapa yang yang sudah memiliki kendaraan pasti sial untuk membayar pajak. Toh, pajak kendaraan diwajibkan setiap tahun pembayarannya.

“Setiap petugas Samsat sudah diberikan tugas mengkaver 40 kendaraan penunggak pajak di setiap daerah lingkup Samsat Tondano untuk penagihan pajak,” terang Mingkid,

Pihalnya juga mengajak masyarakat untuk sadar membayar kewajibannya sebagai warga negara yang baik, karena dana tersebut akan diolah oleh pemerintah dan dikembalikan ke masyarakat.

“Masyarakat jangan hanya karena ingin memiliki kendaraan kemudian tidak mau membayar mewajikannya untuk pembayaran pajak, olehnya kami menghimbau untuk mari sadar membayar pajak,” pungkasnya sembari mengimbau agar saat membeli kendaraan sebaiknya di BBM Bea Balik Nama, sehingga aman dalam pengurusan dan berkendara. (Baim)

 

 




Pemda Sangihe Hibakan Tanah Ke KemenkumHAM

Tahuna, detiKawanua.com – Serah terima Hiba Tanah Pemda Kepulauan Sangihe kepada Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM) RI melalui kantor imigrasi kelas II TP I Tahuna. Giat tersebut dilaksanakan diruang serba guna Rumah Jabatan Bupati.

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana, kesempatan itu menuturkan, ada beberapa program dan kegiatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak lepas dari dukungan Pemerintah pusat melalui instansi fertikal dan teknis dibawah kendali Kantor Kementerian Hukum dan HAM

“Kehadiran Kementerian Hukum dan HAM di Sulut menunjukkan percepatan akselerasi, dengan melihat secara langsung permasalahan dan kesulitan yang dialami di perbatasan NKRI nantinya dapat dirumuskan menjadi program strategis untuk pengembangan kedepan lebih khusus lagi diKabupaten Kepulauan Sangihe yang kita cintai bersama,” ujarnya. (js)




Tingkatkan Kedisiplinan, Finger Print Mulai Diberlakukan Bagi Aparat Desa

Kepala DPMD Boltim, Uyun Kunaefi Pangalima.

Boltim, detiKawanua.com – Untuk meningkatkan kedisiplinan aparat desa, penerapan finger print mulai diberlakukan ditahun 2020 ini. Hal itu dikatakan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarkat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Uyun Kunaefi Pangalima.

Menurut Uyun, Peraturan Bupati (Perbup) penerapan Fingerprint untuk, mengukur kehadiran aparat desa telah diterbitkan. Penerapan absensi menggunakan Fingerprint bertujuan meningkatkan disiplin dan pelayanan aparat kepada masyarakat.

“Aparat desa adalah pelaksana pemerintahan di desa yang memiliki kantor, dan untuk meningkatkan kedisiplinan waktu, dimana Kepala desa (Sangadi-red) juga bisa mengontrol ketidakhadiran perangkat desanya,” jelasnya. Senin (10/02) kemarin.

Disiplin kehadiran di kantor, kata Dia, sangat penting. Sebab, untuk memudahkan Sangadi dan Sekretaris Desa (Sekdes) melakukan koordinasi dengan aparat desa. “Jika masuk kantor pagi untuk lakukan finger, maka ada kemungkinan Sangadi atau Sekdes bisa mengarahkan program kepada perangkat,” ujarnya.

Keberadaan aparat desa di kantor, lanjutnya, sangat penting agar memudahkan Sangadi dan Sekdes melakukan koordinasi program. “Ini hanyalah pola, bahwa apabila perangkat desa tidak datang finger pagi. Dan dari rumah langsung turun kemasyarakat guna melaksanakan program pembangunan fisik dan sebagainya, saat ini tidak lagi bisa. Karena, seluruh aparat harus finger dulu, baru bisa melaksanakan tugas,” terang Uyun kepada sejumlah awak media.

“Penerapan Fingerprint, akan mempengaruhi pelayanan aparat desa agar lebih maksimal. Finger adalah salah-satu indikator pemberian reward bahkan ketepatan berapa jumlah tunjangan yang harus dibayarkan kepada aparat desa. Jadi, fingerprint tidak menghalangi kinerja aparat desa untuk melaksanakan tugas melayani masyarakat,” tambah Uyun. (Fidh)




14 Kades Resmi Dilantik Plt. Bupati Talaud

Talaud, detiKawanua.com – Plt. Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Ir. Adolf S. Binilang ME, Selasa (11/02) pukul 08.00 pagi tadi, bertempat di Aula Setda Kab. Kepl. Talaud, resmi melantik 14 Kepala Desa (Kades) yang telah terpilih pada Bulan Desember 2019, dan memberhentikan dengan hormat 14 penjabat Kades.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Kades terpilih Kabupaten Kepualauan Talaud Tahun 2020 ini dihadiri dan diikuti oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jacob Mangole, beserta sejumlah Anggota DPRD dengan para pejabat Pemerintah Daerah Esselon II, III, dan IV serta seluruh undangan perwakilan masyarakat.

Kesempatan itu, Plt. Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Ir. Adolf S. Binilang menegaskan, agar Kades yang terpilih menjabat dapat menjalankan amanah di masing-masing desa dengan baik. (Rhojak)




Developer Perumahan Sea Diadukan ke DPRD Minahasa

Minahasa, detiKawanua.com – Gabungan masyarakat Sea, Kecamatan Pineleng ‘menggugat’. Pembangunan perumahan yang disinyalir berpotensi merusak mata air dan hutan lindung, jadi pemicu. Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa pun jadi sasaran keluhan.

Ketua DPRD Minahasa Glady Kandou dimintai tanggapan mengatakan sesuai dengan topoksi dewan bahwa pihaknya akan terus mengawal aspirasi,tentunya akan ditindak lanjuti dengan menjadi titik tengah dalam mencari solusi antara pihak pertama dan kedua.

“Yang pasti kita akan mencari jalan keluar,ibaratnya win win solution ,sama sama mendapat jalan keluar,mana yang terbaik dan tidak ada yang merasa dirugikan,” ucapnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Minahasa, Denni Kalangi saat ditemui awak media turut membenarkan hal ini. Menurutnya, kedatangan masyarakat Sea dalam rangka mengeluhkan pembangunan perumahan yang dilakukan PT. Putera Mahkota Asia karena berpotensi merusak lingkungan.

“Masyarakat menolak karena ada mata air dan hutan lindung. Jadi ada mata air yang dialirkan ke 4 dusun. Selain itu juga bisa mengakibatkan bencana. Itu informasi dari masyarakat,” beber Kalangi usai dengar pendapat di kantor DPRD Minahasa, Senin (10/02).

Dilanjutkan legislator Partai Demokrat itu, meski perusahaan tersebut telah mengantongi ijin dari Pemkab Minahasa, masyarakat tetap bersikeras menolak.

“Disatu sisi perusahaan sudah ada ijin dari Pemkab tapi masyarakat tetap menolak,” terang Koordinator Komisi I DPRD Minahasa itu.

Menanggapi hal ini, Kalangi berjanji pihaknya akan segera menindaklanjuti. “Mungkin rabu pekan ini kita akan gelar hearing untuk menggali informasi lebih dalam. Tentunya sebagai legislator kami akan kawal dan siap menjadi jembatan untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin,” tuntasnya.

Hadir dalam rapat dengar pendapat itu, Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten. (Baim)




Lakalantas di Ranoyapo, Mahasiswi Meninggal Dunia

Minsel, detiKawanua.com – Nasib malang menimpa seorang mahasiswi bernama Vindy Buyung (24), warga Desa Ranoiapo, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan, yang menjadi korban lakalantas maut pada Senin di nihari tadi (10/02) sekira pkl. 02.00 wita.

Kecelakaan lalulintas (lakalantas) naas ini terjadi di Jalan Raya antara Desa Ranoiapo, Kecamatan Ranoyapo dan Desa Lindangan, Kecamatan Tompasobaru, dimana korban berboncengan sepeda motor jenis Yamaha Vixion nomor polisi DB 5487 QL, yang dikendarai oleh pacarnya, lelaki Frangko Sumual (23), warga Desa Kinalawiran, Kecamatan Tompasobaru.

“Keterangan dari pengendara sepeda motor atas nama Frangko Sumual, menerangkan bahwa saat itu korban menjatuhkan diri dari atas sepeda motor,” ungkap Kapolsek Ranoyapo Iptu Rani Rorong, SE.

Tubuh korban yang jatuh membentur aspal mengakibatkan luka lecet di kaki kiri dan kaki kanan, bengkak di kepala bagian belakang, serta telinga mengeluarkan darah.

“Oleh lelaki Frangko Sumual, korban langsung dilarikan ke RS Cantia Tompasobaru untuk mendapatkan perawatan medis, namun nyawa korban tak tertolong lagi,” tambah Kapolsek Ranoyapo.

Piket Polsek Ranoyapo dipimpin langsung Kapolsek Iptu Rani Rorong, langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, dan mengumpulkan bahan keterangan di RS Cantia Tompasobaru serta mengamankan barang bukti.

“Pihak keluarga korban telah menyatakan penolakan untuk dilakukan proses otopsi. Adapun barang bukti sepeda motor serta pengendara atas nama Frangko Sumual telah kami amankan untuk kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lanjutan,” pungkas Kapolsek. (Vandytrisno/hpom)




Dibuka Camat Makaenas, Musrenbang Serap Skala Prioritas Kecamatan Ambar

Minsel, detiKawanua.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Tahun 2020 di Kecamatan Amurang Barat (Ambar) yang dilaksanakan di Desa Tewasen sukses digelar.

Dari pantauan media ini setelah dibuka oleh Camat Amurang Barat Sonny Makaenas, acara pun berlangsung dengan penjelasan dari berbagai instansi yang hadir yaitu Dinas Pertanian, Bapelitbang, Dinas Pangan, Puskesmas Ambar, Dinas Pendidikan (Pengawas), Dinas PU, Dinas Sosial, Dinas Koprasi, TNI/Polri dalam hal ini mewakili Danramil dan Juga Kapolsek Amurang beserta Babinkamtibmas baik TNI maupun Polri, Para Lurah, Hukumtua, Perangkat desa dan Pendamping Desa juga tokoh masyarakat yang telah memenuhi undangan Camat Amurang Barat.

Adapun yang telah memandu acara Musrenbang Kecamatan Ambar yaitu Kabid Perencanaan Pembangunan Daerah Denny Reppi mewakili Kepala Bapelitbang Minsel, satu persatu instansi diberikan kesempatan bicara terkait Tupoksi dan program masing-masing yang menyentu sendi kehidupan masyarakat baik Program Pembangunan infrastruktur, keamanan, pendidikan, kesehatan, Lingkungan, pertanian, perikanan dan rencana lainnya di kecamatan Ambar.

Dalam musrenbang kecamatan Ambar hadir juga Anggota DPRD Minsel Drs Roby Sangkoy menjelaskan terkait Tupoksi Anggota Dewan dan sejauhmana implementasinya bagi masyarakat

“Saya tentu harus jujur ada salah satu Tupoksi kami yang tidak berjalan maksimal alias mandek karena begitu politik di Dewan , mau jelaskan juga masyarakat sudah banyak yang mengerti duduk persoalannya. Yang pasti ada harapan dan solusi yang sementara diperjuangkan dengan Komunikasi yang ada , mari kita doakan bersama,” jelas Rosa sapaannya.

Namun menurut Rosa terkait anggaran BPJS Kabupaten Minsel semua ada kajian baik dari segi data dan Realisasi anggaran dibandingkan dengan Penyerapan anggaran Tahun sebelumnya, karena ada yang double , ada sudah pindah dan ada juga yang sudah meninggal maka dibutuhkan kesiapan para hukumtua untuk membantu instansi terkait agar Validasi data secara tepat guna, tepat sasaran dan anggaran yang diplot tidak mubasir.

Menurut Camat Ambar Sonny Makaenas, para anggota DPRD Minsel khusus Dapil 1 Amurang Raya semua di Undang tidak terkecuali , dan puji Tuhan yang datang satu saja yaitu Bapak Drs.Robby Sangkoy itu berarti lengkap sudah keterwakilan semua Steckholders di Musrenbang Ambar Tahun 2020 ini. (Vandytrisno)




Distan Minahasa Distribusi 14.199 Ton Pupuk Bersubsidi

Kepala Dinas Pertanian Minahasa, Yeitiij Roring.

Minahasa, detiKawanua.com – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten minahasa saat ini tengah mendistribuksikan sebanyak 14,199 ton untuk pupuk bersubsidi untuk tahun 2020, pendistribusian tersebut meningkat dari tahun 2019 yang hanya bisa menyalurkan sebanyak 10,533 ton .

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pertanian Minahasa, Yeitiij Roring didampingi kepala bidang Prasarana dan Sarana (PSP) Hengky N Wulur kepada media ini di ruangan, Senin (10/02) siang tadi.

Menurutnya pupuk bersubsidi tersebut terbagi pada 22 agen pengecer di 25 kecamatan yang ada. “Memang saat ini sementara dalam pendistribusian pupuk,pastinya pupuk tersebut diperuntukan bagi masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani,” katanya.

Roring mengungkapkan dimana Pupuk tersebut sudah bisa diambil ke agen pengecer yang ada dimasing – masing kecamatan,sekaligus bagi para petani yang belum memiliki kartu tani juga bisa mengambil pupuk bersubsidi asalkan terdaftar di Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Dengan telah didistribusikan pupuk bersubsidi tersebut, pemerintah tentunya mengharapkan agar para petani dapat memanfaatkan pupuk bersubsidi sesuai dengan kebutuhan,” urainya.

Dijelaskan roring bahwa untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi bila dibeli pada pengecer yakni untuk pupuk Urea 1800 per kg,pupuk Sp36 2000 per kg,pupuk ZA 1400 per kg,pupuk Npk 2300 per kg,Npk formula khusus 3000 per kg sementara pupuk organik 500.

Pihaknya menghimbau agar para pengecer yang ada di kecamatan untuk tidak menjual angka nominal diatas harga eceran tertinggi HET.

“Jika ada agen pengencer yang menjual pupuk bersubsidi diatas HET, itu merupakan pelanggaran, dan dapat dikenakan sangsi berupa pemutusan kontrak atau tidak akan diberikan izin dalam menjual pupuk bersubsidi kembali,” pungkasnya. (Baim)




Pemkab Minahasa Apresiasi Pelaksanaan SKD CPNS, RD: Terima kasih Semua Pihak Yang Terlibat Langsung

Minahasa, detiKawanua.com – Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey (RD) didampingi Kepala Kantor Regional XI BKN Manado Wakiran dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Drs Moudy L Pangerapan, MAP mengunjungi pelaksanaan Kegiatan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Sistem Computer Assisted Test (CAT) dalam pengadaan CPNS Kabupaten Minahasa bertempat di Hotel Sutanraja Minahasa Utara, Senin (10/02).

Dalam Sambutannua Wabub menyampaikam bahwa Pelaksanaan kegiatan Seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan System CAT yang mana ini sesuai juga dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrat Republik Indonesia tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil.

Menurutnya, salah satu syarat untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil yaitu mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sisten CAT.

“Pemerintah menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini, disertai ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat langsung pada kegiatan, sehingga kegiatan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Sistem CAT dalam Pengadaan CPNS Tahun Anggaran 2019,” katanya.

Dengan jumlah Peserta 1505 yang terbagi dalam lima sesi boleh terlaksana pada saat ini. Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Minahasa memberi Semangat kepada para Peserta.

DDiketahu, sebanyak 1505 peserta mengikuti SKD mengadu nasib pada rekrutan CPNS kabupaten minahasa dengan mengikuti test yang terbagi dalam lima sesi. (Baim)




Abner Manise Ajak Warga Kalurae dan Likuang Gotong Royong

Tahuna, detiKawanua.com – Salah satu bentuk kepedulian warga masyarakat Kampung Kalurae dan sebagian dari Kampung Likuang Lendongan, diantaranya melaksanakan gotong royong, dengan menggali muara air yang tertutup akibat ombak. Giat gotong royong dimulai pada pukul 19:00 di Kampung Likuang, Senin (10/02).

Babinsa Tabukan Utara, Serda Hermanto Manansang, Brigadir Burhan Amin ikut ambil bagian dalam kegiatan gotong royong.

Abner Manise ditemui selah gotong royong mengatakan, kegiatan ini sudah kedua kali dilaksanakan, dengan seringnya mulut air ini tertutup, tidak bisa dipungkiri karena hal ini bukan disengajakan, namun penyebab utama adalah faktor alam, untuk itu selaku Kapitalaung Kalurae terus meresponi keluhan warga masyarakat terkait dengan tertutupnya mulut air tersebut.

“Jika tidak dibuka maka air tersebut akan berbau busuk dan menimbulkan sakit penyakit serta menjadi sarang nyamuk,” kata Manise.

Sementara itu Babinsa Tabukan Utara mengatakan, warga yang sangat antusias melaksanakan Gotong royong, kerja sama antara kedua desa sehingga kegiatan tersebut berlangsung dengan baik tanpa ada halangan.

“Saya selaku Babinsa Tabukan Utara memberikan apresiasi Kepada Kepala Desa Kalurae Dan Likuang yang sudah bahu membahu melaksanakan pengalian muara air moronge yang tertutup akibat ombak, hal ini terjadi saat air pasang,” kunci Manansang.