ROR Hadiri Syukur 4 Tahun Kepemimpinan ODSK

Minahasa, detiKawanua.com – Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring, M.Si bersama Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa Dra Fenny CH M Roring Lumanauw,SIP dan pH Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Ir Ronald Sorongan, MSi menghadiri Acara Syukur 4 Tahun Kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw, Rabu (12/02) lalu.

Acara tersebut di selenggarakan di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, dengan mengusung tema “Kepemimpinan Adalah Teladan, Sulut Hebat”.

Ucapan Selamat datang dari pemerintah kabupaten Minahasa lewat Bupati ROR atas 4 Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara ODSK.

Pemerintah Kabupaten Minahasa menyampaikan Terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut yang terus menopang Program- Program di Kabupaten Minahasa terlebih kusus Program saat ini yaitu Program Penyelamatan Danau Tondano dengan slogan Operasi Daerah Selamtkan Danau Kita (ODSK).

“Kiranya dengan Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur ODSK semakin mensejahterakan masyarakat Sulawesi Utara dan rakyat di kabupaten Minahasa untuk minahasa hebat dan sulut hebat,” ujar Bupati.

Dalam acara syukuran juga tampak kuatnya toleransi yang ada di Sulut, terlihat saat dibuka acara ada dari lima pemuka agama yang membawakan doa secara bergantian dari Kristen, Islam, Hindu, Budha, Katholik, dan Konghucu. (Baim)




Sehan Landjar : Saya Pasti Mengevaluasi dan Sikapi Sesuai Ketentuan Partai

Boltim, detiKawanua com – Konggres adalah pengambilan keputusan tertinggi. Terutama pemilihan Ketua Umum DPP, hal ini berlaku kepada semua Partai. Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Utara (Sulut) pada Dua bulan sebelum konggres telah melakukan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang menghadirkan 14 DPD minus Mitra, guna menyatukan sikap politik dalam penentuan Ketua Umum Periode 2020-2025. Demikian dikatakan, Ketua DPW PAN Sulut, Sehan Salim Landjar SH. Dan hasil Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) tepat di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Selasa (11/2/20) kemarin memutuskan Zulkifli Hasan (Zulhas) menjadi Ketua Umum PAN periode 2020-2025.

Dalam Rakerwil tersebut, dihasilkan PAN Sulut mendukung Zulkifli Hasan dan semua DPD serta DPW membuat surat pernyataan dukungan terhadap Zulhas yang ditandatangani okeh Ketua DPD/Sek, dan Ketua DPW serta Sekertaris.

“Namun menjelang kongres, ada beberapa Ketua DPD diantaranya DPD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sitaro, Talaud, Tomohon, Minahasa, dan Kota Kotamobagu, serta Sekertaris Wilayah membelot untuk mendukung Mulfahri Harahap. Dibeberapa hari pelaksanaan kongres, tentunya ini sangat mengagetkan teman2 lainnya, karena tindakan ini adalah pelanggaran terhadap apa yang telah diputuskan melalui Rakerwil PAN Sulut. Saya sebagai Ketua DPW Sulut, pasti akan mengevaluasi atas tindakan dari para Ketua DPD dan Sekwil. Dan akan memberikan sanksi, sesuai ketentuan partai atas pelanggaran yang bisa dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap keputusan bersama,” jelas Sehan Landjar.

Lanjut dikatakannya, partai membutuhkan kader-kader yang senantiasa menjunjungtinggi terhadap semua ketentuan partai serta kesepakatan yang dibuat atas nama partai, mengingat pimpinan partai adalah panutan baik oleh kader partai dan masyarakat. Pimpinan partai harus mampu menunjukkan integritas dan tidak boleh plinplan dalam mengambil keputusan.

“Setelah selesai penyusunan struktur DPP yang baru, maka semua akan segera disikapi,” tegas Sehan Landjar. (Fidh)




HW : Medaseng 2020 Berbeda Dengan Tahun Sebelumnya

Kegiatan Medaseng Tahun sebelumnya.

Tahuna, detiKawanua.com – Salah satu Program ungulan Pemerintahan Bupati Jabes E. Gaghana bersama Wakil Bupati Helmut Hontong (JEB-HH) diantaranya Medaseng untuk tahun 2020. Tidak akan sama dengan tahun sebelumnya.

Untuk mewujudkan konsep yang baru ini, maka perlunya kerja sama atau saling menopang antara Pimpinan OPD dan Pimpinan Kecamatan. Hal ini disampaikan oleh Pelaksanan Tugas (Plt) Sekertaris Daerah Harry Wolf (HW) diruang kerjanya.

“Untuk Medaseng ditahun 2020 kami sudah punya konsep yang baru dalam artian berinovasi, jadi sebulan sebelum pelaksanaan Medaseng maka setiap OPD harus turun lapangan melakukan pendekatan serta melihat apa – apa yang menjadi keluhan warga masyarakat. Kemudian disampaiakan kepada pimpinan kita,” kata Wolf.

Wolf menambakan, setelah pelaksanaan medaseng, disinilah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe mencari solusi dari keluhan masyarakat bukan nanti pelaksanan Medaseng kita baru mendangar keluhan masyarakat itu tidak efektif. Selain itu juga pelaksanaan Medaseng terkadang menjadi beban bagi warga masyarakat karena harus menyiapkan makan dan minum.

“Untuk saat ini tidak seperti itu akan tetapi lebih memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat, ada timbal balik kata lain saling menguntungkan,” ujar HW. (js)




Miris, Seorang Pria Tutup Usia Ditemukan Setelah 5 hari

Minahasa Utara, detikawanua – Seorang pria tua di Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara, ditemukan tidak bernyawa setelah lima hari dalam kondisi memprihatikan didalam rumahnya, kamis 13 februari 2020.

Korban bernama Alexander Thene, tutup usia dalam umur 60 tahun. Korban ditemukan meninggal dunia didalam rumahnya yang berada dibelakang Polsek Airmadidi, berkat laporan pihak Kepolisian dan masyarakat kepada Basarnas Manado.

Menurut keterangan warga sekitar Alexander sudah lama pisah sama istrinya jadi hidup sendiri. Warga setempat memang sudah janggal lima hari Alexander tidak keluar rumah.

Warga merasa curiga, lalu berinisiatif mendobrak pintu rumahnya, guna mengetahui keadaan Alexander. Setelah pintu terbuka, ternyata warga menemukan korban sudah tidak bernyawa tanpa ada yang mengetahuinya.

Basarnas Manado mendapat laporan, langsung bergerak kelokasi, guna mengevakuasi korban di bantu Kepolisian Sektor Airmadidi. Jasad korban lalu dimasukkan dalam kantong jenazah dibawa ke Rumah Sakit Lembean Minahasa Utara, untuk dilakukan visum dan diserahkan ke pihak keluarga.

Kepala kantor Basarnas Manado Suhri NN Sinaga mengapresiasi seluruh tim yang terlibat sehingga Alexander bisa di evakuasi dan diserahkan ke keluarga untuk di semayamkan.

“Basarnas Manado dalam hal ini, siap membantu masyarakat apabila ada laporan yang membahayakan jiwa manusia. Sementara untuk mengidentifikasi jasad korban Alexander itu, ranahnya kepolisian guna mengungkap apakah itu korban pembunuhan atau meninggal lantaran sakit”,tandas Sinaga.

Kejadian ini sempat menyita perhatian warga, miris karena korban meninggal dunia tanpa sanak saudara mendampingi.(“)irz.




Gebernur OD : Sulut Akan Segera Memiliki Pelabuhan Pariwisata Berskala Internasiona

Manado, detiKawanua.com – Pembangunan Manado Marina Bay (MMB) resmi dimulai. Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) meletakan batu pertama pembangunan MMB di Kantor PT. Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Cabang Manado, Kamis (13/2).

Dalam kegiatan yang dirangkaian dengan penandatanganan MoU antara PT. Pelindo IV (Persero) dengan PT. Pembangunan Perumahan (PP) itu nampak hadir, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Andrei Angouw, jajaran PT. Pelindo IV (Persero), PT. Pembangunan Perumahan (PP) dan para pelaku pembangunan sektor pelabuhan.

“Sulawesi Utara akan segera memiliki pelabuhan pariwisata berskala internasional,” kata Olly usai peletakan batu pertama MMB.

Sebagai informasi, pembangunan MMB merupakan upaya yang bernilai konstruktif dalam rangka pemantapan pembangunan daerah melalui sektor perhubungan atau pelabuhan dan pengembangkan sarana penunjang pariwisata.

Selain sektor perhubungan atau konektivitas yang menjadi salah satu fokus pengembangan daerah ini menuju kemajuan, Pemprov Sulut juga telah menetapkan pariwisata sebagai salah satu leading sector pembangunan daerah.

Komitmen ini tercermin langsung pada salah satu poin dalam sapta cita pembangunan daerah saat ini, yakni “mewujudkan Sulawesi Utara sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang berdaya saing”

Karenanya, MMB akan turut mampu menstimulus perkembangan sektor perhubungan dan pariwisata di Sulawesi Utara, khususnya dalam pelayanan angkutan laut, sehingga kedepannya akan menambah jumlah wisatawan domestik dan macanegara yang berkunjung ke Sulut.

Selain membangun MMB, PT. Pelindo IV juga akan melakukan pengembangan Pelabuhan Manado. Pengembangan ini berupa membangun dermaga 4 ukuran 6×10 meter persegi, pengerukan kolam pelabuhan kedalaman -4 LWS, pembangunan terminal penumpang dengan luas 1.600 meter persegi dan lapangan penumpukan seluas 2.150 meter persegi. (Mild70/tim)




Bangun Sinergitas, AWAM Jalin Kebersamaan Dengan Polres Minahasa

Minahasa, detiKawanua.com – Kepolisian Resort (Polres) Minahasa melakukan pertemuan yang di kemas kepala sub bagian kehumasan dalam bentuk “Coffee Morning”, Kamis (13/02) di ruang Kehumasan Polres Minahasa.

Dialog ini rutin dilaksanakan Polres bersama para wartawan yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Minahasa (AWAM), tidak lain untuk sinergitas dalam pekerjaan.

Kapolres Minahasa AKBP Denny I Situmorang SIK yang di wakili Kepala Sub Bagian Kehumasan Polres Minahasa AKP Ferdy PPelengkah, sangat merespon kehadiran para wartawan untuk selalu membangun komunikasi serta informasi tentang kinerja polisi dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Polres Mianahasa.

Menurutnya, Polres Minahasa selalu membuka diri kepada semua wartawan untuk menggali informasi berkaitan fungsi tugas Polisi dalam pelayanan .

“Jajaran Polres Minahasa selalu memberikan informasi secara terbuka atau transparan kepada insan Pers untuk di publikasikan kepada masyarakat luas, sekali lagi kepolisian tidak ada hal – hal yang sengaja di tutupi ,semua informasi terbuka, namun ada hal yang belum bisa terekspos ke publik di karenakan dalam penangan kasus perlu di gali serta di telusuri sehingga benar – benar fakta dan aktual,” jelas Kasubag Humas.

Pelengkahu meminta dalam sinergitas Wartawan bersama unsur kepolisian perlu kontrol sosial juga, dalam arti. “Polisi butuh kontrol dari media dalam menjalankan tugas sehari- hari sebagai aparat yang menangani kasus-kasus yang terjadi di masyarakat, sehingga kinerja polisi lebih profesional dan proposional dalam melayani,melindungi dan mengayomi masyarakat,” ungkapnya.

Ketua AWAM Jefry Uno bersama anggota Awam, memberikan apresiasi kepada Kapolres bersama Jajaran kepolisian Minahasa dalam membangun komunikasi serta informasi yang terbuka dalam menunjang kinerja wartawan di Minahasa.

“Hal ini terlihat dari bagaimana sejumlah kasus-kasus pidana baik Khusus dan Umum selalu transparan tanpa ada unsur menutup-nutupi ,semua terbuka lebar ,sehingga kami wartawan sangat leluasa memberikan informasi melalui media,” ujar Uno.

“Cofee Morning ini sangat berguna bagi kami wartawan Minahasa, agar selalu terbangun komunikasi informasi serta sinergitas bersama Polisi dalam fungsi tugas wartawan dalam penyampaian informasi ke publik,” tambah Uno.

Kata dia, AWAM selalu mendukung kinerja Polres Minahasa, serta Salut buat Kapolres Minahasa yang telah menuntaskan kasus Tarkam yang melibatkan massa di dua Desa Karondoran dan didesaa Sumarayar kecamatan Langoan Timur yang menewaskan seorang warga pada awal tahun ini, serta kasus pidana umum lainnya.

“Media Selalu memberikan Informasi yang aktual sesuai fakta dan berimbang kepada masyarakat,sehingga tidak terjadi kesalah pahaman dan menimbulkan hal-hal yang bisa memicu terjadinya gangguan kamtibmas,” imbau Ketua AWAM Minahasa. (Baim)




Dipusatkan di Sulut, FGD Gratieks Pala Cengkeh, Genjot 300 Persen Nilai Ekspor

Manado, detiKawanua.com – Bertempat di Aula Hotel Peninsula Manado pada Kamis (13/02/2020), Kepala Dinas Perkebunan Daerah Sulut, Refly Ngantung bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, telah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) Komoditi Pala dan Cengkeh.

Pada kesempatan itu, Kadis Refly pun mengungkapkan dilaksanakannya kegiatan FGD dimaksud dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam rangka meningkatkan nilai ekspor 300 persen, sesuai komitmen pemerintah RI dan Sulut dua komoditi sebagai subtitusi untuk memicu ekspor tersebut, yakni pala dan cengkeh.

“Sehingga perlu dari semua pihak, stakeholder, pemangku kepentingan untuk meningkatkan ekspor ini sehingga dari hulu sampai ke hilir menyatukan persepsi dan membangun komitmen, karena yang membangun komitmen cuma petani atau pedagang itu tidak efektif,” terangnya kepada wartawan sembari berharap adanya komitmen bersama dengan semua pihak untuk mempunyai kewajiban dan tanggungjawab untuk meningkatkan daya saing tersebut, agar daya saing itu bisa muncul.

“Bagaimana menaikkan daya saing tersebut, yakni mulai dari on farm,  kita harus perhatikan agar tidak terkontaminasi dengan toksin, karena bicara Pala sangat rentan terkontaminasi dengan toksin. Seperti dikatakan Pak Gubernur (Olly Dondokambey) melalui Pak Assisten II (Praseno Hadi), bahwa kita sedang berusaha untuk memperpendek rantai pasok, oleh karena ekspor kita harus melalui Pulau Jawa (Surabaya), karena disana punya alat yang sangat canggih untuk mendeteksi terkontaminasi toksin atau tidak. Sehingga kedepan sudah dibahas di Bagian Anggaran (Banggar) DPR RI, jika memungkinkan Port Bitung itu menjadi daerah sentra eksport untuk wilayah Timur, sehingga komoditi kita yang ada di Sulut termasuk kopra, distribusinya kita potong sehingga otomatis nilai yang diterima oleh petani akan lebih tinggi,” jelas Ngantung.

“Pusat harus membuat regulasi sehingga menyatukan persepsi, perdagangan punya regulasi sendiri, pertanian punya regulasi sendiri, Pelindo punya regulasi sendiri juga, sekarang kita satukan regulasi itu, untuk memperpendek/memangkas rantai pasok agar supaya nilai tambah bisa dinikmati oleh petani,” tambahnya.

Sebelumnya oleh Asisten II saat sambutannya menegaskan kegiatan tersebut sangat strategis dimana PDRB (Produk Domestik Regional Bruto)
Sulut paling tinggi sektor perkebunan, termasuk perkembangan 4.0 berbasis teknologi dapat menunjang sektor perkebunan.

Dikatakannya pula bahwa Gubernur Sulut dengan berbagai terobosan dilakukan salah satunya saat bertemu dengan Banggar DPR RI  terkait dengan ekspor bisa dilakukan langsung dengan dukungan Hub Port Bitung sehingga biaya cost lebih sedikit, sehingga menggairahkan pereknomian Sulut.

“Dengan adanya FGD ini tekad 3 kali ekspor maka ada 3 kali produksi sektor perkebunan sehingga dapat mensejahterahkan petani, termasuk adanya industri pengolahan dalam meningkatkan produksi.
Gubernur telah melakukan terobosan lewat Dinas Perkebunan untuk memfasilitasi baik dari sisi teknis dan pembiayaan lewat KUR bagi petani sehingga semua dapat sejahtera terutama para petani,” pungkas Praseno Hadi.

(mild70)




KEK Bitung Terkendala Masalah Regulasi, Wagub Kandouw ‘Lobi’ Banggar DPR RI

Manado, detiKawanua.com – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw menerima Kunjungan Kerja (Kunker) rombongan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI yang dipimpin Edhi Baskoro Yudhoyono di Kantor Pengelola KEK Bitung, Kamis (13/02).

Kunker juga turut dihadiri anggota DPR RI dari Adriana Dondokambey (PDIP), Moreno (Gerindra), Cucun Ahmad Syamsurual (PKB), I.G.N Kesuma Kelakan (PDIP), Effendy Sianipar (PDIP), Dave Akbarshah Fikarno (Golkar), Katherine Oendoen (Gerindra), Ahmad Sahroni (Nasdem), Yanuar Prihatin (PKB), Bertu Merlas (PKB), Vera Febyanthy (Demokrat) dan Chaerul Anwar (PKS) dan Sekdaprov Sulut Edwin Silangen.

Pada kesempatan itu, Wagub Kandouw memaparkan kondisi terkini KEK Bitung saat ini.

“KEK Bitung memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Bahkan saat ini sudah ada sekitar 35 investor yang siap berinvestasi di KEK Bitung,” kata Kandouw.

Lanjut Kandouw, ditengah potensi tersebut, KEK juga memiliki kendala penyelesaian pembebasan lahan.

“Kami juga memiliki kendala yang masih harus dicarikan jalan keluarnya. Kendala terbesar adalah pembebasan lahan yang sepenuhnya belum selesai. Selain itu, permasalahan regulasi yang masih cukup menghambat, seperti perizinan ekspor yang sepenuhnya masih menjadi kewenangan pusat. Tidak kalah pentingnya kepastian hukum,” ucap Kandouw.

“Tapi, bagi kami ‘Point of no return’, kami berharap Banggar DPR RI bisa memperjuangkan ke Pemerintah pusat,” sambungnya.

Sementara itu, ketua tim rombongan Banggar DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono yang akrab disapa Ibas ini menerangkan bahwa KEK ini sudah direncakan sejak tahun 2014 dan kedatangan Banggar DPR RI untuk melaksanakan fungsi, tugas dan pengawasan bagaimana realisasi pembangunan KEK.

“‎KEK Bitung tidak seperti yang dibayangkan dalam sebuah perencanaan besarnya. Dimana kawasan ini menjadi mempercepat pertumbuhan secara menyeluruh, sehingga para pihak yang terkait dengan persoalan-persoalan yang ada agar proses percepatan pembangunan KEK jadi sedap,” tandas Ibas.

Karenanya, menurut Ibas, Banggar DPR RI akan mengambil sikap mendorong solusi yang tepat dan bersinergi dengan seluruh stekholder agar pembangunan KEK bisa terlaksana dengan sasaran kesejahteraan masyarakat.

“Seperti sektor UMKM dan industri perikanan jangan sampai industri perikanan andalkan impor karena negara Indonesia kaya sekali hasil laut, harus di dorong hasil tangkapan ikan di Sulut bisa diekspor dan dikonsumsi masyarakat Sulut sebagai satu kebanggaan,” tutupnya. (Mild70/tim)




4 Tahun Kepemimpinan, Fraksi PDIP Minahasa Dukung OD-SK 2 Periode

Minahasa, detiKawanua.com – Politisi partai Demokrasi Indonesia Perjuangan PDIP daerah pilihan 1 wilayah tondano Glady Kandou mengapresiasi berbagai program program yang telah dijalan selama 4 tahun kepemimpinan Gubernur sulawesi utara Olly Dondokambey dan wakil Gubernur Steven Kandouw.

Srikandi yang juga Ketua DPRD Kabupaten Minahasa ini mengatakan dimana upaya dalam mengenjot perekonomian sulut terus dikembangkan lewat peningkatan kesejahteraan masyrakat dalam program unggulan.

“Kami para legislator moncong putih gedung manguni sangat bangga dan mengapresiaai dengan kepemimpinan ODSK ini,tak lepas dari perhatian juga pemerintah lebih khusus pengembangan wilayah kabupaten Minahasa dalam sinergitas penanganan eceng gondok mewujudkan daerah yang semakin hebat,” urai Kandou.

Karena itu lanjut Kandou dirinya dan ke 17 anggota DPRD fraksi PDIP mendukung penuh jika ODSK kembali sebagai Gubernur dan wakil Gubernur 2 periode.

“Dengan berbangga hati,kami sepakat ODSK 2 periode,” sebut kandou kepada sejumlah wartawan belum lama ini.

Diakuinya bahwa benteng merah tetap solid memenangkan ODSK 2 periode melihat sumbangsi dan dukungan dari berbagai elemen,terlebih telah mendapat suport dari partai perindo.

“Pastinya kepemimpinan ODSK tidak diragukan lagi untuk memimpin Sulut kedepan,selamat 4 tahun kepemimpinan ODSK,” pungkasnya. (Baim)




Bawaslu Minsel Tegas..!! Tolak Politik Uang Karena Masuk Dalam Kejahatan Pemilu

Minsel, detiKawanua.com – Berbagai cara dan aturan perundang-undangan yang mengatur tentang kepemiluan dibahas dan diundangkan atau disahkann agar kwalitas Pemilu semakin baik terus dan dijabarkan oleh penyelenggara Pemilihan Umum ( Pemilu ) baik KPU dan Bawaslu turut berperan aktif mencapainya

Hal ini juga menjadi Fokus perhatian Bawaslu Minsel dan jajaran lewat instruksi dan Aturan yang ada Politik Uang atau Money Politik menjadi hal yang utama diupayakan untuk hilang dalam konsep dan prakteknya

Demikian dikatakan Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem SPd , Rabu ( 12/02/2020 )

“Politik uang kini sudah didefinisikan bukan lagi pelanggaran melainkan kejahatan pemilu (extraordinary crime the electoral) ia sangat membunuh harga diri seseorang,”. Siapapun pelaku politik uang pada pilkada serentak tahun 2020 akan disanksi tegas.imbuh Keintjem

Bersama Jajarannya Eva pun memperlihatkan Poster terkait Seruan Bawaslu Minsel hal ini juga harus disosialisasikan oleh Semua penyelenggara Pemilu.

#cegah #Awasi #Tindak
#TolakPolitikUang
( Vandytrisno/A**)